cover
Contact Name
Aenor Rofek
Contact Email
biro3@unars.ac.id
Phone
+6281331725275
Journal Mail Official
aenor_rofek@unars.ac.id
Editorial Address
Universitas Abdurachman Saleh Situbondo Jl. Pb. Sudirman No.7, Karangasem, Patokan, Kec. Situbondo, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur 68312
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
Education and Counseling Journal
ISSN : 27761223     EISSN : 27759466     DOI : 10.36841
Core Subject : Education, Social,
Jurnal consilium adalah jurnal bidang pendidikan dan konseling untuk semua jenjang pendidikan yakni Sekolah Dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), hingga perguruan tinggi (PT). jurnal consilium merupakan cerminan aspirasi guru-guru di SD – SMA yang membutuhkan jurnal pendidikan dan juga konseling, jurnal ini mewadahi segala bentuk penelitian yang diharapkan mampu memberikan publikasi kepada masyarakat luas.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 378 Documents
PERSEPSI GURU PAUD TERHADAP PEMANFAATAN TEKNOLOGI PEMBELAJARAN DALAM KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR Wijaya, Pipit Rika
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 1 (2026): Edisi September- Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i1.7187

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi guru PAUD terhadap pemanfaatan teknologi pembelajaran dalam kegiatan belajar mengajar, serta mengidentifikasi hambatan dan strategi pemecahannya di Kabupaten Jember. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas guru-guru PAUD dari berbagai lembaga pendidikan di wilayah Kabupaten Jember yang memiliki latar belakang, usia, dan pengalaman mengajar yang beragam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru memiliki persepsi positif terhadap pemanfaatan teknologi pembelajaran. Guru menilai teknologi mampu membuat pembelajaran lebih menarik, interaktif, dan membantu meningkatkan motivasi belajar anak. Namun demikian, terdapat juga persepsi negatif terutama dari guru senior yang merasa kurang percaya diri dalam menggunakan teknologi dan khawatir anak menjadi terlalu pasif. Hambatan utama yang ditemukan meliputi keterbatasan sarana prasarana, variasi kompetensi guru, kurangnya dukungan kelembagaan, serta karakteristik anak usia dini yang membutuhkan pengalaman belajar konkret. Untuk mengatasi hambatan tersebut, penelitian ini merekomendasikan beberapa strategi pemecahan, antara lain peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan berkelanjutan dan peer teaching, pengadaan sarana prasarana melalui dukungan sekolah maupun pemerintah daerah, penggunaan teknologi secara proporsional sesuai perkembangan anak, serta penguatan kebijakan pendidikan melalui program yang terarah seperti PAUD Digital Jember.Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi di PAUD Kabupaten Jember berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran apabila digunakan secara tepat guna. Teknologi sebaiknya ditempatkan sebagai media pendukung, bukan sebagai pusat pembelajaran, agar tetap sejalan dengan karakteristik anak usia dini yang membutuhkan pengalaman bermain, bergerak, dan berinteraksi secara langsung.
PENGARUH MEDIA KARTU HURUF TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PADA SISWA KELAS II SD NEGERI 122368 PEMATANGSIANTAR TAHUN 2025 Sihombing, Chintani; Berutu, Mesteria; Tampubolon, Oktavianus Rolan
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 1 (2026): Edisi September- Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i1.7379

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa berpengaruh penggunaan media pembelajaran kartu huruf terhadap kemampuan membaca permulaan siswa kelas II SD Negeri 122368 Pematangsiantar pada semester ganjil T.A 2025/2026. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen dengan desain penelitian one group pretest-posttest design. Penelitian ini menggunakan satu kelas sampel yaitu kelas II SD Negeri 122368 Pematangsiantar dengan jumlah siswa sebanyak 20 siswa. Penelitian ini menggunakan instrumen unjuk kerja untuk mengetahui kemampuan membaca siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media kartu huruf memberikan pengaruh untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa. Hal ini didukung oleh hasil analisis uji hipotesis yang memperoleh nilai signifikansi 0,000 yang berarti lebih kecil dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil analisis uji paired sampel test dapat dilihat bahwa > yang dimana sebesar 7,902. Sedangkan dengan taraf df berjumlah 20 sehingga berjumlah 1,729 dengan taraf signifikan 0,05 sehingga diperoleh 7,902 > 1,729. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media kartu huruf berpengaruh positif dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas II SD Negeri 122368 Pematangsiantar tahun 2025. Artinya media pembelajaran kartu huruf memberikan pengaruh terhadap kemampuan membaca permulaan kelas II SD Negeri 122368 Pematangsiantar.
REVITALIZING POETRY LEARNING: ENHANCING STUDENT OUTCOMES THROUGH THE DEMONSTRATION METHOD IN SIXTH GRADE Wapa, Andi; Andini, Denok; Laili, Ulya Nurul
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 1 (2026): Edisi September- Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i1.7370

Abstract

This research aims to improve students' learning outcomes in reading poetry through the application of demonstration methods in class VI. The background to this research is the low ability of students to read poetry expressively, caused by conventional learning methods that do not involve students' liveliness. This research uses a Class Action Research (PTK) approach with two cycles, each consisting of planning, implementation, observation and reflection stages. The research subjects were 16 students with varying levels of ability. The results of the pre-cycle observations showed that the majority of students were in the category of sufficient and insufficient grades, with an average of 59.37. After the application of the demonstration method, there was a significant increase in cycle I with the average value reaching 73.43. Students experience development in terms of intonation, expression, articulation, and appreciation when reading poetry. In addition to improving technical skills, this method also has a positive impact on students' learning motivation and self-confidence. The results of the study concluded that the demonstration method was effectively used in learning to read poetry because it was able to integrate cognitive, affective and psychomotor aspects. Therefore, this method is recommended to be applied in the teaching of other literary materials that require the expressive and interpretive involvement of students directly.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PPKN KELAS IV SD NEGERI 122380 PEMATANGSIANTAR Bagariang, Dewi Sarlina; Yanti, Windi; Karo Karo, Romaida
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 1 (2026): Edisi September- Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i1.7394

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan menilai pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada hasil belajar PPKn siswa kelas IV di SD Negeri 122380 Pematangsiantar. Metode dipakai ialah kuantitatif beserta desain pre-experimental one group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 25 siswa. Uji dipakai mencakup uji normalitas, homogenitas, uji hipotesis dan uji-t. Hasilnya menyatakan model Problem Based Learning mempunyai pengaruh positif pada hasil belajar siswa PPKn di kelas. Terlihat dari data yang diperoleh dari ulji t dihitulng dari balntulaln progralm SPSS 26 didapatkan nilali sig (2-taliled) sebesalr 0,000 < 0,05 sehingga Hal diterimal daln Ho ditolalk. Halsil alnallisis ulji palired salmpel test dilihalt balhwal > yalng dimalnal sebesalr 26,908. Sedalngkaln dengaln talralf df 24 sehinggal berjulmlalh 1.711 pada tingkat signifikalnsi 0,05. Hasil tersebut membuktikan bahwa model Problem Based Learning mampu mengoptimalkan pencapaian belajar siswa di pelajaran PPKn kelas IV SD Negeri 122380 Pematangsiantar. Jadi, model ini memang terbukti meningkatkan hasil belajar siswa di mata pelajaran tersebut.
ANALISIS YURIDIS SYARAT PENCALONAN KEPALA DESA DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DESA (KAJIAN PASAL 33 HURUF D UNDANG-UNDANG NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG DESA) Kornel Tanesib, Iber dedy; Zham-Zham, Lelly Muridi; Mewahni, Rizkina
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 1 (2026): Edisi September- Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i1.7402

Abstract

Village government is at the forefront of public service delivery and community affairs consolidation in Indonesia, encompassing both formal and informal aspects such as customs and traditional rights. In a decentralized system, villages have genuine autonomy as self-governing communities authorized to manage their own affairs. However, the enactment of Law Number 6 of 2014 concerning Villages (Village Law) brought significant changes, particularly in the village head election system (pilkades), including the determination of candidacy requirements. This paper analyzes the legal requirements for village head candidacy, focusing on Article 33 letter d of the Village Law concerning the minimum educational qualification of Junior High School (SMP) or equivalent. This research is a literature study that also examines the implications of this provision for future village governance, considering the complexity of the village head's duties that require in-depth understanding in various fields. Using a case study method, this research aims to evaluate whether the minimum educational requirements stipulated in Article 33 letter d of the Village Law are relevant and adequate to ensure the quality of village leadership that is effective and responsive to community dynamics and development demands.
DAMPAK GAYA MENGAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN HOTS SISWA KELAS VII SMPN 1 MANGARAN Permata Sari, Yuniarti; Munawwir, Zainul; Dian Kartika Sari, Lisma
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 1 (2026): Edisi September- Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i1.7333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya mengajar guru dan motivasi belajar siswa terhadap kemampuan memecahkan masalah berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada siswa kelas VIII SMPN 1 Mangaran. Fokus penelitian diarahkan untuk mengidentifikasi kontribusi masing-masing variabel terhadap peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan ex post facto, karena peneliti tidak memberikan perlakuan secara langsung terhadap subjek penelitian. Populasi berjumlah 72 siswa, sedangkan sampel sebanyak 61 siswa ditentukan dengan rumus Slovin. Data diperoleh melalui angket gaya mengajar guru, angket motivasi belajar, dan tes uraian kemampuan HOTS, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya mengajar guru dan motivasi belajar siswa berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan memecahkan masalah HOTS, baik secara parsial maupun simultan. Sumbangan efektif gaya mengajar guru sebesar 67,6%, motivasi belajar sebesar 16,9%, dengan total kontribusi 84,5%. Dengan demikian, gaya mengajar guru merupakan faktor dominan dalam meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa, sementara motivasi belajar memperkuat pengaruh tersebut secara signifikan.
DESAIN PEMBELAJARAN TRANSDISIPLINER: INTEGRASI NILAI-NILAI HADIS DALAM PENGAJARAN BAHASA INGGRIS DI MA AL-MUJTAMA’ PAMEKASAN Ningsih, Sri Nurma; Arfan, Nuril Aisyah; Syafira, Fatimatus
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 1 (2026): Edisi September- Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i1.7533

Abstract

Globalisasi dan perkembangan teknologi menuntut inovasi pembelajaran yang mampu mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu sekaligus mempertahankan nilai-nilai keislaman. Penelitian ini bertujuan menganalisis desain pembelajaran transdisipliner yang mengintegrasikan nilai-nilai hadis dalam pengajaran bahasa Inggris di MA Al-Mujtama’ Pamekasan. Metode penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain sequential explanatory, melibatkan 5 guru bahasa Inggris dan 60 siswa melalui pre-post test, wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran transdisipliner dengan integrasi nilai-nilai hadis dapat meningkatkan kompetensi bahasa Inggris siswa sebesar 25% (rata-rata skor 64→80), motivasi belajar meningkat 23%, dan pemahaman nilai-nilai keislaman bertambah 82%. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan model pembelajaran yang holistik dan kontekstual.
TANTANGAN ASEAN DALAM PENERIMAAN ANGGOTA BARU (STUDI KASUS: KEANGGOTAAN TIMOR LESTE) Olpi Foenale, Yoldi; Rahmadini, Tengku Mega
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 1 (2026): Edisi September- Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i1.7519

Abstract

Timor Leste merupakan salah satu negara anggota Association of Southeast Asian Nations (ASEAN). Tepatnya Timor Leste masuk ASEAN terjadi pada tahun 2022. Proses Timor Leste masuk ASEAN melalui berbagai upaya panjang. Bahkan Indonesia turut berperan dalam proses bergabungnya Timor Leste menjadi anggota ASEAN. Sementara itu, Timor Leste sebagai negara yang baru berdaulat bergabung dalam dekade berikutnya. Proses bergabungnya Timor Leste menjadi ASEAN tidaklah mudah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa penelitian studi kepustakaan. Teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan atau dokumen-dokumen. Semua data yang telah diperoleh kemudian diolah dengan cara pemeriksaan (editing), penandaan (coding), penyusunan (reconstructing) dan sistematis (sistematizing) berdasarkan urutan pokok bahasan dan sub pokok bahasan. Selanjutnya semua data dianalisis secara deskriptif yuridis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tantangan yang didapat dimana terjadi penolakan terhadap masuknya negara Timor Leste, dimana adanya penolakan dari Myanmar, Thailand dan Singapura terhadap keinginan masuknya Timor Leste yang merupakan dari anggota ASEAN. Hal ini dilihat karena kekhawatiran yang diakibatkan sebagai penyandang negara baru yang belum memiliki kekuatan dalam negaranya baik dalam politik maupun ekonomi, Timor Leste masih terbilang negara miskin dan belum sepenuhnya sejahtera hal ini mengkhawatirkan ketidakmampuan untuk berada dalam ASEAN diperlukan kesamaan kondisi seperti negara lainnya di dalam wilayah ASEAN meliputi soft power dan hard power serta kesejahteraan dan pemerataan pembangunan yang dapat meningkatkan mutu dari negara mereka untuk diterima. Dimana strategi harus lebih memperkuat kondisi negaranya sendiri serta membangun sistem pemerintahan untuk menunjukan kepercayaan kepada para negara anggota ASEAN bahwa Timor Leste dapat diterima. Persaingan dengan negara besar juga terjadi seperti Australia yang pernah yang dimana pernah berada dalam konflik maritim membuat kedaulatan negara Timor Leste menjadi sedikit terguncang