cover
Contact Name
Ari Apriyansa
Contact Email
snppm2020@unj.ac.id
Phone
+6289662901239
Journal Mail Official
snppm2020@unj.ac.id
Editorial Address
Gd. Ki Hajardewantara Lt. 6-7 Universitas Negeri, RT.7/RW.14, Rawamangun, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 29853648     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.21009/snppm.041
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (SNPPM) merupakan kumpulan artikel ilmiah yang dipresentasikan pada kegaiatan Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPM) diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta. Tema dari seminar ini ialah "Membangun Kemitraan Perguruan Tinggi dengan Masyarakat Menuju Indonesia Maju" dengan topik (1.) Pendidikan, (2.) Sosial dan Humaniora, (3.) Sains dan Teknologi, (4.) Ekonomi Kreatif, (5.) Lingkungan, dan (6.) Bidang Relevan Lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 855 Documents
PELATIHAN PENGGUNAAN MESIN STEAM SC 2,2 BERPENGGERAK MOTOR BENSIN 5,5 HP UNTUK MENCUCI KENDARAAN BERMOTOR DI KP. CINANGKA, BANTEN PROVINSI BANTEN Tri Bambang A.K Bambang; Lukman Arhami
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.48 KB)

Abstract

AbstractThis training aims to provide practical skills for the community Kp. Cinangka, Serang Banten, in general and in particular the alumni of SMK Negeri 1 Cinangka. The skills provided are how to operate a SC 2.2 steam engine and how to wash motorized vehicles, and cultivate interest in entrepreneurship. The training partners are SMK Negeri 1 Cinangka Serang Banten, together and alumni of SMK Negeri 1 Cinangka who have not worked, or are filling the waiting period to be accepted to work where they want. The training methods are; lectures, questions and answers, discussions, through zoom meetings. The training participants received a module on how to use the SC 2,3 steam engine and videos how to operate and maintain the SC 2.2 steam engine and 5.5 HP gasoline engine. The results of the training showed that the trainees were able to turn on a 5.5 HP combustion engine and operate a SC 2.2 steam engine to wash motorized vehicles, were able to work together, were able to communicate and expressed interest in opening a car wash business. AbstrakPelatihan ini bertujuan memberikan ketrampilan praktis bagi Masyarakat Kp. Cinangka, Serang Banten, pada umumnya dan khususnya alumni SMK Negeri 1 Cinangka. Ketrampilan yg diberikan adalah cara mengoperasikan mesin steam SC 2,2 dan cara mencuci kendaraan bermotor, dan menumbuhkan minat berwirausaha. Mitra pelatihan adalah SMK Negeri 1 Cinangka Serang Banten, bersama dan alumni SMK Negeri 1 Cinangka yang belum bekerja, ataupun mengisi masa tunggu di terima bekerja di tempat yang mereka inginkan. Metoda pelatihan berupa; ceramah, tanya jawab, diskusi, melalui zoom meeting. Peserta pelatihan mendapatkan modul cara penggunaan mesin steam SC 2,3 dan video cara pengoperasian dan perawatan mesin steam SC 2,2 dan motor bensin 5,5 HP. Hasil pelatihan menunjukan bahwa peserta pelatihan mampu menghidupkan motor bakar 5,5 HP dan mengoperasikan mesin steam SC 2,2 untuk mencuci kendaraan bermotor, mampu bekerja sama, mampu berkomunikasi dan menyatakan berminat untuk membuka usaha cuci mobil.
MENATA WISATA UMBUL HELAU LAMPUNG MENUJU PEMULIHAN DAN KEBANGKITAN PARIWISATA DENGAN URBAN FARMING DAN DIGITAL MARKETING Thabita Carolina; Susanti Sundari; Putri Endah Suwarni
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The activity of organizing Umbul Helau Lampung tourism in the stimulus community partnership program is carried out to support the recovery of tourism in Bandar Lampung more quickly after the Covid-19 pandemic. Because there is no superior product as an attraction and lack of promotion so that the solution offered is the concept of urban farming with budikdamber and hydroponics, then promoting them through digital marketing (Instragram, YouTube, and Landing Pages). The method used is ABCD (Asset Based Community Development) which is an asset-based community development, focusing on partner-owned land assets developed by urban farming activities and promoting them with digital marketing, the stages of activities are socialization, procurement of goods, land preparation and media, distribution of vegetable and catfish seeds, controlling, kangkung harvesting, making park benches, training design, catfish harvesting, training to the community, and evaluation. The final results of the activity are that there are additional types of products (budikdamber and hydroponics with Styrofoam boxes), additional types of educational activities, successful harvesting of vegetables and catfish, park benches for training participants, and more people in Bandar Lampung who know and the number of visits to Umbul Helau tourism also increased from the role of digital promotion carried out. Abstrak Kegiatan menata wisata Umbul Helau Lampung dalam program kemitraan masyarakat stimulus dilakukan untuk mendukung pulih dan bangkitnya pariwisata di Bandar Lampung lebih cepat setelah pandemi Covid-19. Latar belakang dari pengabdian ini karena tidak ada produk unggulan sebagai daya tarik dan kurangnya promosi sehingga solusi yang ditawarkan adalah konsep urban farming dengan budikdamber dan hidroponik, kemudian mempromosikan produk tersebut melalui digital marketing (Instragram, YouTube, dan Landing Page). Nilai edukasinya semakin kuat dengan adanya pelatihan ke masyarakat dengan melihat keberhasilan dari panen sayuran dan ikan lele. Metode yang digunakan adalah ABCD (Asset Based Community Development) yang merupakan pengembangan masyarakat berbasis aset, berfokus pada aset lahan milik mitra yang dikembangkan dengan membangun kegiatan urban farming dan mempromosikannya dengan digital marketing, tahapan kegiatan berupa sosialisasi, pengadaan barang, persiapan lahan dan media, penyebaran bibit sayuran dan ikan lele, pengontrolan, panen kangkung, pembuatan bangku taman, desain pelatihan, panen lele, pelatihan ke masyarakat, dan evaluasi. Hasil kegiatan yaitu ada penambahan jenis produk (budikdamber dan hidroponik dengan Styrofoam box), penambahan jenis kegiatan edukasi, berhasil panen sayuran dan panen ikan lele, ada bangku taman untuk peserta pelatihan, semakin banyak masyarakat Bandar Lampung yang mengenal dan jumlah kunjungan ke wisata Umbul Helau ikut bertambah dari peran promosi digital yang dilakukan.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI HUTAN (KTH) RUMAH KAUM JAYAKARTA JATINEGARA KAUM JAKARTA TIMUR MELALUI OTOMATISASI PH DAN NUTRISI TANAMAN HIDROPONIK BERBASIS ENERGI MATAHARI Massus Subekti; Hanum Isfaeni; Hadi Nasbey; M Sami; Galang Adi F
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Jatinegara Kaum Village is one of the villages in Pulogadung District which is currently the target area of Jakarta State University, the strong historical value makes this area potential to be developed into urban educational tourism in the segmentation of religion, agriculture, fisheries, waste management and micro- enterprises. One of the institutions that is very concerned in supporting the program is the Jayakarta Community Forest Farmers Group (KTH). This KTH is a working group formed by the younger generation of RW 03, Jatinegara Kaum sub-district, Pulogadung District, East Jakarta. KTH has 4 main activities, namely (1) agriculture, (2) fisheries, (3) waste processing and (4) micro-enterprises. In the field of hydroponic agriculture, KTH produces low income generation, this is due to low productivity due to the absence of a pH control system and automatic nutrition in hydroponic plants that can keep the tilapia maintained 24 hours. The program that will be carried out is training and grants for the PH Control System and Solar Cell-Based Hydroponic Plant Nutrient Level Unit for Members of KTH Rumah Kaum Jayakarta. The service activity succeeded in increasing participants' understanding of the PH Control System and the Level of Hydroponic Plant Nutrition Solutionsbased on Solar Cell, this was shown by the increase in the average pretest and posttest scores from 38 to 81 and the N-Gain percentage value of 70.1% which means training done quite effectively. Based on the feedback on the implementation of activities with an assessment of 1-5 showing the aspects of the material, methods, media and resource persons each got a score of 4.5; 4.4; 4.6 and 4.8 with a total average score of 4.6, it can be concluded that the implementation of the activities went very well. The resulting output is an increase in the competence of members of the Jayakarta House of Kaum KTH as evidenced by partner certificates, documentation in online media, YouTube, scientific journal publications and cooperation names placed in the target villages. Abstrak Kelurahan Jatinegara Kaum merupakan salah satu kelurahan di Kecamatan Pulogadung yang saat ini menjadi wilayah binaan Universitas Negeri Jakarta, kentalnya nilai historis menjadikan wilayah ini pontensial untuk dikembangkan menjadi wisata edukasi perkotaan pada segmentasi keagamaan, pertanian, perikanan, pengelolaan sampah dan usaha mikro. Salah satu lembaga yang sangat konsen dalam mendukung program tersebut adalah Kelompok Tani Hutan (KTH) Rumah Kaum Jayakarta. KTH ini merupakan kelompok kerja yang dibentuk oleh generasi muda RW 03 kelurahan Jatinegara Kaum Kecamatan Pulogadung Jakarta Timur. KTH yang memiliki 4 bidang kegiatan utama yakni (1) bidang pertanian, (2) bidang perikanan, (3) bidang pengolahan sampah dan (4) bidang usaha mikro. Pada bidang pertanian hidroponik KTH menghasilkan income generate yang masih rendah, hal tersebut disebabkan masih rendahnya produktivitas karena belum adanya sistem kendali Ph dan nutrisi otomatis pada tanaman hidroponik yang dapat menjaga nilanya tetap terjaga 24 jam. Program yang akan dijalankan adalah pelatihan dan hibah unit Sistem Kendali PH dan Level Larutan Nutrisi Tanaman Hidroponik Berbasis Solar Cell Bagi Anggota KTH Rumah Kaum Jayakarta. Kegiatan pengabdian berhasil meningkatkan pemahaman peserta tentang Sistem Kendali PH Dan Level Larutan Nutrisi Tanaman Hidroponik berbasis Solar Cell, hal tersebut ditunjukkan dari kenaikan rata-rata nilai pretest dan posttest dari 38 menjadi 81 dan nilai prosentase N-Gain sebesar 70,1% yang berarti pelatihan yang dilakukan cukup efektif. Berdasarkan pada umpan balik pelaksanaan kegiatan dengan penilaian 1-5 menunjukkan pada aspek materi, metode, media dan narasumber masing-masing mendapatkan skor 4,5; 4,4; 4,6 dan 4,8 dengan total rata-rata skor 4,6, maka dapat disimpulkan pelaksanaan kegiatan berjalan dengan sangat baik. Luaran yang dihasilkan adalah peningkatan kompetensi anggota KTH Rumah Kaum Jayakarta yang dibuktikan dengan surat keterangan mitra, dokumentasi dalam media online, youtube, publikasi jurnal ilmiah dan papa nama kerjasama yang ditempatkan di wilayah desa binaan.
PENERAPAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA UNTUK PENERANGAN DAN SOUND SYSTEM DI MTS MADINATUL ILMI, KECAMATAN MUARA GEMBONG, KABUPATEN BEKASI Sirojuddin Sirojuddin; Wardoyo; A. Pratama; A. Dian; T. Darapuspita
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This community service aims to implement Solar Cells as a power source for the electricity needs of some mosques or school activities when the electricity goes out. Where sunlight is absorbed by the solar panels and then converted into DC electricity as a power source for the needs of some mosques or school activities, especially when the power goes out while reducing the cost of the electricity load. Solar panels with a power of 100 WP Monocrystalline type absorb solar energy and then turn it into DC electricity and store it in a 12 VDC battery with a capacity of 65 AH through a 12/24 V solar charge controller with a current of 10A. Furthermore, the electricity in the battery can be used directly to DC, or if the current is AC, it can be changed through an inverter (DC to AC). The input of electric current and voltage can be seen on the change controller monitor, while daily power consumption can be seen on the daily power record. This Community Service Program was held at MTS Madinatul Ilmi, Setia Mekar Village, Muara Gembong District, Bekasi Regency, West Java, on 23 July 2022. This program is expected to help overcome the situation when the electricity goes out for mosques and school activities. Abstrak Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan Solar Cell sebagai sumber daya bagi keperluan sebagian listrik masjid atau kegiatan sekolah pada saat listrik mati. Dimana sinar matahari diserap oleh solar panel kemudian dikonversi menjadi listrik DC sebagai sumber daya bagi keperluan sebagian listrik masjid atau kegiatan sekolah terutama pada saat listrik mati sekaligus mengurangi biaya beban listrik. Panel surya dengan daya 100 WP jenis Monorystalline menyerap energy matahari kemudian berubah menjadi listrik DC dan disimpan ke battery 12 VDC kapasitas 65 AH, melalui solar charge controller 12/24 V arus 10A. Selanjutnya listrik dalam battery dapat digunakan langsung ke DC atau bila arusnya AC dapat diubah melalui inverter (DC ke AC). Pemasukan arus dan tegangan listrik dapat dilihat pada monitor change controller, sedangkan pemakaian daya harian dapat dilihat pada record daya hariannya. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini diadakan di MTS Madinatul Ilmi, Desa Setia Mekar Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi Jawa Barat pada tanggal 23 Juli 2022. Program ini diharapkan dapat membantu mengatasi keadaan saat listrik mati untuk keperluan masjid maupun kegiatan di sekolah.
PENERAPAN IPTEK DALAM PENYEDIAAN SISTEM PENERANGAN FASILITAS-UMUM MENGGUNAKAN SYSTEM PLTS DI WILAYAH KELURAHAN JATINEGARA KAUM Wisnu Djatmiko; Tri Bambang A. K.; Irzan Zakir; Iwan Sugihartono
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Data from the Ministry of Environment and Forestry in 2022 shows that there are 19 forest-farmer groups (KTH) in the DKI Jakarta Provincial Government, including the Lamping City Forest managed by farmer-forest groups (KTH) III RW-03 Jatinegara Kaum Urban Village, East Jakarta Administration. a growing area for some rare plants in East Jakarta. The KTH III Lamping area has not been facilitated with a public street lighting system (PJU), so it has an impact on the limited activities of the KTH III community in managing rare plants. Through community service activities (PKM) in July 2022, three solar-cell-based lighting systems have been installed in the Hutan-Kota Lamping with specifications: color-light (6500K Day Light); Battery capacity (LiFePO4) 36AH; height-pipe-lighting 4 meters; Battery charging time 4 to 5 hours; strong-illumination (illumination value) of LED modules from 11,000 to 12,000Lux; and with an illumination range of 12 hours (maximum). The purpose of installing a three-unit PLTS-based lighting system in the Urban Forest of Lamping KTH III RW-03 Jatinegara Kaum output is to increase the productivity of KTH III in managing rare plants and also to realize the use of environmentally friendly renewable energy. Based on the results of the activity evaluation, it was concluded that PKM activities carried out using BLU-UNJ 2022 funds had been able to solve the problems of the Farmers-Forest Group KTH III RW-03 Jatinegara Kaum Village using the application of science and technology. Abstrak Data Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tahun 2022 menunjukkan bahwa terdapat 19 kelompok tani hutan (KTH) di Pemprov DKI Jakarta termasuk Hutan-Kota Lamping yang dikelola kelompok tani-hutan (KTH) III RW-03 Kelurahan Jatinegara Kaum Kota Administrasi Jakarta Timur yang menjadi area tumbuhnya beberapa tanaman-langka di Jakarta Timur. Area KTH III Lamping belum difasilitasi dengan sistem lampu penerangan jalan-umum (PJU), sehingga berdampak pada terbatasnya kegiatan masyarakat KTH III dalam mengelola tanaman-tanaman langka. Melalui kegiatan pengabdian kepada-masyarakat (PKM) pada bulan Juli 2022 telah selesai diinstalasikan tiga sistem-penerangan berbasis solar-cell di Hutan-Kota Lamping dengan spesifikasi: warna-cahaya (6500K Day Light); kapasitas Battery (LiFePO4) 36AH; tinggi-pipa lampu-penerangan 4 meter; lama-waktu pengisian Battery 4 sd 5 jam; kuat-pencahayaan (nilai illuminasi) modul LED dari 11.000 sd 12.000Lux; dan dengan rentang illuminasi selama 12 jam (maksimum). Tujuan pemasangan tiga-unit sistem penerangan berbasis PLTS di Hutan-Kota Lamping KTH III RW-03 Keluaran Jatinegara Kaum adalah untuk meningkatkan produktifitas KTH III dalam mengelola tanaman-tanaman langka dan juga untuk mewujudkan penggunaan energi-terbarukan yang ramah lingkungan. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan disimpulkan kegiatan PKM yang dilakukan menggunakan bantuan-dana BLU-UNJ 2022 telah dapat menyelesaikan permasalahan masyarakat Kelompok Tani-Hutan KTH III RW-03 Kelurahan Jatinegara Kaum menggunakan penerapan IPTEKS.
DESAIN SISTEM SOLAR CHARGER CONTROLLER UNTUK BATERAI LI-ION PADA MOBIL LISTRIK Rafiuddin Syam; Iqbal Nurpauzi; Vina Oktaviani; Efri Sandi
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The objective of the present research is to manufacture a battery charging control system device with a 72-volt photovoltaic power source for Li-Ion batteries in microcontroller-based electric vehicles. In this system, an electric car with a 72V battery using a solar cell as its power source, the electrical energy generated from the solar cell cannot be channeled directly to the battery but requires a device that functions to adjust the electricity from photovoltaic or solar cells so that it can be used in batteries. Namely, the battery charging control system, a device design built using ESP32 as a microcontroller using a mosfet and an inductor to control electricity so that electricity from the solar cell can be received by a 72V battery. Abstrak Tujuan penelitian ini ini untuk merancang dan membuat suatu alat sistem kendali pengisian battery dengan sumber daya photovoltaik 72 volt untuk baterai Li-Ion pada Mobil Listrik Berbasis Mikrokontroller. Pada sistem ini mobil listrik dengan baterai 72V dengan menggunakan solar cell sebagai sumber listriknya, maka energi listrik yang dihasilkan dari solar cell tidak bisa dialirkan langsung ke baterai, tetapi membutuhkan suatu alat yang berfungsi untuk menyesuaikan listrik dari photovoltaic atau solar cell sehingga dapat digunakan pada baterai yaitu Sistem Kendali Pengisian Baterai, rancangan alat yang dibangun menggunakan ESP32 sebagai mikrokontroller dengan menggunakan mosfet dan inductor untuk mengontrol listrik sehingga listrik dari solar cell dapat diterima oleh baterai 72V.
IMPLEMENTASI SISTEM PENDETEKSI BANJIR UNTUK MASYARAKAT JATINEGARA KAUM, PULO GADUNG, JAKARTA Rafiuddin Syam; Vina Oktaviani; Yudha Dewantara; Z.E. Ferdi Fauzan Putra; Wisnu Djatmiko
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Geographically, DKI Jakarta is a lowland area between the headwaters of the river and the coast, so it has a high potential for flooding. So that the people affected by the flood disaster suffered many losses and even death. Flood warnings help warn residents of the possibility of flooding through communication devices or directly using sirens and warning lights so that rescue measures can be taken immediately. Flood detection can be done by detecting several flood parameters, such as detecting river levels, detecting floodgates, and detecting rainfall. If the specified parameter size limit is exceeded, a flood will inevitably occur. For this, a tool such as a sensor is needed to read this parameter. The water level sensor can be detected by several methods, one of which is an ultrasonic sensor. Sensors are placed on riverbanks or floodgates to monitor the level. All results read by the sensor will be read by the microcontroller, which will then be processed according to predetermined limits and decide on the possibility of flooding. This system will be placed in Jatinegara Kaum which is prone to flooding and close to residential areas. The flood early warning system connected to this android application will be provided to several communities assigned as system monitors. Abstrak Secara geografis, DKI Jakarta merupakan dataran rendah di antara hulu sungai dan pantai, sehingga berpotensi tinggi untuk terjadinya banjir. Sehingga masyarakat yang terdampak bencana banjir banyak mengalami kerugian bahkan kematian. Peringatan banjir membantu memperingatkan warga akan kemungkinan terjadinya banjir melalui alat komunikasi atau langsung menggunakan sirine dan lampu peringatan sehingga dapat segera dilakukan tindakan penyelamatan. Deteksi bencana banjir dapat dilakukan dengan mendeteksi beberapa parameter banjir, seperti mendeteksi ketinggian sungai, mendeteksi pintu air, dan mendeteksi curah hujan. Jika batas ukuran parameter yang ditentukan terlampaui, banjir pasti akan terjadi. Untuk ini, maka dibutuhkannya alat seperti sensor untuk membaca parameter ini. Sensor ketinggian air dapat dideteksi dengan beberapa metode, salah satunya adalah sensor ultrasonik. Sensor ditempatkan di tepi sungai atau pintu banjir untuk memantau ketinggian. Semua hasil yang dibaca oleh sensor akan dibaca oleh mikrokontroler, yang selanjutnya akan diproses sesuai dengan batasan yang telah ditentukan dan memutuskan kemungkinan terjadinya banjir. Sistem ini akan ditempatkan di yang Jatinegara Kaum rawan banjir dan dekat dengan pemukiman warga. Sistem peringatan dini banjir yang terhubung dengan aplikasi android ini akan diberikan kepada beberapa masyarakat yang ditugaskan sebagai pemantau atau operator system.
ANALISIS PENGUKURAN TINGKAT KESIAPAN PENERAPAN E COMMERCE: STUDI KASUS MASYARAKAT DESA PANTAI MEKAR, MUARA GEMBONG, KAB BEKASI, JAWA BARAT Muhammad Rifan; Ermi Media’s; Rafif A Wicaksono; Rafi Harkhan
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract One of the government's strategies to support national economic growth is to encourage the use of the digital economy through the development of human resources, especially digital talents who have skills in science and technology. In supporting the digital talent development policy for human resources, UNJ conducted online marketing training utilizing a marketplace for the people of Pantai Mekar Muara Gembong Village, Bekasi, West Java. This study aims to measure the level of readiness of the people of Pantai Mekar Muara Gembong Village, Bekasi, West Java, P2M participants in the training conducted. The method used in this study is descriptive analytical about the phenomena found, in the form of knowledge factors and technological factors to support the use of the marketplace. The number of respondents was 20 people with the result that the level of readiness of the people of Pantai Mekar Muara Gembong Village, Bekasi, West Java is in a Very Ready position with a knowledge factor of 80% and a technology factor of 100%. Abstrak Salah satu strategi pemerintah mendukung pertumbuhan ekonomi nasional adalah mendorong pemanfaatan ekonomi digital melalui pengembangan sumber daya manusia khususnya talenta digital yang memiliki keterampilan dalam sains dan teknologi. Dalam mendukung kebijakan pengembangan talenta digital bagi sumber daya manusia, UNJ melakukan pelatihan pemasaran online memanfaatkan marketplace bagi masyarakat Desa Pantai Mekar Muara Gembong, Bekasi, Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan mengukur tingkat kesiapan masyarakat Desa Pantai Mekar Muara Gembong, Bekasi, Jawa Barat, peserta P2M pada pelatihan yang dilakukan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif analitis mengenai fenomena yang ditemukan, berupa faktor pengetahuan dan faktor teknologi untuk mendukung pemanfaatan marketplace. Jumlah responden sebanyak 20 orang dengan hasil bahwa tingkat kesiapan masyarakat Desa Pantai Mekar Muara Gembong, Bekasi, Jawa Barat di posisi Sangat Siap dengan faktor pengetahuan sebesar 80% dan faktor teknologi sebesar 100%.
ANALISIS POTENSI PENGEMBANGAN PEMASARAN ONLINE OBJEK WISATA DESA BOJONG KONENG BABAKAN MADANG KAB BOGOR JAWA BARAT Muhammad Rifan; Nur Hanifah; Soeprijanto; M. Djaohar; Massus Subekti; Parjiman
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study aims to obtain potential factors in developing the marketing of Bojong Koneng Babakan Madang Village Objects, Bogor Regency, West Java, online. The method used is a descriptive qualitative method by describing the existing circumstances. Data collection techniques are carried out through observation, interviews, documentation and questionnaires to the public. The analysis technique used is SWOT analysis. Based on the results of the study, it was found that Bojong Koneng Babakan Madang Village Tourism Object has the potential to be developed using online marketing with existing strengths, namely the number of human resources and the variety of tourist destinations, the opportunities they have, namely close to the capital city, local government support, relatively cheap prices and a natural atmosphere. Meanwhile, there are weaknesses due to relatively limited access, as well as the threat of land problems. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan faktor-faktor yang berpotensi dalam mengembangkan pemasaran Obyek Desa Bojong Koneng Babakan Madang Kabupaten Bogor Jawa Barat secara online. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan menggambarkan keadaan yang ada. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan kuesioner kepada masyarakat. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis SWOT. Berdasarkan hasil penelitian, didapat bahwa Objek Wisata Desa Bojong Koneng Babakan Madang berpotensi dikembangkan menggunakan pemasaran online dengan kekuatan yang ada yaitu jumlah SDM dan beragamnya destinasi wisata, peluang yang dimiliki yaitu dekat dengan Ibu Kota, dukungan pemda, harga yang relatif murah dan suasana yang alami. Sementara itu terdapat kelemahan karena akses yang relatif terbatas, serta ancaman permasalahan lahan.
PELATIHAN DIAGNOSA DAN PERBAIKAN RINGAN AIR CONDITIONER (AC)UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN MASYARAKAT DESA Darwin Rio Budi Syaka; Nugroho Gama Yoga
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The topography of the Leading Assisted Area of the Faculty of Engineering, UNJ, is in Pantai Mekar Village, Muara Gembong District, Bekasi Regency, West Java, which is located at the mouth of a river, causing the area to have hot and humid weather. This condition encourages local people to use air conditioning devices or better known as air conditioners (AC). AC users often neglect regular maintenancewhich in turn causes a decrease in performance in this AC system. In general, this decrease in performancecan be corrected by the AC user himself if he knows the cause (diagnosis). Therefore, it is important to equip people who usually operate this air conditioner, through training to increase the independence of thevillage community so that they can diagnose and carry out minor repairs of their own air conditioning system. The training was carried out by providing material in the form of an understanding of air conditioning, basic theory of air conditioning and how to diagnose and repair home air conditioners. Aftercompleting the provision of material, then the next practice of diagnostics and light repair of home air conditioners. The results of the training which were measured qualitatively showed that the trainees gainedadditional knowledge about AC theory and also AC fault diagnosis which can be used as additional knowledge in increasing the independence of the village community. Abstrak Topografi Wilayah Binaan Unggulan Fakultas Teknik UNJ yaitu di Desa Pantai Mekar Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat yang berada di muara sungai menyebabkan daerah itu memiliki cuaca yang panas dan lembab. Kondisi ini mendorong masyarakat setempat menggunakan alat pengkondisian udara atau yang lebih dikenal dengan AC (air conditioner). Pengguna AC kerap mangabaikan perawatan secara berkala yang pada akhirnya menyebabkan terjadi penurunan kinerja pada sistim AC ini. Pada umumnya penurunan kinerja ini dapat diperbaiki oleh pengguna AC itu sendiri apabilamengetahui penyebabnya (diagnosis). Oleh karena itu penting untuk membekali masyarakat yang biasa mengoperasikan AC ini, melalui pelatihan untuk meningkatkan kemandirian masyarakat desa agar dapat mendiagnosa dan melakukan perbaikan ringan sistem AC-nya sendiri. Pelatihan dilakukan dengan pemberian materi berupa pengertian tentang AC, teori dasar AC dan cara diagnosa dan perbaikan ringan AC rumah. Setelah selesai pemberian materi maka dilanjutkan praktik diagnosa dan perbaikan ringan ACrumah. Hasil pelatihan yang diukur secara kualitatif menunjukkan bahwa peserta pelatihan mendapatkanpengetahuan tambahan tentang teori AC dan juga diagnosa kerusakan AC yang dapat dijadikan tambahanpengetahuan dalam meningkatkan kemandirian masyarakat desa.