cover
Contact Name
Ade Yulita Hesti Lukas
Contact Email
ade.yulita@staf.undana.ac.id
Phone
+6281285951581
Journal Mail Official
jaqubdpundana@gmail.com
Editorial Address
Jl. Adisucipto Penfui Kupang NTT
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Aquatik
ISSN : 23015381     EISSN : 27460010     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Aquatik merupakan media desiminasi hasil-hasil penelitian kelautan dan perikanan. Jurnal Aquatik terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan Oktober. Minimal ada 20 Artikel baru yang diterbitkan setiap tahunnya. Selain terbitan berkala dimungkinkan juga ada terbitan khusus. Jurnal ini berisi tentang penelitian-penelitian yang berhubungan dengan Rekayasa lingkungan akuatik, reproduksi dan nutrisi organisme perairan, penyakit dan parasit organisme perairan, genetika, kualitas air dan semua penelitian yang berhubungan dengan teknologi budidaya perairan.
Articles 181 Documents
Studi Parameter Kualitas Air Sungai Oehala Kabupaten Timor Tengah Selatan Pada Musim Kemarau Kami, Trisnawati Wea; Liufeto, Franchy Ch; Lukas, Ade Y.H
Jurnal Aquatik Vol 5 No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Nusa Cendana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/aquatik.v5i2.8472

Abstract

Kualitas air sungai Oehala sebagai bahan baku air bersih(rumah tangga) harus di pantau kualitasnya melalui parameter fisika,kimia,dan biologi.telah dilakukan studi kualitas air tersebut dengan parameter penelitian suhu, pH air, kecerahan, kecepatan arus, oksigen terlarut dan jenis plankton dalam perairan. Sampel air diambil pada bulan Mei (musim kemarau) tahun 2021 di dapat hasil pengukuran parameter kualitas air sungai Oehala selama 7 (tujuh) hari berturut-turut. Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data primer. Data primer diperoleh dengan cara observasi/pengamatan langsung di lapangan. Metode pengumpulan data primer melalui metode survei dengan pengambilan sampel air yang dilakukan pada pagi hari (06:00 Wita) siang hari (11:00 Wita) dan sore hari (16:00 Wita) selama satu minggu penuh pada setiap titik sampling air yang telah ditentukan. Semua data yang diperoleh dalam penelitian kemudian dianalisis secara deskriptif dan ditampilkan dalam bentuk tabel dan grafik. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah suhu air 24 - 26°C, Kecerahan air 61-85 cm, Kecepatan Arus 0,1 - 0,3 m/detik, Oksigen Terlarut 7,2 - 7,5 mg/liter, pH Air 6,1 – 7,0, Plankton memiliki 3 jenis yaitu Gyrosigma pesionis, Naipilius dan Nitzschia Sigmoedia Kata kunci : Kualitas Air, sungai, plankton, survey
Strategi usaha tambak ikan bandeng (Chanos chanos) di Desa Bipolo Kecamatan Sulamu Erwindo, Vanesa Yan; Dahoklory, Nicodemus; Sunadji, Sunadji
Jurnal Aquatik Vol 5 No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Nusa Cendana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/aquatik.v5i2.8474

Abstract

This research aims to find out the business strategy of milkfish ponds (Chanos chanos) in Bipolo Village of Sulamu Subdistrict. This research was conducted for a period of 1 (one) month, in the Bipolo Village Area of Sulamu Subdistrict with the number of research samples as many as 13 people who worked as bandeng pond cultivators in Bipolo Village. The methods used in this study in the form of interviews, observations, documentation, and analysis are used, namely SWOT analysis. From the results of the study showed that the business development strategy with SWOT analysis lies in quadrant I. That is, it has progressive strengths and opportunities using so (Strength Opportunities) strategy. The strategies used are the management of natural resources and increasing the capacity of human resources to maximize the quantity and quality of production of bandeng fish, conducting market analysis to determine the production cycle of milkfish. The results of the SWOT matrix recommend that the strategy for the development of milkfish enlargement business is to maximize existing resources by increasing the capacity of pond farmers to milkfish enlargement techniques. Keywords: Milkfish Pond Bussines, Strategy, SWOT Analysis
Pengaruh pemberian tepung biji pepaya(Carica papaya L.) dalam pakan terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan ikan bandeng(Chanos chanos) Bria, Yuliana; Rebhung, Felix; Tobuku, Ridwan
Jurnal Aquatik Vol 5 No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Nusa Cendana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/aquatik.v5i2.8477

Abstract

Penelitian telah dilaksanakan di Desa Suai, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka selama 2 bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tepung biji pepaya terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan ikan bandeng (Chanos chanos). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan yaitu, tepung biji pepaya 10%, 15%, 20% dan 25% pada pakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari penggunaan tepung biji pepaya 25% meningkatkan pertumbuhan berat mutlak sebesar 32,61 gram, laju pertumbuhan spesifik harian sebesar 3,65%, dan persentase kelulushidupan sebesar 100,00%. ANOVA menunjukkan bahwa pemberian tepung biji pepaya muda berpengaruh nyata (P<0,05) pada pertumbuhan berat mutlak, laju pertumbuhan spesifik harian, dan persentase kelulushidupan ikan bandeng. Kata kunci: Ikan bandeng, pakan komersial, tepung biji pepaya
SINTESIS BIOPLASTIK DARI RUMPUT LAUT Eucheuma cottonii DI KOTA KUPANG Nurdin, Wiwin N; Sari, Kumala; Mahmud, A NR
Jurnal Aquatik Vol 5 No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Nusa Cendana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/aquatik.v5i2.8478

Abstract

Penggunaan plastik sintetik yang berasal dari pemrosesan minyak bumi yang meningkat menimbulkan pencemaran pada lingkungan. Oleh karenanya dibutuhkan alternatif plastik yang dapat terurai secara alami (plastik biodegdradabel) seperti yang berasal dari rumput laut Euchema cottonii. Penelitian ini bertujuan untuk membuat bioplastik dari ekstrak rumput laut Euchema cottonii dengan penambahan kitosan dan mengetahui karakteristik bioplastik yang meliputi uji biodegradable dan uji kelarutan. Metode yang digunakan adalah experimental lab. Ekstraksi menggunakan perlakuan dengan larutan KOH 0,6%, proses ekstraksi menghasilkan gel karagenan yang digunakan sebagai bahan pembuatan bioplastik. Pembuatan bioplastik dibuat menjadi 3 varian menggunakan campuran kitosan 0,5gr, natrium benzoat 0,5gr, dan gliserol 4 tetes. Hasil dari pembuatan bioplastik menunjukan tekstur, warna, dan kelenturan dari masing-masing bioplastik berbeda-beda. Hasil penelitian karakteristik menunjukan bahwa bioplastik akan terdegdradasi atau terurai dalam waktu 2 hari sedangkan bioplastik akan membutuhkan waktu 2 sampai 4 jam untuk terlarut Kata kunci: Euchema cottonii, Sintesis Bioplastik, Kupang
PEMBERIAN PAKAN JENIS BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELULUSHIDUPAN KEPITING BAKAU (Scylla serrata) Soares, Daniel Candido Da Costa; Andayani, Suci
Jurnal Aquatik Vol 5 No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Nusa Cendana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/aquatik.v5i2.8479

Abstract

Penelitian tentang pertumbuhan dan kelulushidupan kepiting bakau (Scylla serrata), telah dilaksanakan selama dua bulan yaitu mulai dari bulan April hingga Juni 2022. Di Desa Tukuneno, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu. Perlakuan yang diberikan dalam penelitian ini adalah (A) Ikan tembang, (B) Ikan kembung dan (C) kombinasi ikan tembang dan kembung. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah pertumbuhan mutlak dan kelulushidupan kepiting bakau. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan tiga perlakaun dan lima ulangan. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukan bahwa perlakuan B (ikan kembung) memberikan hasil tertinggi untuk pertambahan berat mutlak kepiting bakau (25,29 gram), diikuti oleh perlakuan C (kombinasi ikan tembang dan kembung) (19,54 gram) dan perlakuan A (ikan tembang) memberikan hasil terendah (18,97 gram). Kelulushidupan kepiting bakau pada setiap perlakuan memberikan hasil yang sama yaitu 100%. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa pakan ikan kembung memberikan pertumbuhan multak tertinggi dibandingkan dengan perlakuan pakan lainnya sedangkan kelulushidupan kepiting bakau adalah sama untuk semua perlakuan. Kata kunci: Kepiting bakau, ikan tembang, ikan kembung, pertumbuhan mutlak dan kelulushidupan
Analisis Rasio Redfield terhadap Kesesuaian Pertumbuhan Fitoplankton di Ekosistem Mangrove Lantebung Kota Makassar Tambaru, Rahmadi; Saru, Amran; Syafiuddin, Syafiuddin; Amri, Khairul; Hatta, Muh.; Febrianti, Febrianti
Jurnal Aquatik Vol 5 No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Nusa Cendana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/aquatik.v5i2.8481

Abstract

ABSTRACT - Phytoplankton are plants of very small size, their life hovering in waters. Changes in the abundance of types and also the structure of their communities, can be explained by the analysis of the Redfield Ratio. The Redfield ratio is defined as a comparison of the content of N and P types of nutrients in a body of water. For this reason, the purpose of this study is to analyze the Ratio of Redfield to the suitability of phytoplankton life in the Lantebung mangrove ecosystem in Makassar City. The results showed that as many as 19 phytoplankton genera classified into 3 classes were found, namely the Bacillariophyceae class consisting of 14 genera, Cyanophyceae 1 genus, and Dinophyceae 4 genera. The genus of phytoplankton found at all stations is Rhizosolenia and Chaetoceros. These two types of phytoplankton are the Bacillariophyceae group. The results of the Redfield Ratio analysis are not optimal for phytoplankton growth, the ratio is below 16 Based on this, the redfield ratio is not in accordance with phytoplankton life in the Lantebung mangrove ecosystem in Makassar City. The results of pearson's correlation analysis between Redfield Ratio and phytoplankton abundance were 50.7 %. Keywords: Redfield ratio, phytoplankton abundance, Lantebung, Makassar City.
ANALISIS KENDALA KETERSEDIAAN PANGAN DI SEKTOR PERIKANAN TANGKAP WILAYAH PERBATASAN INDONESIA-TIMOR LESTE DI MASA PANDEMI COVID-19 W Sitanggang; Maria DA P; M S Pandiangan; Maria Marsela B; Maria Imakulta L N
Jurnal Akuatik Vol 5 No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Nusa Cendana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumber daya perikanan yang dimiliki oleh Provinsi Nusa Tenggara Timur sangat besar dengan luas wilayah lautan 15.141.773,10 ha sehingga harus dioptimalkan dengan baik untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Kegiatan perikanan tangkap berperan penting dalam meningkatkan ketersediaan pangan sehingga dapat mendukung ketahanan pangan nasional di daerah perbatasan Indonesia-Timor Leste. Ketersediaan armada, hasil tangkapan, dan sumber daya manusia menjadi salah satu faktor utama dalam mendukung ketersediaan pangan di perbatasan Indonesia-Timor Leste, yang harus selalu diawasi oleh Dinas Kelautan dan Perikanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kendala ketersediaan pangan nasional di sektor perikanan di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Proses pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui empat tahapan, yaitu pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh bahwa ketersediaan pangan dalam mendukung ketahanan pangan pada sektor perikanan masih jauh dari harapan karena dipengaruhi oleh beberapa hal seperti kurangnya fasilitas seperti kapal, alat tangkap, teknologi yang digunakan, profesi nelayan yang tidak dijadikan sebagai pekerjaan utama akan tetapi hanya sebagai pekerjaan sampingan, sumber daya manusia yang minim pengetahuan dan jumlahnya yang sedikit, serta sulitnya ijin pengajuan produk hasil perikanan. Kata kunci: perikanan, ketersediaan pangan, ketahanan pangan nasional, Covid-19.
Penggunaan Tepung Bulu Ayam Fermentasi Sebagai Pakan Dalam Pemeliharaan Ikan Bandeng (Chanos chanos) Mama, Maria Loise Ina Amun; Rebhung, Felix; Salosso, Yuliana
Jurnal Aquatik Vol 6 No 1 (2023): Maret
Publisher : Nusa Cendana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/aquatik.v6i1.9860

Abstract

Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2021 sampai Februari 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung bulu ayam fermentasi dalam pakan terhadap laju pertumbuhan dan kelulushidupan ikan bandeng (Chanos chanos). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan yang terdiri dari Perlakuan A (5%), Perlakuan B (10%), Perlakuan C (15%), Perlakuan D (20%), Perlakuan E (0%). Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan bobot mutlak, laju pertumbuhan relatif (RGR) dan kelangsungan hidup yang selanjutnya dianalisis secara statistic dengan menggunakan Analisis Sidik Ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil. Hasil penelitian menunjukkan tepung bulu ayam fermentasi berpengaruh nyata (P<0,05) pada pertumbuhan bobot mutlak dan laju pertumbuhan relatif. Dosis terbaik perlakuan D (20%) mampu menghasilkan bobot mutlak sebesar 24,53g dan laju pertumbuhan relatif sebesar 0,071%. Kata Kunci : Tepung bulu ayam, fermentasi, ikan bandeng, pertumbuhan, kelulushidupan
Menumbuhkan Pakan Alami Di Tambak Ikan Bandeng (Chanos Chanos) Menggunakan Kombinasi Kotoran Sapi, Kotoran Ayam, Jerami Padi, Pupuk Urea, Dan Sp-36 Akoit, Aloysius Samuel; Linggi, Yulianus; Liufeto, Franchy Ch
Jurnal Aquatik Vol 6 No 1 (2023): Maret
Publisher : Nusa Cendana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/aquatik.v6i1.9862

Abstract

Ikan bandeng (Chanos chanos) merupakan salah satu sumberdaya perikanan yang dihasilkan dari budidaya tambak. Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pertumbuhan ikan bandeng dalam tambak yang diberi pupuk dari kombinasi kotoran sapi, kotoran ayam, jerami padi, pupuk urea dan SP-36 dengan parameter yang diukur pada penelitian ini meliputi pertumbuhan mutlak, tingkat kelulushidupan, kepadatan fitoplankton dan kualitas air ( suhu, pH, salinitas). Hasil penelitian ini menunnjukkan bahwa pemupukan dasar tambak menggunakan kombinasi kotoran sapi, kotoran ayam, jerami padi, pupuk urea dan SP-36 dapat meningkatkan pertumbuhan ikan bandeng (Chanos-chanos). Rata-rata berat mutlak ikan bandeng yang didapat selama penelitian sebesar 68 gram, sedangkan rata-rata panjang mutlak ikan bandeng sebesar 15 cm. Terdapat 7 jenis fitoplankton yang terdiri dari 7 kelas ; antara lain Chlorophyta, Dinophyceae, Bacillariopyceae, Cryptophyta, Chlorophyceae, Cyanobacteria, dan Chaetoceros sp. Kata kunci : Ikan bandeng, fitoplankton, pemupukan, kotoran sapi, kotoran ayam, jerami padi, pupuk urea, SP-36, tambak.
Pengaruh Kepadatan Terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Abalon (Haliotis Sp) yang Dipeliara di Keramba Apung Nahak, Fabianus; Linggi, Yulianus; Sunadji, Sunadji
Jurnal Aquatik Vol 6 No 1 (2023): Maret
Publisher : Nusa Cendana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/aquatik.v6i1.9863

Abstract

Kerang abalon merupakan salah satu komoditas laut yang memiliki nilai ekonomis tinggi, Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepadatan terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup abalon (Halitus sp) yang dipelihara di keramba apung. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) meliputi 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Pada setiap perlakuan P1 padat tebar 25 ekor abalon/wadah, P2 padat tebar 50 ekor abalon/wadah, P3 padat tebar 75 ekor abalon/wadah, P4 padat tebar 100 ekor abalon/wadah. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pertumbuhan kerang abalon menunjukan perlakuan A sebesar 0,2 ± 0,06 gr. Sedangkan untuk perlakuan B, C dan D memiliki nilai yang sama yaitu sebesar 0,1 0,06 gr. Tingkat kepadatan masing-masing perlakuan berbeda, akan tetapi dengan waktu pemeliharaan yang sama. Nilai rata-rata pertumbuhan berat mutlak kerang abalon pada perlakuan B (padat tebar 50 ekor), C (padat tebar 75 ekor) dan (padat tebar 100 ekor) padat tebar relatif sama, tetapi cenderung lebih tinggi pada perlakuan A (padat tebar 25 ekor). Hasil analisis statistik dengan ANOVA menunjukan bahwa F hitung < F tabel yang artinya perbedaan perlakuan padat tebar pada penelitian tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan berat mutlak kerang abalon. Parameter kualitas air yang diukur meliputi suhu 26-29ºC,PH 7,6-8,6 dan salinitas 25-30 ppt. Kata kunci : Abalon, Kepadatan, Keramba apung