cover
Contact Name
Ari Apriyansa
Contact Email
snppm2020@unj.ac.id
Phone
+6289662901239
Journal Mail Official
snppm2020@unj.ac.id
Editorial Address
Gd. Ki Hajardewantara Lt. 6-7 Universitas Negeri, RT.7/RW.14, Rawamangun, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 29853648     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.21009/snppm.041
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (SNPPM) merupakan kumpulan artikel ilmiah yang dipresentasikan pada kegaiatan Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPM) diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta. Tema dari seminar ini ialah "Membangun Kemitraan Perguruan Tinggi dengan Masyarakat Menuju Indonesia Maju" dengan topik (1.) Pendidikan, (2.) Sosial dan Humaniora, (3.) Sains dan Teknologi, (4.) Ekonomi Kreatif, (5.) Lingkungan, dan (6.) Bidang Relevan Lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 855 Documents
MENINGKATKAN KESADARAN KESELAMATAN RENANG MELALUI SOSIALISASI DAN PELATIHAN DI KECAMATAN JATINEGARA, JAKARTA TIMUR Bazuri Fadillah Amin; Slamet Sukriadi; Rahmad Putra Lubis
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Knowledge of swimming plays a crucial role in ensuring individual safety around and in the water.  Understanding how to swim properly and having good swimming skills can make a significant difference  in emergency situations in the water. Firstly, swimming knowledge allows a person to better handle emergencies in the water. If someone  suddenly falls into the water or is involved in an aquatic accident, swimming knowledge enables them to  remain calm and take appropriate actions. They can float comfortably and reach safety or call for help  more effectively. In such situations, good swimming ability can be the determining factor between safety  and danger. Additionally, swimming knowledge also plays a role in accident prevention. By understanding basic  swimming techniques and principles, individuals can avoid dangerous behaviors around water. They can  recognize potential hazards, such as strong currents or deep areas, and take appropriate preventive  measures. Swimming knowledge also involves understanding warning signs and safety rules at pools or  beaches, which can help reduce the risk of accidents. Overall, swimming knowledge has undeniable benefits concerning safety and security around water. In  emergency situations, swimming knowledge can be a lifesaving skill. Moreover, it allows individuals to  enjoy various water activities with more confidence and avoid accident risks. Therefore, it is essential for  every individual to acquire adequate swimming knowledge and continually hone their swimming skills. Keywords: Socialization, Swimming Safety, Swimming Knowledge   Abstrak Pengetahuan tentang berenang memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan keselamatan  individu di sekitar air dan saat berada di dalam air. Memahami bagaimana berenang dengan benar dan  memiliki keterampilan berenang yang baik dapat membuat perbedaan yang signifikan dalam situasi  darurat di air. Pertama-tama, pengetahuan berenang memungkinkan seseorang untuk mengatasi situasi darurat di air  dengan lebih baik. Jika seseorang tiba-tiba terjatuh ke dalam air atau terlibat dalam kecelakaan di air,  pengetahuan berenang memungkinkan mereka untuk tetap tenang dan mengambil langkah-langkah yang  tepat. Mereka dapat mengambang dengan nyaman dan mencapai tempat yang aman atau meminta bantuan  dengan lebih efektif. Dalam situasi seperti ini, kemampuan berenang yang baik dapat menjadi faktor  penentu antara keselamatan dan bahaya. Selain itu, pengetahuan berenang juga berperan dalam pencegahan kecelakaan. Dengan memahami teknik  dan prinsip dasar berenang, seseorang dapat menghindari perilaku yang berbahaya saat berada di sekitar  air. Mereka dapat mengenali bahaya potensial, seperti arus kuat atau area yang dalam, dan mengambil  langkah-langkah pencegahan yang sesuai. Pengetahuan berenang juga melibatkan pemahaman tentang  tanda peringatan dan aturan keselamatan di kolam renang atau pantai yang dapat membantu mengurangi  risiko kecelakaan. Secara keseluruhan, pengetahuan berenang memiliki manfaat yang tidak bisa diabaikan dalam hal  keselamatan dan keamanan di sekitar air.Dalam situasi darurat, pengetahuan berenang dapat menjadi  keterampilan yang menyelamatkan nyawa. Selain itu, pengetahuan berenang juga memungkinkan  seseorang untuk menikmati berbagai kegiatan air dengan lebih percaya diri dan menghindari risiko  kecelakaan. Oleh karena itu, sangat penting bagi setiap individu untuk memperoleh pengetahuan berenang  yang memadai dan terus-menerus mengasah keterampilan berenang mereka. Kata Kunci: Sosialisasi, Keselamatan Renang, Pengetahuan Berenang
PELATIHAN TEACHING GAMES FOR UNDERSTANDING MODEL BAGI GURU PENDIDIKAN JASMANI DI YAYASAN AL-ASHRIYYAH NURUL IMAN ISLAMIC BOARDING SCHOOL samsudin; Moch. Asmawi; Sudradjat Wiradihardja; Shela Ginanjar
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this community service is to assist the needs of physical education teachers in developing Teaching Games For Understanding models that will be used in physical education subjects as well as to improve the implementation of learning. The research methodology used is Experimental Designs, the design used is One Sample Pretest-Posttest Design. The population was 35 physical education teachers at SD – SMA physical education teachers at the Al-Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School Foundation, Bogor, West Java, so the sample was taken using the Total Sampling technique. The instrument uses a questionnaire related to Physical Education Teachers' Teaching Preparation Indicators. The results show that the Teaching Games For Understanding training model that has been implemented at the Al-Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School Foundation is able to have a positive influence on the Teaching Preparation Indicators for Physical Education Teachers in order to achieve the learning objectives expected by the curriculum in force in Indonesia. Keywords: Teaching Games For Understanding Model; Guru Pendidikan Jasmani; Yayasan Al-Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School   Abstrak Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini untuk membantu kebutuhan guru pendidikan jasmani dalam menyusun Teaching Games For Understanding model yang akan digunakan pada mata pelajaran pendidikan jasmani serta untuk perbaikan dalam pelaksanaan pembelajaran. Metodologi penelitian yang digunakan adalah Experimental Designs, adapun desain yang digunakan One Sample Pretest-Posttest Design. Populasi adalah guru pendidikan jasmani di guru pendidikan jasmani SD – SMA di Yayasan Al-Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School, Bogor, Jawa Barat sebanyak 35 orang maka sampel diambil menggunakan teknik Total Sampling. Instrument menggunakan Angket yang berkaitan dengan Indikator Persiapan Mengajar Guru Pendidikan Jasmani. Hasil menunjukan bahwa pelatihan Teaching Games For Understanding model yang telah dilaksanakan di Yayasan Al-Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School mampu memeberikan pengaruh yang positif terhadap Indikator Persiapan Mengajar Guru Pendidikan Jasmani guna mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan oleh kurikulum yang berlaku di Indonesia. Kata Kunci: Teaching Games For Understanding Model; Guru Pendidikan Jasmani; Yayasan Al-Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School  
SOSIALISASI PENGETAHUAN BLINDSPOT MELALUI PEMBELAJARAN VIRTUAL REALITY (VR) UNTUK SISWA DAN GURU Winoto Hadi; Henita Rahmayanti; Fanny Aulia; Al Jalaluddin Rumi; Desi Rokhyani; Rizky Hamdalah Habel
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The ease of use of private vehicles, both motorbikes and cars, among the public for traveling is very widespread. Based on this, it has an impact on the high rate of road accidents experienced by teenagers. One of the causes is low knowledge about traffic and road transport regulations and lack of orderly behavior when driving. The following are examples of school-age children who are not orderly when riding motorbikes, such as without wearing a helmet, not obeying traffic signs, and not completing vehicle documents, including many underage students who drive their motorized vehicles. The newest phenomenon is Blindspot. A blind spot is a position where a driver cannot see the position of a nearby vehicle or cannot see a vehicle that will pass in front of him because his view is blocked by another vehicle, and vice versa. The blind spot phenomenon often occurs nowadays and makes it important to disseminate and educate about blind spot knowledge. Ease of providing knowledge can also be done with Virtual Reality media. Virtual reality helps participants interact with conditions according to reality without having to come into direct contact in the field so socialization activities are carried out using Virtual Reality. Keyword: The ease of use, Blindspot, Virtual Reality     Abstrak Kemudahan penggunaan kendaraan pribadi baik motor maupun mobil dikalangan masyarakat untuk bepergian sangat meluas. Berdasarkan hal tersebut berdampak tingginya tingkat kecelakaan di jalan yang dialami oleh usia remaja. Salah satunya penyebabnya adalah rendahnya pengetahuan tentang peraturan lalu lintas dan angkutan jalan dan adanya sikap perilaku yang kurang tertib saat berkendaraan. Berikut contoh dari anak usia sekolah yang tidak tertib dalam mengendarai sepeda motor seperti, tanpa memakai helm, tidak mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan tidak melengkapi dokumen kendaraan, termasuk banyak pelajar belum cukup umur yang mengendarai kendaraan bermotor sendiri. Fenomena yang terbaru adalah Blind spot. Blind spot adalah posisi di mana seorang pengendara tidak dapat melihat posisi kendaraan di dekatnya atau tidak dapat melihat kendaraan yang akan  melintas di depannya karena terhalang pandangannya oleh kendaraan lain, begitu pula sebaliknya. Fenomena blind spot kerap terjadi saat ini dan menjadikan penting untuk dilakukan sosialisasi dan edukasi pengetahuan blind spot. Kemudahan dalam memberikan pengetahuan dapat juga dilakukan dengan media Virtual Reality. Virtual reality membantu peserta berinteraksi dengan kondisi sesuai kenyataan tanpa harus bersentuhan langsung di lapangan sehingga kegiatan sosialisasi dilakukan dengan cara Virtual Reality. Kata Kunci: Kemudahan, Blind spot, Virtual Reality
PERFUSI KAKI MENINGKAT DENGAN SENAM KAKI DIABETIK PADA ANGGOTA PAGUYUBAN DM RSK SURABAYA Iriene Kusuma Wardhani; Cicilia Wahju Djajanti; Yunita Wiguna
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract One of the complications of Diabetes Mellitus is impaired foot perfusion which can increase the risk of ulceration and infection. Decreased foot perfusion is often caused by impaired blood circulation due to poorly controlled diabetes. One approach to increasing foot perfusion in diabetics is through a diabetic leg exercise program. The aim was to increase the knowledge and skills of diabetes mellitus sufferers in performing diabetic leg exercise to improve foot perfusion. In this activity, training is carried out on leg exercise techniques specifically designed to increase blood flow to the lower extremities. Counseling on monitoring the condition of the feet, and implementing a healthy lifestyle for vascular health. The methods used include outreach to the diabetic community, direct diabetic leg exercise training, as well as monitoring and evaluating the development of foot perfusion during the intervention period. Foot perfusion is measured by assessing clinical symptoms such as pain or tingling. The results showed a significant increase in foot perfusion in diabetes mellitus sufferers who took part in diabetic foot exercises. Sufferers report decreased pain symptoms and increased foot comfort. In conclusion, diabetic foot exercises are an effective intervention in increasing foot perfusion in people with diabetes mellitus. This community service shows the importance of non-pharmacological approaches in the management of diabetes complications. Keywords: leg exercises, foot perfusion, diabetes mellitus patients Abstrak Salah satu komplikasi dari penyakit Diabetes Melitus adalah gangguan perfusi kaki yang dapat meningkatkan risiko ulserasi dan infeksi. Penurunan perfusi kaki sering kali disebabkan oleh gangguan sirkulasi darah akibat diabetes yang tidak terkontrol dengan baik. Salah satu pendekatan untuk meningkatkan perfusi kaki pada penderita diabetes adalah melalui program senam kaki diabetik. Tujuan Pengabdian Masyarakat ini meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penderita diabetes melitus dalam melakukan senam kaki diabetik untuk meningkatkan perfusi kaki. Pada kegiatan ini di lakukan pelatihan teknik senam kaki yang dirancang khusus untuk meningkatkan aliran darah ke ekstremitas bawah. Penyuluhan tentang pemantauan keadaan kaki, dan penerapan gaya hidup sehat untuk kesehatan vaskular. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi kepada komunitas penderita diabetes, pelatihan senam kaki diabetik secara langsung, serta pemantauan dan evaluasi perkembangan perfusi kaki selama periode intervensi. Data perfusi kaki diukur dengan penilaian gejala klinis seperti rasa nyeri atau kesemutan. Pada hasil menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan perfusi kaki pada penderita diabetes melitus yang mengikuti senam kaki diabetik. Penderita melaporkan penurunan gejala nyeri dan peningkatan kenyamanan kaki. Kesimpulan, senam kaki diabetik merupakan intervensi efektif dalam meningkatkan perfusi kaki pada penderita diabetes melitus. Pengabdian masyarakat ini menunjukkan pentingnya pendekatan non-farmakologis dalam manajemen komplikasi diabetes. Kata Kunci: senam kaki, perfusi kaki, penderita diabetes melitus
PELATIHAN PENYUSUNAN INSTRUMEN KUESIONER UNTUK MENGUKUR VARIABEL ABSTRAK PADA GURU SMA/SMK DI KABUPATEN SUKABUMI, JAWA BARAT Bagus Sumargo; Dania Siregar; Lukman El Hakim; Rizky Hilmianto; Danu Umbara
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The quality of education in Kabupaten Sukabumi still poses serious challenges, as reflected in its Human  Development Index (HDI) which is below the national average. One of the main causes is the lack of  training for teachers, especially in developing instruments to measure abstract variables in students such  as motivation, interest and attitude. This training aims to increase the capacity of SMA/SMK teachers in  developing effective questionnaires to measure latent variables in students through lecture, question and  answer, and simulation methods. The training evaluation was conducted using pre-test and post-test scores  analyzed by Wilcoxon Signed Rank Test, showing a significant increase in participants' knowledge (p <  0.05). In addition, the results of the “Who Am I” questionnaire showed that most participants have an  optimistic and confident personality, which supports learning and applying new knowledge. The training  proved effective in improving teachers' competencies, with the majority of participants finding the training  materials relevant and useful. Follow-up coaching is recommended to support further application and  development of skills.   Abstrak Kualitas pendidikan di Kabupaten Sukabumi masih menunjukkan tantangan serius, hal tersebut tercermin  dari nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sukabumi yang berada di bawah rata-rata  nasional. Salah satu penyebab utamanya adalah karena kurangnya pelatihan bagi guru, terutama dalam  menyusun instrumen untuk mengukur variabel abstrak dalam diri siswa seperti motivasi, minat, dan sikap  siswa. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru SMA/SMK dalam menyusun kuesioner  yang efektif untuk mengukur variabel laten dalam diri siswa melalui metode ceramah, tanya jawab, dan  simulasi. Evaluasi pelatihan dilakukan menggunakan skor pre-test dan post-test yang dianalisis dengan  Uji Wilcoxon Signed Rank, menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta secara signifikan (p < 0,05). Selain itu, hasil kuesioner "Who Am I" menunjukkan bahwa sebagian besar peserta memiliki kepribadian  yang optimis dan percaya diri, yang mendukung pembelajaran dan penerapan pengetahuan baru.  Pelatihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi guru, dengan mayoritas peserta merasa  bahwa materi pelatihan relevan dan bermanfaat. Disarankan adanya pembinaan lanjutan untuk  mendukung penerapan dan pengembangan keterampilan lebih lanjut.
PELATIHAN PENYUSUNAN PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) BAGI GURU SMK DI WILAYAH DKI JAKARTA Rida Prihatni; Ati Sumiati; Nadya Faradilla; Siti Nurjanah; Anis Syalsabila; Chusnanik Mufidah; Diva Maharani
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract In the current era of the Industrial Revolution 4.0, Indonesia must enhance the quality of education to remain competitive with other countries. Teachers play a crucial role in the teaching and learning process. According to the law on teachers and lecturers, there are four competencies required in the teaching profession, one of which is pedagogical competence. Teachers can develop pedagogical competence by designing and implementing classroom action research. This type of research is expected to address various issues that arise in the classroom learning process. The purpose of this study is to provide information and knowledge to equip teachers with the skills needed to prepare classroom action research proposals that address both in-class and out-of-class learning challenges. Keywords: Classroom Action Research, Proposal, Teacher, Jakarta Abstrak Di era revolusi industri 4.0 saat ini Indonesia harus mampu meningkatkan mutu pendidikan sehingga tidak kalah bersaing dengan negara lain. Guru merupakan komponen penting dalam kegiatan belajar mengajar. Di dalam undang undang guru dan dosen dinyatakan ada empat kompetensi profesi guru dan salah satunya ialah kompetensi pendagogik. Untuk mewujudkan kompetensi pendagogik dapat dilakukan oleh guru dengan merancang atau mendesain penelitian tindakan kelas. Dengan penelitian tindakan kelas diharapkan dapat mengatasi berbagai masalah yang muncul dalam proses pembelajaran kelas. Tujuan dari penelitian ini untuk memberikan informasi, pengetahuan dan membekali guru dalam menyusun proposal penelitian tindakan kelas sesuai dengan problematika pembelajaran yang ada di dalam maupun di luar kelas. Kata Kunci: Penelitian Tindakan Kelas, Proposal, Guru, DKI Jakarta
PENGEMBANGAN KEGIATAN BERMAIN BERBASIS PROYEK BAGI GURU PAUD DI KECAMATAN JATIBARANG KABUPATEN INDRAMAYU Niken Pratiwi; Yuliani Nurani; Eriva Syamsiatin; Azizah Muis; Winda Gunarti
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Children should undertake play activities in an enjoyable and engaging environment. Early Childhood Education units in all forms of services must provide support in all elements, both physical and non-physical, so that children can develop in accordance with their developmental stages and features. This community service activity is carried out in the designated area to improve teacher competences and the quality of early childhood education services in the area covered by the S1 PGPAUD Study Program, namely in Jati Barang District, Indramayu Regency, and West Java. Early childhood education instructors in Jati Barang District, Indramayu Regency, West Java will be trained and provided with the abilities to produce engaging and fun activities as well as manage classrooms that are appropriate for children's developmental levels. This activity technique is implemented by offering support at the following stages: 1) Lecture Method; 2) Demonstration Method; and 3) Question and Answer Method. The findings of this exercise assist early childhood education teachers in generating themes and project-based play activities, notably the subject "We Are All Siblings" from the independent curriculum for early life. Keywords: play activity; curricullum; early childhood   Abstrak Kegiatan bermain harus dilakukan oleh anak dalam suasana menyenangkan dan anak terlibat aktif. Satuan PAUD baik dalam berbagai bentuk layanan perlu menyiapkan dukungan dalam segala aspek baik fisik maupun non fisik agar anak berkembang sesuai dengan tahapan dan karakteristik perkembangannya. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di wilayah binaan untuk peningkatan kompetensi guru dan kualitas layanan PAUD dilakukan di Wilayah binaan Program Studi S1 PGPAUD yaitu Kecamatan Jati Barang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.  Guru PAUD di Kecamatan Jati Barang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat akan dilatih dan dibekali kemampuan dalam mengembangkan aktivitas dan mengelola kelas yang menarik dan menyenangkan serta sesuai dengan rentang perkembangan anak. Metode kegiatan ini dilakukan dengan melakukan pendampingan melalui tahapan berikut: 1) Metode ceramah, 2) Metode Demonstrasi, dan 3) Metode Tanya Jawab. Hasil kegiatan ini memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada guru PAUD dalam mengembangan tema dan kegiatan bermain berbasis proyek, khususnya tema “Kita Semua Bersaudara” dalam kurikulum merdeka anak usia dini. Kata Kunci: kegiatan bermain; kurikulum; anak usia dini
EDUKASI PENANGANAN CEDERA PADA PELATIH SELAM/DIVING DI KEPULAUAN SERIBU Ruliando Hasea Purba; Ela Yuliana; Dadan Resmana; Tridinda Aprilia
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The Thousand Islands are widely known by domestic and foreign tourists for their extraordinary charm, including for diving lovers. The region, which has eleven inhabited islands, has one island known as a diving paradise, Pramuka Island, which is also the center of the Thousand Islands Regency. As a dive trainer, your responsibilities include technical training and diver safety, but also preparedness for emergencies that may occur. This study aims to provide education on handling injuries that may be experienced by divers. The method of implementation of this training is starting with an initial knowledge test, material delivery, practice, discussion, final knowledge test. The number of participants was 25 people, all of whom were diving trainers. The results showed that there was an increase in the trainer's understanding during education, namely an increase in the initial knowledge test results by 28% and the final knowledge test results by 72%. In conclusion, educational activities can run smoothly and are greeted with enthusiasm by the education participants. So it can be concluded that this training activity is very successful and beneficial for the trainers in particular. This success is indicated by the suitability of the material with the evaluation results given to the participants. The positive response from participants is also a very good indicator of success that this education is the education expected by diving or diving coaches in the Thousand Islands, especially on Pramuka Island, because it can be useful both in handling and knowledge of the coaches on Pramuka Island as one of the competencies as a trainer. Keywords: Education, Thousand Islands, Pramuka Island, Injury Management, Diving Coach, Diving Abstrak Kepulauan Seribu sudah dikenal luas oleh wisatawan nusantara dan mancanegara memiliki pesona yang luar biasa, termasuk bagi para pecinta diving. Wilayah yang yang memiliki sebelas pulau penduduk ini ternyata memiliki satu pulau yang dikenal sebagai surga diving, yaitu Pulau Pramuka, yang juga menjadi pusat Kabupaten Kepulauan Seribu. Rata-rata pekerjaan di penduduk tersebut menjadi pelatih selam atau diving.Sebagai pelatih selam memiliki tanggung jawab yang mencakup pelatihan teknis dan keselamatan penyelam, tetapi juga kesiapan dalam menghadapi keadaan darurat yang mungkin akan terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai penanganan cedera yang mungkin dialami oleh penyelam. Metode pelaksanaan pelatihan ini yaitu diawali dengan tes pengetahuan awal, penyampaian materi, praktik, diskusi, tes pengetahuan akhir. Jumlah peserta 25 orang yang seluruhnya pelatih selam atau diving. Hasil diketahui bahwa terdapat peningkatan pemahaman pelatih saat edukasi yaitu mengalami peningkatan yaitu hasil tes pengetahuan awal sebesar 28 % dan hasil tes pengetahuan akhir sebesar 72%. Kesimpulannya kegiatan edukasi dapat berjalan dengan lancar dan disambut dengan antusias oleh para peserta edukasi. Jadi dapat disimpulkan kegiatan pelatihan ini sangat berhasil dan bermanfaat bagi para pelatih khususnya. Keberhasilan ini ditunjukkan dengan adanya kesesuaian materi dengan hasil evaluasi yang diberikan kepada para peserta. Respon positif dari peserta juga merupakan indikator keberhasilan yang sangat baik bahwa edukasi ini adalah edukasi yang diharapkan oleh para pelatih selam atau diving di kepulauan seribu khususnya di Pulau Pramuka, karena dapat bermanfaat baik dalam penanganan maupun pengetahuan terhadap para pelatih di Pulau Pramuka sebagai yang salah satu kompetensi sebagai Pelatih. Kata Kunci: Edukasi, Kepulauan Seribu, Pulau Pramuka, Penanganan Cedera, Pelatih Selam, Diving
EFEKTIVITAS PENGEMBANGAN BUKU POPULER PERAWATAN RAMBUT TRADISIONAL MENGGUNAKAN KOSMETIK MINYAK KELAPA Lilis Jubaedah; Sri Irtawidjajanti; Azra; Tiara
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This research aims to see how effective the use of the popular book Traditional Hair Care using coconut oil is in improving extra-curricular learning outcomes at SDN 03 Muara Gembong. The research method used is Research and Development (R&D) with the Borg and Gall development model. The effectiveness test in this research was used to determine whether or not there was a significant improvement after the learning process. This effectiveness test was analyzed using the normalized gain test to determine the magnitude of the increase in pretest and posttest scores. . The pretest result for knowledge about hair care using coconut oil was 52, while the posttest result was 78. After that, a trial was carried out during 1 direct meeting which took place on July 25 2024. There was an increase in student learning outcomes at SDN Negeri 03. Participants who had a pretest score of 73.85 while a posttest score of 82.20 experienced an increase in knowledge, then tested using the Praired Samples Test and obtained a Pvalue of 0.000, because the calculated Pv < α (0, 05) or 0.000 < 0.05 then H0 is declared rejected. Significant increase in knowledge between pre-test and post-test Keywords: effective, popular books ofTraditional Hair Care using coconut oil Abstrak Penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat seberapa besar efektivitas penggunakaan buku populer Perawatan Rambut tradisional menggunakan minyak kelapadalam u[paya meningkatkan hasil belajar ekstra kulikuler pada SDN 03 Muara Gembong. Metode Penelitian yang digunakan yaitu Reseach and Development (R&D) dengan model pengembangannya Borg and Gall. Uji keefektifan dalam penelitian ini digunakan untuk mengetahui ada atau tidaknya peningkatan yang signifikan setelah proses pembelajaran. Uji efektifitas ini dianalisis dengan uji normalized gain untuk mengetahui besar peningkatan nilai pretest dan posttest. . Hasil pretest pengetahuan tentang perawatan rambut dengan menggunakan minyak kelapa yaitu 52, sedangkan pada hasil post test sebesar 78.Setelah, dilaksanakan uji coba selama 1 kali pertemuan langsung yang berlangsung pada tanggal 25 Juli 2024,. Terjadi peningkatan hasil belajar Siswa SDN Negeri 03. peserta yang memilii nilai pretest sebesar 73,85 sedangkan nilai post test sebesar 82,20 terjadi peningkatan pengetahuan, kemudian diuji menggunakan Praired Samples Test didapat nilai Pvalue sebesar 0,000 , karena Pv hitung < α (0,05) atau 0,000 < 0,05maka H0 dinyatakan di tolak. Ada Peningkatan pengetahuan secara signifikan antara pre test dan Post. Kata Kunci : efektivitas. Buku popular perawatan tradisional menggunakan dari minyak kelapa
“NGAMUMULE BUDAYA SUNDA JATUKRAMI”: ENHANCING CULTURAL LITERACY FOR BRIDAL MAKEUP ARTIST Retno Dwi Lestari; Elais Retnowati; Elsa Fitri Ana; Annisa Ramadhanty; Fathia Maharani
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract More than four thousand Bridal Makeup Artists are members of the Indonesian Bridal Makeup Experts Association (HARPI) Melati, West Java, Indonesia. However, less than 5% of them are aware of the meaning, messages, and implied values in traditional West Javanese Bridal. This condition has led to many traditional West Javanese bridal appearances that do not align with their philosophy. Based on this, the Community Service activity offers a cultural literacy workshop on traditional bridal customs for bridal makeup artists in West Java through Work Integrated Learning (WIL). The WIL model allows the workshop to be designed by integrating the theoretical cultural values of traditional West Javanese bridal customs with practice-based learning. The approach used Seminar and Competition with the theme “Ngamumule Budaya Sunda Jatukrami” using methods such as 1) lectures, 2) simulation, 3) practice, and 4) discussions. The teaching material used in this workshop is the book “From Philosophy to Innovation: Garut RA Lasminingrat Bridal Makeup”. This activity resulted in an increased understanding and competence among bridal makeup artists, making them more innovative, productive, and collaborative in preserving the cultural values of West Javanese bridal. Keywords: Work Integrated Learning, Competency, Traditional Bridal Cultural Literacy Abstrak Lebih dari empat ribu Penata Rias Pengantin adalah anggota Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (HARPI) Melati, Jawa Barat, Indonesia. Namun, kurang dari 5% di antara mereka yang memahami makna, pesan, dan nilai-nilai tersirat dalam rias pengantin tradisional Jawa Barat. Kondisi ini menyebabkan banyak tampilan pengantin tradisional Jawa Barat yang tidak selaras dengan filosofinya. Berdasarkan hal ini, kegiatan Pengabdian Masyarakat dilaksanakan melalui seminar literasi budaya tentang adat pengantin tradisional untuk penata rias pengantin di Jawa Barat melalui Work Integrated Learning (WIL). Model WIL mampu mengintegrasikan nilai-nilai budaya teoretis adat pengantin tradisional Jawa Barat dengan pembelajaran berbasis praktik. Kegiatan diselenggarakan dengan tema "Ngamumule Budaya Sunda Jatukrami" melalui metode seperti 1) ceramah, 2) simulasi, 3) praktik, dan 4) diskusi. Materi pengajaran yang digunakan dalam seminar ini adalah buku "Dari Filosofi ke Inovasi: Rias Pengantin Garut RA Lasminingrat". Kegiatan ini menghasilkan peningkatan pemahaman dan kompetensi di kalangan penata rias pengantin, sehingga mereka menjadi lebih inovatif, produktif, dan kolaboratif dalam melestarikan nilai-nilai budaya pengantin tradisional Jawa Barat. Kata Kunci: Work Integrated Learning, Kompetensi, Literasi Budaya Pengantin Tradisional