cover
Contact Name
RIZKI
Contact Email
gemas@poltekkesjakarta1.ac.id
Phone
+6283822133725
Journal Mail Official
gemas@poltekkesjakarta1.ac.id
Editorial Address
Wijaya Kusuma Street number 47 South Jakarta
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Gemakes: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27984826     DOI : 10.36082/gemakes
Core Subject : Health,
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal yang berisikan hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat serta pemberdayaan kesehatan masyarakat. Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu di bulan Juni dan bulan Desember. Jurnal ini menerima hasil pengabdian masyarakat yang dapat berupa penerapan bidang ilmu keperawatan gigi, kebinanan, keperawatan, orthotik prostetik dan semua bidang ilmu yang berhubungan dengan ilmu kesehatan yang belum pernah dipublikasi dimedia manapun. Bentuk kegiatan yang dipublikasi di jurnal ini dapat berupa hasil pemantauan, investigasi, skrinning, penerapan teknologi tepat guna, pelatihan, penyuluhan, pengembangan implementasi system program kesehatan, pemberdayaan kesehatan dan kegiatan kegiatan lainnya yang berhubungan dengan pengabdian masyarakat di dalam rumpun ilmu kesehatan. Artikel yang masuk akan di-review secara double blind review.
Articles 260 Documents
PEMBERDAYAAN KADER DALAM PENGELOLAAN ASAM URAT PADA LANSIA DI DESA MEGATI KABUPATEN TABANAN Mustika, I Wayan; Sudiantara, Ketut; Gama, I Ketut; Purnama, Tedi
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v4i2.1670

Abstract

Lansia sebagai kelompok berisiko mengakibatkan konsekuensi pada tingginya proporsi masalah kesehatan pada lansia. Proses menua mengakibatkan penurunan secara bertahap hampir seluruh organ dan sistem dalam tubuh, baik fisik, mental maupun psikologisnya. Kelemahan fisik merupakan faktor risiko yang mengakibatkan penurunan kemampuan lansia untuk bisa menikmati kehidupan. Penyakit tidak menular pada lansia kwantitasnya juga sangat tinggi, seperti: hipertensi, diabetes miletus, Asma, rematoid dan gangguan gizi. Dilapangan juga banyak ditemukan satu orang lansia menderita lebih dari satu penyakit, jiga tidak jarang ditemukan seorang lansia menderita lebih dari satu penyakit. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat sebagai salah satu Tri Darma Pegruan Tinggi yang memberikan kontribusi transfer ilmu dan tehnologi kepada Masyarakat khususnya kader dalam pengelolaan asam urat. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu pelatihan kader dan pemberdayaan kader menggunakan modul Penyakit tidak menular dan buku pemantauan kesehatan lansia. Membat jamu bubuk kunyit, pelayanan lansia meliputi pemeriksaan fisik: menimbang BB dan mengukur tinggi badan, mengukur tekanan darah, menghitung denyut nadi dan pemeriksaan gula darah, asam urat dan kolesterol, membuka ruang konsultasi bidang kesehatan, sesuai hasil pemeriksaan dan keluhan yang disampaikan. Hasil pengabdian didapatkan bahwa sebelum dan setelah pelatihan kader lansia adanya peningkatan pengetahuan dalam pengelolaan penyakit tidak menular khususnya asam urat.
SKRINING KESEHATAN DAN PENINGKATAN PENGETAHUAN PADA KEGIATAN LAUNCHING POSYANDU LANSIA AISYIYAH NUSUKAN KOTA SURAKARTA Mufidah, Ni'mah; Herawati, Fitri Dyah; Aryani, Atik; Sari, Laras Adi Rantika
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v4i3.1639

Abstract

Lansia merupakan kelompok usia 60 tahun keatas yang mengalami berbagai perubahan baik secara fisik, mental maupun sosial. Usaha yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko penyakit tidak menular adalah dengan pengaturan makan dan gaya hidup sehat pada lansia. Deteksi dini melalui pemeriksaan tanda-tanda vital merupakan upaya penjaringan yang dilaksanakan secara komprehensif untuk menemukan adanya masalah pada lansia, sehingga upaya pencegahan penyakit, stimulasi, penyembuhan serta pemulihan dapat diberikan dengan indikasi yang jelas pada masa-masa kritis. Metode pengabdian masyarat dimulai dengan pemeriksaan tanda-tanda vital lansia, dilanjutkan dengan eduksi mengenai pola makan dan gaya hidup sehat bagi lansia ‘Aisyiyah Nusukan Surakarta sebanyak 83 peserta. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan hasil sebagian besar peserta merupakan kelompok usia lansia muda yaitu (60-69 tahun) 33 lansia. Peserta memiliki hasil pemeriksaan tanda-tanda vital rata-rata berupa; suhu dengan status normal, nadi dengan status normal, dan tekanan darah terdapat 21 peserta memiliki tekanan darah diatas nilai normal (90-120/ 60-80 mmHg). Terdapat perbedaan nilai pre-test dan post-test edukasi mengenai pola makan dan gaya hidup sehat pada lansia dengan nilai p-value = <0,001. Pengabdian kepada masyarakat ini memberikan bukti bahwa edukasi pola makan dan gaya hidup sehat meningkatkan pengetahuan lansia
SOSIALISASI PEMBUATAN MINUMAN BUNGA TELANG DENGAN VARIASI pH DI SMK MANBA’UL ULUM MAJALENGKA Suharyani, Ine; Sulastri, Lela; Hamidan, Azmi; Fitriah, Aulia; Prasetyo, Teguh; Intan, Intan; Grantika Putri, Adelia; Hafidah, Nurul; Fatikhatussa'adah, Intan; Farhat Fadhilah, Muhammad; Suharyani, Arikhatuzzahro; Ussya'adah, Nida
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v4i3.1664

Abstract

Bunga Telang (Clitoria ternatea L) mengandung antioksidan alami, yaitu antosianin, yang mampu memperlambat penuaan, dan mencegah reaksi berantai dari radikal bebas. Antosianin pada bunga telang berwarna ungu pada kondisi netral, namun akan berwarna agak kemerahan pada suasana asam dan menjadi biru pada suasana basa. Potensi ini dapat diaplikasikan dalam pembuatan minuman dengan pewarna alami bunga telang. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan kombinasi metode invasi pengetahuan pada siswa/i SMK Manba’ul Ulum di Kabupaten Majalengka, praktek pembuatan minuman bunga telang, serta pre- dan post-test. Hasil post-test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa/i mengenai perubahan warna minuman bunga telang setelah pemberian pengasam dan pembasa. Peserta antusias dan senang melakukan praktek ini, karena dengan praktek langsung, mereka lebih memahami bagaimana pengaruh pH terhadap perubahan warna antosianin. Pada akhir kegiatan, minuman dikemas dalam kemasan siap jual, siswa/i dan kelompoknya diberikan reward atas usahanya untuk memahami dan mempelajari materi yang telah diberikan. Kegiatan ini diharapkan menjadi stimulus bagi siswa/i SMK Manba’ul Ulum untuk berkreasi membuat minuman dengan pewarna alami.
PENGENALAN TANDA BAHAYA PADA BALITA DI PUSKESMAS PEMBANTU GUMBANG KABUPATEN MANGGARAI Nanur, Fransiska Nova; Janggu, Jayanthi P.; Dewi, Imelda R.; Laput, Dionesia O.
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v4i3.1671

Abstract

Kematian balita masih merupakan salah satu indikator penting untuk menilai kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di suatu negara. Hingga saat ini, kematian balita masih terbilang tinggi dan salah satu penyebabnya adalah rendahnya pengetahuan orang tua tentang tanda bahaya yang berdampak pada keterlambatan dalam pengobatan dan pencegahan komplikasi.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua tentang tanda bahaya pada balita. Metode kegiatan adalah memberikan penyuluhan tentang tanda bahaya pada balita. Kegiatan ini diikuti oleh 23 orang tua balita yang ada di wilayah kerja Puskesmas Pembantu Gumbang pada April 2024. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa  pengetahuan orang tua mengalami peningkatan. Diharapkan pengetahuan ini dapat membantu meningkatkan kesadaran kesehatan di kalangan orang tua, yang berkontribusi pada perubahan perilaku yang lebih sehat dan lebih responsif terhadap kebutuhan kesehatan anak-anak mereka
PEMBERDAYAAN KADER DALAM PENERAPAN APLIKASI ANTI STUNTING UNTUK PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING Yanti, Erpita; Aprihatin, Yessy; Nio, Suci Rahma
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v4i3.1681

Abstract

Stunting adalah kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur. Stunting termasuk masalah gizi kronik yang disebabkan oleh banyak faktor seperti kondisi sosial ekonomi, gizi ibu saat hamil, kesakitan pada bayi, dan kurangnya asupan gizi pada bayi, Pencegahan Stunting harus mulai dari awal kehamilan agar dapat menurunkan kejadian Stunting pada Balita, asupan gizi yang kurang saat hamil, pola makan yang tidak sesuai, serta kualitas makanan yang rendah sehingga mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan.Peningkatan partisipasi dan peran tokoh masyarakat sangat diharapkan turut serta dalam kegiatan pencegahan kejadian Stunting melalui pelatihan kader Posyandu dan suami ibu hamil menggunakan aplikasi Anti Stunting, sebagai tanggung  jawab  masyarakat  dalam  menggali  sumber  daya  dan potensi masyarakat yang bertujuan untuk kepentingan bersama, keikutsertaan   masyarakat   dalam   proses pengidentifikasian masalah dan potensi yang ada di masyarakat. Pelatihan dilakukan selama tiga hari di Kantor wali Nagari Balah Hilia diikuti oleh 10 kader Posyanddu 12 orang Suami ibu hamil.Saat pelaksanaan pelatihan dilakukam one group Pre test dan Post test dengan memberikan  kuesioner sebagaialat ukur pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang Stunting dan dampak negative dari Stunting dan pencegahan Stunting. Salah satu penyebab bertambahnya kejadian Stunting di Kabupaten Padang Pariaman karena kurangnya pengetahuan masyarakat tentang mencegah kejadian dini Stunting. Dosen dari Departemen Keperawatan dan Psikologi Universitas Negeri Padang mengadakan kegiatan pelatihan kader Posyandu untuk membantu percepatan penurunan kejadian Stunting melalui penggunaan Aplikasi Anti Stunting.
DETEKSI DINI ANEMIA DAN EDUKASI POLA HIDUP SEHAT PADA REMAJA Danarsih, Dwi Eni; Kusumawardani, Arum Margi; Ariningtyas, Ristiana Eka
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v4i3.1700

Abstract

Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pendonor sukarela adalah dengan merekrut calon pendonor dari kalangan remaja. Anemia pada remaja dapat menurunkan kesempatan untuk mendonorkan darah yang berdampak pada penurunan pendonor sukarela. Perlu adanya deteksi dini anemia serta edukasi pola hidup sebagai upaya untuk mempersiapkan generasi yang sehat untuk donor darah. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui persentase remaja yang anemia melalui pemeriksaan hemoglobin dan meningkatkan pengetahuan remaja dengan edukasi pola hidup sehat melalui media buku saku. Kegiatan ini diikuti oleh 30 anggota Palang Merah Remaja PMI Kabupaten Bantul. Hasil kegiatan ini didapatkan bahwa terdapat 33,3% remaja mengalami anemia, seluruhnya berjenis kelamin perempuan. Faktor risiko anemia yang paling banyak dialami remaja adalah kurangnya konsumsi daging merah dan hati (70%). Gejala anemia paling banyak yang dialami adalah mudah mengantuk (70%). Terdapat peningkatan persentase remaja berpengetahuan sangat baik (30%) setelah diberikan buku saku.
EDUKASI TENTANG CARA PENGGUNAAN ANTIBIOTIK YANG BENAR PADA IBU-IBU PKK BANJAR PASDALEM Sari, Gusti Ayu Putu Laksmi Puspa; Pradnyaswasri, Ni Putu Diah; Rani, Ni Putu Lidya Maha
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v4i3.1703

Abstract

Permasalahan saat ini yang sering terjadi adalah penggunaan antibiotik yang digunakan layaknya sebagai obat yang dapat dibeli tanpa resep atau dikenal juga sebagai pengobatan swamedikasi. Pengobatan swamedikasi yaitu pegobatan tanpa adanya peresepan dari dokter. Penggunaan antibiotik yang tidak benar dapat menyebabkan terjadinya resistensi bakteri. Pemberian informasi mengenai penggunaan antibiotik di masyarakat belum optimal karena menurut penelitian hanya terdapat 32,69% masyarakat yang mendapat informasi cara penggunaan antibiotik. Pengabdian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu-ibu PKK di Banjar Pasdalem terkait cara penggunaan antibiotik yang benar. Pengabdian ini dilakukan dengan menggunaan metode penyuluhan dengan tahapan kegiatan yaitu perencanaan kegiatan, koordinasi dengan ibu-ibu PKK, penyiapan materi, penyiapan media power point dan poster serta pelaksanaan penyuluhan. Peningkatan pengetahuan partisipan dilihat dari peningkatan nilai tes yang diperoleh. Total peserta dalam pengabdian ini yaitu sebanyak 24 orang. Karakteristik peserta penyuluhan yang didapatkan dari pengabdian ini diantaranya usia, pendidikan terakhir, pekerjaan, dan penghasilan rumah tangga. Berdasarkan hasil nilai pretest tingkat pengetahuan dengan persentase tertinggi yaitu 54,17% masuk dalam kategori kurang, kemudian terjadi peningkatan nilai yang diperoleh setelah dilakukan penyuluhan terkait cara penggunaan antibiotik dengan persentase tertinggi yang masuk dalam kategori baik sebesar  95,83%. Analisis statistik yang dilakukan dengan menggunakan uji Wilcoxon, diperoleh nilai sig. (p) yaitu 0,000, menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pemberian penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan antara pretest dan posttest. Untuk melihat hubungan antara karakteristik partisipan dengan nilai pretest digunakan uji chi square dan mendapatkan hasil bahwa hanya rentang usia partisipan memiliki hubungan yang signifikan terhadap hasil pretest dengan nilai sig. (p) < 0,05.
PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG PUBERTAS PADA SISWA SDN 02 PONDOK LABU Dewi Haris, Vera Suzana; Wahyunita, Vina Dwi; Antaria, Abdullah; Rahmadani, Siti; Lidya, Nurul
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v4i3.1753

Abstract

Pubertas merupakan masa kritis kehidupan ketika anak mulai menjadi dewasa secara biologis, psikologis, sosial, dan kognitif. Ketidaktahuan remaja terhadap perubahan fisik pada dirinya dapat menimbulkan perasaan cemas dan malu, sehingga remaja mencari berbagai informasi mengenai perubahan pada dirinya. Hal ini menimbulkan perilaku berisiko jika remaja mendapatkan informasi yang tidak tepat mengenai kesehatan reproduksi sehingga berdampak pada pernikahan dini dan hubungan seks pranikah pada remaja yang membahayakan kesehatannya. Untuk itu sangat penting memberikan edukasi oleh petugas kesehatan tentang perubahan fisik remaja kepada orang tua, guru dan remaja untuk mengendalikan terjadinya kecemasan dan kekhawatiran menjelang pubertas. Solusi yang direncanakan melalui pengabdian masyarakat adalah dengan meningkatkan pengetahuan remaja tentang perubahan fisik dan psikis pada masa remaja. Luaran yang ditargetkan adalah peningkatan pengetahuan remaja tentang perubahan fisik dan psikis pada dirinya, dengan metode pelaksanaan melalui penyuluhan dan demonstrasi. Hasil setelah dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebelum diberikan penyuluhan tentang perubahan fisik dan psikis remaja dari kategori baik sebesar 9,4% (3 orang) menjadi 43,8% (14 orang). Terjadi peningkatan pengetahuan remaja setelah diberikan penyuluhan tentang perubahan fisik dan psikis remaja
EDUKASI BAHAYA RADIASI SMARTPHONE TERHADAP KESEHATAN MENTAL REMAJA DI SMK ISLAM KEPANJEN, MALANG Wulandari, Endah Sri; Akbar, Muhammad Taufiqul
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v4i3.1765

Abstract

Perkembangan teknologi telah mengubah cara berinteraksi dalam kehidupan, terutama adanya ponsel. Smartphone adalah bentuk perkembangan ponsel saat ini yang telah menjadi alat yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi remaja. Tujuan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan siswa/siswi tentang bahaya radiasi smartphone terhadap kesehatan mental remaja di SMK Islam Kepanjen. Metode ini diberikan dengan memberikan edukasi melalui metode ceramah dan diskusi serta tanya jawab. Sasaran dari pengabdian masyarakat ini adalah siswa/siswi SMK Islam Kepanjen yang berjumlah 44 siswa diantaranya 3 siswa laki-laki dan 41 siswi perempuan. Pada pengabdian masyarakat ini siswa/siswi diberikan pemahaman mengenai pentingnya penggunaan smartphone dengan baik dan bijak, menjelaskan dampak dari bahaya radiasi smartphone, dan tips-tips dalam menggunakan smartphone dengan baik. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini setelah dilakukan pre-test dan post-test dan diberikan materi mengenai bahaya radiasi smartphone terhadap kesehatan mental remaja, siswa/siswi lebih mengerti dan mau merubah gaya hidup dalam penggunaan smartphone menjadi lebih baik. Kesimpulan yang didapat bahwa paparan berlebihan terhadap radiasi elektromagnetik dari smartphone dapat mempengaruhi fungsi otak, menyebabkan masalah tidur, kecemasan, depresi, dan penurunan konsentrasi yang memperburuk kesehatan mental khususnya pada remaja. Maka, pentingnya bagi remaja untuk membatasi penggunaan smartphone
EMINA (EDUKASI REMAJA PUTRI SIAP MENARCHE) UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KESIAPAN SISWI MENGHADAPI MENARCHE Qomari, Selvia Nurul; Antina, Rila; Nikmah, Nurun
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v4i3.1767

Abstract

Salah satu ciri masa pubertas pada remaja putri adalah dimulainya menstruasi pertama kali atau yang disebut dengan menarche. Sayangnya, remaja usia pra pubertas sering kali memiliki pengetahuan dan kesiapan yang kurang memadai dalam menghadapi menarche. Begitu pula yang terjadi pada siswi usia pra pubertas di SDN Jeddih 3 Bangkalan. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan mengenai dasar menstruasi guna meningkatkan kesiapan fisik dan mental dalam menghadapi menarche. Sasaran dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah siswi-siswi kelas 4,5, dan 6 SDN Jeddih 3 sebanyak 61 siswi. Kegiatan yang dilakukan meliputi pengukuran status gizi (indeks massa tubuh) serta pemberian edukasi menggunakan media power point dan booklet. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa sebagian besar peserta memiliki IMT normal serta terdapat perbedaan pengetahuan dan kesiapan menghadapi menstruasi antara sebelum dan setelah pemberian edukasi (p-value 0,000; 0,000). Kegiatan edukasi dengan topik, metode, dan media  menarik lainnya perlu dilakukan secara konsisten agar remaja putri lebih menyadari pentingnya menjaga kesehatan reproduksi sejak dini