cover
Contact Name
Utami Irawati
Contact Email
uirawati@ulm.ac.id
Phone
+628115031771
Journal Mail Official
jstk@ulm.ac.id
Editorial Address
Jl. A. Yani KM. 36 Kompl. Unlam Banjarbaru
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Berkala: Sains dan Terapan Kimia
ISSN : 14111616     EISSN : 25498215     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Sains dan Terapan Kimia (Jurnal Ilmiah Berkala) published scientific articles in the Chemistry field which include, but not limited to, research in chemistry, theoretical chemistry, chemistry education, and applied chemistry. This journal also published review articles about the development of chemistry.
Articles 244 Documents
EKSTRAKSI LIPID DARI BIOMASSA Synechococcus sp. DENGAN METODE OSMOTIC SHOCK Ahmad Budi Junaidi; Zulfikurrahman Zulfikurrahman; Abdullah Abdullah; Gunawan Gunawan
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 8, No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.561 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v8i2.2138

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai ekstraksi lipida dari biomassa mikroalga Synechococcus sp. dengan metode osmotic shock. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kondisi optimum ekstraksi, produktivitas lipida, dan karakteristik lipida yang dihasilkan. Osmotic agent yang digunakan dalam penelitian ini adalah NaCl, KCl, CH3COONa, dan glukosa dengan variasi konsentrasi 50, 100, 150, 200, dan 250 g/L. Hasil ekstraksidan produktivitas lipida tertinggi dari Synechococcus sp. diperoleh menggunakan osmotic agent CH3COONa pada konsentrasi 250 g/L dengan nilai berturut- turut 12,19% dan 95,42 mg/L/hari. Karakterisasi produk esterifikasi menggunakan GCMS diperoleh lima senyawa metil ester utama yang menyusun produk hasil esterifikasi yaitu metil palmitat, metil linoleat, metil stearat, metil elaidat dan metil oleat. Berdasarkan data-data yang diperoleh, mikroalga Synechococcus sp.potensial untuk dikembangkan sebagai bahan baku biodiesel. Kata kunci: osmotic shock, osmotic agent, lipid, mikroalga, Synechococcus sp. 
STUDI POTENSI BINJAI (Mangifera caesia) DAN KASTURI (Mangifera casturi) SEBAGAI ANTIDIABETES MELALUI SKRINING FITOKIMIA PADA AKAR DAN BATANG Kamilia Mustikasari; Dahlena Ariyani
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 2, No 2 (2008)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.178 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v2i2.2020

Abstract

ABSTRAK Telah dilakukan penelitian tentang skrining fitokimia pada akar dan batang binjai (Mangifera Caesia) dan kasturi (Mangifera Casturi). Penelitian ini merupakan penelitian pendahuluan yang bertujuan untuk mempelajari potensi binjai yang sudah digunakan masyarakat untuk obat diabetes. Mengingat binjai mempunyai genus dan famili yang sama dengan kasturi, yakni mangifera dan Anacardiaceae, diduga kasturi mempunyai kandungan kimia dan bioaktivitas yang sama dengan binjai. Kandungan kimia yang diuji pada penelitian ini adalah alkaloid, triterpenoid, steroid, flavonoid, tanin dan saponin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akar dan batang binjai dan kasturi mempunyai komponen kimia yang sama yakni saponin dan tanin. Saponin merupakan komponen kimia yang berperan aktif dalam mengobati penyakit diabetes, karena mempunyai kemampuan menghambat penyerapan glukosa sehingga dapat mencegah naiknya glukosa dalam darah, serta dapat menurunkan kadar glukosa dalam darah. Kata kunci : binjai (M. Caesia), kasturi (M.Casturi), skrining fitokimia, antidiabetes 
PENENTUAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL BULBUS BAWANG DAYAK (Eleutherine americana Merr.) Evi Mintowati Kuntorini; Maria Dewi Astuti
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 4, No 1 (2010)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.083 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v4i1.2043

Abstract

Ekstraksi dan penentuan aktivitas antioksidan ekstrak bulbus bawang dayak (Eleutherine americana Merr) yang berasal dari Banjarbaru telah dilakukan. Bulbus bawang dayak diekstraksi dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol. Metode DPPH digunakan untuk menentukan aktivitas antioksidan ekstrak. Ekstrak etanol menunjukkan aktivitas antioksidan yang kuat dengan nilai IC50 sebesar 25,3339 μg/ml. Kata Kunci: bawang dayak, Eleutherine americana Merr, aktivitas antioksidan, ekstrak etanol
KAJIAN PENGARUH RASIO MOL GLUKOSA DAN POLIETILENA GLIKOL 6000 DENGAN AgNO3 TERHADAP EFEKTIVITAS SINTESIS NANOPARTIKEL PERAK DAN STABILITASNYA PADA SAAT PENYIMPANAN Ahmad Budi Junaidi; Nurul Zanah; Sunardi Sunardi
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 13, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (711.9 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v13i2.5961

Abstract

Kajian pengaruh rasio mol glukosa dan Polietilena Glikol 6000 dengan AgNO3 terhadap efektivitas sintesis nanopartikel perak dan stabilitasnya pada saat penyimpanan telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data ilmiah mengenai pengaruh rasio mol agen pereduksi dan capping agent terhadap hasil sintesis nanopartikel perak (AgNP). Sintesis AgNP dilakukan dengan metode reduksi kimia dan monitoring pembentukkan AgNP dianalisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Kestabilan AgNP  terhadap penyimpanan dapat dilihat dari pergeseran λmaks dan absorbansi yang kecil selama penyimpanan dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Karakterisasi TEM digunakan untuk memperoleh morfologi, ukuran dan distribusi ukuran AgNP. Hasil penelitian menunjukkan rasio mol berpengaruh terhadap efektivitas sintesis maupun kestabilan AgNP. Rasio mol Ag+ : D(+)-glukosa yang efektif  yaitu 1:10 dan nanopartikel yang paling stabil adalah  pada rasio mol Ag+ : PEG-6000 dengan perbandingan 10:4 ditandai dengan tidak berubahnya λmaks yang signifikan selama 7 hari. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa ukuran partikel rata-rata AgNP dengan rasio mol Ag+ : D(+)-glukosa : PEG-6000 (1:10:4) yaitu 6,51 ± 2,06 nm dan morfologi berbentuk spheric.
SINTESIS PEPTIDA P251-9 BERGUGUS PELINDUNG DENGAN METODE SINTESIS PEPTIDA FASA PADAT FMOC/TBU MENGGUNAKAN ADITIF OKSIMA Ari Hardianto; Toto Subroto; Unang Supratman
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 5, No 2 (2011)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.792 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v5i2.2097

Abstract

Peptida P25 merupakan epitop yang dapat dengan mudah mengaktivasi sel T penolong. Sel T penolong teraktivasi berperan dalam aktivasi sel B untuk membentuk antibodi. Peptida bahkan protein dapat dibuat dengan metode sintesis peptida fasa padat Fmoc/tBu menggunakan aditif HOBt. Namun sayangnya HOBt memiliki karakter yang mudah meledak. Pada penelitian ini telah berhasil disintesis bagian epitop P25 (peptida P251-9 bergugus pelindung) yang memiliki tingkat kemurnian tinggi dan perolehan 36,4% dengan metode sintesis peptida fasa padat Fmoc/tBu menggunakan aditif oksima pengganti HOBt. Kata kunci: Epitop, P251-9, sintesis peptida fasa padat Fmoc/tBu, oksima. 
Toxicity Testing of White Kapul Fruit Rind Extract (Baccaurea macrocarpa) and Component Analysis using Chromatography Method Kholifatu Rosyidah; Lisda Karmila; Maria Dewi Astuti
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 16, No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.405 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v16i1.12178

Abstract

White Kapul was used in this study. This study aimed to determine the toxicity of the white Kapul fruit rind extract and its chemical content analysis using TLC and GC-MS. The extraction method used was gradual maceration, namely technical n-hexane, technical ethyl acetate, and technical methanol. Toxicity test using the BSLT method with Artemia salina larvae at the nauplii stage. The test showed that the LC50 value of ethyl acetate extract, methanol extract, and n-hexane extract was 350.87 ppm, 485.61 ppm, and 735.932 ppm, respectively. Based on LC50 values, all extracts had the potential as pesticides. The third extract of white Kapul fruit rind was carried out by TLC analysis to determine the pattern of its compound content. The results of the TLC analysis showed that each extract had different polarity compounds according to the polarity of each solvent. The most active extract, ethyl acetate extract, was further analyzed using GC-MS. There were 32 peak compounds at a retention time of 25.384 to 65.725 minutes in GC-MS analysis. Four compounds with the largest percentage area were gynoluton (58.09%), 15-chloro-4-pentadesene (16.25%), 17- (acetyloxy) -2-methyl-, (2α.,5α ,17β) - estra-3-on (6.07%), and methyl-11-octadesenoate (5.98%). Keywords: Baccaurea macrocarpa, Euphorbiaceae, TLC, toxicity, BSLT, GC-MS
KAPASITAS DAN MEKANISME ADSORPSI Ni(II) OLEH KITOSAN SULFAT Sari Edi Cahyaningrum; Amaria Amaria
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 8, No 1 (2014)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.332 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v8i1.2129

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mempelajari kapasitas dan mekanisme proses adsorpsi Ni(II) pada kitosan sulfat. Variabel yang dipelajari adalah pengaruh konsentrasi ion logam Ni(II) terhadap kemampuan adsorpsi kitosan sulfat dan desorpsi fraksinasi sequensial terhadap Ni(II) yang sudah teradsopsi untuk mengetahui mekanisme adsorpsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adsorpsi ion Ni(II) pada kitosan dan kitosan sulfat berlangsung secara kimia dengan energi adsorpsi sebesar 27,85- 34,48 kJ/mol. Kapasitas adsorption ion logam Ni(II) untuk kitosan dalam medium air dan ammonium sulfat 0,1 M adalah 10,72.10-5 mol/g dan 15,26.10-5 mol/g, sedangkan untuk adsorben kitosan-sulfat dalam medium amonium sufat 0,1M adalah 19,25.10-5 mol/g. Proses adsorpsi Ni(II) pada kitosan sulfat medium amonium sulfat mempunyai kapasitas adsorpsi yang paling besar dan interaksi didominasi oleh perbentukan kompleks. Kata kunci: kapasitas adsorpsi, mekanisme adsorpsi, Ni(II), kitosan 
OPTIMASI PERBANDINGAN MOL METANOL/MINYAK SAWIT DAN VOLUME PELARUT PADA PEMBUATAN BIODIESEL MENGGUNAKAN PETROLEUM BENZIN Abdullah Abdullah; Rodiansono Rodiansono; Anggono Wijaya Anggono Wijaya
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 1, No 2 (2007)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.097 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v1i2.2009

Abstract

Telah dilakukan pembuatan biodiesel melalui reaksi transesterifikasi metanol dan minyak sawit menggunakan pelarut petroleum benzin dan katalis KOH. Reaksi dilakukan pada temperatur 60oC dengan waktu reaksi 25 menit yang dilakukan secara bertahap (tahap pertama 15 menit dan tahap kedua 10 menit). Variabel dalam penelitian ini adalah perbandingan mol metanol/minyak sawit (3:1, 6:1, dan 9:1) dan perbandingan volume pelarut terhadap volume minyak sawit (0,2; 0,4; 0,6; 0,8; 1,0; dan 1,2). Penentuan perbandingan mol dan volume pelarut optimum didasarkan pada karakteristik biodiesel, yaitu: bilangan asam, viskositas kinematik, berat jenis, dan kadar air. Karakteristik biodiesel hasil penelitian selanjutnya dibandingkan dengan karakteristik biodiesel berdasarkan standar ASTM dan FBI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petroleum benzin dapat digunakan sebagai pelarut pada pembuatan biodiesel. Kondisi optimum diperoleh pada perbandingan mol metanol/minyak sawit 6:1, sedangkan perbandingan volume pelarut/minyak sawit optimum pada 0,2 (v/v). Kata kunci : transesterifikasi, minyak sawit, pelarut, petroleum benzin. 
RASIO KANDUNGAN KALIUM DAN NATRIUM DAUN SAMBUNG NYAWA (Gynura Procumbens (Lour.) Merr.) BERDASARKAN UMUR DAN CARA PENGOLAHAN Khairun Athiya; Sunardi Sunardi; Khoerul Anwar
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 10, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.422 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v10i2.3166

Abstract

SKRINING FITOKIMIA DAUN TUMBUHAN KATIMAHA (Kleinhovia hospital L.) Yunita Yunita; Azidi Irwan; Radna Nurmasari
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 3, No 2 (2009)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.316 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v3i2.2034

Abstract

Tumbuhan katimaha (Kleinhovia hospital L.) merupakan salah satu sumber daya alam hayati Indonesia yang perlu diberdayakan secara ilmiah. Tumbuhan ini mengandung senyawaan bahan alam yang dapat dimanfaatkan secara tradisional untuk keperluan hidup manusia. Katimaha di daerah Kalimantan Selatan secara empirik dimanfaatkan oleh masyarakat sekitarnya untuk mencegah pertumbuhan uban pada rambut kepala. Namun untuk pemanfaatan daun tersebut belum ada kajian yang membuktikannya secara ilmiah. Pada penelitian ini telah dilakukan uji kualitatif secara fitokimia dan uji kuantitatif untuk mengetahui dan menentukan konsentrasi senyawaan bahan alam alkaloid, flavonoid, saponin, steroid, triterpenoid, glikosida jantung, dan tannin yang terkandung dalam daun katimaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun katimaha (+) mengandung alkaloid, flavonoid, dan saponin. Besarnya kandungan senyawaan tersebut dalam ekstrak kasarnya adalah alkaloid 2,83%, flavonoid 19,78%, dan saponin 14,23%. Kata Kunci : katimaha, Kleinhovia hospital L., uji fitokimia, alkaloid, flavonoid, saponin 

Page 11 of 25 | Total Record : 244