cover
Contact Name
Fauji Nurdin
Contact Email
kangdensus88@gmail.com
Phone
+6285348484588
Journal Mail Official
dinamikakesehatan@gmail.com
Editorial Address
LPPM UNiversitas Sari Mulia Gedung D Lantai 1 JL. Pramuka No. 02 Banjarmasin Kelurahan Sungai Lulut Kecamatan Banjarmasin Timur Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan Indonesia
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Published by Universitas Sari Mulia
ISSN : 20863454     EISSN : 25494058     DOI : https://doi.org/10.33859/dksm
Core Subject : Health, Education,
The Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan keperawatan is a peer-reviewed, open-access journal, disseminating the highest quality research in the field relevant to midwifery and nursing in the form of meta-analyses, research results, literature studies, clinical practice, and case reports/case, reports. The focus and coverage of the Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatanl includes: Maternal Health - Midwifery / Midwifery - Pregnancy / Pregnancy - Antenatal care - Labor - Postpartum / Post Partum - Child Health / Child Health (Neonates, Babies, Children under five years old and Pre-school Children) - Family planning - Reproductive Health / Reproduction Health - Adolescent Reproductive Health / Adolescent Health - Between and Pre-Conception Period - Pre Menopause Health / Pre Menopause - Elderly Health - Women of childbearing age - Midwifery community - Family planning - Reproduction health - Emergency Nursing - Maternity Nursing - Mental health Nursing - Nursing Soul - Medical surgery Nursing - Community Nursing
Articles 661 Documents
Kejadian Kekerasan pada Perempuan Selama Masa Pandemi COVID-19 Winda Ayu Fazraningtyas; Dini Rahmayani; Indana Rahmah Fitriani
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 11, No 1 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.982 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v11i1.550

Abstract

LATAR BELAKANG Kekerasan terhadap perempuan, terutama kekerasan pada pasangan dan kekerasan seksual adalah masalah kesehatan masyarakat yang utama dan merupakan pelanggaran terhadap hak asasi perempuan. Data yang diterbitkan oleh WHO (2018) menunjukkan bahwa sekitar 1 dari 3 (35%) perempuan di seluruh dunia telah mengalami kekerasan. Hal ini semakin bertambah selama masa pandemi COVID-19 yang terjadi hampir di seluruh belahan dunia.  Pembatasan sosial yang dilakukan selama masa pandemi ini berdampak pada perekonomian, membuat ekonomi keluarga terpuruk, dan berimbas pada situasi dan kondisi perempuan. Segala kegiatan yang terpusat di rumah membuat beban domestik yang sangat besar bagi perempuan, mulai dari mengurus rumah hingga memastikan anak-anak mengakses pendidikan dari rumah.TUJUAN Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kejadian kekerasan pada perempuan yang terjadi selama masa pandemi COVID-19 .METODE Metode yang digunakan dalam penulisan ini menggunakan pendekatan narrative review. Artikel yang digunakan pada studi ini diambil dari Google Scholar dan Pubmed dengan total artikel yang sesuai dengan kriteria adalah 10 artikel. Semua artikel yang digunakan dalam studi ini berasal dari tahun 2020.HASIL Terdapat peningkatan kejadian kekerasan pada perempuan. Dampak kekerasan perempuan dapat mempengaruhi di gangguan reproduksi seperti ketidakteraturan menstruasi, dan gangguan dalam proses kehamilan, dan gangguan mental seperti munculnya kecemasan, takut, letih, dan stress, bahkan tidak jarang berdampak pada gangguan makan dan tidurKESIMPULAN Kekerasan yang terjadi pada perempuan ini semakin meningkat seiring dengan semakin lamanya pandemi COVID-19 ini berlangsung. Hal ini dikarenakan pembatasan sosial yang diterapkan untuk mengurangi penyebaran dari pandemi ini menyebabkan perempuan dan pasangan harus menetap dalam satu rumah dan tidak dapat menghindarinya. Untuk itu, manajemen emosional sangat diperlukan untuk meminimalisir kejadian kekerasan pada perempuan ini.  Kata Kunci: pandemi COVID-19, Kekerasan pada Perempuan  Abstract Background: Violence against women, especially violence against partners and sexual violence is a major public health problem and one of a violation of women's human rights. According to WHO (2018) emphasized that around 1 in 3 (35%) women worldwide have experienced violence. Furthermore, this increased during the COVID-19 pandemic which occurred in almost all parts of the world. The social restrictions imposed during the pandemic have an impact on the economy, making the family economy worse, and impacting the situation and condition of women. All activities centered at home create a huge domestic burden for women, from managing the house to making sure children access education from home.Aim: This study aimed to analyze the incidence of violence against women that occurred during the COVID-19 pandemic.Method: This study used a narrative review approach. The articles used in this study were taken from Google Scholar and also Pubmed with a total of 10 articles that fit the criteria. All articles used in this study date from 2020.Result: There is an increase in the incidence of violence against women during the COVID-19 pandemic. The impact of violence on women can affect reproductive disorders such as menstrual irregularities, and disorders in the process of pregnancy, and mental disorders such as the emergence of anxiety, fear, fatigue, and stress, even not infrequently have an impact on eating and sleep disorders.Conclusion: The violence that occurred in these women increased along with the length of the COVID-19 pandemic. This is because the social restrictions that are implemented to reduce the spread of this pandemic cause women and couples to settle in one house and cannot avoid it. Therefore, emotional management is needed to minimize the incidence of violence against women during the COVID-19 pandemic.  Kata Kunci: the COVID-19 pandemic, violence against women
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG KELAS IBU HAMIL DI DESA KERTAK HANYAR II WILAYAH PUSKESMAS KERTAK HANYAR KABUPATEN BANJAR TAHUN 2016 Dede Mahdiyah; Ali Rakhman Hakim; Endang Susilawati
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 8, No 1 (2017): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.784 KB)

Abstract

Latar Belakang : Angka Kematian Bayi (AKB) dan Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih cukup tinggi dibandingkan dengan negara ASEAN lainya. Untuk menurunkan Angka Kematian Ibu harus mensinergiskan beberapa program yang terkait mulai dari sejak saat Ibu hamil, melahirkan, bayi, balita, remaja, PUS sampai Usia lanjut. Salah satu upaya memperkenalkan dan meningkatkan pemahaman ibu hamil tentang buku KIA adalah dengan melaksanakan kelas ibu hamil. Kelas ibu hamil merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi ibu, karena dapat menigkatkan pengetahuannya mengenai masalah kehamilannya. Pengetahuan dan sikap terhadap apa yang dilakukan merupakan faktor- faktor yang dapat mempermudah atau mempredisposisi terjadinya prilaku pada diri sendiri seseorang namun suatu sikap belum otomatis terwujudnya dalam suatu tindakan.Tujuan : Untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dengan sikap ibu hamil tentang kelas ibu hamil di Desa Kertak Hanyar II wilayah puskesmas Kertak Hanyar Kabupaten Banjar.Metode : Metode penelitian ini menggunakan survei Analitik dengan jenis penelitian observasional serta menggunakan desain studi atau rancangan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua Ibu hamil bulan Maret tahun 2016 di desa Kertak Hanyar II Puskesmas Kertak Hanyar Kabupaten Banjar yang berjumlah 101 orang. Jumlah sampel 50 responden. Teknik sampling menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis dengan uji chi square (α= 0,05)Hasil : Ibu dengan pengetahuan baik tentang kelas ibu hamil sebanyak 36 orang (72,0%) dan ibu dengan sikap positif (mendukung) tentang kelas ibu hamil sebanyak 37 orang (74,0%) didesa Kertak Hanyar II di puskesmas Kertak. Berdasarkan uji chi square didapat nilai p=0,804 α=0,05Simpulan : Tidak ada hubungan pengetahuan dengan sikap ibu hamil tentang kelas ibu hamil wilayah II Kertak Hanyar Kabupaten BanjarKata Kunci : Kelas Ibu Hamil, Pengetahuan, Sikap.
Pengaruh Melodic Intonation Therapy terhadap Kemampuan Fungsional Komunikasi pada Pasien Stroke dengan Afasia Motorik Naylil Mawadda Rohma
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 10, No 1 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.244 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v10i1.418

Abstract

Latar Belakang: Afasia adalah kehilangan atau penurunan keterampilan komunikasi dan bahasa yang merupakan akibat dari kerusakan otak (biasanya di belahan otak kiri) dan terjadi pada lebih dari sepertiga orang yang selamat dari stroke.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Melodic Intonation Therapy terhadap kemampuan fungsional komunikasi pada pasien stroke dengan afasia motorik.Metode: metode yang digunakan adalah quasy eksperimen pre and post test dengan desain kelompok kontrol dengan teknik purposive sampling dengan jenis consecutive sampling yang kemudian kelompok intervensi dan kelompok kontrol ditentukan menggunakan simple random sampling. Instrumen yang digunakan untuk menilai kemampuan fungsional komunikasi adalah DFCS (Derby Functional Communication Scale). Responden berjumlah 23 orang (12 kelompok intervensi dan 11 kelompok kontrol. Penentuan afasia motorik menggunakan instrumen TADIR (Tes Aphasia untuk Diagnosis Informasi Rehabilitasi).Hasil: Hasil uji-t independen diperoleh nilai p 0,08 yang berarti tidak ada efek Melodic Intonation Therapy pada kemampuan fungsional komunikasi pada pasien stroke dengan motor afasia. Kata kunci : stroke, afasia motorik, kemampuan fungsional komunikasi, melodic intonation therapy   ABSTRACTIntroduction: Aphasia is a loss or decrease in communication skills and language that is a result of brain damage (usually in the left hemisphere) and occurs in more than a third of people who survive strokeObjective: This study aimed to determine the effect of melodic intonation therapy on the functional ability of communication in stroke patients with aphasia motor.Method: the method used is a quasy experiment pre and post test with control group design with a purposive sampling technique with the type of consecutive sampling which then the intervention group and the control group were determined using simple random sampling. The instrument used to assess the functional ability of communication is DFCS (Derby Functional Communication Scale). Respondents numbered 23 people (12 intervention groups and 11 control groups. Aphasia motor determination using the TADIR (Aphasia Test for Rehabilitation Information Diagnosis) instrument.Results: The independent t-test results obtained p value 0.08 which means there is no effect of melodic intonation therapy on the functional ability of communication in stroke patients with aphasia motor.Conclusion: The role of nurses as collaborators is very important because the knowledge of nurses will help bridge patients with speech therapists in interprofessional collaboration. Nurses can help in the availability of data on stroke patients with motor aphasia and therapy and provide education to the family in fulfilling the functional capabilities of communication communication as a basic human need. Keywords: stroke, motor aphasia, communication functional ability, melodic intonation therapy
DUKUNGAN SUAMI DALAM PENINGKATAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN DENGAN KANKER PAYUDARA DIRUANG EDELWEIS RSUD ULIN BANJARMASIN Mohdari Mohdari; Dini Rahmayani; Mahda Muhsin
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.013 KB)

Abstract

Latar Belakang: Kanker payudara presentasenya terus meningkat setiap tahunnya, disertai dengan kasus baru dan meningkatnya angka kematian yang dipertegas oleh GLOBOCAN 2012, menyatakan angka kejadian kanker payudara berdasarkan kasus baru dengan dikontrol oleh umur, presentasenya sangat tertinggi, yakni 43,3%, dan presentase kematian setelah dikontrol oleh umur, akibat kanker payudara sebesar 12,9%. WHO tahun 2013 angka kematian dengan kanker pada tahun 2008 dari 12,7 juta menjadi 14,1 juta kasus dan angka kematian dari 7,6 juta pada tahun 2008 menjadi 8,2 juta pada tahun 2012. Maka dari itu kanker merupakan penyebab kematian ke2 didunia denganpresentase 13% setelah penyakit kardiovaskular.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dukungan suami dalam peningkatan kualitas hidup pada pasien kanker payudara.Metode: Penelitian dengan pendekatan fenomenologi deskriptif dan menggunakan semistructured interview. Subjek penelitian yang dipilih secara nonprobability sampling dengan pengambilan sampel menggunakan purposive sampling untuk mengetahui bagaimana dukungan suami dalampeningkatan kualitas hidup pada pasien dengan kanker payudara.Hasil: Dukungan yang baik secara emosional dan instrumental pada istri, secara keseluruhan mempengaruhi kualitas hidup istri mengalami perbaikan secara kesehatan fisik dan psikologi istri dan dukungan baik memberikan pengaruh kualitas hidup terhadap kesehatan fisik dan psikologis, ada yang mengalami perbaikan secara kesehatan fisik dan psikologi, bahkan ada yang mengalamipemburukan hanya pada kesehatan fisik dan mengalami perbaikan dari segi psikologi.Simpulan: Hasil peneliti didapatkan bahwa dukungan yang baik pada istri dengan kanker payudara, memberikan pengaruh yang baik pada kualitas hidup istri dari segi kesehatan fisik maupun psikologis. Walaupun dukungan yang baik dari suami ada yang tidak mempengaruhi kualitas hidup istri dari segi kesehatan fisik tetapi secara psikologis masih berpengaruh dengan baik.Kata kunci: Dukungan, Suami, Kualitas hidup, Kanker Payudara.
Pengaruh Pendampingan Terhadap Peningkatan Berat Badan Bayi Dan Keterampilan Ibu Pasca Bersalin Dengan Bblr (Dismatur) Setelah Kelas Perawatan Metode Kanguru Di Rumah Sakit Haji Medan Retno Wahyuni; Isyos Sari Sembiring; Herna Rinayanti Manurung; Marliani Marliani
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 11, No 2 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.321 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v11i2.691

Abstract

Latar Belakang:Salah satu penyebab utama kesakitan dan kematian bayi yaitu bayi dengan berat lahir rendah atau berat badan lahir rendah (BBLR). Berdasarkan Riskesdas 2007 bahwa komplikasi yang menjadi penyebab kematian terbanyak pada bayi yaitu asfiksia, berat bayi lahir rendah (BBLR) serta infeksi pada bayi. Data World Health Organization (WHO) memperlihatkan sekitar 20 juta bayi berat lahir rendah (BBLR) lahir setiap tahunnya yang dapat disebabkan oleh kelahiran sebelum waktunya (prematur) maupun perkembangan janin terhambat saat dalam kandungan. Prevalensi BBLR di Indonesia berkisar antara 2 hingga 17,2% dan menyumbang 29,2% AKN.Tujuan untuk mengetahui pengaruh pendampingan pada ibu pasca bersalin dengan BBLR terhadap peningkatan berat bada bayi dan keterampila ibu dalam melakukan Perawatan Metode Kanguru setelah kelas perawatan metode kanguru di Rumah Sakit Haji Medan.Metode: Quasi eksperiment, non equivalent control design, menggunakan responden ibu pasca bersalin dengan BBLR (dismature), sampel sejumlah 38 orang berdasarkan minimal sampel eksperimen. Penentuan sampel di masing-masing lokasi ditentukan berdasarkan consecutive sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui peningkatan keterampilan adalan SOP PMK. Data yang di peroleh kemudian di analisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan uji Mann Whitney dengan taraf signifikan 0,05.Hasil: menunjukkan terdapat perbedaan bermakna peningkatan keterampilan ibu pasca bersalin dengan BBLR (dismature) dalam melakukan PMK di rumah antara kelompok pendampingan dan tanpa pendampingan (p-value 0,000).Simpulan: Terdapat perbedaan yang signifikan atau bermakna selisih antara kelompok pendampingan dan tanpa pendampingan pada ibu pasca bersalin dengan BBLR (dismature) di rumah setelah kelas perawatan metode kanguruKata kunci : Keterampilan, pendampingan, ibu pasca bersalin, BBLR, PMKAbstractBackground: One of the main causes of morbidity and mortality is infants with low birth weight or low birth weight (LBW). Based on Riskesdas 2007, the complications that cause the most death in infants are asphyxia, low birth weight (LBW) and infections in infants. Data from the World Health Organization (WHO) shows that around 20 million low birth weight (LBW) babies are born each year which can be caused by premature births or stunted fetal development while in the womb. The prevalence of LBW in Indonesia ranges from 2 to 17.2% and accounts for 29.2% of the AKN.The aim was to determine the effect of postpartum assistance with LBW mothers on the increase in baby weight and maternal skills in performing Kangaroo Method care after kangaroo method care class at Haji Hospital Medan.Methods: Quasi-experimental, non-equivalent control design, using respondents from postpartum mothers with LBW (dismature), a sample of 38 people based on a minimum experimental sample. The samples at each location were determined based on consecutive sampling. The instrument used to determine the improvement of skills was the PMK SOP. The data obtained were then analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test and the Mann Whitney test with a significant level of 0.05.Results: showed that there was a significant difference in improving the skills of postpartum mothers with low birth weight (dismature) in doing PMK at home between the mentored and unaccompanied groups (p-value 0,000).Conclusion: There is a significant or significant difference between the assisted and unattended groups of postpartum mothers with LBW (dismature) at home after the kangaroo care classKeywords: skills, mentoring, postpartum mothers, low birth weight, PMK
Effective Mobilization Prevents Risk Of Decubitus Occurrence In Bed Rest Patients In Icu Room RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya Suryagustina Suryagustina; Yusak Kaharap; Rimba Aprianti
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 8, No 2 (2017): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.139 KB)

Abstract

Background: Pressed wounds (decubitus) are serious problems that often occur in patients with impaired mobility, such as stroke patients, spinal fractures or degenerative diseases. As a result of the above, the occurrence of decubitus can also increase the duration of hospital stay or LOS (length of stay) so that this will increase the burden, especially the cost of hospitalization will increase with length of stay in the hospital.Objective: The purpose of this study aims to determine the effect of mobilization of the incidence of decubitus in bed rest patients in the ICU hospital room dr. Doris Sylvanus Palangka Raya.Methods: The research design used was pre experimental with pre-post test design in a group (One-group pre-post test design), with sampling technique used Consecutive Sampling. Patients treated in ICU hospital room dr. Doris Sylvanus Palangka Raya is 18 people. Data collection was done by observation.Results: Study obtained p value is 0,000 α 0.05 which means there is influence on the incidence of decubitus in bed rest patients in the ICU hospitals dr. Doris Sylvanus Palangka Raya.Conclusion: Effective mobilizationreduces the risk of Decubitusin bed rest patient. Expected nurses and other healt personel in providing nursing care, especially in the preparation of intervention and implement the implementation to prevent the occurrence of decubitus.Keywords: ICU, Bed Rest, Decubitus, Mobilization.
Perbedaan Gambaran Ekg Pada Pasien Hipertensi Dengan Lama Riwayat Menderita Taufikurrahman Taufikurrahman; Abdurahman Wahid; Ichsan Rizany
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 10, No 1 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.633 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v10i1.462

Abstract

Latar Belakang: Deteksi dini risiko komplikasi kardiovaskuler pada penderita hipertensi salah satunya dengan mengetahui profil Elektrokardiogram (EKG) penderita hipertensi. EKG penderita hipertensi yang memiliki lama menderita akan berisiko tinggi terhadap kelainan jantung.Tujuan: Tujuannpenelitiannini untuknmengetahui perbedaan gambarannEKGnpadanpasiennhipertensindengan lama riwayat menderita 5 tahun dan ≥5 tahun di Poli Penyakit Dalam Rumah Sakit H. Damanhuri Barabai.Metode: Penelitian deskriptif komparatif dengan desain cross sectional dengan jumlah sampel 60 orang terbagi dalam dua kelompok menggunakan teknik accidental sampling.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan gambaran EKG pada pasien hipertensi dengan lama riwayat menderita 5 tahun yang normal sebanyak 22 orang (73,3%) dan lama riwayat menderita ≥5 tahun tidak normal sebanyak 21 orang (70%). Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan gambaran EKG pada pasien hipertensi dengan lama riwayat menderita 5 tahun dan ≥5 tahun. Kesimpulan:Semakin lama menderita hipertensi, dapat berpotensi gambaran EKG mengarah pada gambaran hipertrofi ventrikel kiri, yang berakibat pada prevalensi gagal jantung. Kata-kata kunci: elektrokardiogram, hipertensi, lama riwayat. Abstract Background: One of the early detection of the risk of cardiovascular complications in patients with hypertension is one of them by knowing the electrocardiogram (EKG) profile of hypertensive patients. ECG patients with hypertension who have long-suffering will be at high risk of heart abnormalities. Purpose: The purpose of this study was to determine the differences in ECG picture in hypertensive patients with a history of 5 years and ≥5 years of history in Internal Medicine Poly H. Damanhuri Barabai Hospital. Method: Comparative descriptive study with a cross-sectional design with a sample of 60 people divided into two groups used accidental sampling technique. Result: The results showed EKG images in hypertensive patients with a history of 5 years normal as many as 22 people (73.3%) and long history of suffering ≥5 years abnormal as many as 21 people (70%). The results of the analysis showed that there were thendifferencesninnECG images in hypertensive patients with a history of 5 years and ≥5 years of history. Conclusion: The longer you suffer from hypertension, the EKG can potentially lead to a picture of left ventricular hypertrophy, which results in the prevalence of heart failure.Keywords:  electrocardiogram, hypertension, length of history.
The Impact Of Deep Back Massage Method To Pain Intensity And Duration Of Labor On Maternal Inpartu With Active Phase I At Klinik Bersalin Firdaus Banjarmasin Sismeri Dona; Yayu Puji Lestari; Zahrotul Lubaba Sari
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 8, No 2 (2017): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.204 KB)

Abstract

Background : The long duration of labor is one of the factors causing maternal death. The duration of labor of stage I in primipara has a longer duration compared with multiparas. The long duration of labor causes pain last longer so that the mother will being at risk of fatigue which result in emotional response such as anxiety, tension, fear and panic. One way to reduce pain and long duration of labor is the method of deep back massageObjective : To know the impact of deep back massage method to pain intensity and duration of labor on maternal inpartu with active phase I at klinik bersalin firdaus banjarmasin year 2017Methods : This research uses Pre Experimental with 2 designs: Intact Group Comparison and One - Group Pretest-Posttest Design. Statistical test is done by using Paired sample T-test and Mann-Whitney test for the impact of deep back massage method to pain intensity and duration of labor on maternal inpartu with active phase IResult : The result of paired sample t-test shows the value: p = 0,000 (p 0.05) which means there is impact of deep back massage method to pain intensity and Mann-Whitney test shows value: p = 0,000 (p 0,05 ) Which means there is influence of deep back massage method on the duration of labor.Conclusion : From this exsperiment, it can be concluded that deep back massage has an impact to pain intensity and duration of labor on maternal inpartu with active phase i at klinik bersalin firdaus Banjarmasin.Keywords : Deep Back Massage, Intensity Of Pain, Duration Of Labor.
Problematika Pernikahan Dini Di Kota Banjarmasin Esti Yuandari; Fakhruddin Razy; R. Topan Aditya Rahman
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 10, No 2 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.692 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v10i2.487

Abstract

Latar Belakang: Pernikahan dini atau usia remaja antara dibawah 20 tahun di Indonesia masih tinggi, sehingga hal ini akan menimbulkan masalah, tidak hanya bagi pasangan tetapi juga bagi pemerintah. Masalah bagi pasangan yang menikah adalah belum kuatnya mental untuk menjalani biduk rumah tangga serta bahaya bagi kesehatan reproduksi khususnya pada pasangan wanita karena belum sempurnanya organ reproduksi, yang dapat menyebabkan gangguna kesehatan baik kesehatan ibu maupun bayinya, karena kelompok usia yang dianggap matang untuk melahirkan adalah usia 21-25 tahun. Sedangkan bagi pemerintah adalah meningkatnya angka kelahiran pada usia dibawah 20 tahun, perceraian, serta kekerasan dalam rumah tangga. Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya pernikahan dini.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penyebab terjadinya pernikahan dini, dampak pernikahan dini serta mengetahui solusi atau program pemecahan masalah pernikahan dini.Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan sampel adalah pasangan yang menikah dini, sedangkan teknik pengambilan sampel pada penelitian adalah dengan menggunakan purposive sampling.Hasil: pernikahan dini dikota Banjarmasin disebabkan oleh beberapa factor diantaranya factor pendidikan, ekonomi, pergaulan, keinginan sendiri, dan married by accident. Pernikahan dini juga berdampak pada fisik, psikologis, dan ekonomi. Oleh karena itu langkah strategis untuk pemecahan masalah adalah melalui kerjasama dengan Kantor Urusan Agama (KUA)Simpulan: untuk menekan angka pernikahan dini perlu ada dukungan dari semua pihak serta peran aktif dari masyarakat terutama dari keluarga. KUA diharapkan mampu menjadi filterisasi agar pernikahan dini tidak terjadi.Kata Kunci: Problematika, Pernikahan Dini, Remaja, Kesehatan ReproduksiBackground: Early marriage or adolescence between under 20 years old in Indonesia is still high, so this will cause problems, not only for couples but also for the government. The problem for married couples is that they are not mentally strong enough to undergo household hygiene and the dangers to reproductive health, especially in female partners due to incomplete reproductive organs, which can cause health problems both in maternal and infant health, because the age group considered ripe for childbirth is age 21-25 years old. As for the government is the increase in birth rates under the age of 20 years, divorce, and domestic violence. Many factors cause early marriage.Objective: This study aims to examine the causes of early marriage, the impact of early marriage and find out solutions or early marriage problem solving programs.Methods: This study used a qualitative method with the sample being a couple who married early, while the sampling technique in the study was to use purposive sampling.Results: Early marriage in the city of Banjarmasin is caused by several factors including factors in education, economy, relationships, one's own desires, and married by accident. Early marriage also impacts on the physical, psychological, and economic. Therefore a strategic step for problem solving is through collaboration with the Office of Religious Affairs (KUA)Conclusion: to reduce the number of early marriage there needs to be support from all parties and the active role of the community, especially from the family. KUA is expected to be able to filter so that early marriage does not occur.Keywords: Problems, Early Marriage, Adolescents, Reproductive Health  
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG SENAM HAMIL DI TEMPAT PRAKTIK dr.RULLY P.ADHIE, Msi., Med., Sp.OG PALANGKA RAYA Rizki Muji Lestari; Eva Priskila; Takesi Arisandy
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 2 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.665 KB)

Abstract

Latar Belakang: Pendidikan kesehatan adalah pengalaman-pengalaman yang bermanfaat dalam mempengaruhi kebiasaan, sikap dan pengetahuan seseorang atau masyarakat. Senam hamil bukan merupakan keharusan, tetapi senam hamil memberikan banyak manfaat dalam membantu proses persalinan antara lain dapat melatih pernafasan dan relaksasi, menguatkan otot-otot panggul dan perut, serta melatih cara mengedan yang benar, kesiapan ini merupakan bekal penting bagi calon ibu saat persalinan.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil tentang senam hamil di tempat praktik dr.Rully P.Adhie, Msi., Med., Sp.OG Palangka Raya.Metode: Penelitian ini menggunakan Desain pra eksperimental dengan rancangan penelitian One-group pra-post test design teknik pengambilan sampel Nonprobability Sampling (Purposive Sampling). Populasi dalam penelitian ini seluruh wanita atau ibu yang kontrol di tempat praktik dr.Rully P.Adhie, Msi., Med., Sp.OG Palangka Raya. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 32 responden yang memenuhi kriteria inklusi yaitu ibu hamil di tempat praktik dr.Rully P.Adhie, Msi., Med., Sp.OG Palangka Raya. Hasil: Berdasarkan uji statistik wilcoxon menunjukkan nilai signifikan p-value 0,000 (0,0000,05) secara statistik terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil tentang senam hamil di tempat praktik dr.Rully P.Adhie, Msi., Med., Sp.OG Palangka Raya.Simpulan: Hasil menunjukkan bahwa pengaruh pendidikan kesehatan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap tingkat pengetahuan responden dengan P value hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan dengan p value 0,0000,05. Kata kunci: pendidikan kesehatan, ibu hamil, senam hamil.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 1 (2025): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 15, No 2 (2024): (Article In Progress )Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 15, No 1 (2024): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 14, No 2 (2023): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 14, No 1 (2023): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 13, No 2 (2022): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 13, No 1 (2022): Dinamika Kesehatan: jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 12, No 2 (2021): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 12, No 1 (2021): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 11, No 2 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 11, No 1 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 10, No 1 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 10, No 2 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 9, No 2 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 9, No 1 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 8, No 2 (2017): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 8, No 1 (2017): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 2 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 2 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 5, No 2 (2014): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2014): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2013): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 4, No 1 (2013): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN More Issue