cover
Contact Name
Anwaril Hamidy
Contact Email
anwarilhamidyiainsmd@gmail.com
Phone
+6281347076592
Journal Mail Official
jtarbiyahwatalim@gmail.com
Editorial Address
Jl HAM Rifaddin, Samarinda
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran
ISSN : 23551003     EISSN : 27148483     DOI : https://doi.org/10.21093/twt.vxxiyy
Core Subject : Social,
Tarbiyah Wa Talim provides scientific article of education that developed in attendance through the article publications, book reviews, original research report, reviews, and scientific commentaries in Islamic education. Tarbiyah wa Talim encompasses research articles, original research report, reviews, and scientific commentaries in education, including Islamic Education, Islamic Education Management, Language Education, Early Childhood Education, Elementary Education, Teacher Education, Mathematic Education, Biology Education and Science Education.
Articles 199 Documents
Implementing the Vernier Caliper Application in Vernier and Micrometer Measurements to Improve Students’ Learning Outcomes Agil Saputro, Muammad Rekhan; Haryudo, Subuh Isnur; Joko, Joko; Rusimamto, Puput Wanarti
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 12 No 2 (2025): TARBIYAH WA TA'LIM July 2025
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/twt.v12i2.9043

Abstract

Alat peraga merupakan alat-alat pelajaran secara penginderaan yang tampak dan dapat diamati. Alat-alat peraga diperlukan dalam proses belajar kepada anak untuk memudahkan di dalam memberikan pelajaran dan memahami pelajaran dengan jelas atau menguasai isi pelajaran dengan baik. Setiap alat peraga yang digunakan haruslah sesuai dengan tujuan pendidikan yang ingin dicapai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui Implementasi Aplikasi Vernier Caliper Pada Pengukuran Jangka Sorong dan Mikrometer pada siswa SMKN 1 Cerme Gresik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar peningkatan hasil belajar siswa setelah menggunakan aplikasi Vernier Caliper pada siswa kelas X Teknik instalasi Tenaga Listrik SMKN 1 Cerme pada mata pembelajaran Dasar-Dasar Peralatan Kelistrikan. Pada penelitian ini penulis tidak menggunakan populasi dan sample melainkan menggunakan subjek uji coba sebagai pengganti populasi dan sample. Subjek uji coba pada percobaan adalah Kelas X TITL 1 SMKN 1 Cerme. Metode penelitian ini adalah metode pre-experiment dimana siswa akan diberi tahu aplikasi vernier caliper berbasis android pada siswa sebagai alternatif alat pembelajaran siswa. Objek penelitian berupa aplikasi vernier caliper berbasis android. Instrumen yang digunakan untuk kelayakan penerapan aplikasi berupa, test pre-test dan pos-test untuk melihat hasil belajar siswa. Adapun teknik analisis data dilakukan secara kuantitatif karena data yang diperoleh diwujudkan dalan bentuk angka dan dianalisis berdasarkan analisis statistik untuk mengetahui data pada penerapan aplikasi vernier caliper berbasis android. Berdasarkan hasil paired t-test diperoleh sig. 0,000 <α = 0,05, maka ditolak dan diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa aplikasi vernier caliper efektif digunakan untuk meningkatan hasil belajar siswa dari pre-test ke post-test. Berdasarkan hasil Tabel 4.3 diperoleh nilai rata rata pre-test siswa sebesar 76 dan nilai rata-rata post- test siswa sebesar 92,67. Selanjutnya dilakukan analisis data untuk mengetahui adanya peningkatan atau tidak pada hasil belajar kognitif siswa dengan penerapan aplikasi vernier caliper. Dari hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa Gain dari hasil belajar siswa sendiri adalah 54,72% atau dapat dibulatkan sebesar 55% . Dengan demikian penerapan aplikasi vernier caliper dapat dikategorikan cukup efektif. Berdasarkan pada hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa penerapan aplikasi vernier caliper menampilkan peningkatan pada nilai ranah kognitif siswa dengan nilai sig < =0,05 dan nilai Gain sebesar 55% yang membuktikan bahwa implementasi aplikasi vernier caliper ini cukup efektif untuk meningkatkan hasil belajar pada materi Dasar-Dasar Peralatan Kelistrikan di SMKN 1 Cerme Gresik Kata Kunci : Implementasi, aplikasi vernier caliper, peningkatan, hasil belajar
Implementing the CIRC Learning Model Assisted by Virtual Tour Reality Media to Enhance Descriptive Text Writing Skills Eni, Ari Mia Dwi Anggra; Purwanti, Panca Dewi; Andaryani, Eka Titi
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 12 No 2 (2025): TARBIYAH WA TA'LIM July 2025
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/twt.v12i2.9137

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas implementasi model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) berbantuan media Virtual Tour Reality (VTR) terhadap keterampilan menulis teks deskripsi siswa kelas V SDN Johar Baru 15. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest. Data dikumpulkan melalui tes esai sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan rata-rata nilai tes siswa dari pretest ke posttest, dengan nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,78. Model pembelajaran CIRC yang didukung media VTR tidak hanya meningkatkan keterampilan menulis siswa, tetapi juga meningkatkan motivasi belajar mereka. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan metode pembelajaran berbasis teknologi dalam meningkatkan kualitas pendidikan literasi di tingkat dasar.
Developing Exe-Learning Media for Explanatory Texts through the 6C Skills Approach in 21st Century Language Learning Indra, Deden; Wahyuni, Sri; Rani, Abdul
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 12 No 2 (2025): TARBIYAH WA TA'LIM July 2025
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/twt.v12i2.9342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis Exe-Learning yang berfokus pada materi Teks Eksplanasi, dengan menggunakan pendekatan Kecakapan 6C dalam konteks pembelajaran bahasa di abad ke-21. Mengingat pesatnya perkembangan teknologi, terdapat kebutuhan mendesak untuk menciptakan bahan ajar yang tidak hanya sesuai dengan dinamika zaman, tetapi juga mampu memenuhi harapan peserta didik. Penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan interaktif. Proses pengembangan media ini mengikuti model ADDIE, yang mencakup lima tahapan: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara dengan peserta didik serta guru Bahasa Indonesia untuk mendapatkan perspektif mendalam tentang penggunaan media ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis Exe-Learning dapat secara signifikan meningkatkan keterlibatan peserta didik serta pemahaman mereka terhadap materi Teks Eksplanasi. Selain itu, media ini juga mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21, termasuk berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi teknologi dalam pembelajaran untuk menciptakan pengalaman belajar yang interaktif dan efektif, di mana peserta didik dapat lebih aktif terlibat dalam proses belajar dan meningkatkan hasil belajar mereka secara signifikan. Penelitian ini juga memberikan kontribusi pada pengembangan strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Efforts To Improve Math Learning Outcomes Through Problem Solving Learning Models Trisnawati, Feni; Suminar, Tri; Andaryani, Eka Titi
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 12 No 2 (2025): TARBIYAH WA TA'LIM July 2025
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/twt.v12i2.9783

Abstract

This study aims to improve the mathematics learning outcomes of fifth-grade students through the implementation of a problem-solving learning model that emphasizes the ability to understand, analyze, and solve problems independently or in groups. The method used is Classroom Action Research (CAR), conducted in two cycles with 32 students as subjects at an elementary school in Jakarta. Data were collected through learning outcome tests, observations, and interviews. The results showed an increase in the average student score from 58.50 before the intervention to 65.00 in the first cycle and 75.50 in the second cycle, along with an increase in the percentage of students meeting the Minimum Mastery Criteria (MMC) from 43.75% to 87.50%. Additionally, there was an improvement in students’ learning motivation, logical thinking skills, and collaboration. These findings indicate that the problem-solving learning model is effective in enhancing mathematics learning outcomes and is therefore recommended for continuous application by teachers in the learning process.
The Female Principals’ Transformational Leadership in Implementing School-Based Management in Public and Private Senior High Schools of Berau Regency Herjayanti, Risna; Komariyah, Laili; Akhmad, Akhmad
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 12 No 2 (2025): TARBIYAH WA TA'LIM July 2025
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/twt.v12i2.10028

Abstract

The role of leadership, especially the transformational leadership of the principal, plays a crucial role in driving the implementation of school-based management. This study aims to describe and analyze the transformational leadership characteristics of female principals in the implementation of School-Based Management in public and private high schools in Berau Regency. The research method used is qualitative with a case study approach, as the research subjects are female principals at SMAN 12 Berau and SMAIT Ash Shohwah. Data were collected using interview, observation, and documentation techniques. The data was then analyzed with a cycle of data collection, data presentation, data reduction and conclusion drawing. As for the implementation of School-Based Management, the researchers focused on the components of educators and education personnel, school and community relations. The results showed the leadership characteristics of female principals in SMAN 12 Berau and SMAIT Ash Shohwah as follows: (1) Leading with exemplary and high empathy, (2) Providing inspiring motivation, (3) Building collaboration and monitoring the activities of educators and education personnel so as to create a conducive climate, (4) Building a solid team with a positive interpersonal approach. The conclusion of this study is that the transformational leadership of female principals contributes positively to the effectiveness of MBS implementation, especially in improving the quality of education and school performance. The implication of this finding can be the basis in the development of education policy.
Exploring Barriers to Female Students’ Participation in Floor Gymnastics at Elementary Schools in Samarinda Dandi, Erwin Nur Rahma; Jusuf, Jeane Betty Kurnia
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 12 No 2 (2025): TARBIYAH WA TA'LIM July 2025
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/twt.v12i2.11261

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai variabel yang menghambat minat siswi dalam mengikuti pembelajaran senam lantai di SDN 016 Sungai Kunjang, Desa Teluk Lerong Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang. Pendekatan kuantitatif deskriptif digunakan dalam studi ini, dengan populasi berjumlah 32 siswi kelas 3 dan 4 yang dijadikan sampel penuh. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner tertutup menggunakan skala Likert yang mengukur faktor internal (minat pribadi, kepercayaan diri, dan motivasi) serta faktor eksternal (dukungan guru, fasilitas, dan lingkungan belajar). Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif melalui program SPSS. Hasil menunjukkan bahwa baik faktor internal maupun eksternal memengaruhi rendahnya minat siswi terhadap senam lantai. Rata-rata skor untuk faktor internal adalah 30,19 untuk motivasi, 30,19 untuk kepercayaan diri, dan 30,19 untuk minat pribadi. Sedangkan faktor eksternal menunjukkan rata-rata skor yang sama, yaitu 31,03 untuk dukungan guru, 31,03 untuk fasilitas, dan 31,03 untuk lingkungan belajar. Penelitian ini memberikan kontribusi penting terhadap pengembangan strategi pembelajaran senam lantai yang lebih adaptif, menyenangkan, serta sesuai dengan kondisi psikologis dan kebutuhan perkembangan motorik siswi sekolah dasar.
Innovative Ruangguru’s Educational Product Strategy to Meet Generation Z’s Needs: Insights from Youtube Comments and User Perspectives Saugi, Wildan; Nurlaili, Nurlaili; Mulawarman, Widyatmike Gede; Yahya, Masrur
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 12 No 2 (2025): TARBIYAH WA TA'LIM July 2025
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/twt.v12i2.11341

Abstract

Abstract This study aims to examine how the Clash of Champions (COC) educational product strategy by Ruangguru is responded to by Generation Z through analysis of YouTube comments and user interviews. The main focus of this research is to understand the forms of acceptance, social meaning, and the value of representation and participation that arise in digital interactions with learning innovations. The method used was a qualitative approach with netnography techniques to the top 300 comments on the Ruangguru YouTube channel, as well as in-depth interviews with four students from two universities in East Kalimantan. The results of the study show that COC is not only perceived as a digital learning program, but also as a social space that strengthens motivation, pride, collective identity, and criticism of popular culture that is less educational. Data visualizations such as word cloud, tree maps, and concept maps show that user participation goes beyond passive consumption, by displaying emotional engagement and strong representation drives. These findings underscore the importance of social, affective, and value dimensions in the success of digital educational programs. This research contributes to the development of user-based educational innovations, as well as offers a participatory approach in designing educational strategies that are more inclusive and relevant to the characteristics of the younger generation.
Integration of Local Wisdom Values in Character Education: A Comparative Study between Indonesia and Malaysia Khojir, Khojir; Jazmi, Kamarul Azmi; Rosita, Rosita; Sudadi, Sudadi; Setiawan, Agus; Zainal, Muhammad Zuhair
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 12 No 3 (2025): TARBIYAH WA TA’LIM November 2025
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/twt.v12i3.11611

Abstract

Character education has become a strategic focus in shaping the quality of young generations in Indonesia and Malaysia, particularly amid the challenges of globalization, urbanization, and Western cultural influences that erode moral values and cultural identity. This study aims to identify models and practices for integrating local wisdom into character education, as well as to analyze the similarities, differences, and contributions of these practices to the development of students’ character in both countries. The research employed a Systematic Literature Review (SLR) with a meta-synthesis approach to examine, evaluate, and synthesize qualitative research findings from accredited national and international journals (2019–2025). Fifteen articles met the final inclusion criteria (11 from Indonesia, 4 from Malaysia). The results indicate that: (1) In Indonesia, the integration of local wisdom values is implemented through curriculum, thematic learning, extracurricular activities, and habitual practices in daily life, whereas in Malaysia, integration occurs through specialized curricula, culturally-based instruction, and community education. (2) Similarities between the two countries lie in the role of local wisdom in strengthening moral, social, and religious character, while differences are found in cultural scope, curriculum focus, and language roles. (3) Integrating local wisdom significantly reinforces character education, fosters moral and social values, and preserves students’ cultural identity according to the national context of each country.
The Implementation of Affective Assessment in Islamic Religious Education at Elementary Schools: Between Concept, Practice, and Challenges Indriani, Ananda; Anwar, Saepul; Budiyanti, Nurti
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 12 No 3 (2025): TARBIYAH WA TA’LIM November 2025
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/twt.v12i3.11904

Abstract

Abstrak Evaluasi pembelajaran pada ranah afektif memiliki peran penting dalam mendukung pembentukan karakter siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi implementasi asesmen afektif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di salah satu SDN di Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Data dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memahami asesmen afektif sebagai penilaian terhadap sikap, keterlibatan, dan perilaku siswa, namun praktik dokumentasi masih terbatas dan lebih banyak dilakukan secara lisan. Perencanaan dan strategi asesmen bervariasi dengan menggabungkan teknik tradisional, keteladanan, serta rutinitas religius, tetapi penggunaan instrumen formal belum konsisten. Oleh karena itu, penelitian ini menawarkan rancangan sederhana instrumen asesmen afektif yang adaptif untuk sekolah dasar. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan kapasitas guru, konsistensi penggunaan instrumen, serta dukungan kebijakan agar asesmen afektif dapat berfungsi optimal dalam pembinaan karakter siswa. Kata kunci: Asesmen, Afektif, PAI, Evaluasi. Abstract The evaluation of learning in the affective domain plays a crucial role in supporting the character formation of elementary school students. This study aims to explore the implementation of affective assessment in Islamic Religious Education (IRE) learning at a public elementary school in Bandung. The research employed a qualitative approach with a case study design through interviews, observations, and document analysis. Data were analyzed through the stages of reduction, presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that teachers understand affective assessment as an evaluation of students’ attitudes, engagement, and behavior; however, documentation practices remain limited and are predominantly conducted orally. Planning and assessment strategies vary, combining traditional techniques, role modeling, and religious routines, yet the use of formal instruments has not been consistent. Therefore, this study proposes a simple and adaptive affective assessment instrument for elementary schools. These findings underscore the need to strengthen teacher capacity, ensure consistent use of instruments, and provide policy support so that affective assessment can function optimally in fostering students’ character development. Keywords: Assessment, Affective, Islamic Religious Education (IRE), Evaluation.
HeRoBo: A Robotics Game Concept Using Recycled Materials to Develop Early Childhood Awareness Rusdiani, Nurtina Irsad; Vidyastari, Rhesma Intan; Sulton, Sulton
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 12 No 3 (2025): TARBIYAH WA TA’LIM November 2025
Publisher : UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/twt.v12i3.11972

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi dan kesadaran lingkungan sejak usia dini menjadi isu penting dalam pendidikan anak usia dini (PAUD). Namun, ketersediaan media pembelajaran robotika yang aman, ekonomis, dan ramah lingkungan di PAUD masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengembangkan prototipe permainan robotika berbahan daur ulang, yang disebut HeRoBo (Heritage Recycle Robot), untuk membangun kepekaan anak terhadap teknologi dan lingkungan. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan prototipe, uji coba awal, revisi, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prototipe HeRoBo dapat dirakit oleh anak dengan bantuan minimal serta mampu mendorong kreativitas, kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kesadaran ekologis. Anak menunjukkan kemampuan mengenali dan memilih bahan daur ulang, membedakan material organik dan nonorganik, serta mengeksplorasi berbagai konfigurasi robot secara kreatif. Interaksi langsung dengan prototipe memberikan pengalaman belajar yang konkret, interaktif, dan aplikatif sesuai prinsip STEM Education for Young Learners untuk pembelajar usia dini. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa HeRoBo berpotensi menjadi alternatif media pembelajaran inovatif berbasis STEM yang berkelanjutan, berbiaya rendah, dan mudah diimplementasikan di PAUD, sekaligus mendukung penguatan pendidikan lingkungan dan literasi teknologi sejak usia dini. Kesimpulannya, HeRoBo efektif mengintegrasikan teknologi, kreativitas, dan pendidikan lingkungan secara holistik dalam pembelajaran anak usia dini. Kata kunci: Anak Usia Dini, Bahan Daur Ulang, HeRoBo, Robotika Abstract The development of technology and environmental awareness from an early age are important issues in early childhood education (PAUD). However, the availability of safe, economical, and environmentally friendly robotics learning media in PAUD is still limited. This study aims to develop a prototype of a robotics game made from recycled materials, called HeRoBo (Heritage Recycle Robot), to build children's sensitivity to technology and the environment. The research method uses a Research and Development (R&D) approach through the stages of needs analysis, prototype design, initial trials, revisions, and evaluation. The results show that the HeRoBo prototype can be assembled by children with minimal assistance and is able to encourage creativity, critical thinking skills, problem solving, and ecological awareness. Children demonstrated the ability to recognize and select recycled materials, differentiate organic and non-organic materials, and creatively explore various robot configurations. Direct interaction with the prototype provides a concrete, interactive, and applicable learning experience according to STEM Education for Young Learners principles for early learners. The implications of this research indicate that HeRoBo has the potential to be an alternative, innovative, STEM-based learning medium that is sustainable, low-cost, and easy to implement in early childhood education, while also supporting the strengthening of environmental education and technological literacy from an early age. In conclusion, HeRoBo effectively integrates technology, creativity, and environmental education holistically into early childhood learning. Keywords: Early Childhood, HeRoBo, Recycled Materials, Robotics