cover
Contact Name
Anwaril Hamidy
Contact Email
anwarilhamidyiainsmd@gmail.com
Phone
+6281347076592
Journal Mail Official
jtarbiyahwatalim@gmail.com
Editorial Address
Jl HAM Rifaddin, Samarinda
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran
ISSN : 23551003     EISSN : 27148483     DOI : https://doi.org/10.21093/twt.vxxiyy
Core Subject : Social,
Tarbiyah Wa Talim provides scientific article of education that developed in attendance through the article publications, book reviews, original research report, reviews, and scientific commentaries in Islamic education. Tarbiyah wa Talim encompasses research articles, original research report, reviews, and scientific commentaries in education, including Islamic Education, Islamic Education Management, Language Education, Early Childhood Education, Elementary Education, Teacher Education, Mathematic Education, Biology Education and Science Education.
Articles 187 Documents
Nilai Pendidikan dalam Pelaksanaan Hukuman Cambuk di Aceh Tengah Asdiana Asdiana
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran VOL 7, NO 3 (2020): TARBIYAH WA TA'LIM
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.196 KB) | DOI: 10.21093/twt.v7i3.2600

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengkaji tentang bagaimana tahapan-tahapan pelaksanaan hukum cambuk dan nilai-nilai apa saja yang terdapat dalam pelaksanaan tersebut terhadap pelanggar Qanun Syari’at Aceh Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian dilakukan di Mahkamah Syari’ah Aceh Tengah, Dinas Syariat Islam, Aceh Tengah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan cara menguraikan, mengklasifikasikan, memisah-misahkan kemudian disajikan secara naratif dengan memberikan ulasan, kritikan, analisis dan penilaian. Hasil temuan penelitian di lapangan dapat diketahui bahwa tahapan hukuman cambuk adalah: 1) Jaksa menghadirkan terhukum yang ditahan ke tempat pemeriksaan kesehatan; 2) Jaksa melakukan pemanggilan untuk menjalani proses pelaksanaan uqubat cambuk; 3) Terhukum diperiksa kesehatannya oleh dokter  yang ditunjuk; 4) Jaksa membacakan identitas terhukum; 5) Uqubat cambuk dilaksanakan disuatu tempat terbuka dan dapat dilihat orang yang hadir. Hukuman cambuk bukan untuk menyakiti pelanggar syariat Islam.Tetapi untuk memberi efek jera dan rasa malu agar ia tidak mengulangi lagi perbuatannya. Nilai pendidikan yang terdapat dalam human cambuk ini adalah: nilai efek jera, nilai psikologis, nilai religius dan kesadaran.
Persepsi Mahasiswa terhadap Pembelajaran Daring selama Pandemi Covid-19 Ordekoria Saragih; F. Ari Anggraini Sebayang; Arman Bemby Sinaga; Muhammad Rasyid Ridlo
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran VOL 7, NO 3 (2020): TARBIYAH WA TA'LIM
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (852.951 KB) | DOI: 10.21093/twt.v7i3.2624

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi persepsi mahasiswa terhadap pelaksanaan pembelajaran daring selama masa pandemi Covid-19 yang telah berjalan selama lebih kurang satu semester. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini berjumlah 296 orang yang merupakan mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan di Universitas Sari Mutiara Indonesia. Pengambilan sampel digunakan dengan menggunakan purposive sampling untuk mendapatkan persepsi mahasiswa tentang pembelajaran daring yang telah diikuti selama 1 semester selama masa pandemi Covid-19. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner untuk mengumpulkan informasi demografik responden dan persepsi mahasiswa terkait pembelajaran daring yang meliputi aspek proses belajar mengajar, kapabilitas dosen, dan sarana/ prasarana. Data penelitian dianalisis menggunakan analisis kuantitatif deskriptif teknik persentase. Berdasarkan analisis data deskriptif, ditemukan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki persepsi positif terkait pelaksanaan perkuliahan daring dalam dua aspek yaitu aspek proses belajar mengajar dan aspek kapabilitas dosen, namun memiliki persepsi negatif dalam aspek sarana dan prasarana. Keterbatasan jaringan internet dan perangkat belajar yang dimiliki oleh mahasiswa menjadi kendala bagi mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan daring. Peneliti merekomendasikan agar dosen dapat menyediakan materi yang dapat diakses mahasiswa dengan menggunakan aplikasi yang nyaman, fleksibel, dan tidak membutuhkan bandwith maupun kuota yang besar untuk menghindari ketidaktercapaian kompetensi.
Pengaruh Karakteristik Pendidik terhadap Sikap Pendidik dalam Mengajar di MTs. Sunan Muria Jembulwunut Ika Tri Lestariningsih
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 5 No 2 (2018): TARBIYAH WA TA'LIM
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (652.288 KB) | DOI: 10.21093/twt.v5i2.2641

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1). Karakteristik Pendidik di MTs Sunan Muria, 2). Sikap Pendidik dalam mengajar di MTs Sunan Muria, 3). Pengaruh Karakteristik Pendidik terhadap Sikap Pendidik dalam Mengajar di MTs Sunan Muria. Metode yang digunakan adalah metode regresi, penelitian dilaksanakan di MTs Sunan Muria pada bulan Agustus sampai dengan September 2020. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Guru MTs Sunan Muria, sedangkan sampel adalah sebagian guru MTs se-Kecamatan Sunan Muria. Metode pengumpulan data dengan angket dan dokumentasi. Populasi responden penelitian berjumlah 32 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling. Penentuan jumlah sampel menggunakan rumus slovin. Diperoleh sampel sebanyak 32 orang. Pengujian hipotesis menggunakan uji analisis regresi product moment. Semua perhitungan diolah dengan menggunakan program SPSS. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh Karakteristik Pendidik terhadap Sikap Pendidik di MTs Sunana Muria Kecamatan Gununwunkal Kabupaten Pati tahun ajaran 2020/2021. Namun, tetap harus dipahami signifikansi pengaruh variabel X terhadap variabel Y tidak bersifat mutlak. Artinya, Sikap Pendidik tidak hanya ditentukan oleh  Karakteristik Pendidik saja, tetapi ada faktor lain yang mempengaruhinya.
Full Day School dan Perkembangan Psikologis Anak Moh Taijul Mubin; Ahmad Fikri Sabiq
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran VOL 7, NO 3 (2020): TARBIYAH WA TA'LIM
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.362 KB) | DOI: 10.21093/twt.v7i3.2646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep full day school di SD Plus Tahfizhul Quran (PTQ) Annida Salatiga dan di SDIT Nidaul Hikmah Salatiga serta perkembangan psikologis anak. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dan bersifat deskriptif kualitatif. Sumber data meliputi sumber primer yaitu hasil wawancara kepala sekolah, guru, siswa, dan wali siswa, serta sekunder berupa observasi dan dokumentasi kegiatan di sekolah. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada kepala sekolah, guru, murid, dan wali murid. Obesrvasi ini dilakukan secara non-partisipan dengan mengamati suasana sekolah, proses belajar mengajar, implementasi budaya 5S yang meliputi salam, senyum, sapa, sopan dan santun, dan pembiasaan makan siang bersama. Dokumentasi dilakukan pada kondisi fisik sekolah dan prestasi siswa. Analisis data pada penelitian adalah reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data menggunakan teknik trianggulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua sekolah tersebut merupakan sekolah yang melaksanakan program full day school dengan konsep pada tatanan alokasi waktu lebih lama, yaitu pagi sampai sore. Kedua sekolah tersebut mengintegrasikan antara kurikulum nasional dan lokal. Mata pelajaran tahfizh sebagai bentuk ciri khas dari sekolah. Karakteristik dari kedua sekolah tersebut adalah adanya pembiasaan-pembiasaan islami setiap hari. Proses pembelajarannya didesain dan dikemas secara menarik baik di kelas maupun di luar kelas. Masing-masing sekolah siswa-siswinya mengalami perkembangan psikologis secara berangsur-angsur baik dari segi aspek perkembangan kognitif, perilaku, emosi, sosial, dan keagamaan. Kendala yang dialami oleh guru dan siswa dari kedua sekolah tersebut adalah terkait dengan hal-hal yang sifatnya teknis, bukan karena dampak program full day school.
Analisis Berkomunikasi dalam Keterampilan Proses Sains Siswa melalui Pembelajaran Daring pada Mata Pelajaran IPA Kelas VI di SDN 2 Negerikaton Pesawaran Lampung Putri Wahyuningsih; Siti Fatonah
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran VOL 8, NO 1 (2021): TARBIYAH WA TA'LIM
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (968 KB) | DOI: 10.21093/twt.v8i1.2852

Abstract

Communication is the basic principle of a learning process. A person's communication skills are trained by communicating what is on his mind both orally and in writing. The stage of communicating in science process skills is the last stage in which students must be able to convey the results of the learning process and to assess the extent to which students understand the results of the learning that has been obtained. The purpose of this study is to examine deeper science process skills at the stage of communicating and knowing and identifying the intensity and quality of teacher and student communication during online learning. The research approach used is descriptive analytical using a qualitative approach. Data collection techniques used include observation, interviews, and documentation. The subjects of this study were the principal, teachers, students and parents. The results of this study are as follows: First, science process skills at the stage of communicating fifth grade students in science subjects in the form of reporting data on the results of their assignments both orally and in writing are in good criteria. It is proven that students only understand the concept of tables and are less able to distinguish between tables and graphs. Second, communication is important in teaching and learning activities. Communication is a prerequisite for interaction between teachers and students in teaching and learning activities, both offline learning and online learning. The intensity of communication during online learning is only once a week through the whatsapp group. The form of verbal communication in the form of writing, namely the activities of the teacher providing material and students collecting assignments through chatting on the WhatsApp group.
Membangun Kerukunan Umat Beragama melalui Model Pembelajaran PAI Berbasis Kearifan Lokal pada Penguruan Tinggi Sopyan Hadi; Yunus Bayu
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran VOL 8, NO 1 (2021): TARBIYAH WA TA'LIM
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1004.888 KB) | DOI: 10.21093/twt.v8i1.3111

Abstract

Ketegangan sering terjadi karena kurangnya interaksi antar umat beragama Islam dan Kristen, pada tahun 1998 sampai 2000-an, karena Toraja dan Kota Palopo merupakan daerah perbatasan. Problem utamanya adalah masyarakat secara umum kian hari kian tergerus dari nilai-nilai menghargai keragaman, terutama keragaman beragama dan berkeyakinan. Bahkan lebih parahnya lagi, beberapa atau bahkan sebagian besar tindak kekerasan, intoleransi, terhadap orang yang berbeda agama/keyakinan itu dipraktikkan dalam institusi pendidikan. Kearifan lokal diperlukan sebagai sarana pendukung dalam usaha menciptakan solidaritas sosial, mengawetkan, serta mengalih-generasikan budaya sehingga dapat meminimalisasi konflik sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai budaya Bugis dalam pendidikan Islam di perguruan tinggi yang relevan dalam membangun pluralisme. Penelitian menggunakan pendekatanetnopedagogi dengan melibatkan beberapa tokoh dan dosen di Kota Palopo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran budaya dalam pendidikan agama Islam di perguruan tinggi sejalan dengan nilai-nilai pluralisme yang tumbuh dan berkembang di Indonesia. Beberapa nilai pluralisme dalam pendidikan kearifan lokal budaya Bugis terjelma konsep pesse seperti nilai Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakaingge, Sipakatou. Budaya Bugis punya cinta dan kasih sayang terhadap sesama ditunjukkan dengan pepatah seperti Mali siparappe, rebba sipatokkong, malilu sipakainge. Hal ditandai adanya kerja sama di semua aspek kehidupan, baik aspek ekonomi, sosial, budaya, politik, sampai kegiatan keagamaan sudah terjalin paham toleransi dalam beragama yakni saling menghargai dan menghormati antara pemeluk agama.
Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika Berdasarkan Tahapan Polya Muhammad Salahuddin; Nurlailatun Ramdani
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran VOL 8, NO 1 (2021): TARBIYAH WA TA'LIM
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.577 KB) | DOI: 10.21093/twt.v8i1.3127

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa dalam memecahkan masalah berdasarkan tahapan polya. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar pengamatan kemampuan berpikir kritis siswa dalam memecahkan masalah. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, dan tes. Hasil penelitian diperoleh (1) Tahap memahami masalah, proses berpikir kritis S1 sampai S4 siswa dapat merumuskan pertanyaan yang muncul dari permasalahan dan Siswa dapat mengidentifikasi informasi yang relevan dari permsalahan. (2) Tahap menyusun rencana, proses berpikir kritis S1 tidak dapat siswa dapat menentukan rencana yang digunakan dalam menyelesaikan masalah. Proses berpikir kritis S2, S3, S4, dan S4 siswa dapat menentukan rencana yang digunakan dalam menyelesaikan masalah. (3) Tahap melaksanakan rencana, proses berpikir kritis S1 dan S2 tidak dapat menentukan dan menuliskan solusi dari permasalahan. Proses berpikir kritis S3, S4 sudah dapat menentukan dan menuliskan solusi dari permasalahan (4) Tahap melihat kembali, proses berpikir kritis S1, S2 S3, S4 tidak dapat melihat kembali jawaban dari permasalahan dan S3, S4 dapat menentukan kesimpulan yang sesuai dengan permasalahan
Implementasi Metode Ummi dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Alquran (Studi Kasus di SD Islam Asih Auladi Depok Jawa Barat) Sa’diyah Sa’diyah; Nur Hamid
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran VOL 8, NO 2 (2021): TARBIYAH WA TA'LIM
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1110.848 KB) | DOI: 10.21093/twt.v8i2.3157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode Ummi dalam meningkatkan pembelajaran membaca Alquran siswa di SDI Asih Auladi serta faktor pendukung dan penghambatnya. Menurut penulis untuk bisa membaca Alquran dengan tartil (baik dan benar) diperlukan adanya metode atau cara yang khusus dalam pembelajaran agar proses pembelajaran lebih terarah dan sistematis. Dalam  melaksanakan  penelitian  ini  penulis  menggunakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini menggunakan tekhnik pengumpulan data, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Setelah data didapatkan kemudian data tersebut diolah dengan beberapa tekhnik yaitu editing dan interpretasi data. Selanjutnya semua data dianalisa menggunakan tekhnik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Secara keseluruhan siswa di Sekolah Dasar Islam  Asih Auladi ini membutuhkan bimbingan dan arahan dari guru agar siswa lebih giat dalam belajar membaca Alquran. (2) Penerapan metode Ummi yang dilakukan guru dalam pembelajaran Alquran berdampak baik terhadap meningkatnya kemampuan membaca Alquran siswa. Hal ini dapat dilihat dari daya serap dan perilaku siswa yang tampak setelah melakukan proses pembelajaran Alquran dengan metode Ummi. (3) adanya peserta didik yang belum mampu membaca Alquran sesuai dengan metode Ummi, diantaranya dalam penyesuaian nada bacaan metode Ummi. (4) Terdapat faktor penghambat dan pendukung pembelajaran Alquran dengan metode Ummi, faktor pendukungnya adalah alat peraga yang digunakan, dan guru Alquran yang sudah tersertifikasi. Sedangkan faktor penghambatnya adalah dari siswa itu sendiri, guru Alquran itu sendiri, dan kurangnya tempat untuk pembelajaran Alquran dengan metode Ummi.
Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Peningkatan Kinerja Guru di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Miftahul Ulum Samarinda Yuriska Kurnia Dewi; Zamroni Zamroni; Marniati Kadir
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 6 No 3 (2019): Tarbiyah Wa Ta'lim
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (788.78 KB) | DOI: 10.21093/twt.v6i3.3169

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah Proses pembelajaran merupakan hal pokok dalam pendidikan yang akan dijadikan salah satu penentu dalam peningkatan mutu sekolah, maka akan dibutuhkan kinerja yang efektif dari guru, kinerja guru yang terjadi dilapangan sesuai dengan keahlian dan latar belakang pendiidkan masing-masing guru sehingga sekolah dapat berkembang yang awalnya hanya memiliki satu jurusan saja yaitu manajemen akuntansi menjadi dua jurusan yaitu bertambah jurusan TKJ, serta mendapat akreditasi B. Namun kurangnya kedisiplinan waktu dari beberapa guru menyebabkan kelas menjadi kosong dan gaduh. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran kepemimpinan kepala seklah dalam peningkatan kinerja guru serta mengetahui faktor penghambat dan faktor pendukung. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, pendekatan penelitian ini adalah fenomenologi. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan data skunder, data primer adalah kepala sekolah, waka kesiswaan dan beberapa guru. dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisa data yang digunakan mengikuti model analisis miles and huberman yaitu yang dilakukan secara terus menerus sampai tuntas, sehingga datanya jenuh. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran kepemimpinan kepala sekolah dalam peningkatan kinerja guru di SMK Miftahul Ulum penuh rasa tanggung jawab, dengan menggunakan gaya kepemimpinan demokratis, yang dapat menciptakan suasana kerja yang nyaman sehingga guru dapat menjalankan tugasnya sesuai dengan bidang pekerjaannya masing-masing. Adapun faktor pendukung dan penghambat dalm peningkatan kinerja guru di SMK Miftahul ulum Yaitu: faktor pendukung: semangat guru, motivasi dari kepala sekolah, sedangkan faktor penghambat adalah Manajemen waktu, kurangnya kedisiplinan guru, terbatasnya SDM.
Pengaruh Manajemen Pembelajaran Terhadap Profesionalitas Guru Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 5 Samarinda Ratnasari Ratnasari; Suratman Suratman; Bahrani Bahrani
Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol 6 No 3 (2019): Tarbiyah Wa Ta'lim
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2923.895 KB) | DOI: 10.21093/twt.v6i3.3172

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi untuk mengatahui pengaruh manajemen pembelajaran terhadap profesionalitas guru di SMA Negeri 5 Samarinda. Salah satu indikator keberhasilan pelaksanaan pembelajaran adalah terlaksananya kegiatan pembelajaran dengan hasil maksimal. Realita di lapangan, sebagian guru Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 5 Samarinda belum sepenuhnya profesionalitas seperti yang diharapkan. Oleh karena itu diperlukan upaya meningkatkannya, antara lain dimulai dari menciptakan budaya manajemen pembelajaran yang baik dan berkelanjutan. Oleh sebab itu, rumusan masalah yang diangkat yaitu apakah terdapat pengaruh manajemen pembelajaran terhadap profesionalitas guru di SMA Negeri 5 Samarinda. Sedangkan tujuan dari penulisan skripsi ini untuk mengetahui pengaruh manajemen pembelajaran terhadap profesionalitas guru di SMA Negeri 5 Samarinda. Penelitian menggunakan metode statistik deskriptif yaitu statistik yang berfungsi untuk mendeskripsikan atau memberikan gambaran terhadap obyek yang diteliti melalui data sampel atau populasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, waka kurikulum dan semua guru. Responden dalam penelitian ini adalah semua guru bidang studi di SMA Negeri 5 Samarinda. Sedangkan teknik pengumpulan data yang  digunakan yaitu observasi dan angket. Setelah data dikumpulkan maka penulis akan menganalisa data menggunakan kolerasi product moment. Hasil pengujian hipotesis diperoleh, nilai thitung 6.948 > ttabel 1.997 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh manajemen pembelajaran terhadap profesionalitas guru SMA Negeri 5 Samarinda. Pengujian analisis kolerasi produt moment diperoleh angka sebesar 0,652818. Hal ini menunjukkan bahwa manajemen pembelajaran terhadap profesionalitas guru terdapat pengaruh yang kuat/tinggi. Sehingga, dapat simpulkan bahwa profesionalitas guru di SMA Negeri 5 samarinda tergolong tinggi dalam menerapkan manajemen pembelajaran.

Page 5 of 19 | Total Record : 187