cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan
ISSN : 28094042     EISSN : 28094034     DOI : https://doi.org/10.51878/knowledge.v2i2
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam smua disiplin ilmu yang berkaitan dengan hasil penelitian dan pengembangan yang dilakukan oleh para guru, dosen, pakar, ilmuan praktisi dan umum.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2025)" : 22 Documents clear
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM BANTUAN MODAL USAHA DALAM UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Damiti, Sudarman M.; Djaafar, Lucyane; Lukum, Roni
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i1.4824

Abstract

This research was motivated by the importance of the village government's role in community empowerment by implementing a business capital assistance program policy in Tulo'a Village, Bone Bolango Regency. The study employed a descriptive qualitative approach, with the research conducted in Tulo'a Village. Data were collected through observation, in-depth interviews with village officials and aid recipients, and documentation. The research focused on the stages of policy implementation, the obstacles encountered, and the program's effectiveness in empowering the community. The findings indicate that the program implementation was designed through participatory village deliberations and addressed key aspects such as recipient criteria, budget allocation, and technical execution. However, the program's effectiveness is still hindered by several factors, including the lack of mentoring and training for recipients and the limited human resources within the village administration. Additionally, some community members are still unable to manage the business assistance sustainably, which affects the optimal outcomes of the empowerment efforts. Thus, although the program has been administratively implemented properly, its success in empowering the community has not been fully achieved. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran pemerintah desa dalam pemberdayaan masyarakat melalui implementasi kebijakan program bantuan modal usaha di Desa Tulo’a, Kabupaten Bone Bolango. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan lokasi penelitian di Desa Tulo’a. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan aparat desa dan penerima bantuan, serta dokumentasi. Fokus penelitian mencakup tahapan implementasi kebijakan, hambatan yang dihadapi, dan efektivitas program dalam pemberdayaan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program telah dirancang melalui musyawarah desa yang partisipatif dan menyentuh aspek penting seperti kriteria penerima, alokasi anggaran, dan pelaksanaan teknis. Namun, efektivitas program masih terhambat oleh beberapa faktor, seperti tidak adanya pendampingan dan pelatihan bagi penerima, serta keterbatasan sumber daya manusia di pemerintahan desa. Selain itu, sebagian masyarakat belum mampu mengelola bantuan usaha secara berkelanjutan sehingga berdampak pada tidak optimalnya hasil pemberdayaan. Maka meskipun secara administratif program telah diimplementasikan dengan baik, namun keberhasilan program dalam memberdayakan masyarakat belum sepenuhnya tercapai.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Hijayah, Nur; Pulukadang, Wiwy T.; Monoarfa, Fidyawati; Husain, Rusmin; Katili, Sukri
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i1.4826

Abstract

The problem presented in this study is “Can the Problem-Based Learning (PBL) model improve the speaking skills of fifth-grade students at SDN No. 37 Hulonthalangi, Gorontalo City?" This study aims to improve the speaking skills of fifth-grade students at SDN No. 37 Hulonthalangi, Gorontalo City by implementing the Problem-Based Learning (PBL) model, employing a Classroom Action Research (CAR) design. The method used in this study was classroom action research. The study findings were obtained after implementing two cycles of action. In the initial stage, 22 out of 27 students (78%) demonstrated limited speaking abilities. Improvements were observed following two sessions in Cycle 1 and one session in Cycle II. In the first meeting of Cycle 1, 7 students (26%) showed improvement in their speaking skills. In the second meeting of Cycle I, this increased to 14 students (52%). By Cycle II, 23 students (85%) exhibited proficient speaking skills. Based on these findings, it can be concluded that implementing the Problem-Based Learning (PBL) model significantly improved the speaking skills of fifth-grade students at SDN 37 Hulonthalangi, Gorontalo City. ABSTRAKMasalah yang disajikan dalam penelitian ini adalah “apakah Model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas V di SDN No. 37 Hulonthalangi Kota Gorontalo?”. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa melaluai Model Problem Based Learning (PBL) pada siswa kelas V di SDN No. 37 Hulonthalangi Kota Gorontalo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian dapat dilihat setelah dilakukan tindakan siklus I dan II dari 27 siswa terdapat 21 siswa (78%) masih kurang mampu dalam kemampuan berbicara. Peningkatan dibuktikan dengan hasil pelaksanaan tindakan kelas siklus I sebanyak dua kali pertemuan dan siklus II satu kali pertemuan. Pertemuan pertama pada siklus I capaian 27siswa kemampuan berbicara memperoleh (26%) atau 7 orang siswa yang meningkat. Siklus I pertemuan II kemampuan berbicara siswa memperoleh (52%) atau 14 orang siswa meningkat. Pada siklus II mengalami peningkatan kemampuan berbicara siswa meningkat menjadi (85%) atau 23 siswa sudah mampu dalam kemampuan berbicara. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa melalui model Problem Based Learning (PBL) kemampuan berbicara siswa di kelas V SDN 37 Hulonthalangi Kota Gorontalo meningkat.
PENERAPAN GAMIFIKASI DAN VISUALISASI DATA UNTUK MONITORING KINERJA PERSONIL DI PT SURVEYOR INDONESIA Sany, Ezrifal; Simorangkir, Lucy; Fadhli, Muhamad Royhan
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i1.4841

Abstract

PT Surveyor Indonesia (Persero) faces challenges in managing personnel performance data, particularly in the Jambi region, due to suboptimal monitoring practices that hinder effective and timely strategic decision-making. This study aims to develop a gamified web-based application that delivers structured, interactive, and motivational performance data visualization. The research employs a Research and Development (R&D) method with a descriptive qualitative approach, encompassing need analysis through interviews and document reviews, user interface design using Figma, system implementation with Laravel, Tailwind CSS, JavaScript, and Alpine.js, and system testing within PT Surveyor Indonesia’s Jambi office. The developed application successfully integrates gamification elements such as Achievements Level/Badges and Squad Profile, alongside talent and activity management features based on performance data. The interactive visualization system, realized through dashboards, points, and level mechanisms, provides transparency and positive feedback to users. Evaluation of usability, data visualization effectiveness, and the motivational impact of gamification elements revealed positive responses from internal users. The main conclusion of this study is that implementing gamification in a web-based performance information system not only enhances employee engagement and motivation but also supports a more adaptive and sustainable digital transformation in human resource management. ABSTRAKPT Surveyor Indonesia (Persero) menghadapi tantangan dalam pengelolaan data kinerja personil, khususnya di wilayah Jambi, akibat praktik monitoring yang belum optimal dan berdampak pada efektivitas pengambilan keputusan strategis. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi web berbasis gamifikasi yang mampu menyajikan visualisasi data kinerja secara interaktif, terstruktur, dan memotivasi. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan deskriptif kualitatif, mencakup tahap analisis kebutuhan melalui wawancara dan studi dokumen, perancangan antarmuka menggunakan Figma, implementasi dengan Laravel, Tailwind CSS, JavaScript, serta Alpine.js, dan pengujian sistem pada lingkungan kerja PT Surveyor Indonesia wilayah Jambi. Hasil implementasi menunjukkan bahwa aplikasi berhasil mengintegrasikan elemen gamifikasi berupa Achievements Level/Badges dan Squad Profile serta fitur manajemen talenta dan aktivitas berbasis data. Sistem visualisasi interaktif yang dibangun melalui dashboard, poin, dan level, memberikan transparansi dan umpan balik positif bagi pengguna. Evaluasi terhadap kemudahan penggunaan, efektivitas visualisasi, dan pengaruh elemen gamifikasi menunjukkan respons positif dari pengguna internal. Simpulan utama dari penelitian ini adalah bahwa penerapan gamifikasi yang tepat dalam sistem informasi kinerja berbasis web tidak hanya meningkatkan keterlibatan dan motivasi karyawan, tetapi juga mendukung transformasi digital dalam pengelolaan sumber daya manusia secara lebih adaptif dan berkelanjutan.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA MATA PELAJARAN IPAS Aprianti, Wa Ode Novi; Abdullah, Gamar; Kudus , Kudus; Saleh, Meylan; Isnanto, Isnanto
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i1.4843

Abstract

This study aims to describe the planning and implementation of differentiated learning in Natural and Social Sciences (IPAS) at State Elementary School No. 61 East Kota, Gorontalo City. This research uses a descriptive approach with quantitative methods. Data were collected through observation, interviews, and documentation, including learning planning documents (teaching modules) and primary data from observation sheets and interview guides. The results showed that differentiated learning has been implemented in the planning and implementation of IPAS learning. In the planning, the integration of differentiated learning reached 87.5% in the teaching module components, 75% in the learning steps, and 83.3% in the attachments to the teaching module instruments. In the implementation, teachers have applied differentiation of content, process, and product, with an average score of 80.5%. However, there are several aspects that still need to be optimized, such as the variation of student learning products. Overall, differentiated learning has the potential to improve the quality of IPAS learning by accommodating student diversity. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di Sekolah Dasar Negeri No. 61 Kota Timur, Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang meliputi dokumen perencanaan pembelajaran (modul ajar) serta data primer dari lembar observasi dan panduan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi telah diimplementasikan dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran IPAS. Dalam perencanaan, integrasi pendekatan berdiferensiasi mencapai 87,5% pada komponen modul ajar, 75% pada langkah-langkah pembelajaran, dan 83,3% pada lampiran instrumen modul ajar. Dalam pelaksanaan, guru telah menerapkan diferensiasi konten, proses, dan produk, dengan rata-rata skor 80,5%. Namun, terdapat beberapa aspek yang masih perlu dioptimalkan, seperti variasi produk hasil belajar siswa. Secara keseluruhan, pembelajaran berdiferensiasi berpotensi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS dengan mengakomodasi keragaman siswa.
PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT PADA PEMILU 2024 Ahaya, Della Vista; Kamuli, Sukarman; Hamim, Udin
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i1.4940

Abstract

This study aims to analyze the level of political participation among the community in the 2024 General Election in Kayubulan Village, Batudaa Pantai Subdistrict. Political participation is a key indicator in measuring the effectiveness of a democratic system, particularly in the context of general elections as a means for citizens to express their political aspirations. This study employs a descriptive qualitative approach. Data were collected through interviews, observations, and documentation involving voters, community leaders, and election organizers. The findings reveal that the level of political participation in Kayubulan Village during the 2024 election was relatively high. Contributing factors include political awareness, the role of community leaders, access to political information, and support from the social environment. Conversely, barriers to political participation include limited political literacy among some voters, the influence of money politics, and insufficient outreach from election organizers. This study highlights that individual factors and local social, economic, and cultural dynamics influence political participation. The findings offer valuable insights for enhancing political participation through contextual, educational, and strategic approaches. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat partisipasi politik masyarakat dalam Pemilu 2024 di Desa Kayubulan, Kecamatan Batudaa Pantai. Partisipasi politik merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur keberhasilan sistem demokrasi, terutama dalam konteks pemilihan umum yang menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan aspirasi politiknya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap masyarakat pemilih, tokoh masyarakat, serta penyelenggara pemilu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi politik masyarakat Desa Kayubulan pada Pemilu 2024 tergolong tinggi. Faktor-faktor yang mendorong partisipasi tersebut meliputi kesadaran politik, peran tokoh masyarakat, akses informasi politik, dan dukungan lingkungan sosial. Di sisi lain, hambatan partisipasi politik yang ditemukan antara lain rendahnya literasi politik bagi sebagian pemilih, pengaruh politik uang, serta kurangnya sosialisasi dari penyelenggara pemilu. Penelitian ini menunjukkan bahwa partisipasi politik masyarakat tidak hanya dipengaruhi oleh faktor individual, tetapi juga oleh dinamika sosial, ekonomi, dan budaya setempat. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi upaya peningkatan partisipasi politik melalui pendekatan edukatif dan strategis yang lebih kontekstual.
PENGARUH PERILAKU KELOMPOK NELAYAN TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT KAMPUNG NELAYAN MAJU (KALAJU) Sarabiti, Rinaldi Eka Saputra; Nurhaeny, Andiah; Ruman, Rifyan
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i1.4959

Abstract

Tanjung Air Panas Village, Negeri Tulehu, Salahutu District is one of two villages in Maluku that has Marine Stewardship Council (MSC) Certification by the Indonesian Ministry of Maritime Affairs and Fisheries, namely Waepure Village in Buru Regency and Air Panas Village, Negeri Tulehu Regency, Central Maluku Regency. The purpose of this study was to analyze the influence of fishermen's group behavior on the welfare of the Negeri Tulehu community and the policy directions needed to improve the welfare of fishermen's groups in Negeri Tulehu. This study is a quantitative study with a total sample of 45 respondents and was analyzed using Multiple Linear Regression Analysis and SWOT Analysis. Based on the results of the determination coefficient test (R2), it can be seen that the R Square value of 0.699 if it increases by one unit becomes 69.9%. The strategy is determined based on the results of the IFAS matrix analysis and the EFAS matrix to determine the position of the strategy to be implemented. The results of the SWOT analysis show that the position of fishermen in Tanjung Air Panas Village, Negeri Tulehu is in quadrant I (Aggressive strategy), this position is determined by looking at the strength value and opportunity value which are greater than the weakness value and threat value. The abstract is presented in Indonesian. The abstract consists of one paragraph with a maximum of 250 words. The abstract includes an introduction, objectives, methods, results and main conclusions in full. ABSTRAKDusun Tanjung Air Panas Negeri Tulehu Kecamatan Salahutu menjadi satu dari dua desa di Maluku yang meemiliki Sertifikasi Marine Stewardship Council (MSC) oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan RI yakni Desa Waepure di Kabupaten Buru dan Dusun Air Panas Negeri Tulehu Kabupaten Maluku Tengah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh perilaku kelompok nelayan terhadap kesejahteraan masyarakat Negeri Tulehu serta arahan kebijakan yang diperlukan untuk meningkatkan kesejahteraan kelompok nelayan di Negeri Tulehu. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan total sampel 45 responden dan dianalisis menggunakan Analisis Regresi Linier Berganda dan Analisis SWOT. Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi (R2)dapat diketahui bahwa nilai R Square sebesar 0,699 apabila meningkat satu satuan maka menjadi 69,9%. Strategi ditentukan berdasarkan hasil analisis matriks IFAS dan matriks EFAS untuk menentukan posisi strategi yang akan dilaksanakan. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa posisi nelayan di Dusun Tanjung Air Panas Negeri Tulehu berada pada kuadran I (Strategi agresif) posisi ini ditentukan dengan melihat nilai kekuatan dan nilai peluang yang lebih besar dibandingkan nilai kelemahan dan nilai ancaman.
PREDIKSI CURAH HUJAN SEBAGAI PENUNJANG KEGIATAN MICE MENGGUNAKAN MODEL BASED FORECASTING Siregar, Raja Yosia Manahan Trinitas; Rahmah, Intan Luthfiyah; Nugroho, Aryo
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i1.4961

Abstract

Surabaya as a metropolitan city has a rapidly growing Meetings, Incentives, Conferences and Exhibitions (MICE) sector. However, the main challenge in organizing MICE is the weather, especially rainfall which can disrupt various activities. Therefore, this research aims to predict rainfall using the AutoRegressive Integrated Moving Average (ARIMA) and Seasonal AutoRegressive Integrated Moving Average (SARIMA) models to support planning for MICE activities in the city of Surabaya. The data used is daily rainfall data for the last 10 years obtained from the Surabaya City Public Works (PU) Department. The research results show that the SARIMA model has better performance than ARIMA in predicting rainfall. The ARIMA model produces a Mean Absolute Error (MAE) of 0.328 and a Root Mean Square Error (RMSE) of 0.408, while the SARIMA model provides more accurate prediction results with an MAE of 0.180 and an RMSE of 0.238. Comparison of models at three observation stations (Wonokromo, Gubeng, and Tandes) also shows the consistent superiority of SARIMA in capturing seasonal patterns contained in rainfall data. The results of these predictions can be used as a basis for planning MICE activities, selecting event times and locations, as well as mitigating risks due to high rainfall. With more accurate prediction models, MICE organizers can minimize weather disruptions and increase event operational efficiency. It is hoped that this research can become a reference in making data-based decisions to deal with climate change and its impacts in the future. ABSTRAKSurabaya sebagai kota metropolitan memiliki sektor Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE) yang berkembang pesat. Namun, tantangan utama dalam penyelenggaraan MICE adalah cuaca, khususnya curah hujan yang dapat mengganggu berbagai kegiatan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memprediksi curah hujan menggunakan model AutoRegressive Integrated Moving Average (ARIMA) dan Seasonal AutoRegressive Integrated Moving Average (SARIMA) guna mendukung perencanaan kegiatan MICE di Kota Surabaya. Data yang digunakan merupakan data curah hujan harian selama 10 tahun terakhir yang diperoleh dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model SARIMA memiliki performa yang lebih baik dibandingkan ARIMA dalam memprediksi curah hujan. Model ARIMA menghasilkan Mean Absolute Error (MAE) sebesar 0.328 dan Root Mean Square Error (RMSE) sebesar 0.408, sedangkan model SARIMA memberikan hasil prediksi yang lebih akurat dengan MAE sebesar 0.180 dan RMSE sebesar 0.238. Perbandingan model di tiga stasiun pengamatan (Wonokromo, Gubeng, dan Tandes) juga menunjukkan konsistensi keunggulan SARIMA dalam menangkap pola musiman yang terdapat dalam data curah hujan. Hasil prediksi ini dapat digunakan sebagai dasar dalam perencanaan kegiatan MICE, pemilihan waktu dan lokasi acara, serta mitigasi risiko akibat curah hujan tinggi. Dengan model prediksi yang lebih akurat, penyelenggara MICE dapat meminimalkan gangguan cuaca dan meningkatkan efisiensi operasional acara. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengambilan keputusan berbasis data guna menghadapi perubahan iklim dan dampaknya di masa depan.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DALAM UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MISKIN Pakaya, Gustiranda; Djaafar, Lucyane; Kamuli, Sukarman; Mozin, Nopiana
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i1.4969

Abstract

This research aims to examine the implementation of the Family Hope Program (PKH) policy in efforts to empower poor communities in Pentadio Barat Village, Gorontalo Regency. This research employs a descriptive qualitative method. Informants involved in this research are the PKH Coordinator of Gorontalo Regency, the Head of Administration of the Social Security Division of the Social Affairs Office of Gorontalo Regency, the Chief of Pentadio Barat Village, the PKH Facilitator for Pentadio Barat Village, and PKH beneficiary families in Pentadio Barat Village. The results indicate that the implementation of PKH covers education, health, and social welfare. In education, PKH has succeeded in expanding access to education through financial support, increasing school attendance rates, and positively influencing the academic achievements of beneficiary children. In the health sector, PKH provides better access to quality healthcare services, offers targeted support for the elderly, pregnant women, and children, and involves PKH facilitators in effective monitoring. Meanwhile, regarding social welfare, the program provides regular financial assistance, skills training, and various initiatives to help beneficiary families overcome economic barriers. However, this research also identifies several inhibiting factors in PKH implementation, including coordination challenges, suboptimal planning, and disagreements in service provision. Therefore, this research recommends a series of measures to enhance the program’s effectiveness, such as strengthening stakeholder coordination, improving outreach through more inclusive approaches, and implementing continuous monitoring for ongoing evaluation and improvement. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implemtasi Kebijakan Program Keluarga Harapan (PKH) Dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat Miskin Di Desa Pentadio Barat Kabupaten Gorontalo. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Informan yang terlibat dalam penelitian ini meliputi Ketua Koordinator PKH Kabupaten Gorontalo, Kasie Penyelenggara Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Gorontalo,Kepala Desa Pentadio Barat, Pendamping PKH Desa Pentadio Barat, dan Keluaraga Penerima Manfaat PKH Desa Pentadio Barat. Temuan penelitian menunjukkan pelaksanaan PKH pada pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Di bidang pendidikan, PKH telah berhasil memperluas akses pendidikan dengan dukungan finansial, meningkatkan tingkat kehadiran di sekolah, dan memberikan pengaruh positif terhadap pencapaian akademik anak-anak penerima manfaat. Di sektor kesehatan, PKH memberikan akses yang lebih baik ke layanan kesehatan berkualitas, memberikan dukungan khusus bagi lansia serta ibu hamil dan anak-anak, serta melibatkan pendamping PKH dalam pemantauan yang efektif. Sementara itu, dalam aspek kesejahteraan sosial, program ini memberikan bantuan finansial secara berkala, pelatihan keterampilan, dan berbagai upaya lainnya untuk membantu keluarga penerima mengatasi hambatan ekonomi. Namun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa faktor penghambat dalam pelaksanaan PKH, termasuk kendala dalam koordinasi, perencanaan yang belum optimal, dan ketidaksepakatan dalam penyediaan layanan. Oleh karena itu, penelitian ini menyarankan serangkaian tindakan untuk meningkatkan efektivitas program ini, seperti memperkuat koordinasi antara berbagai pihak terkait, meningkatkan sosialisasi dengan pendekatan yang lebih inklusif, serta menerapkan pemantauan yang berkelanjutan guna evaluasi dan perbaikan yang berkesinambungan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FRACMIX BOARD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PECAHAN CAMPURAN Ahmad, Nakir T; Abdullah, Gamar; Aries, Nur Sakinah; Marshanawiah, Andi; Pulukadang, Wiwy Triyanty
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i1.5069

Abstract

This study aims to develop an interactive learning media called Fracmix Board to improve learning outcomes of fourth-grade students at SDN 9 Telaga Biru in the topic of mixed fractions. The research employed the Research and Development (R&D) method using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The results showed that the Fracmix Board was highly feasible based on expert validation, with average scores of 94.7%, indicating it is highly appropriate for use. It was also found to be highly practical according to teacher and student assessments, with an average score of 95.1%. In terms of effectiveness, the N-Gain analysis yielded a score of 0.72, categorized as "high." The effectiveness of the Fracmix Board was measured using pretest and posttest assessments. The average pretest score was 57.6%, while the posttest score increased to 88.4%. The N-Gain score of 0.72 indicates a significant improvement in students' understanding, with a learning gain of 30.8%. This demonstrates that the Fracmix Board is effective in enhancing students’ comprehension of addition and subtraction of mixed fractions with like denominators. Through a visual and manipulative approach, the Fracmix Board helps students concretely visualize fraction concepts. This media is recommended for use in mathematics instruction at the elementary school level. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif yang disebut Fracmix Board untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV di SDN 9 Telaga Biru pada materi pecahan campuran. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fracmix Board dinilai sangat layak berdasarkan validasi oleh para ahli media dan ahli materi dengan hasil rekapitulasi nilai rata-rata 94,7% dan dinyatakan sangat layak di gunakan. Dan sangat praktis berdasarkan hasil penilaian guru dan siswa dengan hasil rekapitulasi nilai rata-rata 95,1%, serta efektif berdasarkan analisis N-Gain dengan skor 0,72 (kategori tinggi). Dalam keefektifan media pembelajaran Fracmix Board didapat dari guru membagikan soal pretest dan posttest untuk mengukur keefektifan media.  Total nilai pretest adalah 57,6%, sedangkan total nilai posttest mencapai 88,4%. Perhitungan N-Gain menunjukan nilai sebesar 0,72 yang termasuk dalam ketegori “Tinggi”. Peningkatan hasil belajar dihitung pada peningkatan yang didapat melalui nilai pre-test dan post-test dengan nilai sebesar 30,8%. Dengan hasil rekapitulasi ini maka Fracmix Board terbukti efektif meningkatkan pemahaman siswa tentang penjumlahan dan pengurangan pecahan campuran dengan penyebut yang sama. Melalui pendekatan visual dan manipulatif, Fracmix Board membantu siswa memvisualisasikan konsep pecahan secara konkret. Media ini direkomendasikan untuk digunakan dalam pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar.
PENGARUH MODEL PBL BERBANTUAN MEDIA GEOBOARD TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATERI KELILING BANGUN DATAR Ma’ruf, Nur Winda; Isnanto, Isnanto; Aries, Nur Sakinah; Marshanawiah, Andi; Arifin, Irvin Novita
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i1.5070

Abstract

This research aims to determine whether or not there is a significant effect of the problem-based learning model assisted by geoboard media on student learning motivation, on the flat shapes materials in class V of SDN No.98 Kota Utara. The research method used is a Pre-experimental Design with a One-Group Pretest-Posttest design. The data are collected through questionnaires, observation, and documentation. The samples involved are 24 students in class V of SDN No.98 Kota Utara. Based on the results of the paired sample t-test, the value of t = -27.902 with degrees of freedom (df) = 23 and the value of Sig. (2-tailed) = 0.000. Because the value of Sig. ? 0.05, then HO is rejected and H1 is confirmed, indicating a significant difference between students' learning motivation before and after treatment. In other words, this result shows that there is a significant effect of the application of the problem-based learning model assisted by geoboard media on student learning motivation on flat shapes materials in class V of SDN No. 98 Kota Utara. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh yang signifikan model pembelajaran problem based learning berbantuan media geoboard terhadap motivasi belajar siswa pada materi keliling bangun datar di kelas V SDN No.98 Kota Utara. Metode penelitian yang digunakan yaitu Pre-experimental Design dengan desain penelitian One-Group Pretest-Posttest Design. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui angket, observasi dan dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN No.98 Kota Utara sebanyak 24 siswa. Berdasarkan hasil uji paired sample t-test, diperoleh nilai t= -27,902 dengan derajat kebebasan (df) = 23 dan nilai Sig. (2-tailed) = 0,000. Karena nilai Sig. ? 0,05, maka H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara motivasi belajar siswa sebelum dan setelah perlakuan. Dengan kata lain, hasil ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari penerapan model problem based learning berbantuan media geoboard terhadap motivasi belajar siswa pada materi keliling bangun datar di kelas V SDN No. 98 Kota Utara.

Page 2 of 3 | Total Record : 22