Articles
85 Documents
Kemampuan Berbicara dalam Bahasa Inggris Siswa Kelas VII SMPN 1 Praya Barat Melalui Model Pembelajaran Talking Stick
Wahyuningsih, Sri
BAHTRA: Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 3, No 02 (2022): November 2022
Publisher : STKIP Harapan Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56842/bahtra.v3i02.225
Hasil belajar siswa di SMPN 1 Praya Barat belum mencapai nilai kriteria kelulusan minimal pada pebelajaran Bahasa Inggris disebabkan kurang tepatnya memilih model pembelajaran sehingga siswa kurang termotivasi untuk belajar. Untuk itu penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan berbicara Bahasa Inggris dengan menerapkan model pembelajaran Talking Stick di kelas VII SMPN 1 Praya Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Aktivitas guru pada siklus 1 yaitu 76%, dan mengalami peningkatan pada siklus 2 yaitu 83%. (2) aktifitas siswa pada siklus 1 yaitu 68%, pada siklus 2 meningkat yaitu 78% (3) Ketuntasan belajar siswa pada siklus 1 sebesar 67,7%, dan meningkat pada siklus 2 sebesar 87,1%. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Talking Stick sangat cocok digunakan pada pembelajaran Bahasa Inggris dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMPN 1 Praya Barat.
Kesalahan Bahasa Indonesia dalam Diskusi Mahasiswa Semester I Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Harapan Bima Tahun Akademik 2023/2024
Yani, Muhammad
BAHTRA: Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 4, No 02 (2023): November 2023
Publisher : STKIP Harapan Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56842/bahtra.v4i02.260
Kemampuan berbahasa terutama berbicara harus sesuai dengan konteks dan situasi pada saat berkomuniasi dua arah atau lebih. Pada forum diskusi, penggunaan bahasa baku digunakan dalam menyampaikan pendapat. Penggunaan bahasa baku dapat digunakan sebagai tolak ukur untuk mengetahui kemampuan kebahasaan sesorang terutama mengenai kata baku, diksi dan pelafalan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kesalahan kata tidak baku, kesalahan diksi dan kesalahan lafal dalam diskusi mahasiswa Semester I Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Harapan Bima. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif yang bertujuan mendeskripsikan dan menganalisi kesalahan berbahasa Indonesia dalam diskusi mahasiswa Semester I Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Harapan Bima. Sumber data penelitian ini adalah mahasiswa semester satu Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Data dalam penelitian ini adalah kesalahan kata tidak baku, diksi dan lafal bahasa diskusi mahasiswa. Pengumpukan data yang dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dan catatan. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa ditemukan 67 kesalahan. Adapun jumlah keseluruhan kesalaahan pada masing-masing aspek yang diteliti, yaitu (1) kesalahan kata tidak baku sebanyak 25 kesalahan, (2) kesalahan diksi (pilihan kata) sebanyak 17 kesalahan, (3) kesaalahan lafal sebanyak 25 kesalahan. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi pedoman untuk selalu menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar.
Use Of Picture and Picture to Improve English Vocabulary Mastery In Students IX-C Mentally Impaired
Mayani, Sari
BAHTRA: Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 3, No 01 (2022): Mei 2022
Publisher : STKIP Harapan Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56842/bahtra.v3i01.244
This study aims to describe the use of Picture and Picture to improve the ability to master English vocabulary of students with intellectual disabilities grade IX-C SLB Negeri 1 West Lombok for the 2021/2022 academic year. In data collection researchers use observation, test and documentation techniques. The data were analyzed in a qualitative descriptive manner. This research was conducted in 2 cycles starting with a preliminary study. During the study, researchers found that in the pre-cycle, the level of students' vocabulary mastery ability was still low, namely 55.8% in the range of 40% - 55%. In the first cycle after students were given action with the use of Picture and Picture, the student's ability level increased to 61.5% and entered the medium criteria (56%-75%). In cycle II after students were given actions based on observations in cycle I, students' vocabulary mastery ability increased to 78.3% so that it was included in the high criteria (76%-100%). From the results of the study, it can be concluded that the use of Picture and Picture can increase student learning activities and increase vocabulary mastery
Peningkatan Hasil Belajar Vocabulary Melalui Metode Role Playing dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Siswa Kelas VIII UPTD SMP Negeri 1 Lobalain
Weke, Laurensius
BAHTRA: Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 3, No 01 (2022): Mei 2022
Publisher : STKIP Harapan Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56842/bahtra.v3i01.230
Penelitian ini berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode Role-Playing dalam meningkatkan hasil belajar vocabulary di Siswa Kelas VIII UPTD SMP Negeri 1 Lobalain. Penelitian ini dilaksanakan di Kelas VIII UPTD SMP Negeri 1 Lobalain pada Semester II Tahun Pelajaran 2021/2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model siklus dari Kemmis dan Taggart. Penelitian Tindakan Kelas dilakukan melalui tahap perencanaan, tindakan kelas/pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen tes dan non tes berupa instrumen pemantau tindakan, soal evaluasi, dan catatan lapangan. Uji validitas dan reliabilitas instrumen ditempuh melalui expert judgement. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah adanya peningkatan hasil belajar vocabulary siswa dengan menerapkan metode Role-Playing. Persentase hasil belajar pada siklus I mencapai 73,33 % dan pada siklus II 78,05 %. Hal tersebut meningkat karena dengan persentase efektivitas pembelajaran dengan menerapkan metode Role-Playing siklus I 64,29 % dan siklus II 87,14 %. Dengan demikian pembelajaran dengan penerapan metode Role-Playing dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Implikasi dari hasil penelitian ini adalah hasil belajar vocabulary yang diperoleh akan semakin tinggi jika pembelajaran dengan menerapkan metode Role-Playing semakin efektif
Menggunakan Independent Task untuk Meningkatkan Pemahaman Bacaan Siswa pada Siswa Kelas Satu Dari SMAN 1 Janapria
Efendi, Martadi
BAHTRA: Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 4, No 01 (2023): Mei 2023
Publisher : STKIP Harapan Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56842/bahtra.v4i01.221
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan dari Independent Task dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas 1 di SMAN 1 Janapria tahun ajaran 2021/2022 atau tidak. Penelitian ini dilaksanakan untuk menjawab permasalahan tentang "apakah penggunaan Independent Task dapat meningkatkan kemampuan menjawab siswa kelas I di SMAN 1 Janapria tahun ajaran 2021/2022? Peneliti menggunakan PTK (Penelitian Tindakan Kelas) melalui pendekatan qualitatif dan quantitatif. penelitian ini dilaksanakan dalam 4 tindakan: planning, acting, observing, dan reflecting. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam satu siklus yang terdiri dari pretest dan posttest dengan standar kelulusan maksimal 80, peneliti melakukan observasi dengan menggunakan Independent Task untuk mengobservasi kegiatan pemahaman membaca siswa. Dan memberikan angket kepada siswa untuk mengetahui respon siswa terhadap proses belajar dan mengajar dengan menggunakan Independent Task. Untuk menganalisa data, peneliti memberikan beberapa jenis tes dalam bentuk pilihan ganda, true/false, matching dan fill in the blank pada siswa untuk mengetahui nilai siswa, nilai rata-rata, dan persentase dari nilai siswa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan membaca siswa dapat diketahui melalui perbandingan skor rata-rata dari pretest dan posttest. Skor rata-rata pretest adalah 50,1 dengan presentase ketuntasan dalam belajar 8%, sedangkan skor rat-rata dari posttest adalah 80,3 dengan presentase ketuntasan dalam belajar 92%. Skor posttest siswa digunakan untuk mengukur peningkatan kemampuan membaca siswa dengan menggunakan Independent Task.
Bentuk-Bentuk Frasa dalam Surat Kabar Kahaba.Net Bertajuk “Pimpin Apel Terakhir, Wali Kota Bima Akui Dirinya Berstatus Tersangkaâ€: Kajian Sintaksis
Haris, Abdul -
BAHTRA: Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 4, No 02 (2023): November 2023
Publisher : STKIP Harapan Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56842/bahtra.v4i02.242
Tujuan penelitian ini ialah mendeskripsikan dan menelaah bentuk-bentuk frasa dalam surat kabar Kahaba.net bertajuk “Pimpin Apel Terakhir, Wali Kota Bima Akui Dirinya Berstatus Tersangkaâ€. Penelitian ini berjenis kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif-analisis. Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini ialah menggunakan pendekatan sintaksis. Sumber data penelitian berasal dua sumber data, bersifat sekunder dan primer. Sumber data primer berasal dari surat kabar Kahaba.net Bertajuk “Pimpin Apel Terakhir, Wali Kota Bima Akui Dirinya Berstatus Tersangka†yang diterbitkan pada tanggal 4 September 2023. Sumber data sekunder berasal dari Berbagai referensi buku dan jurnal hasil penelitian. Adapun data yang digunakan dalam penelitian ini ialah berupa frasa dan kalimat. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis deskripsi-analisis. Adapun hasil penelitian ini ditemukan Berbagai bentuk frasa berdasarkan kelas kata. Frasa-frasa tersebut ialah frasa nominal, frasa verbal, frasa adjektival, frasa numeralia, dan frasa preposisional. Implementasi surat kabar Kahaba.net bertajuk “Pimpin Apel Terakhir, Wali Kota Bima Akui Dirinya Berstatus Tersangka†dalam pembelajaran Sintaksis berdampak pada meningkatnya sistem kognitif dan afektif mahasiswa dan pembelajaran lebih efektif dan efisiensi
Group Investigation (GI) Model to Improve Learning Outcomes in Speaking Aspect
Lehan, Denitrius Nong
BAHTRA: Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 3, No 01 (2022): Mei 2022
Publisher : STKIP Harapan Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56842/bahtra.v3i01.237
The main problem raised in this Classroom Action Research is the low English learning outcomes achieved by grade VIII students of SMPN Satap Wolomapa in the aspect of speaking in English. This research was carried out at SMPN Satap Wolomapa in grade VIII, school year 2022/2023 with a total of 15 students. This research is carried out in two cycles, each cycle in research includes four steps, namely (1) planning, (2) implementation (acting), (3) observation (observing), (4) reflection (reflecting). The results obtained in this study are: 1) Results in cycle I have an average value of 79, 2) Learning Completeness in cycle I of 78%, 3) Results in cycle II have an average value of 79, and 4) Learning Completeness in cycle II of 100%. Based on research data and discussion, it can be concluded that applying the Group Investigation (GI) model to English subjects can improve classroom learning outcomes
ReMap RT (Reading Concept Map Reciprocal Teaching) untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa
Samba, Agustinus Malo
BAHTRA: Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 2, No 2 (2021): November 2021
Publisher : STKIP Harapan Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56842/bahtra.v2i2.226
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui model pembelajaran REMAP RT dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa kelas VII dalam pemahaman membaca di SMPN 3 Wewewa Timur. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Instrumen yang digunakan adalah tes siswa, kegiatan siswa, dan guru menggunakan lembar observasi, pada setiap akhir siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran REMAP RT dapat meningkatkan kompetensi kognitif siswa. Persentase prestasi klasik siswa dalam kompetensi kognitif meningkat dari waktu ke waktu. Pada pra-siklus, persentasenya adalah 46% (tidak cukup), pada siklus I adalah 50% (tidak cukup) dan pada siklus II adalah 92% (sangat baik). Sementara itu, persentase Aktivitas siswa juga meningkat. Pada pra-siklus, persentasenya adalah 52% (cukup), pada siklus I adalah 64% (baik) dan pada siklus II adalah 80% (sangat baik). Dari hasil temuan, membuktikan bahwa penerapan model pembelajaran REMAP RT dapat meningkatkan kompetensi kognitif dan aktivitas siswa di kelas VII SMPN 3 Wewewa Timur
Discovery Learning pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Aspek Berbicara
Woga, Gabriela Rini
BAHTRA: Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 3, No 01 (2022): Mei 2022
Publisher : STKIP Harapan Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56842/bahtra.v3i01.261
Masalah pokok yang diangkat dalam Penelitian Tindakan Kelas ini adalah rendahnya hasil belajar bahasa Inggris yang dicapai siswa kelas VIII SMP Mater Boni Consili pada aspek berbicara dalam bahasa Inggris. Penelitian ini dilakukan di VIII SMP Mater Boni Consili tahun pelajaran 2021/2022 dengan jumlah siswa sebanyak 20 orang. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, tiap siklus dalam penelitian meliputi empat langkah yaitu (1) perencanaan (planning), (2) pelaksanaan (acting), (3) observasi (observing), (4) refleksi (reflecting). Hasil Penelitian yang diperoleh dalam penelitian ini adalah: 1) Hasil pada siklus I nilai rata-rata 79, 2) Ketuntasan Belajar pada siklus I adalah 78%, 3) Hasil pada siklus II nilai rata-rata 79, dan 4) Ketuntasan Belajar pada siklus II adalah 100%. Berdasarkan data penelitian dan pembahasan dapat diambil kesimpulan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran Discovery Learning pada mata pelajaran bahasa inggrius dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Mater Boni Consilin tahun pelajaran 2021/2022.
Applying of Jigsaw Model to Enhance Students Reading Comprehension
Ganaka, Rita Zubaidah
BAHTRA: Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 3, No 01 (2022): Mei 2022
Publisher : STKIP Harapan Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56842/bahtra.v3i01.245
The purpose of the research was to know the Jigsaw learning model can enhance on VII grade students’ cognitive learning outcomes in reading comprehension at SMPN 1 Praya Barat. It was participant classroom action research. It was done in two cycles. Each cycle consisted of planning, action, observation, and reflection stages. Subject of the research was 32 students. Instruments used were students' test, students' and teacher’s activities used observation sheets, at the end of each cycle. The research findings show that implementation of Jigsaw learning model can improve students' cognitive competence. Percentage of students' classical achievement in cognitive competence improves time by time. In pre-cycle, the percentage is 46% (not enough), in cycle I is 50% (not enough) and in cycle II is 92% (very good). Meanwhile, percentage of students' Activity also improves. In pre-cycle, the percentage is 52% (enough), in cycle I is 64% (good) and in cycle II is 80% (very good). From the finding, it proves that the implementation of Jigsaw learning model can improve students' cognitive competence and Activity in class VII of SMPN 1 Praya Barat.