cover
Contact Name
Asep Hidayatullah
Contact Email
jurnaldiksatrasia@gmail.com
Phone
+62265-776787
Journal Mail Official
4sephidayatullah@gmail.com
Editorial Address
Jl. R. E. Martadinata No.150, Mekarjaya, Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat 46274
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by Universitas Galuh
ISSN : -     EISSN : 28291832     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Diksatrasia dikelola oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Galuh Ciamis dengan ISSN 2829-1832. Jurnal ini memuat hasil penelitian atau kajian teoretis mengenai pendidikan kebahasaan dan kesastraan Indonesia. Diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu bulan Januari dan Juli.
Articles 427 Documents
KRITIK MORAL DALAM KARYA PUISI SISWA SEBAGAI MEDIA PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA Maria Ulviani; Siti Suwadah Rimang; Haslinda Haslinda
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2026): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v10i2.22733

Abstract

This study aims to describe the forms of moral criticism found in students’ poems and explain their function as a medium for strengthening the values of the Pancasila Student Profile. The research employed a descriptive qualitative approach with a content analysis method on 25 poems written by students of SMP Unismuh Makassar, South Sulawesi. Data were collected through documentation studies, interviews, and classroom observations during literature learning activities. The results indicate that students’ poems contain three main types of moral criticism: criticism of social behavior, personal morality, and environmental ethics. The moral values expressed in these poems reflect the core dimensions of the Pancasila Student Profile, including critical reasoning, faith in God Almighty, and mutual cooperation. Through their poems, students express sensitivity toward social realities while fostering moral awareness and national character. Thus, students’ poetry serves as an effective educational medium to cultivate Pancasila-based character values.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF POWERPOINT BERBASIS KURIKULUM MERDEKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS III SDN 1 LIMBANGAN BARAT Badruzia Hanafiah; Uda Hudaya; Ayu Puji Rahayu
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2026): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v10i2.24689

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis PowerPoint untuk meningkatkan kemampuan pemahaman bacaan siswa kelas tiga di SDN 1 Limbangan Barat pada materi “Aku dan Si Merah” berdasarkan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE dalam pendekatan Penelitian dan Pengembangan (R&D). Subjek penelitian adalah 27 siswa kelas tiga. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman bacaan, lembar observasi, kuesioner respons siswa, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 57,22 (pre-test) menjadi 83,63 (post-test), atau peningkatan sebesar 26,41 poin (46,15%). Persentase siswa dalam kategori Baik dan Sangat Baik meningkat dari 25,93% menjadi 77,77%. Respons siswa terhadap media tersebut sangat positif (92,6% menyatakan media tersebut menyenangkan dan mudah digunakan). Media ini selaras dengan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka, yang menekankan pembelajaran yang berpusat pada siswa, fleksibel, kontekstual, dan menyenangkan.
KESANTUNAN BERBAHASA SEBAGAI IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DI SMP MALANG Pidekso Adi; Devalena Cheesya Amanda Safitri; Faqih Panji Muslim; Tsabita Aurora Cahyawening
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2026): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v10i2.23147

Abstract

Komunikasi yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari akan senantiasa berkaitan erat dengan bahasa. Karena memang, bahasa adalah media dalam berkomunikasi. Namun, dalam berkomunikasi antar individu perlu untuk memperhatikan kesantunan dalam berbahasa dengan memperhatikan berbagai faktor yang ada. Maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi kesantunan berbahasa yang terjadi di SMP Negeri 27 Malang dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan hasil penelitian berupa deskripsi dari data yang ada. Data yang diperoleh berdasarkan tuturan antar siswa serta siswa dan guru dengan menggunakan metode pencatatan untuk mengumpulkan data yang ada. Kemudian peneliti dapat mengidentifikasi terdapat 6 kesantunan yang ditemukan, yaitu maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim penghargaan, maksim kesimpatian, maksim permufakatan, maksim kesederhanaan. Sementara itu, pada pelanggaran maksim terdapat 6 pelanggaran atau ketidaksantunan, yaitu pelanggaran maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim penghargaan, maksim kesimpatian, maksim permufakatan, maksim kesederhanaan.
SENDI GAYA BAHASA PADA KONTEN PEMASARAN DIGITAL PRODUK SKINCARE WARDAH DI PLATFORM TIKTOK Ai Resti Rahmawati; Asep Hidayatullah; Siti Andini
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2026): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v10i2.24841

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik sendi gaya bahasa pada konten pemasaran digital produk skincare Wardah di platform TikTok. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa 10 konten pemasaran digital produk skincare Wardah di platform TikTok. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, dokumentasi, simak, dan catat, kemudian dianalisis dengan mengklasifikasikan tuturan berdasarkan indikator kejujuran, sopan-santun, dan menarik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik sendi gaya bahasa dalam konten pemasaran digital Wardah, aspek kejujuran menjadi karakteristik paling dominan karena tuturan cenderung menyampaikan informasi produk secara jelas, tidak berbelit-belit, dan terarah. Namun pada aspek sopan-santun belum sepenuhnya optimal karena masih ditemukan klaim yang berlebihan dan ketidaktepatan korespondensi dengan fakta. Sementara itu, pada aspek menarik tampak melalui variasi bahasa santai, komunikatif, dan dekat dengan pengalaman audiens. Dengan demikian, karakteristik sendi gaya bahasa dalam konten Wardah menunjukkan bahwa bahasa promosi digital tidak hanya digunakan untuk menarik perhatian, tetapi juga berperan dalam membangun kejelasan informasi dan kepercayaan audiens.
ANALISIS TINDAK TUTUR PODCAST SUARA BERKELAS "KALAU KAMU MAU PUNYA CRITICAL THINKING, JANGAN SKIP OBROLAN INI" Rizka Adelia Amanda; Sonya Trikandi; Dicky Rafly P; Yasmin Fadilah; Rifaatussalwa Hayati
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2026): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v10i2.23666

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tindak tutur pada podcast “Suara Berkelas” berjudul “Kalau Mau Punya Critical Thinking, Jangan Skip Obrolan Ini”. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mendeskripsikan tindak tutur dengan menganalisis teks teks dengan mengeksplorasi dan memahami data sesuai dengan tema. Data berupa tuturan lisan yang mengandung tindak tutur, sedangkan sumber data berupa podcast Suara Berkelas. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak catat, keabsahan data menggunakan triangulasi teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak tutur representatif terdiri dari 2 data data dibuktikan dengan menjelaskan suatu kejadian sesuai fakta. Tindak tutur komisif terdiri dari 2 data data dibuktikan dengan adanya komitmen dan niat dari penutur kepada petutur. Tindak tutur ekspresif terdiri dari 2 data dibuktikan dengan  perasaan dan emosional seseorang. Tindak tutur direktif terdiri dari 1 data dibuktikan dengan mempengaruhi seseorang pada situasi tertentu.Kata Kunci: Podcast, Psikolinguistik, Tindak Tutur.  AbstractThis study aims to describe speech acts in the podcast "Suara Berkelas" entitled "If You Want to HaveCritical Thinking, Don't Skip This Chat”. The research method uses a descriptive qualitative approach to describe speech acts by analyzing texts by exploring and understanding data according to the theme. The data is in the form of oral speech containing speech acts, while the data source is the Suara Berkelas podcast. The data collection technique uses the listening and note-taking technique, the validity of the data uses theoretical triangulation. The results of the study show that representative speech acts consist of 2 data proven by explaining an event according to the facts. Commissive speech acts consist of 2 data proven by the commitment and intention of the speaker to the speaker. Expressive speech acts consist of 2 data proven by someone's feelings and emotions. Directive speech acts consist of 1 data proven by influencing someone in a certain situation.Keywords: Podcast, Psycholinguistics, Speech Acts.
RETORIKA BERBAHASA RYU KINTARO SEBASTIAN DALAM PODCAST DI YOUTUBE Revy Alyamanda; Nia Rohayati; Asep Hidayatullah
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2026): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v10i2.24895

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk retorika berbahasa yang digunakannya berdasarkan teori retorika modern dalam komunikasi digital Rintoh yang mencakup aspek ethos , pathos , dan logos . Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data lima tayangan podcast YouTube periode Maret–September 2025, dikumpulkan melalui teknik simak katat dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menemukan 161 kemunculan retorika yang terdistribusi ke dalam tiga aspek. Etos menjadi aspek paling dominan (52,17%) yang dibangun melalui personal branding yang konsisten, jujur terhadap batas kemampuan, dan keselarasan gaya komunikasi dengan pesan. Pathos (29,81%) diwujudkan melalui kepekaan terhadap psikologi audiens, narasi pengalaman yang autentik, dan visualisasi emosional yang kontekstual. Logo (18,01%) ditampilkan melalui argumentasi terstruktur, penggunaan data dan fakta sebagai bukti nyata serta kemampuan menghindari kesalahan logika. Aspek ketiga tersebut membuktikan bahwa Ryu menguasai strategi retorika secara utuh meskipun berada pada usia yang secara teoritis belum mencapai kematangan komunikasi publik.
PENERAPAN MEDIA E-LEARNING ZEP QUIZ DALAM PEMBELAJARAN MENGANALISIS STRUKTUR DAN KEBAHASAAN TEKS BERITA DI KELAS XI SMK NEGERI 1 CIAMIS Ifani Hasbi Aulialillah; Rina Agustini; Taufik Hidayat
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2026): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v10i2.24946

Abstract

Penggunaan media pembelajaran digital merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan mutu pembelajaran Bahasa Indonesia di era perubahan teknologi. Akan tetapi, kemampuan siswa dalam menganalisis struktur dan bahasa teks berita masih mengalami berbagai hambatan, terutama yang berkaitan dengan minimnya partisipasi siswa dalam prosesi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pemanfaatan media e-learning Zep Quiz dalam proses pembelajaran analisis struktur dan kebahasaan teks berita bagi siswa kelas XI SMK Negeri 1 Ciamis. Penelitiani ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan metode desain eksperimen semu melalui rancangan kontrol kelompok dengan pre-test dan post-test. Sampel penelitian terdiri dari 70 peserta didik yangi meliputi 35 siswa kelas XI Akuntansi 1 sebagai kelompok eksperimen dan 35 siswa kelas XI Akuntansi 3 sebagai kelompok kontrol. Data penelitian dikumpulkan melalui tes, observasi, dan dokumentasi, selanjutnya dianalisis dengan statistik deskriptif sertai U Test Mann-Whitney. Penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi pre-test sebesar (0,812 > 0,05) yang mengindikasikan tidak terdapat perbedaan kemampuan awal di antara kedua kelompok. Setelah perlakuan diberikan, nilai signifikansi post-test sebesar (0,000 < 0,05) menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Nilai rata-rata post-test untuk kelas eksperimen adalah 87, sementara kelas kontrol mendapatkan rata-rata 82,7. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media e-learning Zep Quiz efektif dalam meningkatkan keterampilan peserta didik menganalisis struktur dan aspek kebahasaan teks berita. Selain meningkatkan hasil pendidikan, media ini juga mendorong partisipasi aktif siswa melalui pembelajaran interaktif berbasis gamifikasi yang berfokus pada siswa.
DIGITALISASI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA MELALUI MEDIA INTERAKTIF CANVA SITE BERBASIS MODEL ADDIE Muhammad Ridwan Taofiq; Asih Sutiasih; Ayu Puji Rahayu
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2026): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v10i2.24861

Abstract

Transformasi digital dalam pendidikan menuntut guru untuk menghadirkan pembelajaran yang inovatif dan mampu meningkatkan keterampilan literasi peserta didik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis Canva Site menggunakan model ADDIE serta menganalisis efektivitasnya dalam meningkatkan kemampuan siswa menganalisis bagian-bagian buku fiksi dan nonfiksi. Penelitian menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri atas 30 siswa kelas VII MTs Al-Fadliliyah Darussalam Ciamis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dokumentasi, dan analisis hasil pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan memperoleh kategori sangat layak berdasarkan validasi ahli materi dan ahli media. Implementasi media Canva Site mampu meningkatkan motivasi belajar, keterlibatan siswa, serta kemampuan menganalisis unsur buku fiksi dan struktur buku nonfiksi. Selain itu, penggunaan media digital memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif melalui integrasi teks, gambar, video, dan latihan berbasis digital. Temuan penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi pembelajaran melalui Canva Site berkontribusi terhadap peningkatan literasi membaca dan literasi digital siswa. Dengan demikian, Canva Site dapat menjadi alternatif media pembelajaran inovatif yang mendukung pembelajaran Bahasa Indonesia pada era digital.
GAYA BAHASA DALAM KONTEN CHANNEL YOUTUBE HIROTADA RADIFAN EDISI KRIMINAL Sadiyati Sadiyati; R. Hendaryan; Asep Hidayatullah
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2026): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v10i2.25085

Abstract

Penelitian ini berjudul “Gaya Bahasa dalam Konten Channel YouTube Hirotada Radifan Edisi Kriminal”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan karakteristik gaya bahasa yang digunakan oleh Hirotada Radifan dalam konten channel YouTube bertema kriminal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini berasal dari tuturan yang ada dalam konten channel YouTube edisi kriminal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian berupa tuturan yang terdapat dalam tiga video yang diunggah oleh Hirotada Radifan pada channelYouTube edisi kriminal selama periode Januari 2026 hingga Maret 2026, yaitu “Manajemen Palsu Pemandu Karaoke Batam”, “Nonton Ini Kalau Udah Buka Puasa Biar Gak Batal”, dan “H0r0r Tetangga Dijadiin Patung”. Data Penelitian ini adalah analisis terhadap penggunaan gaya Bahasa berdasarkan pada teori Keraf (2023). Hal ini mencakup gaya Bahasa berdasarkan pilihan kata (resmi, tak resmi, dan percakapan), gaya bahasa berdasarkan nada (sederhana, mulia dan bertenaga, dan menengah), gaya bahasa berdasarkan struktur kalimat (klimaks, antiklimaks, paralelisme, antitesis, dan repetisi), dan gaya bahasa berdasarkan langsung tidaknya makna (retoris dan kiasan). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik studi pustaka, simak, catat, dan dokumentasi. Sementara itu, analisis data terdiri reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 220 data gaya bahasa yang mencakup gaya resmi, tak resmi, percakapan, sederhana, mulia dan bertenaga, menengah, klimaks, antiklimaks, paralelisme, antitesis, repetisi, retoris, dan kiasan. Gaya bahasa yang paling dominan digunakan adalah gaya bahasa tak resmi dengan jumlah 35 data (15,91%), sementara gaya resmi merupakan yang paling sedikit digunakan dengan hanya 2 data (0,91%). Gaya bahasa tak resmi yang paling dominan digunakan menunjukkan bahwa Hirotada Radifan lebih suka menggunakan bahasa yang komunikatif, santai, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari audiens, sehingga informasi yang disampaikan menjadi lebih mudah untuk dipahami.Kata Kunci: Bahan Ajar Digital, Gaya Bahasa, Hirotada Radifan, Teks Berita, YouTube. This study is entitled "Language Style in the Content of Hirotada Radifan's YouTube Channel Criminal Edition". The purpose of this study is to describe the characteristics of the language style used by Hirotada Radifan in the content of the crime-themed YouTube channel. The method used in this study is descriptive qualitative. The data source in this study comes from the utterances contained in the content of the crime edition YouTube channel. This study uses a descriptive qualitative method. The research data source is the utterances contained in three videos uploaded by Hirotada Radifan on the crime edition YouTube channel during the period of January 2026 to March 2026, namely "Fake Management of Batam Karaoke Guides", "Watch This When You've Broken Your Fast So It Doesn't Break Your Fast", and "H0r0r Neighbors Made into Statues". The data of this study is an analysis of the use of language style based on Keraf's theory (2023). This includes language styles based on word choice (formal, informal, and conversational), language styles based on tone (simple, noble and powerful, and intermediate), language styles based on sentence structure (climax, anticlimax, parallelism, antithesis, and repetition), and language styles based on the directness of meaning (rhetorical and figurative). Data collection techniques are carried out through library research, listening, taking notes, and documentation. Meanwhile, data analysis consists of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study show that there are 220 language style data that include formal, informal, conversational, simple, noble and powerful, intermediate, climax, anticlimax, parallelism, antithesis, repetition, rhetorical, and figurative styles. The most dominant language style used is informal language style with a total of 35 data (15.91%), while the formal style is the least used with only 2 data (0.91%). The most dominant informal language style used shows that Hirotada Radifan prefers to use language that is communicative, relaxed, and close to the audience's daily life, so that the information conveyed becomes easier to understand.Keywords: Digital Teaching Materials, Hirotada Radifan, Language Style, News Text, YouTube.
PEMEROLEHAN BAHASA ISYARAT SEBAGAI BAHASA PERTAMA PADA ANAK TUNARUNGU DALAM KAJIAN PSIKOLINGUISTIK Amanda Nur Laili Putri; Ani Rakhmawati
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2026): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v10i2.22777

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemerolehan bahasa isyarat sebagai bahasa pertama pada anak tunarungu serta implikasinya dalam pembelajaran bahasa ditinjau dari perspektif psikolinguistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek anak tunarungu yang menggunakan bahasa isyarat sebagai sarana komunikasi utama. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak tunarungu mampu memperoleh bahasa isyarat secara alami dan bertahap, mulai dari penguasaan kosakata dasar hingga pembentukan struktur bahasa yang lebih kompleks. Proses pemerolehan tersebut dipengaruhi oleh faktor internal berupa kesiapan kognitif serta faktor eksternal berupa lingkungan keluarga dan pendidikan yang mendukung penggunaan bahasa isyarat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bahasa isyarat berperan penting sebagai bahasa pertama anak tunarungu dan perlu diakomodasi secara optimal dalam pembelajaran bahasa di kelas.Kata Kunci: pemerolehan bahasa; bahasa isyarat; anak tunarungu; psikolinguistik AbstractThis study aims to describe the acquisition of sign language as a first language among deaf children and its implications for language learning from a psycholinguistic perspective. This research employed a qualitative descriptive approach involving deaf children who use sign language as their primary means of communication. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing techniques. The findings indicate that deaf children acquire sign language naturally and gradually, beginning with basic vocabulary and developing toward more complex linguistic structures. This acquisition process is influenced by internal factors such as cognitive readiness and external factors including family environment and educational support. The study concludes that sign language plays a fundamental role as the first language of deaf children and should be optimally accommodated in classroom language learning practices.Keywords: language acquisition; sign language; deaf children; psycholinguistics