cover
Contact Name
Utami Irawati
Contact Email
uirawati@ulm.ac.id
Phone
+628115031771
Journal Mail Official
jstk@ulm.ac.id
Editorial Address
Jl. A. Yani KM. 36 Kompl. Unlam Banjarbaru
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Berkala: Sains dan Terapan Kimia
ISSN : 14111616     EISSN : 25498215     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Sains dan Terapan Kimia (Jurnal Ilmiah Berkala) published scientific articles in the Chemistry field which include, but not limited to, research in chemistry, theoretical chemistry, chemistry education, and applied chemistry. This journal also published review articles about the development of chemistry.
Articles 244 Documents
Moringa leaf (Moringa oleifera L) flavonoids utilization in suppressing growth of Aedes aegypti larvae Vinsensius Manek Ati; Ermelinda D. Meye; Refli Refli; Alfred O.M. Dima; Djeffry Amalo; Ursula Luhur Jebatu
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 16, No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.441 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v16i1.12377

Abstract

The study was conducted to determine the potential use of Moringa leaf flavonoids as biolarvicides in suppressing the growth of Aedes aegypti mosquito larvae. The design used was a completely randomized design (CRD) with six flavonoid treatments including P0 (0 ppm flavonoids as a negative control), P1 (12.5 ppm flavonoids), P2 (25 ppm flavonoids), P3 (50 ppm flavonoids), P4 ( flavonoids 75 ppm), and P5 (flavonoids 100 ppm). Each treatment was repeated three times. The results of the analysis of diversity (Anova) revealed that Moringa leaf flavonoids had a very significant effect (P = 0.000) on the mortality of A. aegypti mosquito larvae. The administration of 50 ppm flavonoids of Moringa leaf extract caused the mortality of A. aegypti larvae to reach 95%, and at a concentration of 75 ppm, it increased the mortality percentage to 100%. The results of the probit analysis showed that the lethal concentration 50 (LC50) was achieved at a concentration of 7.96 ppm with exposure for 24 hours, while the lethal concentration-time 50 (LT50) at a concentration of 75 ppm was achieved in a shorter time (2.08 hours).  Keywords: flavonoids, moringa leaf, Aedes aegypti, biolarvacide
SINTESIS DAN KARAKTERISASI NANOALLOY Ni-Sn(1,5): EFEK RASIO VOLUME ETILENA GLIKOL/AIR Leo Saputra; Uripto Trisno Santoso; Rodiansono Rodiansono
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 8, No 1 (2014)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (976.601 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v8i1.2133

Abstract

Nanoalloy Ni-Sn(1,5) telah berhasil disintesis menggunakan metode yang mudah dan sederhana yaitu metode termediasi poliol dalam kondisi hidrotermal dengan rasio volume etilena glikol/air (EG/H2O) yang berbeda. Difraktogram XRD memperlihatkan puncak pada posisi 2θ: 26,26o, 33,66o, 39,70o, 42,30o, 44,50o, 51,38o, dan 71,20o yang masing-masing merupakan puncak karakteristik dari β-SnO, NiO(111), Ni3Sn(200), Ni3Sn2(102), Ni3Sn2(110), Ni(200), dan Ni3Sn(220). Kristalinitas Ni3Sn2(102) dari nanoalloy Ni-Sn(1,5) cenderung menurun dengan meningkatnya rasio volume EG/H2O yang digunakan. Ukuran kristal nanoalloy Ni3Sn2(102) yang diperoleh untuk rasio volume EG/H2O 1,0; 2,0; 3,0; 4,0; dan 8,0 berturut-turut adalah 18,1; 14,7; 8,8; 6,0; dan 13,3 nm. Spektra UV-Vis menunjukkan bahwa kompleks Ni2+ tidak terdeteksi lagi di dalam supernatannya. Gambar SEM memperlihatkan bahwa partikel nanoalloy Ni-Sn(1,5) hasil sintesis umumnya berbentuk silinder dan sebagian partikelnya berbentuk granula tak beraturan. Berdasarkan data EDS, rasio mol Ni/Sn dalam nanoalloy Ni-Sn(1,5) yang diperoleh dari penelitian ini adalah 1,71. Kata kunci: nanoalloy Ni-Sn, etilena glikol, termediasi poliol, hidrotermal 
PENURUNAN KADAR ASAM URAT DARAH AYAM JANTAN BROILLER HIPERURISEMIA OLEH FRAKSI PETROLEUM ETER DAUN KEPEL (Stelechocarpus burahol Hook.) Sutomo Sutomo
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 2, No 1 (2008)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.271 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v2i1.2014

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai penurunan kadar asam urat darah ayam jantan broiller hiperurisemia oleh fraksi petroleum eter daun kepel (Stelechocarpus burahol Hook.). Penelitian dilakukan menggunakan rancangan sederhana pola dua arah. Kontrol negatif diberi suspensi Na CMC 0,5% secara peroral 5 ml/kgBB. Kontrol positif diberi alopurinol secara peroral 10 mg/kgBB. Fraksi petroleum eter diberikan secara peroral dengan dosis 25, 50, 100, dan 150 mg/kgBB. Pengambilan sampel darah dilakukan pada jam ke-0, 1, 2, 4, dan 8 setelah perlakuan. Hasil perlakuan melalui perhitungan AUC0-8 menunjukkan bahwa perlakuan fraksi petroleum eter dengan dosis 25, 50, 100, dan 150 mg/kgBB menurunkan kadar asam urat darah ayam berturut-turut 21,56; 17,62; 31,46; dan 24,59% dibandingkan dengan kontrol negatifnya, signifikan pada taraf nyata P<0.05. Kata Kunci : Kepel, hiperurisemia, fraksi, asam urat, alopurinol. 
STUDI n-LAPIS OKTAHEDRAL TERHADAP SIFAT FEROELEKTRIK OKSIDA LOGAM AURIVILLIUS Sr(n-2)Bi3TinO(3n+3) (n = 3, 4, 5 dan 6) Edi Mikrianto; Dwi Rasy Mujiyanti; Rahmat Yunus; Dahlena Ariyani
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 11, No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (852.339 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v11i1.3170

Abstract

PEMANFAATAN JAMUR Phanerochaete chrysosporium Burds UNTUK PENINGKATAN KWALITAS PULP KAYU RANDU Wiwin Tyas Istikowati
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 4, No 1 (2010)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.045 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v4i1.2049

Abstract

Jamur pelapuk putih adalah organisme pendegradasi kayu yang dapat mendekomposisi polimer-polimer kayu yaitu lignin, selulosa dan hemiselulosa. Jamur pelapuk putih lebih menyukai lignin pada kayu daripada selulosa yang diharapkan tetap ada pada aplikasi proses biopulping. Dalam penelitian ini dilakukan inokulasi jamur Phanerochaete chrysosporium pada serpih kayu randu sebagai bahan baku pembuatan pulp dan kertas. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh variasi masa inkubasi dan waktu pemasakan serpih terhadap rendemen pulp, bilangan kappa, konsumsi alkali pulp kayu randu. Jamur Phanerochaete chrysosporium dibiakkan pada medium agar (PDA) selama 10 hari, kemudian diinokulasikan pada serpih kayu randu selama 20 ,30 dan 40 hari. Selanjutnya serpih diamati sifat kimia, anatomi kemudian dimasak menggunakan proses kraft dengan alkali aktif 16 % selama 1 ; 1,5 dan 2 jam. Hasil penelitian menunjukkan nilai rendemen pulp berkisar pada 27,7 %-40,5% . Bilangan kappa berkisar antara 5,1- 12,4. Konsumsi alkali terendah sebesar 1,53 diperoleh pada lama penyerangan 40 hari dengan waktu masak 1,5 dan 2 jam. Kata kunci: Biopulping, Phanerochaete chrysosporium, Ceiba pentandra, pulp dan kertas. 
SINTESIS SILIKA GEL TERIMOBILISASI DITHIZON MELALUI PROSES SOL-GEL Hermania Em Wogo; Juliana Ofi Segu; Pius Dore Ola
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.181 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v5i1.2092

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang sintesis silika gel terimobilisasi dithizon dari abu sekam padi (yang digunakan sebagai bahan adsorben). Kajian yang dilakukan meliputi sintesis dan karakterisasi silika terimobilisasi dithizon. Metode yang digunakan ialah metode sol-gel. Karakterisasi silika gel dilakukan dengan spektrofotometer inframerah (FTIR), difraktometer sinar-X (XRD), dan penganalisis luas permukaan (SAA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa silika terimobilisasi dithizon berhasil dibuat yang ditunjukkan oleh munculnya serapan inframerah dari gugus fungsional ­–NH, C=N, C-N, -SH, C=S. Data XRD menunjukkan bahwa struktur silika terimobilisasi dithizon bersifat amorf. Hasil SAA menunjukkan bahwa penambahan dithizon menurunkan luas permukaan spesifik silika kecuali untuk penambahan dithizon 2 gram.  Kata kunci : silika gel, imobilisasi, dithizon, sekam padi, sol-gel
ANALISIS PROKSIMAT DAN FITOKIMIA BUAH PEDADA (Sonneratia ovata Back.) Maria Dewi Astuti; Mahrita Wulandari; Kholifatu Rosyidah; Radna Nurmasari
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 15, No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.797 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v15i2.10728

Abstract

Penelitian tentang analisis proksimat dan fitokimia buah pedada (Sonneratia ovata Back.) telah dilakukan.  Tumbuhan pedada (S. ovata Back.) telah digunakan sebagai bahan pangan ataupun sebagai bahan obat tradisional oleh masyarakat di Kotabaru, Kalimantan Selatan. Hal ini berkaitan erat dengan zat gizi dan fitokimia dari buah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar proksimat dan kandungan fitokimia pada buah S. ovata Back.. Penetapan kadar proksimat meliputi kadar air, abu, protein, lemak, dan karbohidrat. Analisis fitokimia meliputi skrining fitokimia dan penetapan kadar saponin berdasarkan metode gravimetri dan flavonoid berdasarkan metode spektrofotometri. Hasil penelitian menunjukkan buah pedada (S. ovata Back.) memiliki kadar air 64,28%, abu 1,04%, lemak 1,80%, protein 9,33%, dan karbohidrat 2,19%. Skrining fitokimia menunjukkan buah pedada mengandung flavonoid, saponin, karotenoid, dan steroid. Kadar saponin total sebesar  0,99% dan kadar flavonoid total sebesar 4,6154 mgQE/g.
OPTIMISASI RASIO DIAZINON/ASAM METAKRILAT SECARA TEORITIK BERDASARKAN METODA SEMIEMPIRIK AM1 UNTUK SINTESIS POLIMER TERCETAK MOLEKUL Andrian Saputra; Karna Wijaya; Mohd Noor Ahmad; Iqmal Tahir
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.161 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v7i2.2124

Abstract

Rasio optimum diazinon/asam metakrilat pada desain polimer tercetak molekul untuk aplikasi sensor diazinon berbasis quartz crystal microbalance telah ditentukan secara teoritik menggunakan perhitungan mekanika kuantum semiempirik AM1. Kajian ditentukan berdasarkan pemodelan molekul yang mempelajari interaksi non kovalen antara diazinon sebagai templat dan asam metakrilat sebagai monomer fungsional. Analisis dilakukan untuk mencari kestabilan komplek yang terbentuk dengan berdasarkan parameter energi interaksi antara diazinon dan asam metakrilat yang dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak Hyperchem 7.5. Hasil penelitian menunjukkan pembentukan komplek stabil terjadi dengan melibatkan ikatan hidrogen. Untuk kompleks dengan energi interaksi optimum diperoleh dari komplek diazinon/asam metakrilat dengan rasio 1:3, yang kemudian direkomendasikan sebagai rasio mol optimum pada sintesis polimer tercetak diazinon. Kata kunci : diazinon, asam metakrilat, semiempirik AM1, polimer tercetak molekul, Quartz Crystal Microbalance 
PENGGUNAAN BIOMASSA Potamogeton sp TERIMOBILKAN PADA SILIKA GEL SEBAGAI BIOSORBEN Cd(II) Noe Komari; Ahmad Budi Junaidi; Fatmawati Fatmawati
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 1, No 1 (2007)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.327 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v1i1.2004

Abstract

Keberadaan logam berat, seperti kadmium di lingkungan menjadi perhatian dewasa ini. Upaya untuk mengurangi tingkat pencemaran logam berat kadmium dapat dilakukan dengan metode biosorpsi. Penelitian ini ingin mengetahui kemampuan biomassa Potamogeton sp terimobilkan pada silika gel sebagai biosorben Cd(II) untuk mengurangi pencemaran logam berat Cd. Beberapa variabel yang berpengaruh terhadap biosorpsi ditentukan pada berbagai variasi antara lain : rasio biomassa - silika gel, pH dan kemampuan recovery biomassa. Penentuan gugus fungsi biomassa Potamogeton sp, biomassa Potamogeton sp-silika gel, biomassa Potamogeton sp-silika gel-Cd dilakukan dengan Spektroskopi Inframerah. Hasil penelitian menunjukkan biosorpsi Cd(II) oleh biomassa Potamogeton sp yang terimobilkan pada silika gel optimum pada rasio 12,5 % biomassa, dengan Cd(II) yang terserap sebesar 20,07 %. pH optimum biosorpsi terjadi pada pH = 5, dengan Cd(II) yang terserap sebesar 30,35 %. Kemampuan recovery diatas 95,55 % pada recovery ke-3. Spektra IR menunjukkan adanya gugus -OH, -NH, -CH, COO-, -C=O, -C-O, C-N. Kata kunci : Potamogeton sp, silika gel, imobilisasi, recovery 
KAJIAN PENGHAMBATAN DEPOLIMERISASI PADA PROSES DEASETILASI KITIN MENGGUNAKAN EDTA Ahmad Budi Junaidi; Randy Saputra; Azidi Irwan
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.901 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v10i1.3160

Abstract

Page 9 of 25 | Total Record : 244