cover
Contact Name
Endang Susanti
Contact Email
endang@ft.unrika.ac.id
Phone
+6281277109009
Journal Mail Official
profisiensi@journal.unrika.ac.id
Editorial Address
PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI, FAKULTAS TEKNIK, UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, JL.Pahlawan No.99, Buliyang, Batu Aji, Batam - Kepulauan Riau, Indonesia
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Profisiensi : Jurnal Program Studi Teknik Industri
ISSN : 23017244     EISSN : 25989987     DOI : DOI: 10.33373
Core Subject : Engineering,
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri adalah jurnal publikasi ilmiah di bidang teknik industri, baik itu penelitian maupun kajian ilmiah. Naskah yang diterima merupakan naskah dari hasil penelitian ataupun hasil pemikiran yang berhubungan dengan teknik industri yang belum di publikasikan di media manapun, jurnal ini terbit dua kali dalam setahun.
Articles 220 Documents
PENENTUAN KONSUMSI OKSIGEN (VO2) MAKSIMAL TERPAPAR TEMPERATUR DETERMINATION OF OXYGEN CONSUMPTION (VO2) MAXIMUM OF EXPOSURE TEMPERATURE Annisa Purbasari
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 4, No 1 (2016): PROFISIENSI JOURNAL EDISI BULAN JUNI 2016
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.882 KB) | DOI: 10.33373/profis.v4i1.548

Abstract

Hubungan yang sinergis antara prinsip-prinsip ergonomi dan faal olahraga bertujuan untuk tercapainya atlet berprestasi dan berproduksi secara maksimal. Performansi atlet yang tinggi dapat dicapai melalui hubungan yang seimbang antara beban, kapasitas fisik, dan lingkungan. Salah satu pendekatan untuk mengetahui performansi fisik atlet melalui pengukuran VO2max terpapar temperatur. Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan konsumsi oksigen (VO2)maksimal yang terpapar temperatur, mengetahui pengaruh variasi temperatur lingkungan terhadap kapasitas fisik (VO2) maksimal dan hubungan Rating of  Perceived Excertion pada Skala Borg dengan denyut jantung terpapar variasi temperatur.   Penelitian untuk penentuan VO2max dengan diberikan dua perlakuan temperatur yaitu pada WBGT 25,5±1,7oC dan WBGT 32,9±1,7oC. Subyek yang terlibat untuk penentuan VO2max sebanyak 10 orang laki-laki, usia 18-25 tahun, menggunakan pakaian tropis 0,3 clo dan melakukan aktivitas berlari di treadmill (jogging). Penentuan VO2max dilakukan dengan protokol maximal test. Analisis penelitian ini dilakukan uji statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa VO2 max pada WBGT 25,5±1,7oC sebesar 2,466±0,419 L/min dan nilai VO2 max pada WBGT 32,9±1,7oC sebesar 2,466±0,327 L/min. Variasi temperatur pada WBGT 25,5±1,7oC tidak menunjukkan perbedaan  VO2 max dan VO2 max relatif terhadap berat badan yang bermakna dengan variasi temperatur pada WBGT 32,9±1,7oC. Untuk penilaian indikator subjektif dengan Borg’s RPE Scale, hasilnya menunjukkan rata-rata skala RPE pada kedua temperatur normal (WBGT 25,5±1,7oC) dan temperatur panas (WBGT 32,9±1,7oC) adalah sama (tidak berbeda) sehingga dapat dinyatakan bahwa kenaikan temperatur tidak mempengaruhi hubungan rata-rata RPE dan Denyut Jantung (DJ). Kata kunci: Borg’s RPE Scale, Konsumsi oksigen maksimal (VO2max), performansi atlet, temperatur lingkungan A synergistic relationship between the principles of ergonomics and sports physiology aims to achieve outstanding athlete and produce optimally. High performance athletes can be achieved through a balanced relationship between load, physical capacity, and the environment. One of approach to determine the physical performance of athletes through exposure to temperature measurement VO2max. The purpose of this study to determine the oxygen consumption (VO2) is exposed to the maximum temperature, determine the influence of environmental temperature variations of the physical capacity (VO2) maximum and Rating of Perceived relationship Excertion on the Borg Scale heartbeat exposed to temperature variations. The research to determine VO2max  using  two treatments given temperature that is at WBGT 1,7oC ± 25.5 and 32.9 ± 1,7oC WBGT. The subjects involved in the determination of VO2max as many as 10 men, aged 18-25 years, using tropical clothing 0.3 clo and activities running on a treadmill (jogging). Determination of VO2max performed with maximal test protocol. This research analyzes performed statistical tests. The results of this study indicate that the WBGT VO2 max of 25.5 ± 1,7oC of 2.466 ± 0.419 L / min and max VO2 on the WBGT value of 32.9 ± 1,7oC amounted to 2.466 ± 0.327 L / min. The temperature variation on WBGT 25.5 ± 1,7oC showed no difference in VO2 max VO2 max and relative to body weight significantly with temperature variation on WBGT 32.9 ± 1,7oC. For the assessment of subjective indicators with Borg's RPE Scale, the results showed an average RPE scale in both normal temperature (WBGT 25.5 ± 1,7oC) and hot temperature (WBGT 32.9 ± 1,7oC) are the same (not different) so it can be stated that the temperature rise does not affect the relationship of the average RPE and heartbeat (DJ). Keywords: Borg's RPE Scale, maximal oxygen consumption (VO2max), the performance of athletes, the environmental temperature
REKOMENDASI RANCANGAN PERBAIKAN ALAT PEMOTONGAN BUSA BANTAL DENGAN MENGGUNAKAN METODE QUICK EXPOSURE CHECKLIST (QEC) DAN ANTROPOMETRI (STUDI KASUS PADA UD. USAHA MAJU BERSAMA) Yohana Rusianti Pasaribu; Annisa Purbasari; Abdullah Merjani
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 7, No 2 (2019): PROFISIENSI DESEMBER 2019
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (694.66 KB) | DOI: 10.33373/profis.v7i2.2487

Abstract

UD. Usaha Maju Bersama merupakan usaha kecil menengah yang memproduksi berbagai jenis bantal,  selama aktivitas kerja karyawan menggunakan sistem dinamis dan fasilitas kerja yang masih manual. Pada stasiun pemotongan busa bantal aktivitas kerja kebanyakan dilakukan dengan cara membungkuk sehingga karyawan merasakan keluhan pada bagian tubuh seperti leher atas, leher bawah,  punggung, pinggang, pantat, bahu kanan, pergelangan tangan kanan, lengan atas kanan, dan tangan kanan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan  perbaikan postur kerja dan  fasilitas kerja pada stasiun pemotongan busa bantal dengan metode Quick Exposure Checklist (QEC), Nordic Body Map (NBM), dan Antropometri.                Dimana data-data tersebut akan dilakukan pengolahan data menggunakan metode QEC , pengolahan data menggunakan metode NBM, pengambilan dimensi tubuh karyawan , dan pengolahan data antropometri.                Dari hasil pengolahan data yang dilakukan, di dapat rata-rata nilai exposure check untuk 5 karyawan ≥70% dimana klasifikasi ini perlu dilakukan tindakan penelitian dan perubahan secepatnya. Dan kuesioner Nordic Body Map (NBM) terdapat 100% keluhan dirasakan pada bagian tangan kanan. Ukuran rekomendasi rancangan alat pemotong busa bantal diperoleh dengan cara pengukuran antropometri, yaitu mengukur jangkauan tangan = 62 cm, rentang tangan = 172 cm, dan tinggi siku berdiri =121 cm.
USULAN PERBAIKAN TATA LETAK RAK BUKU YANG ERGONOMIS DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN BATAM Rohmad Taufik
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 1, No 2 (2013): PROFISIENSI JOURNAL
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.696 KB) | DOI: 10.33373/profis.v1i2.271

Abstract

Perpustakaan merupakan salah satu perangkat penyelenggarakan pendidikan non formal yangberupaya untuk ikut serta mencerdaskan bangsa. Perpustakaan bagi dunia pendidikan menjadi suatukomoditi yang harus dipenuhi, khususnya bagi suatu perguruan tinggi. Mahasiswa sangat membutuhkanberbagai informasi untuk memenuhi tugas-tugas akademik yang diberikan dosen ataupun untuk penelitianyang mereka lakukan.Penelitian tentang Usulan Perbaikan Fasilitas Tata Letak di Perpustakaan Universitas Riau KepulauanBatam bertujuan untuk membuat usulan rancangan tata letak fasilitas perpustakaan yang efektif danefisien di Universitas Riau Kepulauan Batam. Penelitian ini menggunakan uji kecukupan data dandiperoleh 45 responden. Data diperoleh dengan teknik kuesioner yang disebarkan pada penggunaperpustakaan. Analisa data menggunakan Uji Validitas dan Uji Reliabilitas dengan metode Alpha. Untukpengolahan data digunakan Skala Linkert, t-tes, dan Uji Kecukupan dan Keseragaman Data Antropometri.Dari hasil analisa ditarik kesimpulan bahwa tata letak rak buku yang sekarang lebih baik dari pada tataletak rak buku yang sebelumnya.Dari hasil perbaikan tata letak rak buku yang Ergonomis yang telah disesuiakan dengan dataantropometri dimensi tubuh pengguna perpustakaan yaitu mahasiswa Universitas Riau Kepulauan Batam,sehingga memudahkan lalu lintas petugas atau pengunjung tanpa harus memutar badan ke kanan atau kiri.Serta tidak terjadinya benturan fisik antar pengunjung dan petugas perpustakaan
PENILAIAN EFEKTIVITAS PADA MESIN DAICH DENGAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENES (OEE) DI PT UB Annisa Purbasari; Ahmad Salim
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 9, No 2 (2021): PROFISIENSI DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.28 KB) | DOI: 10.33373/profis.v9i2.3681

Abstract

PT. UB is a company in Indonesia engaged in the electronics manufacturing industry that produces IC products. The company seeks to improve the performance of its engines through improved production processes. One of the production machines that have high performance is the DAICHI machine in the cleaning process. However, the performance of a DAICHI machine can be hampered if it experiences downtime, damage or does not work effectively. This research aims to assess the effectiveness of DAICHI machines in the cleaning process with oee methods. The results of this study showed that the availability ratio value was 85.77%, performance efficiency was 65.45%, and the rate of quality was 99% with an OEE value of 54.49%, so the effectiveness of the machine had not met established standards or the machine did not work effectively. The availability ratio and performance efficiency factors that most cause the OEE value of DAICHI machines in the cleaning process do not meet the standards.
ANALISA PERENCANAAN MANPOWER DENGAN METODE CRITICAL PATH METHODS PADA PEMBUATAN STRUKTUR TANK KAPAL TAG BOAT Hery Irwan; Udin Udin
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 5, No 1 (2017): PROFISIENSI JUNI 2017
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (812.033 KB) | DOI: 10.33373/profis.v5i1.1152

Abstract

Dalam manajemen proyek durasi kegiatan adalah salah satu faktor utama dari lamanya waktu penyelesaian suatu proyek. Perencanaan durasi setiap kegiatan ditentukan oleh ketersediaan bahan baku, sumber daya dan volume pekerjaan itu sendiri. Dalam penentuan durasi setiap aktifitas, seorang perencana menghitung secara individu tanpa memperhatikan urutan kegiatan (sequencing). Dari aktifitas yang telah dihiting diperoleh durasi dan selanjutnya disusun membantuk jaringan (network) antara aktifitas yang sudah dibuat. Dari keseluruhan jaringan yang dibentuk akan diperoleh jaringan yang membetuk jalur terpanjang atau lebih dikenal dengan jalur kritis. Dengan diketahuinya jalur kritis tidak berarti masalah akan selesai dengan memastikan aktivitas dijalur tersebut, akan tetapi perlu dikaji lebih dalam ketersediaan bahan dan sumber daya cukup untuk memmenuhi permintaan yang muncul dari network yang terbentuk. Hal ini perlu diperhatikan mengingat keterbatasan sumberdaya dan bahan yang ada dikarenakan perencanaan awal berdasarkan tunggal aktifitas.
PENERAPAN LINE BALANCING UNTUK MENGURANGI WAKTU MENUNGGU PADA PROSES LEAK TEST VALVE (Studi kasus di PT.Tomoe Valve Batam) Erikson Manurung; Zaenal Arifin; Abdullah Merjani
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 8, No 2 (2020): PROFISIENSI DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.484 KB) | DOI: 10.33373/profis.v8i2.2806

Abstract

Skripsi ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya permintaan terhadap produk valve di PT.Tomoe Valve Batam, menuntut untuk melakukan peningkatan hasil produksi dari 2400 unit/minggu menjadi 3500 unit/minggu, kenaikan permintaan sebesar 46 % dari kapasitas sekarang. Dengan mengarahkan sumber daya organisasi untuk melakukan efisiensi produktifitas sehingga menghasilkan output yang diharapkan, dalam peningkatan produktivitas dalam memenuhi permintaan tersebut, sebagai upaya menghadapi permintaan tersebut berbagai usaha ditempuh oleh PT.Tomoe Valve Batam, salah satunya adalah mengurangi waktu tunggu pada proses leak test. Untuk mendukung tujuan tersebut maka penulis ingin melakukan penelitian tentang “Penerapan Line Balancing untuk dapat digunakan sebagai faktor pendorong peningkatan produktivitas, dengan mempertimbangkan berbagai variable yang mempengaruhi produktifitas yang bervariasi antara input dan output dan setiap aspek yang memiliki efek secara signifikan mempengaruhi produktivitas pada sebuah proses karena perancangan ulang merupakan suatu upaya yang sangat cepat untuk melakukan perubahan  dalam mengoptimalkan flow proses kerja dan produktivitas didalam suatu proses produksi. Sebagai identifikasi masalah penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Seberapa besar efek waktu terbuang karena menunggu pada proses leak test valve terhadap output ? 2) Hal apa saja yang mempengaruhi waktu menunggu  pada proses leak test valve ?Metode yang digunakan adalah metode Rank Positional Wight ( RPW ). Sumber data dalam penelitian ini adalah PT.Tomoe Valve Batam. Pendekatan yang digunakan adalah trial dan error. Bahan penelitian adalah Cycle Time. Data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data adalah penelitian lapangan dan studi literatur. Alat pengumpul data utama dalam penelitian ini adalah stopwatch dalam tiga metode yaitu Continious Timing ( Pengukuran yang berlanjut terus), Repetitive/Snapback Timing ( Pengukuran yang berulang ) dan  Accumulative Timing ( Pengukuran Akumulatif ). Data yang dikumpulkan adalah gambar produk, peta line produksi, proses produksi, operation proses chart (OPC), proses flow chart (PFC) pada proses produksi valve serta kapasitas produksi dan data permintaan  di PT. Tomoe Valve Batam.Berdasarkan hasil penelitian terhadap Penerapan line balancing untuk mengurangi waktu tunggu pada proses leak test di PT.Tomoe Valve Batam, ditemukan beberapa hal tentang penerapan line balancing yaitu Upaya penerapan line balancing untuk mengurangi waktu tunggu didapatkan waktu siklus sebelum perbaikan sebesar 1.0 menit/unit = 60 unit/jam dan berdasarkan  penerapan metode  line balancing dengan penambahan 1 cell pada proses sub-assembly didapatkan sebesar 120 unit/jam. Jadi output yang hilang karena menunggu pada proses leak test = 60 unit/jam dan tindakan perbaikan yang dilakukan agar waktu menunggu pada proses leak test menurun adalah dengan penambahan 1 cell pada proses sub-assembly.
DESAIN SISTEM INFORMASI AKADEMIK PENDAFTARAN MAHASISWA BARU STUDI KASUS DI UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN BATAM Henry Agustian; Vera Methalina Afma; Annisa Purbasari
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 2, No 2 (2014): PROFISIENSI JOURNAL
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.971 KB) | DOI: 10.33373/profis.v2i2.320

Abstract

Informasi merupakan sesuatu yang penting didalam suatu organisasi pendidikkan dalam pengambilan keputusan. Pemanfaatan teknologi informasi dalam organisasi pendidikan untuk mendukung kegiatan akademik, Hal ini disebabkan karena manfaat dari teknologi informasi semakin dirasakan, baik bagi pihak kampus maupun mahasiswa. Suatu organisasi akan membutuhkan informasi yang akurat untuk mendukung pengambilan keputusan yang akan dilakukannya. Saat ini Fakultas Teknik masih menggunakan Sistem Informasi secara manual, walaupun sudah menggunakan komputerisasi akan tetapi tidak merupakan sistem yang saling terintegrasi dan dalam pengengolahan data pendaftaran mahasiswa baru hanya menggunakan program Microsoft Excel. UNRIKA saat ini belum menerapkan sistem berbasis web yang pengolahan datanya sacara otomatis dan saling berintegrasi untuk melihat hasil pendaftaran dan ujian tes penerimaan mahasiswa baru, sehingga hal ini selalu menyebabkan antrian yang cukup panjang pada waktu melihat informasi tersebut.Penelitian ini bertujuan menganalisis sistem informasi akademik pendaftaran mahasiswa baru yang sedang berjalan dan mendesain sistem informasi akademik pendaftaran mahasiswa baru yang baru. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode FAST,dimana berkaitan erat dengan analisis dan desain sistem melalui cara PIECES (Performance, Information, Economics, Control, Efficiency, dan Service). Berdasarkan analisis kebutuhan, user terdiri dari BAAK, dosen dan mahasiswa membutuhkan sistem informasi akademik yang bisa diakses dengan mudah dan informasi didapat tepat waktu.Kata Kunci : sistem, informasi, akademik, FAST, PIECES
USULAN PERBAIKAN RISIKO MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) DAN BEBAN KERJA FISIOLOGIS DENGAN PENDEKATAN ERGONOMI PADA PEKERJA ASSEMBLY DI PT. KOP SURFACE PRODUCTS Akhiri Joko Purnomo; Annisa Purbasari; Abdullah Merjani
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 6, No 2 (2018): PROFISIENSI DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1573.665 KB) | DOI: 10.33373/profis.v6i2.1615

Abstract

Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) adalah keluhan yang berkaitan dengan masalah jaringan otot, ligament, tendon, sistem syaraf yang dirasakan oleh seseorang. Hasil dari studi pendahuluan yang dilakukan terhadap 20 pekerja assembly terdapat 70% pekerja merasakan adanya keluhan MSDs. Selama ± 12 bulan terakhir sebanyak 58% pekerja merasakan adanya keluhan. 8% keluhan dirasakan pekerja pada leher, 7% pekerja merasakan keluhan pada punggung atas, 8% keluhan pekerja pada punggung bawah dan sisanya pada bagian tubuh lainnya. Penelitian dilakukan di bagian assembly PT. KOP Surface Products  pada Maret – July 2017. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuesioner Nordic Musculoskeletal Questioner (NMQ), dan mengukur nilai paparan pada tubuh dengan Quick Exposure Check (QEC) dan mengukur dimensi tubuh antropometri pekerja dan menghitung beban kerja cardiovascular load (%CVL). Usulan perbaikan perancangan meja kerja adjustable diperlukan untuk memperbaiki postur tubuh pekerja ketika bekerja dan mengurangi keluhan MSDs. Hasil dari kuesioner NMQ sebanyak 70% merasakan adanya keluhan nyeri pada otot. Hasil dari penelitian paparan terhadap tubuh pekerja dengan QEC didapat nilai exsposure score rata-rata untuk punggung bergerak sebesar 30.8, nilai rata-rata untuk bahu / lengan  sebesar 29.7, nilai rata-rata untuk pergelangan tangan 28.4, dan nilai rata-rata untuk leher sebesar 11.3. Sedangkan nilai rata-rata untuk exposure level sebesar 56.93%. Hasil cardiovascular load (%CVL) didapatkan tingkat beban kerja pekerja pada level sedang sebanyak 20 orang (100%) tidak mengalami beban kerja berlebihan.
PERANCANGAN ULANG TATA LETAK STASIUN KERJA DENGAN METODE SYSTEMATIC LAY OUT PLANNING (Studi Kasus di PT. Infineon Technologies Batam) Prapto Rahardjo; Zaenal Arifin; Annisa Purbasari
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 2, No 2 (2014): PROFISIENSI JOURNAL
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (997.523 KB) | DOI: 10.33373/profis.v2i2.347

Abstract

PT. Infineon Batam adalah perusahaan manufaktur yang memproduksi komponen elektronik berupa  IC ( integrated circuit). IC yang diproduksi mempunyai beberapa jenis, tetapi dalam pembuatannya mempunyai urutan proses produksi yang sama. Saat ini kegiatan produksi mengalami hambatan disebabkan kondisi tata letak sekarang belum sesuai dengan kriteria tata letak yang baik dimana peletakan stasiun kerja  tidak mempertimbangkan derajat hubungan antar stasiun kerja, hal ini menyebabkan  panjang lintasan material handling menjadi jauh dan adanya perpotongan aliran material. Kondisi ini menimbulkan ongkos Material handling(OMH)  lebih besar dan adanya kesemrawutan aliran material yang tidak sesuai dengan urutan proses produksi. Evaluasi dan perancangan tata letak pabrik bertujuan untuk merancang tata letak usulan dengan memanfaatkan area yang tersedia secara baik untuk mengurangi jarak aliran material sehingga dapat mengurangi ongkos material handling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah SLP(Systematic LayoutPlanning)  dengan bantuan program UA-FLP (Unequal Area Facility Layout Problem) untuk merancang tata letak yang baru. Analisis dilakukan dengan membandingkan total jarak perpindahan material antara tata letak awal dan tata letak usulan. Jarak perpindahan pada tata letak awal adalah 11.182 meter perpindahan/hari. Hasil dari penelitian dengan menggunakan program UA-FLP, pada tata letak usulan yang telah disesuaikan  memberikan total jarak pemindahan material sebesar 4.526 meter perpindahan/hari.  Kata Kunci : Tata letak Fasilitas, Material Handling, Systematic Lay Out Planning, Algoritma DE UA-FLP
PENERAPAN SISTEM GMP (GOOD MANUFACTURING PRACTICE) DAN SPC (STATISTICAL PROCESS CONTROL) PADA PROSES PRODUKSI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS KERUPUK KETUMBAR (DI UKM KERUPUK BERKAH) Saras Ayu; Abdullah Merjani; Zaenal Arifin
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 7, No 1 (2019): PROFISIENSI JUNI 2019
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.995 KB) | DOI: 10.33373/profis.v7i1.2479

Abstract

UKM Kerupuk Berkah merupakan jenis usaha di bidang pembuatan kerupuk ketumbar. Dari data hasil produksi kerupuk selama 10kali produksi, rata-rata kerusakan sebesar 46% dengan jenis kerusakan tidak utuh, terlipat, ketebalan, ketipisan, dan ada benda asing dengan kerusakan terbesar yaitu terlipat sebanyak 15% yang besar kemungkinan terjadi saat proses pemotongan sehingga berdasarkan data tersebut diketahui bahwa banyak kualitas kerupuk yang tidak sesuai dengan keinginan pasar. Untuk meningkatkan kualitas produksi perlu dilakukan perbaikan cara pengolahan pangan (GMP) dan melakukan pengendalian kualitas (SPC).SPC (statistical process control) merupakan suatu bagan visual untuk memberi gambaran proses yang sedang berjalan, untuk mengetahui apakah proses berada didalam batas-batas yang telah ditetapkan sebelumnya atau tidak. Alat-alat yang digunakan untuk menganalisa penelitian ini adalah check sheet, histogram, diagram pareto, control chart, dan diagram sebab akibat. GMP (good manufacturingpractice) merupakan aturan pengolahan pangan pada proses produksi untuk meningkatkan/ memperbaiki kualitas pangan.Dari data hasil perbaikan kualitas dengan melakukan penetapan spesifikasi bahan dan komposisi bahan, menetapkan cara produksi yang baku dan menggunakan bahan tambahan pangan sesuai dengan batas aman penggunaan yang telah diatur oleh Menkes RI diketahui bahwa tingkat kerusakan menurun dari 46% menjadi 20%.

Page 2 of 22 | Total Record : 220