cover
Contact Name
Asep Hidayatullah
Contact Email
jurnaldiksatrasia@gmail.com
Phone
+62265-776787
Journal Mail Official
4sephidayatullah@gmail.com
Editorial Address
Jl. R. E. Martadinata No.150, Mekarjaya, Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat 46274
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by Universitas Galuh
ISSN : -     EISSN : 28291832     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Diksatrasia dikelola oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Galuh Ciamis dengan ISSN 2829-1832. Jurnal ini memuat hasil penelitian atau kajian teoretis mengenai pendidikan kebahasaan dan kesastraan Indonesia. Diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu bulan Januari dan Juli.
Articles 382 Documents
Pembelajaran Menulis Teks Deskripsi dengan Menggunakan Model Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) di Kelas VII MTs Terpadu Riyadlul Hidayah Al-Munawwarah Kabupaten Ciamis Sri Novianti, Herlina; Munir, Sirodjul; Mulyani, Sri
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 1 (2025): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v9i1.15945

Abstract

Pembelajaran menulis teks deskripsi dengan menggunakan model Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) lebih efisien di tinjau dari adversity quotient.
Campur Kode dalam Interaksi Penjual dan Pembeli di Pasar Gamping Kabupaten Sleman Permana, Ahmad Fajar; Widyaningsih, Nina
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 1 (2025): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v9i1.17582

Abstract

ABSTRAKCampur kode dalam Interaksi Penjual dan Pembeli di Pasar Gamping Kabupaten Sleman. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi fenomena campur kode yang terjadi dalam interaksi penjual dan pembeli di Pasar Gamping, Sleman, DI Yogyakarta. Latar belakang penelitian ini berfokus pada keberagaman bahasa yang digunakan dalam konteks sosial, di mana penjual dan pembeli sering mencampurkan bahasa Indonesia dan bahasa daerah dalam percakapan sehari-hari. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui rekam, simak, dan catat. Data diperoleh dari interaksi langsung di lapangan, yang kemudian dianalisis untuk mengidentifikasi jenis-jenis campur kode. Hasil penelitian menunjukkan adanya campur kode ke dalam (inner code mixing) dan campur kode campuran (hybrid code mixing) yang melibatkan penggunaan bahasa Indonesia, bahasa Jawa dan bahasa Inggris dalam percakapan. Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat enam data yang dianalisis, di mana lima di antaranya merupakan jenis campur kode ke dalam (inner code mixing) dan satu data lainnya termasuk dalam jenis campur kode campuran (hybrid code mixing). Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi kajian sosiolinguistik, khususnya dalam memahami dinamika interaksi lintas budaya di masyarakat multibahasa, serta memperkaya pemahaman tentang penggunaan bahasa dalam konteks pasar tradisional. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya menyoroti fenomena linguistik, tetapi juga mencerminkan keberagaman sosial dan budaya di Indonesia.Kata kunci: Campur kode, Pasar TradisionalABSTRACTCode Mixing in the Interaction Between Sellers and Buyers at Pasar Gamping, Sleman Regency. This study aims to identify the phenomenon of code mixing that occurs in the interactions between sellers and buyers at Pasar Gamping, Sleman, DI Yogyakarta. The background of this research focuses on the diversity of languages used in social contexts, where sellers and buyers often mix Indonesian and regional languages in their daily conversations. The method used is qualitative descriptive, with data collection techniques involving recording, listening, and noting. Data were obtained from direct interactions in the field, which were then analyzed to identify the types of code mixing. The results of the study indicate the presence of inner code mixing and hybrid code mixing, involving the use of Indonesian, Javanese, and English in conversations. Based on the findings, there are six data points analyzed, of which five are classified as inner code mixing and one as hybrid code mixing. This research is expected to contribute to the field of sociolinguistics, particularly in understanding the dynamics of cross-cultural interactions in multilingual societies, as well as enriching the understanding of language use in traditional market contexts. Thus, this study not only highlights linguistic phenomena but also reflects the social and cultural diversity in Indonesia. Keywords: Code Mixing, Traditional Market
Nilai Sosial dalam Filam "Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini" (Alternatif Model Bahan Ajar) Fatmawati, Diah; Hendaryan, R; Juandi, Juju
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 1 (2025): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v9i1.15946

Abstract

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh penulis pada film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini, terdapat 3 nilai sosial yang ditemukan yaitu nilai kasih sayang, nilai tanggung jawab dan nilai keselarasan hidup. Adapun nilai sosial yang terkandung dalam film Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini karya Angga Dwimas Sasongko layak dijadikan model bahan ajar pada Kompetensi Dasar 3.9 menganalisis isi dan kebahasaan novel dengan memenuhi kriteria keberadaan isi, penyajian materi, dan penggunaan bahasa
PENDEKATAN KRITIK SASTRA STRUKTURAL GENETIK DALAM PUISI MASKUMAMBANG KARYA W. S RENDRA (SOSIOLOGI SASTRA) DALAM KAJIAN PUISI Wahdiyati, Dewinda Sri Wahdiyanti Sri; Mutmainah, Seni; Diena, Eisya El Shofa
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 1 (2025): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v9i1.16978

Abstract

Maskumambang poem by W.S. Rendra illustrates the character Aku who responds or responds to the various obstacles faced both from inside and outside himself, namely society, government and the nation. Indirectly, this poem can function as a socio-cultural document and a reflection of society. This research seeks to see literary works as a mirror and social reality. The method used in this research was through understanding the text and literature study, and then the social analysis was carried out using Alan Swingewood’s sociological analysis knife. The problem of this research lies in the text and its relationship with the community. The purpose of this study is to determine the structure of the text in order to find the meaning of poetry and its relationship with the context of dialectical society and to find the world view of the poet Alan Swingewood classification as a mediation between text and society. The results of the research in this article show that there are two perspectives, the first is the social facts of the character Aku, who expresses a lot of sadness seeing the welfare of his nation and hopes to be free from colonialism, the second is the description of the structure of Masumambang poetry and social criticism of the Masumambang poetry model of the facts of humanity, love, and patriotism. , and a world view of the society that surrounds it.
CAMPUR KODE DALAM TURURAN PEMANDU ACARA PADA ACARA AKAD PERNIKAHAN (Upaya Mendapatkan Alternatif Bahan Ajar) Millah, Asep Saepul; Hendaryan, Hendaryan
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 1 (2025): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v9i1.15959

Abstract

Bahasa merupakan alat komunikasi yang penting bagi kehidupan manusia dalam berinteraksi. Campur Kode adalah suatu keadaan bahasa dimana orang mencampurkan dua atau lebih bahasa atau ragam bahasa dalam suatu tindak tutur. Nababan (1984:32).Acara pernikahan sangat kental  dengan budaya yang dianut oleh masyarakat, memiliki nilai-nilai budaya yang didalamnya  terdapat nilai-nilai santun dalam berbahasa sehingga campur kode merupakah hal yang tidak bisa dirlakkan.
PEMBELAJARAN MENULIS TEKS PIDATO DENGAN MENERAPKAN MODEL THINK TALK WRITE (TTW) BERBANTUAN LIVEWORKSHEET Fatimah, Siti; Hidayat, Taufik; Agustini, Rina
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 1 (2025): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v9i1.15810

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan menulis pidato siswa berdasarkan hasil studi pendahuluan di SMP Negeri 5 Ciamis. Hal tersebut disebabkan karena pembelajaran masih belum menggunakan model pembelajaran yang menarik. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru diketahui bahwa keterampilan menulis teks pidato memiliki rata-rata nilai yang lebih kecil yaitu 48. Adapun tujuan penelitian ini adalah mengetahui perencanaan penerapan model Think Talk Write (TTW) berbatuan Liveworksheet terhadap keterampilan menulis teks pidato, mengetahui pelaksanaan penerapan model Think Talk Write (TTW) dan mengetahui perubahan keterampilan menulis model TTW berbantuan Liveworksheet. Populasi penelitian ini adalah kelas VIII di SMP Negeri 5 Ciamis yang berjumlah 6 kelas dengan 192 siswa. Sampel penelitian ditentukan oleh teknik purposive sampling dengan kelas eksperimen dan kontrol keduanya homogen berdasarkan uji homogenitas dengan masing-masing 32 siswa. Instrumen yang digunakan yaitu lembar penilaian keterampilan menulis dan lembar observasi pelaksanaan model TTW berbantuan Liveworksheet. Hasil uji normalitas dan homogenitas data diketahui bahwa data berdistribusi normal namun data pascates kedua kelas tidak homogen. Selanjutnya berdasarkan hasil uji t' dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada rata-rata keterampilan menulis teks pidato siswa antara kelas kontrol dan eksperimen.
NILAI SOSIAL DALAM NOVEL 172 DAYS KARYA NADZIRA SHAFA Nurjamil, Siti Aisah; Munir, Siruojul; Noviadi, Andri
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 1 (2025): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v9i1.15590

Abstract

Dalam sebuah karya sastra seperti novel, nilai-nilai sosial seringkali tercermin dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi nilai-nilai sosial dalam novel 172 Days karya Nadzira Shafa dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra dan metode kualitatif deskritif. Penerapan metode kualitatif ini bersifat deskritif yang berarti data yang dihasilkan berupa kata-kata dalam bentuk kutipan-kutipan. Temuan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa novel 172 Days karya Nadzira Shafa mengadung beberapa nilai sosial, antara lain: 1) nilai kasih sayang yang mencakup pengabdian,tolong-menolong, kekeluargaan, kesetiaan, kepedulian. 2) nilai tanggung jawab yang mencakup rasa memiliki, disiplin, empati. 3) nilai keserasian hidup yang mencakup, keadilan, toleransi, dan kerja sama.Kata Kunci: Nilai Sosial, Sosiologi Sastra, Novel 172 Days karya Nadzira Shafa
Interferensi Bahasa Sunda dalam Penggunaan Bahasa Indonesia Oleh Siswa di MTs Babakan Muzzamil, Adira Taufik; Herdiana, Herdiana; Hidayatullah, Asep
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 1 (2025): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v9i1.15822

Abstract

Sebagian besar penduduk Indonesia memiliki kemampuan dalam menggunakan dua bahasa atau lebih. Bahasa pertama yang dikuasai biasanya adalah bahasa daerah, yang umumnya menjadi bahasa pertama yang dipelajari. Tumbuh dan berkembang di suatu daerah yang menggunakan bahasa tertentu sebagai sarana interaksi sehari-hari. Akibat interaksi sosial yang terjadi lingkungan tempat tinggal, terjadi kontak antara bahasa pertama dan bahasa kedua. Penelitian ini mendeskripsikan Interferensi bahasa Indonesia pada teks deskripsi terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia di MTs Babakan Ciamis  Karang Ampel, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis dan mendeskripsikan pengembangan bahan ajar yang berkaitan dengan interferensi yaitu pengembangan bahan ajar teks deksripsi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif. Siswa MTs sebagian besar merupakan penduduk asli dan keturunan masyarakat Sunda yang memiliki kemampuan berbahasa dua bahasa. Akibat dari kemampuan bilingual ini, terjadi interferensi, yaitu penyalahgunaan bahasa yang dipengaruhi oleh bahasa pertama. Interferensi adalah penyerapan unsur-unsur dari satu bahasa ke bahasa lain yang melanggar aturan gramatikal. Penelitian ini menggunakan metode phenomenological research. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis untuk melihat tingkat dan jenis interferensi bahasa yang ditemukan dalam teks deskriptif, serta menjelaskan faktor-faktor yang menyebabkan munculnya interferensi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam teks deskriptif siswa kelas VII MTs Babakan terdapat interferensi di bidang fonologi, morfologi, sintaksis.
Analisis Campur Kode dalam Interaksi Penjual dan Pembeli di Pasar Gamping Kabupaten Sleman Anjarwati, Sindy; Widyaningsih, Nina
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 1 (2025): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v9i1.17615

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena campur kode dalam interaksi verbal antara penjual dan pembeli di Pasar Gamping, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Fenomena campur kode sering terjadi di pasar tradisional karena adanya kontak langsung antara individu dengan latar belakang bahasa yang beragam. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian berupa penjual dan pembeli yang berinteraksi di Pasar Gamping. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, rekam, simak, dan catat. Data dianalisis dengan metode reduksi dan deskripsi untuk mengidentifikasi serta mengelompokkan bentuk campur kode yang ditemukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis campur kode ke dalam (inner code mixing), yaitu penggunaan unsur-unsur bahasa Jawa dalam percakapan berbahasa Indonesia. Fenomena ini menunjukkan adanya adaptasi linguistik yang mencerminkan dinamika sosial dan budaya masyarakat di pasar tradisional. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian sosiolinguistik, khususnya dalam konteks pasar tradisional, serta memperkaya pemahaman tentang interaksi lintas budaya di masyarakat multibahasa.Kata Kunci: Campur Kode, Pasar Tradisional  ABSTRACTThis research aims to analyze the phenomenon of code-mixing in interactions between sellers and buyers at Gamping Market, Sleman Regency, Yogyakarta. The phenomenon of code-mixing frequently occurs in traditional markets due to direct contact between individuals from diverse linguistic backgrounds. This study employs a qualitative descriptive method, with the subjects being sellers and buyers interacting at Gamping Market. Data collection techniques include direct observation, recording, listening, and note-taking. The data are analyzed using reduction and description methods to identify and categorize the forms of code-mixing found. The results indicate that the type of code-mixing identified is inner code mixing, which involves the use of Javanese language elements in conversations conducted in Indonesian. This phenomenon reflects linguistic adaptation that mirrors the social and cultural dynamics of the community in traditional markets. This research contributes to the development of sociolinguistic studies, particularly in the context of traditional markets, and enriches the understanding of cross-cultural interactions in multilingual societies. Keywords: Code-Mixing, Traditional Market
NILAI RELIGIUS PAD NOVEL CINTA SUBUH KARYA ALI FARIGHI Mubaroq, Ilham Fadil; Juandi, Juju; Noviadi, Andri Noviadi
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 1 (2025): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v9i1.15840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan nilai-nilai religius yang terkandung dalam novel Cinta Subuh karya Alii Farighi serta implikasinya sebagai bahan ajar dalam pendidikan sastra. Karya sastra, terutama novel, tidak hanya mencerminkan imajinasi pengarang tetapi juga mengandung nilai-nilai yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya adalah nilai religius. Novel ini menjadi pilihan karena sering dibaca dan dapat menjadi sarana yang efektif untuk mengajarkan nilai-nilai tersebut kepada siswa.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa telaah pustaka, dokumentasi, dan analisis. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana nilai- nilai religius, seperti keimanan, taqwa, dan akhlaq, disajikan dalam novel dan bagaimana nilai-nilai tersebut dapat diterapkan dalam pembelajaran di sekolah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Cinta Subuh mengandung berbagai nilai religius, termasuk sikap keimanan, taqwa, dan keikhlasan, yang ditunjukkan melalui karakter dan latar cerita. Misalnya, nilai keimanan terlihat dari penggambaran tokoh yang melakukan dzikir dan shalat, sedangkan nilai taqwa tampak melalui perilaku tokoh yang konsisten menjalankan perintah agama dan menjauhi larangan.Implikasi dari temuan ini adalah perlunya integrasi nilai-nilai religius dalam bahan ajar sastra di sekolah untuk membantu siswa memahami dan menerapkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kurikulum dan bahan ajar sastra, khususnya dalam memanfaatkan karya sastra sebagai media pendidikan moral dan religius.