cover
Contact Name
Asep Hidayatullah
Contact Email
jurnaldiksatrasia@gmail.com
Phone
+62265-776787
Journal Mail Official
4sephidayatullah@gmail.com
Editorial Address
Jl. R. E. Martadinata No.150, Mekarjaya, Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat 46274
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by Universitas Galuh
ISSN : -     EISSN : 28291832     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Diksatrasia dikelola oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Galuh Ciamis dengan ISSN 2829-1832. Jurnal ini memuat hasil penelitian atau kajian teoretis mengenai pendidikan kebahasaan dan kesastraan Indonesia. Diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu bulan Januari dan Juli.
Articles 427 Documents
BAHASA, KEKUASAAN, DAN IDEOLOGI DALAM PEMBERITAAN MEDIASI INDONESIA : KAJIAN ROGER FOWLER PADA MEDIA DETIKNEWS Siti Nadiah; Agus Hamdani; Lina Siti Nurwahidah
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2026): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v10i2.24719

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi bahasa, relasi kekuasaan, dan ideologi dalam pemberitaan mengenai kesiapan Presiden Indonesia menjadi mediator konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran pada media detikNews. Pemberitaan tersebut menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi dialog dan Presiden bersedia bertolak ke Teheran apabila disetujui pihak terkait sebagai upaya menciptakan kondisi keamanan yang kondusif. Di sisi lain, pemberitaan juga menampilkan pernyataan tokoh nasional yang memperingatkan bahwa konflik tersebut sangat kompleks, dipengaruhi ketimpangan kekuatan global, serta berpotensi berdampak pada ekonomi Indonesia, termasuk kenaikan harga minyak dan gangguan logistik perdagangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis wacana kritis Roger Fowler yang berfokus pada analisis kosakata, struktur transitivitas, nominalisasi, dan modalitas dalam teks berita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pilihan bahasa media membangun representasi Indonesia sebagai aktor diplomasi perdamaian yang aktif, namun secara simultan menampilkan keterbatasan kekuasaan melalui penggunaan modalitas bersyarat dan representasi ketimpangan geopolitik. Dengan demikian, bahasa media tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian informasi, tetapi juga sebagai instrumen ideologis yang membentuk persepsi publik mengenai posisi politik Indonesia dalam konflik internasional.
PARADOKS MORALITAS DALAM FILM RELIGI: ANALISIS ISI FILM IPAR ADALAH MAUT KARYA HANUNG BRAMANTYO Mohammad Iqbal; Resta Yunanda; Sumadi .
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2026): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v10i2.23168

Abstract

Penelitian kualitatif ini mengkaji fenomena paradoks moralitas dalam film Ipar adalah Maut menggunakan metode analisis isi. Penulis meninjau bagaimana perilaku tokoh, tutur kata, dan latar suasana merepresentasikan pergeseran nilai moral dalam keluarga. Studi ini menjadi penting karena menyoroti kompleksitas relasi antara ipar, sebuah realitas sosial yang menarik untuk dibahas dalam konteks etika dan norma kekeluargaan. Studi ini menitikberatkan pada dinamika karakter Aris, Nisa, dan Rani sebagai penggerak utama narasi yang membawa pesan moral dalam film tersebut. Temuan penelitian menunjukkan adanya muatan nilai Islami yang substansial, seperti urgensi menjaga batasan (khilwat) dalam keluarga, urgensi kontrol diri, serta dampak fatal dari pelanggaran amanah pernikahan. Melalui simbol visual, dialog, dan aksi para tokoh, pesan-pesan tersebut dikonstruksi agar memiliki kedalaman makna. Secara teoretis, penelitian ini diharapkan memperkaya kajian dakwah kontemporer sekaligus menegaskan peran media populer sebagai instrumen edukasi nilai moral yang efektif.
SEMIOTIKA PADA FILM VIRGO AND THE SPARKLINGS Annisa Nur Septiyani; Andri Noviadi; Heryanto Gunawan; Desi Nurani
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2026): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v10i2.24910

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan semiotika yang terdapat pada film Virgo And The Sparklings. Penulis tertarik meneliti film tersebut karena memuat berbagai tanda visual dan nonvisual yang dapat diungkapkan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, analisis dokumen dan dokumentasi dengan pendekatan semiotika Charles Sanders Pierce yang mengklasifikasikan tanda menjadi ikon, indeks dan simbol. Hasil penelitian menunjukan 16 data yang didapat dari film Virgo And The Sparklings yang mengandung unsur ikon, indeks, dan simbol. Ikon dalam film tersebut ditampilkan melalui objek yang memiliki kemiripan dengan yang direpresentasikannya seperti sebuah sekolah dan studio musik, serta objek lingkungan perkotaan yang menggambarkan kehidupan masa kini. Indeks pada film tersebut mengacu pada hubungan sebab akibat yang muncul terhadap kondisi tokoh maupun suasana cerita. Simbol pada film tersebut berperan sebagai bahasa tersembunyi dalam menyampaikan makna yang ditunjukkan seperti simbol karakter seseorang dan simbol misteri pada film tersebut.
UJARAN KEBENCIAN DALAM KOLOM KOMENTAR TIKTOK JULIA PRASTINI Riska Erliyanti; Hendaryan Hendaryan; Herdiana Herdiana
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2026): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v10i2.24843

Abstract

Penelitian ini berjudul “Ujaran Kebencian dalam Kolom Komentar TikTok Julia Prastini (Alternatif Pengayaan Bahan Ajar Debat)”. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan karakteristik ujaran kebencian yang terdapat dalam kolom komentar TikTok terkait kasus Julia Prastini dan (2) mendeskripsikan pengayaan bahan ajar debat yang berkaitan dengan ujaran kebencian sebagai pembelajaran Bahasa Indonesia SMA/SMK kelas X Fase E. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian berupa komentar warganet pada akun TikTok Julia Prastini. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, simak catat, dokumentasi, telaah pustaka, dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan adanya tujuh karakteristik ujaran kebencian, yaitu penghinaan, pencemaran nama baik, penistaan, perbuatan tidak menyenangkan, memprovokasi, menghasut, dan penyebaran berita bohong. Penghinaan ditandai penggunaan kata-kata yang merendahkan martabat seseorang. Pencemaran nama baik ditandai tuduhan yang dapat merusak reputasi. Penistaan ditandai penghinaan terhadap identitas atau kehormatan seseorang. Perbuatan tidak menyenangkan ditandai penggunaan bahasa yang menimbulkan ketidaknyamanan atau tekanan psikologis. Memprovokasi ditandai ujaran yang memancing kemarahan dan membentuk opini negatif. Menghasut ditandai ajakan untuk membenci atau melakukan tindakan negatif terhadap seseorang, sedangkan penyebaran berita bohong ditandai penyampaian informasi yang belum terbukti kebenarannya. Dari 70 data yang ditemukan, terdapat 17 data penghinaan, 10 pencemaran nama baik, 8 penistaan, 11 perbuatan tidak menyenangkan, 7 memprovokasi, 11 menghasut, dan 6 penyebaran berita bohong. Karakteristik ujaran kebencian yang paling dominan adalah bentuk penghinaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ujaran kebencian dalam kolom komentar TikTok Julia Prastini relevan sebagai alternatif pengayaan bahan ajar debat untuk melatih kemampuan menyampaikan gagasan dan argumentasi secara logis, kritis, dan santun.
TUBUH DAN STIGMA SOSIAL PEREMPUAN DALAM NOVEL DURI DAN KUTUK KARYA CICILIA ODAY: FEMINISME EKSISTENSIALIS SIMONE DE BEAUVOIR Lulyastuti Lulyastuti; Ridwan Ridwan
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2026): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v10i2.23962

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi tubuh perempuan dan stigma sosial yang dialami tokoh perempuan dalam novel Duri dan Kutuk karya Cicilia Oday dengan menggunakan perspektif feminisme eksistensialis Simone de Beauvoir. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa kutipan kata, frase, kalimat, dan dialog dalam novel yang relevan dengan konsep feminisme eksistensialis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan teknik baca-catat, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh Eva mengalami berbagai bentuk objektivikasi yang berkaitan dengan tubuh dan penampilannya sehingga memunculkan stigma sosial, pengucilan, perundungan, hingga kekerasan simbolik dari lingkungan sosial. Namun demikian, tokoh Eva juga menunjukkan kesadaran dan upaya mempertahankan kebebasan eksistensialnya melalui keputusan terhadap tubuhnya sendiri, penolakan terhadap tekanan sosial untuk menikah, serta keinginannya menentukan pilihan hidup secara mandiri. Penelitian ini menegaskan bahwa tubuh perempuan dalam karya sastra tidak hanya menjadi objek penilaian sosial, tetapi juga menjadi ruang perjuangan perempuan untuk mempertahankan eksistensi dirinya dalam struktur masyarakat patriarkal.
MASKULINITAS DALAM NOVEL JANJI KARYA TERE LIYE Ahmad Fauzan Nurhikam; Herdiana Herdiana; Andri Noviadi
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2026): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v10i2.24905

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang optimalnya materi ajar dalam mencapai tujuan pembelajaran memahami dan menguraikan peran tokoh dalam cerita beralur kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan nilai-nilai maskulinitas yang terkandung dalam novel JANJI karya Tere Liye berdasarkan teori David & Brannon (1976). Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif bersifat deskriptif-analitis dengan pendekatan studi pustaka, analisis isi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 20 kutipan yang merepresentasikan nilai maskulinitas dengan rincian: dua kutipan pada aspek berpenampilan (No Sissy Stuff), tiga kutipan pada aspek berorientasi pada kesuksesan (The Big Wheel), tujuh kutipan pada aspek kekuatan (The Sturdy Oak), dan delapan kutipan pada aspek keberanian (Give 'Em Hell!). Nilai-nilai maskulinitas tersebut tercermin melalui dialog antartokoh maupun tindakan tokoh dalam novel secara eksplisit dan implisit. Penelitian ini menyimpulkan bahwa novel JANJI karya Tere Liye kaya akan nilai maskulinitas yang dapat menjadi referensi dalam mengapresiasi karya sastra secara lebih mendalam.
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM TUTURAN MAHASISWA BIPA LEVEL 2: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Faricha Ulin Nuha; Baytil Izzatiddurri; Anggun Dwi Andriyani; Ismi Nazwa Sajidah; Silvia Wati
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2026): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v10i2.24372

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, klasifikasi, fungsi, komunikatif, serta faktor sosiolinguistik yang menjadi latar belakang penggunaan alih kode dan campur kode dalam tuturan mahasiswa BIPA level 2. Data penelitian berupa tuturan seorang mahasiswa BIPA dalam interaksi kegiatan “Cinta Indonesia”. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik simak dan catat. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa terdapat dua bentuk utama, yaitu alih kode dan campur kode. Alih kode yang didapati meliputi alih kode antar kalimat (inter-sentensial) dan alih kode dalam satu kalimat (intra-sentensial). Sementara itu, campur kode didominasi oleh outer code mixing, terutama dalam penggunaan Bahasa Inggris, sementara itu inner code mixing tidak ditemukan. Fungsi komunikatif yang muncul melingkupi mempertahankan kelancaran komunikasi, menegaskan makna, serta mengekspresikan respons secara spontan yang mencerminkan identitas linguistik. Faktor yang menjadi latarbelakang fenomena ini antara lain keterbatasan kompetensi Bahasa Indonesia, kemudahan akses kognitif terhadap bahasa yang lebih dikuasai, strategi komunikasi untuk menghindari hambatan interaksi, serta pengaruh mitra tutur dan konteks komunikasi. Umumnya, fenomena ini memperlihatkan bahwa alih kode dan campur kode merupakan bagian dari proses perkembangan antarbahasa (interlanguage) yang bersifat dinamis dan adaptif dalam pemerolehan bahasa. Kata Kunci: Alih Kode, Campur Kode, BIPA, Sosiolinguistik, Antarbahasa