cover
Contact Name
I Ketut Swarjana
Contact Email
aryindraiswara@gmail.com
Phone
+6281353111105
Journal Mail Official
ktswarjana@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tukad Balian No.180, Renon, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali 80227
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JRKN
ISSN : 25806173     EISSN : 25486144     DOI : https://doi.org/10.37294
Core Subject : Health,
Jurnal Riset Kesehatan Nasional merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali dan merupakan wadah publikasi hasil kegiatan Penelitian yang dilaksanakan oleh peneliti di Indonesia. Jurnal Riset Kesehatan Nasional diterbitkan pertama kali pada tahun 2017. Jurnal ini mempublikasikan hasil-hasil penelitian kesehatan khususnya pada bidang keperawatan, kebidanan, farmasi, anestesiologi, akupuntur, nutrition dan kesehatan masyarakat. Jurnal ini bekerjasama dengan beberapa organisasi profesi termasuk dengan Dewan Perwakilan Wilayah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPW PPNI) Bali, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Daerah Bali, Ikatan Penata Anestesi Indonesia (IPAI) DPD Bali dan juga dengan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Bali. Jurnal Riset Kesehatan Nasional merupakan Jurnal Elektronik yang dikelola secara profesional dengan menggunakan Open Jurnal System dengan ISSN Cetak : 2580-6173 dan e-ISSN : 2548-6144. Jurnal Riset Kesehatan Nasional diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan April dan Oktober. Artikel yang kami terima selanjutnya akan melewati proses review oleh reviewer kami hingga dinyatakan layak untuk dipublikasikan.
Articles 235 Documents
Efektivitas Penghangat Aktif Dan Pasif Dalam Manajemen Hipotermia Pasien Dengan Pembedahan Abdomen Di Rumah Sakit Umum Daerah Bali Mandara Suantika, Putu Inge Ruth; Carolina, Ayu Indah
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v8i1.536

Abstract

Hipotermia merupakan suatu kondisi dimana tubuh mengalami penurunan suhu di bawah 36 °C dan menjadi salah satu komplikasi yang paling sering terjadi selama fase perioperatif pembedahan abdomen sehingga berdampak pada proses pemulihan pasien. Beberapa metode untuk manajemen hipotermia telah diteliti seperti penggunaan penghangat aktif dan pasif. Namun penggunaannya di rumah sakit belum efektif sehingga manajemen hipotermia belum maksimal dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas penghangat aktif dan pasif dalam manajemen hipotermia pasien dengan pembedahan abdomen di RSUD Bali Mandara. Pada penelitian ini menggunakan desain penelitian pre-experimental static group comparison design dengan rancangan two group pre-post test design. Pada kelompok control (pemberian selimut hangat) terdapat 12 responden dan kelompok intervensi (selimut hangat dan hot water bag) 15 responden. Kedua responden dilakukan pegukuran suhu awal dan pengulangan setiap 15 menit sebanyak 3x. Hasil uji repeated anova menunjukkan bahwa pada kelompok intervensi terdapat efektifitas penghangat aktif terhadap perubahan suhu (p value < 0,05) dan pada kelompok kontrol tidak terdapat efektifitas penghangat pasif terhadap perubahan suhu (p value > 0,05). Hasil penelitan ini dapat diterapkan pada pasien post op abdomen untuk memanajemen hipotermia dan meningkatkan kenyaman pasien post op. .Kata Kunci: keperawatan, manajemen hipotermia, pembedahan abdomen, postoperasi  
Hubungan Antara Kadar Merkuri Dalam Darah Dengan Jumlah Total Leukosit Pada Komunitas Ibu-Ibu Di Muara Angke Timorensa, Katharina Novika; Prihatiningsih, Diah; Sudarma, Nyoman; Prasetya, Didik
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v8i2.540

Abstract

Paparan merkuri merupakan isu kesehatan global yang signifikan, terutama di daerah pesisir seperti Muara Angke, yang terdampak pencemaran akibat aktivitas manusia dan konsumsi ikan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan apakah terdapat hubungan antara kadar merkuri dalam darah dan jumlah total leukosit pada komunitas ibu-ibu di Muara Angke. Penelitian ini menggunakan desain observasional deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel diambil menggunakan teknik quota sampling, melibatkan 25 responden dari komunitas ibu-ibu PKK RW 01 Muara Angke. Kuota ditetapkan untuk mencerminkan proporsi kelompok dalam populasi. Kadar merkuri diukur dengan metode ICP-MS menggunakan alat Agilent 7700 X, sementara jumlah total leukosit diukur dengan Fluorescence Flow Cytometry menggunakan alat Sysmex XN-550. Uji korelasi Spearman dilakukan untuk analisis data. Hasil menunjukkan rata-rata kadar merkuri dalam darah sebesar 6,36 µg/L (rentang 3,2 hingga 16,7 µg/L) dan rata-rata jumlah total leukosit sebesar 9,24 x 10³/uL (rentang 6,3 hingga 18,5 x 10³/uL). Uji korelasi Spearman menghasilkan koefisien korelasi (r) sebesar 0,233 dengan nilai p = 0,262, yang menunjukkan tidak ada hubungan signifikan secara statistik antara kadar merkuri dan jumlah total leukosit di komunitas tersebut. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman dampak kesehatan paparan merkuri di komunitas lokal dan menekankan pentingnya pemantauan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.   Kata Kunci: Merkuri, Jumlah Total Leukosit, Muara Angke
Hubungan Pengetahuan Ibu Bayi Dengan Penerapan Terapi Komplementer Pijat Bayi Terkait Upaya Pencegahan Stunting Widiani, Ayuk; Chania, Made Pradnyawati; Adnyani, Ni Wayan Sukma
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v8i2.542

Abstract

Stunting menyebabkan buruknya kemampuan kognitif, rendahnya produktivitas, serta meningkatnya risiko penyakit. Pijat bayi merupakan salah satu terapi yang dapat dilakukan untuk mencegah stunting pada anak balita karena dapat meringankan proses pencernaan dan meningkatkan nafsu makan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Pengetahuan Ibu Bayi Dengan Penerapan Terapi Komplementer Pijat Bayi Terkait Upaya Pencegahan Stunting. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat Analitik Correlational. Sampel dalam penelitian ini ibu yang memiliki bayi berusia 0 – 12 bulan yang berjumlah 190 orang. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data bivariat dilakukan dengan uji  Chi-Square. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar yaitu 104 orang (54,7%) memiliki pengetahuan yang baik tentang pijat bayi, sebagian besar responden yaitu 137 orang (72,1%) menerapkan terapi komplementer pijat bayi pada bayinya dan terdapat hubungan antara pengetahuan ibu bayi dengan penerapan terapi komplementer pijat bayi (nilai p = 0,000). Dari hasil penelitian ini diharapkan pijat bayi lebih disosialisasikan kepada ibu bayi sehingga mereka mengetahui informasi tentang pijat bayi dan bagaimana cara melakukan pijat bayi yang baik dan benar.   Kata Kunci: pengetahuan ibu, penerapan, pijat bayi.
Pemetaan Distribusi Prevalensi Dan Faktor Risiko Kejadian Stunting Berbasis Sistem Informasi Geografis Di Kabupaten Muara Enim Tahun 2022 Qatrunnada, Nabilah; ., Najmah; Fahrizal, Fery; ., Trisnawarman; Irawan, Deddy; Oktarina, Rini; Zahara, Ragna
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v8i1.543

Abstract

Penentuan prioritas masalah penting dilakukan guna percepatan penurunan stunting khususnya di Kabupaten Muara Enim yang menjadi urutan ketiga prevalensi stunting tertinggi di Sumatera Selatan. Sistem informasi geografis dapat menjadi pilihan untuk menentukan wilayah prioritas karena distribusi kejadian dapat divisualisasikan dalam bentuk peta. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan distribusi prevalensi dan faktor risiko kejadian stunting di Kabupaten Muara Enim tahun 2022 dengan menggunakan studi deskriptif. Sampel pada penelitian ini yaitu balita stunting, bayi usia 6 bulan dengan ASI eksklusif, ibu hamil dengan riwayat anemia, ibu hamil dengan riwayat Kurang Energi Kronis (KEK), serta bayi baru lahir mendapat Inisiasi Menyusu Dini (IMD) di Kabupaten Muara Enim tahun 2022 yang tercatat di Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (E-PPGBM). Data diolah menjadi peta menggunakan aplikasi Qgis. Hasil pemetaan prevalensi kejadian dan faktor risiko stunting di 22 wilayah kerja puskesmas didapatkan 4 puskesmas dengan prevalensi stunting >2,5%, terdapat 5 puskesmas dengan prevalensi ibu hamil anemia >4%, terdapat 14 puskesmas dengan prevalensi ibu hamil KEK >7,3%, terdapat 1 puskesmas dengan prevalensi balita ASI eksklusif <53%, dan terdapat 3 puskesmas dengan prevalensi praktik IMD <79%. Kata Kunci: stunting, Anemia, KEK, ASI eksklusif, IMD.
Kelas Antenatal: Persepsi Dan Dukungan Suami Terhadap Keikutsertaan Ibu Hamil Heryani, Putu Trisna; Parwati, Ni Wayan Manik; Darmayanti, Putu Ayu Ratna
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v8i1.544

Abstract

Latar belakang: Di Indonesia, penyebab tidak langsung kematian ibu salah satunya adalah ketidaksiapan ibu untuk menjalani persalinan. Program kelas antenatal merupakan upaya untuk membantu ibu dalam untuk mempersiapkan persalinan. Persepsi dan dukungan suami menjadi faktor penting dalam keikutsertaan ibu hamil dalam kelas antenatal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara persepsi dan dukungan suami dengan keikutsertaan ibu hamil dalam kelas antenatal di Puskesmas Tembuku II. Metode: Desain cross-sectional digunakan dalam penelitian ini dengan melibatkan 113 ibu hamil trimester III yang dipilih secara total sampling. Data di kumpulkan menggunakan kuesioner lalu dianalisis dengan uji Spearman Rank.  Hasil: Persepsi ibu hamil sebagian besar kurang yaitu 48 orang (42,5%), dukungan suami sebagian besar rendah 51 orang (45,1%), dan keikutsertaan ibu hamil sebagian besar kurang aktif yaitu 58 orang (51,3%). Ada hubungan positif kuat yang signifikan antara persepsi dengan keikutsertaan dan hubungan dukungan suami dengan keikutsertaan (p=0,001, r persepsi ibu hamil= 0,53, dan r dukungan suami= 0,74). Kesimpulan: Persepsi dan dukungan suami berperan penting dalam keikutsertaan ibu hamil mengikuti kelas antenatal. Peningkatan pendidikan dan dukungan bagi ibu hamil serta peran aktif suami dalam memberikan dukungan emosional dan praktis selama kehamilan diperlukan. Program pendidikan seperti kampanye penyuluhan kesehatan, dan penyediaan layanan yang memadai untuk mendukung peran aktif pasangan dalam perawatan prenatal. Kata Kunci :  Dukungan Suami, Keikutsertaan Kelas Antenatal, Persepsi  
Peningkatan Pengetahuan Perawatan Gigi Dan Mulut Anak Sekolah Secara Ceramah, Demostrasi Dan Leaflet Sihombing, Enna Rossalina; Octavia, Erica
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v8i1.547

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut sangat penting dalam setiap kehidupan manusia termasuk pada anak, karena tidak dilakukan perawatan dengan baik dapat menyebabkan kerusakan pada gigi dan mulut yang akan menyebabkan rasa sakit, gangguan pengunyahan, dan dapat mengganggu kesehatan tubuh lainnya seperti gangguan pada saluran pencernaan. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2018 menyatakan bahwa 93 %, anak di Indonesia mengalami karies pada gigi dan karies gigi ini menunjukan adanya masalah akan kebersihan gigi dan mulut. Salah satu upaya untuk mencegah terjadinya gangguan pada gigi dan mulut perlu adanya penyuluhan tentang perawatan gigi dan mulut. Metode yang dilakukan untuk anak adalah dengan cara ceramah, demontrasi dan pemberian leaflet, karena dengan ketiga metode pengajaran ini akan menyebabkan siswa akan lebih dapat mengerti akan perawatan gigi dan mulut. Tujuan : Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Peningkatan Pengetahuan Perawatan Gigi Dan Mulut Anak Sekolah Secara Ceramah, Demostrasi Dan Leaflet pada anak sekolah dasar di SD Santo Fransiskus III Jakarta Timur.  Metode : Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan menggunakan rancangan one group pre and postes design. Sampel sebanyak 80 responden yang berdasarkkan rumus solvin. Penelitian dilakuan di SD Swasta Santo Fransiskus III Jakarta Timur, pada bulan Juli 2022. Uji kuesioner dilakukan uji validitas, menggunakan program SPSS 24 dengan teknik Product Moment Pearson sedangkan pada uji reliabilitas dengan menggunakan teknik Alpha Chronbach dengan hasil Cronbach's Alpha = 0,642; Untuk uji statistic menggunakan distribusi frekuensi untuk uji uni variabel dan Uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk lihat ada atau tidaknya peningkatan pengetahuan perawatan gigi dan mulut. Sebelum dilakukan penelitian, dilakukan uji etik dari komisi etik STIK Sint Carolus Hasil : Berdasarkan hasil univariat Mayoritas tingat pretes responden sebelum dilakukannya penyuluhan kurang mengetahui pengetahuan tentang perawatan gigi dan mulut sebanyak 33 responden (41,3%), cukup sebanyak 32 responden (40,0%) dan baik sebanyak 15 responden (18,8%). Namun setelah dilakukannya penyuluhan kesehatan tentang perawatan gigi dan mulut, pengetahuannya meningkat sebanyak 100,0% Uji  statistik menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Test diperoleh nilai z :  -7,695 (z < 0,05) yang artinya ada pengaruh  pengetahuan perawatan gigi dan mulut antara sebelum dan sesudah dilakukan edukasi secara ceramah, demonstrasi dan pemberian leaflet.Kesimpulan : Ada peningkatan pengetahuan Perawatan Gigi Dan Mulut Secara  Ceramah, Demostrasi Dan Leaflet pada anak Sekolah Dasar Swasta Santo Fransiskus III, Jakarta Timur, Kata kunci: pre dan postes,perawatan gigi dan mulut, tingkat pengetahuan
Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Perilakufeeding Rules Pada Balita Di Desa Tegal Kertha Wilayah Kerja Uptd Puskesmas I Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Barat Ekarini, Putu Ayu; Mastryagung, Gusti Ayu Dwina; Dwiyanti, Ni Kadek Neza; Dewi, Komang Ayu Purnama
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v8i1.548

Abstract

Latar Belakang : Feeding rules merupakan aturan pemberian makan pada balita yang sudah direkomendasikan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dalam mengatasi kesulitan makan pada balita. Ibu balita hendaknya menerapkan feeding rules dalam menunjang kebutuhan gizi yang cukup pada balita dan mengenalkan perilaku makan yang baik pada balita. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dengan perilaku feeding rules pada balita di Desa Tegal Kertha Wilayah Kerja UPTD Puskesmas I Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Barat. Metode : Desain penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah ibu balita sebanyak 218 dengan teknik pengambilan sampel proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuisioner. Hasil : Hasil yang didapatkan adalah mayoritas ibu memiliki kategori pengetahuan cukup (42,7 %) dan kategori perilaku feeding rules  sedang (52,3 %). Hasil analisis penelitian menggunakan Uji statistik Spearman Rank (Rho), yaitu p value = 0,001 < 0,05 berarti Ha diterima dan Ho ditolak yang menunjukan terdapat hubungan antara pengetahuan ibu dengan perilaku feeding rules pada balita di Desa Tegal Kertha Wilayah Kerja UPTD Puskesmas I Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Barat. Kesimpulan : Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan ibu dengan perilaku feeding rules pada balita. Kata Kunci : Feeding Rules, Pengetahuan, Perilaku, Ibu Balita  
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Penerapan Cuci Tangan 6 Langkah Penyandang Disabilitas Di Balai RTPD Yogyakarta Nugroho, Yosep Cahyo; ., Mahfud; Rofiyati, Winda; Indrayana, Sofyan
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v8i1.553

Abstract

Latar Belakang: Penerapan cuci tangan 6 langkah seharusnya dapat dilakukan oleh semua lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Dengan segala keterbatasannya, penyandang disabilitas bisa melakukan cuci tangan 6 langkah apabila mereka mendapatkan pengetahuan yang baik tentang hal tersebut. Tujuan: untuk mengetahui adanya hubungan antara tingkat pengetahuan dengan penerapan cuci tangan 6 langkah pada penyandang disabilitas di Balai Rehabilitasi Terpadu Penyandang Disabilitas Yogyakarta. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Responden pada penelitian ini adalah penyandang disabilitas di Balai RTPD dengan jumlah sampel yaitu 71 responden. Metode sampling dengan menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner tingkat pengetahuan dan lembar observasi penerapan cuci tangan. Hasil : Berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan Uji Chi Square diperoleh nilai r = 0,780 dengan tingkat kemaknaan a = 0,05 maka r value > a (0,05). Dengan demikian Ha ditolak dan Ho diterima. Kesimpulan : Tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan penerapan cuci tangan 6 langkah pada responden penyandang disabilitas di Balai RTPD Yogyakarta. Kata Kunci: pengetahuan, cuci tangan, disabilitas.  
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KURANG ENERGI KRONIS (KEK) PADA IBU HAMIL: Kata kunci: Kekurangan energi kronis; usia; paritas; IMT; Ibu hamil Wahab, Irwana; Fitriani, Aida; Wahyuni, Yenni Fitri; Mawarni, Serlis
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v8i1.555

Abstract

Latar Belakang: Kurang energi kronik (KEK) merupakan kondisi ibu hamil yang mengalami kekurangan makanan telah berlangsung menahun (kronis) dan menimbulkan gangguan kesehatan serta berdampak komplikasi pada ibu dan janin. Tujuan: Menganalisis hubungan antara faktor usia, paritas dan IMT dengan kejadian KEK pada ibu hamil di Puskesmas Syamtalira Bayu. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional pada ibu hamil yang melakukan pemeriksaan ANC pada bulan Oktober hingga Desember 2021 ke Puskesmas Syamtalira Bayu. Sampel berjumlah 30 orang. Analisis menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil: Hasil analisis univariat karakteristik responden terbanyak dari usia yaitu tidak berisiko (97%),. paritas yaitu nulipara (50%) dan IMT normal (80%). Hasil analisi bivariat dari faktor usia dan paritas menunjukkan hasil tidak berhubungan dengan kejadian KEK (p value >0.05). Sedangkan faktor IMT ibu hamil memiliki hubungan dengan kejadian KEK (p value = 0,001). Kesimpulan: Dari tiga faktor yang diteliti didapatkan hanya satu faktor yaitu IMT yang berhubungan dengan kejadian KEK pada ibu hamil. Penelitian berikutnya dapat menggunakan pelibatan jumlah sampel yang lebih besar dan selektif dengan menetapkan kriteria sampel.   Kata kunci: Kekurangan energi kronis; usia; paritas; IMT; Ibu hamil
EFEKTIVITAS MOBILISASI DINI TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA SECTIO CAESAREA (SC) DI RUANG NIFAS RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KLUNGKUNG Armayanti, Luh Yenny; Nataningrat, Anak Agung Istri; Sumiari Tangkas, Ni Made Karlina
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v8i1.562

Abstract

Persalinan adalah suatu proses mendorong keluar hasil konsepsi (janin, plasenta dan ketuban) dari dalam rahim lewat jalan lahir atau dengan jalan lain. Persalinan  buatan yaitu bila  persalinan dibantu dengan tenaga dari  luar misalnya ekstraksi forsep atau dilakukan operasi sectio caesarea. Pasca dilakukannya section caesarea sudah bisa dipastikan akan menimbulkan luka. Penyembuhan luka akan lebih cepat jika didukung dengan melakukan mobilisasi dini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas mobilisasi dini terhadap penyembuhan luka section casarea di Ruang Nifas RSUD Klungkung. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental semu (quasi experimental) yaitu penelitian eksperimen yang dilaksakanan pada satu kelompok saja tanpa ada kelompok pembanding atau kelompok kontrol. Jumlah sampel yang digunakan sebnayak 22 orang yang diambil dengan menggunakan teknik nonprobability sampling dengan metode consecutive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa SOP dan juga kuesioner. Data diuji menggunakan aplikasi SPSS menggunakan uji Pearson Correlation. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden yaitu 18 orang (81,8%)  melakukan mobilisasi dengan cepat dan sebanyak 4 orang (18,2%) melakukan mobilisasi lambat. Sebanyak 17 orang (77,3%) mengalami penyembuhan luka baik dan 5 orang (22,7%) mengalami penyembuhan luka kurang baik. Nilai p didapatkan sebesar 0,000 (<0,05) yang menyatakan bahwa mobilisasi dini efektif dalam mempercepat penyembuhan luka post sectio caesarea di Ruang Nifas RSUD Klungkung.  Kata Kunci: Mobilisasi Dini, Sectio Caesarea, Penyembuhan Luka