cover
Contact Name
I Gusti Agung Ngurah Trisna Jayantika
Contact Email
jayantika@mahadewa.ac.id
Phone
+6285739639728
Journal Mail Official
jayantika@mahadewa.ac.id
Editorial Address
https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/emasains/about/editorialTeam
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains
ISSN : 23022124     EISSN : 26228688     DOI : -
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains is a mathematics and science education journal which published and managed by the FKIP Education University PGRI Mahadewa Indonesia. This journal is published twice a year, namely March and September. Contains Indonesian-language writings derived from the results of research, theoretical studies and application of theory with studies of mathematics, science and environmental education issues. Emasains : Jurnal Edukasi Matematika contains research papers in the fields of mathematics and science education. The scope of this journal study is as follows: Mathematics education Biology education Living environment Assement in Science and Mathematics Education Evaluation in Science and Mathematics Education
Articles 276 Documents
Penerapan Analisis Regresi Linier Berganda pada Analisis Financial Distress Ni Putu Ayu Mirah Mariati; Praptayani, Luh Anggie Deasy
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 14 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/emasains.v14i2.5278

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh likuiditas, profitabilitas, leverage, dan ukuran perusahaan terhadap financial distress pada perusahaan jasa yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2017–2020. Financial distress diukur menggunakan metode Altman Z-Score yang telah dimodifikasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiasi kausal. Sampel penelitian dipilih menggunakan metode purposive sampling, menghasilkan 29 perusahaan jasa dengan total observasi sebanyak 116 data laporan keuangan. Variabel independen dalam penelitian ini meliputi likuiditas, yang diukur menggunakan CR; profitabilitas, diukur menggunakan ROA; leverage, diukur dengan DER; serta ukuran perusahaan yang diproksikan menggunakan logaritma natural total aset. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan pengujian asumsi klasik dan hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa likuiditas memiliki pengaruh positif signifikan terhadap financial distress, yang mengindikasikan bahwa peningkatan aset lancar tidak selalu mampu mencegah kesulitan keuangan, terutama jika aset tersebut tidak likuid. Profitabilitas memiliki pengaruh positif signifikan, menunjukkan bahwa perusahaan dengan tingkat laba yang lebih tinggi cenderung memiliki risiko financial distress yang lebih rendah. Ukuran perusahaan juga memiliki pengaruh negatif signifikan, mengindikasikan bahwa perusahaan yang lebih besar cenderung lebih stabil secara finansial dan mampu menghindari financial distress. Sementara itu, leverage memiliki pengaruh negatif tetapi tidak signifikan terhadap financial distress. Secara simultan, likuiditas, profitabilitas, leverage, dan ukuran perusahaan terbukti memengaruhi financial distress secara signifikan. Penelitian ini memberikan wawasan strategis bagi manajemen perusahaan dalam mengelola aspek keuangan untuk mencegah financial distress. Hasil penelitian ini juga dapat menjadi dasar bagi investor dan kreditur dalam menilai risiko perusahaan sebelum mengambil keputusan investasi atau pembiayaan.
Analisis Kemampuan Literasi Matematika Siswa Dalam Penyelesaian Soal Cerita Statistika Ditinjau Dari Gaya Belajar Pada Siswa Kelas Viii D Smp Dwijendra Tahun 2024/2025 i gusti ayu putu arya, arya wulandari; Putu Ayu Krisnayani; Putu Ledyari Noviyanti
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 14 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/emasains.v14i2.5338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi matematika siswa dalam menyelesaikan soal cerita statistika berdasarkan gaya belajar mereka di kelas VIII D SMP Dwijendra tahun ajaran 2024/2025. Masalah yang mendasari penelitian ini dimana rendahnya kemampuan literasi matematika siswa serta kurangnya diagnostik terkait gaya belajar di sekolah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui angket gaya belajar, tes literasi matematika berbasis soal cerita statistika, serta wawancara. Instrumen penelitian meliputi lembar angket, soal tes, dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan gaya belajar visual memiliki kemampuan literasi matematika pada kategori cukup, ditunjukkan dengan keberhasilan dalam dua fase literasi matematika, yaitu menggunakan matematika dan menafsirkan hasil. Siswa dengan gaya belajar auditori berada pada kategori kurang karena hanya mampu menggunakan matematika tanpa dapat menafsirkan hasilnya dengan baik. Sementara itu, siswa dengan gaya belajar kinestetik masuk dalam kategori cukup, dengan kemampuan dalam merumuskan masalah dan menggunakan konsep matematika. Berdasarkan penelitian ini disarankan agar guru menerapan pembelajaran berdiferensiasi sesuai gaya belajar siswa untuk meningkatkan kemampuan literasi matematika mereka.
Penerapan Problem-Based Learning Berbasis Kontekstual dalam Upaya Meningatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas X SMK i gusti ayu putu arya, arya wulandari; Trisna Jayantika, Nyoman Redy Kusuma Arta
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 14 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/emasains.v14i2.5339

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas X SMK melalui penerapan model Problem-Based Learning (PBL) berbasis kontekstual. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar siswa dalam pelajaran matematika, yang disebabkan oleh metode pengajaran yang kurang menarik dan tidak relevan dengan kehidupan nyata siswa. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 1 Denpasar dengan subjek penelitian sebanyak 36 siswa. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL berbasis kontekstual berhasil meningkatkan motivasi belajar siswa. Pada pra-siklus, hanya 36,11% siswa yang memiliki motivasi tinggi. Setelah siklus I, persentase meningkat menjadi 58,33%, dan pada siklus II mencapai 83,33%. Rata-rata skor motivasi belajar siswa juga mengalami peningkatan dari 55,94% pada pra-siklus menjadi 71,25% di siklus II. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran yang kontekstual dan berbasis pemecahan masalah efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa, sehingga diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam pembelajaran matematika.
Pembelajaran Matematika Era Digital di Sekolah Dasar: Perspektif Filsafat Kontemporer Witraguna, Kadek Yudista Witraguna; Anantawikrama Tungga Atmadja; I Nyoman Tika; I Wayan Suastra
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 15 No. 1 (2026): Maret 2026 (On Progress)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/emasains.v15i1.5543

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah paradigma pembelajaran matematika di sekolah dasar dari aktivitas berbasis manipulasi konkret menuju pengalaman belajar yang bersifat virtual dan interaktif. Perubahan ini menimbulkan tantangan terhadap karakteristik kognitif anak usia operasional konkret yang masih membutuhkan pengalaman belajar nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi pengetahuan matematika anak sekolah dasar di era digital melalui perspektif filsafat konstruktivisme dan pendidikan kontemporer. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan terhadap literatur primer dan sekunder yang terbit antara tahun 2015–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan media digital dalam pembelajaran matematika dapat memperkaya pengalaman belajar jika digunakan secara integratif dengan pengalaman konkret serta didukung oleh bimbingan guru sebagai fasilitator dan mediator pengetahuan. Selain itu, filsafat pendidikan kontemporer seperti gagasan ethic of care dari Nel Noddings dan pandangan Ki Hadjar Dewantara tentang pendidikan sebagai proses “menuntun kodrat anak” menegaskan pentingnya dimensi kemanusiaan dalam penggunaan teknologi. Dengan demikian, pembelajaran matematika di era digital harus menyeimbangkan inovasi teknologi dengan nilai-nilai humanistik agar mampu membentuk peserta didik yang tidak hanya cakap secara kognitif, tetapi juga reflektif, beretika, dan berkarakter.
Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Pada Pemahaman Konsep IPA Siswa di SMP Swasta Masyarakat Damai Paskalius Halawa; Hardikupatu Gulo; Novelina Andriani Zega; Yaredi Waruwu
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 15 No. 1 (2026): Maret 2026 (On Progress)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/emasains.v15i1.5705

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) menuntut siswa tidak hanya menguasai materi, tetapi juga mampu memahami konsep secara mendalam melalui aktivitas ilmiah dan keterlibatan aktif dalam proses belajar. Namun, hasil observasi di SMP Swasta Masyarakat Damai menunjukkan bahwa pemahaman konsep IPA siswa masih rendah, ditandai dengan nilai rata-rata hasil belajar di bawah KKM, partisipasi belajar yang pasif, serta kurangnya kemampuan mengaplikasikan konsep dalam kehidupan sehari-hari. Kondisi ini disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dalam meningkatkan pemahaman konsep IPA siswa kelas VII. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-experimental dan desain One-Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian adalah 32 siswa kelas VII-A yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen berupa tes objektif untuk mengukur pemahaman konsep IPA. Analisis data meliputi perhitungan skor pemahaman konsep dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman konsep IPA siswa. Rata-rata nilai pre-test sebesar 59,53 meningkat menjadi 75,62 pada post-test. Persentase kategori “baik” meningkat dari 40,62% menjadi 87,50% dan muncul kategori “sangat baik” sebesar 3,12%. Nilai N-Gain sebesar 0,38 termasuk dalam kategori efektivitas sedang. Selain itu, peningkatan terjadi pada semua indikator pemahaman konsep, yaitu menjelaskan, menerapkan, mengelompokkan, dan merepresentasikan konsep IPA. Temuan ini membuktikan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep IPA melalui aktivitas kolaboratif, interaksi kelompok, dan tanggung jawab individu dalam menguasai materi. Dengan demikian, model Jigsaw dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang relevan dan direkomendasikan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di SMP.
Peran dan Strategi Guru Untuk Menghadapi Tantangan Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di UPTD SMP Negeri 1 Moro’o Frengki Finsensius Gulo; Novelina Andriani Zega; Toroziduhu Waruwu; Hardikupatu Gulo
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 15 No. 1 (2026): Maret 2026 (On Progress)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/emasains.v15i1.5706

Abstract

Penerapan Kurikulum Merdeka menuntut guru mampu merancang pembelajaran yang fleksibel, berpusat pada peserta didik, serta sesuai dengan karakteristik dan konteks lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dan strategi guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di UPTD SMP Negeri 1 Moro’o. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik purposive sampling, melibatkan guru yang aktif dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi proses pembelajaran. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam, kemudian dianalisis melalui proses reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang berorientasi pada kredibilitas temuan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran strategis sebagai perencana pembelajaran, fasilitator, inovator, evaluator, serta penghubung antara kurikulum dan realitas lokal. Guru mampu menyusun Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), mengembangkan pengalaman belajar yang kontekstual, serta mengintegrasikan lingkungan sosial dan budaya ke dalam proses pembelajaran sehingga kegiatan belajar menjadi lebih relevan, inklusif, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi siswa. Tantangan yang muncul meliputi keterbatasan sarana prasarana, kesenjangan kemampuan peserta didik, variasi pemahaman terhadap modul ajar dan proyek, serta penyesuaian terhadap paradigma pembelajaran baru yang memberi ruang lebih besar pada kemandirian siswa. Dalam menghadapi hambatan tersebut, guru menerapkan strategi adaptif berupa Project Based Learning, Inkuiri Terbimbing, diferensiasi pembelajaran, hingga evaluasi autentik, disertai peningkatan kompetensi melalui pelatihan dan pemanfaatan platform digital. Strategi ini memungkinkan guru menyesuaikan praktik pembelajaran dengan kebutuhan siswa serta kondisi sekolah, sehingga Kurikulum Merdeka dapat diimplementasikan secara lebih optimal.
Pengaruh Model Pembelajaran Inquiry Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa SMP Negeri 1 O’ou Alpian Hulu; Sadiana Lase; Netti Kariani Mendrofa; Yakin Niat Telaumbanua
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 15 No. 1 (2026): Maret 2026 (On Progress)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/emasains.v15i1.5726

Abstract

Penelitian ini didasarkan dari hasil studi pendahuluan yang dilakukan peneliti di SMP Negeri 1 O’ou, ditemukan beberapa masalah yaitu (1) kemampuan berpikir kritis matematis siswa masih kategori rendah, dan (2) poses pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Inquiry terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa SMP Negeri 1 O’ou. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode eksperimen semu dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IX dan sampel penelitian terdiri dari dua kelas yaitu IX-1 sebagai kelas eksperimen dan IX-2 sebagai kelas kontrol. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan sampel total. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan berpikir kritis matematis berbentuk uraian. Tes yang digunakan adalah tes awal (pretest) dan tes akhir (posttest). Rata-rata perolehan tes awal kelas eksperimen adalah 32,09 dan kelas kontrol adalah 23,95, sedangkan rata-rata perolehan tes akhir kelas eksperimen adalah 62,09 dan kelas kontrol adalah 29,22. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pada tes akhir setelah diberikan perlakuan. Hasil penelitian yang diperoleh berdasarkan pengujian hipotesis diperoleh nilai thitung = 15,67 dan ttabel = 1,695. Karena thitung = 15,67 > ttabel = 1,695, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran Inquiry terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa.
Pengembangan Modul Pembelajaran Matematika Berbasis Kearifan Lokal Untuk Siswa SMP Marwan Putra Laia; Sadiana Lase; Netti Kariani Mendrofa; Yakin Niat Telaumbanua
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 15 No. 1 (2026): Maret 2026 (On Progress)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/emasains.v15i1.5727

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi awal di UPTD SMP Negeri 4 Gunungsitoli dan diperoleh hasil bahwa rata-rata hasil belajar matematika siswa masih belum mencapai nilai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang ditentukan dan sumber belajar yang digunakan masih terbatas. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengembangkan modul pembelajaran matematika berbasis Kearifan Lokal untuk siswa SMP. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate). Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas IX dan guru matematika. Instrumen pengumpulan data meliputi angket validasi ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa, angket respon siswa dan guru, serta tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan sangat valid oleh ahli materi (97% dan 96%), ahli bahasa (95%), dan ahli desain (97%). Media juga dinyatakan sangat praktis berdasarkan respon siswa pada uji perorangan (89%), uji kelompok kecil (81%), uji lapangan (90%), serta respon guru (96%). Dari segi keefektifan, modul mampu meningkatkan hasil belajar siswa dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 69% (kategori efektif) dan nilai rata-rata 76,03 (kategori tinggi). Kesimpulan penelitian ini adalah modul pembelajaran matematika berbasis kearifan lokal valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Disarankan agar guru memanfaatkan modul ini dalam pembelajaran dan peneliti selanjutnya dapat mengembangkan modul serupa untuk materi yang lebih luas
Pengaruh Model Pembelajaran Collaborative learning Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa SMP Negeri 1 Alasa Erenu Kharisman Gea; Yakin Niat Telaumbanua; Ratna Natalia Mendrofa; Sadiana Lase
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 15 No. 1 (2026): Maret 2026 (On Progress)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/emasains.v15i1.5728

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan awal di SMP Negeri 1 Alasa yang menunjukkan bahwa hasil belajar matematika siswa masih rendah akibat penggunaan model pembelajaran yang cenderung konvensional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Collaborative learning terhadap hasil belajar matematika siswa. Penelitian menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dan desain non-equivalent control group. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah model pembelajaran Collaborative learning, sedangkan variabel terikatnya adalah hasil belajar matematika siswa. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Alasa, dengan sampel dua kelas berjumlah 56 siswa. Instrumen penelitian berupa tes uraian hasil belajar matematika. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis satu pihak, diperoleh thitung = 4,93 > ttabel = 1,67 sehingga maka tolak Ho di terima Ha yang berarti ada pengaruh model pembelajaran collaborative learning terhadap hasil belajar matematika siswa.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MENGGUNAKAN MODEL DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN MEDIA POWTOON PADA MATERI BARISAN DAN DERET KELAS X MAN 1 BOALEMO Malomis, Moh. Harisabriansyah; Bito, Nursiya; Pauweni, Khardiyawan A.Y.
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 15 No. 1 (2026): Maret 2026 (On Progress)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/emasains.v15i1.5797

Abstract

Rendahnya hasil belajar matematika siswa pada materi barisan dan deret di MAN 1 Boalemo serta kurangnya variasi pembelajaran dan pemanfaatan teknologi menjadi latar belakang penelitian ini. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model Discovery Learning berbantuan media Powtoon. Subjek penelitian terdiri dari 20 siswa kelas X-6 dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2025/2026 . Data diperoleh melalui observasi aktivitas guru dan siswa serta tes hasil belajar pada akhir setiap siklus. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus melalui tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil yang didapatkan meningkatnya kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran menjadi kategori Baik (B) dan Sangat Baik (SB) , aktivitas siswa meningkat menjadi Baik (B) dan Sangat Baik (SB), Begitu juga pada hasil belajar pada siklus I Hanya 13 Siswa yang memenuhi KKTP dari 20 siswa dengan persentase 65% dan pasa siklus II meningkat Menjadi 85% dengan siswa yang memenuhi KKTP 17 siswa dari 20 siswa.  Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan model Discovery Learning berbantuan Powtoon efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika khususnya pada materi barisan dan deret.