Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

EFEKTIVITAS PENUKAR KALOR TIPE WL 110 MODEL CONSENTRIS TUBE MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Budiman Sudia; Abd. Kadir; Samhuddin Samhuddin
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 8, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (709.246 KB) | DOI: 10.33772/djitm.v8i2.2380

Abstract

Penukar Kalor merupakan alat yang menyebabkan terjadinya perpindahan energi antara 2 fluida  yang  temperaturnya berbeda. Kajian ini bertujuan untuk menghitung efektivitas perpindahan panas penukar kalor tipe WL 110 Model Consentric Tube menggunakan Metode Elemen Hingga. Sebagai variabel bebas adalah debit air dingin (5 variasi) dan akan dianalisa pengaruhnya terhadap efektivitas perpindahan panas.  Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan penukar kalor tipe WL 110 Model Consentric Tube. Hasil yang diperoleh menunjukkan  bahwa  peningkatan  debit aliran air dingin  akan menurunkan efektivitas perpindahan panas. Kata Kunci: Laju  aliran air dingin, efektivitas penukar kalor, metode elemen hingga.
STUDI SIFAT MEKANIS MATERIAL KOMPOSIT LIMBAH KERTAS BERPENGUAT SEMEN YANG DILAPISI CAT Abd. Kadir; Prinob Aksar; Burhanuddin Fadri
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 8, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.618 KB) | DOI: 10.33772/djitm.v8i2.2383

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat mekanis material komposit limbah kertas berpenguat semen yang dilapisi cat dalam pemanfaatan limbah kertas.  Alat dan bahan yang digunakan yaitu alat penekan, cetakan komposit, timbangan digital dan alat bantu lainnya yang dibutuhkan dalam proses pembuatan komposit.  Sedangkan bahan utama dari komposit ialah sampah kertas, semen portland dan cat.  Metode pembuatan komposit yang digunakan yaitu menentukan volume bahan yang akan mengisi cetakan dengan perbandingan 30% sampah kertas dan 70% semen.  Proses pencetakan menggunakan tekanan sebesar 100 kg/cm2, dimana hasil dari pencetakan dilakukan proses pengeringan alami yang dilanjutkan proses pelapisan menggunakan cat yang memiliki sifat elastisitas. Parameter yang diamati yaitu besar kekuatan tarik dan bending material komposit dari masing-masing spesimen yang ditampilkan pada alat uji tarik dan bending. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa  tegangan tarik rata-rata yang dapat diterima material komposit dari limbah kertas berpenguat semen yang dilapisi cat adalah hanya sebesar 0,29 N/mm2 dan besar tegangan bending  rata-rata yang dapat diterima adalah sebesar 0,25 N/mm2. Kata Kunci: Komposit sampah kertas, kekuatan tarik, kekuatan bending
Aplikasi Pelapisan Nikel Pada Aluminium Dengan Proses Elektroplating Aminur Aminur; Sudarsono Sudarsono; La Hasanudin; Salimin Salimin; Abd. Kadir; Budiman Sudia; Jaka Seru Dwi Saputra
Jurnal Fokus Elektroda : Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) Vol. 7 No. 4 (2022): Jurnal Fokus Elektroda Vol 7 No 4 2022
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (954.105 KB) | DOI: 10.33772/jfe.v7i4.35

Abstract

Elektroplating adalah proses pelapisan logam dengan logam lain dengan cara elektrolisa, seperti pelapisan seng, galvanis, perak, emas, kuningan, tembaga, nikel dan krom. Aluminium adalah salah satu material yang banyak diaplikasikan pada industri karena sifatnya yang ringan dan tahan korosi. Namun untuk mempertahankan integritas strukturalnya ketika terkena atmosfer, korosi dangkal dapat terjadi sehingga dapat merusak permukaan dan menurunkan sifat kekerasannya. Oleh karena itu, tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh arus listrik terhadap perubahan ketebalan, penambahan berat dan kekerasan lapisan pada aplikasi pelapisan Nikel-Aluminium dengan proses elektroplating. Proses pelapisan Aluminium-Nikel dilakukan pada rangkaian skematik bak elektroplating yang berisikan cairan elektrolit. Adapun variasi arus listrik yang diberikan adalah 10 Amper, 14 Amper, dan 18 Amper dengan waktu proses pelapisan adalah 20 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tebal lapisan bertambah dan kekerasan meningkat seiring dengan meningkatnya kuat arus yang diberikan pada proses elektroplating. Nilai kekerasan tertinggi 234 kg/mm2 pada arus listrik 18 Amper dan kekerasan terendah 146 kg/mm2 pada arus listrik 10 Amper.
PERMASALAHAN GURU SD DALAM MELAKUKAN OPERASI “AWAL” PADA APLIKASI ANATES VERSI 4.0.9 DAN CARA MENGATASINYA Sudarto, Sudarto; Abd. Hafid; Abd. Kadir
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 3 No. 2: Februari 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jpm.v3i2.7482

Abstract

Peserta dalam kegiatan ini adalah Guru SD Kompleks Jeppe’e Kecamatan Tanete Riattang di Kabupaten Bone. Masalah dalam kegiatan ini adalah guru mengalami permasalahan atau kesulitan dalam melakukan operasi Awal Aplikasi Anates. Untuk mengatasi permasalahan ini maka dilakukan pelatihan dengan cara memberikan bimbingan langsung kepada peserta bagaimana melakukan operasi Awal aplikasi anates secara tepat. Metode pendukung yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode pelatihan langsung. Hasil dan Kesimpulan kegiatan: pemasalahan yang dialami guru dalam melakukan operasi awal aplikasi Anates meliputi aspek: membuat file baru, membaca file yang sudah ada (sudah tersimpan), menyimpan File Baru yang telah dibuat sebelumnya, menyimpan File dengan nama yang lain (nama yang baru), menyisipkan subyek pada lembar “edit data mentah”, menghapus butir soal pada lembar “edit data mentah”, menambah nama subyek dari File lain pada lembar “edit data mentah”, dan menambah data dari file lain pada lembar “edit data mentah”. Adapun cara mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan memberikan tuntunan langsung pada laptop peserta. Dengan cara tersebut, semua peserta cepat paham dan dapat melakukan operasi aplikasi secara tepat.
PROFIL STRATEGI PEMBELAJARAN KONTROVERSI PADA PELATIHAN GURU IPA SMPN 2 BAROMBONG Sudarto, Sudarto; Rukayah, Rukayah; Muliadi, Muliadi; Sitti Jauhar; Abd. Kadir
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jpm.v4i2.9819

Abstract

Education is the most priority vehicle for all of Indonesian people in improving the quality of life and living. Therefore, education is the backbone of the progress of the Indonesian nation. All efforts are made to support this field so that its function can be realized. In the field of education, there are several urgent problems to be solved. One of them is the problem of teachers in making students creative in class. This also happened at SMPN 2 Barombong where the special science teachers did not know the right and effective way to improve the student creativity. To overcome this problem, training was conducted on how to make the students creative through controversial learning strategies. In this training, teachers expect a profile or guideline on how to make the students creative through controversial learning strategies. Finally, a profile or guideline is obtained on how to make the students creative in science learning through a controversial learning strategy consisting of 5 steps, namely: (1) the teacher presents the science material or themes or science questions that contain controversial issues, (2) the teacher invites/asks the students to share their answers/opinions accompanied by arguments regarding the issues (themes or questions) that have been presented, (3) the group students where the students who have similar/the same answers/opinions are included in the same group, (4) the controversial themes/issues/questions that have been identified and answered are then discussed, and (5) the teacher and students conclude and provide the suggestions for the learning that has been carried out.
PENGARUH PENGGUNAAN METODE SHOW AND TELL TERHADAP KEMAMPUAN BERCERITA SISWA KELAS IV SD INPRES 6/86 BALLE KECAMATAN KAHU KABUPATEN BONE Rukayah; Abd. Kadir; Andi Rizky Aulia
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 No. 01 Maret 2025 In Process
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i01.23117

Abstract

Abstract: This research aims to determine the effect of using the Show and Tell method on the storytelling ability of fourth-grade students at SD Inpres 6/86 Balle, Kahu District, Bone Regency, using a quantitative method. The research design used is the One Group Pretest-Posttest Design. The variables in this study are the Show and Tell method and storytelling ability. The population in this study consists of all fourth-grade students at SD Inpres 6/86 Balle, with a sample of 29 students selected using saturated sampling technique. The data collection technique used was a test to determine the students' storytelling ability before and after using the Show and Tell method. The data analysis used descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis. The results of this study indicate that before using the Show and Tell method, the pretest scores obtained by the students tended to be less capable with an average (Mean) of 33.97, and after using the Show and Tell method, the posttest scores of the students increased with an average of 66.38 and fell into the fairly capable category. The conclusion of this research is that there is a significant influence on the storytelling ability of students before and after using the Show and Tell method among the fourth-grade students of SD Inpres 6/86 Balle, Kahu District, Bone Regency.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GAMIFIKASI BERBASIS POIN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR IPAS SISWA KELAS V SD INPRES 12/79 LAKUKANG KECAMATAN MARE KABUPATEN BONE Sudarto, Sudarto; Abd. Kadir; Krisnawati, Krisnawati
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 4 No. 12: Agustus 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is a pre-experiment that aims to determine whether the Point-Based Gamification learning model has an effect or not on increasing the motivation in learn the IPAS of the Fifth Grade students of SD Inpres 12/79 Masukg, Mare District, Bone Regency in science learning. The variables in this study are the Point-Based Gamification learning model and students' IPAS learning motivation. The population in this study were all of the Fifth Grade students of SD Inpres 12/79 Masukg, totaling 20 students. The sampling technique used was saturated sampling. The data from this study were obtained through the provision of questionnaires. The data collection techniques used were observation and questionnaires to determine the students' learning motivation before and after using the Point-Based Gamification learning model. Based on the descriptive statistical analysis, the average pretest and posttest were of 65.95 and 82.25 respectively; based on the inferential statistical analysis, the Sig. value was of 0.00 <0.05, which means that there is a significant difference between the average pretest score and the average posttest. Conclusion: The point-based gamification learning model has a significant effect on increasing the motivation in the learn the IPASof the Fifth Grade students of SD Inpres 12//79 Masukg, Mare District, Bone Regency
Pengaruh Penggunaan LKPD terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas V pada Mata Pelajaran IPAS SDN 282 Biru Kecamatan Kahu Kabupaten Bone Febi Lestiana; Abd. Kadir; Mujahidah
Journal of Primary Education Innovation and Research Vol 1 No 02 (2025): Journal of Primary Education Innovation and Research
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) menjadi tantangan dalam proses belajar di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V di SDN 282 Biru, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 21 siswa kelas V. Instrumen yang digunakan adalah tes berpikir kritis, yang diberikan sebelum dan sesudah penggunaan LKPD. Teknik analisis data mencakup uji normalitas, homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistics 26. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan skor kemampuan berpikir kritis setelah perlakuan. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 dan nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel. Dengan demikian, penggunaan LKPD terbukti memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Temuan ini mendukung penerapan LKPD sebagai alternatif media pembelajaran yang efektif dan layak digunakan secara lebih luas dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Hubungn Manajemen Waktu Belajar Dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas Tinggi SD Negeri 8 Watampone Kabupaten Bone Faradilla Laura Wendari; Muh. Idris Jafar; Abd. Kadir
Journal of Primary Education Innovation and Research Vol 1 No 02 (2025): Journal of Primary Education Innovation and Research
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional yang bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara manajemen waktu belajar dengan prestasi belajar siswa kelas tinggi SD Negeri 8 Watampone Kabupaten Bone. Populasi dalam penelitian ini yaitu Siswa Kelas Tinggi di SD Negeri 8 Watampone Kabupaten Bone yang berjumlah 72 siswa. Sampel dalam penelitian yaitu siswa kelas IV, V dan VI. Data tentang manajemen waktu belajar diperoleh dengan membagikan angket kepada siswa sedangkan data prestasi belajar siswa diperoleh dari dokumentasi nilai rapor siswa yang menjadi sampel dalam penelitian ini. Analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan Analisis statistik inferensial yaitu normalitas, homogenitas, dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil analisis statistik deskriptif diperoleh manajemen waktu belajar siswa memiliki rata-rata 110,33, kategori sedang. Nilai prestasi belajar siswa memiliki rata-rata 83,87, sedang. Kemudian untuk hasil analisis statistik inferensial. Dengan demikian Ho ditolak dan H₁ diterima. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara manajemen waktu belajar dengan prestasi belajar siswa kelas tinggi SD Negeri 8 Watampone Kabupaten Bone.
Hubungan Perhatian Orang Tua dengan Hasil Belajar Siswa Kelas Tinggi SDN 209 Kajaolaliddong Kecamatan Barebbo Kabupaten Bone Andi Tenri Enceny Nur; Abd. Kadir; Sitti Rahmi
Journal of Primary Education Innovation and Research Vol 1 No 02 (2025): Journal of Primary Education Innovation and Research
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif korelasional yang bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan perhatian orang tua siswa kelas tinggi SDN 209 Kajaolaliddong Kecamatan Barebbo Kabupaten Bone; (2) mendeskripsikan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas tinggi SDN 209 Kajaolaliddong; dan (3) menganalisis hubungan antara perhatian orang tua dengan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa. Subjek dalam penelitian ini adalah 42 siswa kelas tinggi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket untuk mengukur tingkat perhatian orang tua dan tes pilihan ganda untuk mengukur hasil belajar Bahasa Indonesia siswa. Data dianalisis menggunakan bantuan IBM SPSS Statistics versi 26 melalui uji normalitas dan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhatian orang tua siswa berada pada kategori baik dengan rata-rata skor 74,17, sedangkan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa juga berada pada kategori baik dengan rata-rata skor 76,19. Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05) dan nilai rhitung sebesar 0,928 > rtabel 0,312, yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara perhatian orang tua dengan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi perhatian orang tua, maka semakin tinggi pula hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas tinggi SDN 209 Kajaolaliddong.