cover
Contact Name
Utami Irawati
Contact Email
uirawati@ulm.ac.id
Phone
+628115031771
Journal Mail Official
jstk@ulm.ac.id
Editorial Address
Jl. A. Yani KM. 36 Kompl. Unlam Banjarbaru
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Berkala: Sains dan Terapan Kimia
ISSN : 14111616     EISSN : 25498215     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Sains dan Terapan Kimia (Jurnal Ilmiah Berkala) published scientific articles in the Chemistry field which include, but not limited to, research in chemistry, theoretical chemistry, chemistry education, and applied chemistry. This journal also published review articles about the development of chemistry.
Articles 244 Documents
HIDROGENASI PULEGIL ASETAT DIKATALISIS Ni/γ-Al2O3 Jamaludin Al Anshori; Muchalal Muchalal
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 3, No 2 (2009)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.163 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v3i2.2033

Abstract

Telah dilakukan hidrogenasi pulegil asetat dikatalisis Ni/γ-Al2O3 untuk mempelajari selektivitas katalis dan pengaruh durasi reaksi terhadap stereospesifitas katalis Ni/γ-Al2O3. Pulegil asetat diperoleh dari siklisasi sitronelal dengan anhidrida asam asetat dikatalisis ZnCl2 pada temperatur 80 oC dan durasi reaksi 3 jam. Ni/γ-Al2O3 dipreparasi dengan impregnasi Ni(NO3)2.6H2O ke dalam γ-Al2O3, dilanjutkan dengan kalsinasi dan reduksi pada temperatur ±500 oC secara berturut-turut. Aktivitas katalis diujikan pada hidrogenasi pada temperatur 200 oC dan durasi reaksi 2, 4, 6, 8 dan 10 jam. Reaksi dilakukan dengan menambahkan 2,5 mL pulegil asetat dan 0,25 g Ni/γ-Al2O3 ke dalam reaktor hidrogenasi. Produk yang terbentuk diidentifikasi dengan metode spektroskopi. Reaksi menunjukkan bahwa selektifitas hidrogenasi terjadi pada ikatan rangkap C=C pulegil asetat menghasilkan mentil asetat dan neo-mentil asetat. Hasil optimal dari hidrogenasi katalitik diperoleh pada temperatur 200 oC dan durasi reaksi 10 jam. Stereospesifitas produk sebesar 61,08% terhadap mentil asetat dan 33,85% terhadap neo-mentil asetat. Kata kunci : hidrogenasi, pulegil asetat, mentil asetat, neo-mentil asetat, katalis Ni/γ- Al2O3 
Review: Metoda Adsorpsi pada Penyerapan Ion Logam dan Zat Warna dalam Limbah Cair Linda Hevira; Rahmiana Zein; Putri Ramadhani
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 13, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.659 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v1i1.5906

Abstract

Pertumbuhan industri dan kebutuhan penduduk telah menyumbang limbah yang masuk ke lingkungan. Salah satunya adalah limbah yang mencemari perairan yang dapat membahayakan kesehatan manusia dan mahluk hidup lainnya. Sejumlah studi telah dilakukan untuk menghilangkan ion logam dan zat warna dari perairan. Metoda adsorpsi merupakan suatu metoda yang paling banyak digunakan dengan memanfaatkan sumber daya alam yang masih melimpah, atau menggunakan limbah pertanian, peternakan dan perikanan yang sering terbuang bahkan melakukan aktivasi atau modifikasi untuk memperbanyak porositas dan mempeluas bidang permukaan bahan penyerap. Dalam review ini dirangkum metoda adsorpsi dan hasil yang didapatkan  peneliti dengan berbagai bahan penyerap yang sebagian besar dilakukan dalam lima tahun terakhir. Ulasan ini penting untuk memberikan masukan dalam mencari alternatif bahan penyerap lain atau menghilangkan bahan pencemar berbahaya lainnya yang merusak lingkungan dan kehidupan manusia.
PERBANDINGAN METODE POTENSIOMETRI DAN SPEKTROFOTOMETRI PADA PENENTUAN FORMALIN Dewi Umaningrum; Radna Nurmasari; Maria Dewi Astuti
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 15, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.376 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v15i1.9544

Abstract

Penelitian tentang penentuan formalin menggunakan metode potensiometri dan spektrofotometri telah dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan hasil pengukuran kadar formalin antara metode potensiometri dengan metode standar spektrofotometri. Metode penelitian diawali dengan membuat sensor formalin yang digunakan untuk mengukur kadar formalin menggunakan selulosa asetat sebagai ionofor. Tahap berikutnya adalah mengukur kadar formalin sampel menggunakan sensor dan metode standar spektrofotometri. Hasil pengukuran kadar formalin kemudian dibandingkan diantara kedua metode tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi formalin yang terukur menggunakan metode spektrofotometri sebesar 1,275; 2,071 dan 2,978 ppm, sedangkan menggunakan metode potensiometri sebesar 1,40; 2,08 dan 3,07 ppm. Berdasarkan perhitungan didapatkan harga thitung < ttabel untuk DB(n–2) menunjukkan tidak ada perbedaan yang bermakna antara metoda potensiometri dengan metoda spektrofotometri pada penentuan formalin.Kata kunci: formalin, spektrofotometri, potensiometri
PENGEMBANGAN BIOSORBEN DARI RUMPUT LAUT Sargassum sp. UNTUK REMEDIASI TEMBAGA Suriadi Suriadi; Erin Ryantin Gunawan; Agus Abhi Purwoko
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 6, No 2 (2012)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.567 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v6i2.2110

Abstract

Telah dilakukan penelitian pengembangan biosorben rumput laut Sargassum sp. dengan perlakuan aktivasi asam sulfat untuk remediasi Cu. Penelitian meliputi aktivasi rumput laut dengan perlakuan konsentrasi asam sulfat dan waktu aktivasi , kurva isotherm serta kapasitas biosorpsi. Pengujian kemampuan biosorben dilakukan terhadap larutan Cu(II) 200 ppm dengan pH 4,5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses aktivasi yang paling optimal adalah dengan menggunakan asam sulfat 0,05 M selama 20 menit, dimana biosorben teraktivasi yang dihasilkan memiliki kapasitas biosorpsi sebesar 61,4733 mg/g. Kata kunci : biosorben teraktivasi asam, remediasi tembaga . 
KESETIMBANGAN, KINETIKA DAN TERMODINAMIKA ADSORPSI LOGAM Cr(VI) PADA ZEOLIT ALAM DARI KLATEN YANG TERAKTIVASI ASAM SULFAT Khoirul Wahyu Wahidatun; Didik Krisdiyanto; Khamidinal Khamidinal; Irwan Nugraha
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 9, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (795.254 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v9i1.2142

Abstract

Telah dilakukan adsorpsi logam Cr(VI) pada zeolit alam dari klaten yang telah diaktivasi dengan asam sulfat. Dalam penelitian ini dipelajari pengaruh aktivasi asam sulfat terhadap karakteristik zeolit alam Klaten dan parameter adsorbsi meliputi kesetimbangan, kinetika dan termodinamikanya. Hasil penelitian menunjukkan zeolit alam memiliki tipe mineral klinoptinolit dengan luas permukaan 76,45 m2/g sedangkan setelah mengalami aktivasi menjadi 108,46 m2/g dengan tipe mineral mordenit. Kesetimbangan adsorpsi menunjukkan pola isoterm adsorpsi logam Cr(VI) oleh zeolit alam dan zeolit alam teraktivasi asam sulfat mengikuti model isoterm Freundlich. Kinetika adsorpsi zeolit alam terhadap logam Cr(VI) mengikuti model kinetika adsorpsi Pseudo Orde 2 sedangkan model kinetika adsorpsi zeolit alam teraktivasi asam sulfat terhadap logam Cr(VI) mengikuti model kinetika adsorpsi Pseudo Orde 1. Termodinamika proses adsorpsi logam Cr oleh zeolit alam dan zeolit alam teraktivasi merupakan proses fisisorpsi Kata Kunci: logam Cr(VI), zeolit alam, adsorpsi 
PENGARUH KONSENTRASI KITOSAN TERHADAP KARAKTER MEMBRAN KITOSAN Taufiqur Rohman; Umi Baroroh Lili Utami; Mahmud Mahmud
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 3, No 1 (2009)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1382.266 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v3i1.2024

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh konsentrasi kitosan terhadap karakter membran kitosan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh konsentrasi kitosan terhadap permeabilitas, permselektivitas, dan modulus Young. Penelitian juga bertujuan untuk mengetahui nilai Molecular Weight Cut-Off (MWCO) dan morfologi membran kitosan. Pembuatan larutan cetak membran digunakan dua komponen yaitu kitosan sebagai polimer, dan asam asetat sebagai pelarut. Sintesis membran kitosan dilakukan dengan teknik inversi fasa, yaitu dengan proses rendam endap. Pada larutan dope, digunakan kitosan dengan variasi konsentrasi 2%, 3%, 4%, 5% dan 6% (b/b). Karakterisasi membran meliputi uji permeabilitas, permselektivitas, MWCO, modulus Young, dan analisis morfologi dengan Scanning Electron Microscope (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa permeabilitas tertinggi dimiliki membran dengan konsentrasi larutan cetak 2% (b/b), sedangkan permselektivitas tertinggi dengan konsentrasi larutan cetak 6% (b/b), untuk nilai Molecular Weight Cut-Off nya adalah 50%, dan modulus Young tertinggi diperoleh dengan konsentrasi larutan cetak 2% (b/b). Analisis morfologi membran menunjukkan bahwa konsentrasi larutan cetak 5% (b/b) merupakan komposisi terbaik menghasilkan struktur membran dengan perbesaran pori yang teratur. Kata kunci : membran kitosan, permeabilitas, permselektifitas, MWCO, morfologi 
HUBUNGAN LINGKUNGAN PENGENDAPAN DENGAN KANDUNGAN MINERAL MATTER DAN SULFUR PADA BATUBARA Harli Talla
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 12, No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.104 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v12i1.4342

Abstract

Mineral matter dan sulfur merupakan komponen anorganik yang selalu berpengaruh negatif pada saat pemanfaatan batubara di industri. Salah satu faktor yang mempengaruhi keberadaan mineral dan sulfur dalam batubara adalah lingkungan pengendapan. Konsep ini merupakan latar belakang penelitian, dengan tujuan untuk menginvestigasi pengaruh lingkungan pengendapan terhadap kandungan mineral matter dan sulfur pada batubara. Batubara yang dianalisis dalam penelitian ini berasal dari Cekungan Papua Utara (BCPU) dan Cekungan Kutai (BCK). Interpretasi lingkungan pengendapan menunjukkan bahwa batubara BCPU terbentuk pada lingkungan caostal marsh, sedangkan batubara BCK tersedimentasi di lingkungan limnik. Implikasi penelitian adalah lingkungan pengendapan berpengaruh terhadap komponen anorganik batubara seperti kandungan mineral matter (pirit dan lempung), sulfur dan abu tinggi
KAJIAN SPEKTROSKOPI FTIR, XRD DAN SEM KAOLIN ALAM ASAL TATAKAN, KALIMANTAN SELATAN HASIL PURIFIKASI DENGAN METODE SEDIMENTASI sunardi sunardi
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 4, No 2 (2010)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2529.761 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v4i2.2058

Abstract

This study aimed at demonstrating complementary roles offered by Fourier transform infrared spectrophotometry, X-ray powder diffraction (XRD) and Scanning Electron Microscope (SEM) techniques in characterizing clay fraction of kaolins. The clay fraction of kaolin samples from Tatakan, South Kalimantan, Indonesia was purificated by sedimentation methods and siphoning to obtain pure kaolinite and to reduce the quartz mineral and the others impurities. Main peaks in the infrared spectra reflected Al-OH, Al-O and Si-O functional groups in the high frequency stretching and low frequency bending modes and were those for kaolinite but possible absorption interferences peaks for quartz and the other impurities are inferred. The XRD results identified kaolinite as the major minerals phase with confirmed presence of quartz, chlorite, halloysite and christobalite as minor quantities in the samples. Furthermore, the purification process increased the composition of kaolinite, specific surface area , total pore volume and cation exchange capacity of kaolin were about 30-35%. Keyword: natural kaolin, purification, sedimentation, siphoning 
Penjernihan Minyak Jelantah menggunakan Adsorben Kulit Durian (Durio zibethinus) Teraktivasi Kalium Hidroksida Dinda Prihatini Fitri Amne; Hery Gunawan Togatorop; Putri Sintiani; Lisnawaty Simatupang
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 14, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.134 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v14i1.6626

Abstract

Minyak jelantah merupakan sisa penggunaan bahan pangan, jika di konsumsi akan berbahaya bagi kesehatan. Kegiatan penelitian ini bertujuan untuk menjernihkan minyak jelantah menggunakan adsorben kitozenus yaitu dari limbah kulit durian. Metode penelitian secara laboratorium dengan metode fisika dan kimia. Hasil penelitian dilihat dari kualitas minyak jelantah setelah dijernihkan, yaitu dengan mengetahui bilangan iod dan perubahan warna. Proses pembuatan adsorben kitozenus menggunakan limbah kulit durian dengan diaktivasi KOH variasi konsentrasi 25%, 27% dan 30%. Yang sebelumnya adsorben melalui tahap karbonisasi dan setelahnya dilanjutkan dengan tahap kalsinasi pada suhu 900oC. Adsorben kitozenus yang telah diperoleh kemudian dikarakterisasi dengan uji FTIR, SEM dan XRD. Hasil FTIR menunjukkan pada sampel adsorben Kitozenus dapat diketahui bahwa pada adsorben Kitozenus tampak pola yang hampir sama, diperoleh dengan variasi konsentrasi 30% puncak serapan pada bilangan gelombang 1033,85 cm-1 yang merupakan vibrasi ulur asimetri dari gugus  Si-O pada gugus siloksan (Si-O-Si). Variasi konsentrasi alkalis (KOH) 25%, 27%, dan 30% untuk aktivasi adsorben kitozenus menunjukkan semakin tinggi konsentrasi KOH (Alkalis) maka puncak serapan untuk Si-O pada adsorben semakin rendah. Hal ini menunjukkan bahwa semakin banyak silaka yang lepas dari adsorben (proses desilikalisasi). Hasil uji SEM menunjukkan dengan konsentrasi 30% lebih baik diantara semua variasi yaitu terlihat bahwa adsorben kitozenus memiliki rongga-rongga pori yang banyak dan tampak lebih jelas. Hasil bilangan iod yang diperoleh dari ketiga variasi yaitu 6,143 (25%), 5,314 (27%) dan 7,906 (30%). dan menunjukkan perubahan warna setelah penjernihan menggunakan adsorben kitozenus.Kata Kunci: adsorben, bilangan iod, minyak jelantah.Used cooking oil is the rest of the use of food, if consumed will be harmful to health. The purpose of this research is to purify used cooking oil using adsorbent kitozenus, which is from durian skin waste. Laboratory research methods using physical and chemical methods. The results of the study are seen from the quality of used cooking oil after being cleared, namely by knowing iodine numbers and color changes. The process of making kitozenus adsorbent uses durian skin waste by activating KOH variations in concentrations of 25%, 27% and 30%. The previous one was adsorbed through the carbonization stage and after that it was continued with the calcination stage at 900oC. The obtained kitozenus adsorbent was then characterized by FTIR, SEM and XRD tests. FTIR results showed that in the Kitozenus adsorbent sample it can be seen that on the Kitozenus adsorbent there was a similar pattern, obtained by varying the concentration of 30% absorption peak at wave number 1033.85 cm-1 which is the asymmetric stretching vibration of the Si-O group in the siloxane group ( Si-O-Si). The variations in alkaline concentration (KOH) of 25%, 27%, and 30% for activation of the kitozenus adsorbent showed that the higher the concentration of KOH (Alkalis), the higher the absorption peak for Si-O on the adsorbent. This shows that more and more silaka are separated from the adsorbent (desilicalization process). The SEM test results showed that with a concentration of 30% better among all variations, it was seen that the adsorbent kitozenus had many pores. The iodine numbers obtained from the three variations were 6,143 (25%), 5,314 (27%) and 7,906 (30%) and showed color changes after purification using the kitozenus adsorbent.Keywords: adsorbent, iodine number, used cooking oil 
SINTESIS 3,3'-DI(5-BROMO-N-METILINDOL-3-IL)-5-BROMOINDOLIN-2-ONA DAN UJI SITOTOKSISITASNYA TERHADAP SEL VERO Kamilia Mustikasari; Mardi Santoso
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 6, No 1 (2012)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.705 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v6i1.2101

Abstract

Telah berhasil disintesis senyawa trisindolina baru: 3,3'-di(5-bromo-N- metilindol-3-il)-5-bromoindolin-2-ona melalui reaksi substitusi aromatik elektrofilik 5-bromo-N-metilindola dengan 5-bromoisatin pada kondisi asam dengan rendemen 53% yang tidak sitotoksik terhadap sel normal (sel Vero). Metilasi 5-bromoindola menghasilkan 5-bromo-N-metilindola dengan rendemen 87%. Kata kunci: sintesis, turunan 3,3'-di(indol-3-il)indolin-2-ona, sitotoksisitas 

Page 8 of 25 | Total Record : 244