cover
Contact Name
Riviera
Contact Email
publishingriviera@gmail.com
Phone
+62859117272881
Journal Mail Official
publishingriviera@gmail.com
Editorial Address
Jl.sendang perumahan greenland sendang kecamatan sumber kabupaten cirebon
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian
Published by Riviera Publishing
ISSN : 28295439     EISSN : 28297334     DOI : https://doi.org/10.36418/locus
Jurnal Locus: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pengabdian, double-blind and open-access academic journal in the Multidisiplin. This journal is published once a month by CV. Riviera Publishing.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,474 Documents
CFD-Based Aerodynamic Optimization of Vehicle-Mounted Axial Wind Turbine Blades Rufinus Nainggolan; Husin Ibrahim; Prisca Caesa Moneteringtyas; Suadi Suadi; Baringin Sibarani; Soni Hestukoro; Abdul Razak
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i8.6240

Abstract

The increasing demand for sustainable energy solutions has encouraged the development of renewable energy technologies that can be integrated into various applications, including transportation systems. Wind energy generated from vehicle-induced airflow represents an alternative energy source that remains underutilized due to complex aerodynamic characteristics and unstable flow conditions. This study aimed to optimize the aerodynamic performance of vehicle-mounted axial wind turbine blades by determining the most suitable angle of attack using Computational Fluid Dynamics (CFD) simulations. The research method involved numerical analysis using CFD software to evaluate the aerodynamic behavior of turbine blades under different angle-of-attack variations of 0°, 5°, 10°, 15°, and 20°. Performance evaluation was conducted based on the lift-to-drag ratio and velocity contour distribution to identify the optimal blade configuration. The results showed that the angle of attack significantly affected aerodynamic performance, with the 10° configuration producing the highest lift-to-drag ratio and the most favorable airflow characteristics. Higher angles of attack resulted in increased flow separation and aerodynamic losses, whereas lower angles produced insufficient lift generation. The optimized turbine design consisted of six blades with a rotor diameter of 0.35 m, demonstrating the potential application of vehicle-induced airflow energy harvesting systems. In conclusion, CFD-based optimization provided an effective approach for improving the performance of vehicle-mounted wind turbine blades and supported future development of renewable energy technologies for sustainable transportation applications.
Pengaruh Autentisitas dan Transparansi Influencer terhadap Kepercayaan dan Keputusan Pembelian Konsumen Produk Parfum SAFF & Co Santi Tan; Hastuti Naibaho; Damelina Basauli Tambunan
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i8.6241

Abstract

Pertumbuhan industri parfum lokal Indonesia mendorong penggunaan influencer marketing secara intensif, tetapi meningkatnya skeptisisme konsumen terhadap konten bersponsor menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas influencer dalam membangun kepercayaan dan mendorong keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh autentisitas dan transparansi influencer terhadap kepercayaan konsumen dan keputusan pembelian, termasuk peran mediasi kepercayaan konsumen dan moderasi kategori influencer. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 224 responden berusia 18–35 tahun yang pernah membeli parfum SAFF & Co. dan terpapar konten influencer di media sosial. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan 5.000 bootstrap subsamples. Hasil menunjukkan bahwa autentisitas influencer berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan konsumen (? = 0,654; p < 0,001), sedangkan kepercayaan konsumen berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (? = 0,705; p < 0,001). Kepercayaan konsumen secara signifikan memediasi hubungan autentisitas dengan keputusan pembelian (? = 0,461; p < 0,001). Sebaliknya, transparansi influencer tidak berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan, sementara kategori influencer tidak menunjukkan efek moderasi yang signifikan. Penelitian menyimpulkan bahwa autentisitas yang dipersepsikan konsumen, terutama kecocokan gaya hidup dan ketulusan influencer, lebih menentukan pembentukan kepercayaan dan keputusan pembelian dibandingkan pengungkapan komersial formal maupun kategori influencer berdasarkan jumlah pengikut.
Implementasi Pengawasan Pengelolaan Keuangan Desa Berdasarkan Teori Integritas Institusional di Kabupaten Kepulauan Aru Julista Mustamu; Sherly Siahaija; A. D. Bakarbessy
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i8.6242

Abstract

Pengelolaan keuangan desa merupakan bagian dari otonomi desa yang harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, partisipatif, tertib, dan disiplin anggaran. Namun, pengawasannya di Kabupaten Kepulauan Aru masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan kapasitas aparatur desa, belum optimalnya fungsi pengawasan oleh APIP, Camat, dan BPD, rendahnya partisipasi masyarakat, lemahnya transparansi dan akuntabilitas, serta kondisi geografis kepulauan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi pengawasan pengelolaan keuangan desa berdasarkan Teori Integritas Institusional dan merumuskan strategi penguatannya. Penelitian hukum empiris ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan dukungan data kualitatif pada 13 desa sampel purposive, melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi, yang dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan oleh APIP berada pada kategori sangat baik, sedangkan pengawasan oleh Camat, BPD, dan masyarakat berada pada kategori baik hingga sangat baik. Pengawasan telah didukung oleh integritas individu dan kelembagaan yang kuat, kejelasan dasar hukum, mekanisme berjenjang, serta penerapan prinsip akuntabilitas, transparansi, dan kepatuhan terhadap peraturan. Meski demikian, masih terdapat kelemahan berupa keterbatasan SDM dan anggaran pengawasan, kendala geografis, belum optimalnya koordinasi antar lembaga pengawas, rendahnya transparansi informasi keuangan desa, serta keterbatasan akses informasi. Strategi penguatan integritas institusional diarahkan pada penguatan kelembagaan pengawasan, peningkatan kapasitas SDM, optimalisasi koordinasi, pemanfaatan teknologi informasi, peningkatan transparansi dan partisipasi masyarakat, serta penegakan sanksi dan kepatuhan hukum secara konsisten guna mewujudkan tata kelola keuangan desa yang berintegritas dan berorientasi pada good governance.
Perlindungan Konsumen terhadap Pencantuman Harga yang Berbeda dengan Harga Pembelian Gabriela Sapardi; Teng Berlianty; Sarah Selfina Kuahaty
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i8.6247

Abstract

Penelitian ini mengkaji perlindungan konsumen terhadap pencantuman harga yang berbeda dengan harga pembelian dalam transaksi perdagangan modern di minimarket dan supermarket. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin sering terjadinya perbedaan antara harga yang tercantum pada etalase dengan harga yang dibayarkan konsumen di kasir, sehingga menimbulkan kerugian serta ketidakpastian hukum bagi konsumen. Meskipun perlindungan terhadap hak-hak konsumen telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen serta Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 35 Tahun 2013 Tentang Pencantuman Harga Barang dan Tarif Jasa, pelaksanaannya dalam praktik masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk tanggung jawab pelaku usaha terkait informasi harga yang tidak sesuai serta mengkaji upaya hukum yang berkeadilan bagi konsumen atas kerugian akibat perbedaan harga tersebut. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan teoritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku usaha memiliki tanggung jawab hukum untuk memberikan informasi harga yang benar, jelas, dan tidak menyesatkan kepada konsumen. Namun, implementasi perlindungan konsumen masih menghadapi berbagai kendala, seperti lemahnya pengawasan, rendahnya kesadaran hukum konsumen, kesalahan administrasi dan sistem kasir, serta kurang optimalnya mekanisme penyelesaian sengketa konsumen. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pengawasan pemerintah, sinkronisasi sistem harga pada pelaku usaha, peningkatan edukasi hukum bagi konsumen, serta penerapan tanggung jawab pelaku usaha secara tegas agar tercipta kepastian hukum, keadilan, dan perlindungan yang efektif bagi konsumen dalam transaksi perdagangan.
Efektivitas Promosi Kesehatan melalui Audiovisual Berbasis Media Sosial terhadap Peningkatan Pengetahuan Pasien Ulkus Diabetikum Di RSUD Sejiran Setason Kabupaten Bangka Barat Nyayu Nurfitriyani; Dedek Sutinbuk; Heru Listiono; Ferly Oktriyedi; Taufik Kurrohman
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i8.6274

Abstract

Ulkus diabetikum merupakan komplikasi kronis diabetes melitus yang dapat menyebabkan infeksi, amputasi, penurunan kualitas hidup, bahkan kematian. Rendahnya pengetahuan pasien mengenai pencegahan dan perawatan ulkus diabetikum menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko komplikasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas promosi kesehatan melalui audiovisual berbasis media sosial terhadap peningkatan pengetahuan pasien ulkus diabetikum di RSUD Sejiran Setason Kabupaten Bangka Barat. Penelitian ini menggunakan desain experimental dengan pendekatan pretest-posttest time series yang menerapkan repeated measures dan dose-response. Sebanyak 30 pasien ulkus diabetikum dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dikelompokkan berdasarkan kesediaan responden untuk menerima intervensi sebanyak 2 kali, 4 kali, atau 6 kali berupa edukasi melalui video audiovisual berbasis media sosial. Analisis data dilakukan menggunakan uji Paired Sample t-test, uji Friedman, dan uji Kruskal–Wallis dengan taraf signifikansi (?) sebesar 0,05. Terdapat perbedaan bermakna antara skor pre-test dan post-test 1 (t = -10,140; p-value 0,000<0,05). Pengukuran berulang pada kelompok enam kali intervensi menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan (?² = 48,137; p-value 0,000 < 0,05). Analisis dose-response menunjukkan terdapat perbedaan rerata skor pengetahuan berdasarkan tahap akhir intervensi (?² = 10,409; p-value 0,005 <0,05). Hasil pairwise comparison menunjukkan perbedaan yang bermakna antara kelompok yang menerima 2 kali intervensi dan 6 kali intervensi. Promosi kesehatan melalui audiovisual berbasis media sosial efektif meningkatkan pengetahuan pasien ulkus diabetikum. Empat kali intervensi menghasilkan peningkatan pengetahuan yang mendekati capaian 6 kali intervensi. Pemberian promosi kesehatan secara berulang meningkatkan pengetahuan pasien, dengan kecenderungan peningkatan seiring bertambahnya jumlah paparan intervensi.
Analisis Determinan Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi pada Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Jebus Bangka Barat Tahun 2026 Cinanti Cinanti; Taufik Kurrohman; Dedek Sutinbuk; Suherman Suherman
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i8.6275

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia, dengan prevalensi di wilayah kerja Puskesmas Jebus, Bangka Barat, yang terus meningkat setiap tahunnya. Kepatuhan minum obat antihipertensi menjadi faktor kunci dalam mengendalikan tekanan darah dan mencegah komplikasi, namun ketidakpatuhan masih menjadi tantangan yang bersifat multifaktorial. Penelitian ini bertujuan menganalisis determinan yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat antihipertensi pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Jebus Bangka Barat tahun 2026. Penelitian menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan cross sectional, melibatkan 99 responden yang dipilih secara proporsional dari 11 desa. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square (bivariat) serta regresi logistik (multivariat). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sembilan determinan yang diteliti, delapan di antaranya terbukti berhubungan signifikan dengan kepatuhan minum obat (p<0,05), yaitu pekerjaan, pengetahuan, lama menderita, ketersediaan obat, akses ke sarana kesehatan, pendapatan, dukungan keluarga, dan dukungan sosial di lingkungan, sementara usia dan jenis kelamin tidak menunjukkan hubungan signifikan. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa pendapatan merupakan variabel yang paling dominan berhubungan dengan kepatuhan minum obat antihipertensi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepatuhan minum obat antihipertensi dipengaruhi oleh kombinasi faktor sosial-ekonomi dan pelayanan kesehatan, sehingga intervensi promotif-preventif yang menyasar aspek ekonomi, edukasi, dan akses layanan kesehatan diperlukan untuk meningkatkan kepatuhan pasien hipertensi.
Model Pemilihan Umum Serentak yang Konstitusional dan Demokratis di Indonesia Syamsul Rifan Kubangun; Julista Mustamu; Jantje Tjiptabudy
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i8.6281

Abstract

Pemilihan umum serentak merupakan salah satu inovasi penting dalam sistem ketatanegaraan Indonesia pasca reformasi yang lahir dari serangkaian putusan Mahkamah Konstitusi, khususnya Putusan Nomor 14/PUU-XI/2013, Putusan Nomor 55/PUU-XVII/2019, dan Putusan Nomor 135/PUU-XXII/2024. Kebijakan ini dimaksudkan untuk memperkuat sistem presidensial, meminimalkan fragmentasi politik, serta menyederhanakan tata kelola pemilu sesuai prinsip konstitusional dan demokratis. Penelitian ini bertujuan menganalisis model pemilihan umum serentak yang konstitusional dan demokratis, serta merumuskan desain pengaturan hukum yang mampu meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan kualitas demokrasi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum yang digunakan meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dikumpulkan melalui studi dokumen, kemudian dianalisis secara kualitatif deskriptif untuk menjawab isu hukum yang dikaji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pemilu serentak yang konstitusional dan demokratis adalah model yang menjamin kedaulatan rakyat, kepastian hukum, efektivitas sistem presidensial, dan kualitas demokrasi. Reformulasi pengaturan hukum yang memisahkan pemilu serentak nasional untuk memilih Presiden/Wakil Presiden, DPD, dan DPR dari pemilu serentak lokal untuk memilih DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota serta Gubernur/Bupati/Walikota dipandang mampu menjamin kepastian hukum dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemilu di Indonesia pada masa yang akan datang, sekaligus menjadi dasar bagi kodifikasi hukum kepemiluan nasional yang mengintegrasikan pengaturan pemilu dan pemilihan kepala daerah dalam satu naskah undang-undang, sehingga pembentuk undang-undang perlu segera menindaklanjuti Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 135/PUU-XXII/2024 melalui revisi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017.
Pendekatan Kuratif Terhadap Anak yang Melakukan Kekerasan Fisik pada Lingkungan Pendidikan Virley Kezia Soehadi; Margie Gladies Sopacua; Iqbal Taufik
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i8.6282

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis penyebab terjadinya kekerasan fisik yang dilakukan oleh anak di lingkungan pendidikan, serta mengevaluasi upaya pendekatan kuratif yang diterapkan oleh Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease dalam menanggulangi permasalahan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan deskriptif kualitatif, di mana data diperoleh melalui penelitian lapangan berupa wawancara mendalam dengan aparat kepolisian, tenaga pendidik, orang tua, serta studi dokumen dan peraturan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan fisik yang dilakukan anak di ling-kungan pendidikan merupakan masalah kompleks yang disebabkan oleh gabungan faktor internal dan eksternal. Faktor utama meliputi pola asuh keluarga yang tidak te-pat (otoriter, mengabaikan, atau adanya kekerasan dalam rumah tangga), penerapan disiplin di sekolah yang keliru atau kurang konsisten, pengaruh budaya masyarakat setempat yang masih membenarkan penyelesaian masalah melalui kekerasan, paparan konten kekerasan di media sosial, serta ketidakstabilan emosi dan kurangnya pengen-dalian diri pada diri anak.Pendekatan kuratif yang diterapkan di wilayah penelitian telah berlandaskan pada prinsip keadilan restoratif dan peraturan perundang-undangan, khususnya Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak serta Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Bentuk penanganan yang dilakukan meliputi mediasi dan penyelesaian kekeluargaan, pembinaan serta bimbingan konseling, penerapan sanksi edukatif, mekanisme diversi, hingga penanganan hukum khusus bagi kasus berat. Meskipun te-lah diterapkan, pelaksanaannya masih menghadapi hambatan berupa pemahaman masyarakat yang belum merata, keterbatasan sumber daya manusia dan fasilitas, serta kurangnya koordinasi antar lembaga.
Pengaruh Partisipasi Masyarakat, Modal Sosial, Persepsi Manfaat, dan Dukungan Pemerintah terhadap Dampak Ekonomi Masyarakat Pesisir pada Kawasan Restorasi Mangrove di Desa Mulyorejo, Kabupaten Pekalongan Yulia Dwi Handayani; Yanuar Luqman; Fuad Muhammad; Sunarsih Sunarsih
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i8.6285

Abstract

Restorasi mangrove merupakan upaya pemulihan ekosistem pesisir yang bertujuan memperbaiki fungsi ekologis sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai manfaat ekonomi. Keberhasilan restorasi tidak hanya ditentukan oleh aspek biofisik, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor sosial, seperti partisipasi masyarakat, modal sosial, persepsi manfaat, dan dukungan pemerintah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh keempat faktor tersebut terhadap dampak ekonomi masyarakat pesisir di kawasan restorasi mangrove Desa Mulyorejo, Kabupaten Pekalongan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan wawancara terhadap 30 responden yang dipilih secara purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda setelah melalui uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model regresi memenuhi seluruh asumsi klasik sehingga layak digunakan. Secara simultan, partisipasi masyarakat, modal sosial, persepsi manfaat, dan dukungan pemerintah berpengaruh signifikan terhadap dampak ekonomi masyarakat pesisir (F = 6,697; p < 0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,5173 menunjukkan bahwa 51,73% variasi dampak ekonomi dapat dijelaskan oleh keempat variabel tersebut, sedangkan 48,27% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Secara parsial, tidak terdapat variabel yang berpengaruh signifikan pada taraf 5%, meskipun partisipasi masyarakat memiliki koefisien positif terbesar. Hasil penelitian menegaskan bahwa peningkatan manfaat ekonomi restorasi mangrove memerlukan sinergi antara partisipasi masyarakat, penguatan modal sosial, peningkatan persepsi manfaat, dan dukungan pemerintah yang berkelanjutan agar manfaat ekologis dapat dikonversi menjadi kesejahteraan masyarakat pesisir.
Analisis Faktor Keterlambatan pada Pelaksanaan Proyek Akses Jalan Tol Padaasih – Subang Antonius Maynar Setyo Aribowo; Abdul Chalid
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i8.6289

Abstract

Keterlambatan proyek konstruksi merupakan permasalahan yang dapat menyebabkan pembengkakan biaya, penurunan produktivitas, dan tidak tercapainya target penyelesaian proyek. Penelitian ini menganalisis pengaruh pelaksanaan proyek, tenaga kerja, dan komunikasi terhadap keterlambatan proyek pada Proyek Akses Jalan Tol Padaasih–Subang. Penelitian memakai metode kuantitatif dengan membagikan kuesioner kepada responden yang terlibat dalam proyek. Datanya dianalisis memanfaatkan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan proyek yang tidak efisien, tenaga kerja yang tidak kompeten, dan komunikasi yang buruk berpengaruh signifikan terhadap keterlambatan proyek. Variabel pelaksanaan proyek yang tidak efisien merupakan faktor paling dominan dalam keterlambatan proyek. Nilai R² 92% artinya variasi keterlambatan proyek dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan efisiensi pelaksanaan proyek, kompetensi tenaga kerja, dan efektivitas komunikasi merupakan faktor penting dalam mengurangi keterlambatan proyek.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 9 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian (Issue in Progres) Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 7 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 6 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 5 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 4 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 3 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 2 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 1 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 12 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 11 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 10 (2025): : JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 10 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 9 (2025): : JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 8 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 7 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 6 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 5 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 4 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 3 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 1 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 3 No. 12 (2024): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 3 No. 11 (2024): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 3 No. 10 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 3 (2024): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 3 No. 2 (2024): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 3 No. 1 (2024): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 12 (2023): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 11 (2023): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 10 (2023): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 4 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 3 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 1 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 12 (2022): journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 11 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 10 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 9 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 8 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 7 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 6 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 5 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian More Issue