cover
Contact Name
Riviera
Contact Email
publishingriviera@gmail.com
Phone
+62859117272881
Journal Mail Official
publishingriviera@gmail.com
Editorial Address
Jl.sendang perumahan greenland sendang kecamatan sumber kabupaten cirebon
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian
Published by Riviera Publishing
ISSN : 28295439     EISSN : 28297334     DOI : https://doi.org/10.36418/locus
Jurnal Locus: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pengabdian, double-blind and open-access academic journal in the Multidisiplin. This journal is published once a month by CV. Riviera Publishing.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,554 Documents
Early Recurrence of Lower Lip Mucocele After Surgical Excision in an Adolescent: Clinical Pitfalls and Preventive Consideration Rima Fidayani Rizki; Asep Kemal Pasha; Arlette Suzy Setiawan
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 9 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i9.6359

Abstract

Mucocele is a common benign lesion of the oral mucosa in pediatric populations, typically managed through surgical excision. However, early recurrence remains a clinical challenge, particularly among adolescents. This case report describes the clinical presentation, surgical management, and follow-up of a 15-year-old boy with recurrent lower lip mucocele based on history taking, clinical and photographic examinations, and a literature review. A 15-year-old boy presented with swelling on the right lower lip following accidental trauma. Clinical examination suggested a mucocele, and surgical excision was performed. Initial healing was uneventful; however, recurrence occurred within two weeks at the same site. A second surgical intervention resulted in complete resolution without further recurrence. Early recurrence may be associated with factors such as incomplete removal of adjacent minor salivary gland tissue, persistent local trauma, and patient-related behavioral habits. Adolescents may have an increased risk due to parafunctional habits and variations in tissue response. This case highlights that early recurrence of mucocele can occur despite apparently successful initial treatment. Meticulous surgical technique, including complete removal of the involved glandular tissue, combined with patient education and close postoperative monitoring, is essential to minimize recurrence
Evaluasi Efektivitas Pengendalian Internal Persediaan pada Toko Ritel Multibrand: Studi Kasus PT ABC Arina Arina; Indah Melati
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 9 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i9.6364

Abstract

Persediaan merupakan aset yang rentan terhadap risiko kehilangan, kesalahan operasional, dan penyalahgunaan pada industri ritel multibrand. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas pengendalian internal persediaan pada tingkat operasional toko PT ABC berdasarkan Internal Control–Integrated Framework COSO (2013) serta menganalisis pengaruh faktor perilaku karyawan berdasarkan Theory of Planned Behavior. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan thematic analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian internal persediaan pada tingkat operasional toko PT ABC telah berjalan efektif yang didukung oleh budaya kepatuhan, penerapan SOP, komunikasi yang efektif, dan pengawasan yang berkelanjutan. Selain itu, perilaku kepatuhan karyawan dipengaruhi oleh sikap positif terhadap pengendalian internal, pengaruh Store Leader dan lingkungan kerja, serta keyakinan karyawan terhadap kemampuannya dalam menjalankan prosedur. Penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas pengendalian internal persediaan dipengaruhi oleh faktor struktural dan faktor perilaku yang saling melen
Pendampingan Pemanfaatan Taman Hortikultura Sayuran di Kelurahan Tlogo Mas Kecamatan Lowok Waru Kota Malang Gumoyo Mumpuni Ningsih; Nur Ocvanny Amir
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 9 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i9.6367

Abstract

Pemanfaatan lahan terbatas melalui taman hortikultura sayuran berpotensi memperkuat ketahanan pangan keluarga dan menciptakan peluang ekonomi masyarakat perkotaan. Namun, taman hortikultura di Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, belum dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana budidaya maupun usaha bersama. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota PKK dalam budidaya sayuran, manajemen produksi, pemasaran, pengelolaan keuangan, dan pemanfaatan pekarangan rumah. Pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, pemberian sarana produksi, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi berkala. Mitra dilibatkan secara partisipatif dalam seluruh tahapan, mulai dari pelatihan hingga pemeliharaan dan pemanenan tanaman. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 80% dari 50 anggota PKK yang diundang mengikuti pelatihan. Seluruh peserta yang hadir memperoleh pemahaman mengenai budidaya hortikultura, manajemen produksi, pemasaran, dan pengelolaan keuangan. Setelah pendampingan selama dua bulan, 70% peserta menerapkan budidaya sayuran di pekarangan rumah, sedangkan 30% lainnya belum menerapkannya karena lebih memilih tanaman hias dan mudah memperoleh sayuran di pasar. Meskipun belum ada peserta yang mengomersialkan hasil panen, pemanfaatan pekarangan telah membantu mengurangi pengeluaran pangan keluarga. Program ini meningkatkan kapasitas peserta dan mendukung kemandirian pangan, tetapi memerlukan pendampingan berkelanjutan, teknologi hemat lahan, dan penguatan pemasaran agar berkembang menjadi usaha hortikultura yang produktif.
Pengaruh Variasi Temperatur Normalizing terhadap Struktur Mikro dan Sifat Mekanik Paduan Silicon Manganese (SiMn) Ferry Wahyu Ramadhan; Margono Sugeng
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 9 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i9.6368

Abstract

Paduan Silicon Manganese (SiMn) berperan penting sebagai deoksidator dan unsur paduan dalam pembuatan baja, tetapi proses peleburan dan pengecoran dapat menghasilkan struktur mikro tidak homogen yang memengaruhi sifat mekaniknya. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi temperatur normalizing terhadap struktur mikro, kekerasan, dan estimasi kekuatan tarik paduan SiMn. Penelitian eksperimental kuantitatif dilakukan menggunakan spesimen tanpa perlakuan panas serta spesimen yang dinormalisasi pada temperatur 700°C, 800°C, dan 900°C dengan holding time 15 menit dan pendinginan udara. Struktur mikro diamati menggunakan mikroskop metalografi pada perbesaran 200× dan 500×, sedangkan kekerasan diuji menggunakan metode Micro Vickers dengan beban 300 gf selama 10 detik pada lima titik indentasi. Nilai Ultimate Tensile Strength (UTS) diestimasi melalui persamaan empiris berdasarkan kekerasan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa peningkatan temperatur normalizing menghasilkan distribusi struktur mikro yang semakin homogen. Kekerasan rata-rata meningkat dari 478,0 HV0.3 pada 700°C menjadi 574,8 HV0.3 pada 800°C dan 621,2 HV0.3 pada 900°C. Estimasi UTS juga meningkat berturut-turut menjadi 1.577,4 MPa, 1.896,8 MPa, dan 2.050,0 MPa. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa temperatur yang lebih tinggi mendukung difusi atom dan homogenisasi struktur serta mengurangi ketidakseragaman sifat material akibat proses solidifikasi selama pengecoran. Dengan demikian, normalizing pada 900°C menghasilkan karakteristik mikrostruktur dan sifat mekanik terbaik dalam rentang temperatur yang diteliti.
Implementation of One-Stop Integrated Services (PTSP) in Improving the Quality of Public Services (Case Study in Cipayung District, East Jakarta City, DKI Province) Ngalimun Ngalimun; Ika Sartika; Margaretha Rumbekwan
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 9 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i9.6370

Abstract

Public service reform requires integrated, accessible, transparent, and responsive administrative services to meet the increasing expectations of citizens and business actors. This study aimed to examine the implementation of the One-Stop Integrated Service (Pelayanan Terpadu Satu Pintu [PTSP]) policy at the Investment and One-Stop Integrated Services Management Unit of Cipayung District, East Jakarta, and to identify its supporting and inhibiting factors. The study employed a descriptive qualitative approach with a case study design. Data were collected through direct observation, interviews with district and service-unit officials, documentation, and a literature review, and were analyzed using Edward III’s policy implementation framework, which comprises communication, resources, disposition, and bureaucratic structure. The findings indicated that the policy had improved licensing and nonlicensing services through administrative coordination, service supervision, face-to-face assistance, and the JakEVO digital platform. Its implementation was supported by leadership commitment, positive implementer attitudes, officer professionalism, clear service procedures, and digital facilities. Nevertheless, service quality remained constrained by unclear policy communication, limited staff numbers and competencies, network and server disruptions, inadequate supporting equipment, applicants’ limited understanding of digital procedures, and coordination barriers with technical agencies. The study concluded that the policy had functioned effectively but required stronger authority delegation, employee training, infrastructure improvement, public assistance, interagency coordination, and continuous monitoring to ensure sustainable, inclusive, and accountable service delivery.
Efektivitas Pembiayaan Murabahah dan Musyarakah dalam Mendukung Pengembangan Sektor Bisnis: Sebuah Kajian Konseptual untuk UMKM di Indonesia Susi Marni; Tirton Nefianto; Danny Kunto Wibisono; Nani Cahyani; Andre Suryaningprang
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 9 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i9.6371

Abstract

Artikel ini mengkaji sejauh mana pembiayaan murabahah dan musyarakah mampu mendukung pengembangan sektor bisnis, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Melalui kajian literatur terhadap sejumlah penelitian terdahulu, artikel ini membandingkan karakter akad, tingkat risiko, dan dampaknya terhadap kinerja usaha, lalu menyusun sebuah kerangka konseptual pemilihan akad. Berbeda dari anggapan umum bahwa murabahah selalu mendominasi, data Statistik Perbankan Syariah OJK menunjukkan porsi musyarakah pada perbankan syariah nasional kini setara bahkan melampaui murabahah di tingkat agregat, sementara dominasi murabahah lebih terlihat pada segmen konsumtif dan mikro. Pola yang muncul cukup konsisten: murabahah unggul dari sisi kepastian angsuran, kesederhanaan implementasi, dan risiko yang terukur, sehingga sesuai untuk kebutuhan modal kerja rutin; musyarakah lebih menonjol dalam mendorong pertumbuhan usaha karena mengandalkan kemitraan dan pembagian risiko, meskipun menuntut pendampingan dan tata kelola yang lebih matang. Beberapa studi yang dirujuk, termasuk kajian pada Bank Syariah Indonesia di Metro dan Bandar Lampung, memperlihatkan kenaikan pendapatan dan kapasitas produksi UMKM setelah pembiayaan musyarakah disalurkan, terutama pada konteks pemulihan ekonomi pascapandemi. Namun sejumlah kajian juga mencatat bahwa skema bagi hasil belum diterapkan luas karena kompleksitas pengawasan dan risiko asimetri informasi. Artikel ini menyimpulkan bahwa kedua akad sebaiknya diposisikan sebagai instrumen yang saling melengkapi sesuai karakter usaha dan tahap pertumbuhannya, serta mengusulkan kerangka dan proposisi yang dapat diuji secara empiris pada penelitian lanjutan.
Analisis Pelaksanaan Service Recovery terhadap Kepuasan dan Loyalitas Pasien di Rumah Sakit Royal Prima Medan Umi Fadilah Siregar; Ermi Girsang; Sri Lestari Ramadhani Nasution
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 9 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i9.6372

Abstract

Kegagalan pelayanan rumah sakit dapat menurunkan kepuasan, kepercayaan, dan loyalitas pasien apabila tidak ditangani melalui pemulihan layanan yang cepat, adil, empatik, dan solutif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan service recovery serta pengaruh langsung dan tidak langsungnya terhadap loyalitas melalui kepuasan pasien di Rumah Sakit Royal Prima Medan. Penelitian kuantitatif dengan desain potong lintang ini melibatkan 390 pasien rawat jalan dan rawat inap yang dipilih menggunakan accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert, observasi nonpartisipan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis univariat, korelasi Pearson, dan analisis jalur dengan SPSS versi 25. Hasil menunjukkan bahwa 89,5% responden menilai service recovery baik, sedangkan 87,9% memiliki kepuasan tinggi dan 90,0% memiliki loyalitas tinggi. Service recovery berhubungan positif dengan kepuasan (r = 0,497; p < 0,001) dan loyalitas pasien (r = 0,676; p < 0,001). Analisis jalur menunjukkan pengaruh langsung service recovery terhadap loyalitas sebesar 0,488, pengaruh melalui kepuasan sebesar 0,188, dan pengaruh total sebesar 0,676. Service recovery dan kepuasan menjelaskan 56,4% variasi loyalitas. Disimpulkan bahwa service recovery yang efektif meningkatkan kepuasan dan loyalitas pasien, dengan pengaruh langsung yang lebih dominan. Rumah sakit perlu menstandarkan penanganan keluhan, mempercepat respons, serta memperkuat komunikasi dan empati petugas secara berkelanjutan seluruh unit dan waktu pelayanan rumah sakit.
The Influence of Hospital Branding on Healthcare Reputation and Patient Loyalty: A Customer-Based Brand Equity (CBBE) Approach Cory Rozalina; Firman Pribadi
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 9 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i9.6375

Abstract

This study examined the influence of hospital branding on healthcare reputation and patient loyalty using the proposed Customer-Based Brand Equity (CBBE) framework. A quantitative explanatory research design was employed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data were collected from 150 patients at private hospitals using a structured Likert-scale questionnaire and analyzed with SmartPLS software through a two-stage evaluation of the measurement and structural models. The results showed that hospital branding had a significant positive effect on healthcare reputation (? = 0.72, p < 0.001) and patient loyalty (? = 0.30, p < 0.01). Furthermore, healthcare reputation significantly influenced patient loyalty (? = 0.65, p < 0.001) and partially mediated the relationship between hospital branding and patient loyalty, jointly explaining 52% and 68% of the variance in healthcare reputation and patient loyalty, respectively. These findings highlight the strategic importance of branding in strengthening hospital competitiveness and patient retention. This study contributes to the healthcare marketing literature by extending the application of CBBE to healthcare services and provides practical guidance for hospital managers seeking to develop reputation-driven loyalty strategies in an increasingly competitive healthcare market in developing countries.
Pelaksanaan Otonomi Daerah Terkait Pembentukan Administrasi Wilayah Distrik di Kabupaten Manokwari Selatan Anthon Hendrikus Rumbruren; Max Bonsapia
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 9 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i9.6377

Abstract

enelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan otonomi daerah di Kabupaten Manokwari Selatan terkait pembentukan wilayah administrasi distrik serta faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan fokus pada Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2018 tentang Kecamatan sebagai variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama bagi daerah hasil pemekaran terletak pada kemampuan untuk mendanai dan mengelola keuangan secara mandiri. Dalam dua tahun, kabupaten/kota baru diharapkan mampu mengurangi ketergantungan finansial terhadap daerah induk dan provinsi. Dari segi regulasi, pemekaran daerah dimungkinkan sejak era Orde Baru hingga pasca Orde Baru, dengan perbedaan signifikan pada proses pengusulan pemekaran. Di masa Orde Baru, pemerintah pusat berperan dominan dalam menyiapkan pembentukan daerah otonom. Sementara itu, di era pasca Orde Baru, regulasi menekankan pada usulan pemekaran dari daerah sendiri, dengan proses penyaringan yang mempertimbangkan kapasitas daerah yang akan dibentuk. Selain pemekaran, penggabungan beberapa daerah juga menjadi opsi dalam pembentukan daerah otonom. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, pembentukan daerah bertujuan untuk meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat. Pemekaran wilayah diharapkan mendekatkan layanan pemerintahan kepada masyarakat yang sebelumnya terabaikan. Temuan ini menekankan pentingnya pemenuhan syarat administratif, teknis, dan fisik dalam proses pembentukan kecamatan sesuai dengan peraturan yang ada.
Analisis Kuat Tekan Beton Mutu K-175 dengan Variasi Substitusi Agregat Kasar Menggunakan Serbuk Kayu Besi Fakfak Desi Lembang
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 9 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i9.6381

Abstract

Ketersediaan agregat kasar berkualitas di wilayah Fakfak, Papua Barat, masih terbatas, sementara limbah serbuk kayu besi (Eusideroxylon zwageri) dari industri penggergajian setempat melimpah namun belum dimanfaatkan secara optimal. Kondisi ini melatarbelakangi dilakukannya program eksperimental untuk mengevaluasi potensi pemanfaatan limbah serbuk kayu besi sebagai substitusi parsial agregat kasar pada beton mutu K-175. Penelitian menggunakan dua variasi kadar substitusi, yaitu 5% dan 10% dari total berat agregat kasar. Sebelum perancangan campuran beton, dilakukan karakterisasi agregat lokal mengikuti prosedur SNI dan ASTM, sedangkan proporsi campuran dirancang berdasarkan ketentuan SK SNI T-15-1990-03. Sebanyak 24 spesimen silinder beton berukuran 15×30 cm dibuat dengan tiga replikasi untuk setiap kombinasi perlakuan, kemudian diuji kuat tekannya secara berkala pada umur 7, 14, 21, dan 28 hari untuk mengamati perkembangan kekuatan beton seiring waktu. Hasil pengujian pada umur 28 hari menunjukkan bahwa beton dengan substitusi 5% menghasilkan rerata kuat tekan sebesar 175,11 kg/cm², sedangkan substitusi 10% hanya mencapai 153,14 kg/cm². Dengan demikian, hanya variasi substitusi 5% yang mampu memenuhi target mutu K-175, sementara peningkatan kadar substitusi menjadi 10% justru menurunkan kinerja tekan beton. Temuan ini mengindikasikan adanya batas kadar substitusi yang dapat diterapkan tanpa mengorbankan kekuatan struktural beton. Secara praktis, hasil penelitian ini memberikan kontribusi bagi pemanfaatan limbah industri penggergajian kayu besi sebagai material alternatif dalam campuran beton struktural ringan, khususnya di wilayah seperti Fakfak yang menghadapi keterbatasan agregat konvensional namun memiliki potensi limbah kayu yang besar. Pemanfaatan limbah ini mendukung upaya pengelolaan limbah kayu secara berkelanjutan serta penyediaan material konstruksi alternatif yang lebih ramah lingkungan di wilayah tersebut.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 10 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian (Issue in Progres) Vol. 5 No. 9 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 7 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 6 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 5 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 4 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 3 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 2 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 1 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 12 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 11 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 10 (2025): : JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 10 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 9 (2025): : JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 8 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 7 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 6 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 5 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 4 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 3 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 1 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 3 No. 12 (2024): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 3 No. 11 (2024): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 3 No. 10 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 3 (2024): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 3 No. 2 (2024): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 3 No. 1 (2024): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 12 (2023): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 11 (2023): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 10 (2023): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 4 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 3 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 1 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 12 (2022): journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 11 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 10 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 9 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 8 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 7 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 6 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 5 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian More Issue