cover
Contact Name
RIZKI
Contact Email
gemas@poltekkesjakarta1.ac.id
Phone
+6283822133725
Journal Mail Official
gemas@poltekkesjakarta1.ac.id
Editorial Address
Wijaya Kusuma Street number 47 South Jakarta
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Gemakes: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27984826     DOI : 10.36082/gemakes
Core Subject : Health,
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal yang berisikan hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat serta pemberdayaan kesehatan masyarakat. Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu di bulan Juni dan bulan Desember. Jurnal ini menerima hasil pengabdian masyarakat yang dapat berupa penerapan bidang ilmu keperawatan gigi, kebinanan, keperawatan, orthotik prostetik dan semua bidang ilmu yang berhubungan dengan ilmu kesehatan yang belum pernah dipublikasi dimedia manapun. Bentuk kegiatan yang dipublikasi di jurnal ini dapat berupa hasil pemantauan, investigasi, skrinning, penerapan teknologi tepat guna, pelatihan, penyuluhan, pengembangan implementasi system program kesehatan, pemberdayaan kesehatan dan kegiatan kegiatan lainnya yang berhubungan dengan pengabdian masyarakat di dalam rumpun ilmu kesehatan. Artikel yang masuk akan di-review secara double blind review.
Articles 233 Documents
PELAKSANAAN KEGIATAN HYPNOBREASTFEEDING PADA IBU MENYUSUI YANG MEMPUNYAI BAYI < 3 BULAN DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN RISMA DELI SERDANG TAHUN 2019: IMPLEMENTATION OF HYPNOBREASTFEEDING ACTIVITIES IN BREASTFEEDING MOTHERS WHO HAVE BABIES 3 MONTHS IN SELF PRACTICE MIDWIFE RISMA DELI SERDANG IN 2019 Rismahara Lubis; Yusniar Siregar
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.957 KB) | DOI: 10.36082/gemakes.v1i2.301

Abstract

Breast milk is the only perfect and best food for babies, because it contains the nutritional elements needed by babies for infant growth and development in order to achieve optimal baby growth and development. The reality in the field is that there are still many mothers who experience obstacles/constraints to exclusively breastfeed their babies for 6 full months, even though breastfeeding is a natural condition. One solution that can help overcome barriers to exclusive breastfeeding is hypnobreastfeeding. The purpose of this community service is to increase mother's knowledge about exclusive breastfeeding and mother's confidence to be able to meet the adequacy of breastfeeding through Hypnobreastfeeding techniques in infants as an effort to increase milk production and expenditure The methods used in this Community Service activity are lectures, questions and answers, demonstrations and practices carried out by the instructor and assignments carried out by postpartum mothers who gave birth at the Independent Practice Midwife Risma as many as 15 people. The implementation of Hypnobreastfeeding activities is carried out routinely every day 5 (five) times a week by listening to Hypnobreastfeeding audio recordings for ± 30 minutes, carried out independently by the participants. The results obtained provided enormous benefits for the participants, including they felt that the baby was not fussy, slept soundly, urinated more than 6 times a day and the baby's weight increased. From this activity, it can be concluded that through counseling activities, demonstrations of correct breastfeeding methods/techniques and Hypnobreastfeeding, it can increase knowledge, skills and increase production of breast milk production and fulfill breast milk adequacy in mothers who breastfeed babies aged 3 months at the Independent Practice of Midwife Risma.
PENYULUHAN DAN PELATIHAN HIPNOBREASTFEEDING PADA IBU MENYUSU DALAM MENINGKATKAN PRODUKSI ASI: HYPNOBREASTFEEDING EXPLANATION AND TRAINING TO BREASTFEEDING MOTHERS IN INCREASING BREAST MILK PRODUCTION Julietta Hutabarat; Sartini Bangun
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.284 KB) | DOI: 10.36082/gemakes.v1i2.302

Abstract

ASI merupakan zat gizi yang dibutuhkan dalam proses pertumbuhan dan perkembangan bayi yang dipantau melalui penambahan berat badan sesuai kurva tumbuh kembang. Apabila produksi ASI cukup dapat menghantar bayi mendapatkan  ASI secara eksklusif.  Persentase pemberian ASI Eksklusif masih rendah. Cakupan bayi mendapat ASI Eksklusif di Provinsi Sumatera Utara 12,4%, masih di bawah target nasional yaitu 80%.  Alasan utama penyebab kegagalan pemberian ASI Eksklusif adalah produksi ASI sedikit. Produksi ASI dipengaruhi  hormon prolaktin dan oksitosin yang sangat dipengaruhi kondisi psikologis ibu. Semakin ibu tenang dan percaya diri maka kedua hormon ini semakin banyak diproduksi Faktor psikologis berpengaruh 70% terhadap produksi ASI. Hypnobreastfeeding adalah upaya alami menggunakan energi bawah sadar dengan memasukkan kalimat afirmasi positif sehingga keadaan ibu rileks dan mampu menghasilkan ASI yang cukup. Pengabdian masyarakat bertujuan memberikan penyuluhan dan pelatihan Hypnobreastfeeding pada 19 ibu menyusu dalam meningkatkan produksi ASI di Dusun III dan V Desa Namo Bintang Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang.  Setelah dilakukan penyuluhan terjadi peningkatan pengetahuan ibu 52.6% kategori baik dimana sebelumnya 68.4% pengetahuan pada kategori kurang. Dan setelah 2 minggu ibu melakukan hypnobreastfeeding terdapat peningkatan rerata BB bayi sebesar  339,4 gr. Relaksasi yang dilakukan dengan teratur mampu menyeimbangkan kadar hormone dan mendukung produksi ASI serta membentuk pola pikir yang positif dan ketenangan untuk menyusui, sehingga ibu dapat menikmati proses menyusui dengan baik.
SOSIALISASI DAN HARMONISASI GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT (GERMAS) DENGAN PROGRAM INDONESIA SEHAT DENGAN PENDEKATAN KELUARGA (PIS-PK) PADA AWAL MASA PANDEMI COVID-19 DI TAMBUN BEKASI: SOCIALIZATION AND HARMONIZATION OF THE MOVEMENT OF A HEALTHY COMMUNITY MOVEMENT (GERMAS) WITH THE HEALTHY INDONESIA PROGRAM WITH A FAMILY APPROACH (PIS-PK) AT THE EARLY TIME OF THE COVID-19 PANDEMIC IN TAMBUN BEKASI Ita Astit Karmawati; Tarwoto Tarwoto; Ita Yulita; Sri Handayani; Elsye Rahmawaty; Vera Suzana Dewi Haris
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.181 KB) | DOI: 10.36082/gemakes.v1i2.366

Abstract

Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) merupakan tindakan yang sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama dengan kesadaran, kemauan, dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup. Pelaksanaan GERMAS harus dimulai dari keluarga, karena keluarga adalah bagian terkecil dari masyarakat yang membentuk kepribadian. Germas dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti melakukan aktivitas fisik, mengkonsumsi sayur dan buah, tidak merokok, tidak mengkonsumsi alkohol, memeriksa kesehatan secara rutin, membersihkan lingkungan, dan menggunakan jamban. Metode kegiatan pengabdian masyarakat yaitu pada tahap awal, GERMAS secara nasional dimulai dengan berfokus pada tiga kegiatan, yaitu: melakukan aktivitas fisik 30 menit per hari, konsumsi sayur dan buah, serta cek kesehatan secara rutin. Poltekkes Kemenkes Jakarta 1 mengambil peran dalam mensukseskan program germas ini dengan melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui “Sosialisasi dan Harmonisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dengan Program Indonesia Sehat melalui pendekatan keluarga (PIS-PK). Kegiatan ini dilaksanakan selama setengah hari pada tanggal 16 Maret 2020 bertempat di Gedung PGRI J. Kalimaya I Blok B Metland, Kec Tambun Bekasi, Jawa Barat. Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat kali ini difokuskan pada budaya makan buah sehingga seluruh konsumsi yang disediakan panitia baik untuk snack maupun makan siang adalah buah-buahan sedangkan senam Bersama didahului dengan pemanasan yoga dan senam bersama. Kegiatan GERMAS ditambahkan penyuluhan menjaga protokol kesehatan dengan memutarkan video cara memakai masker, mencuci tangan dan sosial distancing karena untuk mencegah masyarakat tertular virus COVID-19 yang baru melanda Indonesia. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah diikuti oleh sebanyak 210 orang karyawan/karyawati pabrik di Wilayah Tambun Bekasi.
PELATIHAN KADER KESEHATAN GIGI DAN MULUT SEKOLAH DASAR TENTANG PROTOKOL KESEHATAN DI ERA NEW NORMAL SE-KECAMATAN TAEBENU TAHUN 2021: TRAINING OF ELEMENTARY SCHOOL DENTAL AND ORAL HEALTH CADRES ON HEALTH PROTOCOL IN THE NEW NORMAL ERA TAEBENU DISTRICT IN 2021 Melkisedek O. Nubatonis; Agusthinus Wali; Anthonius Radja Ratu; Mery Novaria Pay; Boby I Sakbana
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.693 KB) | DOI: 10.36082/gemakes.v1i2.368

Abstract

Anak sekolah dasar termasuk kelompok rentan dalam masalah kesehatan gigi dan mulut. Terbukti Hasil Riset Kesehatan Dasar 2018 proporsi masalah kesehatan gigi dan mulut sebesar 57,6%, hal ini menjadi tantangan bagi tenaga terapis gigi dan mulut di Indonesia sehingga perlu dilakukan upaya-upaya dalam meningkatkan derajat kesehatan dan mulut. Salah upaya dalam menghadapi masalah kesehatan di masa pandemi ini dengan cara melatih kader kesehatan gigi dan mulut yang ada di sekolah dasar melalui pengaktifkan kembali kader UKGS dan  guru UKS, serta melakukan pemberdayaan kader kesehatan gigi dan mulut. Metode Pelaksanaan: penyuluhan, pelatihan dan pendampingan kader kesehatan gigi dan mulut. Hasil Kegiatan: ada peningkatan pengetahuan dan peningkatan keterampilan dalam penerapan protokol kesehatan  antara lain; cara cuci tangan yang baik dan benar, cara menggunakan masker yang benar serta penerapan etika batuk dan bersin yang benar.
PENCEGAHAN KARIES GIGI MELALUI APLIKASI FLUORIDE VARNISH TERHADAP MURID SD ISLAM TELADAN AL HIDAYAH: PREVENTION OF DENTAL CARRIES THROUGH FLUORIDE VARNISH APPLICATION FOR STUDENTS OF SD ISLAM TELADAN AL HIDAYAH Vitri Nurilawaty; Rahaju Budiarti; Erwin Erwin; Tedi Purnama
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.299 KB) | DOI: 10.36082/gemakes.v1i2.370

Abstract

Murid masa usia sekolah dasar merupakan kelompok resiko tinggi kerusakan gigi oleh karena karies salah satunya karena faktor perilaku anak yang secara umum belum paham cara pemeliharaan kesehatan gigi yang baik, sekolah dasar sebaiknya memiliki program yang pemeliharan kesehatan gigi salah satunya adalah pencegahan karies gigi pada murid. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat adalah melakukan upaya pencegahan karies gigi dengan aplikasi fluoride varnish terhadap murid kelas I & II SD Islam teladan Al Hidayah. Sasaran mitra kegiatan pengabdian masyarakat adalah kepala sekolah, orangtua dan murid-murid kelas 1 & II Sekolah dasar Islam Teladan Al Hidayah. Bentuk kegiatan pengabmas yaitu dengan melakukan advokasi, penyuluhan pencegahan karies gigi dan aplikasi fluoride varnish. Hasil kegiatan memberikan dampak yaitu terlaksana nya kegiatan advokasi, penyuluhan dan praktek aplikasi pengolesan fluoride varnish dengan baik, meningkatnya pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam upaya pencegahan karies gigi kepada anaknya. Kesimpulan terlaksananya dengan baik rangkaian kegiatan upaya pencegahan karies gigi dengan aplikasi fluoride varnish terhadap murid kelas I & II SD Islam teladan Al Hidayah.
EDUKASI DAN DETEKSI DINI ANEMIA REMAJA PUTRI DI PANCUR BATU KABUPATEN DELI SERDANG: EDUCATION AND EARLY DETECTION OF ADOLESCENT ANEMIA IN PANCUR BATU, DELI SERDANG REGENCY Yulina Dwi Hastuty; Dodoh Khodijah; Yusrawati Hasibuan
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.154 KB) | DOI: 10.36082/gemakes.v1i2.384

Abstract

Anemia sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan yang sering dialami oleh seorang wanita. Remaja putri merupakan salah satu kelompok yang rawan terkena anemia, terkait body image juga karena proses menstruasi. Dampak anemia pada remaja cukup besar bahkan dapat memengaruhi proses tumbuh kembang dan kecerdasan. Di Indonesia prevalensi kejadian anemia remaja cukup tinggi mencapai 57,1%, untuk kabupaten Deli Serdang kasusu anemia mencapai 71 % di pedesaaan. Pemerintah telah melakukan berbagai upaya guna mencegah terjadinya anemia pada remaja namun belum mendapat hasil yang maksimal. Pengetahuan dan pemahaman dari setiap individu diperlukan agar anemia dapat diatasi. Tujuan kegiatan pengabdian masyakat ini untuk mendeteksi dan meningkatkan pemahaman siswi tentang anemia. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini melalui kegiatan penyuluhan karena metode ini dapat dilakukan dengan cepat dan mudah dipahami serta pemeriksaan kadar Haemoglobin (Hb) sebagai deteksi dini.pada siswi yang ada di SMA Negeri 1 Pancur Batu Deli Serdang Sumatera Utara karena kasus anemia masih ditemukan di sekolah ini. Siswi yang mengikuti penyuluhan adalah siswi kelas X sampai XII yang hadir di sekolah pada saat kegiatan dilaksanakan sebanyak 73 orang dan yang bersedia diperiksa kadar Hb nya sebanyak 57 orang. Hasil yang didapat dari kegiatan ini adalah terdeteksinya kadar Hb siswi dan bertambahnya pengetahuan siswi setelah diberikan penyuluhan. Hal ini terlihat dari peningkatan rata-rata hasil pre test dan post test dari 5,68  menjadi 11,05, berdasarkan hasil pemeriksaan kadar Hb didapati adanya siswi yang anemia sebanyak 17 orang (29,8%). Dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat ini anemia pada remaja khususnya siswi di SMA Negeri 1 Pancur Batu dapat terdeteksi secara dini, selain itu upaya pencegahan dapat dilakukan dengan adanya peningkatan pengetahuan baik terhadap siswi maupun masyarakat sekitar.
UPAYA MENUNDA KEHAMILAN DI MASA PANDEMI COVID 19 MELALUI EDUKASI KELUARGA BERENCANA: EFFORTS TO DELAY PREGNANCY DURING THE COVID 19 PANDEMIC THROUGH FAMILY PLANNING EDUCATION RR Viantika Kusumasari; Fitri Dian Kurniati; Suib Suib; Muskhab Eko Riyadi
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.246 KB) | DOI: 10.36082/gemakes.v2i1.387

Abstract

Pandemi Covid 19 berpengaruh pada program KB (Keluarga Berencana). Kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk menekan penularan virus ini dengan memberikan pelayanan KB secara Online. Selain itu PUS (Pasangan Usia Subur) dianjurkan untuk menunda kehamilan. Akan tetapi bila kebijakan tersebut tidak diikuti dengan ketepatan penggunaan alat kontrasepsi serta terjadinya penurunan kepesertaan KB maka akan terjadi lonjakan jumlah penduduk. Oleh karena itu perawat sebagai edukator memiliki tanggung jawab dalam memberikan edukasi sehingga tingkat pengetahuan tentang KB meningkat. Pengabmas ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) mengenai KB dan penggunaan alat kontrasepsi yang tepat di masa pandemi Covid 19. Metode yang digunakan dengan memberikan intervensi berupa pendidikan kesehatan tentang KB melalui link google meet dengan media power point pada WUS di Dusun Trukan, Segoroyoso, Pleret, Bantul yang berjumlah 40 orang. Untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan maka dilakukan pretest dan posttest menggunakan kuesioner. Hasil pengabmas menunjukkan nilai rata-rata sebelum penkes KB yaitu 58 (kurang) dan nilai rata-rata setelah penkes yaitu 88 (baik). Penggunaan alat kontrasepsi sebelum dilakukan penkes yaitu 17 orang (44%) tidak memakai  alat kontrasepsi. WUS yang menggunakan alat kontrasepsi mayoritas menggunakan kontrasepsi hormonal yaitu 8 orang (35%) dari 23 WUS. Pendidikan kesehatan pada kegiatan pengabmas di Dusun Trukan, Segoroyoso, Pleret, Bantul di masa pandemi Covid 19 mampu meningkatkan pengetahuan WUS tentang KB, namun WUS belum mampu memutuskan penggunaan alat kontrasepsi yang tepat dikarenakan harus berdiskusi dengan suami/pasangan.
PELATIHAN SENAM LANSIA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS HIDUP DI MASA MENOPAUSE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LEBAK BULUS: ELDERLY GYMNASTICS TRAINING AS A QUALITY OF LIFE IMPROVEMENT MENOPAUSE WOMEN IN LEBAK BULUS PRIMARY HEALTH CARE Isroni Astuti; Mumun Munigar
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.565 KB) | DOI: 10.36082/gemakes.v1i2.396

Abstract

Lansia merupakan salah satu kelompok penduduk yang potensial menjadi masyarakat rentan, sehingga perlu diciptakan suatu kondisi fisik maunpun non fisik yang kondusif untuk pembinaan kesejahteraannya.  Salah satu senam untuk menjaga kesehatan lansia yang paling murah dan mudah dilakukan adalah senam bugar lansia. Program kegiatan peningkatan kualitas hidup lansia ini tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya dukungan dan partisipasi yang baik dari lansia itu sendiri, dukungan penuh yang diberikan oleh keluarga maupun masyarakat. Kegiatan dilakukan secara berkala dan berkesinambungan sesuai jadwal kegiatan, melalui sarana kegiatan belajar bersama dalam bentuk tatap muka dalam kelompok, penyuluhan diberikan, pemberian materi, pemutaran video, pelatihan senam dan diskusi tentang senam lansia pada wanita menopause. Setelah dilaksanakan pendidikan kesehatan dan pelatihan tentang senam bugar lansia pada ibu menopause didapatkan hasil tejadi peningkatan skor pengetahuan dari nilai rerata  dari pelaksaaan pretest adalah 61.8 menjadi 80.00 pada posttest, terjadi kenaikan  14 poin skor. Semua ibu menopause sudah mendapatkan pelatihan senam bugar lansia.
PELAKSANAAN KECEMASAN SOSIAL DI MASA PANDEMI DI RAGUNAN JAKARTA SELATAN: IMPLEMENTATION OF SOCIAL ANXIETY IN PANDEMIC PERIOD IN RAGUNAN JAKARTA SELATAN Heni Nurhaeni; Dinarti Dinarti; Mega Khoirunnisa
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.552 KB) | DOI: 10.36082/gemakes.v1i2.398

Abstract

Masa pandemi Covid-19 merupakan masalah global yang berdampak pada perubahan status kesehatan yang dapat terjadi tidak hanya pada masalah kesehatan fisik, tetapi juga pada masalah mental dan emosional. Pandemi adalah pandemi non-bencana alam yang dapat menyebabkan krisis situasional. Hal ini dapat meningkatkan risiko berkembangnya masalah mental emosional. Tujuan kegiatan Pengabdian Masyarakat untuk mengurangi kecemasan sosial yang terjadi pada masa pandemi Covid-19. Sasaran mitra kegiatan pengabdian masyarakat adalah masyarakat dan keluarga dengan masalah kecemasan sosial di masa pandemi di wilayah Puskesmas Ragunan Jakarta Selatan. Tahapan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu dengan melakukan advokasi, melakukan deteksi kecemasan menggunakan Self Reporting Questionnaire (SRQ-29), intervensi relaksasi nafas dalam, doa, dan aktivitas rutin serta pemberian poster “Cemas Sosial”. Hasil pengabdian masyarakat didapatkan dari 54 warga yang terdeteksi di awal semester pertama, 22% mengalami kecemasan, kemudian pada semester mengalami penurunan kecemasan hingga 20%, dimana keluhan yang paling umum adalah mudah lelah, terganggu, dan cemas, tegang, dan khawatir. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa di akhir masa pandemi ini, warga masih merasakan dampak psikososial. Dengan demikian, peningkatan pengetahuan serta keterampilan, pengembangan kelompok masyarakat mandiri di bidang kesehatan, dilengkapi dengan penerapan hasil penelitian kepada kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), dan guna pemenuhan penanganan lanjutan perlu dilaksanakan PkM secara terpadu akan mewujudkan kesejahteraan masyarakat tangguh dan mandiri
SOSIALISASI TENTANG VAKSINASI COVID-19 DI KELURAHAN BIRU KECAMATAN TANETE RIATTANG KABUPATEN BONE: SOCIALIZATION ABOUT COVID-19 VACCINATION IN THE BIRU SUBDISTRICT, TANETE RIATTANG DISTRICT, BONE REGENCY Andi Ardhia Apriliyanti; Irfan Setiawan; Alfiyan Ferdiyansyah
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.176 KB) | DOI: 10.36082/gemakes.v1i2.405

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman vaksinasi covid-19 bagi aparat dan masyarakat di Kelurahan Biru Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone. Kegiatan ini menggunakan metode koordinasi, pengumpulan data, mengolah dan menganalisis data, pengarahan tekait peningkatan pemahaman aparat dan masyarakat, serta melakukan pemberian masker dan poster. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat yaitu terlaksananya pengarahan tekait peningkatan pemahaman aparat Kelurahan Biru terhadap pemberian manfaat vaksin Covid-19, dan terlaksananya sosialisasi kepada masyarakat akan pentingnya melakukan vaksinasi covid dan penerapaan protokol kesehatan di rumah dan lingkungan masing-masing seperti mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak.

Page 2 of 24 | Total Record : 233