cover
Contact Name
Enos Lolang
Contact Email
enos@ukitoraja.ac.id
Phone
+6281342530900
Journal Mail Official
jkip@ukitoraja.ac.id
Editorial Address
Kantor Pusat UKI Toraja Lt. 1. Jl. Nusantara No. 12 Makale 91811 Kabupaten Tana Toraja - Propinsi Sulawesi Selatan Tlp. (0423)22887, Fax (0423)22073 Email: jkip@ukitoraja.ac.id
Location
Kab. tana toraja,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan
ISSN : 23028378     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
The Jurnal Keguruan dan Ilmu pendidikan (JKIP) publishes original research papers, case reports, and review articles. The publication includes the following topics: Early childhood education. Adult education Mathematics and science education. Guidance and counseling education. Educational technology. Character education. Special needs education. Global issues in education Technical and vocational education. Language education. Social science education Educational management Sport science and physical education Other areas in education.
Articles 228 Documents
Penerapan Metode Eja Melalui Model Picture And Picture Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa Kelas 1 SDN 126 Inpres Garampa’, Kecamatan Sangalla, Kabupaten Tana Toraja Abigael Keisnamy Lebang; Roberto Salu Situru
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : LPPM UKI Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.461 KB) | DOI: 10.0901/jkip.v5i1.1176

Abstract

Berdasarkan pengalaman peneliti selama mengajarkan pembelajaran bahasa Indonesiadengan meningkatkan kemampuan membaca dengan menggunakan (media gambar) modelPicture And Picture di kelas 1 Sdn 126 Inpres Garampa’, Kecamatan Sangalla, KabupatenTana Toraja dan hasil wawancara dengan guru kelas I atas pengalamannya mengajarkanbahasa Indonesia, kurang melibatkan siswa secara langsung dalam proses pembelajaran,kurang memberi kesempatan kepada siswa untuk mengimplementasikan pengetahuan yangdimilikinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran PictureAnd Picture dapat meningkatkan kemampuan membaca pada siswa kelas I SDN 126Inpres Garampa’, Kecamatan Sangalla’, Kabupaten Tana Toraja, dengan jumlah siswa 14orang siswa yang terdiri dari 5 perempuan dan 9 laki-laki. Penelitian ini menggunakanpendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian tindakankelas ini terdiri dari 2 siklus dan setiap siklus dilakukan 2 kali pertemuan melalui 4 tahapyaitu: Perencanaan, Pelaksanaan, Observasi, dan Refleksi. Jenis pengumpulan data yangdigunakan adalah 1) Tes 2) Observasi 3) Rubrik 4) Wawancara 5) Dokumentasi. Hasilpenelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca siswa pada siswa kelasI SDN 126 Inpres Garampa’ setelah diterapkannya model Picture And Picture dengannilai rata-rata siswa pada siklus I mencapai 70,71 dengan ketuntasan 64,28% dan nilairata-rata siswa pada siklus II meningkat dengan mencapai 85,00 dengan ketuntasan92,85%. Berdasarkan hasil evaluasi pada setiap pembelajaran maka kemampuan membacasiswa kelas I SDN 126 Inpres Garampa’ mengalami peningkatan dengan menggunakanmodel Picture and Picture.
Meningkatkan Motivasi Belajar Siwa Menggunakan Model Market Place Activity Pada pembelajaran Tema 6 Cita-Citaku Kelas IV SDN 6 Sesean Kabupaten Toraja Utara Adinda Situru'
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : LPPM UKI Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.725 KB) | DOI: 10.0901/jkip.v5i1.1177

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan merupakan penelitian tindakankelas yang bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Market place activity dalammeningkatkan motivasi belajar siswa. Rendahnya motivasi belajar siswa yang disebabkankurangnya semangat siswa dalam proses pembelajaran serta hanya menggunakan metodecerama. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan mennunakanmodel Market place activity. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanameningkatkan motivasi belajar Tema 6 Cita-citaku melalui model pembelajaran Marketplace activity pada siswa kelas IV. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa melaluipenerapan model Market place activity motivasi belajar siswa di kelas IV SDN 6 SeseanKabupeten Toraja Utara meningkat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan modelMarket place activity dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IV SDN 6 Seseandengan jumlah siswa 13 orang yang terdiri dari 8 siswa laki-laki dan 5 siswa perempuan.Nilai presentasi klasikal angket motivasi siswa pada siklus I berada pada angka 30,76% danpada siklus II mencapai angka 61,53%.
Penerapan Model Pembelajaran Number Head Together (NHT) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SDN 167 Tina’ Kecamatan Rantetayo Kabupaten Tana Toraja Adolvina Melin Tulak
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : LPPM UKI Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.326 KB) | DOI: 10.0901/jkip.v5i1.1178

Abstract

Penelitian ini dilandasi oleh kenyataan di lapangan bahwa hasil belajar IPA siswa kelasIV SDN 167 Tina’ Kecamatan Rantetayo Kabupaten Tana Toraja masih rendah. Halini terjadi karena kurangnya kreativitas guru dalam menerapkan model ataupun metodepembelajaran, dimana guru lebih sering menggunakan metode konvensional. Dalam halini, kegiatan pembelajaran lebih berpusat pada guru dan kurang melibatkan siswa dalampembelajaran. Hal inilah yang kemudian berdampak pada hasil belajar siswa menjadirendah. Tujuan penelitian ini dilaksanakan yaitu untuk meningkatkan hasil belajar IPAsiswa kelas IV SDN 167 Tina’ Kecamatan Rantetayo Kabupaten Tana Toraja melaluipenerapan model pembelajaran Number Head Together (NHT). Manfaat dari penelitianini adalah dapat dijadikan landasan teoritik dalam pengembangan ilmu pembelajaransains/IPA, sehingga dapat menjadi masukan dalam upaya perbaikan dan peningkatanmutu pembelajaran IPA serta mengkaji lebih luas tentang penggunaan model pembelajaranNumber Head Together khususnya dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Jenis penelitianyang digunakan adalah PTK, yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi,dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa kelasIV SDN 167 Tina’ Kecamatan Rantetayo Kabupaten Tana Toraja melalui penerapanmodel pembelajaran Number Head Together (NHT). Adapun hasil belajar pada siklus Iyaitu 44,44% siswa yang mencapai KKM yakni 75, dengan nilai rata-rata hasil belajarsiswa 66,39 dan meningkat pada siklus II yaitu 88,89% siswa yang mencapai KKM dengannilai rata-rata hasil belajar siswa 81,94. Dengan demikian, penerapan model pembelajaranNumber Head Together (NHT) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN 167Tina’ Kecamatan Rantetayo Kabupaten Tana Toraja.
Hubungan Penguasaan Materi Himpunan Terhadap Hasil Belajar Relasi Dan Fungsi Pada Siswa Kelas VII SMP Negeri I Rantepao Perdy Karuru; Selvy Rajuaty Tandiseru; Retha Lumele
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : LPPM UKI Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.947 KB) | DOI: 10.0901/jkip.v5i1.1179

Abstract

Himpunan adalah kumpulan atau kelompok benda (objek) yang telah terdefenisi denganjelas yang merupakan materi prasyarat terhadap relasi dan fungsi, oleh karena sebelummempelajari materi relasi dan fungsi terlebih dahulu menguasai tentang himpunan.Variabel penelitian ini yaitu variabel X sebagai variabel bebas dan variabel Y sebagaivariabel terikat yang menyatakan tingkat prestasi belajar relasi dan fungsi. Populasipenelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri I Rantepao sebanyak 2 kelas denganjumlah siswa 54 orang sedangkan sampel penelitian diambil dengan jumlah seluruh siswatersebut sehingga diperoleh sampel 54 orang siswa dengan menggunakan sampel total.Pengumpulan data diperoleh dengan memberikan instrumen test untuk dijawab. Data hasilpenelitian dianalisis dengan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Statistik deskriptifdigunakan untuk mendeskripsikan karakteristik distribusi skor masing-masing variabel,dan statistik inferensial digunakan untuk menguji hipotesis penelitian. Berdasarkan hasilanalisis data dengan menggunakan dua jenis statistik yaitu statistik deskriptif dan statistikinferensial, maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut: (1) Hasil belajar matematikasiswa kelas VII SMP Negeri I Rantepao tergolong tinggi dengan skor 82,7 untuk materihimpunan dan 81,07 untuk materi relasi dan fungsi. (2) Terdapat hubungan yang signifikanantara penguasaan materi himpunan dengan belajar relasi dan fungsi siswa kelas VII SMPNegeri I Rantepao. Hal ini terlihat dari nilai thitung = 6; 849 lebih besar dari ttabel2; 007:
The Competence of The Eleventh Grade Students at SMA Negeri 5 Tana Toraja in Using Simple Past Tense Shilfani Shilfani; Hensa Gaber
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : LPPM UKI Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.74 KB) | DOI: 10.0901/jkip.v9i1.1209

Abstract

The Competence of The Eleventh Grade Students at SMA Negeri 5 Tana Toraja in Using Simple Past Tense. Thesis English Department Teacher Training and Education Faculty Christian University of Indonesia Toraja. The objective of this research is to find out the competence of the eleventh grade students at SMA Negeri 5 Tana Toraja in using simple past tense. The writer used written test. In order to achieve the objective of this study, The writer used quantitative method. Population from this research is all of the eleventh grade students at SMA Negeri 5 Tana Toraja with the total of students is 264 and divided eight classes. The writer used random sampling. The object of this research was 40 students of the eleventh grade students of SMA Negeri 5 Tana Toraja academic year 2017/2018. The result of the data analysis shows that the competence of the eleventh grade students of SMA Negeri 5 Tana Toraja in using simple past tense got mean score of 47,75. It means that the competence of the students is very bad category.
Students’ Perceptions Toward The Methods of English Language Teaching For The Fourth Semester Students Of Management Department At UKI Toraja Shilfani Shilfani; Meikhel Yoes Ruruk Gotti
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : LPPM UKI Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.583 KB) | DOI: 10.0901/jkip.v10i1.1210

Abstract

The objectives of this research are (1) to find out the methods are used by the lecturer in English Language Teaching for the fourth semester students of Management department at UKI Toraja, (2) to find out the students’ perceptions toward the method in English Language Teaching for the fourth semester students of Management department at UKI Toraja. The informants of this study were the fourth semester students of Management Department who had programmed English courses. The writer used snowball sampling to collecting data. There are 16 students as research informants. The writer collected the data by conducting semi-structural interviews. After transcribe the interview result, the writer apply qualitative method by Miles and Huberman technique in order to analyze the data. The data was collected from the fourth semester students of Management Department at UKI Toraja still active in that university. There were 16 students who have been interviewed and they have programmed English courses. The interview was held in Tana Toraja, on Wednesday 15th July 2020 untill on Tuesday 21st July 2020. The resut of this research are the methods used by lecturer in English Language Teaching in the fourth semester students of Management Department at UKI Toraja are reading methods and the silent way while the student’s perceptions toward the method used by lecturer in English Language Teaching in the fourth semester students of Manegement Department at UKI Toraja is Negative perception the methods are less effective in English Language Teaching, students felt bored, students felt scared and nervous in English Language Teaching and sometimes do not understand the material taught by the Lecturer. Based on the results above, the writer concludes that there are two methods are used by English lecturer in English Language Teaching and there are some perception (Negative Perception) from the students as mention above.
Teaching English Speaking Strategies in COVID-19 Era for English Department Students at UKI Toraja Rony La'biran; Resnita Dewi
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : LPPM UKI Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.209 KB) | DOI: 10.0901/jkip.v10i1.1218

Abstract

The purpose of this study is to find out The Teaching Strategies in Learning Speaking Skill in Covid-19 era. In analyzing the data of this research, the researcher employed qualitative method to analyze data using theories from Miles and Huberman. The subjects of this study were the speaking lecturers at English Study Program of FKIP UKI Toraja. The data of this research was collected by interview. The result of the research shows that there are 4 (four) strategies in teaching English speaking in covid-19 era are Self-study Strategy, Use of YouTube application, Use of WhatsApp application, Question and Answer strategy.
Analisis Manajemen Perpustakaan sebagai Sumber Belajar Eky Setiawan Salo
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : LPPM UKI Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.5 KB) | DOI: 10.0901/jkip.v10i1.1278

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi dan kendala yang dihadapi dalam manajemen perpustakaan di SD Negeri 129 Lea Kabupaten Tana Toraja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Informan penelitian ini adalah pustakawan, kepala sekolah, guru dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan langkah-langkah reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengujian keabsahan data dengan menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen perpustakaan SDN 129 Lea sebagai sumber belajar belum berjalan secara optimal. Dari segi perencanaan perpustakaan sudah sangat baik, namun beberapa aspek manajemen perpustakaan masih memiliki banyak kekurangan, dalam aspek implementasi prinsip-prinsip organisasi, petugas perpustakaan masih kurang kompak dan selalu lalai dalam bekerja, yang mengakibatkan pelayanan di perpustakaan kurang lancar. Dalam pengawasan perpustakaan, kepala perpustakaan belum memiliki pedoman tertentu yang dijadikan landasan dalam melakukan pengawasan dan kurang memperhatikan laporan tertulis dan laporan bulanan, pada kepemimpinan perpustakaan, kepala perpustakaan sudah memiliki beberapa sifat kepemimpinan namun kurang maksimal dalam mengarahkan potensi yang dimiliki dan melakukan hubungan kerja dengan pihak-pihak lain. Hambatan dalam implementasi manajemen perpustakaan sebagai sumber belajar adalah terbatasnya dana yang diberikan oleh pemerintah sehingga perpustakaan sekolah sulit untuk berkembang, pengelola perpustakaan yang bukan dari kalangan ilmu perpustakaan mendapat beban kerja yang tidak sesuai dengan keahlian masing-masing staf, dalam kurikulum sekolah, belum ada jam khusus bagi siswa untuk menggunakan perpustakaan, sehingga siswa jarang berlama-lama di perpustakaan.
Mengapa Kita Membutuhkan Teknologi Dalam Pendidikan?
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : LPPM UKI Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.725 KB) | DOI: 10.0901/jkip.v10i1.1279

Abstract

Pendidikan di Indonesia tetap harus terlaksana meski di tengah wabah pandemi Covid-19, sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk menemukan solusi yang tepat dalam proses belajar mengajar. Tulisan ini bertujuan untuk memberikan jawaban dari pertanyaan mengapa kita membutuhkan teknologi dalam pendidikan. Tulisan ini merupakan studi kepustakaan yang dilaksanakan dengan mengumpulkan data sekunder dan data primer. Data yang dikumpulkan meliputi kajian artikel, fenomena pendidikan di masa pandemi Covid-19 di berbagai universitas di Indonesia Tengah dan Indonesia Timur. Adapun temuan yang didapatkan adalah kampus yang memiliki fasilitas sarana dan prasarana serta sumber daya yang lengkap mampu melaksanakan pembelajaran sesuai yang diharapkan pemerintah dengan memanfaatkan media Zoom dan G-Meet. Namun, beberapa kampus yang tidak memiliki sarana dan prasarana yang memadai hanya melaksanakan proses belajar mengajar dengan memanfaatkan media eCampuz, WhatsApp, Classroom dan PDF Reader. Berdasarkan temuan ini, maka beberapa pendidik yang tersebar di berbagai perguruan tinggi swasta yang ada di Indonesia Tengah dan Indonesia Timur patut melaksanakan proses belajar mengajar dengan memanfaatkan teknologi yang tepat guna mewujudkan sila kedua dalam pancasila yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa tanpa mengurangi kualitas dalam pembelajaran.
Urgensi Penerapan Budaya 7K Untuk Membentuk Karakter di Sekolah Dasar Arif Widodo; Hanifah Wardatul Jannah
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : LPPM UKI Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.121 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya penerapan budaya 7K untuk membentuk karakter siswa di sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan dibeberapa sekolah dasar dikabupaten Bima. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pedekatan deskriptif. Pengumpulan data menggunakan tehnik obseravsi. Hasil analisis data dari observasi menunjukan bahwa cara menerapkan budaya 7K adalah dengan selalu melibatkan semua komponen sekolah seperti kepala sekolah, guru, siswa, satpam dan pegawai sekolah lainnya. Cara menerapakn kedisiplin adalah dengan cara selalu mematuhi semua perintah yang positif yang diberikan guru. Cara menerapakan kekeluargaan adalah dengan selalu menjaga silaturahim dengan sesame. Cara menjaga keamaanan adalah dengan menjaga diri dari bahaya. Cara menerapkan keindahan adalah dengan membuat sesuatu yang unik dari yang lain. Cara menerapkan kebersihan adalah dengan selalu membiasakan hidup sehat. Cara menerapkan kerindangan adalah dengan melakukan penghijauan dan cara menerapkan ketertiban adalah mengikuti semua aturan yang sudah ditentukan. Keberhasilan dari beberapa sekolah dasar dikabupaten bima dalam menerapkan 7K berbeda-beda. Menerapkan budaya 7K adalah usaha yang dilakukan oleh sekolah dalam melatih dan menanamkan karakter yang mulia. Budaya 7K penting diterapkan selain agar siswa mempunyai karakter, tetapi juga membantu siswa dalam meraih kesuksesan, menghadapi zaman yang berkembang dengan sikap yang positif.