cover
Contact Name
Fauji Nurdin
Contact Email
kangdensus88@gmail.com
Phone
+6285348484588
Journal Mail Official
dinamikakesehatan@gmail.com
Editorial Address
LPPM UNiversitas Sari Mulia Gedung D Lantai 1 JL. Pramuka No. 02 Banjarmasin Kelurahan Sungai Lulut Kecamatan Banjarmasin Timur Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan Indonesia
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Published by Universitas Sari Mulia
ISSN : 20863454     EISSN : 25494058     DOI : https://doi.org/10.33859/dksm
Core Subject : Health, Education,
The Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan keperawatan is a peer-reviewed, open-access journal, disseminating the highest quality research in the field relevant to midwifery and nursing in the form of meta-analyses, research results, literature studies, clinical practice, and case reports/case, reports. The focus and coverage of the Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatanl includes: Maternal Health - Midwifery / Midwifery - Pregnancy / Pregnancy - Antenatal care - Labor - Postpartum / Post Partum - Child Health / Child Health (Neonates, Babies, Children under five years old and Pre-school Children) - Family planning - Reproductive Health / Reproduction Health - Adolescent Reproductive Health / Adolescent Health - Between and Pre-Conception Period - Pre Menopause Health / Pre Menopause - Elderly Health - Women of childbearing age - Midwifery community - Family planning - Reproduction health - Emergency Nursing - Maternity Nursing - Mental health Nursing - Nursing Soul - Medical surgery Nursing - Community Nursing
Articles 661 Documents
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KEJADIAN ASMA PADA PASIEN ASMA BRONKIAL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUIN RAYA BANJARMASIN Izma Daud; Alfian Mauriefle; Eka Damai Yanti
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 8, No 1 (2017): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.062 KB)

Abstract

Latar Belakang : Asma merupakan masalah kesehatan dunia yang tidak hanya terjangkit di negara maju tetapi juga di negara berkembang. Data Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin tahun 2015 jumlah penderita asma sebanyak 7.432 orang dan yang terbanyak terdapat di PuskesmasKuin Raya sebanyak 806 orang (10,84%). Terjadinya serangan asma salah satunya dapat disebabkan oleh kecemasan. Kecemasan dapat menyebabkan perubahan fisiologis yang dapat menimbulkan serangan.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan kejadian asma pada pasien asma bronkial di wilayah kerja Puskesmas Kuin Raya Banjarmasin.Metode : Desain penelitian adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh pasien asma di Puskesmas Kuin Raya Banjarmasin sebanyak 68 orang dan sampel diambil berjumlah 41 orang dengan teknik porpusive sampling. Alat pengumpul data berupa kuesioner. Analisa data melalui uji Spearman Rank dengan menggunakan tingkat kepercayaan 95%. Hasil : Hasil penelitian didapatkan tingkat kecemasan pada pasien asma sebagian besar dengan kategori sedang yaitu sebanyak 32 orang (78%) dan sebagian besar mengalami asma yang tidak terkontrol yaitu 33 orang (80,5%). Ada hubungan antara tingkat kecemasan dengan kejadian asmapada pasien di wilayah kerja Puskesmas Kuin Raya Banjarmasin dengan kekuatan korelasi sangat kuat (p value = 0,000 α 0,05 dan nilai r = 0,780)Simpulan : Bagi puskesmas dapat meningkatkan upaya konseling, informasi dan edukasi kepada pasien mengenai pencegahan kekambuhan penyakit asma yang salah satunya adalah cara menghindari rasa cemas yang dialami.Kata Kunci : Tingkat Kecemasan, Kejadian Asma
Efektifitas Relaksasi Genggam Jari Terhadap Penurunan Nyeri Pada Pasien Post Op Appendiktomi di Ruang Bedah (Al-Muizz) RSUD Ratu Zalecha Martapura Tahun 2019 Asni Hasaini
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 10, No 1 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.667 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v10i1.394

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi apendesitis akut yang menjalani appendiktomysebanyak 75,2% dan keluhan yang sering dirasakan adalah nyeri yang sangat hebat, sedang sampai ringan. Nyeri akan berdampak pada aktivitas sehari-hari, dan apabila tidak ditangani dapat mengakibatkan syok neurogenik.  Sehingga diperlukan tindakan keperawatan mandiri dengan melakukan manajemen nyeri yang sederhana dan mudah untuk dilakukan yaitu relaksasi genggam jari.Tujuan: Untuk menganalisis efektifitas relaksasi genggam jari terhadap penurunan nyeri pada pasien post op appendiktomy di Ruang Bedah (Al-Muizz) RSUD Ratu Zalecha Martapura.Metode: Jenis desain penelitian adalah metode eksperimental dengan rancangan one-group pre-post test design. Populasi adalah seluruh klien yang terdiagnosa Post Op Appendictomy dan sampel sebanyak 15 orang responden dengan simple random sampling. Instrument menggunakan lembar observasi dan dianalisis bivariat dengan Wilcoxon.Hasil: Ada efek relaksasi genggam jari terhadap penurunan nyeri pada pasien post op appendiktomy di Ruang Bedah  (Al-Muizz) RSUD Ratu Zalecha Martapura p=0,000 (p 0,05).Kesimpulan: Tingkat nyeri sebelum diberikan relaksasi genggam jari didapatkan dikategori nyeri sedang, dan sesudah diberikan dikategorikan nyeri ringan. Hasil analisis sebelum dan sesudah dilakukan relaksasi genggam jari didapatkan p=0,000 (p 0,05) maka H0 ditolak yang artinya ada pengaruh (signifikan) Ada efek relaksasi genggam jari terhadap penurunan nyeri pada pasien post op appendiktomy di Ruang Bedah  (Al-Muizz) RSUD Ratu Zalecha Martapura. Kata kunci : Relaksasi Genggam Jari, Nyeri, Post Op Appendiktomy The Effectiveness of Finger Grip Relaxation Against the Pain Reduction of  Post Op Appendictomy Patients in the Surgical Room (Al-Muizz) RSUD Ratu Zalecha Martapura 2019Background: The prevalence of acute appendicitis undergoing appendictomy is 75.2% and complaints that are often felt are very severe, moderate to mild pain. Pain will have an impact on daily activities, and if left untreated can lead to neurogenic shock. So that independent nursing action is needed by doing pain management that is simple and easy to do, namely hand-held relaxation. Objective : To analyze the effectiveness of finger grip relaxation against the pain reduction on post op appendictomy patients in the Surgical Room (Al-Muizz) RSUD Ratu Zalecha Martapura.Method : The type of research design is an experimental method with a one-group pre-post test design. The population is all clients who are diagnosed with Post Op Appendictomy and sample is taken from 15 respondents with simple random sampling. The Instrumentuses observation sheets and will be analyzed by using bivariate with Wilcoxon. Results : There is an effect of the effectiveness of finger grip relaxation on the pain reduction of post op appendictomy patients in the Surgical Room (Al-Muizz) RSUD Ratu Zalecha Martapura p=0,000 (p 0,05).Conclusion : The pain level before the finger grip relaxationgiven was categorized medium pain, and after  it was given, the pain level turned into mild category. The results before and after the finger grip is p=0,000 (p 0,05) then H0 was rejected which means there is an influence (significant) of the finger grip relaxation on the pain reduction of the Post Op Appendictomypatients in the Surgical Room (Al-Muizz) RSUD Ratu Zalecha Martapura.Key words : Finger Grip Relaxation, Pain, Post Op Appendictomy. 
GAMBARAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL YANG MENGALAMI INFEKSI SALURAN KEMIH (ISK) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEKAUMAN BANJARMASIN Putri Vidiasari Darsono; Dede Mahdiyah; Fahrianti Fahrianti
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.668 KB)

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Menurut WHO dalam Safitri (2013), Infeksi saluran kemih (ISK) adalah penyakit infeksi yang kedua tersering pada tubuh sesudah infeksi saluran pernafasan dan sebanyak 8,3 juta kasus dilaporkan per tahun. Infeksi ini juga lebih sering dijumpai pada wanita dari pada laki-laki. Indonesia merupakan negara berpenduduk ke empat terbesar dunia setelah Cina, India dan Amerika Serikat. infeksi saluran kemih di masyarakat makin meningkat seiring meningkatnya usia. Berdasarkan survey dirumah sakit Amerika Serikat kematian yang timbul dari Infeksi Saluran Kemih diperkirakan lebih dari 13000 ( 2,3 % angka kematian).Tujuan: Mengidentifikasi gambaran Karakteristik Ibu hamil yang mengalami ISK di Wilayah Kerja Puskesmas Pekauman Banjarmasin.Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriftif. penelitian ini menggunakan teknik Acedental Sampling yaitu sebanyak 30 orang ibu hamil yang mengalami ISK. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan Ceklist.Hasil: umur 20 dan 35 tahun memiliki jumlah terbesar yaitu berjumlah 29 orang (96,7 %), Sebagian besar responden yang berpendidikan SMP berjumlah 13 orang (43,3%), Pekerjaan yaituResponden yang tertinggi adalah responden yang bekerja sebanyak 16 orang (53,3%), status ekonomi sedang adalah yang tertinggi yaitu 16 orang. Dan responden yang memiliki riwayat keputihan adalah yang tertinggi berjumlah sebanyak 28 orang (93,3%).Simpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa ibu hamil yang mengalami ISK berdasarkan karakteristik yang tertinggi yaitu, pendidikan, pekerjaan , dan riwayat keputihan di wilayah kerjaPuskesmas Pekauman Banjarmasin.Kata Kunci: karakteristik, ibu hamil, ISK
Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Perluasan Covid-19 Provinsi Kalimantan Tengah Suryagustina Suryagustina; Doni Wibowo
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 12, No 1 (2021): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.3 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v12i1.685

Abstract

Latar Belakang: Pandemi COVID-19 muncul ketika virus ini diketahui menyebar dari orang ke orang dalam waktu singkat dan dengan gejala seperti demam tinggi, batuk, sesak, tidak nafsu makan dan lemas. Banyaknya jumlah kematian yang bertambah hari demi hari akibat virus corona ini tidak hanya menimbulkan gejala dan penyakit fisik saja akan tetapi, berpengaruh besar terhadap kesejahteraan masyarakat. Pengetahuan seseorang adalah dasar untuk mengambil keputusan dan menentukan tindakan terhadap masalah yang dihadapi dan juga dasar mengambil sikap serta mewujudkan perilaku dalam pencegahan penularan Covid 19.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan, sikap dan perilaku responden tentang Covid 19.Metode Penelitian: Analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Accidental sampling yang dilakukan pada bulan Mei – Juni 2020.Hasil: Dari 50 pasien di RS Perluasan Covid-19 Provinsi Kalimantan Tengah yang memiliki pengetahuan cukup tentang Covid 19 yaitu 18 pasien (36%), pengetahuan kurang 17 pasien (34%), dan pengetahuan baik 15 pasien (30%). Sikap positif 28 pasien (56%) dan sikap negatif 22 pasien (44%) serta perilaku cukup 21 pasien (42%), perilaku kurang 20 pasien (40%) dan perilaku baik 9 pasien (18%). Kesimpulan: Pengetahuan pasien dominan cukup yaitu 18 pasien (36%), sikap positif 28 pasien (56%) dan perilaku cukup 21 pasien (42%).Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Perilaku, Pasien Covid-19 Knowledge, Attitudes, and Behavior of Covid-19 Patients at the Covid-19 Expansion Hospital Central Kalimantan ProvinceBackground: The COVID-19 pandemic emerged when the virus was known to spread from person to person in a short time and with symptoms such as high fever, cough, shortness of breath, lack of appetite, and weakness. The number of deaths that are increasing day by day due to the coronavirus does not only cause symptoms and physical illnesses but also has a major impact on the welfare of the community. A person's knowledge is the basis for making decisions and determining actions against the problems at hand and also the basis for taking attitudes and manifesting behavior in preventing the transmission of Covid 19.Aims: This study aims to determine the knowledge, attitudes, and behavior of respondents about Covid 19.Methods: Descriptive analysis with a quantitative approach. The sampling technique in this study used Accidental sampling which was conducted in May - June 2020.Results: Of the 50 patients at the Covid-19 Expansion Hospital in Central Kalimantan Province who had sufficient knowledge of Covid 19, 18 patients (36%), 17 patients (34%) lacked knowledge, and 15 patients (30%) had good knowledge. The positive attitude of 28 patients (56%) and negative attitude of 22 patients (44%) and moderate behavior of 21 patients (42%), poor behavior of 20 patients (40%), and good behavior of 9 patients (18%).Conclusion: Knowledge of dominant patients is sufficient, namely 18 patients (36%), positive attitude of 28 patients (56%), and sufficient behavior of 21 patients (42%).Keywords: Knowledge, Attitudes, Behavior, Covid-19 Patients
The Relationship Of Knowledge And The Level Of Income Of The Parent With The Incidence Of Anemia In Young Women In SMPN 25 Banjarmasin Rina Alkahfi; Dini Rahmayani; Diky Kurniawan
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 8, No 2 (2017): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.369 KB)

Abstract

Background: Anemia is a problem of nutrition in Indonesia. According to RISKESDAS 2013 Genesis anemia based on age group 5-14 years 15-24 years 26.4%, 18.4%, in South Kalimantan province alone according to figures Dinskes Prov. KALSEL 2015 results from the examination of HB to 15,600 young women showed the results of 49% Suffering from anemia one of them is in school SMPN 25 Banjarmasin as much as 75% of 40 people 30 of them positive anemia.The object of the research: Analyzing the relationship of knowledge and the level of income of the parent with the incidence of Anemia In young women in SMP 25 Banjarmasin.Methods: This research uses the approach of Cross-sectional, a collection of data is done to 60 young women in SMP 25 Banjarmasin by way of systematic random sampling.Results: The results of the analysis of the test statistic with Spearman Rank retrieved value p = 0.276 for the knowledge of parents and p = 0.167 parent income level for young women in SMP 25 Banjarmasin above value α = 0.05 (p 0.05).Conclusion: It was concluded that there is no relationship between the knowledge and the level of income of the parent with the incidence of anemia in young women in SMP 25 Banjarmasin. Keywords: Anemia of young, knowledge of parents, parents ‘ incoming levels
HUBUNGAN PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI HORMONAL DAN STATUS GIZI DENGAN SIKLUS MENSTRUASI DI PUSKESMAS PEKAUMAN BANJARMASIN Zulliati Zulliati; Muhammad Basit; Tria Dwi Putri
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.129 KB)

Abstract

Latar Belakang : Siklus menstruasi merupakan perubahan yang terjadi berulang pada uterus dan berakhir pada saat menopause. Faktor yang mempengaruhi siklus menstruasi antara lain status gizi, aktivitas fisik, stress, diet serta penggunaan alat kontrasepsi.Gizi sangat erat kaitannya dengan kesehatan saat menstruasi karena zat gizi mempengaruhi seluruh proses yang terdapat dalam tubuh saat terjadinya menstruasi. Alat kontrasepsi hormonal yang mempengaruhi antara lain pil, suntik dan implant. Dari hasil studi pendahuluan diperoleh 7dari 10 ibu akseptor KB hormonal mengatakan mentruasinya tidak teratur dan terjadi peningkatan berat badan setiap bulannya.Tujuan : Untuk mengetahui Hubungan Penggunaan Alat Kontrasepsi Hormonal dan Status Gizi dengan Siklus Menstruasi di Puskesmas Pekauman Banjarmasin.Metode: Penelitian survei analitik dengan rancangan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 610 dengan teknik Accidental Sampling. Menggunakan sampel minimal 30 responden. Analisis Bivariat menggunakan Chi Square dengan tingkat kepercayaan 95% atau α=0.05Hasil: Hasil Chi Square di peroleh nilai p=0.0040.05, berarti Ho di tolak dan Ha di terima yang artinya ada hubungan antara Penggunaan Alat Kontrasepsi hormonal dengan siklus Menstruasi, nilai p= 0,0030.05 berarti Ho di tolak dan Ha di terima yang artinya ada hubungan antara Status Gizi dengan siklus Menstruasi.Kesimpulan : Ada Hubungan antara Penggunaan Alat Kontrasepsi Hormonal dan Status Gizi dengan Siklus Menstruasi di Puskesmas Pekauman Banjarmasin.Kata kunci: Pengguna Alat Kontrasepsi Hormonal, Status Gizi, Siklus Menstruasi 
Hubungan Dukungan Suami Dengan Pemilihan Kontrasepsi Tubektomi Pada Akseptor Kb Di Wilayah Kerja Puskesmas Kayu Tangi Banjarmasin Novita Dewi Iswandari; Syamsul Arifin; Tati Rahayu
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 9, No 1 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.455 KB)

Abstract

Latar belakang: Kontrasepsi mantap yang paling efektif diantara kontrasepsi lainnya yaitu tubektomi, karena kontasepsi ini yang paling akurat dan sangat efektif, terbukti bahwa 0,5 kehamilan per 100 perempuan selama tahun pertama penggunaan. Cakupan KB aktif di Indonesia 35.202.908 meliputi IUD 3.896.081 (11,07%), MOW 1.238.749 (3,52%), MOP 241.642 (0,69%), implant 3.680.816 (10,46%), kondom 1.110.341 (3,15%), suntikan 16.734.917 (47,54%), dan pil KB 8.300.362 (29,58%) Tujuan : Mengetahui Hubungan dukungan suami dengan pemilihan kontrasepsi tubektomi pada akseptor KB di Wilayah Kerja Puskesmas Kayu Tangi Banjarmasin. Metode : penelitian ini menggunakan metode penelitian survei analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional, popolasi adalah seluruh ibu akseptor KB di wilayah kerja puskesmas kayu tangi Banjarmasin tahun 2016 di bulan desember yaitu 108 orang akseptor KB dan jumlah sampel yaitu ada 51 seluruh ibu menggunakan KB yang berkunjung ke puskesmas kayu tangi Banjarmasin Hasil : Dari 51 responden didapatkan hasil yaitu 5 responden (41,7%) orang yang menggunakan tubektomi dan suami mendukung dalam pemilihan kontrsepsi tubektomi .sedangkan 46 responden (90,2%) orang yang tidak menggunakan tubektomi diantaranya 39 responden (100%) suami yang tidak mendukung kontrasepsi tubektomi dan 7 responden (58,3%) suami mendukung dalam pemilihan tubektomi. Uji statistik memperlihatkan p=0.0000.05. Simpulan: Ada hubungan antara dukungan suami dengan pemilihan kontrasepsi tubektomi pada akseptor KB di wilayah kerja Puskesmas Kayu Tangi Banjarmasin. Kata kunci : dukungan suami, pemilihan kontrasepsi tubektomi ________________________________________________________________Introduction: The most effective contraceptive between the other contraceptives is tubectomy, since this is the most accurate and highly effective contraceptive, it has been shown that 0.5 pregnancies per 100 women during the first year of use. The coverage of active family planning in Indonesia 35,202,908 includes IUD 3.896.081 (11.07%), MOW 1.238.749 (3.52%), MOP 241.642 (0.69%), implant 3,680,816 (10.46%) , condoms 1,110,341 (3,15%), injections 16,734,917 (47,54%), and pills 8,300,362 (29,58%). Objective: To know The Correlation of Husbands Support with Tubectomy Contraception Selection on Family Planning acceptors in the work area of Puskesmas Kayu Tayu Banjarmasin. Method: This research use analytic survey method using cross sectional approach, popolation is all mother of KB acceptor in working area of puskesmas kayu tangi Banjarmasin 2016 in December that is 108 family planning acceptors and number of samples that is 51 all mother using family planning visit to Puskesmas Kayu Tangi Banjarmasin. Results: From 51 respondents, there were 5 respondents (41,7%) people using tubectomy and husband support in tuberculosis contraception selection, while 46 respondents (90,2%) did not use tubectomy such as 39 respondents (100%) husband who did not support tubectomy contraception and 7 respondents (58,3%) husband support in tubectomy selection. The statistical test shows p = 0.000 0.05. Conclusion: There is a correlation between husband support with tuberculosis contraceptive selection on family planning acceptors in working area of Puskesmas Kayu Tangi Banjarmasin. Keywords: husband support, tubectomy contraceptive selection 
Pengaruh Jalan Kaki Terhadap Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Yurida Yurida; Zaqyyah Huzaifah
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 10, No 2 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.962 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v10i2.468

Abstract

Latar Belakang: Diabetes merupakan penyakit yang jumlah penderitanya semakin bertambah dan merupakan ancaman serius bagi pembangunan kesehatan nasional. Salah satu jenis latihan fisik yang direkomendasikan untuk penderita diabetes melitus tipe II adalah jalan kaki.Tujuan: Penelitian ini untuk menganalisis pengaruh jalan kaki terhadap kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus tipe II.Metode: Jenis penelitian ini adalah pra eksprimen dengan pendekatan one group pre and posttest design menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Analisa data melalui uji T Dependen kepada 15 orang responden.Hasil: Rata-rata kadar gula darah sebelum jalan kaki adalah sebesar 238,2 mg/dl sedangkan sesudah jalan kaki rata-rata kadar gula darah sebesar 203,4 mg/dl. Ada pengaruh jalan kaki terhadap kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus tipe II (p value = 0,000).Kesimpulan: Perawat diharapkan dapat memberikan pendidikan kesehatan mengenai pengaruh jalan kaki terhadap penurunan kadar gula darah pasien DM tipe II. Background: Diabetes is a disease that the number of sufferers is increasing and is a serious threat to national health development. One type of physical exercise recommended for client with type II diabetes mellitus is walking. Objective: This research is to analyze the effect of walking on blood sugar levels in client with diabetes mellitus type II.Method: The research design is pre-experiment with one group pre and posttest design approach and purposive sampling technique. Data analysis through Dependent T test to 15 people.Result: Clients with type II diabetes mellitus before walking had an average blood sugar level of 238.2 mg/dl while after walking on average blood sugar levels of 203.4 mg/dl. There is influence of walking to blood sugar level of type II diabetes mellitus clients (p value = 0,000).Conclusion: The nurse is expected to give health education about the effect of walking to decrease blood sugar level of DM type II.  Keywords: Walking , Blood sugar level, Diabetes mellitus type II
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MADU CAMPURAN TERHADAP PROSES PENYEMBUHAN LUKA DI POLI KAKI DIABETIK RUMAH SAKIT UMUM DAERAH ULIN BANJARMASIN TAHUN 2016 Subhannur Rahman; Dini Rahmayani
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 2 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.229 KB)

Abstract

Latar Belakang: Penyembuhan luka adalah suatu kualitas dari kehidupan jaringan. Hal ini juga berhubungan dengan regenerasi jaringan. Proses penyembuhan luka dapat terjadi secara normal tanpa bantuan, walaupun beberapa bahan perawatan dapat membantu untuk mendukung proses penyembuhan. Pengelolaan luka yang baik akan menentukan hasil akhir proses penyembuhan luka. Salah satu alternatif untuk proses penyembuhan luka bisa menggunakan terapi madu asli atau madu campuran. Madu tentunya memiliki efek antimikroba, anti inflamasi dan meningkatkan fibroblastik, angioblastik serta memiliki kandungan air yang sedikit guna mempercepat proses penyembuhan luka.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan madu campuran terhadap proses penyembuhan luka kaki diabetik di Poli Kaki Diabetik Rumah Sakit Ulin Banjarmasin.Metode: Metode dalam penelitian ini menggunakan Quasi Experiment dengan rancangan penelitian menggunakan rangkaian observasi proses penyembuhan luka denganmenggunakan madu campuran. Populasi dan sampel penelitian adalah klien dengan luka kaki diabetik grade II dan III dengan jumlah sampel minimal sebanyak 15 sampel.Hasil: dari penelitian ini menunjukkan rata-rata granulasi pada luka kaki diabetik grade II dan grade III dengan perawatan madu campuran tumbuh pada hari ke 14 sampai dengan 21 hari perawatan.Kesimpulan: Sehinga dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan madu campuran terhadap proses penyembuhan luka kaki diabetik grade II dan grade III sangat efektif dan menunjukkan hasil granulasi luka yang cepat dan baik.Kata Kunci : Madu Campuran, Luka Kaki Diabetik.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua, Penggunaan Media Sosial Dan Pengetahuan Remaja Dengan Kesehatan Reproduksi Di MTS Pangeran Muhammad Noor Kota Banjarmasin Noorhidayah Noorhidayah; Yeni Riza; Mutia Linda
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 9, No 2 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.81 KB)

Abstract

Latar Belakang : Hasil konferensi Internasional comference On Population Development (ICPD) dan Mellinium Development Goals (MDG’s) diharapkan di akhir tahun 2015, minimal 90% dari seluruh jumlah remaja sudah mendapatkan informasi tentang kesehatan reproduksi dan seksual (Respati, 2012). Masa remaja merupakan periode terjadinya pertumbuhan dan perkembangan yang pesat baik secara fisik, psikologis maupun intelektual. Sifat khas remaja mempunyai rasa keingintahuan yang besar, menyukai pertualang dan tantangan serta cenderung berani menanggung resiko atas perbuatannya tanpa ada pertimbangan terlebih dahulu secara matang. Sifat dan perilaku berisiko pada remaja tersebut memerlukan ketersediaan pelayanan kesehatan peduli remaja yang dapat memenuhi kebutuhan kesehatan remaja (Depkes RI, 2014). Pola asuh dan media sosial merupakan hal yang membentuk kepribadian, khususnya pada saat usia remaja. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui Hubungan Pola Asuh Orang Tua, Penggunaan Media Sosial dan Pengetahuan Remaja Dengan Kesehatan Reproduksi di Mts Pangeran Muhammad Noor.Metode Penelitian : Penelitian observasional analitik, dengan menggunakan pendekatan Cross Sectiona) menggunakan total sampling yaitu sebanyak 83 orang.Hasil : Hasil penelitian dari 83 orang remaja yang pola asuh orang tua baik sebanyak 17 orang (20,5%), sedang sebanyak 36 orang (43,4%) sedangkan buruk sebanyak 30 orang (36,1%). Penggunaan media sosial tentang kesehatan reproduksi yang penggunaan media sosial baik sebanyak 5 orang (6,0%), cukup sebanyak 42 orang (50,6%) sedangkan yang kurang sebanyak 36 orang (43,4%). Pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi yang mempunyai pengetahuan remaja baik sebanyak 27 orang (32,5%), cukup sebanyak 37 orang (44,6%), kurang sebanyak 19 orang (22,9%). Sedangkan remaja yang mempunyai keluhan kesehatan reproduksi sebanyak 47 orang (56,6 %) dan yang tidak ada keluhan sebanyak  36 orang (43,4 %).Dari hasil analisis uji chi Square didapatkan hasil pola asuh orang tua dengan kesehatan reproduksi yaitu remaja yang mengalami keluhan kesehatan reproduksi lebih banyak pada penggunaan media sosial kurang, sedangkan proporsi remaja yang tidak mengalami keluhan kesehatan reproduksi lebih banyak pada penggunaan media sosial cukup. Remaja yang mengalami keluhan kesehatan reproduksi lebih banyak pada pengetahuan remaja cukup, sedangkan remaja yang tidak mengalami keluhan lebih banyak pada penggunaan media sosial baik.Kesimpulan:  Ada hubungan pola asuh orang tua dengan kesehatan reproduksi, ada hubungan penggunaan media sosial dengan kesehatan reproduksi, ada hubungan pengetahuan remaja dengan kesehatan reproduksi. Diharapkan agar remaja senantiasa meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi baik dari orang tua atau di media sosial tentang kembang tumbuh dan permasalahan pada kesehatan reproduksi pada remaja.Kata kunci: Kesehatan Reproduksi, Pola Asuh Orang Tua, Penggunaan Media Sosial, Pengetahuan Remaja ABSTRACT Background : The results of the International Conference on Population Development (ICPD) and Mellinium Development Goals (MDG's) are expected at the end of 2015, at least 90% of all adolescents have information about reproductive and sexual health (Respati, 2012). Adolescence is a period of rapid growth and development both physically, psychologically and intellectually. The typical nature of adolescents has a great curiosity, likes adventure and challenges and tends to dare to bear the risk of his actions without any careful consideration in advance. The character and risk behavior of adolescents requires the availability of health care services for adolescents who can meet the health needs of adolescents (Ministry of Health, 2014). Parenting and social media are things that shape personality, especially during adolescence. Research purposes : To know the Parent's Parenting Relationship, Use of Social Media and Youth Knowledge With Reproductive Health at Mts Prince Muhammad Noor.Research methods : The observational analytic study, using the Cross Section approach) uses a total sampling of 83 peopleResults : The results of the study were 83 adolescents with good parenting as many as 17 people (20.5%), moderate as many as 36 people (43.4%) while the poor were 30 people (36.1%). The use of social media about reproductive health which uses good social media as many as 5 people (6.0%), enough as many as 42 people (50.6%) while the less as many as 36 people (43.4%). Knowledge of adolescents about reproductive health that has good adolescent knowledge of 27 people (32.5%), enough as many as 37 people (44.6%), less as many as 19 people (22.9%). While adolescents who have reproductive health complaints are 47 people (56.6%) and those who have no complaints are 36 people (43.4%).From the results of the chi square test, the results of parenting parents with reproductive health were obtained, namely teenagers who experienced more reproductive health complaints on the use of social media was less, while the proportion of adolescents who did not experience reproductive health complaints was sufficient. Adolescents who experience reproductive health complaints are more likely to be sufficient adolescent knowledge, while adolescents who do not experience complaints are more likely to use social media well.Conclusion : There is a relationship parenting parents with reproductive health, there is a relationship using social media with reproductive health, there is a relationship of adolescent knowledge with reproductive health. It is expected that adolescents always improve knowledge about reproductive health either from parents or in social media about growth and growth problems in reproductive health in adolescents. Keywords : Health Reproduction , Parent Care Patterns, Use of Social Media, Youth Knowledge.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 1 (2025): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 15, No 2 (2024): (Article In Progress )Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 15, No 1 (2024): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 14, No 2 (2023): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 14, No 1 (2023): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 13, No 2 (2022): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 13, No 1 (2022): Dinamika Kesehatan: jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 12, No 2 (2021): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 12, No 1 (2021): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 11, No 2 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 11, No 1 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 10, No 1 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 10, No 2 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 9, No 2 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 9, No 1 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 8, No 2 (2017): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 8, No 1 (2017): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 2 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 2 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 5, No 2 (2014): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2014): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2013): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 4, No 1 (2013): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN More Issue