cover
Contact Name
Nurul Aswar
Contact Email
nurulaswar@iainpalopo.ac.id
Phone
+6282292123465
Journal Mail Official
jurnalkonsepsi@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Griya Balandai, Kota Palopo Sulawesi Selatan, 91914
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Konsepsi
Published by P3I LUWU RAYA
ISSN : 23014059     EISSN : 27985121     DOI : -
Core Subject : Education,
URNAL KONSEPSI adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel tentang Pendidikan, Bahasa dan Sastra, serta Sosial Humaniora dalam perspektif multidisiplin ilmu. Jurnal ini merupakan wadah untuk para akademisi, praktisi, dan masyarakat untuk mengeksplorasi isu-isu dan praktik yang berkaitan dengan penelitian, implementasi teknologi, dan kebijakan tentang Pendidikan, Bahasa dan Sastra, serta Sosial Humaniora.
Articles 178 Documents
Penerapan Metode Field Trip Terhadap Penguasaan Penyusunan Jumlah Ismiyah di Kelas VIII MTs Opu Daeng Risaju Palopo Mawardi Mawardi; Mubassyirah Bakri; Miftahul Jannah
Jurnal Konsepsi Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal Konsepsi (Mei)
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas tentang penerapan metode field trip terhadap penguasaan penyusunan jumlah ismiyah di kelas VIII MTs Opu Daeng Risaju Palopo. Penilitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, dengan subjek siswa kelas VIII MTs Opu Daeng Risaju Palopo. Penelitian ini dilakansakan dalam dua siklus, yaitu menggunakan instrumen wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada awal pembelajaran sebelum diterapkan metode field trip, siswa masih kurang memahami pembelajaran penyusunan jumlah ismiyah, sebelum menerapkan metode field trip peneliti terlebuh dahulu mengukur kemampuan penyusunan jumlah ismiyah siswa kelas VIII MTs Opu daeng Risaju Palopo dengan mengadakan post test dan hasilnya yaitu 59%. Setelah penerapan metode Field trip, penguasaan penyusunan jumlah ismiyah peserta didik meningkat, hal ini dikarenakan adanya perbaikan disetiap siklus, pada siklus 1 hasil belajar peserta didik sebesar 79% dan meningkat menjadi 87% pada siklus 2. Hasil penilaian dari metode field trip menunjukkan bahwa pada pra siklus nilai yang diperoleh siswa yaitu 59%, dan pada siklus I sebesar 79%, dan meningkat menjadi 87% pada siklus II ini termasuk kategori baik, nilai tersebut diperoleh dengan melakukan post tes dan pre tes pada setiap siklusnya, tes yang digunakan berbentuk tes essai. Dan digunakan juga teknik observasi untuk mengetahui peningkatan aktivitas siswa pada setiap siklusnya.
Penggunaan Metode Membaca SAS (Struktural Analitik Sintetik) untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Permulaan pada Peserta Didik di Sekolah Dasar Aunu Ikhwah; Salmilah Salmilah; Hisbullah Hisbullah
Jurnal Konsepsi Vol. 11 No. 4 (2023): Jurnal Konsepsi (Februari)
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penggunaan metode SAS dan meningkatkan keterampilan membaca permulaan melalui penggunaan metode SAS (Struktur Analisis Sintetik). Jenis penelitian ini adalah penelitian tidakan kelas (PTK). Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu menggunakan observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Instrument yang digunakan untuk memperoleh data awal yaitu dengan lembar observasi pertemuan 1 dan 2 pada siklus I dan siklus II. Nilai tes keterampilan membaca permulaan peserta didik dan nilai hasil tes keterampilan membaca permulaan peserta didik yang dilaksanakan pada akhir atau pertemuan ketiga siklus I dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah menggunakan metode SAS pada peserta didik telah menunjukkan peningkatan keterampilan membaca permulaan peserta didik siklus I, siklus II, data awal persentase ketuntasan klasikal sebesar 36,33% atau 8 peserta didik dari 22 peserta didik, 59,09% atau 13 peserta didik yang tuntas dari 22 peserta didik dan nilai rata-rata 65,72 kemudian pada siklus II ketuntasan belajar klasikal mencapai 81,81% atau 18 peserta didik yang tuntas dari 22 peserta didik dengan nilai rata-rata 74,50. Hal ini menunjukkan dari siklus I dan siklus II rata-rata keterampilan membaca peserta didik mengalami peningkatan dan dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode SAS dapat meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa sekolah dasar.
Deskripsi Motivasi Belajar Bahasa Arab Siswa Pengguna Media Pembelajaran Pop-Up Book Nur Fakhrunnisaa; Rahmawati
Jurnal Konsepsi Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Konsepsi (Agustus)
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this study was to elucidate the underlying factors driving the inclination to acquire proficiency in the Arabic language among students in the science stream of grade X at SMAN 7 East Luwu. The research in question falls under the category of descriptive research, employing a quantitative methodology. The study's sample consisted of students in the Xth grade science 2 class at SMAN 7 East Luwu. The sample methodology employed in this investigation was a complete or entire sampling approach. The utilised research tool was a questionnaire designed to assess the motivation levels of students in learning the Arabic language. The data collected in this research falls under the category of quantitative data. The employed methodology for data analysis is quantitative analysis, specifically utilising descriptive statistics. The findings of this study indicated that the drive to acquire proficiency in the Arabic language among grade X Science 2 students at SMAN 7 East Luwu was quite high, with an average range of 35% to 64% across several indicators of learning motivation.
Transformasi Budaya Literasi di SMA Muhammadiyah Palopo: Pendekatan dan Strategi Manajemen yang Efektif Firmansyah Firmansyah; Muhammad Bintoro
Jurnal Konsepsi Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal Konsepsi (Mei)
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang manajemen strategi dalam pengembangan budaya literasi di SMA Muhammadiyah Palopo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi budaya literasi di SMA Muhammadiyah Palopo dan untuk mengetahui proses manajemen strategi dalam pengembangan budaya literasi di SMA Muhammadiyah Palopo. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan dan pendekatan deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di SMA Muhammadiyah Palopo dan waktu pelaksanaan penelitian tahun ajaran 2023. Subjek penelitian yaitu: kepala sekolah, guru, pustakawan, dan siswa. Instrumen penelitian yaitu lembar observasi, pedoman wawancara, dokumen atau foto. Adapun teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Kondisi budaya literasi di SMA Muhammadiyah Palopo yaitu telah diadakannya gerakan literasi sekolah mengikuti permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti: (a) Literasi Membaca Ayat Suci Al-Quran; (b) Literasi Baca Tulis; dan (c) Literasi Informasi. (2) Proses manajemen strategi ini terdiri dari langkah-langkah yang harus dilalui untuk mencapai tujuan yang diharapkan: (a) Formulasi Strategi, kepala sekolah mengarahkan tenaga pendidik dalam melaksanakan GLS dengan mewajibkan setiap guru harus mengadakan literasi terlebih dahulu selama 5 menit; (b) Implementasi Strategi, sesuai dengan arahan kepala sekolah maka telah diterapkan GLS dan juga terdapat kolaborasi antara tenaga pendidik dan staf perpustakaan, dimana bagian perpustakaan menyediakan media pembelajaran; dan (c) Evaluasi yang dilaksanakan setiap akhir semester dan perubahan yang terjadi yaitu para peserta didik yang dari awalnya kurang mampu menjadi mampu membaca Al-Quran dan semakin disiplin dalam hal proses pembelajaran, serta meningkatnya minat baca.
Kemampuan Siswa dalam Menemukan Unsur Instrinsik pada Cerita Pendek di Kelas IV MIS 06 Cimpu Mega Pasande
Jurnal Konsepsi Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Konsepsi (Agustus)
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa dalam menemukan unsur intrinsik pada cerita pendek dan faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan siswa dalam menemukan unsur intrinsik pada cerita pendek. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara pemberian tes pilihan ganda, wawancara, dan observasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan analisis statistik deskriptif kemampuan siswa dalam menentukan unsur intrinsik pada cerita pendek yang didasarkan pada KKM (kriteria ketuntasan minimum) terdapat 50 % siswa yang tuntas pada kategori mampu mengidentifikasi unsur intrinsik cerita pendek dan 50 % lainnya termasuk dalam kategori tidak mampu mengidentifikasi unsur intrinsik cerita pendek. Adapun nilai rata-rata yang diperoleh dari hasil tes siswa pada tes kemampuan siswa dalam menemukan unsur intrinsik pada cerita pendek di kelas IV MIS 06 Cimpu memperoleh nilai 71 dengan interpretasi tinggi. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi disimpulkan bahwa masih banyak siswa yang belum mampu mengidentifikasi unsur intrinsik cerita pendek namun siswa dalam menjelaskan pengertian dari tokoh, tema, latar, dan amanat siswa sudah memiliki kemampuan tersebut. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan siswa dalam menemukan unsur instrinsik pada cerita pendek diantaranya ialah: 1) bentuk penyajian cerita yang menarik dalam bentuk cerita bergambar Karena, semakin menarik bentuk penyajian cerita maka semakin tinggi minat dan rasa ketertarikan siswa pada cerita tersebut sehingga fokus siswa dalam membaca dan menyimak cerita menjadi lebih baik karena siswa tidak bosan dan justru menyukai hal tersebut, 2) perbedaan gaya belajar. Karena, pada dasarnya setiap orang mempunyai gaya belajar yang berbeda-beda dan dalam kegiatan pembelajaran. Sehingga hasil belajar siswa pun berbeda-beda.
Pengamalan Nilai Moderasi Beragama Berbasis Kearifan Lokal di Lingkungan Pesantren Muhaemin Muhaemin; Yunus Yunus
Jurnal Konsepsi Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Konsepsi (Agustus)
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini menyajikan tentang pengalaman moderasi beragama dengan melibatkan nilai-nilai kearifan lokal masyarakat setempat. Penelitian kualitatif (qualitative research) Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pendekatan etnopedagogi. Di Pesantren, kearifan lokal bukan hal sulit untuk diterapkan karena dalam kehidupan mereka dalam berkomunikasi dengan menggunakan bahasa masyarakat setempat contoh pesantren Shohifatusshofa dan Pesantren As’adiyah berbahasa Bugis karena masyarakat Malangke menggunakan bahasa Bugis dalam berkomunikasi. Pesantren As’adiyah Belawa Baru dan Pesantren Shohifatusshofa telah membawa dampak positif masyarakat plural Luwu Utara. Nilai moderasi diterapkan di pesantren 1)Tawassut (jalan tengah) 2) Tawazun (seimbang) 3) I’tidal (adil) 4) Tasamuh 5) Syura (musyawarah) 6) Islah (reformasi); 7) Tatawwur wa ibtikar (dinamis dan inovatif), 8) Tahaddur (berkeadaban), 9) Qudwatiyah, dll . Dalam model pendidikan serta pengembangan ajaran moderasi beragama di berbagai kalangan Masyarakat. Dakwah yang dilakukan oleh guru/kiai dapat diterima baik oleh masyarakat karena dakwah moderasi Islam yang disampaikan oleh Pesantren Shohifatusshofa dan Pesantren As’adiyah berbahasa Bugis adalah dakwah bercorak kemasyarakatan yang mengakomodasi budaya setempat, dan penyampaian yang penuh hikmah. Selain konsep budaya Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakaingge, Sipakatou. Memberi dimensi punya cinta dan kasih sayang terhadap sesama. Sehingga santri harus selalu menghargai kedamaian, senang membantu sesama manusia
Pengembangan Media Puzzle Rantai Makanan Tema 5 Subtema 2 Kelas V MI Nurul Hikmah Tolada Kecamatan Malangke Kabupaten Luwu Utara Mirda, Mirda; Nursyamsi, Nursyamsi; Bugawati, Bungawati
Jurnal Konsepsi Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Konsepsi (Agustus)
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan merupakan suatu rancangan dalam pembuatan media dalam proses pembelajaran. Pada proses pembelajaran IPA tentang rantai makanan pada hewan siswa kurang aktif dalam belajar dan hanya mengandalkan buku paket. Oleh karena itu, media puzzle rantai makanan mampu menyampaikan materi secara jelas, cara menggunakannya sangat mudah dan menarik bagi peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah : (1) untuk mengetahui analisis kebutuhan pengembangan media puzzle (2) untuk mengetahui desain pengembangan media puzzle (3) Tujuan penelitian ini adalah : (1) untuk mengetahui analisis kebutuhan pengembangan media puzzle (2) untuk mengetahui desain pengembangan media puzzle rantai makanan (3) untuk mengetahui kevalidan pengembangan media puzzle (4) untuk mengetahui kepraktisan pengmbangan media puzzle yang dikembangkan di kelas V MI Nurul Hikmah Tolada. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan Research And Development (R&D). Langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu: (1) analisis kebutuhan (2) desain pengembangan (3) uji kevalidan (4) uji kepraktisan. Hasil dari penelitian dan pengembangan ini adalah : proses pengembangan media puzzle rantai makanan dimulai melakukan pengumpulan data dan informasi dengan menganalisis kurikulum di sekolah. Berdasarkan hasil validitas media puzzle rantai makanan telah divalidasi dengan kategori diantaranya ahli media mendapatkan nilai 75% dengan kategori valid. Sedangkan ahli materi mendapatkan nilai persentase 96,42% dengan kategori sangat valid. Hasil yang sangat memuaskan dan positif dengan nilai akhir yang diperoleh dari hasil uji kepraktisan sebesar 94,44% dengan kategori sangat praktis berdasarkan respon uji coba dengan 9 peserta didik dan seorang pendidik yakni guru kelas V dengan nilai akhir yang diperoleh dari hasi uji kepraktisan sebesar 83,75% dengan kategori sangat praktis.
Efektivitas Penggunaan Ice Breaking pada Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Cacah Kelas II Sekolah Dasar Ambarwati, Ambarwati; Suryani, Lilis; Baderiah, Baderiah
Jurnal Konsepsi Vol. 12 No. 3 (2023): Jurnal Konsepsi (November)
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) hasil pembelajaran penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah siswa pada kelompok intervensi dengan menggunakan ice breaking, 2) hasil pembelajaran penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah siswa pada kelompok kontrol dengan menggunakan pembelajaran langsung, 3) efektivitas penggunaan ice breaking dalam pembelajaran penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah pada. Pengambilan sampel dilakukan melalui teknik total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 44 siswa, dimana 22 siswa kelas IIA yang masuk dalam kelompok intervensi dan 22 siswa kelas IIB masuk dalam kelompok kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan yakni instrumen tes penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) hasil pembelajaran penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah siswa pada kelompok intervensi dengan menggunakan ice breaking diperoleh data dengan nilai rata-rata sebesar 42,50 menjadi 92,25, 2) hasil pembelajaran penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah siswa pada kelompok kontrol dengan menggunakan pembelajaran langsung diperoleh data dengan nilai rata-rata sebesar 38,75 menjadi 64,25, 3) penggunaan ice breaking efektif dalam pembelajaran penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah pada Kelas II SD Negeri 277 Sambirejo Kecamatan Lamasi Kabupaten Luwu.
Penerapan Model Pembelajaran Induktif dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matematika di Kelas V Sekolah Dasar Nurfathyah, Nurfathyah
Jurnal Konsepsi Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Konsepsi (Agustus)
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan studi ini adalah menginvestigasi penerapan jenis pembelajaran induktif berpengaruh kepada pencapaian belajar matematika siswa kelas V di SD Negeri 065 Bala, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar. Model pembelajaran induktif merupakan pendekatan pembelajaran yang menekankan pada penggunaan contoh dan kasus konkret untuk membantu siswa memahami konsep matematika. Pendekatan studi yang diterapkan adalah eksperimen kegiatan di dalam kelas. Studi ini dilakukan di SD Negeri 065 Bala dengan fokus pada peserta didik kelas V, yang berjumlah 31 siswa dengan rincian 17 laki-laki dan 14 perempuan. Alat penelitian yang dipakai terdiri dari lembar tes, lembar observasi, dan dokumentasi. Pada siklus pertama, terdapat 13 siswa atau 41,94% dengan nilai sangat rendah, 8 siswa atau 25,80% dengan nilai sedang, 6 siswa atau 19,35% mendapat nilai tinggi, sedangkan 4 siswa atau 12,90% memperoleh nilai sangat tinggi. Pada siklus kedua, terlihat penurunan dengan 2 siswa atau 6,45% mendapat skor sangat rendah, 11 siswa atau setara 35,48% yang mendapat skor di tingkat sedang dan tinggi, serta 7 siswa atau 22,58% memperoleh skor sangat tinggi. Berdasarkan temuan penelitian, disimpulkan implementasi dari model pembelajaran induktif berpengaruh dalam pencapaian belajar matematika siswa kelas V di SD Negeri 065 Bala.
Implementasi penggunaan LKS berbasis model problem based learning untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas V SDN 41 batu putih palopo Hapipa, Nur; Munir, Nilam Permatasari; Nasaruddin, Nasaruddin
Jurnal Konsepsi Vol. 12 No. 3 (2023): Jurnal Konsepsi (November)
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PeneIitian ini mengkaji tentang Implementasi Penggunaan LKS Berbasis Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V SDN 41 Batu Putih Palopo. yang dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas V SDN 41 Batu Putih. Tujuan penelitian ini yaitu untuk Untuk mengetahui hasil belajar dan aktivitas siswa menggunakan LKS berbasis model problem based learning di kelas V SDN 41 Batu Putih serta untuk mengetahui apakah hasil belajar matematika siswa meningkat setelah menggunakan LKS berbasis model problem based learning. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK). Pengumpulan data melalui catatan lapangan, observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan; 1) melalui implementasi penerapan LKS berbasis model problem based learning diperoleh hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika kelas V pada siklus I pada pretest sebesar 0 % dan posttest sebesar 25 %, dan mengalami peningkatan pada siklus II pada pretest sebesar 50 % dan posttest sebesar 100 %. Maka, tingkat ketuntasan hasil belajar siswa dari siklus I dan siklus II mengalami peningkatan sebesar 75 %. 2) Aktivitas belajar siswa yang telah dilaksanakan selama dua siklus berdasarkan hasil analisis pada siklus I dengan nilai rata-rata sebesar 63 %. Kemudian pada siklus II dengan nilai rata-rata sebesar 76 %. Hasil penelitian dari siklus I dan siklus II mengalami peningkatan sebesar 13 % dan telah mencapai target keberhasilan penelitian sebesar 70 % untuk keaktifan belajar siswa. 3) Melalui implementasi penerapan LKS berbasis model problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran kelas V di SDN 41 Batu Putih dengan tercapainya target ketuntasan penelitian dan siswa dapat mencapai nilai KKM berdasarkan hasil belajar siswa.