cover
Contact Name
Deni Chandra
Contact Email
denichandra@unper.ac.id
Phone
+6285314395847
Journal Mail Official
piwuruk@unper.ac.id
Editorial Address
Universitas Perjuangan Tasikmalaya Jalan Pembela Tanah Air (PETA) No. 177 Kelurahan Kahuripan Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
PIWURUK
ISSN : 27753417     EISSN : 27754073     DOI : 10.36423
Core Subject : Education,
PIWURUK: Jurnal Sekolah Dasar berfokus kepada artikel yang berasal dari penelitian orisinil tentang pembelajaran di sekolah dasar. Cakupan rinci artikel ilmiah pada jurnal PIWURUK: Jurnal Sekolah Dasar adalah: Teori Pembelajaran Sekolah Dasar Media Pembelajaran Sekolah Dasar Teknologi dalam Pendidikan Sekolah Dasar Evaluasi Sekolah Dasar Pengembangan Kurikulum Sekolah Dasar
Articles 65 Documents
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN MATHEMATIC HOUSE TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI BANGUN DATAR KELAS IV SEKOLAH DASAR ISLAM MUTIARA SAHARA Setyo Ningrum, Gusmiaty
PIWURUK: Jurnal Sekolah Dasar Vol. 3 No. 1 (2023): PIWURUK: Jurnal Sekolah Dasar
Publisher : LPPM Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/pjsd.v3i1.842

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran   mathematic house terhadap hasil belajar matematika pada materi bangun datar kelas IV Sekolah Dasar Islam Mutiara Sahara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian  eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Islam Mutiara Sahara. Sampel dalam penelitian ini adalah IV A yang berjumlah 19 siswa sebagai kelas eksperimen dan IV B yang berjumlah 19 siswa sebagai kelas kontrol. Teknik probability Sampling adalah teknik pengambilan sampel yang dapat memberikan peluang yang sama bagi setiap populasi untuk dipilih menjadi anggota sampel. Pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling yaitu pengambilan anggota sampel dari populasi dilaksanakan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi itu. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis pembahasan, data yang diperoleh dalam penelitian ini berdistribusi normal dan homogen dengan taraf signifikansi normalitas data 0,200 > 0,05, dan taraf signifikansi homogenitas data yaitu 0,975 > 0,05. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji Independent Sample Test (Uji-t). Hasil pengujian hipotesis yang diperoleh yaitu 0,000 < 0,05 yang menunjukkan bahwa  media pembelajaran mathematic house berpengaruh terhadap hasil belajar matematika pada materi bangun datar kelas IV SD Islam Mutiara Sahara.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS MELALUI TEKNIK MOZAIK PADA ANAK DOWN SYNDROME DI DESA WINDURAJA Ahmad Fauzi, Rifki
PIWURUK: Jurnal Sekolah Dasar Vol. 3 No. 1 (2023): PIWURUK: Jurnal Sekolah Dasar
Publisher : LPPM Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/pjsd.v3i1.850

Abstract

 Peningkatan keterampilan motorik halus melalui teknik mozaik pada salah satu anak Down Syndrome di Desa Winduraja. Penelitian ini dilatarbelakangi hasil pengamatan dan pengalaman peneliti bahwa kemampuan motorik halus pada salah satu anak Down Syndrome masih rendah. Keterbatasan media yang ada di rumah, juga kurangnya stimulus yang diberikan oleh orang tua dalam peningkatan keterampilan motorik halus menjadi kurang maksimal. Penelitian ini menggunakan metode single case experimental dengan partisipan satu orang anak yang berusia tujuh tahun berjenis kelamin perempuan yang dilibatkan dalam penelitian keterampilan motorik halus melalui teknik mozaik. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, dan dokumentasi, sedangkan untuk teknik analisi data menggunakan statistik deskriptif. Kesimpulan hasil penelitian ini adalan penerapan teknik mozaik untuk peningkatan keterampilan motorik halus pada anak Down Syndrome di Desa Winduraja. Kemampuan keterampilan motorik halus anak sebelum diberi intervesi belum berkembang (BB), pada intervensi 1 mulai berkembang (MB), dan setelah diberi intervensi berkembang sesuai harapan (BSH). Dari uraian tersebut dapat ditarik kesimpulan penerapan teknik mozaik dapat meningkatkan keterampilan motorik halus Down Syndrome di kampung Babakan Sawah. Berdasarkan kesimpulan hasil penelitian ini, disarankan : bagi orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus sebaiknya dapat membuat atau menyediakan berbagai media yang lebih menarik untuk menstimulus anak dalam peningkatan keterampilan motorik halus.
PERAN GURU DAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN SISWA SEKOLAH DASAR PASCA PANDEMI COVID 19 Meiliana, Nikki; Ma’nun, Lu’luil
PIWURUK: Jurnal Sekolah Dasar Vol. 3 No. 1 (2023): PIWURUK: Jurnal Sekolah Dasar
Publisher : LPPM Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/pjsd.v3i1.1145

Abstract

Penerapan pendidikan daring harus siap dalam segala hal, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan hingga penilaian pembelajaran. Akibatnya, banyak pihak, termasuk instruktur dan orang tua, harus mendukung dan mendorong pembelajaran jarak jauh. Studi ini bertujuan untuk menunjukkan bagaimana orang tua dan guru berkontribusi pada pendidikan sekolah setelah pandemi COVID-19. Artikel ini menggunakan metode kualitatif berdasarkan tinjauan literatur. Review tulisan ini memberikan gambaran kajian berdasarkan jurnal internasional dan nasional yang telah dirangkum dan dianalisis. Kajian tinjauan pustaka ini dilakukan pada bulan September hingga Oktober 2022. Temuan penelitian menunjukkan bahwa orang tua memainkan tanggung jawab penting dan keberanian guru dalam belajar sangat beragam, antara lain. orang tua berperan sebagai inisiator, pemberi semangat, komunikator dan membantu serta membimbing pembelajaran. proses di mana siswa dan guru bertindak sebagai pelatih, instruktur, sumber belajar, mentor, demonstran, pemimpin, penasihat, penerjemah, motivator, pelatih dan promotor. Namun tidak semua orang tua mahir melakukannya, karena orang tua kurang memahami materi pendidikan dan tidak mampu melakukannya karena komitmennya yang lain. Begitu pula dalam hal guru, tidak semua guru dapat menunaikan tanggung jawabnya karena dipersingkatnya jam belajar mengajar dan rumitnya pengarahan materi pelatihan.
Analisis faktor-faktor penyebab rendahnya minat belajar siswa pada mata pelajaran matematika di kels VI SDN 14 Andaleh Baruh Bukik Lisa, Nova
PIWURUK: Jurnal Sekolah Dasar Vol. 3 No. 1 (2023): PIWURUK: Jurnal Sekolah Dasar
Publisher : LPPM Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/pjsd.v3i1.1181

Abstract

Tujuan penelitian ini agar dapat mengetahui apa saja faktor-faktor penyebab rendahnya minat belajar siswa pada mata pelajaran matematika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu study kasus dan informan dalam penelitian ini yaitu guru kelas 6 , siswa kelas 6 berjumlah 3 orang, yang dipilih dengan Teknik purposive sampling, instrument dalam penelitian ini yaitu peneliti sendiri, namun peneliti menggunakan alat bantu juga seperti kamera, pedoman wawancara dan catatan lapangan. Proses pengumpulan data ini dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan documentasi. Data dan informan yang diperoleh peneliti selanjutnya dilakukan analisis dengan menggunakan model miles and hubermen, adalah reduksi data, display data dan kesimpulan. Untuk menjamin kedata, peneliti menggunakan Teknik tringulasi. Hasil penelitian yang dilakukan peneliti adalah permasalahan siswa dalam pembelajaran matematika pada siswa kelas 5 siswa tidak menguasai perkalian dan pembagian sehinga siswa kesulitan dalam belajar matematika di kelas 6.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR BERHITUNG MATEMATIKA SISWA KELAS 1 (STUDI KASUS SDN 25 BARINGIN) Nelita, Nelfi; Safrizal, Safrizal; Husnani, Husnani
PIWURUK: Jurnal Sekolah Dasar Vol. 3 No. 1 (2023): PIWURUK: Jurnal Sekolah Dasar
Publisher : LPPM Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/pjsd.v3i1.1185

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor kesulitan belajar berhitung matematika siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Informan dalam penenlitian ini adalah guru kelas 1 SD, Jumlah siswa yaitu 18 orang, teknik yang digunakan adalah purposive sampling. Instrumen dalam penelitian yaitu peneliti sendiri, namun dalam pelaksanaannya peneliti menggunakan alat bantu berupa kamera, wawancara dan catatan lapangan. Penenliti melalukan pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi.  Aktivitas dalam analisis data menggunakan model miles dan huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data. Display data, dan kesimpulan. Untuk menjamin keabsahan data peneliti menggunakan teknik tringualasi. Hasil penelitian adalah  SIswa kesulitan belajar berhitung dalam penambahan dan pengurangan.
Analisis Motivasi Siswa Dalam Belajar Tatap Muka: Penelitian Pada Siswa Kelas IV di SD Negeri 4 Cibunigeulis Marliana, Windy; Heryadi, Dedi; Nugraha, Fajar
PIWURUK: Jurnal Sekolah Dasar Vol. 3 No. 2 (2023): PIWURUK: Jurnal Sekolah Dasar
Publisher : LPPM Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/pjsd.v3i2.1293

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan motivasi belajar peserta didik pada saat tatap muka dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi gaya belajar peserta didik di kelas IV SDN Cibunigelis. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan cara reduksi, display, dan kesimpulan. Sumber data penelitian ini diantaranya: peserta didik dan pendidik. Hasil penelitian menunjukan bahwa motivasi belajar peserta didik pada tatap muka dengan ciri cenderung lebih mampu memahami pembelajaran dengan mengamati pendidik ketika menyampaikan materi, serta lebih semangat dan rajin dalam mengerjakan tugas, dengan dipengaruhi oleh peserta didik yang memiliki semangat dan kesiapan belajar yang baik. ke 3 peserta didik memiliki motivasi yang berbeda yang di berikan oleh pendidik , Peserta didik RA secara umum mampu mengamati pendidik saat menyampaikan pembelajaran dengan baik, RA lebih mampu membaca dan menulis dengan cukup baik. suka mendapat perhatian baik itu secara lisan maupun tindakkan dan  pandai dalam bercerita. RA mampu menceritakan kembali apa yang di sampaikan pendidik. Aspek Motivari di berikan yaitu dengan memberi Apresiasi Pada Peserta didik ketika semangat dalam Belajar Menulis dan Membaca. Peserta didik YIH yang awalnya kurang fokus dalam memperhatikan pendidik pada saat menympaikan materi, namun sekarang sudah lebih baik dalam memperhatikan pendidik saat mengajar setelah diberikan motivasi bahwa belajar di ruangan adalah cara pembelajaran yang membuat semangat YIH lebih memperhatikan ketikan pendidik menyampaikan materi. Peserta didik PA setelah dikenalkan motivasi belajar PA menjadi lebih baik dalam memperhatikan pendidik saat mengajar, membaca sudah cukup bagus, namun dalam menulis belum terlalu rapi. PA juga sudah mengurangi menggoda temannya untuk sekedar mengobrol, perubahan pada diri PA lebih mencolok adanya hasrat keinginan berhasil dalam belajar yaitu dengan dikasih pujian pada saat PA dihadapkan suatu masalah dalam kesulitan belajar namun PA tidak pernah putus asa. Faktor gaya belajar peserta didik diantaranya dipengaruhi oleh kondisi kesehatan, hubungan peserta didik dengan pendidik atau denga orang tua, serta lingkungan diri mereka sendiri saat belajar di rumah yang bisa mempengaruhi peserta didik belajar di sekolah.
PERAN DAN TANTANGAN PROFESIONAL GURU SEBAGAI PROFESI chairunnisa, sofi
PIWURUK: Jurnal Sekolah Dasar Vol. 3 No. 2 (2023): PIWURUK: Jurnal Sekolah Dasar
Publisher : LPPM Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/pjsd.v3i2.1299

Abstract

Profesi dekat hakikatnya ialah suatu luapan atau suatu akhir hayat jaga yang menyalurkan bahwa seseorang itu menggunakan dirinya dekat suatu biro atau uluran tangan karena rumpun terselip memikir terpanggil menjelang menjadi keaktifan terselip.Pada metode penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif yang berupa informasi dan penyusunan sumber. Penyusunan, observasi dan catatan tertulis adalah bagian dari pendekatan penelitian kualitatif. Alasan peneliti mengambil pendekatan kualitatif karena merupakan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan fenomena, aktivitas sosial, peristiwa, pemikiran, persepsi, kepercayaan dan sikap individu atau kelompok. Metode penelitian kualitiatif ini menggunakan studi kasus. Tujuan penelitian studi kasus adalah untuk mengumpulkan data, menganalisis kasus, dan memahami implikasinya.profesi pendidik ialah profesi yang sangat berperan dalam kehidupan suatu bangsa dikarenakan kedudukan pendidikan yang sangat penting dalam konteks kehidupan bangsa. Pendidik merupakan komponen yang paling berperan dalam suatu proses pendidikan sehingga kualitas pendidikan banyak dipengaruhi oleh kualitas dari pendidik itu sendiri dalam menjalankan peran dan tugasnya di masyarakat. Maka dari itu mengembangkan pendidik menjadi ketentuan mutlak bagi proses memajukan suatu bangsa, meningkatnya kualitas pendidik juga akan mendorong pada peningkatan kualitas pendidikan baik dari segi proses maupun hasilpendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar dan pendidikan menengah.
PENTINGNYA PROFESI GURU DAN PENDIDIKAN DI INDONESIA Aprilia, Popy
PIWURUK: Jurnal Sekolah Dasar Vol. 3 No. 2 (2023): PIWURUK: Jurnal Sekolah Dasar
Publisher : LPPM Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/pjsd.v3i2.1307

Abstract

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan prose pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinyauntuk memiliki kekuatan spiritual keagamaam, pengendalian diri, masyarakat, bangsa dan negara. Untuk mewujudkan tujuan pendidikan di Indonesia salah satu faktor yang paling penting dan sangat mempengaruhi adalah keprofesionalan guru di dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Guru merupakan pekerjaan profesi, karenanya LPTK telah menerapkan kurikulum yang berdasarkan kompetensi. Kompetensi guru mencangkup empat hal penting yaitu kompetensi personal, kompetensi profesional, kompetensi sosial dan kompetensi paedagogik. Dalam hubungannya dengan tenaga profesional kependidikan, kompetensi guru sangat diperlukan untuk memenuhi spesifikasi dalam pelaksnaan tugas-tugas kependidikan yang mencangkup karakteristik-karakteristik prasyarat yang meliputi: relevan dengan pengajaran dan berorientasi pada kualitas. Disamping itu pula harus ada penghargaan dan pengakuan yang tinggi kepada seorang guru agar dapat menghasilkan pendidikan yang berkualitas.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR VIDEO BERBASIS POWTOON PADA MATA PELAJARAN PKN KELAS 2 MI/SD Meiliana, Nikki; Ediana Latip, Asep; Aulia Rahma, Zahra
PIWURUK: Jurnal Sekolah Dasar Vol. 3 No. 2 (2023): PIWURUK: Jurnal Sekolah Dasar
Publisher : LPPM Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/pjsd.v3i2.1309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar video berbasis powtoon pada pelajaran PKn pada siswa kelas 2 MI/SD yang layak di gunakan dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian pengembangan (Research and Development). Proyek yang dikembangkan adalah Bahan Ajar Video PPKN Kelas 2 MI/SD. Penelitian pengembangan ini dimodifikasi dari model pengembangan perangkat pembelajaran 4-D yang terdiri dari 4 tahap yaitu define, design, develop, dan disseminate. Instrumen dalam penelitian meliputi penilaian proyek. Data uji kevalidan diperoleh dari lembar validasi berdasarkan penilaian para validator ahli. Subjek dalam penelitian ini adalah 3 validator yaitu 3 dosen ahli. Hasil validasi ahli media dan ahli materi dari penelitian ini sebagai berikut, berdasarkan hasil validasi ahli bahan ajar video berbasis powtoon dari validator ahli media mendapatkan rata-rata 94,2% dan hasil validator ahli bahasa menunjukan rata-rata total 80% dan hasil validator ahli materi menunjukan rata-rata total 88,5%. Berdasarkan beberapa hasil validasi dari para ahli yang telah dikemukakan, maka Bahan Ajar Video PKn Kelas 2 MI/SD dinyatakan valid dan layak digunakan.
Penerapan Motivasi Belajar Melalui Strategi Guided Note Taking Dengan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Hasil Pembelajaran Pada Mata Pelajaran Kelas V SDN Arif Rahman Hakim, Subang, Jawa Barat Dulyapit, Apit
PIWURUK: Jurnal Sekolah Dasar Vol. 3 No. 2 (2023): PIWURUK: Jurnal Sekolah Dasar
Publisher : LPPM Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/pjsd.v3i2.1355

Abstract

Model pelajaran merupakan  strategi yang di gunakan dalam dunia pendidikan. Kelebihanya adalah dapat mengembangkan proses belajar mengajar di kelas agar lebih di mengerti oleh siswa. penelitian ini untuk menerapkan strategi Guided Note Taking dengan media audio visual untuk meningkatkan hasil  pembelajaran pada mata pelajaran kelas V SDN Arif Rahman Hakim. Strategi Guided Note Taking digunakan  untuk   membantu siswa dalam mencatat informasi penting selama proses pembelajaran, sementara media audio visual digunakan untuk memperkaya  pengalaman belajar siswa.Tujuan ini untuk mengetahui pengaruh serta   keefektifan penggunaan strategi Guided Note Taking berbasis  media video terhadap hasil mata  pelajaran kelas V .Berdasarkan peneliti tersebut  telah memperoleh data yaitu pada rata-rata hasil motivasi belajar siswa , terlihat dari hasil peminatan motivasi belajar pada sebelumnya  sebesar 60,01%, yang masih kurang dalam  mencapai keberhasilan motivasi belajar, kemudian  meningkat menjadi 80,01% dan telah mencapai kriteria keberhasilan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan strategi Guided Note Taking dengan media audio visual dapat menjadi alternatif yang efektif untuk meningkatkan hasil pembelajaran pada mata pelajaran kelas V. Penggunaan panduan catatan yang terstruktur dan media audio visual dapat membantu siswa dalam memproses informasi dengan lebih baik dan memotivasi mereka untuk belajar secara aktif.