cover
Contact Name
I Ketut Swarjana
Contact Email
aryindraiswara@gmail.com
Phone
+6281353111105
Journal Mail Official
ktswarjana@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tukad Balian No.180, Renon, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali 80227
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JRKN
ISSN : 25806173     EISSN : 25486144     DOI : https://doi.org/10.37294
Core Subject : Health,
Jurnal Riset Kesehatan Nasional merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali dan merupakan wadah publikasi hasil kegiatan Penelitian yang dilaksanakan oleh peneliti di Indonesia. Jurnal Riset Kesehatan Nasional diterbitkan pertama kali pada tahun 2017. Jurnal ini mempublikasikan hasil-hasil penelitian kesehatan khususnya pada bidang keperawatan, kebidanan, farmasi, anestesiologi, akupuntur, nutrition dan kesehatan masyarakat. Jurnal ini bekerjasama dengan beberapa organisasi profesi termasuk dengan Dewan Perwakilan Wilayah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPW PPNI) Bali, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Daerah Bali, Ikatan Penata Anestesi Indonesia (IPAI) DPD Bali dan juga dengan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Bali. Jurnal Riset Kesehatan Nasional merupakan Jurnal Elektronik yang dikelola secara profesional dengan menggunakan Open Jurnal System dengan ISSN Cetak : 2580-6173 dan e-ISSN : 2548-6144. Jurnal Riset Kesehatan Nasional diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan April dan Oktober. Artikel yang kami terima selanjutnya akan melewati proses review oleh reviewer kami hingga dinyatakan layak untuk dipublikasikan.
Articles 235 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN DBD PADA ANAK USIA SEKOLAH DI DESA TEGALLINGGAH I Gede Willy Karya Mahardika; Made Rismawan; I Nengah Adiana
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v7i1.473

Abstract

Abstrak Pengetahuan dan perilaku ibu dalam mencegah penyakit DBD sangat penting untuk menurunkan kasus DBD. Beberapa kasus di masyarakat menunjukkan tingkat pengetahuan ibu yang kurang sehingga mempengaruhi perilaku pencegahan DBD terutama pada anak usia sekolah. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan ibu dengan perilaku pencegahan DBD pada anak usia sekolah di Desa Tegallinggah, Karangasem. Penelitian ini menggunakan metode analytic correlation dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan populasi ibu dengan anak usia sekolah di Desa Tegallinggah, Karangasem dan berlangsung dari bulan Maret sampai April 2022. Sampel yang diperoleh sebanyak 207 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Penelitian ini menggunakan instrumen kuesioner yang telah diuji face validity. Teknik analisis data menggunakan uji Spearman rho. Terdapat 118 (57%) responden memiliki tingkat pengetahuan baik dan sebanyak 118 (57%) responden tergolong memiliki perilaku baik terkait pencegahan DBD. Terdapat hubungan positif signifikan antara pengetahuan ibu dengan perilaku pencegahan DBD pada anak usia sekolah di Desa Tegallinggah, Karangasem (r = 0,882, p-value <0,001). Tingkat pengetahuan dan perilaku ibu tergolong baik, namun masih diperlukan kegiatan pendidikan kesehatan yang tidak hanya informatif, tetapi juga berfokus pada perilaku ibu dalam melakukan tindakan pencegahan DBD. Kata Kunci: DBD, Pencegahan, Pengetahuan, Perilaku
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN PHBS CUCI TANGAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN CUCI TANGAN PADA ANAK USIA 10-12 TAHUN DI BANJAR PANCA BHINEKA DESA ADAT TANJUNG BENOA Nur Fadila Haryanti; Yuliati Darmini; Asthadi Mahendra Bhandesa
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v7i1.476

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Sebagian besar anak usia sekolah yang belum mengetahui PHBS cuci tangan karena minimnya tenaga promosi kesehatan. Tujuan: mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan PHBS cuci tangan terhadap tingkat pengetahuan cuci tangan pada anak usia 10-12 tahun di Banjar Panca Bhineka Desa Adat Tanjung Benoa. Metode: Desain penelitian ini pra-eksperimen dengan one group pretest posttest design. Jumlah sample sebanyak 35 responden, dipilih dengan tehnik non-probability sampling dengan metode total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan PHBS cuci tangan dan dianalisa menggunakan uji Wilcoxon Ranks Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebelum penyuluhan PHBS cuci tangan sebanyak 25 responden (71,4%) memiliki pengetahuan yang cukup, 8 responden (22,9%) memiliki pengetahuan yang baik. Sesudah penyuluhan PHBS cuci tangan sebanyak 5 responden (14,3%) memiliki pengetahuan yang cukup dan 30 responden (85,7%) memiliki pengetahuan yang baik. Hasil uji wilcoxon diperoleh nilai p value (0.01<0.05) artinya terdapat pengaruh yang bermakna antara pemberian penyuluhan PHBS cuci tangan terhadap tingkat pengetahuan anak usia 10-12 tahun. Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian penyuluhan tentang PHBS cuci tangan terhadap tingkat pengetahuan anak usia 10-12 tahun di Banjar Panca Bhineka Desa Adat Tanjung Benoa. Kata Kunci: Penyuluhan, PHBS Cuci Tangan, Pengetahuan, Anak Usia 10-12 Tahun
EFEK AKUPUNKTUR TERAPI PADA PENDERITA BENIGN PAROXYMAL POSITIONAL VERTIGO: SEBUAH LAPORAN KASUS Kadek Buja Harditya; I Gusti Bagus Panji Widiatmaja; Komang Rosa Tri Anggaraeni; I Gusti Agung Tresna Wicaksana; Gst Kade Adi Widyas Pranata
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v7i1.479

Abstract

Abstrak Benign Paroxymal Positional Vertigo (BPPV) merupakan kondisi vertigo yang paling umum dimana penderita mengalami sensasi berputar, biasanya dipicu oleh perubahan spesifik pada posisi kepala. Laporan kasus ini menggunakan metode deskriptif dari hasil anamnesis dan observasi terapi akupunktur pada seorang penderita Benign Paroxysmal Positional Vertigo. Seorang perempuan berusia 34 tahun mengeluh pusing berputar yang disertai dengan insomnia. Dari hasil observasi tanda-tanda vital dalam batas normal, diagnosa akupunktur sindrom diferensiasi Hiperaktivitas Yang Hati (Hyperactivity Liver Yang) dengan gejala pusing, insomnia, diagnosis lidah berwarna merah dengan lapisan berwarna kuning, diagnosis nadi wiry dan tingkat keparahan vertigo tinggi. Dilakukan akupunktur terapi pada titik GV20 (Baihui), GB20 (Fengchi), ST8 (Touwei), LR3 (Taichong), KI3 (Taixi), SP6 (Sanyinjiao) GB43 (Xiaxi), BL23 (Shenshu) dengan durasi 30 menit per sesi. Setelah 12 kali terapi (2 kali seminggu), menunjukkan adanya perbaikan kondisi  menunjukkan, nyeri kepala sudah tidak dirasakan lagi, rasa pusing berputar sudah sangat jarang terjadi, lidah berwarna merah muda dengan selaput lidah sedikit berwarna putih, nadi normal, insomnia sudah mulai berkurang dan tingkat keparahan vertigo rendah. Akupunktur dapat dipertimbangkan sebagai salah satu terapi non-farmakologis yang aman untuk penanganan gejala-gejala vertigo. Kata Kunci: akupunktur, observasi, vertigo                                                 
Hubungan Antara Tingkat Pendidikan Dan Komorbiditas Dengan Perilaku Perawatan Diri Pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) I Nengah Adiana; I Nyoman Arya Maha Putra
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v7i1.486

Abstract

Abstrak Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) merupakan penyakit kronis yang progresif yang membutuhkan kemampuan pasien melakukan perawatan diri. Untuk mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan dan komorbiditas dengan perilaku perawatan diri pasien PPOK. Desain penelitian adalah deskriptif korelasi menggunakan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 72 responden menggunakan tehnik purposive sampling. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan Juni-Juli 2020 di Poliklinik paru BRSU Tabanan. Data di analisis dengan uji korelasi Spearman dan uji korelasi Eta menggunakan program SPSS. Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan (p=0.001) dengan perilaku perawatan diri pasien PPOK dengan α=0,05. Variabel komorbiditas tidak ada hubungan yang signifikan dengan perilaku perawatan diri pasien PPOK (p=0.469). Tingkat pendidikan responden mempengaruhi perilaku perawatan diri pasien PPOK terkait akses sumber informasi dan informasi spesifik tentang perawatan diri yang mereka peroleh dari pemberi pelayanan kesehatan. Kata kunci: pendidikan, komorbiditas, perilaku perawatan diri, PPOK
IDENTIFIKASI SOIL TRANSMITTED HELMINTHS (STH) PADA PENGRAJIN BATU BATA DI DESA TEGAL BADENG, KABUPATEN JEMBRANA BALI Ni Made Krisna Ayu Lestari; Ni Wayan Desi Bintari; Sri Idayani; Ida Ayu Manik Damayanti
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v7i1.487

Abstract

Abstrak Kecacingan merupakan salah satu infeksi yang masih menjadi permasalahan di negara berkembang. Infeksi dapat disebabkan oleh kelompok soil transmitted helminth (STH) yang menyebabkan penurunan penyerapan gizi pada penderita. Kejadian kecacingan diduga beresiko pada masyarakat yang sehari-hari beraktifivitas dengan melakukan kontak langsung dengan media tanah salah satunya pada pengrajin batu bata. Di Desa Tegal Badeng Kabupaten Jembrana Bali, aktivitas pembuatan batu bata oleh pengrajin masih dilakukan secara tradisional sehingga meningkatkan resiko terinfeksi STH. Tujuan penelitian ini adalah melakukan identifikasi terhadap STH pada pengrajin batu bata di Desa Tegal Badeng Kabupaten Jembrana Bali. Pengambilan spesimen dilakukan di Desa Tegal Badeng Kabupaten Jembran Bali. Pemeriksaan Laboratorium dilakukan di Laboratorium Apotek Krisna Farma 2 Jembrana, Bali pada Maret-April 2022. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 15% dari jumlah populasi yaitu sebanyak 30 responden. Pemeriksaan laboratorium dilakukan dengan metode direct slide. Hasil pemeriksaan dari 30 responden sebanyak 2 orang (6,6%) positif kecacingan. Berdasarkan hasil identifikasi jenis STH penyebab infeksi adalah Trichuris trichiura dan Hookworm. Saran bagi penelitian lanjutan adalah melakukan analisa hubungan hygiene dan sanitasi terhadap kejadian kecacingan pada pengrajin batu bata di Desa Tegal Badeng Jembrana, Bali. Kata Kunci: hookworm, kecacingan, Trichuris trichiura,
PERBEDAAN TINGKAT STRESS AKADEMIK PADA MAHASISWA KEPERAWATAN TINGKAT AKHIR DI MASA ADAPTASI ENDEMI COVID-19 Rezkia Rahmadina; Yossie Susanti Eka Putri
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v7i2.489

Abstract

Kebijakan di dunia perkuliahan yang berubah-ubah selama adanya Covid-19 berdampak pada kesehatan mental mahasiswa keperawatan tingkat akhir berupa stres akademik. Mahasiswa keperawatan tingkat akhir memiliki kewajiban untuk menjalankan praktik klinik sekaligus mendapatkan tuntutan untuk menyelesaikan tugas akhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat stres mahasiswa keperawatan tingkat akhir program S1 reguler dan ekstensi di masa adaptasi endemi covid-19. Desain penelitian berupa deskriptif komparatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan terhadap 161 mahasiswa keperawatan yang terdiri dari 114 mahasiswa S1 reguler dan 47 mahasiswa S1 ekstensi FIK UI. Tingkat stres akademik diukur dengan instrumen Perceived Academic Stres Scale. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa keperawatan tingkat akhir berada pada stres sedang dan uji chi-square menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan tingkat stres akademik pada mahasiswa keperawatan tingkat akhir program S1 reguler dan S1 ekstensi (p-value 0,083). Melalui hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu mahasiswa untuk mengelola stres akademik yang mereka rasakan serta mengidentifikasi mahasiswa yang lebih rentan terhadap masalah kesehatan mental agar menjadi target utama untuk mendapatkan intervensi yang sesuai. Kata kunci: Stres akademik, mahasiswa keperawatan, tingkat akhir, reguler, ekstensi
GAMBARAN GAMBARAN JAMUR Candida albicans PADA URIN PRA-MENSTRUASI MAHASISWI STIKES WIRA MEDIKA BALI Putu Ekawati Ida Ayu; Ni Wayan Desi Bintari; Sri Idayani; Ida Ayu Manik Damayanti
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v7i2.499

Abstract

Kandidiasis merupakan infeksi jamur yang disebabkan oleh jamur Candida sp. Salah satunya yaitu jamur Candida albicans.  Keputihan menjadi salah satu faktor predisposisi terjadinya infeksi Candida albicans. Infeksi ini biasanya disertai dengan rasa gatal di area vagina baik dari dalam vagina dan disekitar bibir vagina bagian luar. Keputihan juga merupakan salah satu gejala yang timbul pada saat pra menstruasi karena terjadi peningkatan kadar dan aktivitas hormon estrogen yang disebabkan akibat tidak adanya hormon progesteron secara maksimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran jamur Candida albicans pada urin pra-menstruasi mahasiswi STIKES Wira Medika Bali. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 33 urin pra-menstruasi mahasiswi STIKES Wira Medika Bali. Metode pemeriksaan menggunakan kultur pada media SDA (Sabouraud Dextrose Agar), pewarnaan Gram, dan uji germ tube. Pada penelitian ini didapatkan positif  Candida albicans sebanyak 2 sampel (6%), dan hasil negatif Candida albicans didapatkan sebanyak 31 sampel dengan persentase sebesar 94% dari jumlah 33 sampel urin yang diperoleh. Karakteristik Candia albicans pada SDA terlihat halus licin, sedikit timbul di permukaan, berwarna putih kekuningan , dan menimbulkan aroma seperti ragi. Pada pewarnaan Gram teramati blastospora yang berbentuk oval, serta berwarna ungu secara mikroskopis dan pada uji germ tube menunjukkan hasil positif membentuk kecambah dengan struktur menyerupai raket.  Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan mahasiswi atau remaja perempuan untuk melakukan pencegahan terhadap masalah keputihan dengan selalu menjaga kebersihan diri khususnya di daerah kewanitaan, mengurangi penggunaan pembalut pantyliner, dan mengurangi penggunaan antiseptik yang dapat meningkatkan kelembaban di daerah genetalia. Kata Kunci: Candida albicans, Keputihan, Kandidiasis
A Kajian Retrospektif Potensi Interaksi Obat Hipertensi Pada Peresepan Pasien Poli Penyakit Dalam Di Rumah Sakit Swasta X Di Denpasar Putu May Astiti Eliani Tirta; Putu Prayascittadevi Empuadji; Putu Yudhistira Budi Setiawan
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v7i2.501

Abstract

Hipertensi di Indonesia merupakan masalah serius dan cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Risiko hipertensi pada pasien hipertensi meningkat seiring bertambahnya usia dan biasanya mendapatkan lebih dari 1 jenis obat hipertensi maupun jenis obat untuk penyakit penyerta lainnya. Hal ini juga meningkatkan terjadinya interaksi obat sehingga identifikasi interaksi obat ini sangat diperlukan karena jangka waktu penggunaan obat hipertensi relatif panjang untuk mencapai terapi yag diharapkan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran potensi interaksi obat hipertensi pada peresepan pasien poli penyakit dalam di Rumah Sakit Swasta X Di Denpasar. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif non-ekperimental dengan metode Retrospektif dan dilakukan di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Swasta X Di Denpasar menggunakan resep dari Poliklinik Penyakit Dalam sebanyak 322 sampel. Sampel dilakukan analisis interaksi obat menggunakan Drug Interaction Checker. Hasil dari penelitian ini terdapat 246 resep yang berinteraksi. Interaksi yang paling banyak terjadi jika dilihat dari tingkat keparahan adalah interaksi moderate (71,78%), minor (21,78%), major (6,45%). Jika dilihat berdasarkan jenis interaksi terdapat interaksi farmakodinamik (92,04%) dan interaksi farmakokinetik (7,96%). Kata Kunci: hipertensi, interaksi obat, penyakit dalam
EFEKTIVITAS TERAPI AKUPUKTUR TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN RHINITIS ALERGIKA: META ANALISIS I Gusti Bagus Panji Widiatmaja Widiatmaja; Setyo Sri Raharjo; Vitri Widyaningsih; Kadek Buja Harditya
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v7i2.503

Abstract

Abstrak Rhinitis alergika (RA) adalah salah satu gangguan kesehatan sebagai kelainan pada hidung disertai gejala bersin-bersin, hidung berair, rasa gatal dan tersumbat pada hidung setelah mukosa hidung terpapar alergen yang diperantarai oleh imunoglobulin E (IgE). Banyak penelitian yang membuktikan dampak akupunktur pada sistem imun. Penelitian ini merupakan sistematic review dan meta-analisis, dengan PICO, yaitu Population: pasien rhinitis alergika. Intervention: terapi akupunktur. Comparison: sham/placebo akupunktur. Outcome: kualitas hidup. Artikel yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari beberapa database antara lain Google Scholar, MEDLINE/PubMed, Science Direct, Hindawi, Europe PMC dan Springer Link. Artikel-artikel ini dikumpulkan selama 1 bulan. Kata kunci untuk mencari artikel adalah sebagai berikut: “acupuncture for allergic rhinitis” OR “acupuncture for seasonal allergic rhinitis” OR “acupuncture for parenial allergic rhinitis” AND “quality of life” AND “randomized controlled trial”. Artikel yang termasuk dalam penelitian ini adalah artikel full text dengan desain studi randomized controlled trial (RCT). Kualitas hidup diukur dengan menggunakan Rhinitis Quality of Life Quissioner (RQLQ). Meta analisis ditulis menggunakan PRISMA flow diagram dan dianalisis dengan menggunakan aplikasi Review Manager 5.4. menunjukkan terdapat pengaruh terapi akupunktur terhadap kualitas hidup pasien rhinitis alergika. Akupunktur mampu menurunkan skor RQLQ (meningkatkan kualitas hidup), meskipun secara statistik tidak signifikan. Pasien rhinitis alergika yang mendapatkan akupunktur rata-rata memiliki kualitas hidup dengan skor RQLQ 0.17 unit lebih baik daripada mendapatkan sham akupunktur/akupunktur palsu (SMD = -0.17; CI 95% = -0,40 hingga 0.05; p = 0.120). Terdapat pengaruh akupunktur terhadap kualitas hidup pasien rhinitis alergika. Kata Kunci: Acupuncture, Allergic rhinitis, Kualitas Hidup, RQLQ, Randomized Controlled Trial, Meta-analisis
The Effect of Acupressure Therapy to Reduce The Intensity of Low Back Pain on The Third Semester Pregnant Women Luh Yenny Armayanti; Ketut Eka Larasati Wardana; Putu Pinahyu Pratiwi; Gst. Kade Adi Widyas Pranata
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v7i2.505

Abstract

Abstrak Sebanyak 70% ibu hamil trimester III mengalami nyeri punggung bawah. Apabila tidak ditangani dengan baik, dapat menyebabkan kesulitan untuk berdiri, duduk bahkan berpindah apabila nyeri telah menyebar ke area pelvis dan lumbar, sehingga dapat mempengaruhi rutinitas sehari-hari dan kualitas hidup mereka. Akupresur mulai banyak diterapkan untuk mengurangi nyeri punggung bawah pada ibu hamil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh akupresur terhadap mengurangi nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III. Penelitian ini menggunakan design pra-eksperimental dengan rancangan one-group pre-post test design. Jumlah sampel yang digunakan adalah 30 orang yang diambil secara Nonprobability Sampling dengan teknik Purposive Sampling. Penelitian ini telah dilaksanakan di Praktik Mandiri Bidan  “EPS” Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi. Data yang diperoleh berupa data kategorik sehingga tidak dilakukan uji normalitas data. Data diuji menggunakan aplikasi SPSS secara Non Parametric Test yaitu Wilcoxon Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan terjadi penurunan rata-rata skala nyeri responden dari 5.31 menjadi 2.44 dengan penurunan skala nyeri sebanyak 2.87 (54,04%). dari hasil analisis dapat dilihat bahwa nilai p= 0.00(<0.05) maka dapat disimpulkan bahwa ada pengeruh pemberian akupresur terhadap intensitas nyeri pada punggung bawah pada ibu hamil trimester III. Kata Kunci: Akupresur, nyeri punggung bawah, ibu hamil, trimester III