cover
Contact Name
Ari Apriyansa
Contact Email
snppm2020@unj.ac.id
Phone
+6289662901239
Journal Mail Official
snppm2020@unj.ac.id
Editorial Address
Gd. Ki Hajardewantara Lt. 6-7 Universitas Negeri, RT.7/RW.14, Rawamangun, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 29853648     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.21009/snppm.041
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (SNPPM) merupakan kumpulan artikel ilmiah yang dipresentasikan pada kegaiatan Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPM) diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta. Tema dari seminar ini ialah "Membangun Kemitraan Perguruan Tinggi dengan Masyarakat Menuju Indonesia Maju" dengan topik (1.) Pendidikan, (2.) Sosial dan Humaniora, (3.) Sains dan Teknologi, (4.) Ekonomi Kreatif, (5.) Lingkungan, dan (6.) Bidang Relevan Lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 855 Documents
PELATIHAN PHYSICAL ACTIVITY UNTUK DISABILITAS NETRA DI PANTI SOSIAL BINA NETRA CAHAYA BATIN DKI JAKARTA Fajar Vida Hartono; Muhammad Arif; masnur ali
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The aim of this Community Service Program is to provide training to people with visual disabilities in carrying out physical activities. The method of implementing the activity is the instructor method, which comes from academics and practitioners who are already competent in their fields. The learning given is not only focused on giving the material directly, but the material can be practiced through physical activity in a pleasant atmosphere. to provide a pleasant learning atmosphere, train focus, courage, and unite students more with one another. Physical activity training model that will be trained according to the needs of Netra's disabilities. The output target to be achieved is children with visual disabilities who will be able to carry out learning outside the classroom in a fun way by following the forms of training models that have been developed. Abstrak Tujuan pada Program Pengabdian Pada Masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan kepada penyandang disibilitas Netra dalam melakukan aktifitas fisik. Metode pelaksanaan kegiatan adalah dengan metode instruktur yang berasal dari akademisi dan praktisi yang sudah berkompeten dibidangnya. Pembelajaran yang diberikan tidak hanya terpaku dalam pemberian materi secara langsung, namun materi dapat dipraktekan melalui aktivitas fisik dalam suasana yang menyenangkan. untuk memberikan suasana belajar yang menyenangkan, melatih fokus, keberanian, dan lebih menyatukan antara siswa yang satu dengan yang lain. Model Latihan aktivitas fisik yang akan dilatihkan sesuai dengan kebutuhan disabilitas Netra. Target luaran yang akan dicapai adalah anak disabilitas Netra yang akan dapat melakukan pembelajaran luar kelas secara menyenangkan dengan mengikuti bentuk-bentuk model pelatihan yang dikembangkan
PENINGKATAN PENDAPATAN PETANI MELALUI PENGELOLAAN USAHATANI KAPULAGA PADA LAHAN AGROFORESTRI Rina Nuryati; Faqihuddin; Januar Arifin Ruslan
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Agroforestry is a cropping pattern that utilizes sunlight and stratified soil to increase land productivity. This agroforestry practice is well known and has been widely applied by the community in Tasikmalaya Regency. One of the types of plants cultivated on agroforestry land is cardamom which is a type of potential shrub because it is needed by the community. However, cardamom farming on this agroforestry land has low production and productivity because the management is not optimal and is a hereditary farming or inherited from his parents. In connection with this, counseling and training were carried out on cardamom farming management on agroforestry land so that the knowledge and skills of farmers increased to increase production and productivity of cardamom plants so that farmers' incomes increased. Therefore, a community service program has been carried out in efforts to increase farmers' income through cardamom farming management on agroforestry land. The method used is counseling and training followed by guidance and direction as well as monitoring and evaluation. Community service program was located in Setiawaras Village, Cibalong District, Tasikmalaya Regency. From the activities, it can be concluded that each plant and each region has certain characteristics so that each plant cultivation business needs to be adapted to the characteristics of the area where the plant will be cultivated. Cardamom cultivation on agroforestry land needs to be managed properly in accordance with the Standard Operating Procedures (SOP) of the local area so that production, productivity and quality increase to increase farmers' income. Abstrak Agroforestri merupakan pola pertanaman yang memanfaatkan sinar matahari dan tanah yang berstrata untuk meningkatkan produktivitas lahan. Praktik agroforestri ini sudah dikenal dan telah diterapkan secara luas oleh masyarakat di kabupaten Tasikmalaya. Salah satu jenis tanaman yang diusahakan pada lahan agroforestri adalah kapulaga yang merupakan jenis tanaman perdu potensial karena banyak dibutuhkan masyarakat. Namun usahatani kapulaga pada lahan Agroforestri ini produksi dan produktivitasnya masih rendah karena pengelolaannya belum optimal dan merupakan usahatani turun temurun atau warisan dari orang tuanya. Sehubungan dengan hal tersebut maka dilakukan penyuluhan dan pelatihan tentang pengelolaan usahatani kapulaga pada lahan agroforestri agar pengetahuan dan keterampilan petani bertambah untuk meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman kapulaga sehingga pendapatan petani meningkat. Oleh karena itu telah dilakukan PPM tentang upaya peningkatan pendapatan petani melalui pengelolaan usahatani kapulaga pada lahan agroforestri. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan pelatihan diikuti bimbingan dan pengarahan serta monitoring dan evaluasi. PPM dilaksanakan di Desa Setiawaras Kecamatan Cibalong Kabupaten Tasikmalaya. Dari kegiatan PPM dapat disimpulkan bahwa setiap tanaman dan setiap wilayah memiliki karakteristik tertentu sehingga setiap usaha budidaya tanaman perlu disesuaikan dengan karakteristik wilayah dimana tanaman tersebut akan dibudidayakan. Usaha budidaya tanaman kapulaga pada lahan agroforestri perlu dikelola dengan baik sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) wilayah setempat agar produksi, produktivitas dan kualitasnya meningkat untuk meningkatkan pendapatan petani.
PELATIHAN TEKNIK PEMASANGAN DAN PERAWATAN KAMERA CCTV UNTUK GURU DAN LABORAN DI SMK KOTA BEKASI Muhammad Yusro; Aodah Diamah
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The development of legal regulations with the enactment of Law No. 11 of 2008 concerning Electronic Information and Transactions (UU ITE) has accommodated electronic evidence including closed circuit television (CCTV) recordings which can be used as evidence in court. In many educational institutions/agencies such as schools/madrasas/campuses, many CCTVs are installed to monitor the situation inside the classroom, outside the classroom and around the school. The phenomenon of the widespread installation of CCTV cameras in schools makes it important to have CCTV installation, maintenance and repair skills for teachers, technicians or school laboratory assistants. In addition, CCTV skills can also be taught to students of the electronics engineering expertise program as part of the additional technical expertise that vocational students need to have. The method of implementing Community Service is in the form of online (online) training by providing CCTV installation and maintenance training to teachers/laborers/technicians located at SMKN 2 Bekasi City. The number of participants who attended were 27 people according to the set target. All participants take part full-time in each training session and contribute to discussions via zoom meetings. The evaluation results show that after participating in this training the participants are able to use electronic measuring instruments, install at least 1 CCTV and understand the technicalities of maintaining and repairing CCTV. Abstrak Perkembangan regulasi hukum dengan berlakunya UU No.11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) telah mengakomodasi alat bukti elektronik termasuk diantaranya hasil rekaman Closed Circuit Television (CCTV) yang dapat dijadikan sebagai alat bukti di persidangan. Di banyak instansi/lembaga pendidikan seperti sekolah/madrasah/kampus, CCTV banyak dipasang untuk memantau situasi di dalam kelas, di luar kelas maupun di sekitar sekolah. Fenomena maraknya pemasangan kamera CCTV di sekolah menjadikan keterampilan pemasangan, perawatan dan perbaikan CCTV penting dimiliki oleh guru, teknisi atau laboran sekolah. Selain itu keterampilan tentang CCTV dapat pula diajarkan kepada para siswa program keahlian teknik elektronika sebagai bagian keahlian teknik tambahan yang perlu dimiliki oleh siswa SMK. Metode pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat berupa pelatihan online (daring) dengan memberikan pelatihan pemasangan dan perawatan CCTV kepada guru/laboran/teknisi yang bertempat SMKN 2 Kota Bekasi. Jumlah peserta yang hadir sebanyak 27 orang sesuai target yang ditetapkan. Seluruh peserta mengikuti penuh waktu setiap sesi pelatihan dan memberikan kontribusi dalam diskusi via zoom meeting. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa setelah mengikuti pelatihan ini peserta mampu menggunakan alat ukur elektronika, memasang minimal 1 buah CCTV dan memahami teknis merawat dan memperbaiki CCTV.
IMPLEMENTASI EDUCATION TOURISM MOBILE LEARNING DALAM PROGRAM DESA WISATA EDUKASI DI DESA CISAAT KABUPATEN SUBANG PROVINSI JAWA BARAT Ucu Cahyana; Rahmat Darmawan; Ari Apriyansa
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

the effectiveness of educational tourism village activities in Cisaat Village, Subang Regency as a fostered village of the UNJ Research and Community Service Institute. The problems encountered in educational tourism activities in Cisaat village are as follows: 1) lack of information about educational tourism destinations and home stays in Cisaat village, 2) there is no guideline for educational tourism activities for participants, 3) tour guides who are members of in POKDARWIS in Cisaat village they have not been able to understand well in guiding educational tourism activities in Cisaat village, 4) educational tourism activities in Cisaat village have not utilized information technology. Based on these problems, the UNJ community service team is trying to apply one of the information technology media in the form of education tourism mobile learning. This media is based on a mobile learning platform using mobile phones as the main medium. The urgency of this community service activity is as an alternative effort to support government programs in increasing tourism and development programs in rural areas. The developed educational tourism tourism mobile learning media is an application that contains educational tourism activity material, videos of tourism activity activities, tourism games, animations, and scientific explanations of various educational tourism activity activities that are operated on smartphone devices. The method used in carrying out the community service program is in the form of Training, Focus Group Discussion (FGD), Mentoring, and Field Practice. The findings obtained in this community service activity are: 1) the educational tour guides in Cisaat Village are very enthusiastic about participating in training on the use, 2) the features and menus contained in the education tourism mobile learning media are very helpful to guides in educational tourism village activities, 3) features about educational tourism destinations and activities in media education tourism mobile learning attract educational tour participants to take part in the program, 4) media education tourism mobile learning can increase the effectiveness of educational tourism programs in Cisaat village, Subang Regency. Abstrak Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas kegiatan desa wisata edukasi di desa Cisaat Kabupaten Subang sebagai desa binaan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNJ. Permasalahan yang dihadapi dalam kegiatan wisata edukasi di desa Cisaat adalah sebagai berikut: 1) kurangnya informasi tentang destinasi kegiatan wisata edukasi dan home stay yang ada di desa Cisaat, 2) belum ada panduan kegiatan aktivitas wisata edukasi bagi peserta, 3) pemandu wisata yang tergabung dalam POKDARWIS di desa Cisaat belum dapat memahami dengan baik dalam memandu aktivitas wisata edukasi di desa Cisaat, 4) kegiatan wisata edukasi di desa Cisaat belum memanfaatkan teknologi informasi. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka tim pengabdian masyarakat UNJ berupaya untuk menerapkan salah satu media teknologi informasi dalam bentuk bentuk education tourism mobile learning. Media ini berbasis platform mobile learning dengan menggunakan handphone sebagai media utamanya. Urgensi kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah sebagai salah upaya alternatif untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan program pariwisata dan pembangunan di pedesaaan. Media education tourism mobile learning yang dikembangkan merupakan aplikasi yang berisi materi kegiatan wisata edukasi, video aktivitas kegiatan wisata, game wisata, animasi, dan penjelasan ilmiah dari berbagai aktivitas kegiatan wisata edukasi yang dioperasikan pada perangkat telepon pintar. Metode yang digunakan dalam menjalankan program pengabdian masyarakat adalah dalam bentuk Pelatihan, Focus Group Discussion (FGD), Pendampingan, dan Praktek Lapangan. Temuan yang diperoleh dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah: 1) pemandu wisata edukasi di desa cisaat sangat antusias dalam mengikuti pelatihan penggunaan, 2) fitur dan menu yang terdapat dalam media education tourism mobile learning sangat membantu pemandu dalam kegiatan desa wisata edukasi, 3) fitur tentang destinasi wisata edukasi dan aktivitas dalam media education tourism mobile learning menarik minat peserta wisata edukasi untuk mengikuti program tersebut, 4) media education tourism mobile learning dapat meningkatkan efektivitas program wisata edukasi di desa Cisaat Kabupaten Subang.
MANAJEMEN OLAHRAGA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI UNTUK KESEHATAN DAN KEBUGARAN BAGI MASYARAKAT DESA BOJONG KONENG SENTUL KABUPATEN BOGOR Nurdin, Fatah; Nur Ali
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The purpose of this service is to provide counseling on daily exercise management to maintain health and fitness. In addition to providing knowledge, this service is also expected to provide an understanding of the importance of sports activities for health. This service was carried out through lectures and direct discussions with participants, namely members of the cadet reef in Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. The result of this activity is that people know and understand about daily exercise management to mainten health and fitness, namely by exercising at least 3 times a week , interspersed with rest and a minimum of 30 minutes per exercise. Abstrak Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan penyuluhan mengenai manajemen olahraga sehari-hari untuk menjaga kesehatan dan kebugaran. Disamping untuk memberikan pengetahuan, pengabdian ini juga diharapkan dapat memberikan pemahaman tentang pentingnya aktivitas olahraga untuk kesehatan. Pengabdian ini dilaksanakan dengan metode ceramah dan diskusi langsung dengan peserta yaitu anggota karang taruna di Desa Bojong Koneng Kecamatan Babakan Madang kabupaten Bogor. Hasil dari kegiatan ini yaitu Masyarakat menjadi tahu dan paham mengenai manajemen olahraga sehari-hari untuk menjaga kesehatan dan kebugaran yaitu dengan melakukan olahraga minimal 3 kali dalam seminggu dengan diselingi istirahat dan minimal 30 menit per Latihan.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MELALUI PELATIHAN MAKE UP PANGGUNG PADA LEMBAGA GAYATRI BEAUTY ACADEMY DI SINGAPORE Supiani, Titin Supiani; Aniesa Puspa Arum
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Singapore is a country with a dense population, where the majority of the population are foreigners. One of them is Indonesian migrant workers (domestic workers) because Indonesia is one of the countries that sends its workforce abroad in large numbers. Having additional skills in domestic workers will be an added value forworking in larger companies. The purpose of this service is to increase the knowledge and skills of domesticworkers by providing stage make-up materials. The dedication method is carried out by demonstrations andtraining on stage make-up. Evaluation is assessed using tests and questionnaires. The training was attended by20 domestic workers, the results of the evaluation of the participants' abilities showed that 82% answered thequestions correctly. While the satisfaction of participants from 58% Very Satisfied, 38% Satisfied and 4% QuiteSatisfied. It can be concluded that the results of the Community Service activities were able to improve stagemake-up skills for domestic workers at the Gayatri Beauty Academy Abstrak Singapore merupakan negara dengan jumlah penduduk yang padat, dimana mayoritas penduduknya merupakan warga asing. Salah satunya adalah pekerja migran Indonesia (domestic worker) karena Indonesia merupakan salah satu negara yang mengirimkan tenaga kerjanya keluar negeri dalam jumlah yang besar. Memiliki skill tambahan pada domestic worker akan menjadi nilai tambah untuk bekerja diperusahaan yang lebih besar. Tujuan dari pengabdianini meningkatan pengetahuan dan keterampilan domestic worker dengan pemberian materi tata rias wajah panggung. Metode pengabdian dilakukan demonstrasi dan pelatihan tata rias wajah panggung Pragawati. Evaluasi dinilai menggunakan tes dan kuesioner. Pelatihan diikuti oleh 20 orang domestic worker, hasil evaluasi kemampuan peserta menunjukan 82% menjawab benar soal. Sedangkan kepuasan peserta dari 58% Sangat Puas, 38% Puas dan 4% Cukup Puas. Dapat disimpulkan hasil kegiatan Pengabdian mampu meningkatkan keterampilan tata rias wajah panggung bagi domestic worker di Gayatri Beauty Academy.
PENERAPAN BUMBU PENYEDAP ALAMI DARI IKAN LOKAL PADA PENGOLAHAN KERUPUK BAWANG DI DESA TELUK RHU RUPAT UTARA BENGKALIS PROVINSI RIAU Sumarto
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This community empowerment aims to increase technological innovation in the production of natural flavor seasonings as a substitute for MSG based on local excellence fish in Teluk Rhu Rupat Utara Village in processing onion cracker products as excellent healthy food products. The method of empowerment activities is carried out through counseling, training, and coaching activities for village community groups (groups of Posyandu cadres, PKK, UMKM industry partners Cik Delly). The formulation of natural flavor seasonings from local fish (Biang and Parang-parang), which is applied to the processing of onion cracker products, consists of 70% (70g) local fish flour, 35g shallot flour, 25g garlic powder, 30g fine salt, 6 g refined sugar, 2g white pepper powder, and 2g turmeric powder. The results of community empowerment activities with 30 participants showed significant results in increasing knowledge and skills in applying fish flavoring seasonings (Elisha elongata, and Chironcentrus dorab) in the processing of onion crackers. The results of the community service activities are in the form of onion crackers with sensory characteristics. The appearance of onion crackers is slightly brownish yellow in color; they have a savory and crunchy taste; a distinctive taste of onions and fish; a distinctive aroma of onion and fish crackers; and a brittle and compact texture. product quality characteristics of onion crackers using natural flavoring from Biang fish and Parang-parang fish, respectively, with a moisture content of 8.17% and 8.46%, protein content of 9.18% and 8.95%, fat content of 0.43% and 0.58%, ash of 0.26% and 0.21%, and carbohydrates of 81.96% and 81.8%. The results of the sustainable empowerment of the onion cracker processing community within two months after the training were able to increase business income (profit) per month by ranging from Rp 1.950.000 to Rp 2.200.000. Abstrak Pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan inovasi teknologi produksi bumbu penyedap rasa alami sebagai pengganti MSG berbasis ikan unggulan lokal di Desa Teluk Rhu Rupat Utara dalam pengolahan produk kerupuk bawang sebagai produk pangan unggulan yang sehat. Metode kegiatan pemberdayaan dilakukan melalui aktivitas penyuluhan, pelatihan dan pembinaan kepada kelompok masyarakat desa (kelompok kader posyandu, PKK, mitra industry UMKM Cik Delly). Formulasi bumbu penyedap rasa alami dari ikan lokal (Elisha elongata dan Chironcentrus dorab) yang diterapkan pada pengolahan produk kerupuk bawang terdiri dari komposisi tepung ikan lokal 70% (70g), tepung bawang merah 35g, tepung bawang putih 25g, garam halus 30g, gula halus 6g, bubuk lada putih 2g dan bubuk kunyit 2g. Hasil kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan jumlah peserta 30 orang menunjukkan hasil yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam penerapan bumbu penyedap rasa ikan (biang dan parang-parang) pada pengolahan kerupuk bawang. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat berupa produk kerupuk bawang dengan karakteristik sensoris rupa kerupuk bawang berwarna kekuningan agak kecoklatan, memiliki rasa gurih dan renyah, khas rasa bawang dan ikan, beraroma khas kerupuk bawang dan ikan; serta memiliki tekstur rapuh dan kompak. karakteristik mutu produk kerupuk bawang menggunakan penyedap alami dari ikan biang dan parang-parang secara berturut-turut dengan kadar air 8,17% dan 8,46%; kadar protein 9,18% dan 8,95%; kadar lemak 0,43% dan 0,58%; abu 0,26% dan 0,21%; karbohidrat 81,96% dan 81,8%. Hasil keberlanjutan pemberdayaan masyarakat pengolahan kerupuk bawang dalam kurun waktu dua bulan pasca pelatihan dapat meningkatkan pendapatan usaha (untung) per bulan berkisar 1.950.000-2.200.000.
PENGUATAN LITERASI BAGI PENGUNJUNG DI TAMAN DINOSAURUS POTORONO EDU PARK (PEP) Destri Ratna Ma’rifah
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This service aims to strengthen Potorono Edu Park (PEP), which has the advantage of visual literacy about dinosaurs and culture so that it becomes a characteristic of Potorono village. Potorono Edu Park (PEP) is one of the new education-based tourism objects that has just begun to be developed as a tourist village in Salakan, Potorono, Banguntapan, Bantul. The problem is that there is potential for location development, but sufficient human resources still need to support it. Therefore, it is necessary to carry out community service activities related to visual literacy. Visual literacy activities are very prospective to be carried out on location. This is supported by location conditions, managers, and internal investors. One of the tourist attractions to attract visitors is providing visual literacy and mascots. The management currently has yet to carry out mascot and visual literacy development activities. The solution to solving problems at PEP is providing assistance related to young people's visual literacy. The method used was several stages, namely the first stage of socialization regarding the visual literacy process, making the mascot design and the name tag for the dinosaur ride at PEP. Implementation of this method in the first year of the two year implementation plan. The result of this service is that tourist attractions have the potential to spread literacy to the public, especially regarding dinosaurs. Abstrak Tujuan pengabdian ini adalah untuk menguatkan Potorono Edu Park (PEP) yang memiliki keunggulan literasi visual tentang dinosaurus dan budaya agar menjadi ciri khas desa Potorono. Potorono Edu Park (PEP) adalah salah satu objek wisata baru berbasis pendidikan yang baru mulai dikembangkan sebagai desa wisata di Salakan, Potorono, Banguntapan, Bantul. Permasalahan yang muncul adalah adanya potensi pengembangan lokasi tetapi belum didukung oleh SDM yang mencukupi. Oleh karena itu, perlu dilakukan kegiatan pengabdian terkait dengan literasi visual. Kegiatan literasi visual sangat prospektif untuk dilakukan di lokasi. Hal ini didukung oleh kondisi lokasi, pengelola, dan investor internal. Salah satu daya tarik wisata untuk menarik pengunjung adalah melalui pengadaan literasi visual dan maskot. Pengelola saat ini belum melakukan aktivitas pengembangan maskot dan literasi visual. Solusi untuk menyelesaikan permasalahan di PEP adalah dengan memberikan pendampingan terkait literasi visual. Metode yang dilakukan ada beberapa tahapan yaitu tahap pertama sosialisasi mengenai proses literasi visual, pembuatan desain maskot dan label nama wahana dinosarus di PEP. Pelaksanaan metode tersebut di tahun pertama dari dua tahun rencana pelaksanaan. Hasil dari pengabdian ini tempat wisata memiliki potensi untuk menyebarluaskan literasi kepada Masyarakat terutama terkait dengan dinosaurus.
PMP PENINGKATAN EKONOMI UKM USAHA UNGGUL TAKALAR MELALUI DIVERSIFIKASI OLAHAN RUMPUT LAUT MENUJU ENTREPRENEURS VILLAGE DESA LAIKANG KAB TAKALAR Wahab, Nurhikmah; Sukaini; Mustam, Mariaulfa; Afalid, Muhammad; Zalzabila, Nur Afdaliana
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Seaweed is one of the local potentials of Laikang Village, Takalar Regency, which plays an important role in the community's economy. The problem that is often encountered is the unstable selling price of grass. This UKM sells snack products made from seaweed, such as sesame cakes, grilled seaweed, but they are not well known by the local residents and the products are self-defeating. Therefore, there must be a new breakthrough in the process of production, marketing, distribution. The aim of this activity is to increase the productivity of UKM. This community service takes place in several stages. 1) conducting outreach and training, 2) conducting mentoring, 3) evaluating and reflecting on the results of mentoring, counseling, and training that has been provided to partners. 4) in the marketing process, it can expand the market, one of which is product results can be distributed to supermarkets or, can also be promoted through social media so that partners can increase knowledge and become village entrepreneur groups (Entrepreneur Village). With this implementation, several things have been shown to improve, including: 1) Increased ability to process seaweed into chips, jam and nuggets, 2) Improved partner capabilities in aspects of production, packaging, business management marketing, and increased partner income by 50%, 3) partner's ability to market products through online and offline media. Abstrak Rumput Laut salah satu potensi lokal desa Laikang Kab Takalar yang berperan penting dalam perekonomian masyarakat, Permasalahan yang sering ditemui yaitu harga jual rumput yang tidak stabil. UKM ini menjual produk makanan ringan berbahan baku rumput laut seperti kue wijen bakar rumput laut namun belum terlalu dikenal oleh warga sekitarnya dan produk yang menoton. Oleh karena itu, harus ada terobosan baru pada proses produksi, pemasaran, distribusinya, Tujuan kegiatan yaitu meningkatkan produktivitas UKM. Pengabdian masyarakat ini berlangsung beberapa tahap. 1)mengadakan sosialisasi dan pelatihan, 2)melakukan pendampingan, 3)mengevaluasi dan merefleksi hasil dari pendampingan, penyuluhan, dan pelatihan yang telah diberikan kepada mitra. 4) pada proses pemasaran, dapat memperluas pasar,salah satunya hasil produk dapat disalurkan ke pasar swalayan ataupun, juga dapat dipromosikan melalui media sosial sehingga mitra dapat meningkatkan pengetahuan dan menjadi kelompok wirausaha desa (Entrepreneur Village).Dengan adaya pelaksanaan ini mampu meperlihatkan peningkatan beberapa hal diantaranya yaitu:1) Peningkatan kemampuan dalam mengolah rumput laut menjadi keripik, selai dan nugget, 2) Peningkatan kemampuan mitra dalam aspek produksi, pengemasan, pemasaran manajemen usaha, dan meningkatkan pendapatan mitra sebesar 50%, 3)kemampuan mitra dalam memasarkan produk melalui media online maupun offline.
PENDAMPINGAN SERTIFIKASI HALAL PADA UMKM PRODUK MINUMAN SEHAT RORESE KHAS SERDANG KULON TANGERANG Rachman, Abdul; Muizzudin; Bishri, Mochammad Hasan; Muthi'ahfatin, Nabilah; Henrieka, Yasmin Nabila; Puryani, Suci; Hajar, Ibnu; Septiawan, Fery; Setiyati, Siti Nur; Berlina; Amelia, Virna; Julianti, Niken; Maulida, Mesya Nurul
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Based on Law Number 33 of 2014 concerning Halal Product Guarantees, BPJPH is the institution that has the authority to carry out Halal Certification in Indonesia. Halal Certification is an acknowledgment of the halalness of a product. One of the programs offered by BPJPH is Free Halal Certification (Self Declare) for MSMEs in Indonesia. This service aims to provide assistance with Free Halal Certification (Self Declare) for MSME players of the Rorese (Rosella Flower) healthy drink product typical of Serdang Kulon Village, Panongan District, Tangerang Regency. Halal Certification assistance is carried out to provide halal certainty for Rorese's healthy drink products and improve product quality and added value to Rorese's healthy drink products. Products that have been certified halal are one of the marketing strategies to increase sales in the global market, not just locally. This service method uses the PAR (Participatory Action Research) method, which is a method that involves many parties related to assisting Halal Certification for MSMEs in Rorese healthy drink products, Serdang Kulon Village, Panongan District, Tangerang Regency. Assistance with Halal Certification for MSMEs of Rorese healthy drink products is carried out by first creating a NIB (business identification number) with KBLI 11040 Soft Drink Industry, then continuing with registering Rorese healthy drink products on the SiHalal website-based application https://ptsp.halal.go. id/login. In the registration process on the SiHalal application, what is done in the service is preparing a business actor profile, product photos with complete packaging, filling in the SJPH, several raw materials used, production processes, and so on. This dedication produces Rorese healthy drink products which are certified halal by BPJPH and have an NIB (business identification number) so that MSMEs who produce Rorese healthy drink products typical of Serdang Kulon Village can be assured of their halal status and improve product quality and added value to Rorese healthy drink products so that they can be made wrong. a marketing strategy to increase sales in the global market both offline and online. Abstrak Berdasarkan UU Nomor 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, BPJPH merupakan lembaga yang berwenang menyelenggarakan Sertifikasi Halal di Indonesia. Sertifikasi Halal merupakan pengakuan kehalalan suatu produk. Salah satu program yang ditawarkan oleh BPJPH adalah Sertifikasi Halal Gratis (Self Declare) untuk pelaku UMKM di Indonesia. Pengabdian ini bertujuan melakukan pendampingan Sertifikasi Halal Gratis (Self Declare) bagi pelaku UMKM produk minuman sehat Rorese (Bunga Rosela) khas Desa Serdang Kulon, Kecamatan Panongan Kabupaten Tangerang. Pendampingan Sertifikasi Halal dilakukan untuk memberikan kepastian kehalalan pada produk minuman sehat Rorese dan meningkatkan kualitas produk dan nilai tambah (add value) pada produk minuman sehat Rorese. Produk yang telah tersertifikasi halal menjadi salah satu strategi marketing untuk dapat meningkatkan penjualan pada pasar global bukan saja lokal. Metode pengabdian ini menggunakan metode PAR (Participatory Action Research), yaitu metode yang melibatkan banyak pihak yang berkaitan dengan pendampingan Sertifikasi Halal pada pelaku UMKM produk minuman sehat Rorese Desa Serdang Kulon, Kecamatan Panongan Kabupaten Tangerang. Pendampingan Sertifikasi Halal pada pelaku UMKM produk minuman sehat Rorese dilakukan dengan pembuatan NIB (nomor induk berusaha) terlebih dahulu dengan KBLI 11040 Industri Minuman Ringan kemudian dilanjutkan dengan mendaftarkan produk minuman sehat Rorese pada aplikasi berbasis website SiHalal https://ptsp.halal.go.id/login. Dalam proses pendaftaran pada aplikasi SiHalal, yang dilakukan dalam pengabdian adalah menyiapkan profile pelaku usaha, foto produk dengan kemasan lengkap, pengisian SJPH, beberapa bahan baku yang digunakan, proses produksi, dan lain sebagainya. Pengabdian ini menghasilkan produk minuman sehat Rorese yang tersertifikasi halal oleh BPJPH dan memiliki NIB (nomor induk berusaha) sehingga pelaku UMKM produk minuman sehat Rorese khas Desa Serdang Kulon dapat dipastikan kehalalannya dan meningkatkan kualitas produk dan nilai tambah pada produk minuman sehat Rorese sehingga dapat menjadi salah satu strategi marketing dalam meningkatkan penjualan pada pasar global baik secara offline maupun online.