cover
Contact Name
Siti Zuraida Muhsinin
Contact Email
zuraidamuhsinin@gmail.com
Phone
+6281904157261
Journal Mail Official
zuraidamuhsinin@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Ilmu Kesehatan Univeristas Nahdlatul Wathan Jl. Merdeka Raya – Karang Pule - Mataram Tlpn. (0370) 6161208, Fax. (0370) 6161246
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
ISSN : 24425087     EISSN : 27768449     DOI : https://doi.org/10.51673/jikf
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi (JIKF) dengan e ISSN : 2776-8449, p ISSN : 2442-5087 adalah jurnal yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Nahdlatul Wathan Mataram. Jurnal ini adalah Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi (JIKF) yang bersifat peer-review dan terbuka. Bidang kajian dalam jurnal ini termasuk Ilmu Kesehatan dan Farmasi. Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi (JIKF) menerima artikel dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia dan diterbitkan 2 kali setahun : Maret dan September.
Articles 191 Documents
Efektivitas Pemberian Tablet Fe Terhadap Kadar Hemoglobin Ibu Hamil Trimester Iii Dengan Kejadian Anemia Di Puskesmas Ampenan Rosa Mutianingsih; Siti Wathaniah; Finka Ariawati
JIKF Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.377 KB) | DOI: 10.51673/jikf.v6i2.559

Abstract

Dari hasil data yang didapatkan di Puskesmas Ampenan pada tahun 2015 ibu hamil berjumlah 881 jiwa dan mengalami anemia berjumlah 138 jiwa. Sedangkan pada tahun 2016 terjadi peningkatan ibu hamil yaitu 906 jiwa dan yang mengalamai anemia sejumlah 139 jiwa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian tablet Fe terhadap kadar hemoglobin ibu hamil trimester III dengan kejadian anemia di Puskesmas Ampenan tahun 2017. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik. Populasinya adalah semua ibu hamil trimester III dengan kejadian anemia di Puskesmas Ampenan pada tahun 2017 sebanyak 45 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling sehingga jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 45 orang. Alat bantu yang digunakan adalah lembar observasi. Analisa statistik yang digunakan adalah chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 45 ibu hamil trimester III yang diteliti di Puskesmas Ampenan tahun 2017 ditemukan bahwa lebih banyak yang mengkonsumsi tablet Fe ≥ 90 tablet sebanyak 30 orang (66,7%), jika dibandingkan dengan mengkonsumsi tablet Fe < 90 tablet yaitu sebanyak 15 orang (33,3%), anemia sebanyak 30 orang (66,7%) dan ada efektivitas pemberian tablet Fe terhadap kadar Hb ibu hamil trimester III dengan kejadian anemia di Puskesmas Ampenan Tahun 2017 (p <0,05). Disarankan kepada petugas kesehatan yang ada di Puskesmas Ampenan agar mempertahankan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat khususnya ibu hamil trimester III yang mengalami anemia agar diberikan pengarahan, bimbingan konseling, leaflet dan penyuluhan tentang pemberian tablet Fe terhadap kadar hemoglobin ibu hamil serta menganjurkan ibu untuk mengkonsumsi tablet Fe secara rutin dan memeriksakan kesehatan selama kehamilannya agar resiko terjadinya anemia dapat dicegah sedini mungkin.
Formulasi Sediaan Gel Antiseptik Tangan Ekstrak Etanol 95% Daun Jambu Biji Merah (Psidiumguajava L.) Dengan Basis Carbopol 940 Aulia Ul Hafizah; Wilya Isnaeni; Ni Made Suyantari
JIKF Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.436 KB) | DOI: 10.51673/jikf.v6i2.560

Abstract

Daun Jambu biji merah (Psidium guajavaL.) memiliki khasiat salah satunya sebagai antimikroba yaitu saponin, flavonoid dan tanin dapat bekerja sebagai antimikroba (. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat sediaan gel dari ekstrak daun mangga madu (Mangifera indica L.) dengan konsentrasi 1%, 3% ,5% dan 7% menggunakan basis carbopol 940 yang dapat digunakan sebagai antiseptik tangan yang memiliki sifat fisik yang baik. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan sampel ekstrak etanol daun jambu biji merah (Psidium guajava L.). Daun mangga madu diperoleh dari desa Buwun Sejati , Kecamatan Narmada. Ekstrak daun jambu biji merah didapat dengan penyarian menggunakan etanol 95%. Formula sediaan gel dibuat dengan basis Carbopol 940 dengan kadar ekstrak 1%, 3%,5% dan 7%. Evaluasi efektivitas daya antiseptik dilakukan dengan metode Replika. Hasil uji sifat fisik menunjukkan bahwa sediaan gel berwarna kuning sampai coklat muda dan jernih, homogen, daya sebar rata-rata 5-6 cm dan memiliki pH 5. Uji replika menunjukkan bahwa pada sediaan gel dengan kadar ekstrak 1%,3%,5% dan 7% memiliki daya antiseptik lebih baik dibanding sediaan gel dengan bahan aktif etanol 95%%. Dapat disimpulkan bahwa gel ekstrak etanol daun jambu biji merah (Psidium guajava L.) ini dapat digunakan sebagai antiseptik tangan dan memiliki sifat fisik yang baik.
Faktor Penyebab Laserasi Perinium Pada Persalinan Normal Di Puskesmas Karang Taliwang Tahun 2017 Nia Supiana; Rabiatul Adawiyah
JIKF Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.261 KB) | DOI: 10.51673/jikf.v6i2.561

Abstract

Berdasarkan data Dikes NTB Tahun 2016 AKI di NTB 92 kasus, menurun dari tahun 2015 yaitu sebanyak 95 kasus, dimana sebagian besar disebabkan perdarahan Nifas 56,25%. Sumber perdarahan dapat berasal dari laserasi perineum, vagina, serviks, dan robekan uterus (rupture uteri). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab laserasi perineum pada persalinan normal di Puskesmas Karang Taliwang Tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik simple random sampling dengan jumlah sample 86 orang ibu bersalin. Diamana data-data dari 86 sampel yang diteliti dimasukkan kedalam master tabel dan kemudian mencari distribusi frekuensi jumlah laserasi perineum dari tiap variabel. Hasil penelitian yang didapatkan jumlah ibu bersalin terbanyak pada usia 20 – 35 tahun yaitu 78 orang (90,7%), paritas 2 – 4 yaitu 54 orang (62,8%), laserasi perineum 77 orang (89,5%), lama kala II < 3 jam 52 orang (60,5%), BBL 2500-4000 gram 81 orang (94,2%). Sedangkan berdasarkan tabel silang jumlah frekuensi laserasi perineum yang terbanyak berdasarkan umur 20 – 35 tahun 73 orang, paritas 2-4 sebanyak 47 orang, lama kala II < 3 jam 44 orang, BBL 2500-4000 gram 72 orang. Jadi dapat disimpulkan mayorita tertinggi ibu bersalin adalah berdasarkan kelompok berat badan lahir 2500 – 4000 gram sedangkan mayoritas tertinggi ibu dengan laserasi perineum adalah pada kelompok umur 20 -35 tahun yaitu sebanyak 73 orang.
Formulasi dan Uji Stabilitas Sediaan Emulsi Minyak Ikan Dengan Menggunakan Serbuk Biji Durian (Durio Zibethinus L.) Lokal Sebagai Emulgator Ade Irma Fitria Ningsih; Khairil Pahmi; Khaerudin Khaerudin
JIKF Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.3 KB) | DOI: 10.51673/jikf.v6i2.562

Abstract

Sediaan emulsi merupakan suatu campuran yang tidak stabil dari dua cairan yang pada dasarnya tidak saling bercampur, sehingga untuk mencampurkan kedua fase ini diperlukan zat pengemulsi (emulsifying agent) atau emulgator. Durian merupakan buah musiman yang paling popular di negara–negara Asia Tenggara. Hanya sepertiga dari buah durian bisa dimakan, sedangkan biji (20% - 25%) sebagian besar dibuang setelah dikonsumsi. Padahal setelah diteliti biji durian mengandung karbohidrat 43,6 gram – 46,2 gram tiap 100 gram biji yang diubah menjadi glukosa. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui bagaimana kemampuan serbuk biji durian lokal sebagai emulgator dengan konsentrasi 2%, 4%, dan 8 % dan untuk mengetahui bagaimana mutu dan kesetabilan sediaan emulsi minyak ikan dengan menggunakan emulgator serbuk biji durian lokal. Desain penelitian yang digunakan adalah bersifat true eksperiment (eksperiment sesungguhnya). Hasil penelitian ini menunjukkan pada pengujian organoleptis, formulasi dengan konsentrasi 8%, 4%, dan 2% efektif sebagai emulgator pada sediaan emulsi minyak ikan, pada pengujian tipe emulsi, kelima formulasi menunjukkan tipe minyak dalam air (M/A) atau Oil In Water (O/W), Pada pengujian berat jenis, formulasi 8% dan 4 efektif sebagai emulgator pada sediaan emulsi minyak ikan. Sedangkan untuk formulasi 2% kurang efektif sebagai emulgator pada sediaan emulsi minyak ikan, Pada pengujian viskositas, formulasi 8% efektif sebagai emulgator pada sediaan emulsi minyak ikan sedangkan pada formulasi 4% dan 2% kurang efektif sebagai emulgator pada sediaan emulsi minyak ikan serta pada pengujian pH menunjukkan bahwa formulasi dengan konsentrasi 8% dan 4% efektif sebagai emulgator, Sedangkan emulsi dengan konsentrasi 2% kurang efektif sebagai emulgator pada sediaan emulsi minyak ikan.
Konsumsi Tablet Fe Yang Kurang Sebagai Faktor Risiko Kejadian Komplikasi Persalinan di Puskesmas Terara Lombok Timur Abidaturrosyidah Abidaturrosyidah; Marlia Fujiyanti
JIKF Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.643 KB) | DOI: 10.51673/jikf.v6i2.563

Abstract

Komplikasi persalinan merupakan masalah kesehatan yang penting dan tidak selalu dapat diduga sebelumnya, jika tidak ditanggulangi dapat menyebabkan kematian ibu yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar risiko faktor konsumsi tablet Fe yang kurang terhadap kejadian komplikasi persalinan. Desain penelitian adalah case control study dengan pendekatan retrospective. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Terara Lombok Timur pada bulan Maret sampai Mei 2017. Jumlah sampel sebanyak 156 orang terdiri dari 52 kelompok kasus dan 104 kelompok kontrol dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simpel random sampling. Data dianalisis secara bivariat menggunakan uji Odds Ratio (OR). Hasil analisis bivariat menunjukkan variabel konsumsi tablet Fe (OR=14,412; p=0,000) merupakan faktor risiko terhadap kejadian komplikasi persalinan.. Disimpulkan bahwa konsumsi tablet Fe yang kurang merupakan faktor risiko kejadian komplikasi persalinan. Diharapkan ibu hamil hendaknya mematuhi aturan dalam mengkonsumsi tablet Fe yaitu minimal 90 tablet selama hamil, diminum pada malam hari sebelum tidur, dan tidak diminum bersamaan dengan kopi atau teh sehingga tidak terjadi anemia yang dapat menyebabkan perdarahan pada saat melahirkan.
Uji Efek Sedatif Ekstrak Etanol Daun Kecubung Muda (Datura Metel L.) Pada Mencit Putih Jantan (Mus Musculus) Galur Wistar Rauhul Akbar Kurniawan; Rully Febriani
JIKF Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.761 KB) | DOI: 10.51673/jikf.v6i2.564

Abstract

Insomnia merupakan masalah kesehatan yang membutuhkan pengobatan, salah satu cara untuk mengatasi insomnia adalah menggunakan obat-obat golongan hipnotik-sedatif. Tanaman kecubung merupakan salah satu tanaman yang mengandung berbagai senyawa kimia yang terdapat mulai dari akar, batang, tangkai, daun, bunga, dan biji. Senyawa yang terdapat dalam tanaman kecubung (Datura metel L.) alkaloid atropine, hiosiamin, skopolamin. Alkaloid atropine merupakan zat yang dapat menimbulkan efek bius bila masuk kedalam darah melalui saluran pernapasan, skopolamin sering digunakan sebagai obat mabuk laut, selain itu dapat berfungsi sebagai Analgesik (tahan sakit) dan Saporific (obat tidur). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek sedatif ekstrak etanol daun kecubung muda (Datura metel L.) terhadap mencit putih jantan (Mus musculus) galur wistar. Metode penelitian yang digunakan adalah true ekspirement (eksperimen sesungguhnya) dengan rancangan Postest Only Control Groups Design. Hasil penelitian ini menunjukan nilai sig <0,05 artinya ada pengaruh ekstrak daun kecubung muda (Datura metel L) sebagai efek sedatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan ektrak daun kecubung muda (Datura metel L) memiliki efek sedatif terhadap mencit putih jantan (Mus musculus) galur wistar. Untuk penelitian selanjunya sebaiknya dilakukan uji lanjutan untuk uji toksisitas dari bagian tanaman yang sama atau bagian tanaman yang berbeda.
Tindakan Stimulasi Deteksi Dini Dalam Memantau Perkembangan Balita Usia 2-5 Tahun di Puskesmas Karang Taliwang Rosa Mutianingsih; Tuti Herawati; Ema Melinda
JIKF Vol 7 No 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.921 KB) | DOI: 10.51673/jikf.v7i1.565

Abstract

Stimulasi adalah perangsangan yang datangnya dari lingkungan di luar individu anak. Anak yang lebih banyak mendapatkan stimulasi cenderung lebih cepat berkembang. Stimulasi juga berfungsi sebagai penguat (reinsforcement). Dengan memberikan stimulasi yang berulang dan terus menerus pada setiap aspek perkembangan, berarti telah memberikan kesempatan pada anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan tindakan stimulasi deteksi dini terhadap perkembangan balita usia 2–5 tahun di Puskesmas Karang Taliwang. Desain penelitian ini adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua balita usia 2-5 tahun yang berada di Wilayah kerja Pusksesmas Karang Taliwang. Instrumen pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner. Pengolahan data dalam penelitian ini akan dilaksanakan dengan editing (penyuntingan data), coding (pengkodean) dan Scoring. Analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa univariat. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan stimulasi yang dilakukan dengan perkembangan sesuai sebanyak 59 (67,8%), tindakan stimulasi yang dilakukan dengan perkembangan meragukan 24 (27,6%) dan tindakan stimulasi yang dilakukan dengan perkembangan penyimpangan sebanyak 4 (4,6%). Diharapkan dari hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran untuk mengetahui penggunaan tindakan stimulasi dini terhadap perkembangan balita usia 2-5 tahun.
Profil Efektivitas Obat Hipertensi Captopril dan Amlodipin Pada Pasien Hipertensi Rawat Jalan di Wilayah Kerja Puskesmas Selaparang Periode Juni Tahun 2017 Ika Andhyka; M. Sidrotullah; Elvvi Elvvi
JIKF Vol 7 No 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.478 KB) | DOI: 10.51673/jikf.v7i1.566

Abstract

Hipertensi adalah suatu kondisi medis yang kronis dimana tekanan darah meningkat di atas tekanan darah yang disepakati normal sesuai dengan JNC VIII. Obat – obat yang biasa digunakan yakni Captopril dan Amlodipine pada terapi hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil efektifitas antihipertensi captopril dan amlodipin pada pasien hipertensi rawat jalan di Puskesmas Selaparang periode Juni 2017. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan menggunakan metode prospektif dengan mengukur tekanan darah sebelum dan setelah diberi obat. Kemudiandinilai adanya penurunan tekanan darah selama 7 sampai 30 hari kedepan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Amlodipin dapat menurunkan tekanan darah sistolepasien rata-rata sebesar 16,4 mmHg. Captopril dapat menurunkan tekanan darah sistole pasien rata-rata sebesar 8,6 mmHg. Persentase kejadian efek samping udema akibat penggunaan amlodipin sebesar 50%, dan akibat penggunaan captopril batuk kering sebesar 60%.
Kekurangan Energi Kronis Sebagai Faktor Risiko Kejadian Berat Lahir Bayi Di Puskesmas Karang Taliwang Tahun 2018 Marlia Fujiyanti; Abidaturrosyidah Abidaturrosyidah; Putri Wulandari
JIKF Vol 7 No 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.6 KB) | DOI: 10.51673/jikf.v7i1.567

Abstract

Prevalensi bayi berat lahir rendah menurut WHO pada tahun 2012 diperkirakan 15% dari seluruh kelahiran di dunia. Secara statistik menunjukkan 90% kejadian bayi berat lahir rendah didapatkan di negara berkembang dan angka kematiannya 35 kali lebih tinggi dibanding pada bayi yang lahir dengan berat lahir normal. Ibu hamil dengan KEK memiliki resiko kesakitan yang lebih besar terutama pada trimester III kehamilan sehingga dapat mengakibatkan kelahiran BBLR. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar risiko kekurangan energi kronis terhadap kejadian berat lahir bayi. Desain penelitian adalah cross sectional dengan jumlah sampel 85 orang yang dipilih secara simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan oleh peneliti sendiri dengan menggunakan formulir pengumpulan data, dimana data yang dikumpulkan berdasarkan hasil pencatatan rekam medik yang dilakukan oleh petugas kesehatan yang terlatih dan terstandar, data yang dikumpulkan meliputi data tentang jumlah ibu bersalin , data kejadian BBLR, data kejadian KEK dan data tentang gambaran umum Puskesmas Karang Taliwang tahun 2018. Data dianalisis secara univariat, bivariat dengan uji chi-square dan Odds Rasio. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa KEK (OR=2,667; p=0,029), merupakan faktor risiko kejadian berat lahir bayi. Disimpulkan bahwa Kekuranga Energi Kronis merupakan faktor risiko terhadap kejadian berat lahir bayi. Diharapkan semua wanita usia subur sebelum hamil sudah mempunyai gizi yang baik (LILA ≥ 23,5 cm). Apabila hal ini belum tercapai sebaiknya kehamilan ditunda dulu agar tidak melahirkan bayi BBLR dan risiko lainnya. Ibu-ibu hamil yang sudah KEK disarankan harus mau meningkatkan asupan gizinya dengan makanan yang tinggi kalori dan tinggi protein dan mendapatkan makanan tambahan dari pihak puskesmas secara gratis bagi yang tidak mampu atau miskin.
Formulasi Sediaan Gel Antiseptik Tangan Ekstrak Etanol 95% Bonggol Pohon Pisang Kepok (Musa Paradisiaca L.) Dengan Basis Carbopol 940 Aulia Ul Hafizah; Ade Irma Fitria Ningsih; Siti Nadrianti Hofiani
JIKF Vol 7 No 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan UNW Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.892 KB) | DOI: 10.51673/jikf.v7i1.568

Abstract

Bonggol pohon pisang kepok (Musa paradisiacal L.) mengandung senyawa fenol yang berkhasiat sebagai antimikroba. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat sediaan gel dari ekstrak bonggol pisang kepok (Musa Paradisiaca L.) dengan konsentrasi 5% dan 10% menggunakan carbopol 940 yang dapat digunakan sebagai antiseptik tangan yang memiliki sifat fisik yang baik. Metode penelitian adalah eksperimental dengan sampel ekstrak etanol bonggol pisang kepok (Musa Paradisiaca L.). Bonggol pisang kepok diperoleh dari desa Banyumulek, Kecamatan Kediri. Ekstrak bonggol pisang kapok didapat dengan penyarian menggunakan etanol 95%. Formula sediaan gel dibuat dengan basis Carbopol 940 dengan kadar ekstrak 5% dan 10%. Hasil uji sifat fisik menunjukkan bahwa sediaan gel berwarna cokelat dan jernih, homogen, daya sebar yang bervariasi memenuhi setandar kecuali pada kontrol negatif dengan nilai 19,67 dan pH yang bervariasi yang memenuhi standar. Hasil uji daya antiseptik menunjukkan bahwa pada sediaan gel dengan kadar ekstrak 10% dengan nilai 9,58 memiliki daya antiseptik yang sama dengan kontrol positif yaitu etanol 95% dengan nilai 9,58. Sediaan gel dengan kadar ekstrak 5% dengan nilai 11,17 memili daya antiseptik yang lebih rendah dari konsentrasi 10%. Dapat disimpulkan bahwa gel ekstrak etanol bonggol pohon pisang kepok (Musa paradisiaca L.) ini dapat digunakan sebagai antiseptik tangan dan memiliki sifat fisik yang baik.

Page 5 of 20 | Total Record : 191