cover
Contact Name
Rachmat
Contact Email
rachmat@unm.ac.id
Phone
+6281244440017
Journal Mail Official
botinglangi@gmail.com
Editorial Address
Gedung DE Lantai 2 Kampus FSD UNM Parangtambung Jl. Daeng Tata Makassar 90224
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan
ISSN : -     EISSN : 28299280     DOI : http://dx.doi.org/10.26858/
Core Subject : Education, Art,
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan diterbitkan oleh Jurusan Seni Pertunjukan Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar. Boting Langi menerbitkan karya ilmiah hasil penelitian seni dan pendidikan seni. Redaksi menerima artikel belum pernah dipublikasikan di media lain dengan format penulisan sebagaimana tercantum pada halaman pedoman penulisan naskah. Jurnal ini terbit empat kali dalam setahun.
Articles 97 Documents
PANDANGAN TERHADAP IMPLEMENTASI PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM PEMBELAJARAN SENI TARI PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 4 SELAYAR Fitriani A. M.; Sumiani Sumiani; Selfiana Saenal
xxxx
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v1i3.39054

Abstract

This research is survey research. The data collection techniques used in this study include observation, interviews, documentation and questionnaires. The data analysis carried out is qualitative. The object of this research is 60 students of class X, which aims to describe the views on the implementation of the scientific approach in learning the theory and practice of dance. Qualitative data were obtained from student responses during the research. The results showed that: (1) For dance theory learning from 60 (100%) students there are 5 students (8.3%) who are not aware and 55 students (91.6%) are aware of the observing stage and 7 students (11.6%) are not aware and 53 students (88.3%) realized that there was a reasoning stage in the scientific approach in learning dance theory. Meanwhile, in the questioning, trying and communicating stage, all 60 students were aware of this stage in learning dance theory. (2) From the results of research in learning dance practice from 60 students (100%) there are 5 students (8.3%) who are not aware and 55 students (91.6%) are aware of the trying stage and 3 students (5%) are not. realized and 57 students (95%) realized that there was a reasoning stage in the scientific approach in learning dance practice. Meanwhile, in the stage of observing, asking, and communicating, all 60 students were aware of this stage in learning dance practice. Keyword: Perseption, implementation, scientific Penelitian ini menggunakan metode survei. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi observasi, wawancara, dokumentasi dan angket. Analisis data yang dilakukan adalah kualitatif. Objek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X sebanyak 60 orang siswa, yang bertujuan untuk mendeskripsikan pandangan terhadap implementasi pendekatan saintifik dalam pembelajaran teori dan praktek seni tari. Data kualitatif diperoleh dari respon siswa selama penelitian berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Untuk pembelajaran teori seni tari dari 60 (100%) siswa terdapat 5 orang siswa (8,3%) tidak menyadari serta 55 orang siswa (91,6%) menyadari adanya tahap mengamati dan 7 orang siswa (11,6%) tidak menyadari serta 53 orang siswa (88,3%) menyadari adanya tahap menalar pada pendekatan saintifik dalam pembelajaran teori seni tari. Sedangkan dalam tahap menanya, mencoba dan mengkomunikasikan dari 60 siswa semua menyadari adanya tahap tersebut dalam pembelajaran teori seni tari. (2) Dari hasil penelitian dalam pembelajaran praktek seni tari dari 60 siswa (100%) terdapat 5 orang siswa (8,3%) tidak menyadari serta 55 orang siswa (91,6%) menyadari adanya tahap mencoba dan 3 orang siswa (5%) tidak menyadari serta 57 orang siswa (95%) menyadari adanya tahap menalar pada pendekatan saintifik dalam pembelajaran praktek seni tari. Sedangkan dalam tahap mengamati, menanya, dan mengkomunikasikan dari 60 siswa semua menyadari adanya tahap tersebut dalam pembelajaran praktek seni tari. Kata Kunci: Pandangan, Implementasi, Saintifik
KEGIATAN EKSTRAKURIKULER SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SENI TARI SISWA KELAS X SMK NEGERI 1 MARIORIAWA KABUPATEN SOPPENG Eka Wati; Siti Asmaulul Izmi
xxxx
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v1i4.40882

Abstract

Kegiatan ekstrakurikuler seni Tari dilaksanakan di SMK Negeri 1 Marioriawa. Kegiatan ini dapat membantu siswa dalam meluangkan kreativitas yang dimiliki dan membantu siswa dalam mengembangkan bakat yang dimiliki. Dalam kegiatan ekstrakurikuler siswa mendapatkan lebih banyak materi dan waktu untuk belajar seni tari. Kegiatan ini dapat mengatasi kurangnya waktu belajar di dalam kelas sehingga gurukurang maksimal dalam memberikan materi sesuai dengan tujuan yang di inginkan. Kegiatan ekstrakurikuler dapat dijadikan suatu wadah dalam melatih bakat siswa dalam menari. Kegiatan ekstrakurikuler yang baru di adakan di SMK Negeri 1 Marioriawa menjadikan siswa berminat/termotivasi untuk ikut belajar seni tari. Kegiatan ini juga mengajarkan materi yang berbeda dengan apa yang didapatkan di dalam kelas. 2) Minat siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler seni tari di SMK Negeri 1 Marioriawa. Minat siswa dapat dilihat dari hasil evaluasi yang menilai proses yang beraspek keaktifan, kesungguhan, kreativitas, tehnik gerak, dan kerjasama.
Nilai Budaya Pesisir Pertunjukan Malam Jahannam Karya Moutinggo Bousye Adaptasi Budaya Makassar Andi Hendra Bahar; Andi Taslim Saputra; Muhammad Muhaemin
xxxx
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v1i3.37723

Abstract

Abstrak  Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif, bertujuan untuk memperoleh data dan informasi yang akurat tentang Aspek pendidikan dalam naskah drama Malam Jahannam Karya Moutinggo Bousye. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun pokok permasalahan yang dikaji adalah Aspek dan unsur pendidikan yang termuat pada karakter tokoh pada pertunjukan Malam Jahannam Karya Moutinggo Busye. Nilai Budaya Pesisir pada pertunjukan ini dapat dilihat dari ungkapan teks dialog, dan juga sikap atau perilaku yang ditunjukan oleh para aktor sehingga menghasilkan nilai kejujuran, nilai siri’ na pacce (Harga diri), nilai Filosofis (nilai etis dan nilai adat). Kata Kunci: Nilai Budaya Pesisir, Malam Jahannam, Adaptasi ke Budaya Makassar Abstract This study uses a descriptive-qualitative method, aiming to obtain accurate data and information about the educational aspect of the drama script Malam Jahannam by Moutinggo Bousye. Data were collected by interview, observation, and documentation methods. The main issues studied are aspects and elements of education included in the characters in the Malam Jahannam performance by Moutinggo Busye. Coastal cultural values in this show can be seen from the expressions of the dialogue text, as well as the attitudes or behaviors shown by the actors to produce honesty values, Siri' Na Pacce values (self-respect), and philosophical values (ethical values and traditional values). Keywords: Coastal Cultural Values, Malam Jahannam, Adaptation to Makassar Culture
MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA (MBKM): OBJEKTIFIKASI KRITIS PENDIDIKAN SENI Rachmat Rachmat; Hartono Hartono; Syakir Muharrar
xxxx
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v1i4.41404

Abstract

Kurikulum merupakan hal yang statis, hal ini berjalan di Indonesia ditandai seiringnya paradigma menteri yang membawahinya. Tujuan penulisan artikel ini untuk menjawab landasan ideologi terhadap implementasi kebijakan MBKM dan relevansinya terhadap pendidikan seni. Hasil penelitian adalah 1. Keterampilan yang diperoleh selama pendidikan dengan sistem Kampus Merdeka ini pada akhirnya untuk memenuhi kebutuhan dan kepentingan superstruktur, 2) Pihak yang diuntungkan adalah pelaku industri global, pelaku industri dalam negeri, dan pemerintah, 3) Tentunya publik yang sangat dirugikan, sebab kebijakan ini hanya menguntungkan bagi yang memanfaatkan peluang ekonomi kebijakan tersebut, 4) Pendidikan seni sebagai paradigma penyadaran kritis memungkinkan peserta didik terintegrasi dengan realitas sosial-masyarakat, penyedia agen perubahan sosial.
PENGELOLAAN PENDIDIKAN SENI DI PAUD DENGAN MODEL COLLABORATION PENTAHELIX Muh Kurniawan Adi Kusuma Wiharja; Hartono Hartono; Syakir Muharrar
xxxx
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v1i4.41607

Abstract

Pendidikan anak usia dini adalah kesempatan bagi peserta didik dalam hal ini anak usia dini agar dapat mengembangkan semua potensi diri termasuk kemampuan kognitif dan motorik kasar maupun halus. Beberapa kegiatan di paud juga dirancang sedemikian rupa untuk membantu mengembangkan potensi peserta didik dan motoriknya. Tulisan ini memberikan pandangan mengenai pengelolaan pendidikan seni di paud dengan menggunakan model kolaboratifn pentahelix. Metode penelitian dilakukan dengan kajian literatur. Hasil penelitian mengungkapkan pentingnya pelaksanaan pendidikan seni di paud, dan menawarkan pengelolaan pembelajaran seni di paud berbasis kolaboratif pentahelix
NILAI-NILAI PENDIDIKAN PADA PERTUNJUKAN MONOLOG "OPUTA YI KOO" DI SMA NEGERI 1 BAUBAU Devalia Wahid Salsabillah; Asia Ramli; Andi Padalia
xxxx
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v2i1.42962

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian analisis isi untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam acara monolog Chendy Ariswan Latief “Oputa Yi Koo”. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi yang kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Bentuk lakon monolog Oputa Yi Koo SMA Negeri 1 Baubau dapat ditemukan dalam bentuk teks drama dan teks pertunjukan yaitu bentuk naskah lakon, tema, tokoh, dialog, deskripsi (nebentex), plot, latar belakang, mandat sinopsis dan struktur dramatik menggunakan teori Aristoteles dan Gustaf Freytag tentang awal, tengah dan akhir. (2) Nilai-nilai pendidikan dalam tayangan monolog SMA Negeri 1 Baubau “Oputa Yi Koo” ditemukan nilai-nilai pendidikan yang dapat digalakkan di SMA Negeri 1 Baubau antara lain pendidikan agama, pendidikan sosial budaya,  pendidikan moral,  pendidikan estetika. nilai, dan  pendidikan literasi. ABSTRACT This research is a content analysis research to identify and describe the educational values contained in Chendy Ariswan Latief's monologue “Oputa Yi Koo”. Data collection techniques were carried out by observation, interviews and documentation which were then analyzed descriptively. The results of this study indicate that (1) The form of the monologue play Oputa Yi Koo SMA Negeri 1 Baubau can be found in the form of drama text and performance text, namely the form of play script, theme, character, dialogue, description (nebentex), plot, background, synopsis mandate and dramatic structure using Aristotle and Gustaf Freytag's theory of beginning, middle and end. (2) Educational values in the monologue of SMA Negeri 1 Baubau "Oputa Yi Koo" found educational values that can be encouraged at SMA Negeri 1 Baubau, including religious education, socio-cultural education, moral education, aesthetic education. values, and literacy education.
PENEKANAN (DOMINANCE) DALAM WUJUD TARI PA’JAGA LILI PADA PESTA PERNIKAHAN DI DESA ULUSALU KECAMATAN LANTIMOJONG KABUPATEN LUWU Pratiwi Sukri; Andi Jamilah; Andi Ihsan
xxxx
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v2i1.43066

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitan ini untuk mengetahui nilai estetika dalam gerak tari Pa’jaga Lili pada pesta pernikahan sebagaimana yaitu penekanan (Dominance) pada gerak tari Pa’jaga Lili pada pesta pernikahan di Desa Ulusalu Kecamatan Latimojong Kabupaten Luwu. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Teknik analisis data dalam penelitian ini: 1) Reduksi data, 2) Penyajian data, 3) Penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penekanan (dominance) pada wujud tari Pa’jaga Lili menampilkan sebuah klimaks dan sesuatu yang terlihat lebih menonjol pada penampilannya. Penekanan yang tercapai digambarkan pada klimaks geraknya yang terdapat pada ragam terakhir, properti badik sebagai simbol kemenangan ketukan alat musik yang iramanya cepat, menjadikan sebuah penonjolan didalamnya.ABSTRACTThe purpose of this research is to find out the aesthetic value in the Pa'jaga Lili dance at a wedding as the emphasis (Dominance) on the movement of the Pa'jaga Lili dance at a wedding in Ulusalu Village, Latimojong District, Luwu Regency. The type of research used is qualitative research with data collection techniques carried out by observation, interviews, documentation and literature study. Data analysis techniques in this study: 1) Data reduction, 2) Data presentation, 3) Conclusions. The results of this study indicate that Emphasis (dominance) on Pa'jaga Lili's dance form displays a climax and something that looks more prominent in her performance. The emphasis that is achieved is described in the climax of the movement found in the last variety, the property of the badik as a symbol of victory for the beat of a musical instrument with a fast rhythm, making a protrusion in it.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERMAIN DRAMA DENGAN METODE PEMBELAJARAN TANDUR DALAM MATA PELAJARAN SENI BUDAYA PADA PESERTA DIDIK KELAS X PERHOTELAN SMKN 6 MAKASSAR Auni Dhiyaul Islam; Asia Ramli; Tony Mulumbot; Andi Baetal Mukaddas
xxxx
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v2i1.44095

Abstract

Peningkatan Keterampilan Bermain Drama Dengan Metode Pembelajaran Tandur Dalam Mata Pelajaran Seni Budaya Pada Peserta Didik Kelas X Perhotelan SMKN 6 Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil peningkatan keterampilan bermain drama dengan metode pembelajaran Tandur. Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang memiliki tiga tahap kegiatan dalam siklus, yaitu Pre-test Siklus I, Post-test Siklus I, Siklus II. Sehingga memberikan hasil belajar pre-test siklus 1 yaitu nilai rata-rata 32.25 ketuntasan 10,3% setelah pembelajaran di siklus I, sehingga post-test siklus 1 menjadi 51,6 ketuntasan 41.37% tetapi belum mencapai target ketuntasan. Pada siklus II nilai meningkatan menjadi 80 ketuntasan 93%. Disimpulkan bahwa model pembelajaran Tandur dapat meningkatkan hasil belajar Seni budaya khususnya dalam pembelajaran bermain drama pada Kelas X Perhotelan 1 SMK Negeri 6 Makassar.Kata kunci: metode Tandur, hasil belajar drama.
EKSISTENSI SANGGAR SENI PARRAWANA TOWAINE “SOHIBU BAITI” DI KECAMATAN LIMBORO KABUPATEN POLEWALI MANDAR Fikriyah Fikriyah; Andi Ihsan; Heriyati Yatim
xxxx
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v2i1.43911

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitan ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan eksistensi sanggar seni parrawana towaine sohibu baiti di kecamatan Limboro Kabupaten Polewali Mandar. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Teknik analisis data dalam penelitian ini: 1) Reduksi data, 2) Penyajian data, 3) Penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa latar belakang hadirnya Sohibu Baiti berawal dari Cammana yang ingin mewariskan kesenian parrawana towaine ke generasi berikutnya kemudian beliau membentuk sanggar seni sohibu baiti sebagai wadah untuk meneruskan kesenian ini untuk ditampilkan secara berkelompok. Eksistensi sanggar seni parrawana towaine Sohibu Baiti dipengaruhi oleh regenerasi, pertunjukan, dukungan pemerintah, dukungan masyarakat.  Kata Kunci : Eksistensi, parrawana towaine, regenerasi ABSTRACTThe purpose of this research is to find out and describe the existence of the art studio parrawana towaine sohibu baiti in the Limboro sub-district, Polewali Mandar Regency. The type of research used is descriptive with a qualitative approach. Data collection techniques were carried out by means of observation, interviews, documentation and literature study. Data analysis techniques in this study: 1) Data reduction, 2) Data presentation, 3) Conclusions. The results of this study indicate that the background to the presence of Sohibu Baiti originated from Cammana who wanted to pass on the art of parrawana towaine to the next generation and then he formed the sohibu baiti art gallery as a place to continue this art to be displayed in groups. The existence of the parrawana towaine Sohibu Baiti art gallery is influenced by regeneration, performances, government support, community support. Keywords: Existence, parrawana towaine, regeneration.
KANDUNGAN NILAI PENDIDIKAN PADA PERTUNJUKAN SAYANG-SAYANG DALAM FESTIVAL DAWAI ETNIK MANDAR 2022 OLEH GROUP MUSIK RESOTA NADA DI KABUPATEN POLEWALI MANDAR Sri Indarsih; Khaeruddin Khaeruddin; Nurlina Syahrir
xxxx
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v2i1.43955

Abstract

Sri Indarsih, 2023. Kandungan nilai pendidikan pada pertunjukan Sayang-sayang dalam festival dawai etnik Mandar 2022 oleh group musik Resota Nada di Kabupaten Polewali Mandar. Skripsi, Jurusan Seni Pertunjukan, Fakultas Seni dan Desain. Universitas Negeri Makassar (dibimbing oleh Khaeruddin, S.Sn., M.Pd, dan Dr. Nurlina Syahrir, M.Hum). Penelitian ini bertujuan untuk Untuk 1) Mendeskripsikan bentuk pertunjukan Sayang-sayang dalam festival dawai etnik Mandar 2022 oleh group musik Resota Nada di Kabupaten Polewali Mandar. 2) Untuk mendeskripsikan nilai pendidikan apa saja yang terkandung pada pertunjukan Sayang-sayang dalam festival dawai etnik Mandar 2022 oleh group musik Resota Nada di Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Obyek penelitian ini adalah pertunjukan Sayang-sayang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ada tiga yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diperoleh bahwa 1) Bentuk pertunjukan Sayang-sayang mandar terdiri dari pelaku atau pemain, lagu dan busana. 2) Kandungan nilai pendidikan yang terkandung pada pertunjukan Sayang-sayang Mandar yaitu a) Nilai Religius berupa Doa, anjuran untuk taat beragama. b) Nilai Moral berupa etika yang baik dan sopan, menghormati dan menghargai leluhur dan c) Nilai Budaya berupa melestarikan warisan budaya nenek moyang.Kata Kunci : Nilai pendidikan, pertunjukan, Sayang-sayang Mandar

Page 3 of 10 | Total Record : 97