cover
Contact Name
Riviera
Contact Email
publishingriviera@gmail.com
Phone
+62859117272881
Journal Mail Official
publishingriviera@gmail.com
Editorial Address
Jl.sendang perumahan greenland sendang kecamatan sumber kabupaten cirebon
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian
Published by Riviera Publishing
ISSN : 28295439     EISSN : 28297334     DOI : https://doi.org/10.36418/locus
Jurnal Locus: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pengabdian, double-blind and open-access academic journal in the Multidisiplin. This journal is published once a month by CV. Riviera Publishing.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,554 Documents
Penatalaksanaan Maloklusi Skeletal Kelas III dengan Reverse Twin Block dan 2×4 Orthodontic (Evaluasi 6 Bulan): Laporan Kasus Rima Nur Lesmanawati; Meirina Gartika
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 9 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i9.6332

Abstract

Maloklusi skeletal Kelas III pada anak merupakan kelainan dentofasial yang ditandai oleh hubungan sagital mandibula yang lebih maju terhadap maksila dan sering disertai crossbite anterior. Intervensi ortodontik dini pada fase pertumbuhan sangat penting untuk memodifikasi pertumbuhan rahang serta memperbaiki hubungan oklusi dan estetik. Laporan kasus ini bertujuan untuk mendeskripsikan penatalaksanaan maloklusi skeletal Kelas III pada pasien anak menggunakan kombinasi alat ortopedik fungsional reverse twin block dan perawatan ortodontik sederhana 2×4. Pasien anak perempuan berusia 10 tahun datang dengan keluhan gigi depan bawah lebih maju dibandingkan gigi depan atas. Pemeriksaan klinis menunjukkan profil wajah datar, crossbite anterior, serta hubungan molar Kelas III. Analisis sefalometri mengindikasikan hubungan skeletal Kelas III. Perawatan dilakukan dengan penggunaan alat ortopedik reverse twin block untuk mengoreksi hubungan sagital rahang dan memodifikasi pertumbuhan mandibula, disertai pemasangan ortodontik cekat sederhana sistem 2×4 pada gigi anterior untuk memperbaiki posisi gigi dan koreksi crossbite anterior. Setelah periode perawatan, diperoleh perbaikan hubungan oklusi anterior, koreksi crossbite, serta hubungan skeletal yang lebih harmonis, disertai peningkatan estetik wajah dan fungsi oklusal. Kombinasi reverse twin block dan ortodontik 2×4 memberikan efek sinergis dalam penatalaksanaan maloklusi skeletal Kelas III pada anak. Reverse twin block berperan dalam modifikasi pertumbuhan rahang secara ortopedik, sedangkan sistem 2×4 memungkinkan pergerakan gigi anterior secara terkontrol untuk mencapai hubungan oklusi yang optimal Kombinasi reverse twin block dan ortodontik 2×4 merupakan pendekatan interseptif yang efektif dalam penatalaksanaan maloklusi skeletal Kelas III pada anak dalam fase pertumbuhan.
Employee Awareness of Food Waste, Waste Separation and Recycling Practices, and Organizational Sustainability Performance: A Systematic Literature Review Ahmad Zaeni Z.M; Indra Siswanti Yanto Ramli; Agustinus Hariadi Djoko
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 10 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian (Issue in Progres)
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i10.6333

Abstract

Food waste has become a critical sustainability issue affecting organizational efficiency, environmental quality, and long-term sustainable development, particularly within the hospitality industry. Although food waste management has been widely studied, the relationships among Employee Awareness of Food Waste (EAFW), Waste Separation and Recycling Practices (WSRP), and Organizational Sustainability Performance (OSP) remain fragmented in the existing literature. This study conducts a Systematic Literature Review (SLR) to identify research trends, thematic patterns, theoretical perspectives, methodological approaches, and research gaps related to these constructs. Following the PRISMA 2020 guidelines, 365 records were identified, of which 48 peer-reviewed journal articles published between 2020 and 2025 met the inclusion criteria. Bibliometric analysis using VOSviewer and thematic synthesis were employed to examine the selected studies. The findings indicate that employee awareness of food waste promotes waste separation and recycling practices, which, in turn, contribute to organizational sustainability performance. However, existing studies have largely examined these constructs independently, with limited research integrating them into a comprehensive conceptual framework, particularly within the hospitality industry. This review contributes to the literature by synthesizing current knowledge, identifying critical research gaps, and proposing directions for future research aimed at developing integrated food waste management strategies that enhance organizational sustainability performance.
Pengalaman Komunikasi Gender dalam Persepsi Pernikahan pada Mahasiswa Perempuan Tingkat Akhir: Studi Fenomenologi Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana Yuniar Rahmawati; Mufti Fauzi Rahman
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 9 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i9.6334

Abstract

Persepsi mahasiswi tingkat akhir terhadap pernikahan mengalami perubahan seiring meningkatnya akses pendidikan, aspirasi karier, dan paparan nilai gender melalui berbagai lingkungan komunikasi. Penelitian ini bertujuan memahami pengalaman komunikasi gender yang membentuk persepsi pernikahan pada mahasiswi tingkat akhir Universitas Bhakti Kencana. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis dengan empat informan berusia 21–25 tahun yang dipilih melalui purposive sampling hingga mencapai kejenuhan data. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semiterstruktur, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña melalui pengumpulan, kondensasi, penyajian, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Temuan menghasilkan lima tema utama, yaitu pengalaman awal memaknai pernikahan, pengalaman komunikasi gender, negosiasi makna, hubungan karier dan kesiapan diri dengan keputusan menikah, serta makna pernikahan. Keluarga, teman sebaya, pasangan, lingkungan pendidikan, dan media sosial menjadi sumber nilai dan pengalaman yang ditafsirkan secara aktif oleh informan. Dalam perspektif Interaksionisme Simbolik, persepsi pernikahan terbentuk melalui proses interaksi, refleksi, dan negosiasi makna, bukan melalui penerimaan norma secara pasif. Penelitian menyimpulkan bahwa pernikahan dimaknai sebagai proses membangun kehidupan bersama yang memerlukan komitmen, komunikasi, tanggung jawab, serta kesiapan psikologis, emosional, ekonomi, pendidikan, dan profesional; sedangkan penundaan pernikahan dipandang sebagai upaya mempersiapkan diri secara matang sebelum menjalani kehidupan keluarga. Temuan ini menegaskan bahwa makna pernikahan bersifat dinamis dan kontekstual.
Analisis Tekno-Ekonomi PLTS 4 MW dengan Sistem Zero Export untuk Pemenuhan House Load PLTU Paiton Unit 7 dan 8 Radityo Yusuf Wibisono; Ahmad Agus Setiawan; Suhanan Suhanan
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 10 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian (Issue in Progres)
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i10.6343

Abstract

Pemanfaatan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) untuk memenuhi kebutuhan listrik internal pembangkit termal dapat menjadi salah satu alternatif dalam mengurangi penggunaan energi berbasis batubara. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kelayakan teknis dan ekonomi PLTS ground-mounted dengan sistem zero export untuk memasok sebagian house load PLTU Paiton Unit 7 dan 8. Sistem dirancang dengan kapasitas 5.002,8 kWp pada sisi DC dan 4 MW pada sisi AC menggunakan 9.096 modul fotovoltaik berkapasitas 550 Wp dan 16 inverter berkapasitas 250 kW. Analisis teknis dilakukan menggunakan PVsyst, sedangkan analisis ekonomi menggunakan indikator LCOE, NPV, IRR, PI, PP, dan ROI. Hasil simulasi menunjukkan produksi energi sebesar 8.281,1 MWh/tahun, specific yield 1.655 kWh/kWp/tahun, dan performance ratio 82,62%. Skenario P90 sebesar 7.815 MWh/tahun digunakan sebagai dasar analisis ekonomi. Pada kondisi dasar dengan CAPEX Rp52,72 miliar dan tingkat diskonto 9%, diperoleh LCOE Rp913,08/kWh, NPV ?Rp13,57 miliar, IRR 4,34%, dan PI 0,74, sehingga proyek belum memenuhi kriteria kelayakan finansial. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa CAPEX merupakan parameter yang paling berpengaruh terhadap kelayakan. Kombinasi penurunan CAPEX 15% dan kenaikan harga batubara 10% meningkatkan NPV menjadi ?Rp231,37 juta, IRR 8,91%, dan PI 0,99. Analisis break-even menunjukkan bahwa proyek mencapai NPV nol pada CAPEX Rp40,86 miliar atau 22,49% lebih rendah dari kondisi dasar, dengan harga batubara tetap USD70/ton dan produksi energi P90. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem layak secara teknis, sedangkan kelayakan finansial sangat dipengaruhi oleh kemampuan mengoptimalkan biaya investasi tanpa menurunkan spesifikasi dan kinerja teknis system.
Dampak Pelaksanaan Program Daurah Tahfidz terhadap Pembentukan Karakter Religius dan Mandiri bagi Siswa MI Muhammadiyah Ajibarang Kulon Kabupaten Banyumas Ratwo Ratwo; Ibnu Hasan; Darodjat Darodjat
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 9 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i9.6345

Abstract

Menurunnya pengamalan nilai-nilai keagamaan dan kemandirian siswa menunjukkan pentingnya penguatan pendidikan karakter melalui program sekolah yang terstruktur. Salah satu upaya yang dilaksanakan MI Muhammadiyah Ajibarang Kulon, Kabupaten Banyumas, adalah Program Daurah Tahfidz yang memadukan kegiatan menghafal Al-Qur’an, pembiasaan keagamaan, dan pengenalan kehidupan pesantren. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan Program Daurah Tahfidz serta kontribusinya terhadap pembentukan karakter religius dan mandiri siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala madrasah, koordinator program, siswa peserta, dan orang tua. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahannya diuji menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program yang dilaksanakan selama satu bulan tersebut berkontribusi positif terhadap karakter religius siswa, yang tercermin dalam peningkatan kedisiplinan salat wajib dan sunah, kebiasaan membaca dan menghafal Al-Qur’an, keaktifan mengikuti kegiatan keagamaan, serta kesediaan menjadi tutor sebaya. Karakter mandiri terlihat dari kemampuan siswa mengatur waktu, merencanakan dan mengulang hafalan secara mandiri, menyelesaikan tanggung jawab, membantu teman, serta menjalankan peran sebagai imam, tutor Iqro, dan mubaligh muda. Program ini juga menjadi sarana pengenalan kehidupan pesantren. Dengan demikian, Program Daurah Tahfidz merupakan kegiatan pendidikan yang efektif dalam memperkuat karakter religius dan mandiri melalui pembelajaran yang intensif, terstruktur, dan berbasis pengalaman.
Protective Stabilization for Dental Management in a Child with Developmental Language Disorder: A Case Report Marta Ulina Naibaho; Ratna Indriyanti
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 9 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i9.6348

Abstract

Children with Special Health Care Needs (SHCN) often present behavioral and developmental challenges, including Autism Spectrum Disorder (ASD), a neurodevelopmental condition characterized by deficits in social communication and restricted, repetitive patterns of behavior. ASD may also involve persistent difficulties in understanding and using spoken language, which can complicate oral health care. General Anesthesia (GA) is commonly used for full-mouth rehabilitation in uncooperative children with SHCN; however, parental concerns regarding safety, cost, or cultural beliefs may limit its acceptability. Protective Stabilization (PS), including the use of a papoose board, is a non-pharmacological alternative recommended by the American Academy of Pediatric Dentistry (AAPD). A 7-year-old boy with ASD and associated speech and language delay presented with recurrent discomfort during eating, frequent food impaction, and difficulty expressing pain. The family, who resided in Saudi Arabia, was visiting Indonesia and sought care at the Pediatric Dentistry Clinic, Universitas Padjadjaran Dental Hospital, Bandung. Although GA is commonly used for dental rehabilitation in Saudi Arabia, the parents declined this approach due to cultural and familial concerns regarding their child “falling asleep” during GA and provided consent for PS. Clinical findings included generalized calculus and reversible pulpitis involving multiple primary molars. No carious lesions with pulpal involvement were detected. This case illustrates the challenges of providing dental treatment for children with ASD, in whom communication barriers may hinder cooperation. PS enabled safe and effective dental care, resolving food impaction and improving oral comfort. The literature regarding PS use in children with ASD remains limited, highlighting the need for further clinical reports. PS provided a safe and effective alternative to GA in this child with Developmental Language Disorder (DLD), emphasizing the importance of individualized, family-centered, non-pharmacological approaches
Penerapan Prinsip Good Corporate Governance dalam Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham oleh Direksi Perseroan Terbatas Gloria Gracia Noija; Merry Tjoanda; Theresia Louize Pesulima
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 9 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i9.6349

Abstract

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan organ tertinggi dalam perseroan terbatas yang menjadi forum utama pertanggungjawaban Direksi kepada pemegang saham. Penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG), khususnya transparansi dan akuntabilitas, dalam penyelenggaraan RUPS menjadi indikator penting sehat atau tidaknya tata kelola perusahaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas oleh Direksi dalam penyelenggaraan RUPS berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023, beserta peraturan pelaksana di bidang pasar modal. Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach), berbasis bahan hukum sekunder yang dianalisis secara kualitatif-deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerangka hukum Indonesia secara normatif telah cukup lengkap mengatur kewajiban Direksi untuk menerapkan transparansi sejak tahap pemanggilan RUPS, penyediaan dokumen material, hingga pengumuman hasil keputusan rapat, serta kewajiban akuntabilitas melalui penyampaian laporan tahunan dan laporan keuangan yang dapat dievaluasi pemegang saham. Namun ditemukan kesenjangan (gap) antara norma hukum (das sollen) dan praktik (das sein), karena penerapan prinsip GCG dalam RUPS pada sejumlah perusahaan masih cenderung bersifat formalitas administratif ketimbang substansi tata kelola, sebagaimana tampak pada berbagai kasus ketidakpatuhan penyelenggaraan RUPS dan asimetri informasi antara Direksi dan pemegang saham.
Register Dati Pendaftaran Tanah sebagai Bukti Kepemilikan Hak Atas Tanah Lukman Darmi; Barzah Latupono; Novyta Uktolseja
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 9 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i9.6350

Abstract

Pendaftaran tanah merupakan instrumen penting untuk menjamin kepastian hukum dan melindungi hak atas tanah di Indonesia. Namun, kepemilikan tanah adat dati di Ambon dan Kepulauan Lease umumnya masih didasarkan pada Register Dati yang tidak memuat informasi lengkap mengenai letak, luas, dan batas tanah. Penelitian ini bertujuan mengkaji kedudukan hukum, kekuatan pembuktian, dan kepastian hukum Register Dati sebagai bukti kepemilikan dalam sistem pendaftaran tanah nasional. Penelitian hukum normatif ini bersifat deskriptif-analitis dengan menggunakan pendekatan konseptual dan pendekatan kasus. Bahan hukum primer dan sekunder dianalisis secara kualitatif melalui penafsiran gramatikal, sistematis, dan teleologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Register Dati merupakan bukti tertulis penting yang menerangkan riwayat serta hubungan hukum masyarakat adat dengan tanah dati. Meskipun demikian, kedudukannya tidak dapat disamakan dengan sertipikat hak atas tanah karena sering kali tidak dilengkapi data fisik dan yuridis yang akurat. Register Dati hanya berfungsi sebagai bukti permulaan yang perlu diperkuat melalui penguasaan fisik, keterangan saksi, keterangan pemangku adat, putusan pengadilan, dan verifikasi lapangan. Penelitian menyimpulkan bahwa harmonisasi hukum adat dan hukum pertanahan nasional diperlukan. Tanah dati perlu diadministrasikan dan didaftarkan secara resmi tanpa menghilangkan karakter komunal serta nilai adatnya. Langkah ini dapat mencegah tumpang tindih klaim sekaligus memberikan perlindungan hukum yang lebih kuat bagi masyarakat adat.
Evaluating the Governance Execution Gap in the Customer Onboarding Process at PT XYZ: An Integrated Coso and three Lines Model Approach Hanifa Shabila Putri Zulachir; Vera Diyanty
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 9 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i9.6357

Abstract

This study aimed to evaluate the implementation of internal control based on the COSO Internal Control–Integrated Framework (IC-IF) 2013 and the Three Lines Model (TLM) at PT XYZ, a BAPPEBTI-licensed futures brokerage company. The research was motivated by recurring procedural violations during 2022–2024, including non-WPB marketing personnel performing WPB functions, fund transfers prior to verification, unauthorized trading activities, and cash deposits. Using a qualitative case study approach, data were collected through in-depth interviews with nine cross-line informants (marketing, WPB, compliance, SPI, and the compliance director), document analysis, and limited observations. A gap analysis was conducted by comparing ideal conditions based on BAPPEBTI regulations, standard operating procedures (SOPs), COSO principles, and TLM principles with actual implementation conditions.The results showed that PT XYZ’s internal control system remained inadequate. Of the 11 main SOP procedures evaluated, five were consistently and repeatedly violated. All five COSO components demonstrated significant weaknesses. The implementation of the Three Lines Model was also ineffective: Line One was weakened by business target pressures, Line Two functioned primarily in an administrative capacity, and Line Three lacked consistency, with no routine coordination among the lines. The study identified 12 Design Gaps (including the absence of compliance KPIs, written sanction policies, a risk register, a whistleblowing system, and IMS alert features) and five Implementation Gaps (including non-WPB marketing personnel performing WPB functions, transfers before verification, unauthorized trading, cash deposits, and WPB accompaniment control gaps).The recommendations include redesigning KPIs with compliance-based weighting, implementing tiered sanctions, establishing a risk register, providing a whistleblowing system, developing IMS alert features, and strengthening top management commitment and cross-line accountability.
The Feasibility Study of A8 Pit Project in PT XYZ Maharani Ayuningtyas; Yunieta Anny Nainggolan
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 9 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i9.6358

Abstract

PT XYZ, a coal mining company in East Kalimantan, faces a strategic decision regarding the development of Pit A8, a boundary area adjacent to PT MAG’s concession. This study aimed to evaluate the financial feasibility of three operational alternatives: full joint operation, self-managed mining, and joint operation with independent coal marketing. The analysis employed Discounted Cash Flow (DCF) methods, including Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), and Payback Period (PBP), complemented by sensitivity analysis and Monte Carlo simulation to assess project uncertainty. The results indicated that all alternatives were financially feasible, as reflected by positive NPV values and IRRs exceeding the required rate of return. Among the alternatives, the joint operation with independent marketing demonstrated the highest financial performance, achieving an NPV of USD 209.52 million, an IRR of 438%, and a payback period of 0.59 years. Sensitivity analysis identified coal price and gross calorific value (GCV) as the most significant value drivers, while Monte Carlo simulation with 10,000 iterations produced an expected NPV of USD 248.62 million with a positively skewed distribution, indicating greater upside potential despite existing downside risks. The findings suggested that a hybrid joint operation model provided the optimal balance between operational efficiency and value creation. To ensure project sustainability, risk mitigation strategies, including price hedging, cost control, and integrated mine planning, are essential.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 10 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian (Issue in Progres) Vol. 5 No. 9 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 7 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 6 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 5 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 4 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 3 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 2 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 1 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 12 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 11 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 10 (2025): : JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 10 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 9 (2025): : JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 8 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 7 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 6 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 5 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 4 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 3 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 1 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 3 No. 12 (2024): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 3 No. 11 (2024): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 3 No. 10 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 3 (2024): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 3 No. 2 (2024): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 3 No. 1 (2024): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 12 (2023): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 11 (2023): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 10 (2023): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 4 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 3 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 1 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 12 (2022): journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 11 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 10 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 9 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 8 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 7 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 6 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 5 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian More Issue