Gemakes: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal yang berisikan hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat serta pemberdayaan kesehatan masyarakat. Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu di bulan Juni dan bulan Desember. Jurnal ini menerima hasil pengabdian masyarakat yang dapat berupa penerapan bidang ilmu keperawatan gigi, kebinanan, keperawatan, orthotik prostetik dan semua bidang ilmu yang berhubungan dengan ilmu kesehatan yang belum pernah dipublikasi dimedia manapun. Bentuk kegiatan yang dipublikasi di jurnal ini dapat berupa hasil pemantauan, investigasi, skrinning, penerapan teknologi tepat guna, pelatihan, penyuluhan, pengembangan implementasi system program kesehatan, pemberdayaan kesehatan dan kegiatan kegiatan lainnya yang berhubungan dengan pengabdian masyarakat di dalam rumpun ilmu kesehatan. Artikel yang masuk akan di-review secara double blind review.
Articles
233 Documents
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN KESEHATAN GIGI DENGAN VIDEO ANIMASI PADA SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH AL-MUHAJIRIN DI KOTA BITUNG: EFFORTS TO IMPROVE DENTAL HEALTH KNOWLEDGE WITH ANIMATION VIDEO ON STUDENTS OF IBTIDAIYAH MADRASAH AL-MUHAJIRIN IN BITUNG CITY
Jeana Lydia Maramis;
Vega Roosa Fione
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (308.394 KB)
|
DOI: 10.36082/gemakes.v2i2.730
Kebersihan gigi dan mulut yang baik dapat diwujudkan melalui pengetahuan dan perilaku yang baik dan benar dalam pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Pengetahuan merupakan faktor yang membentuk perilaku seseorang. Pengetahuan yang kurang akan mengakibatkan perilaku dan sikap yang buruk terhadap pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Promosi kesehatan menggunakan media pendidikan sangat diperlukan untuk membantu sasaran agar dapat menerima materi lebih efektif, salah satunya menggunakan video animasi. Metode pelaksanaan dilakukan dengan beberapa tahapan, pertama pengukuran pengetahuan awal dari siswa-siswi kelas V yang berjumlah 54 orang, kemudian pemberian edukasi tentang cara memelihara kesehatan gigi dan mulut dan terakhir melakukan pengukuran pengetahuan kembali untuk mengetahui peningkatan pengetahuan. Instrumen untuk mengukur pengetahuan dengan kuesioner dan media edukasi menggunakan video anaimasi. Hasil pelaksanaan pengabdian ini, ternyata pre-test sebelum perlakuakn kriteria baik berjumlah 42,6% siswa, sedangkan setelah perlakukan post-test mencapai 100% kriteria baik. Maka dapat disimpulkan terjadi peningkatan pengetahuan tentang cara memelihara Kesehatan gigi dari siswa-siswi kelas V Madrasah Ibtidaiyah Al-Muhajirin Kota Bitung tentang cara memelihara kesehatan gigi dan mulut melalui edukasi dengan menggunakan video animasi.
SOSIALISASI VITAMIN D PADA PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DAN KELUARGA PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH PUSKESMAS PAKUAN BARU KOTA JAMBI: SOCIALIZATION OF VITAMIN D IN PULMONARY TUBERCULOSIS PATIENTS AND FAMILY OF PULMONARY TUBERCULOSIS PATIENTS IN PAKUAN BARU HEALTH CENTERS JAMBI CITY
Fardiah Tilawati Sitanggang;
Siti Sakdiah;
James P. Simanjuntak
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (431.005 KB)
|
DOI: 10.36082/gemakes.v2i2.794
Tuberkulosis(TB) adalah penyakit infeksi akibat Mycobacterium tuberculosis yang menimbulkan komplikasi hingga kematian. Permasalahan TB di Indonesia semakin kompleks dengan meningkatnya kejadian TB resistensi OAT termasuk di Kota Jambi. Proses penyembuhan TB memerlukan respon imun yang efektif. Kurangnya nutrisi mempengaruhi respon imun dalam tubuh. Salah satu nutrisi yang berperan di respon imun pada TB paru adalah vitamin D. Tingginya kasus TB paru di PKM Pakuan Baru menjadi salah satu masalah pada pemberantasan TB paru. Permasalahan lainnya, hasil penelitian Simanjuntak dkk 2020 menunjukkan kadar vitamin D pada penderita TB resistensi OAT lebih rendah dibanding penderita TB Paru. Hasil Observasi awal menunjukkan penderita TB belum memiliki pengetahuan tentang manfaat pemberian vitamin D pada penderita TB paru..Metode pelaksanaan pengabmas kepada 50 sasaran (penderita TB paru dan keluarga penderita TB paru )dilakukan dengan pretest dengan kuesioner pertanyaan pilihan ganda mengenai vitamin D, dilanjutkan pemberian vitamin D dan sosialisasi dengan metode pemberian buku saku , ceramah diskusi dengan media video dan ppt, dilanjutkan dengan post test melihat perbedaan pengetahuan sebelum dan setelah sosialisasi yang diukur dengan uji T. Hasil pengabmas menunjukkan pada pretest pengetahuan peserta mengenai vitamin D pada TB paru masih rendah,hal ini disebabkan berbagai faktor seperti kurangnya partisipasi warga dalam pencegahan TB paru, rendahnya tingkat pendidikan serta rendahnya kemampuan ekonomi.Setelah dilakukan sosialisasi terjadi peningkatan pengetahuan mengenai vitamin D yang terlihat dari hasil pretest dan post test dengan perubahan yang signifikan. Keterlibatan aparat pemerintah seperti petugas Puskesmas,perangkat RT juga kader juga berperan signifikan dalam memotivasi penderita TB paru dan keluarganya untuk hadir dan bergabung dalam kegiatan sosialisasi vitamin D
EDUKASI DIET KARBOHIDRAT DALAM PENCEGAHAN KARIES GIGI SELAMA MASA PANDEMI COVID19 PADA MURID SD ISLAM TELADAN AL HIDAYAH: CARBOHYDRATE DIET EDUCATION IN PREVENTING DENTAL CARRIES DURING THE COVID19 PANDEMIC IN SD ISLAM TELADAN AL HIDAYAH
Vitri Nurilawaty;
Tedi Purnama;
Erwin Erwin
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (402.512 KB)
|
DOI: 10.36082/gemakes.v2i2.817
Sejak terjadi pandemi Covid-19 membuat siswa bersekolah dan belajar dari rumah. Kondisi ini membuat siswa menjadi lebih sering menghabiskan banyak waktu dirumah, sehingga membuat siswa menjadi sering makan terutama mengonsumsi cemilan manis. Perubahan pola makan terutama makanan yang manis dapat menyebabkan anak menjadi rentan untuk terjadi karies gigi. Perubahan kebiasaan makan anak terutama dari jenis karbohidrat yang manis dan frekuensi makan yang meningkat, akan menyebabkan gigi geligi pada anak menjadi rentan untuk terbentuknya penyakit karies gigi dan menyebabkan gigi menjadi berubang. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat adalah melakukan upaya pencegahan karies gigi dengan edukasi diet karbohidrat pada murid kelas IV dan SD Islam teladan Al Hidayah. Metode pelaksanaan dilakukan dengan beberapa tahapan, pertama pengukuran pengetahuan awal dari siswa-siswi kelas IV yang berjumlah 62 orang, kemudian pemberian edukasi diet karbohidrat sebagai pencegahan karies gigi dan terakhir melakukan pengukuran pengetahuan kembali untuk mengetahui peningkatan pengetahuan. Instrumen untuk mengukur pengetahuan dengan kuesioner dan media edukasi menggunakan booklet. Hasil pelaksanaan pengabdian didapatkan sebelum dilakukan edukasi sebagian rata pengetahuan siswa besar 5,53 (kriteria kurang) dan setelah diberikan edukasi meningkat menjadi 92,11 (kriteria baik). Analisis uji paired sampel test diperoleh p-value sebesar 0,000. Maka dapat disimpulkan edukasi diet karbohidrat dalam pencegahan karies gigi meningkatkan pengetahuan kesehatan gigi pada siswa SD Islam Teladan Al Hidayah Kelurahan Cilandak Timur.
EDUKASI MAKANAN KARIOGENIK SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN DALAM PENCEGAHAN KARIES GIGI PADA SISWA SDN PANGKALAN JATI II KOTA DEPOK: CARIOGENIC FOOD EDUCATION AS AN EFFORT TO INCREASE KNOWLEDGE IN THE PREVENTION OF DENTAL CARRIES IN STUDENTS OF SDN PANGKALAN JATI II CITY OF DEPOK
Ngatemi Ngatemi;
Indrayati Fadjeri;
Rini Widiyastuti;
Muhamad Rifki Fanan
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (302.32 KB)
|
DOI: 10.36082/gemakes.v2i2.819
Kesehatan gigi dan mulut merupakan salah satu bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kesehatan tubuh secara keseluruhan. Karies gigi merupakan penyakit yang sering ditemukan pada masyarakat Indonesia baik pada laki-laki maupun perempuan, selain itu penyakit karies gigi ini merupakan penyakit yang tidak mengenal kelompok umur artinya penyakit ini dapat menyerang anak-anak, remaja maupun dewasa. Semua aspek pengetahuan dan kesehatan bagi murid-murid sekolah dasar haruslah menjadi perhatian utama demi terciptanya generasi penerus yang berkualitas dan salah satu aspek kesehatan yang sangat menentukan sekali adalah masalah kesehatan gigi dan mulutnya. Metode pelaksanaan program kemitraan kepada masyarakat melalui berbagai tahap, yaitu tahap persiapan koordinasi dengan bebearapa instansi untuk perizinan dan melakukan kerjasama dengan Sekolah Dasar Negeri Pangkalan Jati II kelas V dan VI yang berjumlah 130 orang, memberikan edukasi berupa penyuluhan seputar pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut, karies, dan cara menyikat gigi yang baik dan benar. Instrumen yang digunakan yaitu dengan menggunakan kuesioner. Hasil pelaksanaan kegiatan ini saat dilakukan pre-test kriteria baik berjumlah 30% dan setelah dilakukan post-test kriteria baik meningkat menjadi 70% dan dari 130 orang terdapat 76 orang yang memiliki karies gigi dan dapat disimpulkan terjadi peningkatan pengetahuan tentang makanan kariogenik pada sisw SDN Pangkalan Jati II
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN KEKEBALAN TUBUH MELALUI OLAHAN REMPAH-REMPAH DI KELURAHAN DASAN CERMAN: EMPOWERMENT COMMUNITY IN INCREASING IMMUNITY THROUGH PROCESSING OF HERBS AND SPICES IN KELURAHAN DASAN CERMEN
Jiwantoro, Yudha Anggit;
Pauzi, Iswari
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (466.43 KB)
|
DOI: 10.36082/gemakes.v3i1.824
Latar Belakang: Kasus Covid-19 yang masih ada khususnya di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Dampak dari pemberlakuan PPKM disejumlah daerah, membuat masyarakat semakin terbatas dalam aktivitas bekerja, bahkan diantaranya harus di PHK, sehingga berdampak pada pendapatan mereka. Padahal kondisi covid-19 saat ini masyarakat dituntut sehat dengan berbagai cara untuk meningkatkan imunitas tubuh, sehingga perlu adanya alternatif pencegahan agar kondisi tetap sehat Metode: Solusi yang ditawarkan melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah penggunaan rempah-rempah ini dapat menjadi salah satu alternatif yang membantu masyarakat dalam meningkatkan kekebalan tubuh terhadap covid-19 dengan biaya yang murah dan dapat diperoleh dengan mudah. 1) tahap perencanaan adalah: (a) Mengadakan pertemuan dengan Kepala Desa/kelurahan. (b). Mengadakan pertemuan dengan anggota pengabmas terkait penyusunan olahan rempah. 2) Tindakan adalah pelaksanaan pengabdian masyarakat. 3) Evaluasi. Hasil: kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa masyarakat sangat antusias dan terjadi diskusi setelah penjelasan materi. Kesimpulan: Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan baik dan berdampak positif bagi masyarakat. Masyarakat dapat memanfaatkan rempah-rempah di sekitarnya untuk diolah menjadi ramuan yang menyehatkan, selain itu penanaman TOGA menjadi solusi bagi masyarakat untuk hidup lebih sehat.
PEMBENTUKAN & PENDAMPINGAN ASUHAN MANDIRI PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA PADA WARGA DI SAMARINDA: FORMING AND SELF-CARE ASSISTANCE FOR THE USE OF FAMILY MEDICINAL PLANTS IN RESIDENTS IN SAMARINDA
Chifdillah, Nino Adib;
Rahayu, Eka Putri;
Tarihoran, Yael Morina
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (410.059 KB)
|
DOI: 10.36082/gemakes.v3i1.914
Pengetahuan masyarakat tentang tanaman obat pada umumnya berasal dari pengalaman dan keterampilan yang secara turun temurun telah diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Sementara itu, tanaman obat di Indonesia terdiri dari beragam spesies yang kadang kala sulit untuk dibedakan satu dengan yang lain. Pengetahuan masyarakat tentang tanaman obat masih rendah meski sering menggunakannya sebagai pengobatan tradisional. Salah satu upaya peningkatan partisipasi masyarakat dalam mengelola tanaman obat keluarga adalah pembentukan Asuhan Mandiri Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga. Upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat bisa dilaksanakan melalui pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga di halaman rumah sebagai upaya pencegahan DBD pada warga RT. 12 kelurahan Harapan Baru, Kota Samarinda. Metode kegiatan ini adalah penyiapan fasilitator, sosialisasi dan orientasi kader, pembentukan kelompok kerja kesehatan melalui kegiatan forming, storming, norming, dan performing. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan sasaran kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat tentang DBD dan pemanfaatan TOGA sebagai upaya pencegahannya meningkat setelah mengikuti kegiatan pendidikan kesehatan. Selain itu, terdapat 46 dari 57 (80,70%) kepala keluarga di tempat pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat yang berpartisipasi dalam menanam dan merawat TOGA hingga kegiatan selesai.
EDUKASI KESEHATAN GIGI DAN MULUT TERHADAP PENYANDANG TUNADAKSA: DENTAL HEALTH EDUCATION FOR PEOPLE WITH DISABILITIES
Ulliana, Ulliana;
Anwar, Wulan Rizqi
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (371.469 KB)
|
DOI: 10.36082/gemakes.v3i1.950
Statistik menunjukkan bahwa penyakit gigi dan mulut hampir menyerang setiap orang, termasuk orang yang mempunyai gangguan disabilitas, salah satunya anak berkebutuhan khusus pada kelompok tunadaksa. Tunadaksa merupakan suatu keadaan terganggu akibat adanya gangguan bentuk atau pada tulang, otot, sendi untuk menjalankan fungsinya secara normal. Kondisi ini dapat disebabkan oleh penyakit, kecelakaan atau disebabkan oleh penyakit, kecelakaan dan pembawaan sejak lahir. Pendidikan kesehatan gigi menjadi salah satu program bimbingan belajar bagi penyandang tunadaksa yang perlu ditanamkan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan para penyandang Tunadaksa sebagai upaya self care dalam kesehatan gigi dan mulut. Metode pelaksanaan kegiatan diawali dengan pemberian pre test terlebih dahulu dengan menggunakan instrument kuesioner, kemudian diberikan edukasi dan pemahaman tentang cara pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut melalui metode penyuluhan dibantu dengan media pembelajaran power point dan alat peraga (phantom). Pada akhir sesi kegiatan dilakukan diskusi tanya jawab dan simulasi menyikat gigi dengan cara yang benar serta pengisian post test untuk melihat adanya peningkatan pengetahuan setelah diberikan materi yang sudah dijelaskan. Hasil pelaksanaan kegiatan ini saat dilakukan pre test kriteria baik 2,5% dan setelah dilakukan post-test kriteria baik meningkat menjadi 57,5%. Hasil uji beda didapatkan p-value 0,000 (<0,05) dan dapat disimpulkan edukasi menggunakan media pembelajaran slide show dan alat peraga dapat meningkatkan pengetahuan penyandang tunadaksa tentang cara pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut.
PRAKTIK BABY SPA PADA IBU DENGAN MEDIA VIDEO DI PUSKESMAS RAGUNAN: BABY SPA PRACTICES FOR MOTHERS USING VIDEO MEDIA AT RAGUNAN HEALTH CENTER
Rahmadani, Siti;
Rasumawati, Rasumawati;
Lidya, Nurul;
Dewi Haris, Vera Suzana
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (373.306 KB)
|
DOI: 10.36082/gemakes.v3i1.978
Masih tingginya angka kurangnya berat badan bayi yang dapat mempengaruhi perkembangan motoric halus dan kasar maka perlu dilakukan penyuluhan tentang pijat bayi upaya untuk merangsang Tumbuh kembang pada bayi tidak terlepas dari konsep pertumbuhan dan perkembangan yang lebih kompleks dalam kemampuan motorik kasar, motorik halus, bicara dan bahasa pada bayi. Berdasarkan analisis situasi diatas, maka Tim akan melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul Praktik baby spa pada ibu dengan media video di Puskesmas Ragunan. Kegiatan pengabdian kepada masyarkat dibagi dalam empat tahap. Tahap 1 : melakukan Penimbangan Berat Badan, evaluasi pengetahuan responden dengan pre test, dan penyuluhan dengan video serta pemberian Leaflet manfaat dari baby spa terhadap perkembangan bayi. Tahap 2 : mengajarkan treatment baby spa kepada responden dengan menggunakan media video. Tahap 3 : melakukan treatment baby spa kepada responden dengan menggunakan media video. Tahap 4 : melakukan evaluasi penimbangan Berat Badan, dilanjutkan dengan evaluasi pengetahuan dengan post test. Hasil kegiatan ini yaitu tingkat pengetahuan ibu nifas mengenai baby spa mengalami peningkatan lebih baik sebesar 79,3%, dan angka penambahan berat badan pada bayi meningkat 76,2%.
PENDAMPINGAN PADA KELUARGA MENINGKATKAN KEMANDIRIAN DALAM PENYAKIT DIABETES MELLITUS PADA MASA PANDEMI: ASSISTANCE TO FAMILIES INCREASING INDEPENDENCE IN DIABETES MELLITUS DURING A PANDEMIC
Nurulhuda, Uun;
Nuraeni , Ani;
Pangastuti, Tri Endah
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (490.666 KB)
|
DOI: 10.36082/gemakes.v3i1.1011
Diabetes mellitus merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau kedua-duanya. Diabetes mellitus jika tidak dikelola dengan baik akan dapat mengakibatkan terjadinya berbagai penyakit menahun. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah upaya meningkatkan kesehatan masyarakat dengan deteksi dini masalah komplikasi diabetes melitus. Metode yang digunakan 1) Identifikasi Masalah, 2) Edukasi tentang senam kaki diabetik, 3) Melakukan senam kaki diabetik. Tempat RW 10 Kelurahan Ragunan Kec. Pasar Minggu Jakarta Selatan. Waktu Pelaksanaan bulan Juni sampai dengan September 2022. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat diperoleh mayoritas pasien DM lansia, jenis kelamin perempuan, pekerjaan ibu rumah tangga, dan pengetahuan tidak tahu. Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan tingkat kemandirian dalam penyakit diabetes mellitus pada pasien DM di RW 10 Kelurahan Ragunan Jakarta Selatan. Edukasi menggunakan media booklet tentang materi mengenali gejala dan penangganan pada pasien DM serta media leaflet tentang materi senam kaki diabetik. Sebelum edukasi peserta diberikan pretest dan sesudah edukasi diberikan posttest. Ada hubungan skor pretest terhadap skor posttest. 100% Kader kesehatan dapat melakukan senam kaki diabetik yang akan diajarkan ke warga dengan penyakit DM sehingga dapat melakukan pendampingan pada keluarga meningkatkan kemandirian dalam penyakit diabetes mellitus pada masa pandemi.
UPAYA PENCEGAHAN KOMPLIKASI HIPERTENSI PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI POSBINDU : EFFORTS TO PREVENT HYPERTENSION COMPLICATIONS DURING THE COVID-19 PANDEMIC AT POSBINDU
Hasnani, Fenti;
Rahmawati, Elsye;
Suryati, Suryati
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (391.338 KB)
|
DOI: 10.36082/gemakes.v3i1.1012
Hipertensi merupakan penyakit menahun yang umum terjadi baik dinegara maju maupun Negara berkembang. Permasalahan ini perlu diperhatikan mengingat penyakit hipertensi menempati kasus tertinggi. Penyebab utama penyakit hipertensi yaitu faktor genetika, perilaku dan gaya hidup. Kesadaran yang rendah pada penanganan hipertensi menjadi penyebab utama dalam terjadinya komplikasi hipertensi. Angka kejadian hipertensi masih tinggi bahkan kunjungan posbindu terbanyak adalah penderita hipertensi. Para anggota Posbindu ini juga kurang memahami dampak jangka Panjang hipertensi seperti stroke. Tujuan dalam pengabdian masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku masyarakat mengenai upaya pencegahan komplikasi hipertensi pada masa pandemic covid-19. Mitra dalam pengabdian masyarakat ini adalah kader Posbindu. Metode pelaksanaan: kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dengan metode ceramah dan tanya jawab, penyuluhan serta dengan media leaflet serta pemeriksaan tekanan darah. Hasil: edukasi tentang komplikasi hipertensi yang dilakukan secara rutin pada masyarakat sangat membantu dalam menurunkan angka resiko komplikasi hipertensi.