cover
Contact Name
Muhammad Ibnu Ashari
Contact Email
ibnuashari092@gmail.com
Phone
+6285283999981
Journal Mail Official
sospol@untag-smd.ac.id
Editorial Address
Jl. Ir Juanda No. 80 Samarinda (75124) Telp. 0541-744490,7030598; Fax 0541-761244
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan
ISSN : 16932439     EISSN : 28288440     DOI : 10.31293/PD
Prediksi: Jurnal Administrasi dan Kebijakan is a national and open access journal published by the Faculty of Social and Political Sciences of the University of August 17, 1945 Samarinda. Prediction focuses on the development of the study of the humanities and social sciences. The purpose of our journal is to promote a principled approach to research in the field of social sciences and humanities specifically focusing on Political Science and State Administration and Policy Sciences. Prediksi have a full commitment to the authenticity of published articles and papers. Any authority that submits its articles to Prediksi for publication must be able to prove that the submitted work is an original contribution and has never been published in part or in whole in any other print media. To achieve this commitment, Prediction provides an objective and fair peer review of every article submitted by blind reviewers from other universities.
Articles 191 Documents
Pengaruh Komunikasi Terhadap Efektivitas Kerja Pegawai Pada Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Samarinda Dewi Riya Permani; Ahmad Jubaidi
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 21, No 3 (2022)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v21i3.6687

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menggambarkan Pengaruh Komunikasi Terhadap Efektivitas Kerja Pegawai pada Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Samarinda. Analisa data menggunakan instrumen analisis koefisien korelasi product moment, perhitungan analisa menggunakan program SPSS R 17,0 for windows. Populasi penelitian adalah sebanyak 89 orang PNS, dengan pertimbangan pegawai tersebut sebagian menduduki jabatan struktural dan intensif melakukan komunikasi baik vertikal maupun komunikasi horizontal pada lembaga tersebut. Karena populasi terlalu besar, terbatas waktu, dana, tenaga penulis mengambil sampel sebanyak 35% dari populasi sebanyak 89 orang PNS yaitu sebanyak 36 orang responden. Teknik penarikan sampling menggunakan porposive rendom sampling Berdasarkan hasil perhitungan koefisien korelasi product moment diperoleh r hit sebesar 0,402, lebih besar dari r tabel (0,402 > 0,328), maka dapat dikatakan  bahwa terdapat hubungan yang positif antara variable komunikasi pimpinan terhadap variable efektivitas kerja pegawai Satpol PP Kota Samarinda, dengan demikian dapat dikatakan bahwa semakin baik komunikasi  yang dilakukan oleh pimpinan  maka semakin baik pula efektivitas kerja pegawai Satpol PP Kota Samarinda. Berdasarkan hasil perhitungan t hitung diperoleh nilai 3.240. dari hasil tersebut kalau dibandingkan dengan t table maka didapat t hitung> t tabel (3.240 >1.688), dengan demikian dapat dikatakan bahwa variabel komunikasi pimpinan berpengaruh positif dan siginifikan terhadap efektivitas kerja pegawai Satpol PP Kota Samarinda.
Model Pembelajaran Pendidikan Anti Korupsi Pada Perguruan Tinggi di Samarinda Enny Fathurachmi; Rendy Wirawan
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 21, No 3 (2022)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v21i3.6632

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan model pembelajaran Pendidikan anti Korupsi dengan lokasi yang telah ditentukan dan mengukur keefektifan model pembelajarannya. Jenis penelitian yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah komparatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan angket serta studi kepustakaan. Observasi dilakukan untuk menggali informasi mengenai pelaksanaan mata kuliah Pendidikan Anti Korupsi di empat Perguruan Tinggi yang dipilih. Teknik analisis data dilakukan dengan metode kualitatif naratif-interpretatif dimana data-data yang diperoleh akan dinarasikan dan diinterpretasikan dengan alat ukur teori dan konsep yang dipergunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dikti sebagai institusi yang memiliki kewenangan akan hal tersebut telah mempersiapkan landasannya.  Hal ini merupakan bentuk komitmen kuat pada bangsa akan fenomena korupsi di Indonesia.  Meskipun belum semua Perguruan Tinggi menjadikan Mata kuliah Pendidikan Anti Korupsi sebagai satu mata kuliah tersediri di institusinya, namun muatan Pendidikan Anti Korupsi sendiri telah lama dimasukan dalam mata kuliah tertentu.  Berbagai Perguruan tinggi lewat Program Studinya memiliki interpretasi terhadap modul Pendidikan Anti Korupsi.  Dari Program Studi di Perguruan Tinggi di Samarinda salah satunya Program Studi Hubungan Internasional Unmul menekankan pada model participatory approach dimana secara teknis banyak memberikan project dalam penyampaian mata kuliah Pendidikan Anti Korupsi
Pengaruh Reformasi Birokrasi Terhadap Kinerja Pelayanan Pada Kantor Kelurahan Air Putih Kecamatan Samarinda Ulu Kota Samarinda Jamiah Jamiah
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 21, No 3 (2022)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v21i3.6686

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh beberapa keluhan masyarakat mengenai tidak efektivnya pelayanan yang Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya- upaya dalam mereformasi Birokrasi  pada Kantor Kelurahan Air Putih Kecamatan Samarinda Ulu Kota Samarinda, pengaruh  reformasi  birokrasi  kinerja  pelayanan  pada kantor Kelurahan Air Putih Kecamatan Samarinda Ulu Kota Samarinda. Sampel yang diambil pada penelitian ini sebesar 40 orang. Sedangkan analisisnya menggunakan statistik regresi sederhana. Hasil penelian ini menunjukkan bahwa upaya- upaya mereformasi Birokrasi pada Kantor Kelurahan Air Putih Kecamatan Samarinda Ulu Kota Samarinda dalam melaksanakan tugas pokok dan Fungsinya Walikota Samarinda no.18 tahun 2007 pada Kantor Kelurahan Air Putih  Kecamatan Samarinda Ulu Kota Samarinda yang berpedoman pada Peraturan Walikota Samarinda No.18 tahun 2007 tentang Penjabaran Tugas dan Fungsi Kantor Kecamatan Samarinda ulu Kota Samarinda. Ada  pengaruh  yang  signifikan  antara  reformasi  birokrasi  terhadap  kinerja  pelayanan Kelurahan.Artinya   bahwa reformasi birokrasi dapat dijadikan sebagai dasar untuk memprediksi terhadap  kinerja pelayanan pada Kantor Kelurahan Air Kecamatan Samarinda Ulu Kota Samarinda,  Kontribusi yang  diberikan  oleh  variabel  reformasi  birokrasi  terhadap  kinerja  pelayanan  sebesar 33,20%, sedangkan sisanya 66,80% merupakan variabel-variabel yang tidak terprediksi dalam penelitian ini.
Economic Threats at The Border Sebatik Island, North Kalimantan Chairul Aftah; Rahmah Daniah; Aisyah Aisyah; Dinda Shafa Na; Edith Greysia; Ibnu Mulkani; Hudair Mattawang; Ahda Mujahidah
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 21, No 3 (2022)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v21i3.6637

Abstract

Masalah perbatasan di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, Indonesia, dan Malaysia menjadi masalah yang terus berlanjut. Orang Sebatik menganggap ini sangat masuk akal mengingat kedekatan geografis dengan wilayah Malaysia dan kurangnya perhatian pemerintah. Hubungan dengan Malaysia adalah solusi untuk masalah sehari-hari. Sementara dari sudut pandang pemerintah, hubungan yang terjadi di perbatasan dapat dianggap merah sebagai ancaman bagi kehidupan negara karena menyangkut integritas teritorial. Ini adalah penelitian kepustakaan, yang mengambil data sekunder yang menghasilkan perspektif dalam melihat masalah, terutama dari perspektif ekonomi. Bahwa hubungan erat antara kedua komunitas tersebut dapat dilihat sebagai sumber masalah, terutama di sektor ekonomi bagi kedua komunitas tersebut. Namun, penelitian ini hanya berfokus pada komunitas Sebatik. Dalam bidang ekonomi hubungan ini akan memberikan konsekuensi bagi masyarakat Sebatik yaitu, pengangguran, kemiskinan, keterbatasan sumber daya yang akan dikembangkan dan perdagangan akibat munculnya ketergantungan terhadap Malaysia
Peran Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Dalam Meningkatkan Kunjungan Wisatawan Di Keraton Sambaliung Kabupaten Berau Eka Purnama Annisa; Maskan Maskan; M. Ibnu Ashari. R
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 22, No 1 (2023)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v22i1.6858

Abstract

This research describes how to increase tourist visits in Berau regency. It was conducted with a qualitative descriptive approach using structured interviews as a data collection technique for six key informants from the head of the department while the informants were the Camat, Keraton Management, Youth Leaders, and visitors. This research also focuses on the Berau Regency Regional Regulation No. 13 of 2008 concerning the main tasks and functions of Berau Regency Culture and Tourism Office in increasing the number of tourist visits to the Sambaliung Palace through programs and activities. The results showed that the role of the cultural and tourism department in increasing tourist visits to the Sambaliung Palace, Berau Regency was recovered. However, budget and the way government used to improved and stabilized the image of tourism are the problems in increasing visits to the Sambaliung Palace. In this case the cultural tourism of the Sambaliung Palace has apparently been carried out through social media, and suggestions for contributions. Hopefully, in building the image of tourism, the promotions will be carried out well so that the benefits will be more enjoyed by the community and local government.enelitian ini dimaksudkan untuk mengambarkan bagaimana meningkatkan kunjugan wisatawan di Kabupaten Berau. Penelitian ini di lakukan dengan pendekatan deskriptip kualitatif dengan menggunakan wawancara terstruktur sebagai teknik pengumpulan data terhadap enam orang key informan Kepala Dinas sedangkan informan adalah Camat, Pengurus Keraton,Tokoh Pemuda,Pengunjung. Penelitian ini berfokus Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Berau Tahun 2008 Nomor 13 Tentang Tugas Pokok dan Fungsi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Berau maka dalam pencapaian Visi-Misi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Berau untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Keraton Sambaliung melalui program dan kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Dalam Meningkatkan Kunjungan Wisatawan Di keraton Sambaliung Kabupaten Berau sudah cukup baik. Permasalahan dalam Meningkatkan kunjungan di Keraton Sambaliung perlu di tingkatkan ialah anggaran dan Pemerintah. meningkatkan dan memantapkan citra wisata daerah dalam hal ini wisata budaya Keraton Sambaliung ternyata telah dijalankan melalui media sosial, saran sumbangsih dalam membangun citra wisata ini diharapkan dapat berjalan seiring dengan promosi yang dilakukan sehingga manfaatnya akan dapat lebih dirasakan oleh masyarakat dan pemerintah daerah.
Implementasi Kebijakan Kartu Identitas Anak (KIA) Pada Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Samarinda Niningsih Niningsih; Sumarni Sumarni
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 22, No 1 (2023)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v22i1.6859

Abstract

Policy implementation is a process of implementing policies carried out by implementors to achieve predetermined goals. Therefore, this study aims to determine the implementation of the child identity card (KIA) policy at the Population and Civil Registration Office of Samarinda City. This research is classified as a type of descriptive research using a qualitative approach. The informants in this study were 7 people as informants. Research data is obtained from various data sources, namely primary data and secondary data. Data collection is done through observation, interviews and documentation. The data analysis techniques used are data reduction, data presentation, conclusion drawing and verification. The results showed that the implementation of the child identity card (KIA) policy at the Population and Civil Registration Office of Samarinda City was quite good. This can be seen from the socialization and printing of children's identity cards carried out directly in elementary schools with competent employees who adhere to the SOPs stipulated in the Samarinda City Regional Regulations.Implementasi kebijakan merupakan suatu proses pelaksanaan kebijakan yang dilaksanakan oleh para implementor untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan kartu identitas anak (KIA) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Samarinda. Penelitian ini tergolong pada jenis penelitian deskriptif dengan menggunak an pendekatan kualitatif. Informan pada penelitian ini sebanyak 7 orang sebagai informan. Data-data penelitian diperoleh dari berbagai sumber data yaitu data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, sajian data, Penarikan Kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan kartu identitas anak (KIA) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Samarinda cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari sosialisasi dan pencetakan kartu identitas anak yang dilakukan langsung di sekolah-sekolah dasar dengan pegawai yang kompeten yang berpegang pada SOP yang telah ditetapkan dalam Peraturan Daerah Kota Samarinda.
Komunikasi Interpersonal sebagai Inti Pelayanan Prima: Pengaruhnya Terhadap Kepuasan Pelanggan di Puskesmas Ciderum Koesworo Setiawan; Rahmat Agung Muafik
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 22, No 1 (2023)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v22i1.6860

Abstract

This study examined the effect of interpersonal communication in service excellence by officers at the Ciderum Health Center, Bogor Regency on patient (customer) satisfaction. The study used a survey method with data collection techniques using questionnaires. Data analysis techniques used the Weight Mean Score  formula. The sample was taken randomly with the Slovin Formula of 10% error rate, with a total sample of 100 people. Measurement using the Likert Scale then data analysis using the Simple Linear Regression. Based on data analysis, the correlation value of tobserve (12.17) ˃ ttable (1.984). In this study, the correlation value (R) was 0.776, with a coefficient of determination (R2/R Square) of 0.602. Thus the influence of the variable Interpersonal Communication In Service Excellence (X) on the variable Customer Satisfaction (Y) by 60.2%. The remaining 39.8% was influenced by other variables. The analysis showed that the Ho hypothesis was rejected and Ha accepted. It is proven that Interpersonal Communication in Service Excellence by Ciderum Health Center has a significant effect on Customer Satisfaction.Penelitian ini mengkaji pengaruh komunikasi interpersonal dalam pelayanan prima oleh petugas di Puskesmas Ciderum, Kabupaten Bogor terhadap kepuasan pasien (pelanggan). Penelitian menggunakan metoda survey dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan rumus WMS (Weight Mean Score). Sampel diambil secara acak dengan rumus solvin taraf kesalahan 10%, dengan total sampel 100 orang. Pengukuran menggunakan skala likert kemudian analisis data menggunakan Regresi Linear Sederhana. Berdasarkan analisis data nilai korelasi thitung (12.17) ˃ ttable (1.984). Dalam penelitian ini, nilai korelasi (R) sebesar 0.776, dengan koefisien determinasi (R2/R Square) sebesar 0,602. Dengan demikian pengaruh variabel Komunikasi Interpersonal Dalam Pelayanan Prima (X) terhadap variabel Kepuasan Pelanggan (Y) sebesar 60,2%. Sisanya 39,8% dipengaruhi variabel lain. Analisis menunjukkan thitung (12,17) ˃ ttable (1.984), sehingga hipotesis Ho ditolak dan Ha diterima. Terbukti Komunikasi Interpersonal Dalam Pelayanan Prima oleh Puskesmas Ciderum berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan.
Implementasi Good Governance Dalam Pelayanan Publik (Kajian Literasi Permasalahan Pelayanan Publik di Indonesia) Jamil Bazarah
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 22, No 1 (2023)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v22i1.6861

Abstract

Public service is a process of helping others in certain ways that require sensitivity and interpersonal relationships to create satisfaction and success. Every service produces products, both in the form of goods and services (Depdagri, 2004). Meanwhile, the main reference in the implementation of public services (Law Number 25 of 2009 concerning Public Services), it is explained that public services are activities or series of activities in order to fulfill service needs in accordance with laws and regulations for every citizen and resident of goods, services, and/or administrative services provided by public service providers. The poor public services in Indonesia are no secret. Among the State apparatus it still seems to complicate services, so it appears that if it can be complicated why it should be made easier; if it can be slowed down why should it be accelerated; State affairs cannot be finished by us alone, and so on. Such mindsets and attitude patterns are certainly not in line. Public service is a basic function of government, because government has historically existed and existed to meet the interests and needs of the community or its members. The implementation of public services is a state effort to meet the basic needs and civil rights of every citizen for goods, services, and administrative services provided by public service providers.Pelayanan publik adalah suatu proses bantuan kepada orang lain dengan cara-cara tertentu yang memerlukan kepekaan dan hubungan interpersonal tercipta kepuasan dan keberhasilan. Setiap pelayanan menghasilkan produk, baik berupa barang dan jasa (Depdagri, 2004). Sedangkan yang menjadi rujukan utama dalam penyelenggaraan pelayanan publik (Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik), dijelaskan bahwa pelayanan publik adalah kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan perundang-undangan bagi setiap warga negara dan penduduk atas barang, jasa, dan/atau pelayanan administratif yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik. Buruknya pelayanan publik di Indonesia sudah bukan rahasia lagi. Di kalangan aparatur Negara masih terkesan mempersulit pelayanan, sehingga muncul istlah kalau bisa dipersulit mengapa harus dipermudah; jika bisa diperlambat mengapa harus dipercepat; urusan negara tidak bisa selesai oleh kita sendirian, dan sebagainya. Pola pikir dan pola sikap seperti itu tentu tidak sejalan. Pelayanan publik merupakan fungsi dasar dari pemerinth, karena pemerintah secara historis ada dan diadakan untuk memenuhi kepentingan dan kebutuhan masyarakat atau anggotanya. Penyelenggaraan pelayanan publik merupakan upaya negara untuk memenuhi kebutuhan dasar dan hak-hak sipil setiap warga negara atas barang, jasa, dan pelayanan administrasi yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik.
Analisis Komunikasi Pemasaran Wisata Ladang Budaya Melalui Promosi di Instagram @ladayakukar dalam Meningkatkan Pengunjung Syahrima Ernika Yanti; Hairunnisa Hairunnisa
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 22, No 2 (2023)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v22i2.7138

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis strategi promosi pemasaran Ladaya dalam menarik pengunjung. Bagaimana caranya agar pengunjung terus berdatangan ke Ladaya dan menjadikan Ladaya sebagai Objek Wisata yang direkomendasikan untuk Liburan keluarga dan kerabat. Subjek penelitian ini mempunyai kualitas karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk ditarik kesimpulan analisis deskriptif dengan menggunakan teknik dan instrument penelitian, serta pengumpulan data untuk hasil penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode yang digunakan untuk pengumpulan data berupa pengamatan mendalam yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bauran Promosi yang dilakukan oleh Wisata Ladang Budaya sudah sangat efektif dan berjalan dengan baik, yaitu diantaranya Bauran Promosi (promotion mix) menurut Kotler & Amstrong (2012:408), Periklanan, Penjualan Poersonal dan Promosi Penjualan. Yang dimana masing-masing dari Bauran tersebut memiliki fungsi yang sama yaitu melakukan promosi dengan sesuai tujuannya.
Peran Pemerintah Daerah Dalam Pengembangan Objek Wisata Bernah De Vallei di Desa Kembangbelor Kabupaten Mojokerto Alvianty Diana Putri; Rachmawati Novaria; Indah Murti
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 22, No 2 (2023)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v22i2.7114

Abstract

Otono0mi daerah sangat penting perannya dalam pembangunan pariwisata dalam Negeri  Ada beberapa aktor yang berperan penting dalam pembangunan sector public ini. Untuk memajukan industry pariwisata di setiap wilayah, pemeritah masyarakat dan investor merupakan actor yang berperan dalam pengembangan industri pariwisata. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah memiliki peran yang signifikan dalam mengembangkan potensi pariwisata. Menurut Pitana dan Gayatri pemerintah daerah memiliki peran sebagai motivator, fasilitator, dan dinasmitator. Penelitian inu menggunkan metode kualitatif dengan tipe deskriptif dan Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa peran pemerintah daerah dalam pengembangan objek wisata Bernah De Vallei sudah berjalan namun masih belum optimal dalam melakukan perannya sebgaai fasilitator, dan dinamistator. Ditemukan juga faktor pengahambat pengembangan objek wisata ini terletak pada yaitu kurangnya pemberian layanan kepada pengunjung karena pengaruh kualitas SDM yang masih rendah.

Page 9 of 20 | Total Record : 191