cover
Contact Name
Mister Gidion Maru
Contact Email
mrgidionmaru@unima.ac.id
Phone
+6281340075651
Journal Mail Official
mrgidionmaru@unima.ac.id
Editorial Address
Jl Kampus Tonsaru, Tondano
Location
Kab. minahasa,
Sulawesi utara
INDONESIA
Kompetensi: Jurnal Bahasa Dan Seni
ISSN : 23373504     EISSN : 27979970     DOI : 10.36582
The Scientific Journal of Language and Art is a scientific journal with a scope of language, culture, art and literature including its learning methods and theories that are published online every month. KOMPETENSI carries efforts to disseminate scientific ideas and the best learning practices in order to improve, the quality of science, and the dissemination of knowledge and technology for students, lecturers and observers of science in the scope of the fields of language and art as well as literature and culture. KOMPETENSI articles in the form of research results, or the results of studies and reflections on practices and learning methods related to language, literature, art, culture and teaching that have never been published before.
Articles 322 Documents
ANALISIS NILAI MORAL DALAM FILM SURGA DI BAWAH LANGIT KARYA PRITAGITA ARIANEGARA DAN IMPLIKASINYA PADA PEMBELAJARAN SASTRA Meraja, Philipi Eka; Ratu, Donal Mateos; Rotty, Victory N. J.
KOMPETENSI Vol. 5 No. 2 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/s5h5ke49

Abstract

Nilai moral merupakan suatu nilai yang berkaitan dengan perbuatan baik serta perbuatan buruk sebagai dasar kehidupan dari manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai moral dalam film Surga di Bawah Langit karya Pritagita Arianegara serta implikasinya dalam pembelajaran sastra. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini menjadikan film Surga di Bawah Langit sebagai sumber data primer, sementara literatur yang relevan menjadi sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak, catat, dan studi kepustakaan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini memuat nilai moral baik dan buruk. Nilai moral baik mencakup hubungan manusia dengan diri sendiri, seperti ketegasan, tanggung jawab, optimisme, penerimaan kenyataan, kejujuran, kerendahan hati, dan kerja keras; hubungan manusia dengan sesama, seperti kasih sayang, saling menasihati, berbagi, rela berkorban, dan kepedulian; serta hubungan manusia dengan Tuhan, seperti rasa syukur. Sementara itu, nilai moral buruk meliputi tindakan mencopet dan keras kepala dalam hubungan dengan diri sendiri, serta prasangka buruk dalam hubungan dengan sesama. Nilai moral dalam film ini dapat diimplementasikan dalam pembelajaran sastra pada Kurikulum Merdeka di jenjang SMA kelas XI fase F, khususnya dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut. Dalam elemen membaca dan memirsa, pembelajaran ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam membaca, menafsirkan, mengapresiasi, mengevaluasi, serta menciptakan teks drama atau film.
DESKRIPSI KOMPETENSI GURU DALAM NOVEL LASKAR PELANGI KARYA ANDREA HIRATA Lonan, Talita S.; Loho, Joni Junius; Polii, Intama J.
KOMPETENSI Vol. 5 No. 2 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/dseded97

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kompetensi guru yang tercermin dalam novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata, yang merupakan salah satu novel terbaik Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis data studi kepustakaan. Sumber data utama berasal dari kutipan dan dialog yang terdapat dalam novel tersebut, yang menjadi objek penelitian untuk menggali kompetensi guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat kompetensi guru yang tercermin dalam novel Laskar Pelangi: 1) Kompetensi Kepribadian, yang mencakup sifat-sifat seperti adil, jujur, bijaksana, sabar, rendah hati, suka menolong, kasih sayang, sederhana, berani berkorban, dan bekerja keras. 2) Kompetensi Pedagogik, yang meliputi kreativitas, kepercayaan diri, kemampuan menguasai materi pembelajaran, serta sikap serius dan inovatif dalam mengajar. 3) Kompetensi Sosial, yang mencakup sifat ramah, santun, lemah lembut, bersemangat, tenang, berwibawa, disiplin, serta kemampuan berkomunikasi dengan baik, terutama dengan orang tua siswa. 4) Kompetensi Profesional, yang mencakup kemampuan mengajar berbagai mata pelajaran dengan baik, melakukan evaluasi pembelajaran, serta memahami karakter siswa. Penelitian ini juga menyarankan agar novel Laskar Pelangi dijadikan sebagai referensi untuk memahami dan mengembangkan kompetensi guru.
KAJIAN MAKNA SPIRITUAL TERHADAP MANTRA DAN SIMBOL-SIMBOL SPIRITUAL DALAM UPACARA MELASTI DI PURA BEJI Ariadi, I wayan Agus; Iroth, Santje; Polii, Intama J.
KOMPETENSI Vol. 5 No. 3 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/tt2rs105

Abstract

Upacara melasti adalah upacara penyucian diri dan alam semesta yang di dalamnya terdapat beberapa mantra dan simbol yang memiliki makna spiritual. Tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan makna spiritual mantra dan simbol dalam upacara melasti adat hindu bali. Penelitian deksrptif kualitatif ini di lakukan di Kecamatan Dumoga utara dengan waktu penelitian selama 1bulan. Penelitian ini menggunakan informan sebagai sumber data primer, sementara buku dan literatur yang relevan dengan penelitian menjadi sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data meliputi teknik observasi, teknik wawancara dan teknik dokumentasi. Data dianalisis dengan teknik pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penegasan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 4 tahapan dalam mantra upacara melasti yang pertama yaitu tahap persiapan, kedua tahap nuur ida betara, ketiga sembahyang bersama dan kegatan akhir. Empat tahapan diatas memiliki beberapa mantra di dalamnya dan memiliki makna spiritual yaitu sebagai penyucian diri dan alam semesta, permohonan restu dari Dewa-dewi, pelepasan ego dan pengosongan diri serta penghormatan terhadap dewa dewi. Selain mantra dipenelitian ini juga terdapat simbol simbol sakral seperti Pratima, Jempana, Banten, Umbul-umbul, Senjata Dewa Nawa Sanga, dan Tirtha Amertha. Kajian makna spiritual terhadap mantra dan simbol-simbol spiritual dalam upacara melasti juga dapat di implikasikan dalam penguatan pendidikan karakter sesuai dengan fokus Kurikulum Merdeka karena dalam kajian ini dapat memperkaya pemahaman siswa tentang makna spiritual dalam budaya lokal.
PENERAPAN MODEL PROJECT-BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS PROSEDUR: SEBUAH STUDI PADA SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 7 KOMBI Kerap, Rahel Sania; Polii, Intama J.; Pangemanan, Nontje
KOMPETENSI Vol. 5 No. 3 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/mtz48590

Abstract

Menulis teks prosedur merupakan keterampilan dasar yang penting, namun seringkali sulit dikuasai siswa sehingga diperlukan pendekatan pembelajaran inovatif untuk meningkatkan pemahaman mereka secara sistematis dan terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana penerapan pembelajaran menulis teks prosedur dengan menerapkan model Project-based Learning (PjBL) pada siswa kelas VII di SMP Negeri 7 Kombi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah 9 siswa kelas VII SMP Negeri 7 Kombi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, di mana sampel dipilih berdasarkan kriteria tertentu, yaitu siswa kelas VII yang mengikuti pembelajaran Bahasa Indonesia. Lokasi penelitian ini berada di SMP Negeri 7 Kombi dan dilaksanakan pada bulan September 2024. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui beberapa cara, yaitu tes dan observasi. Teknik analisis menggunakan teknik persentase. Hasil observasi menunjukkan bahwa penerapan model Project-based Learning (PjBL) dalam pembelajaran menulis teks prosedur mendorong siswa lebih aktif dalam menyusun dan mengevaluasi teks sesuai kaidah kebahasaan. Hasil tes tertulis menunjukkan 91% siswa mencapai kriteria ketuntasan dengan rata-rata skor 91. Namun, beberapa aspek seperti penyusunan alat dan bahan serta kata penutup masih perlu ditingkatkan. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa PjBL dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan keterampilan menulis teks prosedur di jenjang SMP.
PENERAPAN PROBLEM-BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS BERITA DI SMP NEGERI 2 LOLAYAN Mamonto, Hilda; Paath, Ruth C.; Loho, Joni Junius
KOMPETENSI Vol. 5 No. 2 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/2b1cz575

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan siswa dalam menulis teks berita dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan penerapan model pembelajaran yang tepat dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Problem-based Learning (PBL) dalam pembelajaran menulis teks berita di SMP Negeri 2 Lolayan, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan siswa dalam menulis teks tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, tes, dan dokumentasi. Observasi dilakukan untuk memantau pelaksanaan proses pembelajaran selama penelitian. Tes digunakan untuk mengukur kemampuan siswa dalam menulis teks berita sesuai dengan unsur dan kaidah penulisan yang benar. Dokumentasi dimanfaatkan untuk mengumpulkan data berupa tugas dan lembar kerja siswa sebagai penunjang analisis hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik mampu mengikuti tahapan-tahapan dalam model PBL dengan baik, mulai dari orientasi pada permasalahan hingga tahap analisis dan evaluasi solusi. Berdasarkan hasil tes, diketahui bahwa kemampuan menulis teks berita siswa kelas VIII meningkat secara signifikan setelah penerapan model PBL, dengan rata-rata nilai mencapai 96. Selain itu, penerapan PBL terbukti meningkatkan keaktifan, semangat belajar, serta pemahaman siswa terhadap materi. Dengan demikian, model PBL dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran yang efektif, khususnya dalam pembelajaran menulis teks berita.
ANALISIS DESKRIPTIF TERHADAP PENERAPAN MOTIF RAGAM HIAS POSO PADA KARYA SENI KRIYA Mangare, Jans G.; Binalai, Glory Christy Gabriella; Matey, Meyer Worang
KOMPETENSI Vol. 5 No. 3 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/9gxznx28

Abstract

Motif ragam hias Poso merupakan salah satu warisan budaya yang kaya dan beragam di Indonesia. Motif ini memiliki ciri khas yang unik dan merupakan bagian dari identitas budaya masyarakat Poso. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis penerapan motif ragam hias Poso sebagai budaya daerah Kabupaten Poso pada karya seni kriya. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif, yaitu penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan atau menguraikan fenomena. Lokasi penelitian ini adalah di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Waktu penelitian ini berlangsung selama 4 bulan, mulai dari Agustus hingga November 2024. Sumber data penelitian ini diperoleh melalui wawancara dengan Bapak Senang Joyodimejo, seorang pengrajin kayu hitam/eboni; Bapak Trivon Glorya Sonora, selaku majelis adat Poso; serta Bapak Nestor Binalai, sebagai pemilik buku ragam hias Poso. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi studi literatur, wawancara terstruktur, dan observasi partisipatif. Data yang terkumpul akan dianalisis menggunakan teknik deskriptif, yaitu analisis kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan motif ragam hias Poso pada karya seni kriya dapat memberikan nilai tambah pada produk kerajinan, sehingga dapat meningkatkan daya saing produk kerajinan Poso di pasar nasional dan internasional. Oleh karena itu, penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pengembangan strategi pemasaran dan promosi produk kerajinan Poso yang berbasis pada kekayaan budaya dan tradisi daerah.
ANALISIS PESAN MORAL DALAM CERITA PENDEK DUA ANAK KECIL DAN LOKET KARYA SENO GUMIRA AJIDARMA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA Sinaulan, Freisye Mersi Eflin; Wengkang, Thelma I. M.; Meruntu, Oldie S.
KOMPETENSI Vol. 5 No. 5 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/96hfxn50

Abstract

Cerita pendek merupakan salah satu karya sastra yang paling banyak diminati oleh siswa karena menawarkan berbagai pesan moral dan nilai-nilai kehidupan yang sangat beragam dan bermanfaat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pesan moral dalam cerpen Dua Anak Kecil dan Loket karya Seno Gumira Ajidarma serta implikasinya terhadap pembentukan karakter siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi. Sumber data primer adalah dua cerpen karya Seno Gumira Ajidarma, yaitu Dua Anak Kecil dan Loket, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku-buku yang relevan. Penelitian dilaksanakan pada Oktober 2023 hingga Februari 2024. Proses analisis data dilakukan dengan tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Nilai moral yang dikaji berdasarkan nilai moral menurut Kemendiknas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan moral positif dalam cerpen Dua Anak Kecil meliputi: (1) senantiasa berprasangka baik, (2) berbicara berdasarkan fakta, (3) saling menasihati dalam kebaikan, dan (4) tanggung jawab orang tua. Pesan moral negatif yang ditemukan adalah perilaku berjudi dan perbuatan mesum. Sementara itu, cerpen Loket memuat pesan moral positif seperti kesabaran dan penggunaan akal sehat dalam bertindak, serta pesan moral negatif berupa sikap tidak bertanggung jawab dan ketidakpedulian terhadap orang tua. Implikasi dari temuan ini adalah mengajarkan siswa untuk bertanggung jawab, memiliki rasa empati, mengutamakan kerja sama, pantang menyerah, dan menjunjung keadilan yang berperan penting dalam pembentukan karakter siswa serta menghindari perbuatan yang merugikan.
KAJIAN NILAI SOSIAL DALAM NOVEL LAUT BERCERITA KARYA LEILA S. CHUDORI DAN IMPLIKASINYA BAGI PEMBELAJARAN SASTRA Tontuli, Wiwi Pratiwi; Loho, Joni Junius; Rotty, Viktory N. J.
KOMPETENSI Vol. 5 No. 5 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/mgk33w98

Abstract

Nilai sosial dalam novel merupakan pesan yang berkaitan dengan kehidupan bermasyarakat yang ditunjukkan melalui tokoh, latar, dan peristiwa dalam cerita. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan nilai-nilai sosial yang terdapat dalam novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori serta implikasinya dalam pembelajaran sastra. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data utama penelitian ini adalah novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku-buku yang relevan dengan topik penelitian. Penelitian ini dilakukan di perpustakaan (library research). Waktu pelaksanaan penelitian berlangsung dari Januari hingga Juni 2024. Analisis data dilakukan dengan membaca novel Laut Bercerita dan buku-buku yang relevan dengan permasalahan yang diteliti, memilah bagian-bagian yang berkaitan dengan masalah penelitian, serta menginterpretasikan data. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pembacaan novel secara mendalam, pemberian tanda pada bagian teks, pendeskripsian dan penginterpretasian temuan, penelaahan buku-buku yang berkaitan dengan penelitian ini, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai sosial yang terkandung dalam novel Laut Bercerita meliputi: (1) nilai kebenaran, seperti penangkapan tiga aktivis, sikap DPR yang menampung, pengkhianatan, kemiskinan, kematian, dan kediktatoran; (2) nilai keindahan, seperti lukisan di tembok sekretariat dan penciptaan puisi; (3) nilai moral, yang terdiri atas nilai moral baik, yaitu kejujuran, kerendahan hati, dan kekeluargaan, serta nilai moral tidak baik, seperti tokoh yang digebuk, diinjak, ditonjok, disetrum, dikhianati, dibekap, dan ditiduri di atas balok es; dan (4) nilai religius, seperti rajin mengaji dan patuh terhadap orang tua. Implikasi temuan ini dalam konteks pembelajaran sastra adalah mendorong siswa untuk menghindari tindakan yang bertentangan dengan ajaran agama dan nilai-nilai sosial.
ANALISIS PEMERTAHANAN BAHASA TONTEMBOAN DI KALANGAN REMAJA DAN DEWASA MUDA DESA TONSEWER Pangemanan, Elizabeth Lauren; Palar, Wimsje Revlin; Wengkang, Thelma I. M.
KOMPETENSI Vol. 5 No. 3 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/dvymsa05

Abstract

Bahasa Tontemboan, salah satu bahasa daerah di Sulawesi Utara, menghadapi ancaman kepunahan akibat kurangnya penggunaan di kalangan generasi muda. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan pemertahanan bahasa Tontemboan serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Penelitian dilaksanakan di Desa Tonsewer, Kecamatan Tompaso Barat, Kabupaten Minahasa pada bulan September 2024, dengan informan sebanyak 20 orang generasi muda berusia antara 12 hingga 35 tahun. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi teknik simak, teknik cakap semuka, teknik catat, dan angket. Data dianalisis menggunakan persentase untuk menghitung frekuensi jawaban. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa generasi muda yang tinggal di Desa Tonsewer, Kecamatan Tompaso Barat, lebih banyak menggunakan bahasa Melayu Manado dibandingkan dengan bahasa daerah. Bahkan ditemukan bahwa beberapa generasi muda sudah tidak dapat menggunakan bahasa daerah mereka sendiri. Faktor pendidikan, pernikahan, usia, dan urbanisasi menjadi penyebab yang memengaruhi pemertahanan bahasa Tontemboan di desa tersebut. Selain itu, keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam mempertahankan bahasa Tontemboan di kalangan generasi muda. Minimnya penggunaan bahasa Tontemboan dalam kehidupan sehari-hari generasi muda berisiko menyebabkan bahasa tersebut tidak dapat dipertahankan dan tergeser oleh bahasa lain.
APLIKASI MODEL PROBLEM-BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENGIDENTIFIKASI UNSUR INTRINSIK TEKS CERPEN: SEBUAH STUDI PADA SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 2 TONDANO Linu, Cindi Gracia Novelia; Monoarfa, Susan; Polii, Intama J.
KOMPETENSI Vol. 5 No. 4 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/edvavv23

Abstract

Model Problem-Based Learning (PBL) adalah pendekatan pembelajaran yang berfokus pada pemecahan masalah sebagai inti dari proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model PBL dalam dalam mengidentifikasi unsur intrinsik cerpen Balikui karya Putu Wijaya serta di SMA Negeri 2 Tondano. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, dengan lokasi penelitian di SMA Negeri 2 Tondano pada siswa kelas XI-A. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes, dengan populasi sebanyak 15 orang siswa yang diambil dari kelas XI-A. Data yang diperoleh melalui teks dianalisis dengan menggunakan statistika deskriptif sederhana, dan data hasil observasi dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan siswa dalam mengidentifikasi unsur intrinsik cerpen setelah penerapan model PBL tergolong sangat baik, dengan nilai rata-rata sebesar 92. Berdasarkan observasi, mayoritas siswa mampu memahami permasalahan dalam cerpen, aktif berdiskusi dalam kelompok, serta mengidentifikasi unsur intrinsik dengan tepat. Mereka juga menyampaikan hasil diskusi secara jelas dan terstruktur. Selain itu, siswa menunjukkan tanggung jawab, kerja sama yang baik, serta mampu memberikan tanggapan dan saran kepada kelompok lain secara sopan dan kritis. Penelitian ini mengindikasikan bahwa penerapan model PBL efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap unsur intrinsik teks cerpen, sehingga dapat menjadi strategi pembelajaran yang direkomendasikan di sekolah menengah.

Filter by Year

2021 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 5 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 5 No. 4 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 5 No. 3 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 5 No. 2 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 4 No. 6 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 4 No. 5 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 4 No. 4 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 4 No. 3 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 4 No. 2 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 4 No. 1 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 3 No. 12 (2023): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 3 No. 11 (2023): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 3 No. 10 (2023): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 3 No. 03 (2023): KOMPETENSI: Jurnal Bahasa dan Seni Vol. 3 No. 02 (2023): KOMPETENSI: Jurnal Bahasa dan Seni Vol. 3 No. 9 (2023): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 3 No. 8 (2023): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 3 No. 7 (2023): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 3 No. 6 (2023): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 3 No. 5 (2023): KOMPETENSI: Jurnal Bahasa dan Seni Vol. 3 No. 4 (2023): KOMPETENSI: Jurnal Bahasa dan Seni Vol. 3 No. 1 (2023): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 2 No. 12 (2022): KOMPETENSI: Jurnal Bahasa dan Seni Vol. 2 No. 11 (2022): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 2 No. 10 (2022): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 2 No. 07 (2022): KOMPETENSI: JURNAL BAHASA DAN SENI Vol. 2 No. 06 (2022): KOMPETENSI: JURNAL BAHASA DAN SENI Vol. 2 No. 05 (2022): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 2 No. 04 (2022): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 2 No. 03 (2022): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 2 No. 02 (2022): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 2 No. 01 (2022): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 2 No. 9 (2022): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 2 No. 8 (2022): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 1 No. 12 (2021): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 1 No. 11 (2021): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 1 No. 10 (2021): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 1 No. 09 (2021): KOMPETENSI : Jurnal Imiah Bahasa dan Seni Vol. 1 No. 07 (2021): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 1 No. 06 (2021): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 1 No. 05 (2021): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 1 No. 04 (2021): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 1 No. 03 (2021): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 1 No. 02 (2021): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 1 No. 01 (2021): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Vol. 1 No. 8 (2021): KOMPETENSI : Jurnal Imiah Bahasa dan Seni More Issue