cover
Contact Name
Mellisa Towadi
Contact Email
dasseinjphh@ung.ac.id
Phone
+6282293296045
Journal Mail Official
dasseinjphh@ung.ac.id
Editorial Address
https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/dassein/about/editorialTeam
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
DAS SEIN: Jurnal Pengabdian Hukum dan Humaniora
ISSN : -     EISSN : 28071514     DOI : 10.33756
DAS SEIN Jurnal Pengabdian Hukum dan Humaniora merupakan peer reviewed journal berbasis hasil Pengabdian Kepada Masyarakat oleh Dosen dan Mahasiswa di bidang Hukum dan Humaniora. Jurnal DAS SEIN diterbitkan oleh Fakultas Hukum Universitas Negeri Gorontalo setiap dua kali dalam setahun (Juli dan Desember). Artikel jurnal DAS SEIN berfokus pada hasil penguatan dan pelayanan kepada masyarakat terhadap isu-isu dan permasalahan yang sedang terjadi di suatu wilayah untuk tujuan pembangunan Nasional, yang melingkupi bidang: Hukum Sejarah Politik Ekonomi Sosial Budaya dan Pariwisata
Articles 53 Documents
Desain Yuridis Peraturan Desa Dalam Penanganan sampah Melalui Bank Sampah di Desa Bongo Nol-Gorontalo Nggilu, Novendri Mohamad; Towadi, Mellisa
DAS SEIN: Jurnal Pengabdian Hukum dan Humaniora (Journal of Legal Services and Humanities) Vol. 1 No. 1 2021
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.671 KB) | DOI: 10.33756/jds.v1i1.9827

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memenuhi luaran laporan pengabdian pada program penanganan sampah melalui Bank Sampah di Kabupaten Boalemo. Metode yang digunakan yaitu dengan mendesain peraturan desa melalui pelatihan dan pendampingan penyusunan Peraturan Desa serta sosisalisasi dan pelatihan untuk kader desa dan masyarakat dalam penanganan sampah di desa Bongo Nol. Hasil yang dicapai dalam program KKS pengabdian ini adalah ; (1) terbentuknya peraturan desa Bongo Nol tentang Pembentukan dan Pengelolaan Bank Sampah yang menjadi basis yuridis bagi pemerintah desa untuk mengelola sampah yang dapat meningkatkan pendapatan bagi desa dan masyarakat desa Bongo Nol dengan bentuk penyertaan dana desa yang menjadi modal dalam pembentukan Bank Sampah, pengangkatan pengelola bank sampah, dalam proses pencapaian pembentukan peraturan desa tersebut, dilakukan tahapan pencapaian melalui pendampingan kepada aparat desa dalam penyusunan perdes, uji publik kepada masyarakat desa, pembahasan, sementara proses penetapan, pengesahan hingga ke pengundangan perdes tentang Pembentukan dan Pengelolaan Bank Sampah akan dialkukan secara internal antara pemerintah desa (kepala desa) dengan Badan Permusyawaratan Desa yang secara yuridis memang memiliki kewenangan untuk penetapan, dan pengundangan; (2) terbentuknya bank sampah yang dilakukan dengan tahapan pendirian bank sampah (termasuk pengelolanya) yang berpusat di kantor desa dan ditambah satu uni bank sampah yang berada di Dusun yang berada di Jalan Trans Boalemo dengan pertimbangan produksi jumlah sampah yang ada di dusun tersebut cukup besar disbanding dusun-dusun lainnya. (3) keterampilan pengelolaan sampah melalui kegiatan pelatihan pengelolaan sampah oleh mitra Kelompok KKS Pengabdian.
DEWITA Sebagai Program Unggulan Pemberdayaan Masyarakat Biluhu Timur Badu, Lisnawaty Wadju
DAS SEIN: Jurnal Pengabdian Hukum dan Humaniora (Journal of Legal Services and Humanities) Vol. 2 No. 1 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.697 KB) | DOI: 10.33756/jds.v2i1.12688

Abstract

Program dalam kegiatan ini berupa sosialisasi pengembangan Wisata Bahari di Desa Biluhu Timur dengan memberikan edukasi mengenai promosi wisata bahari Biluhu Timur. Sehingga, masyarakat dapat mempromosikan wisata yang tersedia di desa Biluhu Timur agar nantinya bisa menarik banyak wisatawan datang berkunjung ke desa Bluhu Timur. Tujuannya adalah untuk meningkatkan peran warga dalam mengembangkan desa pariwisata, termasuk meningkatkan perekonomian mandiri. Maka untuk mencapai tujuan dari program pengembangan Wisata Bahari desa Biluhu Timur, Tim KKN juga menyelenggarakan beberapa program tambahan untuk mendukung pembangungan desa wisata di Biluhu Timur meliputi kegiatan penataan kebun PKK dan pengecatan lorong pelangi yang bertujuan untuk memberikan warna disepanjang jalan mulai dari gerbang sampai kantor desa sehingga akan terlihat lebih menarik dan diharapkan bisa menarik minat wisatawan. Selanjutnya, pembersihan pesisir pantai di area wisata Itoduti Beach, Global Dive Center, dan Horison Dive Camp, sehingga wisatawan akan merasa lebih nyaman ketika mengunjugi wisata yang ada di Biluhu Timur. Adapun, kegiatan pembenahan spot foto di area wisata Itoduti Beach yang bertujuan memperindah area wisata dan menarik minat wisatawan yang dilakukan melalui pembuatan spot foto, pagar, dan pengecatan. Tujuan dari Dewita sebagai program unggulan pemberdayaan masyarakat biluhu timur yakni memberikan manfaat khususnya terhadap aparat dan seluruh masyarakat desa dalam pembangunan, pengembangan dan penataan desa yang mengarah pada kemajuan sektor pariwisata di Biluhu Timur menjadi desa Wisata Bahari.
Penguatan Numismatika Sebagai Materi Pelajaran Sejarah Di Sekolah Menengah Aatas Se-Kota Gorontalo Hasan, Renol
DAS SEIN: Jurnal Pengabdian Hukum dan Humaniora (Journal of Legal Services and Humanities) Vol. 1 No. 2 2021
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.025 KB) | DOI: 10.33756/jds.v2i1.11842

Abstract

Numismatika adalah salah satu bagian dari pentingnya mata pelajaran sejarah bagi guru dalam proses pembelajaran itu sendiri. Tujuan artikel ini adalah agar supaya semua guru sejarah yang ada di kota Gorontalo merekomendasi untuk memasukkan materi sejarah Numismatika sebagai salah satu materi pembelajaran. Adapun yang menjadi tujuan program ini adalah agar supaya guru sejarah yang ada di Kota Gorontalo lebih memahami betapa pentingnya materi Numismatika dalam pembelajatran sejarah di sekolah-sekolah. Penelitian ini mengguanakan metode penelitian kualitatif. Adapun hasil dan temuan ditemukan bahwa masih sebahagian besar sekolah yang ada di Kota Gorontalo belum memasukan materi Numismatika dalam proses pembelajaran sejarah, hal ini disebabkan oleh belum di masukanya materi numismatika dalam MGMP mata pelajaran itu sendiri. Dari hasil penguatan dapat ditarik kesimpulan bahwa, pentingnya memasukan materi numismatika pada mata pelajaran sejarah di masing sekolah yang ada di kota Gorontalo pada MGMP mata pelajaran sejarah itu sendiri agar bisa terbentuknya pengetehuan peserta didik/siswa pada perkembangan numismatika.
Penanganan Stunting Melalui Konsep Gerbos Emas Tome, Abdul Hamid; Dungga, Weny Almoravid
DAS SEIN: Jurnal Pengabdian Hukum dan Humaniora (Journal of Legal Services and Humanities) Vol. 1 No. 1 2021
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.19 KB) | DOI: 10.33756/jds.v1i1.8257

Abstract

Tulisan ini bertujuan sebagai luaran laporan Program Pengabdian KKN terkait dengan penanganan stunting. Stunting dapat memberikan dampak buruk terhadap tumbuh kembang anak, tidak hanya dari sisi fisik tetapi juga dari sisi kognitifnya. Jika hal ini terus dibiarkan maka akan mempengaruhi proses pembangunan sumber daya manusia Indonesia seutuhnya. Kabupaten Pohuwato merupakan daerah yang memiliki kasus stunting yang cukup signifikan. Sehingga diperlukan upaya partisipatif yang bersumber dari masyarakat dalam rangka mendukung kebijakan daerah dalam penanganan stunting. Desa Balayo yang menjadi tempat pelaksanaan KKN Tematik Stunting merupakan wilayah yang belum ditemukan adanya kasus stunting, meski demikian sebagai upaya pencegahan perlu dilakukan pendampingan kepada masyarakat dan pemerintah Desa Balayo dalam mengambil langkah-langkah yang terstruktur dalam penanganan stunting. Oleh karenanya melalui program KKN Tematik ini, diusulkan kegiatan  yang berjudul Pencegahan Stunting Melalui Pembentukan dan Pendampingan Kelompok Kerja Gerbos Emas (Gerakan Kolaborasi Mengentaskan Dan Mencegah Anak Stunting) di Desa Balayo Kecamatan Patilanggio. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah pemberdayaan melalui penyuluhan dan pendampingan. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini adalah terlaksanya pendampingan dan pembentukan Kelompok Kerja Gerakan Kolaborasi Mengentaskan Dan Mencegah Anak Stunting di Desa Balayo dengan memperhatikan segala potensi desa.Kata Kunci : Pencegahan Stunting ; Gerbos Emas; Desa
Empowerment of Tourism With Eco-Green Concept-Based Ecotourism in Botubarani Village Podungge, Abdul Wahab; Hunawa, Robby; Alisa, Alisa; Sipahutar, Christy Anastasya
DAS SEIN: Jurnal Pengabdian Hukum dan Humaniora (Journal of Legal Services and Humanities) Vol. 2 No. 1 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.639 KB) | DOI: 10.33756/jds.v2i1.13536

Abstract

This research aims to provide knowledge and skills to the people of Botubarani Village with an approach to solve local problems with problem-solving techniques through design thinking. The output targets of this program include the opportunity for independent study program students certified as independent campuses to analyze problems that exist in the community related to ecotourism. The implementation method in this activity is Focus Group Discussion (FGD) between field supervisors and students with partner groups and the community. Conduct direct observations together with partners and document the potential that will be developed with the assisted communities in Botubarani Village. Designing program implementation scenarios, conducting training and mentoring for the utilization of waste.Ecotourism problems in the village of Botubarani were discussed by a team of writers using the Customer validation technique. The results of interviews with tourists and customers will then provide an overview of the solutions that must be carried out by our team later through product validation techniques. Products that have been validated will then be realized through a prototyping procedure which will later be distributed to residents in the form of training and also enrichment of concepts through open discussions. Because this project is based on human centricity, all solutions and problems are obtained through observation and user validation. With these procedures and techniques, we are expected to be able to provide the best solutions for validated problems to realize sustainable and sustainable ecotourism with an eco-green concept.
Penyuluhan Pentingnya Karifan Lokal Pekatunda Sebagai Semangat Gotong Royong pada Masyarakat di Desa Wombo Kecamatan Tanatove Kabupaten Donggala Nasran, Nasran; Imran, Imran; Sukmawati, Sukmawati
DAS SEIN: Jurnal Pengabdian Hukum dan Humaniora (Journal of Legal Services and Humanities) Vol. 1 No. 2 2021
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.846 KB) | DOI: 10.33756/jds.v1i2.11899

Abstract

Artikel ini merupakan suatu bentuk laporan dari hasil kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di Desa Wombo. Adapun kegiatan ini dilakukan untuk memberikan penyuluhan  tentang Budaya pekatunda pada masyarakat Desa Wombo memiliki nilai kekeluargaan, nilai gotong royong, nilai kepedulian sosial dan nilai religius, serta bagaimana mengembangkan, penyebarluasan, dan pemanfaatan nilai sosial budaya pekatunda pada masyarakat Desa Wombo menunjukkan bahwa degradasi budaya yang terjadi antara globalisasi dan tradisi masyarakat Desa Wombo, berlangsung seperti biasa, dan dampak atau pengaruh yang bisa di rasakan masyarakat, dampak positifnya kemajuan teknologi komunikasi dan informasi mempermudah manusia dalam berinteraksi dengan manusia lainnya. Sedangkan dampak negatifnya, banyaknya nilai dan budaya masyarakat yang mengalami perubahan dengan cara meniru atau menerapkannya tidak lagi secara efektif dilakukan dalam masyarakat.
Optimasi Ketahanan Keluarga bagi Perempuan Pesisir Pantai Desa Ilomata Kecamatan Bilato Thalib, Mutia Cherawaty; Badu, Lisnawaty W; Harun, Amanda Adelina; Massie, Fitri Hidayah
DAS SEIN: Jurnal Pengabdian Hukum dan Humaniora (Journal of Legal Services and Humanities) Vol. 2 No. 2 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33756/jds.v2i2.13580

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini merupakan luaran kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa, di Desa Ilomata Kecamatan Bilato Kabupaten Gorontalo, sebagai salah satu wilayah pesisir yang berada di Kawasan Teluk Tomini.  Membangun desa diawali dengan membangun manusianya. Dari desalah seharusnya kita membangun kemajuan Indonesia. Membangun masyarakat desa harus dimulai dengan menyadarkan setiap individu akan hakikat hidupnya. upaya memberdayakan masyarakat, salah satunya adalah menciptakan suasana atau iklim yang memungkinkan potensi masyarakat berkembang (enabling). Permasalahan utama yang dialami oleh Kelompok Perempuan Keluarga Nelayan di pesisir ini, adalah minimnya partisipasi terhadap kesejahteraan keluarga, yang pada umumnya bergantung kepada penghasilan suami atau kepala keluarga yang sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani dan nelayan.  Solusi yang dilakukan adalah dengan  melakukan pendekatan pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan pengabdian masyarakat, berupa sosialisasi dan pelatihan ketrampilan. Perempuan sebagai anggota keluarga, merupakan sumber daya manusia yang perlu diberdayakan dalam menopang ketahanan ekonomi keluarga, melalui kemampuan mengolah hasil pertanian kelapa menjadi minyak goreng dan memanfaatkan kulit ikan sebagai kripik, yang bernilai ekonomi. Objek pemberdayaan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah kelompok perempuan keluarga nelayan berjumlah 15 orang. Evaluasi terhadap kegiatan ini ada 2 peserta yang sudah mencoba mengembangkan hasil pelatihan dengan mengembangkan usaha pengolahan kelapa menjadi minyak goreng kampung, yang dipasarkan melalui warung terdekat maupun secara perseorangan. The purpose of writing this article is an output of community service activities carried out by lecturers and students, in Ilomata Village, Bilato District, Gorontalo Regency, as one of the coastal areas in the Tomini Bay Area.  Building a village begins with building its people. It is from the village that we should build the progress of Indonesia. Building a village community must begin with making each individual aware of the nature of his life. efforts to empower the community, one of which is to create an atmosphere or climate that allows the potential of the community to develop (enabling). The main problem experienced by the Women's Group of Fishing Families on this coast, is the lack of participation in family welfare, which generally depends on the income of the husband or head of the family, most of whom make a living as farmers and fishermen. The solution is to approach community empowerment through community service activities, in the form of socialization and skills training. Women as family members, are human resources that need to be empowered in supporting the family's economic resilience, through the ability to process coconut agricultural products into cooking oil and use fish skins as chips, which are of economic value. The object of empowerment in this community service activity is a group of women's fishing families totaling 15 people. Evaluation of this activity there are 2 participants who have tried to develop the results of the training by developing a coconut processing business into village cooking oil, which is marketed through the nearest stalls and individually.
Peningkatan Pengawasan Partisipatif Masyarakat Desa dalam Pelaksanaan Pemilihan Umum Serentak Tahun 2024 melalui Penyuluhan Hukum Kusuma, Winanda; Permatasari, Bunga; Suntara, Reza Adriantika
DAS SEIN: Jurnal Pengabdian Hukum dan Humaniora (Journal of Legal Services and Humanities) Vol. 2 No. 2 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33756/jds.v2i2.15256

Abstract

Konkretisasi Demokrasi sebagai sistem politik dan sistem pemerintahan menempatkan kedaulatan berada ditangan rakyat dilakukan dengan pemilu, sehingga dalam sistem demokrasi rakyat mendapatkan tujuan pemilu yang adil. Adil proses pemilu dengan mengikutkan pada proses pengawasan. Luaran kegiatan ini juga berbentuk publikasi media massa untuk informasi Desa Sangku merupakan desa yang berperan aktif dalam pengawasan partisipatif. Kegiatan ini berupa penyuluhan dipaparkan kepada masyarakat Desa Sangku di Kantor BPD Desa Sangku yang dihadiri penjabat Desa dan aparatur Desa, sehingga diharapkan informasi ini tersampaikan kepada seluruh warga desa. Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan pada tanggal 21 Maret 2022 difasilitasi oleh Pemerintahan Desa Sangku. Pengetahuan atas informasi mengenai tahapan pemilu sesuai peraturan perundangan dan tahapan pelaporan atas pelanggaran pemilu dipahami sehingga tidak adanya ketidaktahuan masyarakat. Akhirnya masyarakat mendapatkan pemilu yang berkualitas. The concretization of Democracy as a political system and a system of government puts sovereignty in the hands of the people carried out by elections, so that in a democratic system the people get the goal of fair elections. Fair the electoral process by including the oversight process. The output of this activity is also in the form of mass media publications for information, Sangku Village is a village that plays an active role in participatory supervision. This activity in the form of counseling was presented to the people of Sangku Village at the Sangku Village BPD Office which was attended by the village acting and village officials, so it is hoped that this information will be conveyed to all villagers. This counseling activity was carried out on March 21, 2022, facilitated by the Sangku Village Government. Knowledge of information about the stages of elections in accordance with laws and regulations and the stages of reporting on election violations is understood so that there is no public ignorance. Finally, people get quality elections.
Bahaya Apatisme Pemuda terhadap Kehidupan Bernegara: Edukasi Partisipasi Politik Karang Taruna Ira Kusuma Yogyakarta Hapsari, Murti Ayu; Wardhani, Sri Handayani Retna; Ariyani, Nita; Andani, Devi
DAS SEIN: Jurnal Pengabdian Hukum dan Humaniora (Journal of Legal Services and Humanities) Vol. 2 No. 2 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33756/jds.v2i2.15180

Abstract

Tujuan penulisan ini adalah mensosialisasikan secara tertulis tentang partisipasi politik terhadap pemuda yang merupakan hal yang layaknya dilakukan secara berkelanjutan. Negara demokrasi yang sehat membutuhkan partisipasi warga negara, khususnya pemuda yang berkualitas untuk bisa tetap melanjutkan eksistensinya. Tim Pengabdi Fakultas Hukum Universitas Janabadra berusaha untuk menanamkan pengetahuan tentang pentingnya partisipasi politik serta bahayanya sikap apatis terhadap kebijakan pemerintah. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman serta meningkatkan kesadaran Pemuda Karang Taruna Ira Kusuma di Yogyakarta terkait dengan pendidikan politik, sedangkan tujuan penulisan adalah untuk mempublikasikan lebih lanjut mengenai kegiatan tersebut. Metode pelaksanaan terdiri dari dua tahap yaitu tahap persiapan serta tahap pelaksanaan sosialisasi. Keseluruhan rangkaian berjalan dengan baik dengan meningkatnya pemahaman pemuda Karang Taruna Ira Kusuma terkait pentingnya partisipasi politik. The purpose of this paper is to socialize in writing about political participation in youth which is something that should be done on an ongoing basis. A healthy democracy requires the participation of citizens, especially qualified youth to be able to continue their existence. Janabadra University's Faculty of Law Service Team seeks to instill knowledge about the importance of political participation as well as the dangers of apathy towards government policies. This socialization aims to provide understanding and increase awareness of the Karang Taruna Ira Kusuma Youth in Yogyakarta related to political education, while the purpose of writing is to publish more about the activity. The implementation method consists of two stages, namely the preparatory stage and the socialization implementation stage. The whole series went well with the increasing understanding of “Karang Taruna” youth Ira Kusuma regarding the importance of political participation.
Pemetaan Sumber Daya Karang Taruna Desa Buhu Tome, Abdul Hamid; Dungga, Weny Almoravid; Elfikri, Nurul Fazri
DAS SEIN: Jurnal Pengabdian Hukum dan Humaniora (Journal of Legal Services and Humanities) Vol. 2 No. 2 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33756/jds.v2i2.12686

Abstract

Program dalam kegiatan ini berupa Pemetaan Sumber Daya Karang Taruna Desa Buhu. Tujuannya adalah memberikan manfaat khususnya terhadap aparat pemerintah desa beserta organisasi pemuda karang taruna desa agar lebih produktif dalam pengembangan desa. Adapun manfaat dalam pengembangan kehidupan perekonomian masyarakat ke arah yang lebih baik, melalui pemetaan potensi yang ada di desa, serta terjalinya kemitraan Desa dengan Perguruan Tinggi khususnya Fakultas Hukum Universitas Negeri Gorontalo. Hasil dari pengabdian ini adalah berdasarkan RPJM Desa Buhu menunjukkan bahwa terdapat beberapa potensi desa disektor Pertanian, Perikanan, dan Peternakan. Menjadi suatu persoalan dewasa ini, pemuda Karang Taruna Desa Buhu belum bisa menangkap peluang bisnis dan usaha kreatif dan pengelolaan potensi desa Buhu. Sehingga melalui program pengabdian pemetaan sumber daya Karang Taruna Desa Buhu ini diharapkan mampu memberikan edukasi yang dapat menciptakan dan memotivasi pemuda karang taruna untuk lebih produktif dalam pengelolaan potensi desa yang dikemas dalam usaha ekonomi produktif. The program in this activity is in the form of Mapping coral resources of Buhu Village Cadets. The goal is to provide benefits, especially to village government officials and village cadet coral youth organizations, to be more productive in village development. The benefits in developing the community's economic life in a better direction through mapping the potential in the village, as well as establishing village partnerships with universities, especially the Faculty of Law, Gorontalo State University. The result of this service is based on the Buhu Village Medium-Term Development Plan, and it shows several potential villages in the Agriculture, Fisheries, and Animal Husbandry sectors. It is a problem today, the youth of Karang Taruna Buhu Village have not been able to grasp business opportunities and creative efforts and manage the potential of Buhu Village. So that through the Buhu village coral cadet resource mapping service program, it is hoped that it will be able to provide education that can create and motivate coral cadet youth to be more productive in managing the potential of the village packaged in productive economic efforts.