cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
salimnahdi@unma.ac.id
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
educatio@unma.ac.id
Editorial Address
Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418 Indonesia
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Cakrawala Pendas
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 24427470     EISSN : 25794442     DOI : https://doi.org/10.31949/jcp
Core Subject : Education,
Jurnal Cakrawala Pendas (JCP) aims to provide researchers with scholarly discourses, theories, research methods, and findings. Therefore, the journal accepts manuscripts related to all aspects of Elementary Education. It is also keen to help make connections among researchers. Jurnal Cakrawala Pendas (JCP) is intended to contribute to the field with academic research outcomes and disseminate knowledge about elementary education, including theories, quality of instruction, instructional planning, design, and technology from a disciplinary and/or interdisciplinary holistic approach, but it is not limited with these subjects. Jurnal Cakrawala Pendas (JCP) aims at: (1) Disseminating research findings, either in qualitative or quantitative inquiry; (2) Proposing new discussion directions and issues through literature reviews; (3) Emphasizing creative solutions to the existing problems and issues in the field; (4) Contributing to professional development by discussing research findings in a systematic way.
Articles 130 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 4 (2022)" : 130 Documents clear
DAMPAK KELUARGA BROKEN HOME TERHADAP PERUBAHAN KEPRIBADIAN ANAK USIA SEKOLAH DASAR Rahman Wahid; Yusuf Tri Herlambang; Ani Hendrayani; Sigit Vebrianto Susilo
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i4.2397

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang dampak keluarga broken home terhadap perubahan kepribadian anak. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui kajian pustaka. Hasil penelitian yang ditemukan antara lain menjelaskan bahwa pada dasarnya keluarga memiliki peranan yang besar dalam membina dan mengembangkan potensi anak. Akan tetapi, ketika keluarga tidak menjalankan fungsi sebagaimana mestinya terutama pada keluarga broken home, hal tersebut akan berdampak pada anak. Terdapat beberapa dampak yang akan dialami oleh anak ketika berada pada situasi broken home antara lain adalah, (1) rentan terhadap gangguan psikis; (2) membenci orang tua; (3) mudah terpapar pengaruh buruk lingkungan; (4) memandang hidup tidak lagi berarti; (5) tidak mudah bergaul; dan (6) mengalami permasalahan moral.
PEMBUATAN KARYA MONTASE DALAM MENUMBUHKAN SIKAP KERJA SAMA PESERTA DIDIK KELAS IV SEKOLAH DASAR Putri Hidayatin Nisa; Pebrian Tarmizi; Dwi Anggraini
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i4.2626

Abstract

Pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya pada bidang seni rupa sering terjadi pembelajaran yang monoton dan kurangnya kerja sama peserta didik khususnya pada pembelajaran seni rupa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses pembuatan karya montase dan sikap kerja sama peserta didik dalam pembuatan karya montase pada pembelajaran SBdP kelas IV SD Negeri 17 Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek pada penelitian ini adalah peserta didik kelas IV A SD Negeri 17 Kota Bengkulu. Instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu lembar observasi dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Pengujian keabsahan data menggunakan member check. Hasil penelitian ini adalah semua kelompok telah menyiapakan alat dan bahan sesuai dengan yang digunakan pada pembuatan karya montase, hampir semua kelompok mengalami kesulitan saat memotong gambar yang berukuran kecil, semua kelompok mengumpulkan potongan gambar pada satu tempat, hanya kelompok 2 dan 4 yang mengoleskan lem terlalu banyak, semua kelompok telah memberi pewarnaan pada karya montase, peserta didik banyak menggunakan warna biru dan hijau. Pada proses pembuatan karya montase telah menumbuhkan sikap kerja sama peserta didik melalui observasi berdasarkan indikator kerja sama yang terdiri dari 4 aspek diantaranya saling berkontribusi, keterampilan koordinasi, bertanggung jawab, dan bekerja secara produktif dengan yang lain.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN AUDITORY INTELLECTUALLY REPETITION (AIR) TERHADAP KEMAMPUAN MUSIKALITAS SISWA SEKOLAH DASAR Euis Aminah Qodarwati; Resa Respati; Akhmad Nugraha
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i4.2657

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena masih rendahnya kemampuan musikalitas peserta didik dikarenakan guru yang hanya menggunakan model pembelajaran konvensional dan hanya terdapat 90% siswa dalam kategori kurang musikal dan 10% siswa dalam kategori tidak musikal. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan penggunaan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR) dapat meningkatkan kemampuan musikalitas peserta didik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pre-eksperimental. Teknik yang digunakan untuk pengumpulan data adalah tes, rubrik penilaian dan observasi. Data yang diperoleh berupa data hasil tes dan rubrik penilaian sebagai data primer dan hasil observasi sebagai data sekunder. Teknik analisis data  yang digunakan adalah analisis data kuantitatif. Hipotesis penelitian ini adalah penggunaan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR) meningkatkan kemampuan musikalitas peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR) dapat meningkatkan kemampuan musikalitas peserta didik.  Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR) dapat meningkatkan kemampuan musikalitas peserta didik.
ANALISIS KEMAMPUAN GURU SEKOLAH DASAR DALAM MEMBUAT PERTANYAAN PRA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MODEL RADEC Jajang Bayu Kelana; Wahyu Sopandi; Anugrah Ramadhan Firdaus; Yusup Maulana; Linda Hania Fasha; Ida Fiteriani
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i4.2688

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat sejauhmana kemampuan guru sekolah dasar dalam membuat pertanyaan pra pembelajaran menggunakan model RADEC. Metode yang digunakan adalah Survey. Partisipan penelitian adalah guru sekolah dasar yang ada di wilayah Kabupaten Purwakarta dan sekitarnya dengan jumlah 32 orang. Data penelitian diperoleh secara online menggunakan angket melalui media google form. Analisis kemampuan guru sekolah dasar dalam membuat pertanyaan pra pembelajaran menggunakan model RADEC  terbagi menjadi 4 indikator yaitu dengan (1) pengetahuan guru tentang pertanyaan prapembelajaran dalam model RADEC, (2) pengetahuan guru tentang pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi melalui pertanyaan prapembelajaran, (3) respon guru dalam membuat pertanyaan prapembelajaran, (4) kendala pembuatan pertanyaan prapembelajaran. Berdasarkan rata-rata porsentasi tiap indikator menunjukan porsentasi yang tinggi Adapun Kesimpulan dari penelitian ini adalah guru bukan hanya bertugas sebagai penyampaikan materi saja melainkan harus mampu mengembangkan segala potensi yang ada pada diri siswa. Sebagai bagian dari model RADEC, Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan membuat pertanyaan prapembelajaran.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN PAPAN PINTAR (SMART BOARD) TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS 1 SEKOLAH DASAR Rosalina Putri; Kasriman
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i4.2716

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan membaca permulaan siswa kelas 1 di SDN Pulau Harapan 01 Pagi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran papan pintar (smart board) terhadap kemampuan membaca permulaan peserta didik pada mata pelajaran bahasa indonesia kelas 1 SDN pulau harapan 01 pagi semester 2 tahun ajaran 2021/2022. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian quasi eksperimen dengan jenis post-test only control group design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh. Alat pengumpul data menggunakan tes kemampuan membaca permulaan. Analisis data yang digunakan yaitu uji beda dan effect size. Hasil penelitian ini diperoleh data sebagai berikut Uji hipotesis menggunakan rumus uji t-test diperoleh thitung > ttabel yaitu 3,228 > 2,002. Dengan demikian H0 di tolak dan H1 diterima, yang berarti bahwa terdapat pengaruh media pembelajaran papan pintar (smart board) terhadap kemampuan membaca permulaan peserta didik pada mata pelajaran bahasa indonesia kelas 1 SDN pulau harapan 01 pagi. Uji effect size mendapatkan hasil 0,986 yang berarti berpengaruh sangat tinggi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa papan pintar berpengaruh signifikan terhadap kemampuan membaca permulaan.
PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR Nuri Novianti Afidah; Syihabuddin; Khoerotun Nisa Liswati; Mochamad Whilky Rizkyanfi
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i4.2717

Abstract

Permasalahan pendidikan karakter di Indonesia dewasa ini semakin memprihatinkan. Tindakan bullying, perkelahian antar pelajar, tindakan asusila, bahkan sikap siswa terhadap guru seakan tiada batasan dalam melakukan tindakan-tindakan yang tidak sopan dan santun. Oleh sebab itu, dalam artikel ini dijelaskan keterkaitan antara pendidikan karakter dan pendidikan bahasa Indonesia. Pendidikan karakter merupakan solusi penting untuk mengatasi kemerosotan moral di kalangan generasi muda, khususnya peserta didik. Pendidikan bahasa Indonesia menjadi salah satu media untuk membentuk dan menguatkan karakter peserta didik karena beberapa nilai karakter terkandung dalamnya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bagaimana peran bahasa Indonesia dalam pembangunan karakter; dan bagaimana bentuk pembelajaran bahasa Indonesia berbasis karakter. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka. Hasil kajian menunjukkan bahwa bahasa Indonesia menjadi salah satu media untuk membentuk dan menguatkan karakter peserta didik karena beberapa nilai karakter terkandung dalamnya dan bentuk pembelajaran bahasa Indonesia berbasis karakter dapat dilakukan dengan mengintegrasikan melalui beberapa dimensi karakter, yakni: kedisiplinan, tanggung jawab, toleransi, kasih sayang, sopan santun, kejujuran, saling menghormati, kesetiakawanan, keteladanan. Dapat disimpulkan bahwa pentingnya peranan bahasa Indonesia dapat terlihat dari bunyi ikrar sumpah pemuda ketiga. Bunyi ikrar tersebut membuktikan bahwa pengakuan menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia, yang memiliki fungsi yang luar biasa dalam mengembangkan kepribadian dan karakter bangsa. Selain itu, pembentukan dan penguatan tersebut dapat dilakukan dengan mengintegrasikan melalui beberapa dimensi karakter.
MINAT BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) KELAS IV SELAMA PEMBELAJARAN DARING DI MADRASAH IBTIDAIYAH Faddia Risalah Achmad; Puri Pramudiani
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i4.2719

Abstract

Tahun 2020 merupakan tahun dimana interaksi antara guru dan siswa diberhentikan sementara waktu dikarenakan adanya virus COVID 19 dan pemerintah membuat kebijakan untuk melaksanakan pembelajaran daring. Pembelajaran daring yang diberlakukan memberikan dampak yaitu menurunnya minat belajar siswa dan salah satu pembelajaran yang terkena dampak dari kebijakan pemerintah adalah pembelajaran TIK khususnya materi pengolah kata. Minat belajar merupakan bagian terpenting dalam proses pembelajaran karena mempengaruhi keberhasilan siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kombinasi antara penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat belajar siswa kelas IV di MI Plus Al-Muhajirin Depok pada mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi atau TIK. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV-II sebanyak 21 orang dan penentuan subjek dilakukan dengan teknik random sampling (acak). Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah menyebarkan angket minat belajar kepada siswa kelas IV-II dan melakukan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian didapat bahwa minat belajar siswa kelas IV-II di MI Plus Al-Muhajirin Depok selama pembelajaran daring adalah tinggi sebesar 66% dan berdasarkan wawancara dengan siswa dan juga guru TIK bahwa minat belajar siswa selama pembelajaran daring berjalan dengan baik.
PENERAPAN PERMAINAN TRADISIONAL ENGE FEO TERHADAP KEMAMPUAN BERHITUNG OPERASI PERKALIAN METODE PENJUMLAHAN BERULANG PADA SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR Manggu Ngguna Raji; Fransiskus Korosando
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i4.2726

Abstract

Era digital memberikan kemudahan dalam pembelajaran, cukup dengan menggunakan handphone yang terkoneksi dengan jaringan internet sudah dapat menikmatinya. Siswa yang bertempat tinggal di kota secara umum memiliki pengalaman baru dalam belajar didukung dengan fasilitas gawai, koneksi internet memudahkan siswa mendapatkan aneka informasi pengetahuan, mandiri belajar di rumah ditengan Pandemik Covid-19. Namun kurang beruntung bagi siswa Kelas III Sekolah Dasar Katolik Aefeo yang bermukin di Kampong Mbegho karena; pertama, keterbatasan ekonomi sehingga belum mampu memiliki android. Kedua, keterbatasan jaringan, koneksi/akses internet, karena siswa bertempat tinggal di pegunungan yang relatif tinggi serta berbukit. Ketiga, siswa belum terampil menggunakan android. Keempat, siswa belum terampil mengakses informasi pengetahuan secara online.  Penelitian ini bertujuan; (1) mendeskripsikan kemampuan berhitung operasi perkalian metode perjumlahan berulang melalui permainan Enge Feo. (2) mendeskripsikan hasil belajar berhitung operasi perkalian metode penjumlahan berulang melalui permainan Enge Feo. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart dalam 2 siklus. Subyek dalam penelitian adalah siswa Kelas III SDK Aefeo berjumlah 11 orang siswa yang bermukim di Kampong Mbegho Desa Tomberabu 1 Kabupaten Ende. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara, observasi, dan tes. Instrument pennelitian yang dipakai yakni instrumen pengamatan dan tes.  Analisis data menggunakan statistik sederhana yakni mean total ≥ 90%, ketuntasan ≥ 70. Implikasi dari tindakan ini adalah siswa mampu menghitung operasi perkalian dengan metode penjumlahan berulang melalui permainan Enge Feo. Hasil belajar meningkat di siklus kedua mean total > 90, ketuntasan belajar meningkat 90, 91%.
MODEL PEMBELAJARAN FLIPPED CLASSROOM DENGAN MEDIA VIDEO UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA Yuliani Nur Fauzi; Riana Irawati; Ani Nur Aeni
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i4.2749

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan pada pentingnya meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dalam mempelajari matematika bagi siswa SD untuk mendukung kemampuan matematis selanjutnya. Untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa SD maka penelitian ini membahas tentang model pembelajaran flipped classroom dengan media video pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran flipped classroom dengan media video pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan menggunakan metode kuasi eksperimen dengan nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah SD Negeri di Kecamatan Sumedang Utara dengan total jumlah keseluruhannya yaitu 34 sekolah dan di Kecamatan Cimalaka dengan jumlah keseluruhannya yaitu 29 sekolah. Kelas IV di SDN Karangpawulang sebagai kelas kontrol dan kelas IV di SDN Sukamaju sebagai kelas eksperimen. Jumlah subjek penelitian diambil 30 responden untuk kelas eksperimen dan 23 responden untuk kelas kontrol.  Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu soal pretes-postes kemampuan pemahaman konsep matematis, dengan teknik analisis uji normalitas, uji homogen dan uji beda rata-rata hasil nilai pretes dan postes serta nilai n-gain dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dari hasil perlakuan terhadap siswa selama tiga pertemuan menunjukkan bahwa: Efektifitasnya pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran flipped classroom dengan media video pembelajaran belum dapat dikatakan lebih baik dibandingkan pembelajaran yang menggunakan metode konvensional. Penggunaan metode pembelajaran yang efektif akan mendukung proses belajar siswa untuk memahami materi ajar.
STRATEGI PEMBENTUKAN KARAKTER DISIPLIN DAN BERTANGGUNG JAWAB MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING Annisa Nurussholihah; Kusmajid Abdullah
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i4.2751

Abstract

Pembentukan karakter pada saat pembelajaran jarak jauh menuai permasalahan utama sulitnya bagi para pendidik untuk melakukan pemantauan langsung mengenai karakter peserta didiknya. Strategi penanaman karakter dalam penerapan model pembelajaran blended learning memberikan tantangan baru bagi para pendidik untuk inovatif dalam mengemas komponen blended learning sekaligus membentuk karakter dua arah yaitu melalui pembelajaran online dan pembelajaran tatap muka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi guru dalam membentuk karakter melalui penerapan model pembelajaran blended learning. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek peneltian yang terlibat dalam penelitian ini yaitu Kepala sekolah, Guru kelas IV, dan Siswa kelas IV. Adapun metode pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Dengan menggunakan instrumen penelitian berupa pedoman wawancara dan pedoman observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa melalui penerapan model pembelajaran blended learning memberi kemudahan dan pembaharuan dalam pembentukan karakter. Strategi yang utama yang dilakukan dalam pembentukan karakter di masa pembelajaran blended learning diantaranya konsisten dalam menerapkan pembiasaan dan budaya sekolah, membangun keteladanan para pendidik dan menjalin solidaritas dengan wali murid dalam menyukseskan pembentukan karakter melalui penerapan model pembelajaran blended learning. Kesimpulan dari penelitan ini karakter disiplin dan bertanggung jawab peserta didik berpengaruh besar dalam proses pembentukan karakter dimasa pembelajaran blended learning.

Page 1 of 13 | Total Record : 130