cover
Contact Name
Ari Apriyansa
Contact Email
snppm2020@unj.ac.id
Phone
+6289662901239
Journal Mail Official
snppm2020@unj.ac.id
Editorial Address
Gd. Ki Hajardewantara Lt. 6-7 Universitas Negeri, RT.7/RW.14, Rawamangun, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 29853648     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.21009/snppm.041
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (SNPPM) merupakan kumpulan artikel ilmiah yang dipresentasikan pada kegaiatan Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPM) diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta. Tema dari seminar ini ialah "Membangun Kemitraan Perguruan Tinggi dengan Masyarakat Menuju Indonesia Maju" dengan topik (1.) Pendidikan, (2.) Sosial dan Humaniora, (3.) Sains dan Teknologi, (4.) Ekonomi Kreatif, (5.) Lingkungan, dan (6.) Bidang Relevan Lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 855 Documents
Improving Understanding of In Vitro Plant Propagation by Plant Study Community through Plant Tissue Culture Workshop Rizal Koen Asharo; Raisyanggi Susta Mulyadi; Fadya Hidayatie; Farhana Faridah Achmad; Karina; Firdaus Zakirin Maspar
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This community service program aims to improve the understanding and skills of the Plant Study Community in in vitro plant propagation techniques through tissue culture workshop. This activity is motivated by the importance of tissue culture technology in multiplying plants quickly, disease-free, and with superior genetic quality. The training includes theory and direct practice, including explant sterilization, propagation through culture media, and acclimatization of culture results in an open environment. Training participants gain in-depth knowledge of tissue culture techniques and their applications in modern agriculture, as well as their ability to support the conservation and recovery of rare plant species. The results of this program show a significant increase in participants^ theoretical understanding and practical skills, which are expected to contribute to the application of this technology at the community and education levels. Keywords: plant tissue culture, plant propagation, in vitro, training, plant conservation Abstrak Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan Komunitas Studi Tanaman dalam teknik perbanyakan tanaman in vitro melalui workshop kultur jaringan. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya teknologi kultur jaringan dalam memperbanyak tanaman dengan cepat, bebas penyakit, dan dengan kualitas genetik yang unggul. Pelatihan meliputi teori dan praktik langsung, termasuk sterilisasi eksplant, perbanyakan melalui media kultur, dan aklimatisasi hasil kultur di lingkungan terbuka. Peserta pelatihan mendapatkan pengetahuan mendalam tentang teknik kultur jaringan dan aplikasinya dalam pertanian modern, serta kemampuan mereka untuk mendukung konservasi dan pemulihan spesies tanaman langka. Hasil program ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman teoritis dan keterampilan praktis peserta^, yang diharapkan dapat berkontribusi pada penerapan teknologi ini di tingkat masyarakat dan pendidikan. Kata Kunci: kultur jaringan tanaman, perbanyakan tanaman, in vitro,, pelatihan, konservasi tanaman
PEMANFAATAN HORSE RIDER SEBAGAI ALAT FITNESS OUTDOOR UNTUK MENINGKATKAN KEBUGARAN MASYARAKAT PASCA PANDEMI COVID-19 Dyah Arum Wulandari; Ferry Budhi Susetyo; Wardoyo; Eko Arif Syaefudin; Muhammad Bagas Anggara,; Azi Sukma; Manarul Hidayah
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Starting from the implementation of the new normal as a result of the Covid-19 virus pandemic, we started carrying out activities outside the home while still adhering to the health protocols that have been regulated by the government. The above makes the residential park start to get busy with visitors exercising, ranging in age from children, adults to the elderly. Visitors carry out various kinds of sports activities, from just taking a leisurely walk, jogging, cycling, playing badminton, to using park facilities in the form of fitness equipment. There are lots of fitness facilities spread throughout Indonesia with various names, facilities, themes so that they attract the interest of visitors. Fitness is not just for fitness, it has become a trend among modern society. In the RW 003 Dahlia Loka neighborhood there is a lot of empty land that has not been utilized and on the other hand, the residents of RW 003 Dahlia Loka need sports facilities to maintain fitness in old age and also need facilities to gather and communicate with fellow residents. Based on the conditions above, sports equipment was created that can be used together in public places as well as being a means for residents to gather to exercise together. For this reason, a sports facility was created in the form of a horse rider, which is an outdoor fitness tool to improve people's fitness after the Covid-19 pandemic. Keywords: horse rider, outdoor fitness equipment, sports Abstrak Berawal dari berlakukannya new normal akibat dari pandemi virus covid-19, kita mulai melakukan aktifitas di luar rumah dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah diatur oleh pemerintah. Hal diatas membuat taman perumahan mulai ramai terlihat pengunjung yang berolahraga dengan rentang usia mulai dari anak-anak, dewasa, hingga orang lansia. Berbagai macam aktifitas olahraga dilakukan pengujugn mulai dari hanya berjalan santai, jogging, bermain sepeda, bermain badminton, hingga menggunakan fasilitas taman berupa alat fitness. Ada banyak sekali sarana fitness yang tersebar di seluruh Indonesia dengan berbagai nama, fasilitas, tema sehingga menarik minat hati pengunjung. Fitness bukan hanya untuk kebugaran, melaikan sudah menjadi trend dikalangan masyarakat modern. Di lingkungan RW 003 Dahlia Loka banyak tanah kosong yang belum dimanfaatkan dan di sisi lain, warga RW 003 Dahlia Loka memerlukan sarana olah raga untuk menjaga kebugaran di masa tua dan juga membutuhkan sarana untuk berkumpul, berkomunikasi sesama warga. Dari kondisi tersebut di atas, dibuatlah alat olah raga yang dapat digunakan secara bersama di tempat umum sekaligus menjadi sarana untuk berkumpul warga dalam rangka berolah raga bersama. Untuk itulah dibuat sarana olah raga berupa horse rider yang merupakan alat fitness outdoor untuk meningkatkan kebugaran masyarakat pasca pandemi Covid-19. Kata Kunci: alat fitness outdoor, horse rider, olah raga
PEMBUATAN POMPA TENAGA SURYA DAN SISTEM PENGISIAN TANDON OTOMATIS PADA PONDOK PESANTREN KALIMASADA JOMBANG Achmad Safii; Dityo Kreshna Argeshwara; Mokh. Sholihul Hadi; Muhammad Alfian Mizar; Dito Valentino; M. Farrel Akbar Firzatullah; Fido Arya Kusuma; Lisma Hafifatul Aprilia
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Our community service project was conducted at Pondok Pesantren Kalimasada, a boarding school in Jombang, East Java, that combines traditional Islamic education with a modern curriculum. Although the school is well-established, it faced a significant challenge: high electricity costs due to the manual operation of its water pumps. To address this issue, we proposed installing solar panels and an automated water tank filling system. After discussions with the school, we identified several key areas where we could provide assistance, including infrastructure improvements, practical applications of science, and educational materials. Our solution involved replacing the manual water pumps with solar-powered ones to reduce electricity consumption and providing training to students on solar panel technology. Once our proposal was approved, we moved forward with the project, which included designing, testing, and installing the system, as well as conducting training sessions. Evaluation and monitoring were also carried out for 1 month where the automatic reservoir filling system with solar power worked well as evidenced by the increase in savings from the cottage's electricity bill by 10-20% and the increasing curiosity of students about renewable technology delivered by the cottage leadership at the kalimasada Jombang boarding school. Keywords: Pondok Pesantren Kalimasada; Automatic Pump; Solar Energy; Training Abstrak Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Pondok Pesantren Kalimasada, Jombang, Jawa Timur, sebuah lembaga pendidikan yang menggabungkan pendidikan formal dan pondok. Meskipun sudah memiliki legalitas dan pendidikan formal, pondok pesantren ini dihadapkan pada beberapa permasalahan, terutama tingginya biaya listrik akibat penggunaan pompa air manual. Solusi yang diusulkan adalah penerapan teknologi panel surya dan sistem pengisian tandon otomatis. Diskusi dengan pihak pondok pesantren mengidentifikasi permasalahan mitra, mencakup aspek sarana dan prasana, praktikum dan keilmuan, serta materi pembelajaran. Solusi ini melibatkan implementasi pompa tenaga surya untuk mengurangi biaya listrik dan pelatihan mengenai teknologi panel surya untuk meningkatkan pemahaman santri. Setelah solusi telah disepakati, dilakukan implementasi dari solusi dengan tahap perancangan, uji coba, pelatihan, serah terima dan publikasi. Kemudian juga dilakukan evaluasi dan monitoring selama 1 bulan dimana sistem pengisian tandon otomatis dengan tenaga surya bekerja dengan baik dibuktikan dengan peningkatan penghematan dari tagihan listrik pondok sebesar 10-20% dan bertambahnya rasa keingintahuan santri mengenai teknologi terbarukan yang disampaikan oleh pimpinan pondok di pondok pesantren kalimasada Jombang. Kata Kunci: Pondok Pesantren Kalimasada; Pompa Otomatis; Tenaga Surya; Pelatihan
BUDIDAYA IKAN DALAM EMBER (BUDIKDAMBER) UNTUK MENUNJANG KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT DI DESA CISAAT KABUPATEN SUBANG JAWA BARAT Ratna Komala; Diana Vivanti Sigit, M.Si; M. Isnin Noer; Yordan Fatahilah; Delviolla Maharani
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Fish farming in the buckets or better known as Budikdamber is an innovative solution for urban and rural communities. Budikdamber not only provides a quality source of animal protein, but also becomes a fun and educational activity. The objectives of this activity include increasing knowledge about effective and efficient freshwater aquaculture, fostering community interest in entrepreneurship to meet family food needs through cultivation and improving skills in the business of cultivating catfish in the buckets (budikdamber). Community service activities was carried out on Tuesday, June 25, 2024 starting from 08.00 to 12.00. attended by 26 participants from representatives of the Youth Organization of the village. The form of activity is training using lectures using power points and video screenings, discussions and continued with demonstrations on how to cultivate catfish in buckets followed by direct practice based on groups. Before being given a material presentation, a pre-test was carried out to find out the initial knowledge of the participants and after completing the practice, the activity ended with a post test. The conclusion of this community service activity generally went well and smoothly, increasing participants' knowledge between 80% to 100% and fostering participants' interest in conducting environmentally friendly fish farming businesses Keywords: cultivation, budikdamber, food security, catfish Abstrak Budidaya ikan dalam ember atau yang lebih dikenal dengan Budikdamber menjadi solusi inovatif bagi masyarakat perkotaan maupun pedesaan. Budikdamber tidak hanya memberikan sumber protein hewani yang berkualitas, tetapi juga menjadi kegiatan yang menyenangkan dan edukatif. Adapun tujuan dari kegiatan ini antara lain untuk Meningkatkan Pengetahuan tentang budidaya perairan tawar yang efektif dan efisien, Menumbuhkan minat masyarakat untuk berwirausaha untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga melalui budidaya dan meningkatkan keterampilan dalam usaha budidaya ikan lele dalam ember (budikdamber). Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 25 Juni 2024 dimulai pukul 08.00 sampai pukul 12.00. dihadiri 26 peserta dari perwakilan Karang Taruna dari desa. Bentuk kegiatan adalah pelatihan dengan menggunakan ceramah menggunakan power point dan pemutaran video, diskusi dan dilanjutkan dengan demontrasi pembuatan cara budidaya ikan lele dalam ember selanjutnya dilakukan praktek langsung berdasarkan kelompok. sebelum diberikan pemaparan materi dilakukan pre test untuk mengetahui pengetahuan awal peserta dan setelah selesai praktek kegiatan diakhiri dengan post test. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini secara umum berjalan dengan baik dan lancar, meningkatkan pengetahuan peserta antara 80% sampai 100% serta menumbuhkan minat peserta untuk melakukan usaha budidaya ikan ramah lingkungan Kata kunci: budidaya, budikdamber, ketahanan pangan , lele
PEMBUATAN DRAINASE VERTIKAL SEBAGAI SALAH SATU SOLUSI MENGURANGI GENANGAN AIR DI KELURAHAN JATINEGARA KAUM JAKARTA TIMUR Santoso Sri Handoyo; Eka Murtinugraha
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract During the rainy season, some areas of the Jatinegara Kaum sub-district are flooded. One of them is in RW. 02, Jatinegara Kaum sub-district, which is often flooded or has stagnant water. The Jakarta Special Region Government (Pemda DKJ) has made efforts to overcome waterlogging in this area by repairing channels and making infiltration wells. The number of infiltration wells that have been built up to 2023 is 70. The number of infiltration wells is very small when compared to the area of ​​the settlement of 59.7 hectares (597,498 m2), and the location of the infiltration wells that have been built is not in low areas, but in relatively high areas and safe from waterlogging or flooding, such as school yards, sub-district offices, flats, health centers, parks, and cemeteries. So the construction of infiltration wells in the Jatinegara Kaum sub-district area is thought to have not been optimal. The 2024 UNJ Community Service Program (PPM) activities have succeeded in creating a vertical drainage unit in a low area in RT. 003/02, Jatinegara Kaum sub-district. The main obstacle in making vertical drainage in the middle of a residential area is that there is no land, and many residents object to their land being used as a location for making vertical drainage. This is also what the DKJ Regional Government is facing, so that the placement of infiltration wells is generally built in locations that are assets of the DKJ Regional Government. The creation of vertical drainage in the middle of a residential area of ​​RT. 003/02, Jatinegara Kaum sub-district is expected to be one solution to reduce or overcome waterlogging or flooding. The creation of vertical drainage in the middle of a low-lying residential area can be used as a prototype to (1) increase the rate of water flow into the ground, (2) reduce/eliminate waterlogging or flooding, and (3) increase comfort and environmental cleanliness. Keywords: jatinegara kaum, flood, vertical drainage Abstrak Pada waktu hujan sebagian wilayah kelurahan Jatinegara Kaum tergenang air. Salah satunya di RW. 02 Kelurahan Jatinegara Kaum yang kerap menjadi langganan banjir atau air tergenang. Pemerintah Daerah Khusus Jakarta (Pemda DKJ) telah mengupayakan mengatasi genangan air di wilayah ini melalui perbaikan saluran dan pembuatan sumur resapan. Jumlah sumur resapan yang telah dibangun sampai dengan tahun 2023 sebanyak 70 buah. Jumlah sumur resapan ini sangat kurang jika dibandingkan dengan luas wilayah pemukiman 59,7 hektare (597.498 m2), dan letak sumur resapan yang telah dibangun bukan di wilayah yang rendah, tetapi wilayah yang relatif tinggi dan aman dari genangan air atau banjir, seperti halaman sekolah, kantor camat, rumah susun, puskesmas, taman, dan makam. Sehingga pembangunan sumur resapan di wilayah kelurahan jatinegara kaum diduga belum maksimal. Kegiatan program pengabdian kepada masyarakat (PPM) UNJ tahun 2024 telah berhasil membuat satu unit drainase vertikal di daerah rendah di RT. 003/02 kelurahan jatinegara kaum. Kendala utama dalam membuat drainase vertikal di tengah permukiman warga adalah lahannya tidak ada, dan banyak warga yang keberatan lahannya dijadikan lokasi pembuatan drainase vertikal. Hal itu pulalah yang dihadapi oleh Pemda DKJ, sehingga penempatan sumur resapan pada umumnya dibangun di lokasi yang merupakan aset Pemda DKJ. Pembuatan dranise vertikal di tengah permukiman warga RT. 003/02 kelurahan jatinegara kaum diharapkan menjadi salah satu solusi mengurangi atau mengatasi genangan air atau banjir. Pembuatan dranise vertikal di tengah permukiman warga yang rendah wilayah bisa dijadikan prototipe untuk (1) meningkatkan laju aliran air ke dalam tanah, (2) mengurangi/meniadakan genangan atau banjir, dan (3) meningkatkan kenyamanan, dan kebersihan lingkungan. Kata kunci: jatinegara kaum, banjir, drainase vertical
DIGITALISASI AGROWISATA BERBASIS WEBSITE DI FORUM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KELURAHAN LAMBUNG BUKIT Melladia; Indah Febri Annisa; Dertha Mukhtar
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The digitization of the agritourism sector has great potential to enhance information access and tourism promotion, especially in remote areas like Kelurahan Lambung Bukit, Pauh District, Padang City. The community service project conducted by the team from Nahdlatul Ulama University of West Sumatra aims to develop a digital website as an information and promotion platform for agritourism in this region. Challenges such as limited transportation access and insufficient organized information have made this agritourism destination less known to visitors. The project involved socialization and training for the local community to manage the website as a promotional and communication tool with visitors. The results showed that the community was able to effectively manage the website, playing a crucial role in increasing the visibility of Lambung Bukit agritourism. This digitization is expected to make it easier for visitors to access information, provide feedback, and expand promotion to areas beyond the province and even internationally. Therefore, website-based digitization has the potential to optimize local economic empowerment through increased tourism visits and community participation Keywords: Agrotourism; Digitization; Website; Universitas Nahdlatul Ulama Sumbar. Abstrak Digitalisasi di sektor agrowisata memiliki potensi besar untuk meningkatkan akses informasi dan promosi pariwisata, terutama di daerah yang kurang terjangkau seperti Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Kegiatan Prmberdayaan Kemitraan Masyarakat yang dilakukan oleh tim Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Barat bertujuan untuk mengembangkan website berbasis digital sebagai wadah informasi dan promosi bagi agrowisata di wilayah tersebut. Tantangan yang dihadapi, seperti kurangnya akses transportasi dan minimnya informasi yang terorganisir, membuat destinasi agrowisata ini kurang dikenal oleh wisatawan. Pengabdian ini melibatkan sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat lokal dalam mengelola website sebagai sarana promosi dan komunikasi dengan pengunjung. Hasil akhir menunjukkan bahwa masyarakat telah mampu mengelola website dengan baik, yang berperan penting dalam meningkatkan visibilitas agrowisata Kelurahan Lambung Bukit. Digitalisasi ini diharapkan dapat mempermudah pengunjung dalam mengakses informasi, memberikan umpan balik, serta memperluas promosi hingga ke luar wilayah provinsi bahkan mancanegara. Dengan demikian, digitalisasi berbasis website berpotensi mengoptimalkan pemberdayaan ekonomi lokal melalui peningkatan kunjungan wisata dan partisipasi masyarakat. Kata Kunci: Agrowisata; Digitalisasi; Website; Universitas Nahdlatul Ulama Sumbar.
PEMBERDAYAAN GURU-GURU DALAM HARMONI KREATIVITAS DAN TEKNOLOGI SEBAGAI INISIASI STRESS RELIEF DI KEPULAUAN SERIBU Ferdi Fauzan Putra; Vina Oktaviani; Fuad Mumtas
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Technology and art can play an important role in creating stress relievers for teachers. This can help reduce the stress that may be experienced in daily routines. Teachers can use creative platforms, such as blogs, podcasts, YouTube channels or virtual exhibitions to share their experiences. So it can all serve as an outlet for self-expression that can help reduce stress. This training, which unites creativity and technology, aims to be an initiation of stress relief for teachers in Kepulauan Seribu, especially on Tidung Island, so that their mental health can be well regulated and stress is reduced. The participants gained knowledge and understanding about the virtual exhibition on the ArtSteps platform. The methods used in this training are lectures, discussions, simulations, and presentations. Based on the pre-test and post-test scores related to the virtual exhibition at ArtSteps, there was an increase in the knowledge and understanding of the trainees by 32%. Therefore, it can be concluded that this training activity has a good impact on the participants, namely the teachers of MIN 17 Tidung Island. Keywords: tourism, creativity, technology, stress relief, Tidung island Abstrak Teknologi dan seni dapat berperan penting dalam menciptakan peredam stres bagi guru. Hal ini dapat membantu mengurangi tekanan yang mungkin dialami dalam rutinitas sehari-hari. Guru dapat menggunakan platform kreatif, seperti blog, podcast, saluran YouTube atau pameran virtual untuk berbagi pengalaman mereka. Sehingga itu semua dapat berfungsi sebagai outlet ekspresi diri yang dapat membantu mengurangi stres. Pelatihan yang menyatukan kreativitas dan teknologi ini bertujuan untuk menjadi sebuah inisiasi stress relief bagi guru-guru di Kepulauan Seribu terutama di Pulau Tidung sehingga kesehatan mental peserta bisa diatur dengan baik dan stres semakin berkurang. Para peserta mendapatkan pengetahuan dan pembekalan tentang pameran virtual pada platform ArtSteps. Metode yang digunakan pada pelatihan ini adalah ceramah, diskusi, simulasi, dan presentasi. Berdasarkan nilai pre-test dan post-test terkait pameran virtual di ArtSteps, terdapat peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta pelatihan sebesar 32%. Oleh karena itu bisa disimpulkan kegiatan pelatihan ini memberikan dampak yang baik kepada peserta yaitu guru-guru MIN 17 Pulau Tidung. Kata Kunci: pariwisata, kreativitas, teknologi, stress relief, pulau Tidung
PENGUATAN PEMAHAMAN TENTANG WARISAN BUDAYA TAK BENDA INDONESIA BAGI MAHASISWA HEBEI INTERNATIONAL STUDIES UNIVERSITY MELALUI PELATIHAN TARI REYOG PONOROGO Nursilah
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This community service aims to enhance the understanding of Hebei International Studies University (HISU) students regarding Indonesia’s intangible cultural heritage through Reyog Ponorogo dance training. The problem faced by the partner was the limited cultural understanding among HISU students studying Indonesian language, necessitating an innovative approach to introduce cultural elements into the language curriculum. The training was conducted both online and offline, involving 20 students, utilizing a teaching method that combined digital learning tools and direct instruction to ensure accessibility and engagement.The evaluation results demonstrated a significant increase in the students' cultural awareness, as evidenced by pre-test and post-test results, as well as their dance performance during campus orientation. Additionally, the students' active participation in the dance performance reflected a deeper understanding of Indonesian culture. Collaboration between Universitas Negeri Jakarta (UNJ) and HISU was formalized through an agreement, opening up opportunities for sustainable academic collaboration, including cultural exchange programs. This program not only introduced dance as a medium of cultural education but also laid the foundation for sustainable cross-country cultural exchanges through a successful hybrid learning model. The activity contributed to cultural diplomacy and strengthened cross-cultural relations between academic institutionsthe. Keywords: Intangible Cultural Heritage; Reyog Ponorogo Dance; Cross-Cultural Understanding; Cultural Enrichment Program; Promotion of Indonesian Culture. Abstrak Pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman mahasiswa Hebei International Studies University (HISU) tentang warisan budaya tak benda Indonesia melalui pelatihan Tari Reyog Ponorogo. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah keterbatasan pemahaman budaya di kalangan mahasiswa HISU yang mempelajari bahasa Indonesia, sehingga diperlukan pendekatan inovatif untuk memperkenalkan elemen budaya dalam kurikulum bahasa. Pelatihan dilakukan secara daring dan luring, melibatkan 20 mahasiswa, dengan metode pengajaran yang mengombinasikan alat pembelajaran digital dan instruksi langsung untuk memastikan aksesibilitas dan keterlibatan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesadaran budaya mahasiswa, dibuktikan melalui pre-test dan post-test serta penampilan tari selama orientasi kampus. Selain itu, partisipasi aktif mahasiswa dalam pertunjukan tari menunjukkan pemahaman yang lebih mendalam tentang budaya Indonesia. Kerjasama antara Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan HISU diformalisasi melalui perjanjian yang membuka peluang kolaborasi akademik berkelanjutan, termasuk dalam program pertukaran budaya. Program ini tidak hanya memperkenalkan tari sebagai sarana pendidikan budaya, tetapi juga membangun landasan untuk keberlanjutan pertukaran budaya antar negara melalui model pembelajaran hybrid yang sukses. Kegiatan ini berkontribusi pada diplomasi budaya dan memperkuat hubungan lintas budaya di antara institusi akademis. Kata kunci: Warisan Budaya Takbenda; Tari Reyog Ponorogo; Pemahaman Lintas Budaya; Program Pengayaan Budaya; Promosi Budaya Indonesia.
PSIKOEDUKASI LITERASI DIGITAL DAN KESEHATAN MENTAL PADA GURU DI DESA SUKARESMI, SUKAMAKMUR, BOGOR Vinaya Untoro; Aisyah Syihab; Aully Grashinta
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The results of a collaborative survey between the Ministry of Communication and Informatics (kementaerian Komunikasi dan Informatika - Kominfo) and the Katadata Insight Center (KIC) on the Status of Digital Literacy in Indonesia (2023) indicate that the digital literacy of Indonesian netizens is categorized as moderate (score of 3.65 out of 5). However, this score is considered low compared to other ASEAN countries. This can lead to various negative impacts such as easily believing fake news, cyberbullying, and being vulnerable to online fraud. These negative impacts also have the potential to cause various problems that can disrupt mental health. The Faculty of Psychology, Universitas Pancasila understands the connection between digital literacy and mental health, therefore feels the need to contribute by conducting social interventions. The activity carried out was psychoeducation aimed at strengthening the mental health of the community in general by improving the understanding of digital literacy. The psychoeducation activity was carried out on August 13, 2024, at SMP Negeri 1 Sukamakmur located in Sukaresmi Village, Sukamakmur District, Bogor Regency, West Java, which still has limitations in terms of facilities and human resource development. This psychoeducation was conducted for 42 teachers from early childhood education to high school in the vicinity of Sukaresmi Village. The results of the pre-test and post-test showed a significant increase in digital literacy skills (p<0.001) after psychoeducation (M=4.28; SD=1.03) compared to before psychoeducation (M=2.45; SD=1.09). This increased understanding is expected to reduce the negative impacts of using digital media and teachers can disseminate the knowledge gained, especially to students. Keywords: digital literacy, mental health, teacher Abstrak Hasil survei kolaborasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dengan Katadata Insight Center (KIC) tentang Status Literasi Digital di Indonesia tahun 2023 menunjukkan bahwa literasi digital warganet Indonesia tergolong pada kategori sedang (skor 3,65 dari 5). Namun demikian, skor ini tergolong rendah jika dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya. Hal ini dapat menimbulkan berbagai dampak negatif seperti mudah mempercayai berita palsu (fake news), terjadinya cyberbullying, hingga kerentanan menjadi korban penipuan di dunia maya. Dampak-dampak negatif ini juga berpotensi menyebabkan berbagai persoalan yang dapat mengganggu kesehatan mental. Fakultas Psikologi Universitas Pancasila memahami adanya keterkaitan antara literasi digital dan kesehatan mental sehingga merasa perlu berkontribusi dengan melakukan intervensi sosial. Kegiatan yang dilakukan adalah psikoedukasi yang bertujuan menguatkan kesehatan mental masyarakat secara umum dengan meningkatkan pemahaman akan literasi digital. Kegiatan psikoedukasi dilaksanakan pada 13 Agustus 2024 di SMP Negeri 1 Sukamakmur yang terletak di Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang masih memiliki keterbatasan dalam hal fasilitas dan pengembangan sumber daya manusianya. Psikoeduasi ini dilakukan kepada 42 guru dari tingkat PAUD sampai dengan SMA di sekitar daerah Desa Sukaresmi. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan kemampuan literasi digital secara signifikan (p<0,001) setelah psikoedukasi (M=4,28; SD=1,03) dibandingkan sebelum psikoedukasi (M=2,45; SD=1,09). Peningkatan pemahaman ini diharapkan dapat mengurangi dampak negatif dari penggunaan media digital dan guru-guru dapat menyebarkan pengetahuan yang didapat terutama kepada peserta didik. Kata kunci: literasi digital, kesehatan mental, guru
PENANAMAN KESADARAN SEJARAH SATU RUMPUN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HUBUNGAN BILATERAL INDONESIA-MALAYSIA Nur Aeni Marta
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This community service program was initiated to address the issue of negative stereotypes and prejudices between Indonesia and Malaysia, which often hinder bilateral relations, especially among the younger generation. The problem arises from a lack of understanding of shared history and cultural roots, making it necessary to raise awareness of these commonalities. The program aims to strengthen historical and cultural awareness through educational activities. Workshops and joint seminars were held, involving students from both countries in discussions focused on shared history and cultural heritage. The International Community Service Seminar, titled "Politics & Citizenship," took place on August 9-10, 2024, as a collaboration between Universitas Negeri Jakarta and Universiti Sains Malaysia. Conducted virtually via Zoom, the seminar sought to enhance academic cooperation and mutual understanding between the two nations on political and citizenship issues. The results showed an increased awareness among participants about the importance of improving bilateral relations through positive dialogue and cooperation. Additionally, the program encourages future collaboration, which holds the potential to strengthen diplomatic and social ties between Indonesia and Malaysia at regional and global levels Keywords: Indonesia-Malaysia relations, Cultural Diplomacy, Historical Education Abstrak Program pengabdian masyarakat ini diprakarsai dengan adanya prasangka dan stereotip negatif antara Indonesia dan Malaysia, yang seringkali menghambat hubungan bilateral kedua negara, terutama di kalangan generasi muda. Permasalahan ini berakar dari kurangnya pemahaman sejarah bersama dan akar budaya serumpun, sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan kesadaran akan kesamaan tersebut. Program ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan memperkuat kesadaran sejarah dan budaya melalui kegiatan edukatif. Metode yang digunakan adalah penyelenggaraan workshop dan seminar bersama, yang melibatkan mahasiswa dari kedua negara, serta diskusi yang fokus pada sejarah dan akar budaya bersama. Melalui pendekatan ini, peserta diharapkan dapat lebih memahami pentingnya hubungan yang harmonis antara kedua negara. Seminar Pengabdian Masyarakat Internasional bertema "Politik & Kewarganegaraan" diselenggarakan pada 9-10 Agustus 2024 sebagai hasil kolaborasi antara Universitas Negeri Jakarta dan Universiti Sains Malaysia. Seminar ini diadakan secara daring melalui Zoom dan bertujuan meningkatkan kerjasama akademik serta pemahaman antara Indonesia dan Malaysia terkait isu-isu politik dan kewarganegaraan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan kesadaran dan pemahaman peserta tentang pentingnya memperkuat hubungan bilateral melalui dialog dan kerja sama yang positif. Selain itu, program ini juga mendorong kolaborasi lebih lanjut di masa depan, yang berpotensi memperbaiki hubungan diplomatik dan sosial antara Indonesia dan Malaysia di tingkat regional dan global. Kata kunci: Hubungan Indonesia-Malaysia, Diplomasi Budaya, Pendidikan Sejarah