cover
Contact Name
Utami Irawati
Contact Email
uirawati@ulm.ac.id
Phone
+628115031771
Journal Mail Official
jstk@ulm.ac.id
Editorial Address
Jl. A. Yani KM. 36 Kompl. Unlam Banjarbaru
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Berkala: Sains dan Terapan Kimia
ISSN : 14111616     EISSN : 25498215     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Sains dan Terapan Kimia (Jurnal Ilmiah Berkala) published scientific articles in the Chemistry field which include, but not limited to, research in chemistry, theoretical chemistry, chemistry education, and applied chemistry. This journal also published review articles about the development of chemistry.
Articles 244 Documents
PENGARUH PEMBERIAN MINYAK KELAPA MURNI TERHADAP HEMOLISIS SEL DARAH MERAH AKIBAT PAPARAN LAMPU UV SECARA IN VITRO Fitri Hady Amrullah; Melina Arini Sylvia Dewi; Karlina Karlina; Noer Komari
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 3, No 2 (2009)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.168 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v3i2.2038

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh pemberian minyak kelapa murni terhadap hemolisis sel darah merah akibat paparan lampu UV secara in vitro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh minyak kelapa murni terhadap ketahanan membran sel eritrosit yang diinduksi sinar ultraviolet (UV). VCO sebagai sumber asam lemak berantai sedang dan bersifat antioksidan dikaji untuk mengetahui besarnya pengaruh terhadap kerusakan membran eritrosit yang disebabkan oleh akibat adanya radikal bebas dan paparan sinar UV. Hemolisis sebagai indikator kerusakan eritrosit diukur dengan menentukan kandungan hemoglobin yang keluar dari sel, akibat rusaknya sel eritrosit. Penelitian diawali dengan pembuatan VCO secara tradisonal. Variabel yang diukur adalah absorbansi Hb kontrol, absorbansi Hb terpajan sinar UV dan absorbansi Hb terpajan sinar UV yang diberi VCO. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan selama 60 menit sudah menyebabkan kerusakan membran eritrosit. Kecenderungan lamanya paparan akan menyebabkan makin tingginya kerusakan membran eritrosit. Penambahan volume VCO 5-20 μl mnyebabkan ketahanan membran eritrosit yang stabil. Pemberian VCO lebih dari 30 μl menyebabkan kerusakan membran eritrosit. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa penggunaan VCO dapat mengurangi kerusakan membran sel. Kata kunci: eritrosit, hemolisis, VCO, lampu UV 
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI SENYAWA AKTIF DARI DAUN JAMBU MAWAR (SYZYGIUM JAMBOS (L.) Alston) Soenarto Soetomo; Eviyana Eviyana; Nur Amalia Choironi; Nilta Dizzania; Muhamad Salman Fareza; Ade Martinus
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 13, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.079 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v13i2.5884

Abstract

Syzygium jambos (jambu mawar) merupakan salah satu tumbuhan tropis khas Indonesia. Tumbuhan ini secara empiris telah digunakan sebagai tumbuhan obat tradisional. Kajian fitokimia tumbuhan ini yang berasal dari Indonesia masih terbatas.Tujuan penelitian ini adalah mengisolasi dan mengidentifikasi senyawa fenolik dari bagian daun S. jambos asal Purwokerto. Proses ektraksi daun S. jambos dilakukan dengan menggunakan metode maserasi. Fraksinasi dan pemurnian ektrak menggunakan metode kromatografi vakum cair dan kromatografi gravitasi. Identifikasi isolat dilakukan menggunakan metode spektroskopi 1H-NMR dan 13C-NMR. Berdasarkan hasil isolasi yang dilakukan telah diperoleh satu senyawa fenolik yaitu asam anakardat dengan rantai samping alkil diena.
UJI EFEK ANTIFERTILITAS FRAKSI N- HEKSAN DAN FRAKSI ETIL ASETAT KULIT BATANG DURIAN (Durio Zibethinus Murr) PADA STRUKTUR HISTOLOGI UTERUS MENCIT (Mus Musculus L) Rusmiati Rusmiati
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.957 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v5i1.2083

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efek antifertilitas fraksi n-heksana dan fraksi etil asetat kulit batang durian pada struktur histologi uterus mencit. Lima belas ekor mencit betina umur 3 bulan dikelompokkan berdasarkan Rancangan Acak Lengkap dengan n = 5, perlakuan terdiri dari: kontrol, fraksi n- heksan, dan fraksi etil asetat, dengan konsentrasi 20%. Masing-masing perlakuan diberikan pada mencit sebanyak 1 mL per hari setiap 20 – 30 mg bb selama 14 hari. Satu hari setelah pemberian perlakuan dihentikan diadakan pembedahan pada mencit untuk diambil uterusnya Parameter yang diamati adalah tebal lapisan miometrium dan endometrium uterus. Sampel dibuat sediaan histologi dengan pewarnaan H-E. Data dianalisis dengan Anava α =0,05 dan dilanjutkan dengan uji DMRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi n heksan dan fraksi etil asetat kulit kayu durian berpengaruh terhadap struktur histologi uterus, karena dapat mengurangi ketebalan lapisan miometrium dan endometrium. Kata kunci : Kata kunci : n-heksana, etil asetat, kulit batang durian, uterus 
AN INTRODUCTION TO DIFFERENT TYPES OF GAS CHROMATOGRAPHY Natasya Teonata; Vania Aurellia Wijaya; Vinkannola Sangdyah Vitaloka; Muhammad Thariq Attamimi; Muliasari Kartikawati
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 15, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.198 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v15i1.8621

Abstract

Gas Chromatography was first introduced traditionally by James and Martin on 1952. As years went on, gas chromatography was further developed by combining it with other instruments which acts as a detector. In this journal, 5 differents types of Gas Chromatography was discussed. Gas Chromatography Mass Spectrometry (GS-MS), Gas Chromatography-Olfactometry (GC-O), Gas Chromatography-Flame Ionization (GC-FID), Gas Chromatography-Time-of-Flight (GC-TOF) and Multidimensional Gas Chromatography (MDGC). Each type of Gas Chromatography is unique and utilized differently since differs in its detector at the end. The detector is responsible to send electrical signals to the computer to identify the gas that were tested.
ARAKTERISASI ELEKTRODA SELEKTIF ION (ESI) RODAMINA B BERMEMBRAN POLIMER CAMPURAN PVC – DOP DENGAN KITOSAN SEBAGAI CARRIER Tuti Kurniati; Atikah Atikah; Hermin Sulistyarti
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.493 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v7i1.2115

Abstract

Tujuan penelitian ini membuat dan mengkarakterisasi Elektroda Selektif Ion (ESI) sebagai metode alternatif dalam penentuan Rodamina B secara kuantitatif pada makanan. Metode Elektroda Selektif Ion mudah digunakan untuk pengukuran di lapangan dan hasil pengukurannya memiliki sifat selektif dan sensitif. Elektroda Selektif Ion terdiri atas 4 bagian yaitu : Badan elektroda yang terbuat dari plastik polietilen, konduktor berupa kawat platina, membran menggunakan bahan aktif kitosan dan kabel koaksial RG 58 sebagai penghubung Elektroda Selektif Ion pada potensiometer. Optimasi komposisi membran yang kompatibel dan homogen pada ESI Rodamina B dilakukan dengan % berat perbandingan Kitosan:PVC:DOP adalah (4:32:64 ; 4:34:62 ; 4:35:61 ; 5:34:61; 5:35:60 dan 6:35:59). Total keseluruhan berat membran adalah 1 g dalam pelarut tetrahidrofuran (THF) dengan perbandingan 1:3 (b/v) yang dilapiskan pada kawat platina. Pengaruh waktu prakondisi (dopan) dilakukan dengan tujuan meningkatkan konduktivitas membran ESI yang telah dibuat. Perendaman membran dilakukan dalam larutan RCOONa 0,5 M dengan variasi waktu perendaman membran ESI selama 10, 20, 30, 40, 50, 60, 70 dan 80 menit. Karakterisasi sifat dasar ESI yang dibuat meliputi: faktor Nernst, kisaran konsentrasi pengukuran, batas deteksi, waktu respon, dan life time. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ESI yang dibuat menghasilkan karakteristik optimum untuk pengukuran analisis dengan faktor Nernst 58,86 mV/dekade konsentrasi, batas deteksinya 5,79 ppm, waktu respon yang cepat berkisar 30 detik dan memiliki life time hingga 45 hari. Komposisi penyusun membran optimal perbandingan kitosan:PVC:DOP adalah 4:34:62 dengan waktu perendaman optimum 30 menit. Kata kunci : rodamina B, pewarna makanan, elektroda selektif ion (ESI) 
PENGARUH FRAKSI DIKLOROMETANA BULBUS BAWANG DAYAK (Eleutherine americana Merr.) PADA STRUKTUR MIKROANATOMI TESTIS TIKUS (Rattus norvegicus) YANG DIPAPAR ASAP ROKOK Maria Muftiana; Anni Nurliani; Maria Dewi Astuti
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 9, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.927 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v9i2.2147

Abstract

Radikal bebas dalam asap rokok dapat menimbulkan efek terhadap system reproduksi antara lain menunjukkan adanya gangguan proses spermatogenesis dan kerusakan struktur tubulus seminiferus testis. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan 6 perlakuan, yaitu P0 (kelompok tanpa perlakuan), P1 (kelompok perlakuan yang hanya diberi paparan asap rokok), P2 (kelompok perlakuan dengan paparan asap rokok dan diberi ekstrak etanol bulbus bawang dayak dengan dosis 90 mg/KgBB), P3 (kelompok perlakuan dengan paparan asap rokok dan diberi fraksi diklorometana bulbus bawang dayak dengan dosis 30 mg/KgBB), P4 (dosis 60 mg/KgBB) dan P5 (dosis 90 mg/KgBB), setiap perlakuan menggunakan 4 kali ulangan. Sebanyak 24 ekor tikus jantan berumur 4-5 bulan dengan berat 250-350 gram sebagai hewan uji. Perlakuan diberikan setiap hari selama 30 hari. Pada hari ke-31 dilakukan pembedahan untuk mengambil organ testis tikus tersebut, selanjutnya dibuat sediaan mikro anatomi dengan metode parafin dan pewarnaan HE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian fraksi diklorometana bulbus bawang dayak (E. Americana) berpengaruh terhadap struktur testis tikus yang dipapar asap rokok. Fraksi diklorometana bulbus bawang dayak dengan dosis 90 mg/kgBB merupakan dosis yang efektif dalam mencegah penurunan jumlah lapisan sel spermatid dan spermatozoa. Pemberian fraksi diklorometana bulbus bawang dayak dosis 90 mg/kgBB memiliki pengaruh yang sama baiknya dengan ekstrak etanol bulbus bawang dayak dosis 90 mg/kgBB dalam mencegah penurunan jumlah lapisan sel spermatid dan spermatozoa. Kata Kunci: Eleutherine americana, radikal bebas, fraksi diklometana, testis 
PEMANFAATAN RUMPUT ALANG-ALANG (Imperata cylindrica) SEBAGAI BIOSORBEN CR(VI) PADA LIMBAH INDUSTRI SASIRANGAN DENGAN METODE TEH CELUP Rahmi Hardini; Ina Risnawati; Awin Fauzi; Noer Komari
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 3, No 1 (2009)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2909.849 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v3i1.2029

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang kajian biosorpsi ion Cr(VI) oleh biomassa rumput alang-alang (Imperata cylindrical) pada limbah industri sasirangan dengan metode teh celup. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pH, waktu optimum, kapasitas adsorpsi, mengetahui kadar logam Cr(VI) yang teradsorp oleh Imperata cylindrica pada limbah cair sasirangan, dan kemampuan recovery serta mengetahui gugus fungsi yang terdapat pada Imperata cylindrica yang berinteraksi dengan ion logam Cr(VI). Ion logam yang teradsorpsi dihitung berdasarkan selisih konsentrasi ion logam dalam larutan sebelum dan setelah adsorpsi menggunakan AAS dan karakterisasi gugus fungsi pada biomassa menggunakan FTIR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pH optimum untuk mengadsorpsi Cr(VI) pada pH 3 sebesar 94,03 %, dan waktu kontak optimum 90 menit sebesar 13,51351 %. Kapasitas adsorpsi optimum pada konsentrasi 10-20 mg/l sebesar 25,87 %. Kemampuan recovery Cr(VI) berkisar antara 66,07% sampai 76,47%. Gugus- gugus fungsi pada biomassa Imperata cylindrica yang mengalami interaksi dengan Cr(VI) adalah gugus hidroksil, karboksil, metil, amina dan rangkaian alkana. Kata kunci : biosorpsi, Imperata cylindrica, Cr(VI) 
ANALISIS SKRINING FITOKIMIA, AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN ANTIBAKTERI PROPIONIBACTERIUM ACNES EKSTRAK ETANOL KULIT BATANG DAN DAUN TANAMAN BANGKAL (Nuclea Subdita) raden roro ariessanty alicia kusuma Wardhani; Okviyoandra Akhyar
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 12, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.831 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v12i2.4956

Abstract

Tanaman bangkal (Nauclea subdita) merupakan tanaman khas sumber obat dan kosmetik di Kalimantan Selatan. Masyarakat Kalimantan selatan umumnya menggunakan kulit batang bangkal sebagai campuran bahan kosmetik dan daunnya untuk pengobatan tradisional. Oleh karena itu dilakukan penelitian ini yang bertujuan melakukan analisis skrining fitokimia, uji aktivitas antioksidan dan antibakteri Propionibacterium acnes dari ekstrak etanol kulit batang tanaman bangkal (Nauclea subdita).Skrining fitokimia bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa bioaktif yang terkandung di dalam daun dan kulit batang tanaman bangkal. Berdasarkan hasil skrining fitokimia, pada ekstrak kulit batang tanaman bangkal terkandung senyawa metabolit sekunder golongan polifenol, alkaloid, flavonoid dan saponin sedangkan ekstrak daun tanaman bangkal terkandung senyawa golongan polifenol, alkaloid, flavonoid dan kuinon. Analisis aktivitas antioksidan bertujuan memberikan informasi tentang potensi ekstrak kulit batang dan daun tanaman bangkal sebagai bahan yang mengandung senyawa antioksidan alami. Aktivitas antioksidan dianalisis menggunakan metode DPPH (1,1-diphenyl-2- picrylhidrazyl) pada panjang gelombang 523,2 nm dan 522,6 nm. Senyawa pembanding  yang digunakan adalah asam askobat.  Hasil uji antioksidan menunjukkan bahwa besar nilai IC50 ekstrak kulit batang dan daun tanaman bangkal 307,1496µg/mL dan 79,62 μg/ml. Nilai IC50 kedua ekstrak tersebut lebih besar dari asam askobat yang mempunyai nilai IC50 5,69μg/ml. Berdasarkan nilai IC50, intensitas antioksidan ekstrak kulit batang tanaman bangkal termasuk intensitas lemah (250-500 μg/mL) sedangkan ekstrak daun tanaman bangkal termasuk intensitas kuat (50-100 μg/mL) dan asam askobat memiliki intensitas antioksidan sangat kuat (<50 μg/mL). Uji aktivitas antibakteri bertujuan untuk memberikan informasi mengenai kemampuan penghambatan pertumbuhan bakteri oleh ekstrak  tanaman bangkal. Bakteri yang digunakan adalah Propionibacterium Acnes. Hasil analisis antibakteri Propionibacterium Acnes, ekstrak daun bangkal dengan konsentrasi 60% memiliki aktivitas antioksidan yang paling besar dengan zona hambat sebesar 9,78 mm. kekuatan aktivitas antibakteri ekstrak daun tanaman bangkal masuk pada kategori sedang.
IDENTIFIKASI ZAT WARNA TEKSTIL PADA JAJANAN SISWA SD NEGERI DI KECAMATAN MARPOYAN DAMAIPEKANBARU Yelfira Sari; Arief Yandra Putra; Aisyah Meisya Putri; Silvia Anggraini
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.182 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v14i2.7394

Abstract

Kebiasaan mengkonsumsi jajanan bagi anak-anak usia sekolah dapat disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya harga yang terjangkau, warna yang menarik, serta rasa yang menggugah selera. Akan tetapi, meskipun penampilan makanan tersebut sangat menarik dan rasanya sangat lezat, jika tidak memiliki kadar gizi seimbang, maka makanan tersebut tidak ada nilainya.  Oleh karena itu, jajanan yang biasanya dikonsumsi oleh anak usia sekolah merupakan masalah yang harus diperhatikan baik oleh orang tua maupun oleh guru-guru. Hal ini disebabkan jajanan-jajanan tersebut umumnya ditambahkan suatu zat yang disebut dengan Bahan Tambahan Pangan (BTP). Namun, akhir-akhir ini banyak pedagang nakal yang menambahkan zat yang dilarang penggunaannya sebagai BTP, salah satunya adalah zat warna tekstil. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Rhodamin B, Metanil Yellow, dan Malachite Green pada jajanan siswa di beberapa SD Negeri yang terdapat di Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru. Penelitian dilakukan secara kualitatif menggunakan Tes Kit dari masing-masing zat warna yang akan diuji. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh data bahwa hampir seluruh jajanan berwarna merah terindikasi positif mengandung Rhodamin B sedangkan untuk zat warna Metanil Yellow dan Malachite Green tidak ditemukan hasil yang positif.
SINTESIS DAN KARAKTERISASI POLIMER SUPERABSORBEN BERBASIS SELULOSA DARI TANAMAN PURUN TIKUS (Eleocharis dulcis) TERCANGKOK AKRIL AMIDA(AAM) Aulia Azizah; Azidi Irwan; Sunardi Sunardi
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 6, No 1 (2012)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.112 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v6i1.2106

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang sintesis dan karakterisasi polimer superabsorben berbasis selulosa dari tanaman purun tikus (Eleocharis dulcis) tercangkok akril amida (AAM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan selulosa dari tanaman purun tikus (Eleocharis dulcis) terhadap karakteristikpolimer superabsorben yang dihasilkan serta kemampuan dalam menyerap air dan sifat mengembang (swelling ratio) dalam larutan urea 5% dan NaCl 0,15 M. Pembuatan polimer superabsorben dilakukan dengan memvariasi berat selulosa terhadap berat akrilamida (AAM). Berat selulosa yang digunakan adalah 5, 10, 15, 20, 25, 30, 35, 40% (b/b). Hasil penelitian menunjukkan polimer superabsorben yang dihasilkan dengan penambahan selulosa memiliki karaktersitik yang lebih baik dibandingkan poliakrilamida yang disintesis. Polimer superabsorben dengan rasio 15% berat selulosa terhadap berat akrilamida mempunyai nilai kapasitas absorpsi, rasio swelling pada larutan urea 5% dan NaCl 0,15 M yang paling besar berturut-turut yakni 18,49 g/g air, 22,77 dan 18,41. Kata kunci : selulosa, akrilamida, polimer superabsorben 

Page 10 of 25 | Total Record : 244