cover
Contact Name
Lita Rahmasari
Contact Email
jurnal_jmpf@mail.uns.ac.id
Phone
+62271648939
Journal Mail Official
jurnal_jmpf@mail.uns.ac.id
Editorial Address
Physics Education Department Building D Floor 2, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Sebelas Maret Jl. Ir. Sutami 36A, Surakarta, 57126
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika
ISSN : 20896158     EISSN : 26203944     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
The scope of the articles published in Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika (JMPF) deal with a broad range of topics in the fields of physics learning education, learning technologies, assesment of physics education and another section related method of learning in physics education. Physics Learning and Education : an area of pedagogical research that seeks to improve those methods. Significant innovative findings related to physics education, with related research objects: the application of learning innovations with the latest learning models, methods and technologies, analysis of misconceptions, analysis of learning tools, and analysis of the implementation of school programs related to learning physics in high school environments Learning Technologies : Innovative development with research objects: teaching materials/media, teaching aids and learning tools based on technological pedagogical content knowledge (TPACK) for physics learning or extracurricular activities in high school environments. Assessment of Physics Education : Development of assessment instruments and analysis of the results of their application in physics learning in secondary schools, assessment for learning using classical test theory (CTT), and item response theory (IRT) and multidimensional item response theory (MIRT).
Articles 101 Documents
Pengaruh Model CORE dan Model ICARE Terhadap Kemampuan Kognitif Ditinjau dari Kemandirian Belajar Siswa Sekar Ayu Prawesthi; Nonoh Siti Aminah; Dwi Teguh Rahardjo
Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.587 KB) | DOI: 10.20961/jmpf.v10i1.42786

Abstract

Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidak ada : 1) perbedaan pengaruh antara penggunaan model CORE dan model ICARE yang ditinjau dari kemampuan kognitif siswa 2) perbedaan pengaruh antara kemandirian belajar siswa kategori tinggi, sedang, dan rendah terhadap kemampuan kognitif siswa, dan 3) interaksi antara pengaruh model pembelajaran Connecting, Organizing, Reflecting, and Extending (CORE) dan model pembelajaran Introduction, Connection, Application, Reflection, and Extension (ICARE) terhadap kemampuan kognitif siswa pada materi Usaha dan Energi ditinjau dari kemandirian belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial 2x3. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIPA SMA Al Islam 1 Surakarta Tahun Pelajaran 2019/2020. Sampel diambil dengan teknik cluster random sampling. Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan uji anava dua jalan dengan frekuensi sel tak sama. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : 1) Ada perbedaan pengaruh antara penggunaan pembelajaran Connecting, Organizing, Reflecting, and Extending (CORE) dan model pembelajaran Introduction, Connection, Application, Reflection, and Extension (ICARE) terhadap kemampuan kognitif siswa (Fobservasi = 4,15 > Ftabel = F0,05;1;56 = 4,01). 2) Ada perbedaan pengaruh antara kemandirian belajar siswa kategori tinggi, sedang, dan rendah terhadap kemampuan kognitif siswa (Fobservasi = 4,64 > Ftabel = F0,05;2;56 = 3,16). 3) Tidak ada interaksi antara pengaruh model pembelajaran  Connecting, Organizing, Reflecting, and Extending (CORE) dan model pembelajaran Introduction, Connection, Application, Reflection, and Extension (ICARE) terhadap kemampuan kognitif siswa kelas X SMA Al Islam 1 Surakarta pada materi Usaha dan Energi ditinjau dari kemandirian belajar siswa (Fobservasi = 0,24 < Ftabel = F0,05;2;56 = 3,16). 
Remediasi Pembelajaran dengan Model VAK untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Materi Rangkaian Arus Bolak-Balik Selvy Lutfiana; Ahmad Fauzi; Daru Wahyuningsih
Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika Vol 11, No 1 (2021): Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.422 KB) | DOI: 10.20961/jmpf.v11i1.47829

Abstract

Penulisan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Ada atau tidak peningkatan kemampuan kognitif siswa yang signifikan setelah mengikuti kegiatan remediasi pembelajaran Fisika dengan menggunakan model pembelajaran VAK pada materi Rangkaian Arus Bolak-Balik 2) Apakah kegiatan remediasi pembelajaran Fisika dengan menggunakan model pembelajaran VAK dapat membantu siswa mencapai nilai KKM pada materi Rangkaian Arus Bolak-Balik. Penelitian ini menggunakan bentuk desain eksperimen dengan bentuk pre-experimental jenis one-group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Surakarta Tahun Pelajaran 2019/2020. Sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 33 siswa kelas XI MIPA 4 SMA Negeri 1 Surakarta. Penelitian ini menggunakan beberapa teknik pengumpulan antara lain adalah teknik observasi untuk mengetahui kondisi pembelajaran fisika di kelas, teknik wawancara untuk memperoleh data berupa pendapat mengenai pembelajaran fisika di sekolah, teknik tes untuk memperoleh data kemampuan kognitif, dan kajian dokumentasi untuk menyesuaian penelitian dengan ketentuan sekolah. Data yang telah dipereoleh kemudian dianalisis menggunakan uji gain ternormalisasi, uji T satu sampel, dan uji T sampel berpasangan. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah : 1) Kegiatan remediasi pembelajaran Fisika yang dilakukan dengan menggunakan model pembelajaran VAK pada materi rangkaian listrik bolak-balik dapat meningkatan kemampuan kognitif siswa kelas XI MIPA 4 SMA Negeri 1 Surakarta Tahun Ajaran 2019/2020 secara signifikan, 2) Kegiatan remediasi pembelajaran Fisika dengan menggunakan model pembelajaran VAK dapat membantu siswa kelas XI MIPA 4 SMA Negeri 1 Surakarta tahun ajaran 2019/2020 mencapai nilai KKM pada materi rangkaian listrik bolak-balik dengan persentase siswa yang mecapai ketuntasan belajar meningkat sebanyak 69,7% dari 6,06% menjadi 75,76%
Refinement Struktur Kristal Superkonduktor BSCCO–2212 dengan Substitusi Pb Dwi Teguh Rahardjo
Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika Vol 12, No 1 (2022): Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1156.175 KB) | DOI: 10.20961/jmpf.v12i1.27532

Abstract

Analisis refinement struktur kristal telah dilakukan pada data XRD superkonduktor BSCCO-2212 yang disubstitusi Pb. Superkonduktor fase BSCCO-2212 disintering pada suhu 8200C dan dikalsinasi pada suhu 8000C. Waktu sintering sampel divariasi pada 0, 12, 24, 36, dan 48 jam. Pembentukan bahan superkonduktor BSCCO-2212 dimulai dari komposisi awal stoikhiometri melalui metode reaksi padatan. Analisis refinement data XRD dilakukan melalui analisis Rietveld dengan metode Least Square yang data model awal dicocokkan dengan data dari XRD. Hasil analisis profil XRD oleh software Celref menunjukkan bahwa terdapat kecenderungan peningkatan fraksi volume BSCCO-2212 dan impuritas bersamaan dengan waktu sintering yang lebih lama. Hasil analisis refinement pada faktor reliabilitas melalui software Fullprof menunjukkan ada kecenderungan penurunan faktor reliabilitas profil. Residu profil terendah adalah Rp = 23%, Rwp = 20,3%, dan χ2 = 23,5% tanpa refinement isotropik suhu. Dari analisis refinement struktur kristal juga menunjukkan bahwa struktur kristal BSCCO-2212 adalah orthorombik dengan grup ruang Fmmm.
Alat Penentu Indeks Bias Cairan Dibantu Dengan Sensor Ultrasonik Berbasis Mikrokontroler ATmega328 Yuanita Sri Respati; Dwi Teguh Rahardjo
Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (755.515 KB) | DOI: 10.20961/jmpf.v7i2.31456

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menjelaskan prinsip kerja alat penentu indeks bias cairan dibantu dengan sensor ultrasonik berbasis mikrokontroler ATMega328, (2) menjelaskan hasil percobaan menggunakan alat penentu indeks bias cairan dibantu dengan sensor ultrasonik berbasis mikrokontroler ATMega328. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Prinsip kerja dari alat penentu indeks bias cairan dibantu dengan sensor ultrasonik berbasis mikrokontroler ATMega328 adalah menentukan indeks bias tersebut dengan cara mengukuran jarak fokus lensa positif (f1), jarak lensa gabungan antara lensa positif dengan zat cair (fgab) melalui pantulan bayangan dan jari-jari lensa positif (R). Pengukuran jarak menggunakan sensor ultrasonik sebagai alat ukur jarak digital. Menentukan indeks bias cairan (n) dengan cara meletakkan cairan di antara cermin datar dan lensa cembung. Jarak bayangan paling jelas yang ditangkap layar merupakan jarak fokus gabungan antara lensa positif dengan lensa zat cair (fgab). Setelah diketahui jarak fokus lensa positif (f1), dan lensa gabungan (fgab) maka dapat ditentukan jarak fokus lensa zat cair (f2). Jarak fokus zat cair (f2) dan jari-jari lensa zat cair. Berdasarkan hasil eksperimen yang telah dilakukan, diperoleh nilai indeks bias Aquades (1,331±0,004) dengan kesalahan relatif 0,36%, NaCl 5% (1,338±0,002) dengan kesalahan relatif 0,18%, Glukosa (1,336±0,003) dengan kesalahan relatif 0,24%, dan Fruktosa (1,337±0,006) dengan kesalahan relatif 0,50%.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis melalui Model Discovery Learning disertai Teknik Probing Prompting pada Materi Momentum dan Impuls Kelas X IPA 1 SMA Negeri 1 Ngemplak Boyolali Azhar Umam; Supurwoko Supurwoko; Ahmad Fauzi
Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.825 KB) | DOI: 10.20961/jmpf.v9i2.38618

Abstract

Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis LCDS dengan Model Discovery Learning untuk Meningkatkan Kemandirian Siswa SMA Hanifah Nur Khofiah; Rini Budiharti; Elvin Yusliana Ekawati
Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.434 KB) | DOI: 10.20961/jmpf.v10i1.41090

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengembangkan perangkat pembelajaran fisika berbasis LCDS dengan model discovery learning untuk meningkatkan kemandirian siswa SMA pada materi Hukum Newton yang layak digunakan; (2) mengetahui apakah spesifikasi akhir perangkat pembelajaran yang dikembangkan layak digunakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengembangan dengan model ADDIE. Sumber data berasal dari 2 orang ahli, 3 orang guru Fisika SMA, 3 orang teman sejawat, dan 102 orang siswa. Teknik analisis data kualitatif menggunakan model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan teknik analisis data kuantitatif menggunakan perhitungan persentase komponen angket, analisis hasil uji butir soal (daya beda, taraf kesukaran, efektifitas distraktor, reliabilitas, dan validitas), dan analisis hasil observasi kemandirian siswa (realiabilitas antar rater). Kesimpulan dari penelitian ini adalah: (1) tahapan pengembangan perangkat pembelajaran meliputi:(a) tahap analisis yaitu tahapan analisis permasalahan dan kebutuhan dalam proses pembelajaran; (b) tahap desain yaitu tahapan pembuatan draft perangkat pembelajaran dan instrumen penelitian; (c) tahap pengembangan yaitu tahapan proses validasi, uji coba satu-satu, uji coba kelompok kecil, dan uji coba lapangan. (2) Hasil akhir dari penelitian ini adalah perangkat pembelajaran berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Lembar Kerja Siswa (LKS), instrumen penilaian kognitif dengan koefisien reliabilitas 0,838 (sangat tinggi), dan instrumen penilaian kemandirian siswa dengan koefisien reliabilitas 0,719 (kategori sedang). Kesimpulan dari penelitian adalah bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan yang berupa RPP, LKS, instrument penilaian kognitif dan intrumen kemandirian siswa secara menyeluruh memenuhi kategori sangat baik serta layak digunakan dalam proses pembelajaran.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis LCDS–Model Konstruktivisme untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Materi Hukum Gravitasi Newton Yoga Ashari Putri; Elvin Yusliana Ekawati; Pujayanto Pujayanto
Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika Vol 11, No 1 (2021): Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (710.683 KB) | DOI: 10.20961/jmpf.v11i1.47235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan tahapan proses pengembangan perangkat pembelajaran berbasis LCDS dengan model konstruktivisme untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMA pada materi Hukum Gravitasi Newton yang layak digunakan, (2) mendeskripsikan spesifikasi perangkat pembelajaran yang dikembangkan. Metode penelitian mengacu pada model ADDIE. Jenis data yang diperoleh adalah data kualitati f yang didukung data kuantitatif. Sumber data berasal dari 2 orang ahli, 3 orang guru fisika SMA, 3 orang teman sejawat, dan 102 orang siswa. Teknik analisis yang digunakan yaitu teknik analisis kualitatif dan kuantitatif. Kesimpulan penelitian ini, yaitu: (1) Tahapan pengembangan perangkat pembelajaran terdiri dari analisis, desain, dan pengembangan (2) Produk akhir penelitian ini adalah perangkat pembelajaran berupa RPP, LKS, instrumen penilaian kognitif dengan  koefisien reliabilitas sebesar 0,725 (kategori tinggi), dan instrumen penilaian kemampuan berpikir kritis dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,722 (kategori tinggi). Spesifikasi produk adalah sebagai berikut: (a)RPP terdiri dari lima pertemuan dengan alokasi waktu 2JP dan 1JP perminggu. Model pembelajaran yang digunakan adalah konstruktivisme dengan langkah pembelajaran mengacu pada modul pembelajaran berbasis LCDS; (b)LKS terdiri dari enam bagian yaitu identitas LKS, kompetensi inti, kompetensi dasar, tujuan, alat dan bahan, cara kerja, hasil percobaan, analisis data, dan kesimpulan; (c)instrumen penilaian kognitif terdiri dari kisi-kisi, soal tes dan jawaban soal. Instrumen kognitif berupa soal pilihan ganda berjumlah 20 soal; (d)instrumen penilaian kemampuan berpikir kritis terdiri dari identitas, kisi-kisi soal dan rubrik penilaian. Instrumen ini berupa soal yang mewakili lima aspek kemampuan berpikir kritis. Berdasarkan hasil validasi dan uji coba perangkat pembelajaran yang dikembangkan secara menyeluruh memenuhi kategori baik serta layak digunakan.
Pengembangan Media Pembelajaran Fisika Berbasis Moodle Pada Materi Gelombang Bunyi Nurdiyanti Nurdiyanti; Sukarmin Sukarmin; Rini Budiharti
Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika Vol 12, No 1 (2022): Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1897.866 KB) | DOI: 10.20961/jmpf.v12i1.60912

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Fisika berbasis Moodle, dan menghasilkan produk media pembelajaran Fisika pada materi Gelombang Bunyi berbasis Moodle yang layak digunakan dalam pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan model ADDIE yang dilaksanakan hingga tiga tahap prosedur pengembangan (Analysis, Design, dan Development). Data yang didapat berupa data kualitatif yang didukung dengan data kuantitatif yang diperoleh dari angket. Sumber data meliputi 2 ahli media dan ahli materi, 5 mahasiswa, 3 guru fisika, dan siswa. Siswa yang terlibat antara lain sejumlah 3 siswa pada uji coba satu-satu, 9 siswa pada uji coba kelompok kecil, dan 90 siswa pada uji coba lapangan. Penelitian ini dilakukan di SMAN 5 Surakarta, SMAN 6 Surakarta, dan SMA Al Islam 1 Surakarta. Karakteristik media yang dihasilkan yaitu dapat dijalankan menggunakan perangkat laptop ataupun smartphone, berisi kegiatan siswa dengan pola pendekatan saintifik yang tercermin dari lembar kerja siswa berupa diskusi proses. Bagian media pembelajaran Moodle ini meliputi pendahuluan, topik materi pembelajaran, dan ruang feedback antara siswa dan guru. Berdasarkan validasi media pembelajaran oleh ahli dan reviewer serta penilaian oleh siswa dari aspek materi, bahasa, dan tampilan media didapat kesimpulan bahwa media sangat baik dengan kelayakan sangat layak untuk diterapkan dalam pembelajaran. Adapun nilai rerata masing-masing yaitu validasi ahli media 90,27%, validasi ahli materi sebesar 89%, validasi peer reviewer 90,30%, penilaian guru 87,35%, penilaian uji satu-satu 89,49%, uji kelompok kecil 84,90%, dan uji lapangan 83,05%.
Pengembangan modul pembelajaran mata kuliah Fisika Atom dan Inti pada pokok bahasan Reaksi Inti untuk mahasiswa S-1 Pendidikan Fisika Raden Oktova; Hijjiyana Hijjiyana; Sarif Hidayatuloh
Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.441 KB) | DOI: 10.20961/jmpf.v8i2.28446

Abstract

Fisika Atom dan Inti adalah salah satu mata kuliah wajib pada  program studi S-1 Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta. Dalam kegiatan pembelajaran mata kuliah tersebut, penulis mengamati bahwa mahasiswa kurang memiliki motivasi untuk belajar secara mandiri. Sebagai salah satu alternatif solusi masalah ini telah dikembangkan suatu modul pembelajaran pada pokok bahasan Reaksi Inti dalam bahasa Indonesia yang disajikan dengan ringkas, menarik dan praktis.  Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE, yang terdiri atas tahap-tahap Analysis (analisis), Design (desain), Development (pengembangan), Implementation (implementasi), dan Evaluation (Evaluasi). Untuk mengetahui kelayakan modul, dilakukan validasi oleh dua orang dosen ahli materi, dan uji coba modul oleh pengguna sebanyak 10 orang mahasiswa. Persepsi para ahli digali melalui angket dan dianalisis secara deskripstif menggunakan persentase tingkat kelayakan. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kelayakan menurut ahli materi rata-rata sebesar 85,42%, sedangkan dari respon pengguna diperoleh tingkat kelayakan rata-rata sebesar 88,33 %. Dapat disimpulkan bahwa  modul pembelajaran yang dikembangkan sangat layak digunakan sebagai sumber belajar mandiri.Kata kunci: modul pembelajaran, Fisika Atom dan Inti, Reaksi Inti.
Analisis Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Fluida Dinamis Di SMA Batik 2 Surakarta H. Affandy; Nonoh Siti Aminah; Supriyanto Supriyanto
Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.548 KB) | DOI: 10.20961/jmpf.v9i1.31608

Abstract

Proses pembelajaran berdasarkan tuntutan kurikulum 2013 menggunakan pendekatan saintifik, dalam pendekatan saintifik siswa diharapkan memiliki berbagai keterampilan salah satunya keterampilan berpikir kritis. Keterampilan berpikir kritis sangat penting untuk dilatih selama pembelajaran dikelas, karena siswa dengan kemampuan berpikir yang baik memberi dampak pada kemampuannya dalam merencanakan strategi dan taktik untuk meraih kesuksesan di abad 21. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai profil keterampilan berpikir kritis siswa SMA Batik 2 Surakarta pada materi fluida dinamis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data mengenai ketercapaian keterampilan berpikir kritis dengan memberikan instrumen soal berbentuk uraian, yang diadobsi dari soal-soal Ujian Nasional (UN) sebanyak 4 item. Penyebaran instrumen diberikan di kelas XI MIA sebanyak 99 siswa. Berdasarkan hasil analisis data, keterampilan berpikir kritis siswa pada indikator Focus (23%), Reason (22%), Inference (15%), Situation (16%), Clarity (14%), and Overview (10%). Hasil analisis data menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis siswa di SMA Batik 2 Surakarta masih tergolong rendah.

Page 2 of 11 | Total Record : 101