cover
Contact Name
Lalu Masyhudi
Contact Email
laloemipa@gmail.com
Phone
+6287864008292
Journal Mail Official
murtiana@idu.ac.id
Editorial Address
Universitas Pertahanan RI
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Cakrawala Ilmiah
Published by bajang Institute
Digitalisasi eknomi menembus batas wilayah negara dan kedaulatan ekonomi yang dapat saja menjadi peluang atau ancaman. Digitalisasi tidak bisa dihindari, tetap permsalahan utamanya adalah bagaimana negara ini harus dapat merumuskan kebijakan agar masyarakat kita jangan hanya menjadi sapi perahan pihak yang-pihak lain. Dalam penelitian studi literatur ini penulis akan menganalisis bagaimana upaya terbaik setelah menemukan implemantasinya saat ini.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,308 Documents
PERAN EKSPEDISI MUATAN KAPAL LAUT DALAM MENUNJANG EFEKTIVITAS OPERASIONAL EKSPOR KAYU VENEER DI PT JASCO LOGISTICS SURABAYA Febrianto, Christian; Benny Agus Setiono; Sapit Hidayat
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 4 No. 12: Agustus 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Ekspedisi Muatan Kapal Laut (EMKL) dalam menunjang efektivitas operasional ekspor kayu veneer di PT Jasco Logistics Surabaya. Dalam kegiatan ekspor, EMKL memiliki fungsi strategis dalam mengoordinasikan pengangkutan barang dari gudang eksportir ke pelabuhan hingga proses dokumentasi ekspor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EMKL berperan penting dalam mempercepat proses pengiriman, mengurangi risiko keterlambatan, serta memastikan kelengkapan dan ketepatan dokumen ekspor. Selain itu, kerja sama yang baik antara EMKL dan instansi terkait turut meningkatkan efisiensi waktu dan biaya dalam proses ekspor. Dengan demikian, keberadaan EMKL terbukti mampu mendukung kelancaran dan efektivitas operasional ekspor kayu veneer di PT Jasco Logistics Surabaya.
ANALISIS PARTISIPASI BELAJAR SISWA KELAS V SDN 71 MACCINI KECAMATAN LILIRIAJA KABUPATEN SOPPENG DALAM PEMBELAJARAN IPAS Sudarto, Sudarto; Mujahidah, Mujahidah; Putri Nurhalizah
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 4 No. 12: Agustus 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is a descriptive qualitative study that aims to describe the student learning participation in IPAS learning. The subjects in this study were of the teachers and the students of the fifth grade at SDN 71 Maccini. The research data collection techniques used were interview, observation and questionnaire techniques. The data analysis techniques of this study were data reduction, data presentation and drawing conclusions. Results and conclusions: The learning participation of students of grade V of SDN 71 Maccini, Liliriaja District, Soppeng Regency in science learning are (1) Students are enthusiastic, enthusiastic, active in asking and answering questions, active in discussions and group work, have the initiative in seeking information through various sources, and have the courage and confidence in conveying the results of group discussions in front of the class.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GAMIFIKASI BERBASIS POIN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR IPAS SISWA KELAS V SD INPRES 12/79 LAKUKANG KECAMATAN MARE KABUPATEN BONE Sudarto, Sudarto; Abd. Kadir; Krisnawati, Krisnawati
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 4 No. 12: Agustus 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is a pre-experiment that aims to determine whether the Point-Based Gamification learning model has an effect or not on increasing the motivation in learn the IPAS of the Fifth Grade students of SD Inpres 12/79 Masukg, Mare District, Bone Regency in science learning. The variables in this study are the Point-Based Gamification learning model and students' IPAS learning motivation. The population in this study were all of the Fifth Grade students of SD Inpres 12/79 Masukg, totaling 20 students. The sampling technique used was saturated sampling. The data from this study were obtained through the provision of questionnaires. The data collection techniques used were observation and questionnaires to determine the students' learning motivation before and after using the Point-Based Gamification learning model. Based on the descriptive statistical analysis, the average pretest and posttest were of 65.95 and 82.25 respectively; based on the inferential statistical analysis, the Sig. value was of 0.00 <0.05, which means that there is a significant difference between the average pretest score and the average posttest. Conclusion: The point-based gamification learning model has a significant effect on increasing the motivation in the learn the IPASof the Fifth Grade students of SD Inpres 12//79 Masukg, Mare District, Bone Regency
REVIEW: KAJIAN LITERATUR TENTANG METODE-METODE EKSTRAKSI DARI MASERASI HINGGA EKSTRAKSI BERBANTUAN GELOMBANG ULTRASONIK Ghina Faiha; Hana Salma Cantika; Irma Muthiah; Raudatul Hasanah
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 4 No. 12: Agustus 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses ekstraksi memainkan peran penting dalam memperoleh kandungan senyawa aktif dari bahan alam. Seiring perkembangan teknologi, berbagai teknik ekstraksi telah diterapkan guna meningkatkan efektivitas dan mutu hasil ekstrak. Kajian pustaka ini mengulas empat metode ekstraksi yang umum digunakan, yaitu maserasi, perkolasi, Soxhlet, dan ekstraksi berbantuan ultrasonik (UAE). Maserasi dan perkolasi merupakan teknik tradisional yang mudah dilakukan, meskipun membutuhkan waktu yang cukup lama. Di sisi lain, metode Soxhlet mampu mengekstraksi senyawa aktif secara lebih efisien melalui proses sirkulasi pelarut yang berkelanjutan dengan pemanasan. Sementara itu, UAE sebagai metode modern memanfaatkan gelombang ultrasonik untuk mempercepat proses ekstraksi sekaligus meningkatkan hasil ekstrak. Masing-masing metode memiliki keunggulan dan keterbatasan tersendiri, tergantung pada bahan, jenis pelarut, serta senyawa yang ditargetkan. Kajian ini diharapkan menjadi referensi dalam menentukan metode ekstraksi yang paling sesuai untuk keperluan penelitian maupun industri.
IMPLEMENTASI AJARAN TRI-NGA (NGERTI, NGRASA, NGALOKI) TERHADAP PEMANDU WISATA Putra Hanifan Graha; Fanji Lesmana; Silvia Septiyani Koswara; , Indah Kesuma Wardani Gafar
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 4 No. 12: Agustus 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis penerapan konsep Tri Nga Jawa (Ngerti, Ngrasa, Nglakoni) dalam kompetensi pemandu wisata melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh pemandu wisata pada April-Juni 2025. Konsep Tri Nga yang terdiri dari ngerti (mengetahui), ngrasa (memahami), dan nglakoni (melakukan) digunakan sebagai kerangka analisis untuk memahami dimensi kompetensi pemandu wisata profesional.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi "ngerti" mencakup penguasaan pengetahuan komprehensif meliputi latar belakang wisatawan, kemampuan komunikasi efektif, etika profesional, pengetahuan medan perjalanan, kemampuan melaksanakan itinerary, dan wawasan pariwisata lokal-global. Dimensi "ngrasa" menekankan pemahaman mendalam terhadap budaya internasional, kemampuan persuasif dalam menegakkan aturan lokal, sensitivitas budaya, dan peran sebagai mediator budaya dan agen konservasi. Dimensi "nglakoni" memanifestasikan pengetahuan dan pemahaman melalui tindakan profesional yang mencakup tiga fungsi utama: mengorganisir kegiatan perjalanan, mengarahkan wisatawan ke destinasi, dan menyampaikan informasi relevan. Temuan penelitian mengonfirmasi bahwa kompetensi pemandu wisata bersifat multidimensional dan holistik, mengintegrasikan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Konsep Tri Nga terbukti relevan sebagai kerangka pengembangan kompetensi pemandu wisata yang tidak hanya menekankan penguasaan pengetahuan teknis, tetapi juga pemahaman kontekstual dan kemampuan implementasi praktis. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model kompetensi pemandu wisata berbasis kearifan lokal yang dapat diadaptasi dalam konteks pariwisata berkelanjutan dan global.
MEMBENTUK PRIBADI MANDIRI DAN BERETIKA MELALUI PROGRAM MAJELIS FAJAR PONDOK PESANTREN AN-NAKHIL DARUNNAJAH 6 Hasna Gustiani Wahidah; Moechamad Rafi Idzwan Maulana Al Farisi; Muhammad Taufiqur Rohman; Matnur Ritonga
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 4 No. 12: Agustus 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to analyze the role of the taklim assembly program at Majelis Fajar Pondok Pesantren Annakhil Darunnajah 6, Mukomuko, Bengkulu, in shaping independent and ethical personalities of students. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through observations, in-depth interviews with the management and students, as well as documentation of activities. The research results indicate that through regular activities such as lectures, thematic discussions, worship practices, and skills training, the taklim assembly significantly contributes to fostering personal independence and ethical behavior among students. Supporting factors include the active role of teachers, thematic curriculum, and positive habituation. Challenges found include the lack of digital literacy among the management, limited facilities, and still weak formal evaluation of students' development. This research suggests strengthening management training, utilizing digital media, and evaluation based on independence and ethics indicators.
POTENSI WISATA DALAM PENYELENGGARAN EVENT TAHUNAN MILANGKALA DESA DI DESA CISANTANA KABUPATEN KUNINGAN Abdul Khalim; Fitriatunnisa Shabrina
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 4 No. 12: Agustus 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyelenggaraan event Milangkala Desa di Desa Cisantana merupakan bagian dari tradisi tahunan yang mengandung nilai budaya, sejarah, dan spiritual masyarakat setempat. Event ini menampilkan berbagai kesenian tradisional, upacara adat, dan produk lokal yang berpotensi menjadi daya tarik wisata budaya. Namun, potensi tersebut belum dioptimalkan secara maksimal karena event ini belum masuk dalam kalender resmi pariwisata Kabupaten Kuningan dan belum digunakan secara strategis sebagai sarana promosi wisata desa. Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya menggali potensi wisata berbasis budaya lokal sebagai strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan di daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi elemen wisata dalam event Milangkala Desa, menganalisis keterlibatan masyarakat dan peran pemerintah, serta mengkaji tantangan yang dihadapi dalam menjadikan event ini sebagai atraksi wisata. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan tokoh desa, panitia penyelenggara, masyarakat, pelaku UMKM, dan Dinas Pariwisata, serta dokumentasi kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa event Milangkala Desa memiliki daya tarik wisata yang kuat, terutama dari aspek seni budaya dan partisipasi masyarakat. Namun, kurangnya strategi promosi, keterbatasan infrastruktur, serta belum adanya dukungan kebijakan formal menjadi tantangan utama dalam pengembangannya. Oleh karena itu, diperlukan upaya integratif antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku pariwisata untuk menjadikan Milangkala Desa sebagai event unggulan yang berkelanjutan, serta memasukkannya ke dalam kalender pariwisata daerah sebagai bagian dari branding wisata Kabupaten Kuningan
REVIEW ANTIDIABETIC ASSAY : PERBANDINGAN TERHADAP AKTIVITAS ANTIDIABETIK METODE UJI IN VIVO, ENZIM, DAN SELULER Rifka Annisa; Rina Sa’diah; Nabilah, Nabilah; Ratna Habibah; Putri Aniffah; Khusnul Khotimah; Nur Apri Aulia Rahmah
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 4 No. 12: Agustus 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus adalah gangguan metabolisme kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah, yang secara signifikan berdampak pada kualitas hidup dan sistem pelayanan kesehatan global. Keterbatasan terapi konvensional telah mendorong pengembangan senyawa antidiabetik baru, terutama yang berasal dari sumber alami. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau berbagai metode uji antidiabetik yang digunakan untuk mengevaluasi senyawa yang berasal dari tumbuhan. Tinjauan pustaka kualitatif sistematis dilakukan terhadap artikel ilmiah yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir yang menyajikan data primer tentang uji antidiabetik in vivo dan berbasis enzim. Model yang dianalisis meliputi lini sel HepG2, C2C12, dan 3T3-L1, serta enzim α-glukosidase, α-amilase, dan DPP-4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap model menawarkan keunggulan spesifik dalam menilai penyerapan glukosa, diferensiasi sel, aktivitas enzim, dan respons sistemik. Penggabungan pendekatan-pendekatan ini memberikan gambaran komprehensif tentang potensi terapeutik dan keamanan senyawa uji. Penelitian ini menyoroti pentingnya pemilihan model yang tepat dan perlunya metode standar untuk meningkatkan komparabilitas dan validitas hasil. Temuan ini diharapkan dapat mendukung pengembangan obat antidiabetik herbal yang lebih efektif dan berbasis bukti.
EFEK TERAPI AKUPUNTUR UNTUK PASIEN TRIGGER FINGER Justin Elyoenai; Suryawan Ang
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 4 No. 12: Agustus 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Trigger finger (stenosing tenosynovitis) is a musculoskeletal disorder caused by inflammation of the flexor tendon, leading to pain and limited finger movement. Acupuncture is increasingly being researched as an alternative therapy due to its potential in alleviating these symptoms. Objective: This study aims to analyze recent research on the effects of acupuncture on trigger finger, including the acupuncture points used, therapy parameters, and clinical outcomes. Methods: This study employs a systematic literature review approach with descriptive qualitative methods on journals from the last 10 years discussing the use of acupuncture (manual, electrical, or laser) for trigger finger. Results: The majority of studies report that acupuncture at the Ashi/A1 pulley point, LI4 (Hegu), SI3 (Houxi), SJ5 (Waiguan), and PC6 (Neiguan) significantly improves pain, stiffness, and hand function, especially after 4–12 therapy sessions.
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA NON FISIK DAN JOB EMBEDDEDNESS TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR MELALUI KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Ika Susilowati; Ulwiyatun Nasihah
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 4 No. 12: Agustus 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini dirancang untuk mengeksplorasi bagaimana lingkungan kerja non fisik serta job embeddedness berkontribusi terhadap organizational citizenship behavior (OCB), kepuasan kerja sebagai variabel yang menjembatani hubungan tersebut. Terdapat tiga kelompok variabel utama, yaitu variabel independen yang mencakup lingkungan kerja non fisik dan job embeddedness, variabeI dependen berupa OCB, serta variabeI mediator yang berfokus pada kepuasan kerja. Sampel peneIitian meIibatkan 78 tenaga pendidik berstatus PNS dan PPPK di SMK Negeri 1 Kebumen, dengan teknik pengambilan sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui instrumen survei berbasis kuesioner dan dianaIisis menggunakan pendekatan kuantitatif, yang meIiputi uji vaIiditas serta reIiabilitas, pengujian asumsi dasar, anaIisis hubungan kausaI dengan uji t, pengukuran kekuatan pengaruh menggunakan koefisien determinasi, anaIisis koreIasi, anaIisis jaIur, serta pengujian efek mediasi dengan uji SobeI. SeIuruh proses anaIisis data diproses meIalui perangkat Iunak SPSS versi 25.0. Temuan studi ini menyoroti bahwa Iingkungan kerja non fisik berkontribusi secara positif dan signifikan terhadap peningkatan kepuasan kerja, begitu puIa job embeddedness menunjukkan pengaruh serupa. SeIain itu, Iingkungan kerja non fisik juga terbukti memperkuat periIaku OCB, sama haInya dengan job embeddedness yang turut berperan dalam mendorong periIaku OCB. Lebih Ianjut, kepuasan kerja berfungsi sebagai eIemen penghubung yang mempertegas keterkaitan antara Iingkungan kerja non fisik dengan OCB, serta memperkuat hubungan antara job embeddedness dengan periIaku OCB.