cover
Contact Name
Asep Hidayatullah
Contact Email
jurnaldiksatrasia@gmail.com
Phone
+62265-776787
Journal Mail Official
4sephidayatullah@gmail.com
Editorial Address
Jl. R. E. Martadinata No.150, Mekarjaya, Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat 46274
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by Universitas Galuh
ISSN : -     EISSN : 28291832     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Diksatrasia dikelola oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Galuh Ciamis dengan ISSN 2829-1832. Jurnal ini memuat hasil penelitian atau kajian teoretis mengenai pendidikan kebahasaan dan kesastraan Indonesia. Diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu bulan Januari dan Juli.
Articles 382 Documents
Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Cerpen Dengan Menggunakan Media Audio Visual Berupa Video Hermawan, Alya; Agustini, Rina; Hidayat, Taufik
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2025): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v9i2.19239

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan menulis teks cerpen siswa kelas XI MA Nurul Huda Kawali melalui penerapan media audio visual berupa video. Permasalahan yang dihadapi siswa berupa rendahnya kreativitas dalam menghasilkan ide, kesulitan dalam menyusun alur cerita, dan kurangnya partisipasi aktif serta motivasi dalam pembelajaran. Penelitian ini adalah suatu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus. Metode Penelitian deskriptif kualitatif diterapkan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran serta menganalisis perubahan perilaku dan hasil belajar siswa pada setiap siklus. Langkah pembelajaran meliputi penyampaian kompetensi dan materi oleh guru, pengamatan video cerpen Malin Kundang, analisis unsur pembangun cerpen, diskusi kelompok, presentasi hasil diskusi, dan penulisan cerpen secara individual berdasarkan pengalaman sehari-hari siswa. Hasil dari penelitian ini menunjukan  adanya peningkatan signifikan pada kemampuan menulis siswa dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, mendapatkan nilai rata-rata yaitu 73,8 dengan masih adanya kendala yang terjadi yaitu keaktifan belajar, khususnya dalam bertanya dan partisipasi. Pada siklus II, seluruh siswa berhasil memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dengan nilai rata-rata 83,6, serta menunjukkan peningkatan motivasi dan partisipasi aktif. Dengan demikian, penggunaan media audio visual berupa video tidak hanya meningkatkan keterampilan menulis teks cerpen, tetapi juga berdampak positif terhadap motivasi dan partisipasi siswa dalam pembelajaran.Kata Kunci: Teks cerpen, Media audio visual, Video, Penelitian Tindakan Kelas, Kemampuan Menulis
Karakteristik Penggunaan Bahasa Gaul Dalam Media Sosial Tiktok Di Kalangan Generasi Z (Alternatif Pengembangan Bahan Ajar Teks Narasi) Mutmainah, Novianti; Herdiana, Herdiana; Mulyani, Sri
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2025): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v9i2.19156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik bahasa gaul dalam media sosial Tiktok di kalangan Generasi Z serta merancang alternatif pengembangan bahan ajar teks narasi yang berkaitan dengan fenomena tersebut.  Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui teknik catat, observasi konten, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik bahasa gaul yang digunakan meliputi Singkatan  merupakan proses pemendekan yang berupa huruf atau gabungan huruf , baik dieja huruf demi huruf ataupun tidak. Akronim merupakan kependekan yang berupa gabungan huruf, suku kata, atau bagian, lain dari kata yang ditulis dan dilafalkan sebagai kata yang wajar. Penggalan merupakan pemendekan dengan mempertahankan salah satu bagian kepanjangan. Kontraksi merupakan pemendekan dengan menghilangkan bagian kata atau frasa. Singkatan  berjumlah 9 kata, akronim berjumlah 9 kata, penggalan berjumlah 5 kata, dan kontraksi berjumlah 5 kata. Karakteristik secara umum penggunaan bahasa gaul dalam media sosial Tiktok meliputi pemendekan kata, pembentukan istilah baru, penggunaan campuran bahasa (campur kode), serta penggunaan istilah viral yang berasal dari tren atau konten popular. Faktor yang memengaruhi penggunaan bahasa gaul antara lain keinginan untuk tampil kekinian, membangun identitas kelompok, dan mengikuti tren yang sedang populer. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memahami perkembangan bahasa di era digital serta implikasinya terhadap pengembangan bahan ajar teks narasi.
Interpretasi Majas Metafora pada Lirik Lagu Feby Putri dalam Album Hitam Putih Ramdhani, Tasya Yuda; Herdiana, Herdiana; Mulyani, Sri
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2025): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v9i2.19173

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan interpretasi majas metafora yang ada dalam lirik lagu Feby Putri di album Hitam Putih dan merancang alternatif pengembangan bahan ajar menulis puisi. Metode penelitian yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui telaah pustaka, teknik observasi, teknik catat, dan teknik analisis. Penelitian menunjukkan bahwa dalam lirik lagu itu terdapat majas metafora yang meliputi metafora struktural, metafora orientasional, metafora ontologis (seperti metafora kontainer dan personifikasi), yang merefleksikan kompleksitas emosi serta perjalanan hidup manusia. Lirik-lirik dalam album ini memiliki kekuatan reflektif dan imajinatif yang mendalam, sehingga bisa menjadi sumber inspiratif dalam belajar sastra, terutama dalam pembelajaran menulis puisi. Album “Hitam Putih”karya Feby Putri bukan hanya sekadar menyajikan keindahan lirik, tetapi juga mengajak pendengarnya untuk merenungkan arti kehidupan dan kekuatan yang ada dalam diri mereka. Berdasarkan analisis tersebut, dirancang alternatif pengembangan bahan ajar menulis puisi bagi siswa SMA kelas X yang sesuai dengan prinsip fleksibilitas, kreativitas, keberlanjutan, dan responsif terhadap kemajuan teknologi. Penerapan lirik lagu sebagai bahan ajar dapat memperbaiki keterampilan interpretasi sastra dan merangsang imajinasi siswa dalam menciptakan puisi. 
Drama Waiting for Godot: Kajian Naskah dan Pementasan Mauludani, Seli; Ambarwati, Alin
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2025): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v9i2.18907

Abstract

Studi ini berfokus pada unsur teks naskah lakon karya Samuel Becket Waiting for Godot dan proses alih wahana dari naskah tersebut ke bentuk pementasan teater Waiting for Godot sutradara Choki Lumban Gaol berdasarkan kajian intrinsik dan alih wahana sebuah naskah drama/lakom. Studi ini bertujuan untuk menganalisis unsur teks dalam naskah drama Samuel Becket Waiting for Godot serta proses transformasi atau alih wahan dari naskah drama. Analisis isi dilakukan dengan menggunakan teknik analisis jalinan atau mengalir. Model analisis jalinan atau mengalir terdiri dari tiga bagian: reduksi data, sajian data, dan penarikan simpulan. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Kajian intrinsik dan konsep alih wahana, yaitu analisis proses transformasi dari naskah drama ke dalam pertunjukan teater, digunakan untuk menganalisis data yang terkumpul. Hasil penelitan menunjukkan bahwa elemen teks dalam naskah drama dan pementasan teater berubah dan diubah. Selain itu, dalam proses alih wahana, narasi diubah menjadi dialog, bahasa diubah, dan latar tempat dikurangi. Sebuah pemahaman baru tentang bagaimana naskah drama berubah menjadi pementasan teater diberikan melalui penerapan teknik alih wahana.
Campur Kode Pada Konten Acap Cincau Febiyanti, Amalina; Hendaryan, Raden
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2025): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v9i2.19242

Abstract

AbstrakPeneitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena campur kode pada konten Tiktok Acap Cincau. Campur kode pada konten tersebut cenderung menganggap sebagai bentuk komunikasi yang lebih modern atau keren, tetapi di sisi lain, itu dapat mempengaruhi penggunaan bahasa Indonesia dan dapat membuat kesenjangan bahasa. Penonton yang tidak terbiasa dengan bahasa inggris atau bahasa daerah akan merasa kebingungan dan sulit untuk memahami konten secara menyeluruh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi dan dokumentasi dalam pengumpulan data. Analisis difokuskan pada pola penggunaan campur kode dengan menonton video berulang untuk mengenali momen penggunaan campur kode dan mentranskripsi manual setiap dialog yang diucapkan oleh Acap Cincau dalam setiap videonya, serta memisahkan kalimat yang mengandung campur kode. Hasil penelitian ini bahwa bentuk campur kode yang paling dominan ditemukan adalah campur kode kedalam sebanyak 79,54% menunjukkan bahwa pengaruh bahasa daerah, khususnya di platform media sosial. Berdasarkan hasil analisis, campur kode pada konten Tiktok Acap Cincau memilki potensi untuk dimanfaatkan sebagai strategi komunikasi yang efektif dalam menyampaikan pesan kepada khalayak yang multibasa, dapat pula meningkatkan daya tarik konten karena memberikan warna tersendiri yang menceriminkan identitas budaya pembuat konten dengan autentisitasnya semakin diapresiasi. Oleh karena itu, campur kode tidak hanya sebatas fenomena linguistik, tetapi juga dapat dilihat sebagai bentuk strategi branding personal maupun kultural dalam ranah digital.Kata Kunci: Campur kode, Tiktok
Struktur Naratif Film Ipar Adalah Maut Karya Hanung Bramantyo Pengembangan Bahan Ajar Teks Narasi Yunanda, Resta; Munir, Sirojul; Agustini, Rina
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2025): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v9i2.19232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi struktur naratif dalam film Ipar Adalah Maut karya Hanung Bramantyo serta potensinya sebagai alternatif pengembangan bahan ajar mengidentifikasi dan menjelaskan struktur teks narasi dengan tepat. Film ini mengangkat kisah nyata tentang perjalanan hidup yang dilalui oleh Nisa, serta bagaimana keserakahan dan perselingkuhan akan merenggut kebahagiaan dalam kehidupan kita. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis pustaka, dokumentasi, dan analisis. Proses tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi struktur naratif yang terdapat pada dialog, karakter, adegan dan alur cerita dengan menggunakan teori struktur naratif menurut Pratista (2017). Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini mengandung struktur naratif seperti cerita dan plot, tokoh, ruang, konflik, urutan waktu linear, tujuan dan pola  struktur naratif. Berdasarkan temuan tersebut, film Ipar Adalah Maut dapat dimanfaatkan sebagai bahan ajar alternatif yang kontekstual dan relevan dengan kebutuhan peserta didik, khususnya dalam bahan ajar mengidentifikasi dan menjelaskan struktur teks narasi dengan tepat. Pemanfaatan media populer seperti film yang hangat dibicarakan dapat meningkatkan daya tarik pembelajaran dan pemahaman siswa terhadap kemampuan analisisnya yang disajikan dalam karya sastra yang ditonton.Kata Kunci: Naratif, Film, Bahan Ajar, Drama, Film Ipar Adalah Maut
Kesantunan Berbahasa dalam Podcast Agak Laen Official Nopira, Nanda; Hendaryan, Raden
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2025): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v9i2.19218

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada pentingnya memahami pematuhan dan pelanggaran maksim sebagai prinsip dalam mewujudkan komunikasi yang komunikatif, efektif, dan santun. Tujuan penelitian yang diarahkan pada pendeskripsian karakteristik kesantunan diasumsikan tercapai melalui analisis yang dilakukan secara kontekstual terhadap 109 pemakaian maksim dalam 4 episode. Tayangan podcast  dalam 4 episode menunjukkan bahwa situasi santai pembicaraan sebagai peristiwa tutur menuntut penutur dan mitra tutur (pemandu acara dan bintang tamu) menggunakan ragam bahasa pergaulan yang humoris. Kenyataan ini memunculkan pelanggaran-pelanggaran maksim sehingga dikategorikan tidak santun. Namun demikian ketidaksantunan berbahasa dalam situasi santai dan humoris tidak menghambat proses komunikasi yang efektif. Analisis terhadap pemakaian maksim menghasilkan simpulan bahwa maksim kebijaksanaan menempati posisi teratas dalam penelitian maksim dengan persentasi 34% diikuti maksim simpati 26,5%, maksim pujian 23%, maksim kerendahan hati 6,5%, maksim kedermawanan 5,5%, maksim kesepakatan 4,5%. Kesantunan berbahasa ditentukan oleh pematuhan dan pelanggaran maksim. Hasil analisis menunjukkan simpulan bahwa pematuhan maksim terdapat pada maksim kebijaksanaan. Pelanggaran maksim terbanyak juga terdapat pada maksim ini yakni 37,8%. Peristiwa tutur dalam podcast banyak yang menunjukkan ketidaksantunan, namun komunikasi berlangsung komunikatif karena berada pada konteks santai dan humor. Hasil penelitian layak dijadikan bahan ajar sebagai contoh pemakaian bahasa santun dan tidak santun.Kata Kunci: kesantunan, maksim, pematuhan, pelanggaran
Nilai Pendidikan dalam Lagu Hindia Sebagai Alternatif Bahan Ajar Memahami Pesan Puisi Rizkyawati, Risya; Munir, Sirojul; Noviadi, Andri
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2025): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v9i2.19295

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam lirik lagu album Lagipula Hidup akan Berakhir karya Hindia serta potensinya sebagai pengembangan bahan ajar yang berkaitan dengan Capaian Pembelajaran memahami pesan yang disampaikan pada teks puisi. Penelitian ini mengambil sumber data primer dari album kedua Hindia yaitu lirik lagu dalam album Lagipula Hidup akan Berakhir karya Hindia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data telaah pustakaan, teknik triangulasi, dan teknik analisis. Hasil penelitian nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam lirik lagu album Lagipula Hidup akan Berakhir karya Hindia yaitu nilai pendidikan agama, nilai pendidikan moral, nilai pendidikan sosial, nilai pendidikan estetika. Berdasarkan temuan tersebut, nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam lirik lagu album Lagipula Hidup akan Berakhir karya Hindia dapat dimanfaatkan sebagai bahan ajar alternatif yang dapat menarik minat  dalam memahami pesan yang disampaikan pada teks puisi serta terhubung dengan fenomena dan kehidupan nyata. Pemanfaatan media populer seperti lirik lagu dapat meningkatkan daya tarik pembelajaran dan pemahaman siswa terhadap fenomena sosial dan keadaan yang nyata.Kata Kunci: Nilai pendidikan; Lirik lagu; Hindia; Pengembangan bahan ajar; Teks Puisi;
Variasi Bahasa dalam Jual Beli Online Marketplace Tiktok sebagai Bahan Ajar Menulis Iklan Triyesha, Meisy; Herdiana, R; Mulyani, Sri
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2025): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v9i2.19193

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan variasi bahasa dalam jual beli online marketplace tiktok serta potensinya sebagai pengembangan bahan ajar menulis teks iklan. Akun jual beli online marketplace tiktok yaitu skintific_id, sajodo snacks & foods, dan jiniso.id. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa teknik catat dan dokumentasi terhadap gambar kata atau kalimat pada kolom komentar akun jual beli online. Hasil penelitian variasi bahasa dalam jual beli online marketplace tiktok terdapat variasi bahasa dari segi penutur yaitu idiolek, dialek, kronolek, sosiolek yang terdiri dari akrolek, basilek, vulgar, slang, kolokial, dan jargon. Berdasarkan temuan tersebut, variasi bahasa dalam jual beli online marketplace tiktok dapat dimanfaatkan sebagai bahan ajar alternatif yang bervariasi dalam menulis teks iklan serta terhubung dengan fenomena dan kehidupan nyata. Pemanfaatan media populer seperti aplikasi tiktok dapat meningkatkan daya tarik pembelajaran dan pemahaman siswa terhadap fenomena sosial yang ditunjukkan dengan variasi bahasa.Kata Kunci: Variasi Bahasa; Jual beli online; Tiktok; Bahan ajar; Teks iklan;
Nilai Kemanusiaan dalam Drama Korea Reply 1988 Karya Lee Woo-Jung Nurcahyani, Sinta; Hendaryan, H.R
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2025): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v9i2.19183

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai kemanusiaan yang terkandung dalam drama Korea Reply 1988 karya Lee Woo-Jung, serta mengembangkan alternatif bahan ajar yang dapat digunakan untuk menganalisis isi drama tersebut dalam konteks pembelajaran. Drama Reply 1988 dipilih karena menyuguhkan berbagai isu sosial, keluarga, dan pertemanan yang dapat menggambarkan nilai-nilai kemanusiaan yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis karakter dan hubungan antar tokoh dalam drama untuk mengidentifikasi nilai-nilai seperti empati, solidaritas, kasih sayang, dan toleransi. Hasil analisis menunjukkan bahwa drama ini mencerminkan dinamika kehidupan masyarakat Korea pada tahun 1980-an dan mengajarkan pentingnya kebersamaan dan pengertian antar sesama. Berdasarkan temuan ini, penelitian ini juga mengembangkan sebuah model bahan ajar yang dapat digunakan untuk mengajarkan nilai-nilai kemanusiaan melalui analisis teks drama dalam pembelajaran Bahasa Indonesia atau Bahasa Korea di tingkat pendidikan menengah. Diharapkan, bahan ajar ini dapat memperkaya wawasan siswa mengenai nilai-nilai kemanusiaan serta meningkatkan kemampuan mereka dalam menganalisis dan memahami karya sastra atau drama.Kata Kunci: nilai kemanusiaan; drama Korea; bahan ajar; drama.