cover
Contact Name
Ari Apriyansa
Contact Email
snppm2020@unj.ac.id
Phone
+6289662901239
Journal Mail Official
snppm2020@unj.ac.id
Editorial Address
Gd. Ki Hajardewantara Lt. 6-7 Universitas Negeri, RT.7/RW.14, Rawamangun, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 29853648     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.21009/snppm.041
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (SNPPM) merupakan kumpulan artikel ilmiah yang dipresentasikan pada kegaiatan Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPM) diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta. Tema dari seminar ini ialah "Membangun Kemitraan Perguruan Tinggi dengan Masyarakat Menuju Indonesia Maju" dengan topik (1.) Pendidikan, (2.) Sosial dan Humaniora, (3.) Sains dan Teknologi, (4.) Ekonomi Kreatif, (5.) Lingkungan, dan (6.) Bidang Relevan Lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 855 Documents
PELATIHAN PEMBUATAN SABUN CAIR BADAN (BODY WASH) DENGAN MEMANFAATKAN EKSTRAK DAUN MANGROVE (Avicenna Marina) PADA MASYARAKAT KECAMATAN MUARA GEMBONG, KABUPATEN BEKASI, JAWA BARAT Yulia, Elvyra; Dwi Atmanto; Ria Maharani; Khansa Nafisa
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractSkin health is an important thing that the public needs to know because currently skin diseases can be transmitted through any media/objects. In the research carried out, researchers conducted knowledge training on how to prevent skin diseases and also made liquid body soap using a mixture of mangrove leaf extract. The research location was chosen in Muara Gembong, this area is area that is very close to the coast and makes people vulnerable to skin diseases. The problem in this research is the lack of public knowledge about the benefits of plants around the environment that can prevent skin diseases. The solution is to focus on the knowledge of the Muara Gembong community for the utilization of Mangrove leaf plants, as a prevention of skin diseases with antioxidant content which is good for skin health. This study used survey methods (mapping community service locations), implementation (increasing knowledge of skin health and the use of plants in the surrounding environment), and evaluation. The results of this study show that people have increased knowledge about skin health, skin diseases, and the benefits of mangrove plants as evidenced by the results of the Pre-Testand Post-Testwhich have increased by 17%.AbstrakKesehatan kulit merupakan hal penting yang perlu diketahui oleh masyarakat, karena saat ini penyakit kukit dapat menular melalui media/benda apapun. Dalam pengabdian yang dilakukan, peneliti melakukan pelatihan pengetahuan tentang cara pencegahan penyakit kulit dan juga pembuatan sabun cair badan dengan campuran ekstrak daun mangrove. Pemilihan lokasi pengabdian di lakukan di Muara Gembong daerah ini merupak daerah yang sangat dekat dengan pesisir pantai dan menyebabkan masyarakat rentan terkena penyakit kulit. Permasalahan pada pengabdian ini adalah kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai manfaat tumbuhan di sekitar lingkungan yang dapat mencegah penyakit kulit. Solusi yang dilakukan, yaitu memfokuskan pengetahuan masyarakat Muara Gembong untuk pemanfaatan tanaman daun Mangrove sebagai pencegahan penyakit kulit dengan kandungan antioksidan yang baik untuk kesehatan kulit. Pengabdian ini menggunakan metode Survey (pemetaan lokasi pengabdian masyarakat), Implementasi (peningkatan pengetahuan kesehatan kulit dan pemanfaatan tanaman di lingkungan sekitar) dan evaluasi. Hasil dari pengabdian ini adalah masyarakat memiliki peningkatan pengetahuan mengenai kesehatan kulit, penyakit kulit, dan manfaat tanaman mangrove dibuktikan dengan hasil pre test dan post test pada 21 mitra yang hadir mengalami peningkatan sebanyak 17%.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TULASAN UNTUK OPTIMALISASI PRODUK PERTANIAN SERAI Haris Imam Karim Fathurrahman; Nurul Hidayah; Liya Yusrina Sabila
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pertanian merupakan salah satu sektor penunjang perekonomian masyarakat. Sektor pertanian berperan penting dalam ketersediaan kebutuhan pokok di Indonesia. Macam jenis pertanian dapat berupa pertanian kebutuhan pokok maupun pertanian tanaman sayur. Salah satu sektor pertanian yang memiliki potensi pengembangan adalah pertanian tanaman serai. Produk pertanian ini biasa digunakan sebagai bahan utama pembuatan minuman obat maupun pelengkap makanan. Selain produk tersebut, serai memiliki manfaat lain sebagai tanaman obat yang memiliki khasiat tertentu. Produk tersebut dapat diturunkan berupa suplemen obat, sabun, dan bubuk minuman. Urgensi pengabdian ini, maka dibuat sebuah inovasi produk turunan tanaman serai berupa sabun yang dikombinasikan dengan pertanian pintar berbasis sistem cerdas dan Internet of Things (IoT). Produk sabun ini dibuat dengan mengoptimalisasi pertanian serai yang sudah ada di masyarakat menggunakan IoT dan sistem cerdas. Hasil dari produk optimalisasi ini digunakan sebagai dasar pembuatan sabun yang memiliki manfaat tertentu. Tujuan pengabdian ini, agar tercipta iklim pertanian serai yang optimal menggunakan teknologi modern dan kekinian sehingga mendapatkan produk turunan pertanian serai berupa sabun. Pengabdian ini juga mengakomodir pemberdayaan masyarakat padukuhan sehingga dapat lebih mandiri, efisien, dan aktual secara ekonomi dan sosial. Ketercapaian aspek pengetahuan sebesar 82,22% untuk penyulingan dan sebesar 84,86% untuk pengolahan sabun minyak serai didapatkan dalam proses pengabdian pemberdayaan masyaraat ini. Pengukuran presentase pemahaman materi secara kuantitatif memiliki hasil yang berbanding lurus sebesar 63,33% untuk penyulingan dan 66,67% untuk pengolahan sabun minyak serai. Hasil tersebut memberikan signifikansi bahwa kegiatan pengabdian memberikan sudut pandang baru kepada masyarakat berkaitan dengan pengolahan produk turunan pertanian serai. ABSTRACT Agriculture is one of the community's supporting industries. The agriculture industry is critical to the provision of basic necessities in Indonesia. Agriculture may take several forms, including staple farming and vegetable crop production. Lemongrass cultivation is one of the agricultural areas with growth potential. This agricultural crop is commonly utilized as the primary ingredient in the production of medical beverages and dietary supplements. Aside from these items, lemongrass has further advantages as a medicinal plant with specific qualities. These items can be obtained in the form of pharmaceutical supplements, soap, and drinking powder. With the urgency of this dedication, an innovative product derived from lemongrass plants is made in the form of soap combined with smart agriculture based on smart systems and the Internet of Things (IoT). This soap product is made by optimizing existing citronella farming in the community using IoT and smart systems. The results of this optimization product are used as the basis for making soap which has certain benefits. The purpose of this service is to create an optimal climate for lemongrass farming using modern and contemporary technology so as to get a derivative of lemongrass agriculture in the form of soap. This service also accommodates the empowerment of the Padukuhan community so that they can be more independent, efficient, and economically-socially. This community empowerment service approach resulted in an 82.22% knowledge achievement for refining and an 84.86% knowledge achievement for processing lemongrass oil soap. The degree of comprehension of the material measured quantitatively is exactly equivalent to 63.33% for refining and 66.67% for processing lemongrass oil soap. These findings demonstrate the value of community service activities in providing the community with a new viewpoint on the processing of citronella agricultural-derived goods.
PELATIHAN PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS KARAKTER CINTA LINGKUNGAN PADA GURU PAUD DI KELURAHAN JATINEGARA KAUM elmanora; Oktaviani, Maya; Kabbaro, Hurriyyatun; Ardhianissa, Finka; Rini Ngulandari, Puspita; Wira Saputri, Anggie; Syifa Amaresty, Radhitya; Zahra, Annisa; Agustina, Rena; Gusti Priambodo, Eko
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Early childhood education (ECE) is essential in internalizing the character value of environmental love from early childhood. Teachers can internalize character values into learning activities in ECE but still need optimal knowledge and skills to develop character-based learning tools for environmental love. The solution offered to overcome the problem is through the implementation of training activities for the preparation of character-based learning tools for environmental love for ECE teachers in Jatinegara Kaum Village, Pulo Gadung District, East Jakarta City, DKI Jakarta Province. The methods used are lectures, discussions, and practices. Training activities consist of preparation, implementation, and preparation of activity outputs. Analysis of pre-test and post-test results showed an increase in the average score obtained by trainees, from 72.3 to 91.5. The result of this activity is that the knowledge and skills of ECE teachers in Jatinegara Kaum Village, Pulo Gadung District, East Jakarta City, DKI Jakarta Province, in compiling character-based learning tools for environmental love increased. The teacher will implement knowledge and skills in learning activities in their respective schools. Abstrak Pendidikan anak usia dini menginternalisasikan nilai karakter cinta lingkungan sejak usia dini. Guru dapat menginternalisasikan nilai-nilai karakter ke dalam kegiatan pembelajaran di PAUD namun memerlukan pengetahuan dan keterampilan yang optimal untuk mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis karakter cinta lingkungan. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui pelaksanaan kegiatan pelatihan penyiapan perangkat pembelajaran berbasis karakter cinta lingkungan pada guru PAUD di Kelurahan Jatinegara Kaum, Kecamatan Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan praktik. Kegiatan pelatihan terdiri dari persiapan, pelaksanaan, dan penyiapan luaran kegiatan. Analisis hasil pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor yang diperoleh peserta pelatihan, dari 72,3 menjadi 91,5. Hasil dari kegiatan ini adalah pengetahuan dan keterampilan guru PAUD di Kelurahan Jatinegara Kaum, Kecamatan Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta, dalam menyusun perangkat pembelajaran berbasis karakter cinta lingkungan meningkat. Guru akan mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilannya dalam kegiatan pembelajaran di sekolahnya masing-masing.
PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR PADA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Munawaroh, Hikmah; Kuswantono, Sri; Faradiba, Yasmin; Jahja, Yudrik
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The current government policy in ECCE institutions has used an independent learning curriculum. The problems that arise educators do not have sufficient capacity in developing learning tools in the independent curriculum. The solution to this problem is in the form of a workshop on the development of ECCE learning tools in the independent curriculum. The method or approach offered to solve partner problems is training and hybrid workshop. The implementation begins with conducting an initial needs analysis through interviews and discussions. Then proceed to the preparation process stage, namely making a questionnaire about the right way to develop learning tools in the independent curriculum. The next stage is the implementation, implementation of socialization carried out in a hybrid manner (on-site workshops and online via the zoom application). Next is mentoring, which is carried out to see the improvement of ECCE educators in the development of learning tools in the independent curriculum. The success of this activity can be seen by the increasing knowledge of ECCE educators about the development of ECCE teaching tools in the independent curriculum. The results obtained were 100% of this activity was useful for increasing knowledge about the application of the independent curriculum, 100% of this activity was well facilitated by the committee, 100% of the material was easy to understand, 100% of the media presented was interesting, 100% of participants got new knowledge, 100% of the material could be implemented in ECCE institutions, 84.5% of the workshop activity time was fulfilled. Abstrak Kebijakan pemerintah saat ini dilembaga PAUD telah digunakan kurikulum merdeka belajar. Permasalahan yang muncul pendidik belum punya kapasitas yang cukup dalam mengembangkan perangkat pembelajaran pada kurikulum merdeka. Solusi untuk permasalahan tersebut berupa workshop pengembangan perangkat pembelajaran PAUD pada kurikulum merdeka. Metode atau pendekatan yang ditawarkan untuk menyelesaikan permasalahan mitra yaitu pelatihan dan worshop secara hybrid. Pelaksanaan diawali dengan melakukan analisis kebutuhan awal melalui wawancara dan diskusi. Kemudian dilanjutkan ke tahap proses persiapan, yaitu membuat kuesioner tentang cara yang tepat untuk pengembangan perangkat pembelajaran pada kurikuum merdeka. Tahap selanjutnya adalah pelaksanaan, pelaksanaan sosialisasi yang dilakukan secara hybrid (workshop langsung di tempat dan online melalui aplikasi zoom). Selanjutnya adalah pendampingan, yang dilakukan untuk melihat peningkatan pendidik PAUD dalam pengembangan perangkat pembelajaran pada kurikulum merdeka. Keberhasilan kegiatan ini dapat dilihat dengan meningkatnya pengetahuan pendidik PAUD tentang pengembangan perangkat pembejaran PAUD pada kurikulum merdeka. Hasil yang didapat adalah 100% kegiatan ini bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan tentang penerapan kurikulum merdeka, 100% kegiatan ini difasilitasi dengan baik oleh panitia, 100% materi mudah dipahami, 100% media yang disajikan menarik, 100% peserta mendapat pengetahuan baru, 100% materi dapat diimplementasikan di lembaga PAUD, 84,5% waktu kegiatan workshop tercukupi.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PERTANDINGAN TIM SEPAK TAKRAW JAKARTA Abdul Gani; Ali, Masnur; Basyiruddin, Burhan
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This community service aims to help coaches and athletes understand the challenges of implementing Match Management for the Jakarta Sepak Takraw Team and knowledge will improve the quality of coaches, because they have chosen the ability to head through the sepak takraw competition at sepak takraw coaching in the Jakarta area. The latest knowledge in training sepak takraw, especially basic and advanced besik, in providing training so that you can excel in the sepak takraw branch, especially in the Jakarta region. The implementation program will be carried out through competitions and management and workshops, in the first stage the coaches will be explained about how competition management will improve and evaluate athletes through competitions and how to increase coaching motivation. Material for the implementation of match management and the sepak takraw match program as a form of program evaluation and the formation of well-scheduled and sequential competitions. Good competitions become training targets for improving skills for sepak takraw athletes in particular, as well as increasing performance, then the types of matches and competitions so that achievements and coaching have targets as material for evaluating athletes, clubs to achieve champions and young athletes can appear at events and manage matches through community service. This community service was carried out at Cempaka Putih and the Jakarta Sports Hall. Implementation of Match Management for the Jakarta Sepak Takraw Team. This training will be held in June 1 to 2 / 2023. Abstrak Suatu pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu para pelatih,atlit agar memahami tertantang Implementasi Manejemen Pertandingan Tim Sepak Takraw Jakarta serta pengetahuan akan meningkatkan kualiatas pelatih, karena telah memimilih kemampuan mengepaluasi melalui melalui kompetisi sepak takraw di Pembinaan sepak takraw diwilaya Jakarta. Pengetahuan terbaru dalam melatih sepak takraw khususnya besik dasar dan besik lanjutan dalam memberikan latihan sehinggah dapat berprestasi di cabang sepak takraw khususnya pada lingkungan wilaya Jakarta. Program pelakasanaan akan dilakukan melalui kompetisi dan manajem dan workshop, tahap pertama para pelatih dijelaskan tentang Akan manejemen pertandingan meningkatkan serta evaluasi atlit melalui pertandingan serta bagai mana meningkatkatkan motivasi pembinaan. Materi implementasi manajemen pertandingan serta program pertandingan sepak takraw sebagai bentuk evaluasi program dan pembentukan kompetisi yang berjejang an ter jadwal dengan baik .kompetisiyang baik menjadi target latihan untuk peningkatan keterampilan bagi atlet sepak takraw khususnya,serta peningkatan peningkatan prestasi , kemudian jenis-jenis pertandingan dan kompetisi sehingga perestasi dan pembinaan mempunyai target sebagai bahan evaluasi atlit,klub untuk meraih juara dan atlit atlit muda bisa mungcul di event pertandingan melalui pengabdian masyarakat. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Cempaka Putih dan Gedung olahraga Jakarta Implementasi Manejemen Pertandingan Tim Sepak Takraw Jakarta. Pelatihan ini dilaksanakan pada bulan Juni tgl 1sd 2 / 2023.
PENDEKATAN PERMAINAN GERAK DASAR UNTUK PENGALIHAN BERMAIN GADGET SISWA SEKOLAH DASAR Wiradihardja, Sudradjat; Dewanti, Rina Ambar; Aryati; Antoni, Rizka
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Children's world is often associated with the world of play, play is part of their lives. The form of game approach that can be used to improve children's basic movement skills includes individual and team game approaches. Play is a good vehicle for children to channel the tension caused by the environment towards children's activities. Through play children are accustomed to the rules that are more agreed upon in play, such as prohibitions that must be obeyed, sportsmanship discipline, cooperation, respect for other friends, honesty and others, indirectly these conditions shape the child's personality. Basic movement games can be done by students in their daily lives, both at school and at home. But along with the times at this time children prefer to play gadgets rather than playing outside with their friends. So this service will provide a reference game for children to divert children from playing gadgets. Abstrak Dunia anak anak kerap di kaitkan dengan dunia bermain, bermain merupakan bagian dari hidup mereka. Bentuk pendekatan permainan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan gerak dasar anak diantaranya adalah pendekatan permainan perorangan dan beregu. Bermain merupakan wahana yang baik bagi anak untuk menyalurkan ketegangan yang disebabkan lingkungan terhadap aktivitas anak. Melalui bermain anak terbiasa dengan aturan-aturan yang lebih disepakati dalam bermain, seperti larangan- larangan yang harus ditaati, disiplin sportivitas, kerjasama, menghargai teman lain, jujur dan lain-lain, secara tidak langsung kondisi tersebut membentuk kepribadian anak. Permainan gerak dasar bisa di lakukan siswa dalam kehidupannya sehari hari, bisa di lakuakn di sekolah maupun di rumah. Namum seiring dengan perkembangan zaman pada saat ini anak anak lebih banyak memilih untuk bermain gadget dari pada bermain keluar rumah Bersama teman temannya. Maka pengabdian ini akan memberikan referensi permainan bagi anak untuk mengalihkan anak anak dalam bermain gadget.
PELATIHAN KONDISI FISIK UNTUK PELATIH PEMULA DI KOTA CILEGON Kholik, Abdul; Zulham; Ali, Masnur
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Excellent physical condition greatly improves a player's performance. A player's poor physical appearance certainly has a negative impact on his game technique and tactics. All players are required to have good individual technique and good game strategy skills. However, no matter how good a player is in game techniques and tactics, if it is not based on good physical condition, the success that can be achieved will not be optimal. The aim of this Community Service Program is to provide training to trainers regarding physical condition development. The method of carrying out activities is by instructors who come from academics and practitioners who are competent in their fields. Meanwhile, the material that will be provided in carrying out community service consists of: 1) carrying out a pre-test, 2) providing basic material; 3) Provide practical material. Abstrak Kondisi fisik yang prima sangat meningkatkan penampilan pemain. Penampilan fisik pemain yang buruk tentunya berdampak negatif terhadap teknik dan taktik permainannya, semua pemain dituntut untuk memiliki teknik individu yang baik dan keterampilan strategi permainan yang baik. Namun, sehebat apapun seorang pemain dalam teknik dan taktik permainan, jika tidak dilandasi dengan kondisi fisik yang baik, maka keberhasilan yang dapat diraih tidak akan maksimal. Tujuan pada Program Pengabdian Pada Masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan kepada para pelatih terkait pembinaan kondisi fisik. Metode pelaksanaan kegiatan adalah dengan metode instruktur yang berasal dari akademisi dan praktisi yang sudah berkompeten dibidangnya. Sedangkan materi yang akan diberikan dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang terdiri dari : 1) melaksanakan pre-test, 2) Memberikan materi pokok; 3) Memberikan materi praktek.
PELATIHAN PENCEGAHAN DAN PERAWATAN CEDERA CABANG OLAHRAGA BELADIRI DI KOTA CILEGON Masnur Ali; Uzizatun Maslikah Qory; Jumrotul Aqobah
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The aim of this Community Service Program is to provide training to trainers regarding the prevention and treatment of injuries in the Martial Sports branch of Trainers at KONI Banten. The method of carrying out activities is by instructors who come from academics and practitioners who are competent in their fields. Meanwhile, the material that will be provided in carrying out community service consists of: 1) carrying out a pre-test, 2) Providing basic material which includes: human anatomical and physiological structure, stages in training, muscles that need to be strengthened to minimize injury. ; 3) Provide practical material: Skills in injury prevention and care; 4) Carry out theoretical and practical evaluations. The objectives of this activity are: 1) As an effort to increase knowledge, understanding and skills among the public regarding the prevention and treatment of sports injuries; 2) as an effort to improve the quality and human resources and minimize the occurrence of injuries to athletes. Abstrak Tujuan pada Program Pengabdian Pada Masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan kepada para pelatih terkait pencegahan dan perawatan cidera cabang Olahraga Beladiri kepada Pelatih di KONI Banten. Metode pelaksanaan kegiatan adalah dengan metode instruktur yang berasal dari akademisi dan praktisi yang sudah berkompeten dibidangnya. Sedangkan materi yang akan diberikan dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang terdiri dari : 1) melaksanakan pre-test, 2) Memberikan materi pokok yang meliputi: struktur anatomi dan fisiologi manusia, tahapan-tahapan dalam Latihan, otot-otot yang perlu dikuatkan untuk meminimalisir cidera; 3) Memberikan materi praktek: Keterampilan pada pencegahan dan perawatan cidera; 4) Melaksanakan evaluasi secara teoritis dan praktek. Tujuan kegiatan ini adalah: 1) Sebagai upaya meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan kepada masyarakat terkait pencegahan dan perawatan cidera olahraga; 2) sebagai upaya meningkatkan kualitas dan sumber daya manusia dan meminimalisir akan terjadinya cidera pada atlet.
PELATIHAN PENGEMBANGAN AKTIVITAS LUAR KELAS KEPADA GURU PJOK SEBAGAI IMPLEMENTASI MERDEKA BELAJAR DI KOTA CILEGON Nugraha, Hartman; Hermawan; Masnur Ali
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The independent curriculum currently being implemented needs to be socialized so that it can be implemented in schools. Freedom to learn is an effort to have freedom of thought and expression. In the learning process, effective and efficient media assistance is needed. One program that can be implemented is learning activities outside the classroom. The aim of this Community Service Program is to provide training to teachers regarding learning activities outside of school as an implementation of independent campuses in schools. The method of carrying out activities is by instructors who come from academics and practitioners who are competent in their fields. This learning involves changes in values, feelings, skills and knowledge that teachers gain through the activities they carry out. With these activities it is hoped that the curriculum material from independent learning can be presented in a more interesting way and have the freedom of time to present all aspects of basic movements and sports movements for To achieve the aspects that are the goals and functions of coaching, activities are designed using various forms of presentation with theory and practice. The output target that will be achieved is that PJOK teachers will be able to carry out learning outside the classroom in a fun way by following the models developed, adding learning references for teachers, making YouTube videos so that other teachers can also access them and can be published in service journals public. Abstrak Kurikulum merdeka yang saat ini diterapkan perlu disosialisasikan sehingga dapat diimplementasikan di Sekolah. Merdeka belajar adalah salah satu upaya kemerdekaan dalam berpikir dan berekspresi. Dalam proses pembelajaran, dibutuhkan bantuan media yang efektif dan efisien salah satu program yang dapat diterapkan adalah permeblajaran aktivitas luar kelas. Tujuan pada Program Pengabdian Pada Masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan kepada para guru terkait pembelajaran aktivitas luar sekolah sebgai implementasi kampus merdeka di sekolah. Metode pelaksanaan kegiatan adalah dengan metode instruktur yang berasal dari akademisi dan praktisi yang sudah berkompeten dibidangnya. Pembelajaran ini melibatkan perubahan nilai, perasaan, keterampilan dan pengetahuan yang diperoleh guru melalui kegiatan yang mereka lakukan.. Dengan kegiatan tersebut diharapkan dapat disajikan materi kurikulum dari merdeka belajar dengan lebih menarik dan memiliki keleluasaan waktu untuk menyajikan seluruh aspek dalam gerak dasar dan gerak olahraga untuk mencapai aspek- aspek yang menjadi tujuan dan fungsi pembinaan, kegiatan dirancang bengan berbagai bentuk penyajian dengan teori dan praktek. Target luaran yang akan dicapai adalah guru PJOK akan dapat melakukan pembelajaran luar kelas secara menyenangkan dengan mengikuti bentuk-bentuk model yang dikembangkan, menambah referensi pembelajaran untuk para guru, membuat video youtube sehingga guru-guru yang lain dapat ikut mengakses dan dapat terpublikasi pada jurnal pengabdian masyarakat.
PELATIHAN BAHASA ISYARAT KEPADA PARA PELATIH DISABILITAS RUNGU DKI JAKARTA Fajar Vidya Hartono; Mustara; Sukriadi, Slamet
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The aim of this Community Service Program is to provide training to people with hearing disabilities in using Sign Language. The method of carrying out activities is by instructors who come from academics and practitioners who are competent in their fields. The learning provided is not only focused on providing material verbally, but the material can be practiced using sign language through physical activities in a small game atmosphere to provide a fun learning atmosphere. The sign language that will be trained is in accordance with the needs of athletes with hearing impairments in the field of sports. The output target to be achieved is that coaches of athletes with hearing impairments can understand and practice sign language according to the needs in the field of sports. Abstrak Tujuan pada Program Pengabdian Pada Masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan kepada penyandang disibilitas Rungu dalam menggunakan Bahasa Isyarat. Metode pelaksanaan kegiatan adalah dengan metode instruktur yang berasal dari akademisi dan praktisi yang sudah berkompeten dibidangnya. Pembelajaran yang diberikan tidak hanya terpaku dalam pemberian materi secara verbal, namun materi dapat dipraktekan menggunakan bahasa isyarat melalui aktivitas fisik dalam suasana permainan kecil untuk memberikan suasana belajar yang menyenangkan. Bahasa isyarat yang akan dilatihkan sesuai dengan kebutuhan atlet disabilitas tuna rungu dibidang olahraga. Target luaran yang akan dicapai adalah pelatih atlet disabilitas tuna rungu dapat memahami dan mempraktikan bahasa isyarat sesuai dengan kebutuhan dibidang olahraga..