cover
Contact Name
-
Contact Email
ijsp@usm.ac.id
Phone
+6224-6702757
Journal Mail Official
ijsp@usm.ac.id
Editorial Address
Gedung A Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Semarang, Jalan Soekarno-Hatta, Tlogosari, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Spatial Planning
Published by Universitas Semarang
ISSN : -     EISSN : 27230619     DOI : http://dx.doi.org/10.26623/ijsp
Core Subject : Engineering,
Indonesian Journal of Spatial Planning publishes research articles, the best practices and policies of spatial planning in national and international stage
Articles 79 Documents
REVIEW PENETAPAN KAWASAN INDUSTRI DI KABUPATEN JEPARA Tamara, Anindya Putri; Rofi’I, Imam; Sudrajat, Agus Sarwo Edy
Indonesian Journal of Spatial Planning Vol. 4 No. 2 (2023): VOLUME 4 NOMOR 2 OKTOBER 2023
Publisher : Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/ijsp.v4i2.7359

Abstract

Pengembangan Kawasan Industri bertujuan untuk mengatasi berbagai permasalahan seperti: masih lemahnya daya saing industri nasional, belum kuat dan belum dalamnya struktural industri nasional masih terkonsentrasinya kegiatan industri di beberapa titik Pulau Jawa dan belum optimalnya regulasi pemerintah dalam mendukung kemajuan sektor industri. Penetapan Kawasan Industri di Kabupaten Jepara sangat diperlukan untuk dapat mengelompokkan kegiatan industri pada satu lokasi pengelolaan. Kawasan Industri terpadu dapat memberikan kemudahan dalam aspek penyediaan fasilitas pendukung industri baik untuk pengolahan dan juga pengendalian kegiatan industri termasuk pengelolaan limbah di dalamnya. Pertumbuhan industri secara individual memberikan pengaruh besar terhadap kelestarian lingkungan karena tidak mudah untuk melakukan pengendalian pencemaran yang dilakukan oleh industri-industri yang tumbuh secara individu. Penetapan Kawasan Industri di Kabupaten Jepara diharapkan dapat mendukung terbentuknya tata ruang yang berkelanjutan serta peningkatan kualitas lingkungan daerah secara menyeluruh.
THE MIGRATION PHENOMENON : BELONGS TO QUALITY OF PLACE AND HAPPINESS Fresiani, Anggun
Indonesian Journal of Spatial Planning Vol. 5 No. 1 (2024): VOLUME 5 NOMOR 1 MARET 2024
Publisher : Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/ijsp.v5i1.8563

Abstract

Typically, migration is carried out to fulfill life goals and occurs across every generation, hence its importance in sustainable development. However, there exists an opposing phenomenon between the number of in-out migration and the Happiness Index. This research  analyze the correlation of migration, place quality, and happiness as a life goals. This research gathers primary data using Stratified Multiple Random Sampling method and analyzed the correlation and influence using SPSS. The differences in correlation results among variables were significant, where Yogyakarta City had positive correlations with migration and some components of place quality; some components of place quality and happiness. Meanwhile, Bekasi Region showed negative correlations with migration and happiness. Furthermore, migration in both locations was influenced by some components of quality of place and some dimensions of happiness. The aggregate results can depict spatial needs priority in planning, which can act as a stimulus for the distribution of migration.
KESESUAIAN LOKASI TPA BOJONGLARANG DAN ALTERNATIF PEMBANGUNAN TPA BARU DI KABUPATEN PEKALONGAN Nikmanti, Ikmah Artin; Pigawati, Bitta
Indonesian Journal of Spatial Planning Vol. 5 No. 1 (2024): VOLUME 5 NOMOR 1 MARET 2024
Publisher : Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/ijsp.v5i1.8145

Abstract

Waste is the one of serious problems faced by every city because the quantity continues increase along with population growth. Pekalongan is one of city that still has problem related to waste management. The only landfill in Pekalongan, (Bojonglarang landfil)l is already overload. This causes the need for expansion or build the new landfill in Pekalongan. The research aims to analyze the suitability of the Bojonglarang landfill location and analyze other alternative locations suitable for new landfills in Pekalongan. Use a quantitative descriptive method with a spatial approach with GIS. The results show that the location of the Bojonglarang Landfill is less suitable based on location and carrying capacity. The research show that there are 5 locations that most suitable for the new landfill in Pekalongan. These locations include Sawangan Village, Bligorejo Village, Gejlig Village, Kesesi and Ujung Negoro Villages, and Pedawang and Legokkalong Villages. It is expected to be input for Pekalongan Government regarding policies related to landfills problem in Pekalongan.
PENGARUH INTERAKSI SOSIAL TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT DALAM PENGGUNAAN FASILITAS DI TAMAN LAPANG MERDEKA KOTA SUKABUMI Khutami, Nuuri; Adharina, Nabilla Dina
Indonesian Journal of Spatial Planning Vol. 5 No. 1 (2024): VOLUME 5 NOMOR 1 MARET 2024
Publisher : Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/ijsp.v5i1.8741

Abstract

Taman Lapang Merdeka merupakan ruang terbuka hijau publik berupa taman kota yang berada di Kota Sukabumi. Taman ini mengalami revitalisasi pada tahun 2022. Setelah direvitalisasi, fasilitas taman ini mengalami perkembangan seperti adanya area lapangan, area komunal, area track olahraga, dan area UMKM. Hal tersebut membuat pengunjung taman semakin meningkat dan mempengaruhi fungsi taman kota sebagai ruang interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh interaksi sosial terhadap kepuasan masyarakat dalam penggunaan fasilitas Taman Lapang Merdeka. Jenis penelitian pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode analisis regresi linier berganda. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel interaksi sosial di area UMKM berpengaruh secara simultan terhadap variabel kepuasan masyarakat. Didapati bahwa variabel interaksi sosial di area  UMKM berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap Kepuasan Masyarakat. Hasil tersebut diasumsikan terjadi karena area UMKM merupakan inovasi baru yang diterapkan di Taman Lapang Merdeka. 
TREN SEWA APARTEMEN JANGKA PENDEK DI PINGGIRAN KOTA (KASUS: CIBUBUR) Setyawati, Elisa Ayu; Swasto, Deva Fosterharoldas
Indonesian Journal of Spatial Planning Vol. 5 No. 1 (2024): VOLUME 5 NOMOR 1 MARET 2024
Publisher : Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/ijsp.v5i1.8223

Abstract

Apartemen di Cibubur kini menjadi alternatif hunian di pinggiran kota. Secara umum partemen dapat digunakan sebagai tempat tinggal dan investasi properti melalui sewa. Strategi penyewaannya beragam berupa sewa jangka panjang dan jangka pendek. Perkembangan tren sewa jangka pendek muncul melalui apartemen dengan layanan hospitality seperti hotel. Meskipun demikian, masalah perizinan dan perpajakan mengenai sewa apartemen jangka pendek belum diatur dengan jelas. Pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari observasi lapangan dan wawancara dengan informan seperti pengembang, penghuni, pengelola apartemen, dan agen properti. Analisis yang digunakan adalah analisis kualitatif menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana untuk membuat kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, tren sewa apartemen jangka pendek merupakan hal yang umum terjadi dan terjadi juga di Cibubur. Tren sewa apartemen jangka pendek ini dijelaskan dalam 2 konsep yaitu fleksibilitas dan keberlanjutan tren sewa. Tren sewa jangka pendek terus berkembang sebagai alternatif penginapan untuk mendukung kebutuhan salah satunya kegiatan wisata. Namun saat ini, belum ada regulasi yang mengatur sewa jangka pendek khusunya apartemen.
EVALUASI ACTIVITY SUPPORT PADA RUANG PUBLIK LAPANGAN BETHEL DI PERUMAHAN DASANA INDAH Reinaldi, Aditya
Indonesian Journal of Spatial Planning Vol. 5 No. 1 (2024): VOLUME 5 NOMOR 1 MARET 2024
Publisher : Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/ijsp.v5i1.8910

Abstract

Ruang publik adalah ruang yang memiliki fungsi untuk menampung aktivitas masyarakat, baik secara individu maupun berkelompok. Banyaknya activity support yang terbentuk di dalam ruang publik membuat ruang publik kesulitan untuk memenuhi aktivitas masarakat. Ruang publik Lapangan Bethel berada di tengah kawasan permukiman Perumahan Dasana Indah yang membentuk berbagai macam activity support di dalamnya. Pada saat ramai digunakan, Lapangan Bethel tidak dapat mewadahi aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat dengan layak sehingga diperlukan evaluasi terhadap acitivity support yang terbentuk di Lapangan Bethel. Metode penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Metode kualitatif merupakan suatu kajian yang menjabarkan dan menganalisis fenomena, peristiwa, aktivitas sosial, persepsi, dan pemikiran seseorang maupun kelompok. Permasalahan Lapangan Bethel dalam menjadi wadah bagi activity support masyarakat adalah ketidaklayakan fasilitas dan kurangnya fasilitas yang tersedia, sehingga menimbulkan berbagai permasalahan yang menggangu di area Lapangan Bethel maupun Perumahan Dasana Indah. Beberapa fasilitas yang dimiliki oleh Lapangan Bethel tidak sesuai dengan standar yang ada dan kurangnya perawatan dari pihak pengelola membuat fasilitas di Lapangan Bethel berada dalam kondisi yang tidak layak digunakan dan tidak dapat menjadi wadah bagi activity support masyarakat.Hantono, Dedi. dkk. 2018. Kajian Ruang Publik Kota Antara Aktivitas dan Keterbatasan. Universitas Tanjung Pura. Pontianak.Ardiansyah, M. dkk. 2017. Kontak dan Tingkat Interaksi Sosial Masyarakat Berdasarkan Tipologi Perumahan di Kelurahan Tungguluwung dan Mojolangu Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. ITN. Malang.Suryani, Nia. 2017. Menguji Keberhasilan Taman Kencana sebagai Ruang Publik Kota dengan Analisis Activity Support. Universitas Indraprasta. Jakarta SelatanQulubina, Z. F., Ayatin, Y., & Widiastuti, K. (2022). Analisis Ergonomi Pada Elemen Keras Taman di Taman Indonesia Kaya Berdasarkan Standar Antropometri. In Proceeding Science and Engineering National Seminar (Vol. 7, No. 1).Mustikowati, Endah. 2014. Faktor-Faktor Penyebab Munculnya Activity Support Di Kawasan Ruang Publik Bunderan Hotel Indonesia Jakarta Pusat. UNDIP. Semarang.Carolina, Anastasia ST. 2007. Pengaruh Keberagaman Activity Support Terhadap Terbentuknya Image Koridor (Pratesis) Studi Kasus Koridor Jalan Prof. Sudharto. UNDIP. Semarang.
ANALISIS BENTUK KETERGANTUNGAN KOTA-KOTA KECIL DI SIKAWAN TERHADAP KOTA PEKANBARU Palensa, Yusri Ihza
Indonesian Journal of Spatial Planning Vol. 5 No. 1 (2024): VOLUME 5 NOMOR 1 MARET 2024
Publisher : Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/ijsp.v5i1.8357

Abstract

Kawasan Pekansikawan sebagai kawasan metropolitan terdiri dari Pekanbaru, Siak, Kampar, dan Pelalawan. Pada kawasan Pekansikawan terdapat Kota Pekanbaru sebagai inti dan beberapa kota-kota kecil yaitu Kota Perawang (PKL Kabupaten Siak), Bangkinang (PKW Kabupaten Kampar), dan Kerinci (PKW Kabupaten Pelalawan). Perkembangan kota satelit akan sangat bergantung terhadap kota induknya sehingga ketergantungan kota kecil akan menyebabkan terjadinya perpindahan penduduk dari kota kecil menuju kota besar sehingga akan menimbulkan berbagai permasalahan di wilayah asal dan wilayah tujuan. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi bentuk ketergantungan kota kecil di Sikawan terhadap kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deduktif kuantitatif dan kualitatif, dengan teknik analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif menggunakan scoring. Hasil penelitian menemukan bahwa bentuk ketergantungan Kota Kecil di Sikawan terhadap Kota Pekanbaru berupa ketergantungan satu arah (Non feedback dependent) terhadap kesehatan tingkat lanjut, pendidikan tinggi, industri konstruksi, dan sektor otomotif di Kota Pekanbaru. Faktor penyebab ketergantungan ini adalah sarana prasarana, semakin lengkap dan baik sarana prasarana kota kecil akan semakin mengurangi ketergantungan kota. Aksesibilitas, semakin dekat jarak dan mudahnya akses kota kecil ke kota besar akan semakin tinggi ketergantungan kota kecil. Kondisi ekonomi, semakin baik kondisi ekonomi kota kecil maka akan semakin mandiri dan mengurangi ketergantungan terhadap kota besar. Kata Kunci : Ketergantungan; Metropolitan; Satelit
KARAKTERISTIK PENGEMBANGAN KAWASAN PECINAN KOTA SEMARANG Sundaro, Hendrianto
Indonesian Journal of Spatial Planning Vol. 5 No. 1 (2024): VOLUME 5 NOMOR 1 MARET 2024
Publisher : Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/ijsp.v5i1.9279

Abstract

Kawasan Pecinan merupakan salah satu cagar budaya yang berada di pusat aktivitas Kota Semarang. Sejak awal terbentuknya, kawasan Pecinan difungsikan sebagai kawasan permukiman bangsa Tionghoa yang terus berkembang menjadi kawasan yang sangat strategis untuk perdagangan. Berdasarkan RTRW Kota Semarang 2011-2031,kawasan Pecinan memiliki fungsi sebagai kawasan campuran yakni permukiman serta perdagangan dan jasa. Namun demikian, dinamika perkembangan aspek fisik dan non fisik di Kawasan Pecinan Kota Semarang tak ayal menimbulkan tantangan tersendiri terhadap eksistensi kawasan pecinan sebagai kawasan cagar budaya dan kawasan campuran.Agar eksistnsi Kawasan pecinan sebagai warisan budaya yang sangat berharga dapat terus bertahan serta memberikan manfaat bagi komunitas di kawasan pecinan dan masyarakat pada umumnya maka eksistensinya perlu dijaga dengan memperhatikan faktor-faktor fisik dan non fisik kawasan pecinan Kota Semarang. Dengan demikian maka memahami bagaimana karakteristik kawasan pecinan yang bertumpu pada kekuatan yang bersumber dari dalam(endogenous) menjadi hal yang sangat urgent untuk dilakukan.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik Pengembangan Lokal Pada Kawasan Pecinan Kota Semarang yang meliputi aspek fisik maupun non fisik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, studi pustaka dan wawancara terhadap informan terpilih yang ditetapkan berdasarkan teknik purposive sampling.Dari hasil dan pembahasan diperoleh informasi bahwa terdapat tiga typology pengembangan local di Kawasan pecinan Kota Semarang  yang mencakup Karakteristik masyarakat terkait dengan lahan, bangunan dan jalan, Karakteristik kelembagaan terkait dengan lahan, bangunan dan jalan serta Karakteristik tradisi/nilai-nilai local Kawasan pecinan terkait dengan lahan, bangunan dan jalan.  
STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA BERKELANJUTAN DI DANAU BIRU KECAMATAN WAWO KABUPATEN KOLAKA UTARA Wahyudi, Mutiara; Ulil Albab, Nurul Istiqomah
Indonesian Journal of Spatial Planning Vol. 5 No. 2 (2024): VOLUME 5 NOMOR 2 OKTOBER 2024
Publisher : Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/ijsp.v5i2.10667

Abstract

Undang-Undang Nomor 9 tahun 1990 tentang kepariwisataan adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan wisata, termasuk pengusahaan objek dan daya tarik wisata serta usaha-usaha yang terkait di bidang tersebut. Berdasarkan ketentuan yang di atur dalam Peraturan Bupati Kolaka Utara tahun 2016 pada pasal 7 menyebutkan bahwa Danau Biru termasuk dalam destinasi parawisata unggulan daerah. Penelitian ini berfokus pada potensi kawasan dan strategi pengembangan kawasan berdasarkan kondisi fisik Wisata Danau Biru.Metode penelitian yang di gunakan adalah pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Danau Biru di Kecamatan Wawo memiliki potensi wisata yang belum dikembangkan secara optimal. Berdasarkan indikator pariwisata berkelanjutan, diperlukan banyak pembenahan terutama dalam hal atraksi wisata, keunikan, dan sumber daya manusia. Pengelolaan pariwisata masih kurang optimal, dengan beberapa aspek yang perlu dikembangkan seperti pelayanan, akomodasi, promosi, dan transportasi. Analisis SWOT menunjukkan posisi lemah dengan tantangan besar (Kuadran IV), mengindikasikan perlunya strategi bertahan. Rekomendasi strategi meliputi pengembangan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat lokal, konservasi lingkungan, pengembangan atraksi wisata, serta pemantauan berkala terhadap perkembangan infrastruktur, kualitas pelayanan, dan dampak lingkungan untuk memaksimalkan potensi wisata sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan dan sosial..
Efektivitas Pembangunan Waterfront sebagai Ruang Terbuka Publik di Bantaran Sungai Berdasarkan Persepsi Pengunjung Suryani, Tia Adelia
Indonesian Journal of Spatial Planning Vol. 5 No. 2 (2024): VOLUME 5 NOMOR 2 OKTOBER 2024
Publisher : Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/ijsp.v5i2.8966

Abstract

Ruang terbuka publik merupakan salah satu elemen perkotaan yang sering kali terlewatkan akan intensitasnya, yang mana seharusnya ruang terbuka publik dapat dijadikan sebagai elemen utama perkotaan yang memiliki kepentingan tersendiri dalam kehidupan sehari-hari. Terdapat beberapa jenis ruang terbuka publik, salah satunya adalah waterfront yang seringkali dijadikan sebagai area luar ruangan terbuka non hijau yang dapat diakses oleh masyarakat. Selaras dengan adanya kegiatan pengembalian aset negara berupa bantaran sungai, pemerintah Kota Bandung turut membangun Waterfront Cidurian yang berada di bantaran Sungai Cidurian, Kelurahan Antapani Kidul, Kota Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas pembangunan Waterfront Cidurian sebagai ruang terbuka publik di bantaran Sungai Cidurian. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan analisis data kuantitatif berdasarkan data yang sudah didapatkan melalui hasil observasi lapangan, wawancara, serta hasil penyebaran kuesioner kepada dua kelompok responden pada penelitian ini, yaitu responden penduduk luar kawasan dan responden penduduk dalam kawasan. Berdasarkan hasil penelitian, pada responden penduduk luar kawasan memiliki skor variabel fisik sejumlah 292 dengan interval efektif, dan untuk variabel karakteristik aktivitas pengunjung memiliki skor 296 dengan interval efektif, sehingga memberikan total skor 294 dan berada pada interval efektif. Selanjutnya pada responden penduduk dalam kawasan memiliki skor variabel fisik sejumlah 314 dengan interval sangat efektif, dan untuk variabel karakteristik aktivitas pengunjung memiliki skor 278 dengan interval efektif, sehingga memberikan total skor 296 dan berada pada interval efektif. Oleh karena itu, secara keseluruhan Waterfront Cidurian menurut responden penduduk luar kawasan dan responden penduduk dalam kawasan sudah cukup baik dalam menjalankan perannya sebagai ruang terbuka publik.