cover
Contact Name
Anwaril Hamidy
Contact Email
anwarilhamidyiainsmd@gmail.com
Phone
+6281347076592
Journal Mail Official
jtarbiyahwatalim@gmail.com
Editorial Address
Jl HAM Rifaddin, Samarinda
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran
ISSN : 23551003     EISSN : 27148483     DOI : https://doi.org/10.21093/twt.vxxiyy
Core Subject : Social,
Tarbiyah Wa Talim provides scientific article of education that developed in attendance through the article publications, book reviews, original research report, reviews, and scientific commentaries in Islamic education. Tarbiyah wa Talim encompasses research articles, original research report, reviews, and scientific commentaries in education, including Islamic Education, Islamic Education Management, Language Education, Early Childhood Education, Elementary Education, Teacher Education, Mathematic Education, Biology Education and Science Education.
Articles 187 Documents
Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Pengembangan Mutu Pendidikan Perspektif Islam Zara Karima; Arivia Shafira; Aprilia Ayu; Jilan Salma
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 5 No 1 (2018): TARBIYAH WA TA'LIM
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1094.277 KB) | DOI: 10.21093/twt.v5i1.2279

Abstract

Quality of education is essential to development in the world of education. A lack of attention to one of the factors of low quality education would result in such agencies being neither developed nor in learning processes nor in the technological world. Teachers are undertook and indirect teaching processes, which if the teacher's ability is inadequate and cannot develop the methods in the best possible, then the learning process will get more boring and will not advance forward because then the principal has authority in developing the quality of school education. The principal would have to be able to force new ideas, strategies and steps to develop teacher skills in the learning process, increased teacher performance and student learning interests and build good infrastructure management and ensure a periodic process of monitoring at the end of the term, late or start of the New Year's school of assessments by helping vice President, PKS and counseling coordinator. 
Pengentasan Degradasi Minat Belajar pada Siswa Remaja Nur Chofifah Maulida; Syatria Adymas Pranajaya
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 5 No 1 (2018): TARBIYAH WA TA'LIM
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.287 KB) | DOI: 10.21093/twt.v5i1.2421

Abstract

Permasalahan yang sering terjadi pada siswa remaja yaitu degradasi minat belajar, kebanyakan dari siswa mempunyai minat belajar yang tinggi pada saat masih duduk di bangku sekolah dasar sampai sekolah menengah pertama yang pada saat itu masih memikirkan belajar saja, Berbeda dengan siswa pada usia remaja yang sudah mulai terpengaruh oleh beberapa faktor. Kajian dari studi literature ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang apa saja yang menyebabkan degradasi minat belajar pada siswa remaja dan bagaimana upaya pengentasan yang akan dilakukan agar minat belajar pada siswa remaja dapat meningkat sehingga menghasilkan prestasi yang lebih baik. Dari kesimpulan studi literatur ini, faktor-faktor penyebab degradasi minat belajar yang berasal dari faktor internal seperti tingkat intelegensi dan panca indra, kesehatan jasmani dan rohani, dan adanya sifat malas, Sedangkan faktor eksternal seperti faktor lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan lingkungan masyarakat. Selain dari faktor degradasi minat belajar, ada juga dampak yang diperoleh dari degradasi minat belajar siswa sehingga hasil belajar siswa menurun, selain itu juga, peran orang tua juga sangat penting dalam kegiatan belajar yang berhubungan dengan psikologi siswa, dan adapula beberapa pembahasan terkait upaya atau motivasi yang dilakukan dalam pengentasan degradasi minat belajar siswa pada lingkungan sekolah.
Technology Integration in English Learning in East Kalimantan Rostanti Toba; Susanto Susanto
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 5 No 3 (2018): TARBIYAH WA TA'LIM
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (647.813 KB) | DOI: 10.21093/twt.v5i1.2422

Abstract

This study aims to identify forms of technology integration in learning English at MTs. level, especially in the East Kalimantan region, and to find out the forms of learning innovations carried out by English teachers as a form of solution to the challenge of the science and technology development in the digital era. This type of research is qualitative descriptive, and observations, interviews, and documentation as a form of data collection techniques, then analyzed based on Miles and Huberman's theory with the stages of initial observation, data collection research, data reduction, data compilation and grouping, validation, and conclusions. The results obtained are the types of technology used in learning English including Youtube, WhatsApp, email, blog, Facebook, Instagram, and Twitter. The form of learning innovations conducted by teachers is based on the use of technology that is utilized in the form of innovative strategies, methods, techniques, design of teaching materials, and development of teaching materials.
Problematika Sistem Pembelajaran Full Day School di SD Islamic Center Samarinda Firda Rahmayani; Bahrani Bahrani; Saipul Hadi
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran VOL 7, NO 2 (2020): TARBIYAH WA TA'LIM
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (781.482 KB) | DOI: 10.21093/twt.v7i2.2441

Abstract

Sistem full day school merupakan ciri khas sekolah terpadu yang mengharuskan sekolah merancang perencanaan pembelajaran dari pagi hingga sore, dengan durasi yang panjang tersebut tentu berisiko menimbulkan kejenuhan bagi peserta didiknya. SD Islamic Center merupakan sekolah yang menerapkan full day school dari pagi sampai dengan sore hari dengan durasi istirahat dua jam sekali. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui problematika sistem pembelajaran  full day school di SD Islamic Center Samarinda. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi, teknik analisis data melalui tiga tahap yakni: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian bahwa, adanya problem pada sistem pembelajaran  full day school seperti siswa kurang bisa menyesuaikan diri dengan jam tambahan yang lama. Situasi tersebut membuat mereka lelah & bosan, sehingga membuat kurangnya fokus dan motivas. Ditambah siswa tidak terkontrol akibat kurangnya guru, jadwal bertabrakan akibat banyaknya program dan sekolah menjadi konteks tempat penitipan anak. Solusi yang ditawarkan, guru mendesain pembelajaran yang menyenangkan agar siswa tidak jenuh dan bosan, mengadakan program kegiatan yang dapat memicu kembali semangat siswa setelah 5 hari bersekolah, memberi pengawasan penuh pada siswa dengan adanya wali kelas dan guru pendamping, serta mensosialisasikan tujuan awal dari konsep full day school pada orang tua wali murid.
Pola Pembentukan Karakter Peduli Lingkungan melalui Program Adiwiyata di MTsN 6 Sleman Fathiyatul Haq Mai Al Mawangir; Fulan Puspita
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran VOL 7, NO 2 (2020): TARBIYAH WA TA'LIM
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (684.288 KB) | DOI: 10.21093/twt.v7i2.2443

Abstract

Sejak 1 Januari 2020 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP) mencatat ada 1.453 bencana yang terjadi di Indonesia. Bencana ini terjadi karena faktor alam dan kerusakan lingkungan yang dilakukan oleh manusia. Untuk itu dibutuhkan pendidikan yang bisa membentuk karakter peduli lingkungan pada masyarakat yang dimulai dari pendidikan formal di sekolah/madrasah, sehingga kerusakan lingkungan yang telah terjadi dapat diperbaiki dan meminimalisir terjadinya kerusakan lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif-analitik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam membentuk karakter peserta didik di MTsN 6 Sleman dilakukan pola pengintegrasian nilai-nilai peduli lingkungan dan program adiwiyata. Ada 4 indikator dalam membentuk karakter peduli lingkungan yang berhasil diterapkan oleh MTsN 6 Sleman, yaitu; Aspek Kebijakan madrasah, aspek kurikulum berbasis lingkungan, aspek pengelolaan sarana dan prasarana yang ramah lingkungan dan aspek kegiatan di madrasah berbasis partisipatif berupa piket kelas, piket membuang sampah, menjadikan sampah sebagai uang, menjaga kebersihan di lingkungan madrasah, memanfaatkan limbah air wudhu sebagai kolam ikan dan tanaman aquaponik, membuat slogan-slogan di dinding madrasah untuk menjaga kebersihan membersihkan lingkungan madrasah. Pola pembentukan karakter peduli lingkungan bagi peserta didik di MTsN 6 Sleman tersebut adalah memberikan pelatihan, pendidikan, penyadaran, dan evaluasi berkelanjutan dengan tujuan setiap proses tersebut kemudian dapat terpatri dalam jiwa peserta didik hingga seterusnya menjadi karakter yang peduli lingkungan.
Reconstruction of Al-Qur'an Study Material in the Teaching Book of Al-Qur'an Hadis at the Madrasah Aliyah Level Muhammad Aji Nugroho
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran VOL 7, NO 2 (2020): TARBIYAH WA TA'LIM
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (849.658 KB) | DOI: 10.21093/twt.v7i2.2444

Abstract

This study aims to determine the limitations and direction of developing subject matter in textbooks used by educators in contextualizing teaching materials with the reality faced by students, as a solution to enrich the knowledge of the material that has been presented in textbooks. The principles that are used as the basis in developing the teaching material of the Koran are conformity, constancy, and adequacy. This study utilizes text sources to obtain descriptive exploratory research data. The primary source used is the al-Qur'an textbook of Hadith written by Lilis Fauziah and Andi Setiawan. Research results obtained; 1) The distribution of material in class X seems to have been coherent and gradual although there are still overlaps in the material as in KD 2 and KD 3, and in class XI and XII the material is delivered only by theme, so that it does not seem coherent and is only a theme selection; 2) The material taught is in accordance with the psychological of students and has been able to read the phenomena around it. But there is material that needs to be developed so that it makes more use of logic in thinking than just memorizing theory; 3) In terms of application of learning the cognitive level of learning has touched, but the affective and psychomotor sides have not; 4) discussion about differences of opinion among scholars is not discussed thoroughly, potentially confusing students. Error in preparing multiple choice questions and answers. Forms of development reconstruction offered by researchers include; 1) In terms of suitability (relevance) Subject with SK and KD; 2) in terms of consistency of learning material; 3) in terms of the adequacy of the material presented; 4) and in terms of the consequences of developing subject matter.
Literasi Matematika Siswa SMP IT Cordova Ditinjau dari Domain Konteks Anwaril Hamidy; Benny Sandy Prabowo
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran VOL 7, NO 2 (2020): TARBIYAH WA TA'LIM
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1173.508 KB) | DOI: 10.21093/twt.v7i2.2452

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan literasi matematika siswa SMP IT Cordova ditinjau dari domain konteks, yaitu personal, occupational, societal dan scientific. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif. Penelitian dilakukan kepada 117 siswa kelas IX SMP IT Cordova pada tahun pembelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan instrument berupa 16 butir soal model PISA yang telah dikembangkan pada penelitian sebelumnya. Instrumen penelitian telah melalui validasi oleh expert judgement. Reliabilitas soal tergolong baik yaitu, 0,835. Soal model PISA terdistribusi merata pada keempat domain konteks. Data penelitian berupa jawaban siswa yang diberi skor berdasarkan rubrik penskoran, lalu dikonversi ke skala 0-100. Skor tersebut dianalisis menggunakan statistik deskriptif lalu disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi matematika siswa SMP IT Cordova tergolong sedang. Berdasarkan domain konteks, literasi matematika SMP IT Cordova lebih dominan pada konteks scientific, yakni berada pada kategori tinggi. Sedangkan konteks occupational merupakan konteks yang paling rendah dikuasai oleh siswa SMP IT Cordova meskipun masih dalam kategori sedang.
Pelaksanaan Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar Islam Terpadu Izzuddin Palembang Hidayat Hidayat
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 5 No 2 (2018): TARBIYAH WA TA'LIM
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.2 KB) | DOI: 10.21093/twt.v5i2.2522

Abstract

This research is entitled the implementation of thematic learning in Integrated Islamic Elementary School Izzuddin Palembang. Thematic learning is given with the intention of unifying curriculum content in intact units or units and making learning more integrated, meaningful and easily understood by elementary school students. This study aims to determine the implementation and inhibiting factors and support for thematic learning at SD IT Izzzuddin Palembang. This study uses a qualitative descriptive approach, namely explaining what it is, with data collection tools, documentation, observation, interviews. This research can be concluded first, the implementation of thematic learning in SD IT has been implemented by some teachers, but it has not been optimal as expected, because some teachers who teach in class II do not understand in a comprehensive manner about the implementation of thematic learning. In addition, there are also teachers who have not implemented thematic learning, due to delays in designing thematic learning, there are even teachers who do not make plans for implementing thematic learning. Second, the supporting factors in the implementation of thematic learning include learning resources, learning media, teachers, students, environment, facilities and infrastructure, student comfort. The inhibiting factor for the implementation of thematic learning is the difficulty of the teacher in dealing with students who cannot read, when in making lesson plans (RPP), the teacher must gather, face noisy students when the learning process takes place, adjusting the theme of the lesson with the students
Studi Aspek Afektif pada Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Saipul Hadi
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran VOL 7, NO 3 (2020): TARBIYAH WA TA'LIM
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (848.119 KB) | DOI: 10.21093/twt.v7i3.2547

Abstract

Mohammad Nuh (Menteri Pendidikan periode 2009-2014) mengatakan bahwa kurikulum 2013 menitikberatkan pada pengembangan aspek sikap (afektif) peserta didik. Untuk membuktikan kebenaran, ketepatan dan keabsahan titik berat tersebut, maka harus dilakukan analisis dengan teori afektif dalam pendidikan yang dikembangkan oleh Krathwohl. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa wujud dan bukti aspek afektif yang terdapat pada Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar pada mata pelajaran Akidah Akhlak Madrasah Ibtidaiyah dari kelas I sampai kelas VI. Penelitian ini masuk pada penelitian pustaka yang bersifat deskriptif analitik yang disajikan berbentuk uraian temuan dengan menggunakan teori pendidikan afeksi, kemudian dilanjutkan dengan penarikan sebuah kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa di dalam bunyi-bunyi Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar terdapat wujud aspek afektif dengan berbagai tingkatan. Dari yang paling dasar sampai tingkat yang paling tinggi (receiving, responding, valuing, organization, dan  characterization).
Analisis Materi Pokok Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) Kelas IV MI/SD Ruja Wati; Wahyu Iskandar
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran VOL 7, NO 3 (2020): TARBIYAH WA TA'LIM
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.546 KB) | DOI: 10.21093/twt.v7i3.2581

Abstract

Tujuan tulisan ini untuk mengetahui ruang lingkup materi Pokok SBdP IV SD/MI, Relevansi materi pokok SBDP Terhadap Higher Order Thinking Skills (HOTS), Inovasi Materi Pokok SBdP Berbasis Integrasi Interkoneksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) yaitu dengan cara menghimpun data dari berbagai sumber literatur dengan cara meliputi buku-buku dan artikel-artikel ilmiah yang berhubungan dengan penelitian yang sedang dilakukan. Serta melakukan analisis materi pokok seni budaya dan prakarya (SBDP). Penulis menyajikan hasil temuan data secara objektif dan sistematis melalui teknik analisis deskriptif data.  Adapun hasil penelitian ini (1) Ruang lingkup materi pokok SBDP yaitu: Apresiasi serta kreasi karya seni rupa, Apresiasi kreasi karya seni musik, Apresiasi karya seni tari, Apresiasi kreasi prakarya, Apresiasi warisan budaya, Apresiasi serta kreasi karya seni. (2) Relevansi materi pokok SBDP Terhadap Higher order thinking skills (HOTS) yaitu struktur keilmuan, karakteristik perkembangan peserta didik, kemampuan berfikir tingkat tinggi (HOTS), abad 21 (4C), literasi budaya dan kewarganegaraan, literasi digital, dan pendidikan karakter. (3) Inovasi materi pokok SBDP berbasis integrasi interkoneksi yang berarti menggabungkan materi atau kompetensi SBDP dengan mata pelajaran lain. Pendekatan yang dapat dilakukan yaitu pendekatan intradisipliner, interdisipliner, multidisipliner, dan transdisipliner.

Page 4 of 19 | Total Record : 187