cover
Contact Name
Indah Martha Fitriani
Contact Email
indahmartha28@gmail.com
Phone
+62341-399099
Journal Mail Official
metrotech_journal@uniramalang.ac.id
Editorial Address
Gedung K.H. Tolchah Hasan, Lantai II, C-2.1 Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Raden Rahmat, Malang Jalan Raya Mojosari No. 02, Dawuhan, Jatirejoyoso, Kec. Kepanjen, Kab. Malang Telp: (0341) 399099 - Kode Pos 65163 Alamat email : metrotech_journal@uniramalang.ac.id Alamat website : s.id/metrotech_uniramalang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Mechanical and Electrical Technology
ISSN : 28278097     EISSN : 28099605     DOI : https://doi.org/10.33379/metrotech.v1i2
METROTECH (Journal of Mechanical and Electrical Technology) merupakan jurnal nasional dengan akses terbuka yang menerbitkan naskah hasil penelitian di bidang teknik mesin dan teknik elektro. Jurnal METROTECH terdaftar dengan nomor ISSN: 2809-9605 (Online) & 2827-8097 (Cetak) diterbitkan oleh Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Raden Rahmat, Malang. Jurnal ini terbit tiga kali dalam setahun yaitu pada bulan Januari, Mei, dan September.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 2: Mei 2025" : 11 Documents clear
Pengaruh Perubahan Durasi Injeksi Terhadap Konsumsi Bahan Bakar pada Kendaraan Ken Arok Berbahan Bakar Ethanol E100 Nur Farida, Nike; Maulana, Afif; Dwi Putra, Agus
Metrotech (Journal of Mechanical and Electrical Technology) Vol 4 No 2: Mei 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UNIRA Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/metrotech.v4i2.6887

Abstract

Permintaan bioetanol memberikan peluang yang besar bagi masa depan Indonesia. Indonesia menargetkan pemanfaatan bioetanol pada tahun 2025 mencapai 20% (B20) dan pada tahun 2050 mencapai 85% (B85). Dengan ini, pangsa permintaan minyak bumi pada tahun 2050 akan menurun karena penerapan campuran 85% bioetanol dan 100% biodiesel dengan perkiraan permintaan minyak pada tahun 2050 menjadi 37%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji, menganalisis, dan menentukan nilai sudut pengapian dan durasi injeksi yang tepat untuk menghasilkan konsumsi bahan bakar yang efisien dengan menggunakan bahan bakar etanol E100. Metode yang digunakan adalah eksperimen langsung di mana peneliti ingin melihat konsumsi bahan bakar dengan memvariabelkan durasi injeksi dari 5,16 ms, 5,36 ms, 5,56 ms (standar), 5,76 ms, dan 5,96 ms. Pengujian konsumsi bahan bakar dengan pengaturan jumlah bahan bakar yang diuji sebanyak 25 ml yang nantinya akan diketahui berapa lama bahan bakar tersebut habis terpakai pada putaran mesin 1500, 2000, 3000, dan 4000 rpm. Hasil penelitian durasi injeksi berpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar. Dimana dengan mengurangi durasi injeksi maka konsumsi bahan bakar akan menurun. Konsumsi bahan bakar terbaik terletak pada kondisi durasi pengapian 5,16 ms dan waktu pengapian di 10,50 BTDC yakni sebanyak 17,7 ml/menit, lebih irit 9,27 % dibanding pola mappping standar.
Analisis Statik Footrest Sepeda Motor terhadap Variasi Desain dan Kondisi Pembebanan Menggunakan Metode Elemen Hingga Arum, Ardiansyah; Dewi Anjani, Ratna; Ujiburrahman
Metrotech (Journal of Mechanical and Electrical Technology) Vol 4 No 2: Mei 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UNIRA Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/metrotech.v4i2.6952

Abstract

Sepeda motor merupakan salah satu moda transportasi utama di Indonesia yang digunakan secara luas karena efisiensi dan kemudahan mobilitasnya. Salah satu komponen penting dalam menunjang kenyamanan dan keselamatan berkendara adalah footrest atau pijakan kaki, yang berfungsi menahan beban kaki pengendara dalam berbagai kondisi, termasuk saat duduk normal maupun berdiri saat melewati medan tidak rata. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kekuatan statik dari tiga variasi desain footrest sepeda motor menggunakan pendekatan metode elemen hingga (Finite Element Method). Simulasi dilakukan menggunakan perangkat lunak SolidWorks 2021 dengan material baja AISI 4140-T, yang dikenal memiliki kekuatan tarik tinggi dan ketahanan aus yang baik. Analisis dilakukan pada dua kondisi pembebanan: beban penuh pengendara sebesar 646,8 N dan beban berdiri sebesar 549,78 N per footrest, sesuai dengan data antropometri rata-rata pengguna dewasa di Indonesia dan referensi distribusi beban tubuh. Parameter yang dianalisis meliputi tegangan von mises, deformasi total, dan faktor keamanan (safety factor). Hasil menunjukkan bahwa desain 1 memberikan performa terbaik dengan tegangan dan deformasi terendah serta nilai safety factor tertinggi pada kedua kondisi beban. Semua desain masih berada dalam batas aman terhadap kegagalan struktur. Berdasarkan hasil tersebut, desain 1 direkomendasikan sebagai alternatif footrest yang andal untuk aplikasi statik. Penelitian ini memberikan dasar untuk pengembangan lebih lanjut melalui analisis dinamis guna menilai kinerja komponen secara lebih menyeluruh dalam kondisi operasional sebenarnya.
Analisis Frame Meja Dandori Menggunakan Metode Finite Element Analysis (FEA) Tabayyun, Candan; Kardiman; Ujiburrahman
Metrotech (Journal of Mechanical and Electrical Technology) Vol 4 No 2: Mei 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UNIRA Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/metrotech.v4i2.6955

Abstract

Meja dandori merupakan meja kerja yang dirancang untuk persiapan efisien dalam proses industri, khususnya untuk mempermudah loading dies pada mesin press, sehingga rangkanya harus mampu menahan beban besar dengan aman. Dalam penelitian ini, dilakukan analisis kekuatan struktur rangka meja dandori menggunakan metode Finite Element Analysis (FEA) untuk mengevaluasi ketahanan terhadap pembebanan statis sebesar 10.000 N, 15.000 N, dan 20.000 N. Model tiga dimensi rangka meja dandori dibuat menggunakan perangkat lunak Computer-Aided Design (CAD) dan dianalisis menggunakan perangkat lunak FEA dengan menggunakan dua jenis material, yaitu baja karbon menengah S45C dan baja struktural SS400. Evaluasi dilakukan terhadap parameter tegangan maksimum berdasarkan kriteria von mises, total deformasi, dan faktor keamanan (safety factor). Hasil analisis menunjukkan bahwa pada beban maksimal 20.000 N, baik material S45C maupun SS400 menghasilkan tegangan sebesar 14,29 MPa dan deformasi sebesar 0,032 mm, dengan faktor keamanan mencapai nilai 3, yang tergolong sangat aman untuk aplikasi industri. Meskipun kedua material memenuhi standar keamanan, material S45C memiliki keunggulan dalam kekuatan tarik yang lebih tinggi dibandingkan SS400, sehingga lebih direkomendasikan untuk aplikasi dengan potensi beban berat atau kebutuhan margin keselamatan tambahan. Disarankan untuk menggunakan material S45C untuk meningkatkan ketahanan jangka panjang, mengoptimalkan desain rangka agar lebih efisien, serta melakukan analisis berkala untuk memastikan kelayakan struktur selama masa penggunaan.
Optimasi Parameter Laser Cutting CO₂ untuk Meminimalkan Kekasaran Permukaan dan Meningkatkan Akurasi Dimensi Material PMMA Menggunakan Response Surface Methodology Huda, Muhammad Arif Nur; Risnawati, Faradilla Fauziyah; Hidayatullah, Rizkyansyah Alif; Rakhmaddian, Nicko Nur
Metrotech (Journal of Mechanical and Electrical Technology) Vol 4 No 2: Mei 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UNIRA Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/metrotech.v4i2.7068

Abstract

Saat ini, teknologi pemotongan non-konvensional, khususnya pemotongan berbasis energi laser, semakin banyak digunakan karena menghasilkan potongan yang halus, akurat dan tanpa ada gaya potong mekanis. Salah satu teknologi laser paling luas diaplikasikan untuk pemotongan non logam adalah laser karbondioksida (CO2). Laser CO₂ ini bekerja dengan panjang gelombang sekitar 10,6 µm, yang efektif diserap oleh berbagai material polimer dan termoplastik, termasuk Polymethyl Methacrylate (PMMA). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh daya laser dan kecepatan potong terhadap kekasaran permukaan (Ra) dan akurasi dimensi (DA) pada proses laser cutting CO₂, serta mengoptimalkan parameter tersebut untuk meminimalkan kekasaran dan meningkatkan akurasi. Metode yang dipakai dalam penelitian menggunakan Response Surface Methodology (RSM) dengan pendekatan Central Composite Design (CCD). CCD menghasilkan 13 kombinasi eksperimen yang terdiri dari 4 titik faktorial, 4 titik aksial, dan 5 replikasi di titik pusat. Polymethyl Methacrylate (PMMA) atau akrilik yang digunakan tipe bening dengan ketebalan 3 mm dan dipotong dalam ukuran 25 mm x 25 mm oleh mesin CNC laser cutting CO2 50 watt. Adapun nilai parameter dipilih 35%-55% untuk daya laser dan 5 mm/s – 10 mm/s untuk kecepatan potong. Hasil pengujian menunjukkan bahwa daya laser dan kecepatan potong berpengaruh signifikan terhadap kedua respon, yaitu kekasaran permukaan (Ra) dan akurasi dimensi (DA), dengan kecepatan potong sebagai faktor yang paling dominan, diikuti oleh daya laser. Optimasi parameter menghasilkan kombinasi terbaik pada daya laser 45,99% dan kecepatan potong 6,46 mm/s, dengan prediksi hasil Ra dan DA adalah 0,9209 µm dan 24,7939 mm. Hasil validasi membuktikan bahwa model dapat digunakan untuk pengaturan proses secara optimal dimana nilai aktual hasil optimasi didapatkan 0,851 µm untuk nilai Ra dan 24,78 mm untuk nilai DA yang mana nilai tersebut menghasilkan nilai deviasi yang rendah terhadap nilai prediksi.
Optimalisasi Health Index pada Asesmen Peralatan di UPT Palembang untuk Mempercepat Penggantian Peralatan Gardu Induk Hendriansyah, Novi; Dalimi, Rinaldy
Metrotech (Journal of Mechanical and Electrical Technology) Vol 4 No 2: Mei 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UNIRA Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/metrotech.v4i2.7077

Abstract

Saat ini metode perhitungan Health Index pada asesmen peralatan Gardu induk di PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi Palembang (UPT Palembang) hanya menggunakan data kondisi teknis yang diperoleh dari evaluasi hasil pemeliharaan dalam bentuk skor asesmen, sehingga semakin banyaknya aset yang beroperasi serta umur peralatan yang terus bertambah dengan tingkat risiko yang berbeda, akan menyebabkan Health Index peralatan UPT Palembang menjadi tidak optimal, akibatnya proses justifikasi usulan penggantian peralatan menjadi terlambat dan tidak tepat sasaran. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, Perhitungan Health Index dioptimalkan dengan menambahkan kriteria umur operasi dan kriteria tingkat risiko peralatan menggunakan metode Multi Criteria Decision Making (MCDM) sehingga proses justifikasi usulan penggantian peralatan menjadi lebih cepat dan tepat.
Analisis Perbandingan Perpindahan Panas Jenis Fluida Air dan Udara Pada Proses Pendinginan Baja Secara Eksternal Forced Convection Fachrudin, Afif; Santoso, Deri Teguh; Iskandar, Don Joean
Metrotech (Journal of Mechanical and Electrical Technology) Vol 4 No 2: Mei 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UNIRA Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/metrotech.v4i2.7124

Abstract

Proses pendinginan merupakan tahap penting dalam rekayasa material untuk menentukan struktur mikro dan sifat mekanik baja. Penelitian ini menganalisis perbandingan efisiensi perpindahan panas antara fluida air dan udara dalam proses pendinginan baja secara konveksi paksa eksternal. Metode yang digunakan meliputi perhitungan parameter termal seperti bilangan Reynoldss, bilangan Nusselt, koefisien konveksi, dan laju perpindahan panas. Hasil analisis menunjukkan bahwa fluida air menghasilkan laju perpindahan panas yang lebih besar yaitu 334,1 kW dibandingkan udara yang sebesar 323,5 kW. Hal ini disebabkan oleh konduktivitas termal air yang lebih tinggi dibandingkan udara. Temuan ini menunjukkan bahwa air lebih efektif digunakan sebagai media pendingin dalam proses perlakuan panas baja melalui konveksi paksa eksternal.
Analisis Statis Komponen Bell Crank pada Mobil Listrik dengan Finite Element Analysis Ujiburrahman; Arum, Ardiansyah; Tabayyun, Candan
Metrotech (Journal of Mechanical and Electrical Technology) Vol 4 No 2: Mei 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UNIRA Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/metrotech.v4i2.7125

Abstract

Bell crank merupakan komponen penting dalam sistem suspensi kendaraan listrik yang berperan dalam mengubah arah dan distribusi gaya dari roda ke sistem redaman. Kekuatan struktural dan pemilihan material menjadi faktor utama yang memengaruhi kinerja dan keandalan komponen ini. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan material paling optimal yang digunakan pada komponen bell crank kendaraan listrik berdasarkan analisis kekuatan struktur. Metode yang digunakan adalah simulasi statik dengan pendekatan Finite Element Analysis (FEA) menggunakan pembebanan sebesar 10.000 N pada bagian moving pivot, serta fixed geometry pada bagian fixed pivot. Tiga variasi material dibandingkan, yaitu Magnesium AZ91D, AISI 1045, dan Aluminium 2024-T3. Parameter evaluasi meliputi tegangan von mises, displacement maksimum, dan nilai safety factor. Hasil simulasi menunjukkan bahwa ketiga material memiliki nilai tegangan von mises serupa di kisaran 83 MPa, yang masih berada di bawah batas luluh masing-masing material. AISI 1045 menunjukkan performa terbaik dengan displacement terkecil (0,004 mm) dan safety factor tertinggi (5,396), sehingga dinilai paling optimal untuk aplikasi bell crank. Penelitian ini menyarankan pengembangan lanjutan berupa analisis kondisi dinamis dan pembebanan berulang, serta validasi eksperimental untuk meningkatkan akurasi hasil. Selain itu, analisis efisiensi bobot melalui pendekatan specific strength serta penerapan fitur optimasi desain pada perangkat lunak CAD/CAE diusulkan guna mendukung perancangan komponen yang lebih ringan dan tetap kuat. Temuan ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap pengembangan desain struktural kendaraan listrik yang efisien dan andal.
Analisis Kekuatan Frame Trailer menggunakan Finite Element Methode (FEA) Lawolo, Sihnta Gracea; Nugraha, Iwan Gusniar; Setiawan, Reza; Tabayyun, Candan; Arum, Ardiansyah
Metrotech (Journal of Mechanical and Electrical Technology) Vol 4 No 2: Mei 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UNIRA Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/metrotech.v4i2.7138

Abstract

Transportasi air merupakan salah satu moda yang krusial dalam mendukung mobilitas manusia maupun logistik, khususnya di wilayah perairan pesisir, kepulauan, dan wisata bahari. Dalam proses distribusi tersebut, trailer menjadi salah satu komponen vital yang digunakan untuk membawa muatan berat dari dan menuju kapal. Oleh karena itu, diperlukan perancangan struktur rangka trailer yang kuat, aman, dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan struktur rangka trailer menggunakan pendekatan numerik berbasis metode elemen hingga (Finite Element Analysis/FEA). Pemodelan dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak SolidWorks untuk membuat geometri rangka trailer, yang kemudian disimulasikan melalui pemberian pembebanan statik dan kondisi batas yang mencerminkan situasi kerja aktual. Tiga jenis material dianalisis, yaitu AISI 316 Stainless Steel, AISI 444 Stainless Steel, dan ASTM A653 Type B Galvanized Steel. Parameter utama yang dievaluasi meliputi tegangan von Mises, deformasi total (displacement), dan faktor keamanan (safety factor). Hasil simulasi menunjukkan bahwa seluruh material masih berada pada kondisi elastis, dengan nilai tegangan maksimum tertinggi sebesar 204,970 MPa pada AISI 316 Stainless Steel, yang masih berada di bawah batas yield strength masing-masing material. Nilai deformasi total tertinggi sebesar 5,473 mm juga terjadi pada AISI 316, sedangkan AISI 444 dan ASTM A653 menunjukkan nilai deformasi sebesar 5,280 mm. Dari sisi keamanan struktural, AISI 316 Stainless Steel memiliki nilai safety factor tertinggi sebesar 2,015, diikuti oleh ASTM A653 dengan 1,843, dan AISI 444 sebesar 1,497. Dari hasil analisis AISI 316 Stainless Steel merupakan material paling optimal digunakan untuk struktur rangka trailer, dengan kinerja terbaik dalam menahan beban statik, deformasi rendah, serta tingkat keamanan yang tinggi. Penelitian lanjutan disarankan untuk mempertimbangkan pembebanan dinamis, uji eksperimental secara fisik, serta analisis aspek biaya dan lingkungan untuk pemilihan material yang lebih komprehensif.
Analisis Kekuatan dan Makrostruktur Sambungan Las MIG Aluminium Akibat Variasi Kuat Arus Machfuroh, Talifatim; Witono, Kris; Agustriyana, Lisa; Rosady, Siti Duratun Nasiqiati
Metrotech (Journal of Mechanical and Electrical Technology) Vol 4 No 2: Mei 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UNIRA Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/metrotech.v4i2.7154

Abstract

Alumunium merupakan material yang ringan dan tahan karat, namun sifat konduktivitas termal yang tinggi dari alumunium sangat mempengaruhi kualitas hasil lasan. Parameter pengelasan angat mempengaruhi kekuatan sambungan lasan, hal ini sudah dibuktikan oleh bebrapa penelitian yang ada. Selain itu metode pengelasan dan jenis material pengisi juga berpengaruh terhadap kekuatan sambungan. Meskipun demikian pengelasan pada material alumunium sangat jarang dilakukan karena tingkat kesulitan yang tinggi. Pengaruh variasi kuat arus pengelasan pada aspek makroskopik dan kekuatan mekanik sambungan las MIG aluminium masih belum banyak dieksplorasi secara mendalam. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis hubungan antara kuat arus pengelasan terhadap struktur makro dan performa mekanik sambungan, sehingga dapat memberikan kontribusi dalam optimalisasi proses pengelasan MIG pada material aluminium. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan pengujian tarik dan foto makro hasil patahan. Dari data uji tarik kemudian dilakukan analisa pengaruh kuat arus terhadap kekuatan tarik sambungan alumunium. Penelitian ini nantinya dapat dijadikan rujukan untuk industri yang memerlukan proses penyambungan alumunium, semisal pada industri pembuatan kapal, manufaktur, struktur bangunan yang membutuhkan konstruksi ringan dan kuat, dan sebagainya. Berdasarkan penelitian ini didapatkan bahwa variasi kuat arus mempengaruhi kekuatan tarik sambungan las MIG aluminium secara signifikan. Arus 115 A cenderung menghasilkan kekuatan tarik yang lebih stabil dan tinggi pada kecepatan sedang (40–50 cm/menit), sementara kombinasi arus 125 A dan kecepatan tinggi (70 cm/menit) menghasilkan kekuatan tarik tertinggi dalam pengelasan, meskipun pada kecepatan rendah justru tidak terlalu unggul. Dengan demikian pemilihan parameter pengelasan yang tepat sangat mempengaruhi kekuatan sambungan, khususnya untuk sambungan alumunium.
Pengaruh Variasi Sudut Belok dan Kecepatan terhadap Kinerja Sistem Kemudi Singaperbangsa EV-02 Fadhilah, Raihan Ahmad; Gusniar, Iwan Nugraha; Santoso, Deri Teguh; Tabayyun, Candan; Wahyudi, Orka Maulana; Arum, Ardiansyah
Metrotech (Journal of Mechanical and Electrical Technology) Vol 4 No 2: Mei 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UNIRA Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/metrotech.v4i2.7170

Abstract

Penelitian ini membahas pengaruh variasi sudut belok dan kecepatan terhadap performa sistem kemudi pada kendaraan listrik tipe Formula SAE. Sistem kemudi memiliki peran penting dalam menentukan stabilitas, akurasi, dan kenyamanan manuver kendaraan, terutama dalam lintasan sempit dan dinamis. Tiga variasi sudut belok yang dianalisis adalah 25°, 30°, dan 45°, dengan pendekatan simulasi numerik menggunakan perangkat lunak Solidworks dan validasi melalui perhitungan manual berbasis prinsip kinematika kendaraan. Parameter utama yang dianalisis meliputi radius putar minimum, maksimum, rata-rata, serta kecepatan kendaraan dalam satuan m/s pada masing-masing variasi sudut dan kecepatan awal. Hasil menunjukkan bahwa semakin besar sudut belok, maka radius putar kendaraan menurun secara signifikan, memungkinkan kendaraan bermanuver dengan lebih lincah. Selain itu, peningkatan sudut belok dan kecepatan awal menghasilkan peningkatan kecepatan aktual kendaraan, dengan nilai tertinggi mencapai 8,93 m/s pada sudut 45° dan kecepatan 25 km/jam. Temuan ini mengindikasikan bahwa sudut belok 45° merupakan konfigurasi paling optimal dalam meningkatkan kemampuan manuver dan performa kendaraan secara keseluruhan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan desain sistem kemudi yang efisien, stabil, dan adaptif terhadap berbagai kondisi pengendaraan, serta dapat digunakan sebagai acuan dalam pengujian kendaraan listrik di lintasan sesuai standar FSAE.

Page 1 of 2 | Total Record : 11