cover
Contact Name
widya nusantara
Contact Email
widyanusantara@unesa.ac.id
Phone
+6282244506933
Journal Mail Official
jpus@unesa.ac.id
Editorial Address
Gedung 02 Lantai 2 Laboratorium Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA Kampus Lidah Wetan
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JPUS: Jurnal Pendidikan Untuk Semua
ISSN : -     EISSN : 25808060     DOI : -
JPUS: Jurnal Pendidikan Untuk Semua acommodate ideas, concept, and results of the research about Non Formal Education to be pulished, such as : 1. NFE programme : equality, citizen vocation, empowerment, elucidation, literacy, and social tuition. 2. NFE unit : Community Learning Center, courses, homeschooling, learning society, Early Childhood Education, youth education, parenting education. 2. NFE Grand Theory : Critical Education, Andragogy, Public Pedagogy. Heutagogy
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 96 Documents
EVALUASI PROGRAM PELATIHAN HANDPONE MENGGUNAKAN MODEL STAKE DI DINAS TENAGA KERJA KABUPATEN MOJOKERTO Zakariya _; Yatim Riyanto; I Ketut Atmaja
JPUS: Jurnal Pendidikan Untuk Semua Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Pendidikan Untuk Semua, Oktober 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.281 KB)

Abstract

Artikel ini berisikan tentang deskripsi dan analisis model evaluasi yang bisa memberikan gambaran secara Countenance /keseluruan meskipun pihak penyelenggara sudah mempunya standart sendiri tetapi peneliti ingin membandingkan (evaluasi) terhadap program pelatihan handpone yang ada di DISNAKER Kabupaten Mojokerto dengan standart yang ada dengan teori adalah standart teori evaluasi Model Countenance. Penelitian ini menggunkan metode kualitatif. jenis penelitian ini adalah penelitian evaluasi penentuan sumber data berupa purposive atau sample bertujuan. Teknik pengambilan data terdiri dari wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis datanya yaitu, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Untuk uji keabsahaan data terdiri dari kredibilitas, dependabilitas, konfrimabilitas dan transferabilitas. Berdasarkan hasil analisi data dan pembahasan temuan penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa :1. Context dalam sebuah kebijakan atau dasar  program pelatihan ini adalah usulan pada musyawarah pembangunan desa untuk kegiatan pelatihan handpone. 2. Proses pelatihan service handpone mulai dari perencanaan, pelaksanaan sampai  akhir sudah berjalan dengan baik, hal ini terbukti dengan tercapainya tujuan pelatihan yang telah direncanakan. Selain itu terpenuhi aspek aspek pelatihan meliputi, pengorganisasian peserta pelatihan, adanya perlangkapan yang memadai serta sarana dan prasarana yang sudah cukup baik dalam mendukung berjalannya pelatihan. 3. Output dari pelatihan ini sendiri adalah peserta pelatihan dapat mengenali perangkat atau komponen handpone serta mengidentifikasi kerusakan hadware dan menservice perangkat handpone
PERAN FASILITATOR PARENTING DALAM PENGEMBANGAN SOSIAL ANAK USIA DINI Rani Mucharomah; Sjafiatul Mardliya
JPUS: Jurnal Pendidikan Untuk Semua Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Pendidikan Untuk Semua, Oktober 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (779.683 KB)

Abstract

Fasilitator memiliki peran penting dalam pengembangan sosial anak didik PAUD pada masa masa eksplorasinya. Namun dalam membangun anak mengembangkan sosialnya  terkadang  masih  dianggap  kurang  karena  kurangnya  kegiatan    kegiatan bersama orang tua yang dapat menjalin interaksi anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran fasilitator melalui parenting dalam pengembangan sosial anak didik beserta faktor pendukung dan penghambatnya. Metode penelitian ini menggunakan penelitian  deskriptif  kualitatif.  Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  peran  fasilitator dalam  pengembangan sosial  anak  didik  karena  adanya  peran  -  peran  yakni  sebagai korektor, inspirator, informator, organisator, motivator, inisiator, pembimbing, demonstrator dan mediator. Parenting diselenggarakan melalui keterlibatan antara orang tua, anak dan fasilitator untuk mengembangkan sosial anak didik di Kelompok Bermain SALAM. Pengembangan sosial anak dapat dilihat dari 1) interaksi yang terjadi pada anak akibat kegiatan parenting dan 2) dukungan yang diberikan oleh orang tua dan fasilitator pada anak. Faktor pendukung meliputi adanya keterbukaan dari komponen komunitas SALAM, kerjasama antar fasilitator dan orang tua, adanya media dan komunikasi yang tepat. Faktor penghambat meliputi orang tua yang kurang komunikatif dan ketidaknyamanan anak.
HUBUNGAN ANTARA PERAN FASILITATOR DENGAN KEMANDIRIAN WARGA BELAJAR DI LSM ADEMOS Dewi Safitri Rizquna; Soedjrwo -
JPUS: Jurnal Pendidikan Untuk Semua Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Pendidikan Untuk Semua, Oktober 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (957.385 KB)

Abstract

Fasilitator merupakan seseorang  yang  menyediakan fasilitas  dalam  masyarakat. Peran  fasilitator sebagai pemegang kendali dalam menggerakan partisipasi masyarakat . dalam penelitian ini peran fasilitator yang dibahas adalah peran sebagai inspirator, sebagai informator, sebagai motivator, sebagai pendamping dan sebagai mediator dalam meningkatkan kemandirian warga belajar. Kemandirian warga belajar merupakan tolok ukur utama dalam mengembangkan program - programnya. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakaj ada hubungan antara peran fasilitator sebagai inspiratory, informatory, motivator, pembimbing serta mediator dan kemandirian warga belajar di LSM Ademos Bojonegoro. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengetahui adanya hubungan dari satu variabel bebas terhadap satu variabel terikat. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode angket, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan empat puluh warga belajar yang mengikuti program sebagai responden, dan sepuluh warga belajar program sinau bareng sebagai alat uji validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian menggunakan analisis of variance (Anova) dan Uji t , menunjukkan bahwa adanya peran fasilitator sebagai inspirator, pembimbing dan mediator dalam meningkatkan kemandirian warga belajar. Dari hasil uji hipotesis Peran sebagai inspirator sebesar 0,001, peran sebagai pembimbing 0,000 dan peran sebagai mediator 0,000. Sehingga hipotesis penulis yang menyatakan bahwa œadanya hubungan yang signifikan antara peran fasilitator dengan kemandirian warga belajar dapat diterima.
EFEKTIFITAS PROGRAM PENDIDIKAN KECAKAPAN WIRAUSHA (PKW) MENJAHIT ANEKA FASHION BUSANA MUSLIMAH Tiara Putri; Widodo -
JPUS: Jurnal Pendidikan Untuk Semua Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Pendidikan Untuk Semua, Oktober 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.49 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan efektifitas program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) menjahit aneka fashion busana muslimah di SKB Gudo Jombang.Pendekatan penelitian yang digunakan peneliti adalah deskriptif kualitatif. Subjek data berasal dari peserta didik, penyelenggara, serta masyarakat. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi partisipatif , wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, display data dan verifikasi. Sedangkan dalam uji keabsahan data peneliti menggunakan kredibilitas, transferability, dependability dan konfirmability. Hasil dari penelitian dalam  merekrut tutor disyaratkan memiliki sertifikat kompetensi pendidik, mahir dan berpengalaman dalam bidang menjahit, rekruitmen peserta melalui sosialisasi dan seleksi, dan materi yang diberikan meliputi kewirausahaan dan keterampilan. Adapun hasil belajar peserta memiliki pengetahuan, keterampilan menjahitdengan baik, sebagai bukti dari 25 peserta yang sudah membuka usaha menjahit sebanyak 18 orang. Metode dalam mengajar tutor menggunakan metode ceramah, diskusi, demonstrasi. Hambatan yang dihadapi adalah fasilitas yang digunakan masih sangat terbatas tidak sesuai dengan jumlah peserta.
PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA YANG BEKERJA PADA USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) MANIK-MANIK TERHADAP MOTIVASI BELAJAR ANAK REMAJA Tutus Dwi Mitya; Soedjrwo -
JPUS: Jurnal Pendidikan Untuk Semua Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Pendidikan Untuk Semua, Oktober 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.57 KB)

Abstract

Pola Asuh adalah cara atau metode pengasuhan yang digunakan oleh orang tua agar anak dapat tumbuh menjadi individu yang dewasa secara sosial. Dengan pengertian tersebut, dapat dipahami bahwa pengasuhan anak yang dimaksud adalah kepemimpinan dan bimbingan yang dilakukan terhadap anakyang berkaitan dengan kepentingan hidupnya. Pola asuh menurut Hurlock dibagi tiga, yaitu Pola asuh otoriter, pola asuh demokratis, dan pola asuh permisif. Tujuan penelitian ini adalah Untuk Mengetahui pengaruh pola asuh orang tua terhadap motivasi belajar remaja yang orang tuanya bekerja di UMKM manik-manik Dusun Gambang, Desa Plumbon Gambang, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang.Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengetahui adanya pengaruh dari satu variabel bebas terhadap satu variabel terikat. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode angket, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan 50 responden. Hasil penelitian menggunakan analisis of variance (Anova) dan uji t, menunjukkan bahwa adanya pengaruh pola asuh orang tua terhadap motivasi belajar anak remaja. Dari hasil uji hipotesis pola asuh otoriter sebesar 0,001, pola asuh demokratis sebesar 0,000, dan pola asuh permisif sebesar 0,284. Sehingga hipotesis penulis mengatakan bahwa adanya hubungan yang signifian antara pola asuh orang tua dengan motivasi belajar. 
PENGARUH PEKERJAAN/SOSIAL EKONOMI ORANG TUA TERHADAP PROSES BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Miky Amanul Ardhiyah
JPUS: Jurnal Pendidikan Untuk Semua Vol. 3 No. 1 (2019): Jurnal Pendidikan Untuk Semua, April 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.908 KB)

Abstract

Pendidikan di lingkungan keluarga merupakan pendidikan informal yang pertama kali diterima oleh anak. Oleh karena itu pendidikan di lingkungan keluarga merupakan dasar bagi pembentukan sikap dan sifat anak. Sekolah sebenarnya adalah suplemen dari rumah, artinya kedudukan sekolah pada dasarnya adalah menopang pendidikan di rumah (Rahayu, 2012). Selain intensitas pendidikan oleh orang tua dalam kegiatan belajar anak yang secara teori akan memotivasi dan mempengaruhi prestasi belajar siswa, maka faktor status sosial ekonomi orang tua diduga juga mendukung prestasi belajar siswa.Penelitian ini menggunakan meta analisis data. Instrumen pengukuran yang digunakan adalah dengan menggunakan setidaknya 4 jurnal pendidikan tentang bagaimana pengaruh pekerjaan/sosial ekonomi orang tua terhadap prestasi belajar siswa khususnya sekolah dasar. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif. Pekerjaan orangtua disini mempengaruhi bagaimana orangtua bisa memfasilitasi anak secara materi untuk menunjang belajarnya serta keluangan waktu yang dimiliki orangtua untuk membimbing anak dalam belajar dirumah. Pendidikan di lingkungan keluarga merupakan pendidikan informal yang pertama kali diterima oleh anak. Oleh karena itu pendidikan di lingkungan keluarga merupakan dasar bagi pembentukan sikap dan sifat anak. Sekolah sebenarnya adalah suplemen dari rumah, artinya kedudukan sekolah pada dasarnya adalah menopang pendidikan di rumah (Rahayu, 2012). Selain intensitas pendidikan oleh orang tua dalam kegiatan belajar anak yang secara teori akan memotivasi dan mempengaruhi prestasi belajar siswa, maka faktor status sosial ekonomi orang tua diduga juga mendukung prestasi belajar siswa.Penelitian ini menggunakan meta analisis data. Instrumen pengukuran yang digunakan adalah dengan menggunakan setidaknya 4 jurnal pendidikan tentang bagaimana pengaruh pekerjaan/sosial ekonomi orang tua terhadap prestasi belajar siswa khususnya sekolah dasar. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif. Pekerjaan orangtua disini mempengaruhi bagaimana orangtua bisa memfasilitasi anak secara materi untuk menunjang belajarnya serta keluangan waktu yang dimiliki orangtua untuk membimbing anak dalam belajar dirumah. 
PELATIHAN DESAIN GRAFIS UNTUK MEMPEROLEH KESEMPATAN KERJA DI UPT PELATIHAN KERJA SURAB Muhammad Habibi; Rivo Nugroho
JPUS: Jurnal Pendidikan Untuk Semua Vol. 3 No. 1 (2019): Jurnal Pendidikan Untuk Semua, April 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.498 KB)

Abstract

Tingginya tenaga kerja yang tidak terserap lapangan pekerjaan mengakibatkan banyaknya pengangguran. Masalah pengangguran tidak dapat tertangani dengan efektif, maka mengakibatkan kesenjangan ekonomi sehingga dapat meningkatkan kecemburuan sosial. Oleh karena itu perlu ditingkatkan langkah pengembangan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan, antara lain melalui pendidikan dan pelatihan kerja. Dengan adanya pelatihan desain grafis, peserta pelatihan diharapkan dapat meningkatkan kompetensi, sikap dan keterampilan guna mendapat kesempatan kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Data analisis menggunakan Teknik kondensasi data, penyajian data dan verifikasi data. Teknik tersebut digunakan untuk mencari data dalam proses pelatihan desain grafis di UPT Pelatihan Kerja Surabaya. Penelitian ini memiliki tujuan menjelaskan proses upaya meningkatkan kesempatan kerja melalui pelatihan desain grafis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pelatian desain grafis sudah berjalan dengan baik yang didukung oleh upaya maksimalnya tiap tahap dari pelatihan yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Selain itu aspek yang perlu diperhatikan dalam pelatihan desain grafis juga untuk memperoleh kesempatan kerja yaitu informasi kerja, kondisi pelatihan dan kondisi lulusan pelatihan desain grafis. Dalam ketiga tahap itu terdapat peran instruktur, peserta, sarana prasarana, metode pembelajaran dan tujuan yang tepat sasaran. Keberhasilan tersebut terbukti dengan mayoritas lulusan pelatihan desain grafis mendapatkan kesempatan kerja.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MEWUJUDKAN MASYARAKAT PEMBELAJAR (LEARNING SOCIETY) MELALUI KAMPUNG HERBAL NGINDEN KECAMATAN SUKOLILO SURABAYA Lailatul Wayansari; Widya Nusantara
JPUS: Jurnal Pendidikan Untuk Semua Vol. 3 No. 1 (2019): Jurnal Pendidikan Untuk Semua, April 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.247 KB)

Abstract

Kampung Herbal Nginden merupakan variasi dari program bentukkan masyarakat yang mana kegiatannya meliputi  penghijauan dengan TOGA berbasis masyarakat yang dapat meningkatkan kesadaran nilai-nilai lokal dan kesadaran pemberdayaan serta pendidikan dalam masyarakat serta perwujudan masyarakat pembelajar (learning society). Tujuannya untuk mengetahui  bagaimana program tersebut mampu menumbuhkan masyarakat pembelajar di Kampung Herbal Nginden, dengan menganalisis implementasi masyarakat pembelajar, mendeskripsikan bentuk dan faktor yang memengaruhi partisipasi masyarakat dalam mewujudkan masyarakat pembelajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasilnya menunjukkan bahwa 1. Terimplementasikannya 8 dari 9 prinsip masyarakat pembelajar, 2. Bentuk-bentuk partisipasi masyarakat yang dilakukan oleh warga Kampung Herbal Nginden meliputi buah pikiran, tenaga, harta benda, keterampilan serta sosial, 3. Faktor yang memengaruhi partisipasi masyarakat dalam mewujudkan masyarakat pembelajar melalui Kampung Herbal Nginden: a) fasilitas yang dimiliki oleh Kampung Herbal Nginden cukup lengkap, b) adanya respon yang positif dari masyarakat, c) komitmen dan semangat yang tinggi dari pengurus, d) serta adanya sumber dana yang memadai e) usia. Faktor penghambat: pasang surut semangat warga.
IMPLEMENTASI PELATIHAN LUDRUK ANAK DALAM UPAYA MENUMBUHKAN MOTIVASI PELESTARIAN KESENIAN DAERAH DI SANGGAR MEDANG TARUNO BUDOYO SURABAYA Miftha Anggun Darawati; Indrawati Theresia
JPUS: Jurnal Pendidikan Untuk Semua Vol. 3 No. 1 (2019): Jurnal Pendidikan Untuk Semua, April 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.835 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dalam implementasi pelatihan ludruk anak di Sanggar Medang Taruno Budoyo Surabaya dalam upaya menumbuhkan motivasi pelestarian. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data penelitian yaitu 1 ketua sanggar sekaligus Instruktur, 1 instruktur, 5 orangtua peserta pelatihan dan 6 peserta pelatihan Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi partisipan dan dokumentasi Hasil penelitian menunjukkan proses implementasi pelatihan ludruk anak dimulai dari: (1) Perencanaan yang dibuat tidak dalam bentuk Silabus dan RPP, namun materi yang akan diajarkan dirancang melalui musyawarah. (2) Proses Pelatihan, diselenggarakan dengan baik dengan fasilitas yang memadai. (3) Evaluasi hasil pelatihan dilakukan melalui pengamatan dan hasil evaluasi menunjukkan peserta pelatihan dapat menguasai elemen-elemen pertunjukan ludruk dengan sangat baik.  Dalam proses pelatihan yang diselenggarakan, menunjukkan tumbuhnya motivasi pelestarian kesenian ludruk pada peserta didik
PELATIHAN BERTANI SISTEM ORGANIK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MASYARAKAT DI KELURAHAN LESANPURO KECAMATAN KEDUNGKANDANG KOTA MALANG Yessa Febiyasari Putri; widodo .
JPUS: Jurnal Pendidikan Untuk Semua Vol. 3 No. 1 (2019): Jurnal Pendidikan Untuk Semua, April 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.032 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini (1) Mengetahui pelatihan bertani organik untuk meningkatkan keterampilan (2) Mengetahui faktor pendukung pelatihan bertani organic (3) Mengetahui faktor penghambat pelatihan bertani organik. Masalahnya dampak pupuk kimia dan minimnya pengetahuan organic bagi masyarakat sehingga pengelola memberdayakan masyarakat untuk mengembangkan pertanian organic. Jenis penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi partisipatif dan dokumentasi.Hasil pelatihan bertani organic sesuai 5 indikator sudah terlaksana cukup baik karena proses pelatihan menggunakan teori kemudian praktek oleh peserta agar memahami secara langsung. Meningkatkan keterampilan masyarakat sesuai 4 indikator sudah ada perubahan cukup meningkat karena peserta sudah berhasil menerapkan secara mandiri sehingga dapat membuka peluang usaha. Faktor pendukung sarana dan prasarana yang memadai, dukungan masyarakat dan para petani, dukungan  kerja sama dengan dinas pertanian, semangat peserta pelatihan. Faktor penghambat minimnya pengetahuan pertanian organic dan kurang efisien dalam pelatihan karena banyaknya minat masyarakat yang mengikuti.Simpulan pelatihan bertani organic meliputi indicator instruktur, peserta, materi, metode dan tujuan. Meningkatkan keterampilan masyarakat meliputi 4 indikator keterampilan teknis, manajemen, wirausaha dan kematangan pribadi. Faktor pendukung dan faktor penghambat terdiri dari faktor internal dan eksternal.

Page 2 of 10 | Total Record : 96