cover
Contact Name
Siti Zuraida Muhsinin
Contact Email
zuraidamuhsinin@gmail.com
Phone
+6281904157261
Journal Mail Official
zuraidamuhsinin@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Ilmu Kesehatan Univeristas Nahdlatul Wathan Jl. Merdeka Raya – Karang Pule - Mataram Tlpn. (0370) 6161208, Fax. (0370) 6161246
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
ISSN : 24425087     EISSN : 27768449     DOI : https://doi.org/10.51673/jikf
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi (JIKF) dengan e ISSN : 2776-8449, p ISSN : 2442-5087 adalah jurnal yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Nahdlatul Wathan Mataram. Jurnal ini adalah Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi (JIKF) yang bersifat peer-review dan terbuka. Bidang kajian dalam jurnal ini termasuk Ilmu Kesehatan dan Farmasi. Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi (JIKF) menerima artikel dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia dan diterbitkan 2 kali setahun : Maret dan September.
Articles 191 Documents
Rasionalitas Penggunaan Obat Pada Pasien Ispa (Pneumonia dan Non Pneumonia) Anak Di Puskesmas Mataram Nur Radiah; Dewi Hildayani
JIKF Vol 8 No 1 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.896 KB) | DOI: 10.51673/jikf.v8i1.530

Abstract

Rasionalitas penggunaan obat khususnya obat-obat ISPA merupakan faktor penting yang harus dipahami oleh Tenaga Kesehatan khususnya Tenaga Medis dan Tenaga Farmasi. Penggunaan obat yang rasional akan memberikan jaminan kepada pasien bahwa obat yang didapat oleh pasien sudah sesuai dengan kondisi dan penyakit yang diderita serta menunjang upaya pemulihan kesehatan. Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan infeksi yang terdapat pada Saluran Nafas Atas maupun Saluran Nafas Bagian Bawah. Penyakit infeksi ini dapat menyerang semua umur. Akan tetapi, anak-anak, bayi dan balita paling rentan untuk terinfeksi penyakit infeksi ini. Penelitian ini bertujuan Mengetahui Rasionalitas (Tepat Obat, Tepat Dosis, Tepat Pasien, Tepat Interval waktu pemberian, dan Waspada efek samping obat) Penggunaan Obat Pada Pasien Pneumonia dan Non Pnemonia Anak di Puskesmas Mataram. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif dan menggunakan metode prospektif dengan melihat rasionalitas penggunaan obat ispa (pneumonia dan non pneumonia) pada anak. Sampel yang digunakan pasien ISPA (pneumonia dan non pneumonia) anak usia 2-11 tahun di Puskesmas Mataram. Hasil penelitian ini menunjukkan rasionalitas penggunaannya yaitu tepat obat dan tepat pasien sebanyak 100%, tepat dosis sebanyak 79,62%, dan tepat interval waktu pemberian yaitu 10%. Berdasarkan waspada efek samping obat ISPA didapatkan hasil efek samping Chlorfeniramin Maleat (CTM) yang muncul sebanyak 70%, Glyceryl Guaiacolate (GG) sebanyak 55%.
Profil Kadar Kolesterol Darah Mencit Putih (Mus musculus) Yang Diberi Ekstrak Etanol 70% Daun Sirsak (Annona muricata L.) Sebelum dan Bersamaan Dengan Induksi High Fat Diet Andy Susbandiyah Ifada; Andini Mutia Kusadi; Kismawati Mulyaningsih
JIKF Vol 8 No 1 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.572 KB) | DOI: 10.51673/jikf.v8i1.531

Abstract

Hiperkolesterolemia telah terbukti mengganggu dan mengubah struktur pembuluh darah yang mengakibatkan gangguan fungsi endotel yang menyebabkan lesi, plak, oklusi dan emboli. Hiperkolesterol menyebabkan saluran pembuluh darah menjadi sempit sehingga aliran darah kurang lancar, meningkatkan resiko terkena aterosklerosis, penyakit jantung koroner, pankreatitis, diabetes mellitus, gangguan tyroid, penyakit hepar, dan penyakit ginjal. Penelitian yang telah ada sebelumnya menyimpulkan bahwa ekstrak etanol dari daun sirsak mempunyai aktivitas antidiabetes melitus dan menurunkan kolesterol pada tikus yang diinduksi aloksan. Namun sejauh ini belum ada studi yang mengungkap adanya pengaruh perbedaan waktu pemberian ekstrak etanol daun sirsak (Annona muricata L.) terhadap penurunan kadar kolesterol pada mencit putih (Mus musculus) yang diinduksi high fat diet (HFD). Sebanyak 20 ekor mencit dibagi dalam 4 kelompok yaitu kelompok normal, kontrol negatif, kelompok perlakuan yaitu P1 dan P2. Pengukuran kadar kolesterol darah dilakukan pada minggu awal, minggu ke-1 dan ke-2 setelah induksi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kadar kolesterol darah pada mencit putih yang diinduksi HFD mengalami peningkatan setiap minggu sedangkan kelompok yang mendapat dosis ekstrak etanol daun sirsak 200 mg/kgBB tidak peningkatan kadar kolesterol darah. Dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak etanol daun sirsak sebelum maupun bersamaan dengan induksi high fat diet memperlihatkan profil kadar kolesterol darah yang sama-sama mengalami penurunan.
Deskripsi Gaya Hidup Penderita Hiperetnsi di Wilayah Kerja Puskesmas Karang Taliwang Erniawati Pujiningsih; Kurniatun Kurniatun
JIKF Vol 8 No 1 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.923 KB) | DOI: 10.51673/jikf.v8i1.532

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit penyebab kematian nomor satu di dunia, dan salah satu penyebab timbulnya hipertensi adalah gaya hidup. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui deskripsi atau gambaran gaya hidup pada penderita hipertensi.Data yang ada di Puskesmas Karang Taliwang Kota Mataram pada tahun 2019 terdapat 3337 penderita hipertensi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan jumlah populasi 297 orang dan jumlah sampel 30 orang, teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa Gambaran Gaya Hidup Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Karang Taliwang Kota Mataram, pada kategori Baik sebanyak 9 orang (30%), Cukup sebanyak 17 orang (56,7%), dan kurang sebanyak 4 orang (13,3%). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sebagian besar gambaran gaya hidup penderita hipertensi ada dalam kategori cukup sebanyak 17 orang (56,7%). Oleh karena itu diharapkan bagi petugas kesehatan agar lebih meningkatkan mutu pelayanan dan pendidikan kesehatan serta informasi tentang hipertensi.
Pengaruh Paritas Dan Jarak Kehamilan Terhadap Kejadian Abortus Spontan Di Puskesmas Kota Mataram Erniawati Pujiningsih
JIKF Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.119 KB) | DOI: 10.51673/jikf.v5i1.542

Abstract

Abortus merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang menyebabkan kematian ibu yaitu sebesar 5%, sebenarnya angka kejadian abortus sulit diketahui secara pasti.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh paritas ibu dan jarak kehamilan terhadap kejadian abortus spontan.Desain penelitian adalah kajian kasus kontrol (case control study) dengan unit observasi yang terdiri atas kelompok kasus dan kelompok kontrol. Sampel penelitian sebanyak 194 responden, yaitu kelompok kasus 97 responden dan kelompok kontrol 97 responden yang dipilih secara purposif sampling. Data diambil oleh peneliti berdasarkan laporan rekam medik di puskesmas meliputi paritas dan jarak kehamilan. Hasil analisis odds Ratio pada paritas menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara paritas dengan kejadian abortus spontan dengan nilai p=0,000, OR = 14,1; (95%CI: 6,52 – 30,35). Hasil analisis Odds Ratio pada jarak kehamilan menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara jarak kehamilan dengan kejadian abortus spontan dengan nilai p=0,000, OR = 4,0; (95% CI: 2,20 – 7,36). Berdasarkan hasiluji multivariat ditemukan bahwa paritas merupakan variabel paling berpengaruh terhadap kejadian abortus spontan dengan nilai Wald sebesar 25,51 dan signifikansi sebesar 0,000.
Paritas dan Jarak Kelahiran Sebagai Faktor Resiko Kejadian Komplikasi Persalinan di Puskesmas Terara Lombok Timur Abidaturrosyidah Abidaturrosyidah; Ummu Salmah; Sudirman Natsir
JIKF Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.047 KB) | DOI: 10.51673/jikf.v5i1.543

Abstract

Komplikasi persalinan merupakan masalah kesehatan yang penting dan tidak selalu dapat diduga sebelumnya, jika tidak ditanggulangi dapat menyebabkan kematian ibu yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar risiko faktor paritas, dan jarak kelahiran terhadap kejadian komplikasi persalinan. Desain penelitian adalah case control study dengan pendekatan retrospective. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Terara Lombok Timur pada bulan Maret sampai Mei 2017. Jumlah sampel sebanyak 156 orang terdiri dari 52 kelompok kasus dan 104 kelompok kontrol dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simpel random sampling. Data dianalisis secara bivariat menggunakan uji Odds Ratio (OR) dan analisis multivariat dengan uji regresi logistik berganda. Hasil analisis bivariat menunjukkan variabel paritas (OR=2,910; p=0,002), dan jarak kelahiran (OR=6,159; p=0,000) merupakan faktor risiko terhadap kejadian komplikasi persalinan. Analisis multivariat menunjukkan variabel paritas (OR=4,142; p=0,000), dan jarak kelahiran (OR=9,215; p=0,000) tetap konsisten sebagai faktor risiko terhadap kejadian komplikasi persalinan. Disimpulkan bahwa paritas dan jarak kelahiran merupakan faktor risiko kejadian komplikasi persalinan. Diharapkan dalam merencanakan kehamilan hendaknya mempertimbangkan jumlah anak dan mengatur jarak kelahiran untuk mencegah terjadinya komplikasi persalinan.
Efek Kombinasi Natrium Diklofenak Dengam Minuman Tradisional Terfermentasi Yang Diberikan Pada Mencit Jantan Dahlia Andayani
JIKF Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.145 KB) | DOI: 10.51673/jikf.v5i1.544

Abstract

Minuman tradisional fermentasi seperti air nira, air tape ketan mengandung alkohol yang akan berpengaruh terhadap efek obat yang diberikan bersama. Kombinasi tersebut bisa menyebabkan interaksi pada tahap farmakokinetik maupun farmakodinamik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian natrium diklofenak bersama dengan minuman fermentasi dari air nira dan tape ketan pada mencit yang diinduksi asam asetat.Rancangan penelitian menggunakan post test only control group design dengan enam kelompok perlakuan masing masing terdiri dari empat ekor tikus. Kelompok I kontrol negatif diberikan cmc 1%, kelompok II kontrol positif diberikan natrium diklofenak dosis 25 mg, kelompok III praperlakuan air nira dan natrium diklofenak, kelompok IV kombinasi air nira dan natrium diklofenak. Kelompok V diberikan pra perlakuan air tape ketan dan natrium diklofenak, kelompok VI diberikan kombinasi tape ketan dan natrium diklofenak. Semua kelompok perlakuan diinduksi nyeri dengan asam asetat 1 %. Data berupa jumlah geliat dihitung pada menit ke 20,40,60,80,100 dan 120 setelah diinduksi asam asetat. Hasil penelitian menunjukkan total AUC kelompok 1 yaitu 6720, kelompok II yaitu 5400, kelompok III yaitu 4520, kelompok IV yaitu 3630. Daya analgetik antrium diklofenak tunggal 19,64% meningkat menjadi 32,74 % pada kelompok V dan 45,98 % pada kelompok VI. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa alkohol yang terdapat pada fermentasi air nira dan tape ketan memberikan pengaruh terhadap daya analgetik natrium diklofenak.
Pengalaman Mengatasi Fatigue Pada Pasien Hemodialisa Musniati Musniati; Agus Suradika; Diana Irawati
JIKF Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.688 KB) | DOI: 10.51673/jikf.v5i1.545

Abstract

Fatigue merupakan gejala yang paling sering dikeluhkan oleh pasien ESRD yang menjalani terapi hemodialisa (HD) yaitu sebanyak 60-97% dari total pasien yang menjalani HD. Hal tersebut memiliki pengaruh sangat negatif pada kualitas hidup pasien dan memiliki masalah yang serius pada psikologis, fisiologis, implikasi sosial-demografis (untuk pasien, keluarga dan komunitas). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman yang mendalam tentang pengalaman, faktor yang mendukung dan menghambat dalam mengatasi fatigue pada pasien HD. Metode: Studi kualitatif ini dilakukan untuk menggali pengalaman pasien mengatasi fatigue pada pasien HD dengan jumlah partisipan 5 perempuan dan 1 laki –laki. Hasil: Terdapat empat tema yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu perubahan akibat fatigue, cara pasien mengatasi fatigue, faktor penghambat dalam mengatasi fatigue dan faktor pendukung dalam mengatasi fatigue. Kesimpulan: Keempat tema tersebut saling berkaitan atau saling berkesinambungan sehingga perlu adanya dukungan dari semua pihak baik itu keluarga, lingkungan dan penyedia pelayanan kesehatan. Sehingga hal ini dapat memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas hidup pasien. Saran: Keterlibatan keluarga sangat diperlukan dalam pemberian edukasi dan konsultasi psikologis oleh pelayanan kesehatan, sehingga keluarga dapat mengetahui permasalahan yang dihadapai pasien.
Pengaruh Preeklampsia Terhadap Berat Lahir Bayi di RSUD dr. R Soedjono Selong Kabupaten Lombok Timur Sriama Muliani; Andi Ummu Salmah; Andi Mardiah Tahir
JIKF Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.333 KB) | DOI: 10.51673/jikf.v5i1.546

Abstract

Preeklampsia merupakan masalah kehamilan yang sulit untuk dideteksi karena penyebabnya yang belum diketahui secara pasti, preeklampsia memiliki dampak terhadap pertumbuhan janin selama kehamilan sehingga di percaya dapat mengakibatkan kelahiran dengan berat bayi lahir rendah dan prematur.Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh preeklampsia terhadap berat lahir bayi.Desain penelitian adalah cross-sectionaldengan jumlah sampel 150, dipilih secara random samplingmenggunakan systematic random sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan format pengumpulan data, dimana data yang dikumpulkan berdasarkan hasil pencatatan rekam medik yang dilakukan oleh petugas kesehatan yang terlatih dan terstandar, data yang dikumpulkan yaitu data ibu dengan preeklampsia, data ibubersalin tanpa preeklampsia, dan berat lahir bayi. Analisis bivariate dengan uji tdigunakan untuk melihat pengaruh preeklampsia terhadap berat lahir bayi. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa preeklampsia berpengaruh sigifikan terhadap berat lahir bayi dengan nilai p=0,012 , nilai t=-2,574. Berdasarkan penilaian mean data juga disimpulkan bahwa preeklampsia lebih cenderung melahirkan berat bayi lebih rendah sebesar 290 gram dibandingkan dengan bukan preeklampsia. Diharapkan setiap ibu hamil secara mandiri harus mampu untuk mendeteksi secara dini mengenai risiko kemungkinan terjadi preeklampsia, dengan cara setiap petugas kesehatan senantiasa memberikan pendidikan kesehatan selama kehamilan sesuai dengan program yang ada mengingat dampak yang diakibatkan oleh preeklampsia.
Analisis Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Kualitas Pelayanan Di Apotek Kimia Farma 458 Mataram M. Sidrotullah; Abdurrahman Muis
JIKF Vol 5 No 2 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.813 KB) | DOI: 10.51673/jikf.v5i2.547

Abstract

Apotek adalah tempat dilakukan pekerjaan kefarmasian dan penyaluran sediaan farmasi serta perbekalan kesehatan lainnya kepada masyarakat. Oleh karena itu secara berkala apotek perlu melakukan survey untuk mengetahui seberapa besar tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan yang telah dilakukan karena masing-masing pasien memiliki tingkat kepuasan pelayanan yang berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas pelayanan khususnya variabel-variabel: Reliability (keandalan), responsive (cepat tanggap), assurance (jaminan), empathy (empati) dan tangible (nyata). Variabel-variabel tersebut digunakan untuk menganalisis kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien di Apotek Kimia Farma 458 Mataram. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 94 responden, Teknik pengambilan sampel ditentukan dengan proposional random sampling. Metode analisis yang digunakan adalah analisis GAP. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kesesuaian antara pelayanan yang diberikan oleh Apotek Kimia Farma 458 Mataram dengan harapan pasien terdapat GAP sebesar 0.53, skor ini dikategorikan dalam kelompok sedang atau cukup puas. Kualitas pelayanan dimensi reliability, responsive, assurance, empathy dan tangible bersama-sama memberikan pengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien Apotek Kimia Farma 458 Mataram.Dimensi yang paling memuaskan pasien adalah dimensi assurance (0.68).meskipun kualitas pelayanan yang diberikan oleh Apotek Kimia Farma 458 Mataram belum sepenuhnya memenuhi harapan pasien tetapi pasien sudah merasa cukup puas atau pelayanannya sudah cukup baik.
Formulasi Sediaan Sabun Padat Dari Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa Oleifera L.) Ade Irma Fitria Ningsih; Ika Andhyka; M. Rasyid
JIKF Vol 5 No 2 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.089 KB) | DOI: 10.51673/jikf.v5i2.548

Abstract

Sabun tidak hanya sebatas sebagai kosmetika saja, tetapi telah berkembang memnjadi produk kesehatan yaitu sabun yang mengandung zat anti inflamasi. Salah satu tanaman yang mengadung efek anti inflamasi adalah kelor. Konsumen beranggapan sabun dengan busa yang melimpah mempunyai kemampuan membersihkan kotoran yang baik. Busa yang melimpah dapat diperoleh dari penggunaan foaming agent, yaitu surfaktan. Pembuatan formulasi sabun ini bertujuan untuk mengetahui formulasi sabun dari ekstrak etanol daun kelor dapat memenuhi karakteristik sifat fisik sabun. Sabun ekstrak etanol daun kelor dibuat menjadi empat formulasi yaitu formulasi I: 20 gram minyak kelapa dan 0,1% ekstrak etanol daun kelor, formulasi II: 20 gram minyak kelapa dan 0,2% ekstrak etanol daun kelor, formulasi III: 40 gram minyak kelapa dan 0,1% ekstrak etanol daun kelor, formulasi IV: 40 gram minyak kelapa dan 0,2% ekstrak etanol daun kelor. Metode yang digunakan dalam membuat ekstrak adalah metode masersi. Evaluasi pada sediaan meliputi uji pH, uji organoleptis dan uji daya busa yang dilakukan selam 6 hari. Hasil pH rata-rata dari formulasi I, II, III dan IV berturut-turut yaitu 10,6 : 10,3: 10,1 : 10,0. Hasil rata-rata daya busa dari formulasi I, II, III dan IV berturut-turut yaitu 10,8 : 15,1 : 18,1 : 19,6. Hasil uji kekerasan dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi penambahan minyak kelapa maka akan menghasilkan sabun yang lunak. Hasil uji warna dapat disimpulkan bahwa semakin banyak ditambahkan ekstrak daun kelor maka warna sabun akan semakin coklat.

Page 3 of 20 | Total Record : 191