cover
Contact Name
Tri Hidayati
Contact Email
jamaika@unpam.ac.id
Phone
+628112597800
Journal Mail Official
jamaika@unpam.ac.id
Editorial Address
Teknik Informatika, Universitas Pamulang
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
JAMAIKA: Jurnal Abdi Masyarakat
Published by Universitas Pamulang
ISSN : 27164780     EISSN : 27216144     DOI : -
JAMAIKA: Jurnal Abdi Masyarkaat menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang pengabdian masyarakat yang mencakup bidang keilmuan yang relevan dengan: sosial, kependidikan, teknologi, sains, hukum, bahasa, ekonomi dan kewirausahaan dari berbagai kalangan akademisi baik nasional maupun internasional.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 142 Documents
PENDALAMAN PELAJARAN SEKOLAH DASAR SECARA NON FORMAL DI TANJAKAN BANTEN Roikhan Mochamad Aziz
JAMAIKA: JURNAL ABDI MASYARAKAT Vol 1, No 2 (2020): JUNI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.264 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan buku laporan Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 162 Hahslm Mandalikan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tahun 2019. Metodologi yang dipergunakan adalah metode penelitian deskriptif analisis dengan melakukan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa survey, observasi dan wawancara. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran kondisi pendidikan khusus nya pendidikan formal di sekolah dasar yang ada di desa Tanjakan, Rajeg dengan mengamati kesadaran siswa sekolah dasar akan pentingnya belajar diluar sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kesadaran siswa sekolah dasar di desa Tanjakan akan pentingnya belajar diluar pendidikan formal dapat dikatakan masih sangat kurang. Salah satu faktor nya adalah karena anak-anak seusia sekolah dasar pada umumnya merasa cukup ketika sudah melakukan kegiatan belajar di sekolah dan di usianya mereka cenderung lebih suka bermain bersama dengan teman sebayanya. Adapun faktor lainnya yaitu di usianya yang masih tergolong dini, rasa atau kebutuhannya akan pentingnya belajar diluar pendidikan formal sebagai kewajiban seorang pelajar kurang tertanam kuat dalam diri mereka, dengan demikian, anak-anak tersebut membutuhkan solusi dalam penanaman karakter yang membangun kesadarannya akan pentingnya belajar diluar penididikan formal.
DEVELOPMENT OF FARMER HOUSEHOLD FOOD SECURITY IN LAND MOVEMENT RAW AREAS IN KAWUNGLANCAR VILLAGE, NANGTANG VILLAGE, CIGALONTANG DISTRICT Vepi Apiati; Mega Nur Prabawati; Siska Ryane Muslim; Aep Sunendar
JAMAIKA: JURNAL ABDI MASYARAKAT Vol 2, No 1 (2021): FEBRUARI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.792 KB)

Abstract

Nantang Village is an area that is prone to movement of the land, and is a hilly area. The location of soil movement occurs mostly in plantation areas which are located on hillside, has a low level of soil stability and can cause soil movement if there is a change of plants from strong and deep roots to small-rooted plants. To be able to overcome soil movements that can cause landslides, jackfruit seedlings are planted in areas prone to soil movement. The development of farmer household food security is carried out by training and counseling on planting vegetables in polybags and raising catfish in buckets which are expected to ensure adequate, safe, quality, nutritious food availability and food consumption, and close to the community itself. Community Service Activities Food Security Schemes (PbM-KP) can provide benefits and conveniences for the community in meeting their daily needs to get vegetables and fish.
PENGENALAN APLIKASI AUGMENTED REALITY SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN KEPADA PARA GURU Fitri Yanti; Jaka Sutresna; Yolen Perdana Sari
JAMAIKA: JURNAL ABDI MASYARAKAT Vol 2, No 3 (2021): OKTOBER
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.558 KB)

Abstract

Dalam bidang pendidikan, mempunyai banyak pengaruh terhadap berkembangnya teknologi, salah satunya adalah muncul aplikasi yang digunakan untuk media pembelajaran secara interaktif yang memudahkan dalam belajar menyerap ilmu pengetahuan. Augmented Reality dapat menampilkan objek virtual ke dalam dunia nyata, Augmented Reality berjalan real-time, adanya interaksi dengan benda 3 dimensi. Teknologi AR merupakan perkembangan perangkat mobile dengan fasilitas kamera beresolusi tinggi dan sensor-sensor yang mendukung. Maka semakin besar kemungkinan siswa dan siswi cepat paham pada materi yang disampaikan oleh guru. Belajar menggunakan media pembelajaran Augmented Reality tentu akan lebih menarik siswa dan siswi SD Negeri Rawakalong 05 dalam memahami materi yang di sampaikan oleh para guru. Sebelum kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dilaksanakan, untuk tahapan awal yang dilakukan yaitu survey dan observasi tempat. Selanjutnya adalah penyusunan muatan materi yang akan disampaikan serta studi kasus yang ada didalamnya. Kemudian presentasi materi dan diskusi yang merupakan tahapan utama ini. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan aplikasi pembelajaran interaktif yang diharapkan dapat membantu guru, para siswa dan siswi SD Negeri Rawakalong 05 dalam menggunakan media pembelajaran sebagai pendamping dan tambahan dari pembelajaran sehari-hari
PENINGKATAN KESEJAHTERAAN USAHA KECIL MENENGAH (UKM) MELALUI E-COMMERCE DAN PROMOSI JEJARING SOSIAL MEDIA (Studi Kasus: Kelurahan Gunung Sindur Kabupaten Bogor) Ratna Sari; Enjah Pipit Fitriyadi; Budi Apriyanto; Joko Triyanto; Ahmad Fikri Zulfikar
JAMAIKA: JURNAL ABDI MASYARAKAT Vol 1, No 1 (2020): FEBRUARI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1154.785 KB)

Abstract

Dalam era digital, pengguna Internet untuk perdagangan yang semakin bertambah, sehingga mendorongmunculnya bisnis baru sebagai start up. Bisnis tersebut bergerak dalam bidang perdagangan dan jasa yangmemenuhi kebutuhan sehari-hari, mayoritas dari mereka bergerak di bidang online. Pemanfaatanteknologi pada bidang pemasaran yang mengubah cara cara konvensional ke arah e-commerce.Keterbatasan latar belakang pendidikan dan pengetahuan yang dimiliki oleh sebagian penduduk,membuat para Usaha Kecil Menengah (UKM) mengalami kesulitan dalam memasarkan produk mereka.Selama ini, pemasaran produk kerajinan tangan dan olahan kebun, hanya melalui pasar tradisional ataumenitipkan ke warung atau promosi dari mulut ke mulut. Cara konvensional itu membuat penghasilankurang meningkat. Usaha Kecil Menengah (UKM) akan tergerus oleh perkembangan zaman yang sudahmenggunakan teknologi informasi. Melihat situasi seperti itu, untuk mengarahkan Usaha Kecil Menengah(UKM) agar dapat meningkatkan penghasilan, perlu diadakan pelatihan pemanfaatan e-commerce sebagaisolusi alternatif dalam inovasi pemasaran dengan tujuan untuk menjaring potensi pasar yang lebih besar.Kata Kunci: E-Commerce; UKM; Sosial Media
Pemasaran Konvensional Versus Online: Dimensi Hukum di dalam E-commerce Ni Ketut Etty Suwitari; Gde Deny Larasdiputra
JAMAIKA: JURNAL ABDI MASYARAKAT Vol 1, No 3 (2020): OKTOBER
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.466 KB)

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi pemanfaatan media online sebagai sarana pemasaran hasil produksi mitra binaan Universitas Warmadewa di Desa Payungan, Kecamatan Semarapura, Kabupaten Klungkung, Bali dengan harapan dapat memperluas area pemasaran yang akan memberikan imbas terhadap peningkatan omset. Diharapkan dengan pemanfaatan bantuan aplikasi online dalam kegiatan pemasaran dapat menjadi salah satu jalan keluar untuk menghadapi situasi perekonomian yang lesu saat ini. Namun dalam melakukan bisnis maupun penjualan dengan cara online, sangat penting sekali kiranya juga memperhatikan aspek hukum dalam bisnis online. Setidaknya yang perlu diperhatikan ialah cara melakukan penjualan di dunia maya manakala terjadi hal yang tidak diinginkan seperti menangani penipuan, atau komplain yang frontal. Walaupun sebagian besar aspek hukum tersebut diketahui sendiri oleh para pelaku penjual online, akan tetapi alangkah jauh lebih baik bila hal tersebut juga diketahui sebelum memulai bisnis online.
PELATIHAN SOSIAL MEDIA MARKETING DI MASA PENDEMI COVID-19 BERSAMA YAYASAN MULIA KREATIF BERDAYA (MUTIARA) Fajar Septian; Ari Syaripudin; Dimas Abison Punkastyo; Heri Haerudin; Joko Riyanto
JAMAIKA: JURNAL ABDI MASYARAKAT Vol 2, No 2 (2021): JUNI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.65 KB)

Abstract

Sebagai dampak adanya pandemi virus Covid-19 di Indonesia, terutama di DKI Jakarta terjadinya pergeseran perilaku belanja pada masyarakat. Hal ini merupakan tantangan sekaligus peluang bagi para pelaku koperasi dan UMKM di Jakarta. Sektor bisnis UMKM ini tidak boleh lagi terjebak pada pola-pola lama dalam mengembangkan usahanya. Sayangnya, dari survei yang dilakukan Kementerian Koperasi dan UMKM beberapa waktu lalu, sekitar 36% pemilik UMKM belum melek komputer dan internet, 12% pemilik UMKM menggunakan komputer dan internet untuk bisnis, dan hanya 6% saja pemilik UMKM yang sukses berbisnis online  . Berdasarkan permasalahan tersebut, tujuan yang ingin dicapai adalah membantu UMKM dalam mengidentifikasi dan merancang konten media sosial apa yang tepat untuk digunakan oleh pelaku UMKM dalam memasarkan produknya. Selain itu juga membantu UMKM dalam pemberian pelatihan tentang strategi pemasaran produk melalui media sosial di smartphone menggunakan platform WhatsApp for Business, Facebook, dan Instagram. Metode yang digunakan yaitu identifikasi konsumen UMKM, perancangan pemasaran produk, harga, distribusi, promosi, pembuatan konten sosial media whasapp, facebook dan instagram, pelatihan strategi pemasaran di sosial media whatsapp, facebook dan instagram. Media sosial yang digunakan untuk digital marketing tidak hanya tertumpu pada media sosial yang sengaja dibuat untuk UMKM, juga media sosial yang dimiliki oleh pegawai atau karyawan dari UMKM tersebut. Sehingga pemasaran produk memiliki jangkauan yang lebih luas, dan dengan demikian penjualan produk dari UMKM juga meningkat. Hasil Pengabdian kepada Masyarakat ini dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilan pelaku UMKM dalam memanfaatkan  Teknologi Informasi dan Komunikasi melalui platform sosial media untuk pemasaran produk; Dapat merancang profile konsumen dan strategi pemasaran product, price, place dan promotion; Serta dapat membuat konten sosial media sebagai alat untuk melakukan pemasaran produk di sosial media.Sebagai dampak adanya pandemi virus Covid-19 di Indonesia, terutama di DKI Jakarta terjadinya pergeseran perilaku belanja pada masyarakat. Hal ini merupakan tantangan sekaligus peluang bagi para pelaku koperasi dan UMKM di Jakarta. Sektor bisnis UMKM ini tidak boleh lagi terjebak pada pola-pola lama dalam mengembangkan usahanya. Sayangnya, dari survei yang dilakukan Kementerian Koperasi dan UMKM beberapa waktu lalu, sekitar 36% pemilik UMKM belum melek komputer dan internet, 12% pemilik UMKM menggunakan komputer dan internet untuk bisnis, dan hanya 6% saja pemilik UMKM yang sukses berbisnis online  . Berdasarkan permasalahan tersebut, tujuan yang ingin dicapai adalah membantu UMKM dalam mengidentifikasi dan merancang konten media sosial apa yang tepat untuk digunakan oleh pelaku UMKM dalam memasarkan produknya. Selain itu juga membantu UMKM dalam pemberian pelatihan tentang strategi pemasaran produk melalui media sosial di smartphone menggunakan platform WhatsApp for Business, Facebook, dan Instagram. Metode yang digunakan yaitu identifikasi konsumen UMKM, perancangan pemasaran produk, harga, distribusi, promosi, pembuatan konten sosial media whasapp, facebook dan instagram, pelatihan strategi pemasaran di sosial media whatsapp, facebook dan instagram. Media sosial yang digunakan untuk digital marketing tidak hanya tertumpu pada media sosial yang sengaja dibuat untuk UMKM, juga media sosial yang dimiliki oleh pegawai atau karyawan dari UMKM tersebut. Sehingga pemasaran produk memiliki jangkauan yang lebih luas, dan dengan demikian penjualan produk dari UMKM juga meningkat. Hasil Pengabdian kepada Masyarakat ini dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilan pelaku UMKM dalam memanfaatkan  Teknologi Informasi dan Komunikasi melalui platform sosial media untuk pemasaran produk; Dapat merancang profile konsumen dan strategi pemasaran product, price, place dan promotion; Serta dapat membuat konten sosial media sebagai alat untuk melakukan pemasaran produk di sosial media.
PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK MELALUI PENGENALAN KARYA SASTRA PUISI DI TPA AL-IKHLAS PONDOK AREN Selviana Teras Widy Rahayu; Diyah Iis Andriani; Prichatin Prichatin; Ratu Prayuana
JAMAIKA: JURNAL ABDI MASYARAKAT Vol 3, No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.562 KB)

Abstract

Teknologi yang berkembang di era transformasi industri 4.0 memberi dampak positif sekaligus negatif di segala aspek kehidupan manusia. Salah satu dampak negatif yang ditimbulkan jika masyarakat hanya berfokus cara menghadapi revolusi, tanpa mengindahkan pembentukan karakter anak yang dapat menyebabkan merosotnya nilai moral bangsa. Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Al-Ikhlas yang berlokasi di Pondok Aren merupakan salah satu lembaga pendidikan agama yang dipercaya mampu memberikan pendidikan karakter anak. Di TPA tersebut mengalami beberapa kendala dalam proses pendidikan karakter anak, yaitu minimnya pemahaman orang tua tentang pentingnya pendidikan karakter anak, kurangnya peran lingkungan dalam pembentukan karakter anak usia dini, rendahnya minat baca anak-anak, dan metode pembelajaran yang monoton. Oleh sebab itu, TPA Al-Ikhlas dijadikan tempat pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat berupa pengajaran pendidikan karakter menggunakan karya sastra puisi berbahasa Inggris guna meningkatkan motivasi belajar para peserta didik. Metode yang digunakan adalah Total Phisycal Response mengingat peserta didik adalah anak usia dini. Para pendidik berperan secara aktif memberi contoh membacakan puisi, mempraktekkan dengan gerak tubuh dan intonasi yang tepat, menjelaskan isi kandungan puisi, dan di akhir kegiatan peserta didik akan dibimbing untuk membacakan puisi secara bergantian, membuat gambar ilustrasi, dan juga membuat puisi. Sehingga, pesan moral yang disampaikan melalui metode yang interaktif diharapkan mampu memberikan pendidikan karakter pada peserta didik secara maksimal. Terlebih lagi, para peserta didik dapat belajar bahasa Inggris bersama-sama dengan lebih menyenangkan. Kegiatan PkM dengan puisi ini mampu membentuk karakter anak, memberikan pesan moral dan nasehat, menghibur, serta memotivasi anak untuk berbahasa Inggris.
SOSIALISASI PENGGUNAAN INTERNET SEHAT SESUAI PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU DI INDONESIA Dadang Dadang; Bima Guntara; Rio Hendra; Ferry Agus Sianipar; Syaifullah Syaifullah
JAMAIKA: JURNAL ABDI MASYARAKAT Vol 1, No 1 (2020): FEBRUARI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.749 KB)

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini akan dilakukan dengan membuat kegiatan sosialisasi tentangInternet Yang Baik Bagi Anak dan Remaja Di Sekolah Guna Mencegah Terjadinya Kejahatan SeksualAnak Online. Meningkatnya jumlah pengguna Internet di Indonesia membuat celah yang besar untukterjadinya kejahatan kepada anak dan remaja di Indonesia. Dari hasil survei yang di lakukan oleh AsosiasiPenyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pada tahun 2018, deitemukan ada sekitar 171 juta orangIndonesia yang menggunakan Internet. Jumlah ini terus meningkat dari tahun 2017 yang hanya mencapai134 juta orang yang menggunakan Internet. Banyak bentuk kejahatan yang bisa terjadi pada anak di duniamaya, salah satunya adalah kejahatan seksual anak online dan Cyber Bullying. Kejahatan ini bisa terjadikarena banyak faktor, dan salah satunya adalah ketidaktahuan dari remaja dan anak-anak terkait dampakyang akan timbul bila mereka menjadi korban kejahatan eksploitasi seksual online seperti pornografi danCyber Bullying, seandainya mereka tahu dampaknya mungkin angka kejahatan di dunia maya bisadikurangi. Adanya PKM ini adalah untuk mensosialisasikan tentang bagaiamana cara yang baik dan benarmenggunakan Internet dan Media Sosial yang sedang digandrungi oleh para remaja dan anak di Indonesia.Kami juga berharap bahwa sosialisasi ini menjadi suatu awal untuk menyebarkan Informasi terkaitdengan penggunaan Internet yang baik dan benar serta bertanggung jawab oleh remaja dan anak dilingkungan sekolah, lingkungan tempat tinggal dan di dalam keluarganya sendiri. Dalam kegiatan inikami akan melakukan sosialisasi sebuah sekolah di wilayah Tangerang Selatan, yaitu SMA Negeri 6Tangerang Selatan. Dengan adanya sossialisasi ini di sekolah tersebut maka diharapkan anak-anaktersebut bisa menjadi agent of changes dalam mencegah teman-teman sebaya mereka menjadi korban daripenyalahgunaan Internet yang bisa berakibat fatal bagi mereka di kemudian hari dan juga menjadi korbandari para predator seks anak-anak. Kami juga berharap pihak sekolah juga ikut peduli terkait permasalahyang kami sosialisasikan di sekolah mereka, dengan mebuat kebijkan-kebijakan yang melindungi anakdari penyalahgunaan Internet yang bisa berdampak buruk bagi anak-anak tersebut.
SOSIALISASI DAMPAK DAN BAHAYA DARI BERITA BOHONG (HOAX) BAGI GENERASI MILENIAL DI INDONESIA Rio Hendra; Bima Guntara; Dadang Dadang; Ferry Agus Sianipar; Syaifullah Syaifullah
JAMAIKA: JURNAL ABDI MASYARAKAT Vol 1, No 3 (2020): OKTOBER
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.159 KB)

Abstract

Pada masa ini, kemajuan Ilmu pengetahuan dan Ilmu teknologi sangat pesat sehingga memudahkan masyarakat dalam mengakses segala hal salah satunya informasi. Seiring perkembangannya, kemajuan teknologi ini tidak hanya memberikan dampak positif tetapi juga memberikan dampak negatif. Dalam mengakses informasi saat ini, penyampaian akan informasi sangat mudah dan  cepat. Dimana seseorang dengan sangat mudah memproduksi informasi dan membagikannya lewat media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, Google, Youtube ataupun pesan genggam seperti WhatsApp, LINE, BBM (Blackberry Messenger) dan lain sebagainya yang tidak dapat disaring dengan baik.Media sosial merupakan media bersifat Online Tools yang memfasilitasi interaksi antar penggunanya dengan cara pertukaran informasi, pendapat dan permintaan. Melalui media sosial dan alat elektronik seperti Smartphone, informasi  yang dikeluarkan oleh perseorangan maupun badan usaha sangat mudah tersebar dan dibaca oleh banyak orang. Informasi yang telah dibaca dapat mempengaruhi emosi, perasaan, pikiran bahkan tindakan baik individu maupun kelompok. Sangat disayangkan apabila media sosial digunakan untuk memperoleh dan memberikan informasi yang tidak akurat apalagi sampai menjadikan media sosial sebagai alat penyebaran berita bohong (hoax) dengan menggunakan judul yang sangat memprovokasi untuk mengarahkan para pembaca kepada opini publik yang negative. Hoax adalah usaha untuk menipu atau mengakali pembaca/pendengarnya untuk mempercayai sesuatu, padahal sang pencipta berita palsu tersebut tahu bahwa berita tersebut adalah palsu. Salah satu contoh pemberitaan palsu yang paling umum adalah mengklaim sesuatu barang atau kejadian dengan suatu sebutan yang berbeda dengan barang/kejadian sejatinya. Suatu pemberitaan palsu berbeda dengan misalnya pertunjukan sulap; dalam pemberitaan palsu, pendengar/penonton tidak sadar sedang dibohongi, sedangkan pada suatu pertunjukan sulap, penonton justru mengharapkan supaya ditipu. Berita bohong (hoax) perlu mendapatkan perhatian serius pada saat ini karena hoax sendiri adalah “Tindakan komunikasi yang dilakukan oleh suatu individu atau kelompok dalam bentuk provokasi, hasutan, ataupun hinaan kepada individu atau kelompok yang lain untuk membuat keadaan menjadi tidak teratur dan memicu pertengkaran, perdebatan serta perpecahan bagi seseorang, kelompok ataupun bangsa dan negara. Hal ini dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk mendapatkan keuntungan baik secara psikologis maupun keuntungan finansial.
PEMBERDAYAAN REMAJA DESA SEMBUNGANYAR SEBAGAI SMART USER DALAM MEMINIMALISIR BERITA HOAX DI SOSIAL MEDIA Nurul Azizah; Kinanti Resmi Hayati
JAMAIKA: JURNAL ABDI MASYARAKAT Vol 2, No 2 (2021): JUNI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.487 KB)

Abstract

Di era globalisasi segala bentuk informasi sangat mudah di dapat, bahkan cenderung berlebih. Semakin banyak informasi yang beredar di masyarakat dapat menimbulkan berbagai pandangan. Khususnya berita terkait kesehatan, berita hoaks terkait kesehatan merupakan berita yang paling sering di temukan selain isu agama dan politik. Pemberitaan yang salah terkait kesehatan dapat berakibat fatal sampai dengan menimbulkan kematian. Berdasarkan data yang ada, pemuda merupakan usia paling banyak yang memiliki akses terhadap internet, khususnya sosial media. Melihat fakta yang demikian maka tepat ketika memberi pemahaman dan pengetahuan terkait filterisasi berita kesehatan di social media. Pada pengabdian ini fokus pada pemuda dengan harapan mereka menjadi smart user yang nantinya mampu mengurangi tersebarnya berita hoaks di masyarakat luas, dan meningkatkan pemahaman dan penyebaran akan informasi yang benar. Desa Sembungan Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik merupakan desa yang terletak di perbatasan kota dan dekat dengan pelabuhan, sehingga arus informasi sering tersebar dari mulut ke mulut tanpa mengetahui fakta yang ada. Di sisi lain, desa tersebut memiliki posbindu yang beranggotakan dominana remaja. Posbindu merupakan Pos Pembinaan Terpadu desa yang fokus pada bidang kesehatan, namun masih memiliki keterbatasan dalam memfilter informasi yang beredar. Berdasarkan uraian tersebut maka dalam pengabdian masyarakat kali ini mengadakan pemberdayaan remaja sebagai smart user khususnya dalam memfilter informasi kesehatan di sosial media dengan cara memberi sosialisasi dan pelatihan. Tujuan dari kegiatan ini adalah terbentuknya smart user dalam menyaring informasi tentang kesehatan di sosial media oleh remaja posbindu dan mneyebarkan fakta yang benar pada msyarakat umum. Kata kunci: Pemberdayaan Remaja, Smart User, Berita Hoaks, Isu Kesehatan

Page 8 of 15 | Total Record : 142