cover
Contact Name
RIZKI
Contact Email
gemas@poltekkesjakarta1.ac.id
Phone
+6283822133725
Journal Mail Official
gemas@poltekkesjakarta1.ac.id
Editorial Address
Wijaya Kusuma Street number 47 South Jakarta
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Gemakes: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27984826     DOI : 10.36082/gemakes
Core Subject : Health,
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal yang berisikan hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat serta pemberdayaan kesehatan masyarakat. Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu di bulan Juni dan bulan Desember. Jurnal ini menerima hasil pengabdian masyarakat yang dapat berupa penerapan bidang ilmu keperawatan gigi, kebinanan, keperawatan, orthotik prostetik dan semua bidang ilmu yang berhubungan dengan ilmu kesehatan yang belum pernah dipublikasi dimedia manapun. Bentuk kegiatan yang dipublikasi di jurnal ini dapat berupa hasil pemantauan, investigasi, skrinning, penerapan teknologi tepat guna, pelatihan, penyuluhan, pengembangan implementasi system program kesehatan, pemberdayaan kesehatan dan kegiatan kegiatan lainnya yang berhubungan dengan pengabdian masyarakat di dalam rumpun ilmu kesehatan. Artikel yang masuk akan di-review secara double blind review.
Articles 260 Documents
EDUKASI MEDIA PROMOSI KESEHATAN GIGI PADA GURU SD SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN DALAM PENCEGAHAN KARIES GIGI ANAK Pay, Mery Novaria; Pinat, Leny Marlina A.; Purnama, Tedi
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v4i3.1905

Abstract

Media promosi kesehatan harus di kembangkan untuk menambah pengetahuan pada anak sekolah dasar dalam upaya peningkatan pengetahuan bidang kesehatan gigi dan mulut. Untuk mendukung pelaksanaan pembangunan kesehatan adalah dengan memberikan edukasi kepada guru sebagai key person di sekolah yang dapat membantu anak-anak mengembangkan kebiasaan hidup bersih dan sehat baik secara kesehatan umum dan kesehatan gigi karena kesehatan gigi dan mulut dapat mempengaruhi kesehatan tubuh secara menyeluruh. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk edukasi media permainan kesehatan gigi dalam meningkatkan kemampuan guru dalam menerapkan metode pembelajaran menggunakan media puzzle dan ular tangga kesehatan gigi. Metode pelaksanaan kegiatan ini dengan melakukan sosialisasi secara langsung, tanya jawab, mendemokan cara bermain dan sikat gigi bersama. Untuk mengetahui keberhasilan dalam kegiatan ini, diadakan evaluasi dengan memberikan kuesioner sebelum dan sesudah bermain yang berisi pengetahuan mengenai karies gigi. Permainan yang dipraktikkan adalah permainan menggunakan media puzzle dan media ular tangga tentang karies gigi. Berdasarkan dari kegiatan yang telah dilakukan dapat dilihat dari hasil kuisioner  terdapat peningkatan  pemahaman  peserta  memiliki  persentase lebih dari 90%. Ini berarti guru SDN Manefu dan SDN 2 Baumata Timur benar-benar memahami apa yang telah disampaikan. Dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat ini menjadikan guru-guru SD memiliki tambahan wawasan pengetahuan
EDUKASI PENCEGAHAN HUBUNGAN SEKS PRANIKAH MELALUI VIDEO EDUKASI PADA SISWA SMK AL-HIDAYAH CILANDAK TIMUR JAKARTA SELATAN Rahmadani, Siti; Astuti, Isroni; Yuliani, Vini
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v4i3.1906

Abstract

World Health Organization (WHO), di tahun 2010 mengatakan bahwa setiap tahun terdapat 210 juta remaja yang hamil di seluruh dunia. Dari angka tersebut, 46 juta di antaranya melakukan aborsi yang diakibatkan karena melakukan seks pranikah. Remaja saat ini menganggap hubungan seksual hal yang biasa dilakukan ketika remaja sedang berpacaran, Oleh karena itu sangat penting dilakukan edukasi mengenai pencegahan seks pranikah, mengingat dampak buruk yang ditimbulkan. Era digital memberikan kemudahan dalam mentransfer informasi kesehatan reproduksi kepada kalangan generasi Z dan media yang akan digunakan melalui media video.  Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan meningkatkan pengetahuan dan sikap generasi Z di SMK Al-Hidayah tentang bahaya seks pra nikah. Adapun peserta kegiatan ini sebanyak 60 siswa/siswi Kelas X SMK Al-Hidayah. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan pre test untuk mengetahui pengetahuan dan sikap para remaja terkait seks pranikah, lalu penyuluhan dengan media video serta pemberian leaflet, setelah 4 minggu melakukan evaluasi dengan melakukan post test untuk mengetahui peningkatan pengetahuan dan sikap responden, Hasil dari kegiatan ini didapatkan peningkatan pengetahuan siswa terhadap seks pranikah dengan nilai p 0,000, dan sikap siswa terhadap pencegahan seks pranikah dengan nilai p 0,001. Simpulan yang didapatkan pemberian edukasi pencegahan seks pranikah melalui media video dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa terkait seks pranikah, sehingga siswa diharapkan mampu lebih menjaga perilakunya dan mencegah seks pranikah, karena dengan  penerapan  kesehatan  reproduksi  yang  benar  akan  mencegah  terjadinya penyakit menular seksual dan pada akhirnya diharapkan derajat kesehatan pada remaja dapat meningkat
PENDAMPINGAN PERKEMBANGAN KONSEP DIRI ANAK DI SEKOLAH DASAR NEGERI CILANDAK BARAT 08 JAKARTA SELATAN Nurhaeni, Heni; Dinarti, Dinarti; Chairani, Reni
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v4i3.1907

Abstract

Perkembangan Psikososial yaitu Konsep diri pada siswa SD dapat dibentuk secara bertahap selama masa pertumbuhan dan perkembangan anak, dan dipelajari melalui kontak sosial dan pengalaman berhubungan dengan orang lain. Di sekolah dasar, siswanya memiliki kemampuan untuk mempersepsikan tentang dirinya dan kemampuannya, yang merupakan kenyataan bagaimana mereka memandang dan menilai diri mereka sendiri. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengembangkan konsep diri siswa SD melalui penguatan psikososial menggunakan terapi bermain. Konsep diri, yang meliputi citra tubuh, identitas diri, ideal diri, peran diri, dan harga diri, dapat dibentuk melalui kontak sosial dan pengalaman interaksi dengan orang lain. Guru memiliki peran penting dalam memfasilitasi perkembangan ini melalui metode dan strategi pembelajaran yang efektif. Metode yang digunakan adalah pendampingan psikososial dengan melibatkan Kepala Sekolah, Guru Kelas, dan Guru UKS. Pendekatan dilakukan melalui terapi bermain yang mendorong siswa untuk memecahkan masalah yang lebih kompleks dan beradaptasi dengan lingkungannya. Hasilnya menunjukkan bahwa 96% siswa memahami konsep diri secara lebih baik dan mampu menerapkannya, sementara 4% siswa menunjukkan ketidakpedulian dan kesulitan dalam mengekspresikan diri. Oleh karenanya melalui, Pengabdian kepada Masyarakat tahun 2024 di SD 08 yang melibatkan Kepala Sekolah, Guru-guru kelas, termasuk Guru UKS, pendampingan penguatan psikososial dapat dilakukan melalui fasilitasi pengembangan konsep diri Anak yang asertive melalui terapi bermain, menjadikan Siswa lebih sehat, stabil dengan teman sebaya dalam beradaptasi dengan lingkungan sekolahnya. Kesimpulannya, pendampingan psikososial melalui terapi bermain terbukti efektif dalam memperkuat konsep diri siswa, membuat mereka lebih asertif, sehat, dan stabil dalam beradaptasi dengan lingkungan sekolah.
KELAS ANTENATALCARE TERINTEGRASI KONSELING MENYUSUI MENINGKATKAN KETERAMPILAN KADER, IBU HAMIL TENTANG ASI EKSLUSIF SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN SUNTING Sudarmi, Sudarmi; Halimatusyaadiah, St.; Rumintang, Bq Iin; Murni, Ni Nengah Arini; Anggraeni, Ni Putu Dian Ayu
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v4i3.1947

Abstract

Stunting merupakan suatu kondisi gagal pertumbuhan dan perkembangan terutama pada 1000 hari pertama kehidupan. Salah satu penyebabnya Tidak memberikan ASI ekslusif. Intervensi meningkatkan ASI ekslusif melalui Konseling menyusui sejak masa kehamilan. Tujuan kegiatan PKM ini melaksanakan Kelas Antenatalcare Terintegrasi Konseling Menyusui Meningkatkan Keterampilan Kader, Ibu Hamil Tentang Asi Ekslusif Sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Kelurahan Babakan Kecamatan Sandubaya Kota Mataram. Pendampingan dengan metode ceramah, diskusi, demonstrasi menggunakan boneka/alat peraga, konseling kit dan mendatangkan ibu menyusui untuk demonstrasi kegiatan praktek. Kegiatan PKM berhasil meningkatkan keterampilan kader 66,7% dan keterampilan ibu hamil sebesar 50%. Diharapkan Kegiatan ini dapat dapat terus dilakukan dengan pendampingan pada kader dan  ibu hamil sehingga mampu menyusui ekslusif sebagai upaya untuk mencegah terjadinya stunting.
EDUKASI UPAYA PENCEGAHAN DAN DETEKSI DINI KANKER SERVIKS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KELURAHAN CILANDAK TIMUR KECAMATAN PASAR MINGGU JAKARTA SELATAN Masita, Masita; Syarifah, Rosita; Nuraeni, Ani; Sudiyati, Sudiyati
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v4i3.1956

Abstract

Upaya pencegahan kanker serviks dapat dilakukan dengan deteksi dini atau skrining dengan menggunakan IVA test, namun cakupan pemeriksaan deteksi dini kanker serviks (IVA) tahun 2018 hanya sebesar 7,34% pada wanita pasangan usia subur usia 30-50 tahun, angka tersebut sedikit meningkat di tahun 2019 menjadi 12,2%. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan, perilaku pencegahan dan dukungan suami tentang upaya pencegahan dan deteksi dini kanker serviks dengan menggunakan media e-book, video dan diskusi interaktif di wilayah kerja Puskesmas Kelurahan Cilandak Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Maret-November 2023 pada 35 wanita usia subur (WUS). Kegiatan dilaksanakan sesuai jadwal dengan 3 metode yaitu: 1) edukasi upaya pencegahan dan deteksi dini kanker serviks menggunakan leaflet dan e-book; 2) edukasi upaya pencegahan dan deteksi dini kanker serviks menggunakan video dan; 3) edukasi upaya pencegahan dan deteksi dini kanker serviks menggunakan diskusi interaktif. Hasil evaluasi pengetahuan dengan pre dan posttest ditemukan tingkat pengetahuan wanita usia subur tentang  upaya pencegahan dan deteksi dini kanker serviks mengalami peningkatan lebih baik, yaitu pada pretest 57,43 dan posttest sebesar 75,71. Dapat disimpulkan bahwa           edukasi menggunakan leaflet, e-book, video dan diskusi interaktif dapat meningkatkan edukasi upaya pencegahan dan deteksi dini kanker serviks. Pelaksanaan edukasi ini diharapkan bidan puskesmas dapat membantu melanjutkan memberikan penyuluhan pada WUS dengan menggunakan media leafleat, e-book, video yang telah dibuat, untuk semua WUS yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Kelurahan Cilandak Timur
PELATIHAN CARING BERBASIS TEORI WATSON BAGI PERAWAT PREOPERATIF SE-MALANG RAYA Bachtiar, Arief; Utomo, Agus Setyo; Hidayah, Nurul
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v4i3.1968

Abstract

Perawat di Indonesia beberapa kali menjadi sorotan utama baik oleh media massa maupun elektronik. Penyebabnya adalah karena perilaku caring perawat yang kurang sehingga berdampak pada kecemasan dan keselamatan pasien, kepuasan pasien serta kualitas layanan keperawatan kepada pasien. Program kemitraan masyarakat ini dilakukan dengan tujuan agar perawat khususnya yang bekerja di ruang bedah memiliki pengetahuan yang baik tentang perilaku caring perawat dan mampu menerapkan perilaku caring sehingga tingkat kecemasan pasien yang akan menjalani tindakan operasi bisa diturunkan. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat terdiri dari persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan pengabmas dilaksanakan di kampus  utama Poltekkes Kemenkes Malang dan dan di 9 rumah sakit di Malang Raya dimana mereka memberikan asuhan keperawatan pasien yang akan menjalani tindakan operasi. Pelaksanaan pengabdian di bagi dalam tiga tahap, pendidikan di kelas, praktik perilaku caring di tempat kerja masing-masing dan feedback aplikasi perilaku caring di kelas kembali. Hasil pengabdian masyarakat dalam aspek pengetahuan caring meningkat dari rata-rata skor 67,11 menjadi 84,59. Sementara, dalam aspek perilaku caring terjadi peningkatan rata-rata skor perilaku caring yang relative kecil yaitu dari 5,378 menjadi 5,382. Hasil ini membuktikan bahwa pelatihan caring mampu meningkatkan pengetahuan perawat preoperatif secara signifikan (p value = 0,001), namun belum tampak terjadi peningkatan perilaku caring perawat (p value = 0,973). Diharapkan dengan kegiatan ini terjadi peningkatan pengetahuan perawat tentang caring, dan minimal bisa mempertahankan perilaku caring pasien
EDUKASI SINDROM METABOLIK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN GURU SEKOLAH DI DESA KANREAPIA KABUPATEN GOWA Haerana, Bs. Titi; Wijaya, Dian Rezki; Nildawati, Nildawati; Bujawati, Emmi; Sadarang, Rimawati Aulia Insani; Nurhidayat, Nurhidayat; Ansyar, Dian Ihwana
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i1.1698

Abstract

Peningkatan kesadaran, edukasi tentang gaya hidup sehat, dan dukungan kesehatan berupa deteksi dini merupakan langkah untuk mencegah, mengendalikan dan mengontrol sindrom metabolik. Tujuan pengabdian ini memberikan edukasi sindrom metabolik sebagai upaya meningkatkan pengetahuan Guru Sekolah di Desa Kanreapia Kabupaten Gowa. Metode pengabdian dengan pendekatan service learning. Pengabdian diberikan kepada Guru Sekolah di Desa Kanreapia sebanyak 30 peserta. Tahapan terdiri dari penilaian pre-test, pemberian edukasi menggunakan media power point dan poster sindrom metabolic, dan diakhiri dengan penilaian post-test. Evaluasi dilakukan dengan menguji perbedaan skor pengetahuan ­pre-test dan post-test dengan paired t test. Hasil pengabdian menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata skor pengetahuan pre-test (mean = 12.5) dengan skor pengetahuan post-test (mean=14.1) secara signifikan (p-value 0.005). Kesimpulan adalah kegiatan edukasi sindrom metabolik ini memiliki pengaruh dalam meningkatkan pengetahuan guru sekolah tentang sindrom metabolik. Saran perlu peningkatan akses pengetahuan sindrom metabolik dengan edukasi dari pihak puskesmas.
PENGUATAN KADER POSBINDU DALAM DETEKSI DINI PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) PADA MASYARAKAT Suharto, Dewi Nurviana; Rantesigi, Nirva
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i1.1757

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti penyakit jantung, diabetes, kanker, dan penyakit pernapasan kronis menjadi salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia. Perubahan pola hidup masyarakat, seperti kurangnya aktivitas fisik, konsumsi makanan tinggi lemak dan gula, serta kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol, berkontribusi signifikan terhadap meningkatnya prevalensi PTM. Banyak kasus PTM yang tidak terdeteksi pada tahap awal karena kurangnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin. Permasalahan di Desa Tangkura banyak warga desa yang belum memahami dengan baik apa itu PTM dan bagaimana cara mencegah serta mengelolanya. Rendahnya tingkat pengetahuan ini berakibat pada kurangnya tindakan pencegahan yang dilakukan oleh masyarakat. Untuk mengatasi permasalahan ini, upaya penguatan kader Posbindu sangat diperlukan agar mereka bisa lebih efektif dalam deteksi dini dan penanganan PTM di Desa Tangkura. Dengan adanya peran kader Posbindu PTM dalam melakukan kegiatan deteksi dini dan pemantauan faktor risiko PTM yang dilaksanakan secara terpadu, rutin, dan periodik. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini sebagai upaya penguatan Kader Posbindu Dalam Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular (PTM) Pada Masyarakat. Metode pengabdian dengan memberikan edukasi dan melatih kader dalam melakukan deteksi PTM di Masyarakat, kader sebanyak 15 orang. Hasil kegiatan menunjukkan pengetahuan kader meningkat dari pengetahun kurang (60%) menjadi pengetahuan baik (80%). Penguatan kader Posbindu adalah langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas deteksi dini PTM di masyarakat. Diharapkan dapat Melakukan kampanye kesadaran masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini PTM dan peran Posbindu dalam menjaga kesehatan masyarakat.  
PENINGKATAN KAPASITAS PERAWAT DALAM PERAWATAN LUKA MODERN DI PUSKEMAS KAYAMANYA KABUPATEN POSO Manggasa, Dafrosia Darmi; Langitan, Rosamey Elleke; Hermanto, Raden Bagus Bambang
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i1.1758

Abstract

Puskesmas merupakan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama yang bertanggungjawab terhadap masalah kesehatan termasuk masalah luka kaki diabetik diwilayah kerjanya. Perawatan luka kaki diabetik oleh perawat puskesmas masih menggunakan teknik konvesional seperti penggunaan kasa langsung pada luka sehingga menyebabkan nyeri dan perdarahan pada saat mengganti balutan, perawatan luka setiap hari dan penggunaaan povidone iodine atau rivanol dalam mencuci luka.  Teknik perawatan luka modern terbukti efektif mempercepat penyembuhan luka, mencegah bau, meningkatkan kenyamanan sehinagn quality of life pasien meningkat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas perawat Puskesmas dalam perawatan luka kaki diabtik menggunakan teknik modern. Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di Kecamatan Poso Kota Kabupaten Poso yaitu di Puskesmas Kayamanya pada tanggal 30-31 Mei 2024. Khalayak sasarannya adalah seluruh perawat di Puskesmas Kayamanya yang berjumlah 22 orang. Metode pelaksanaan PkM ini adalah melaksanakan workshop perawatan luka modern dan praktikum perawatan luka modern pada pasien dengan luka. Evaluasi kegiatan melalui pre-posttest untuk mengetahui peningkatan pengetahuan peserta tentang perawatan luka modern. Keterampilan menggunakan lembar observasi cheklist praktikum. Hasil kegiatan menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan perawat puskesmas Kayamanya dalam melakukan perawatan luka modern. Kegiatan PkM ini diharapkan meningkatkan Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) terutama layanan kesehatan pada pasien dengan luka di Puskesmas sehingga mempercepat penyembuhan luka dan meningkatka kualitas hidup pasien.
PELATIHAN BASIC LIFE SUPPORT DAN PERTOLONGAN PERTAMA ALUMNI ILMU KEOLAHRAGAAN Kusumasari, Herdhika Ayu Retno; Maya Gita, Verlina; Hasanah, Zumroh; Ayu Retno Kusumasari, Herdhika
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i1.1809

Abstract

Aktivitas olahraga memberikan manfaat kesehatan namun bisa menimbulkan cedera. Olahraga memiliki manfaat bagi kesehatan jantung bila dilakukan dengan rutin, namun bila dilakukan secara intens dan berlebihan dapat menyebabkan Sudden Cardiac Arrest (SAC) atau serangan jantung mendadak. Bantuan Hidup Dasar dan Pertolongan Pertama terbukti bisa memberikan kelangsungan hidup setelah terjadinya henti jantung mendadak. Pelatihan Basic Life Support dan First Aid menjadi sangat krusial bagi atlet, pelatih, dan alumni ilmu keolahragaan karena dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam memberikan pertolongan pertama yang cepat dan tepat pada saat terjadi kecelakaan atau kondisi darurat di lapangan atau lingkungan olahraga. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan kompetensi tambahan kepada alumni Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang sebagai agen perubahan dalam menciptakan lingkungan olahraga yang lebih aman dan sehat serta pelatihan ini juga sejalan dengan upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan olahraga di Indonesia. Metode pelaksanaan kegiatan dengan memberikan pelatihan melalui metode ceramah, praktik dan pendampingan kegiatan secara daring dan luring. Hasil dari pelatihan tersebut yaitu  terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan pada peserta dengan hasil pretest 67,73 meningkat menjadi 80,45 (hasil post-test), adapun peningkatan nilai adalah 12,7 poin. Dari hasil tersebut disimpulkan bahwa metode pemberian pelatihan yang menggabungkan teori dan praktik efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan alumni Ilmu Keolahragaan sehingga bisa menjadi bekal keterampilan yang dapat digunakan dalam pekerjaan mereka sebagai pelatih, atlet ataupun guru olahraga kedepannya.